Desain Rombongan Ikan

(Berita Mingguan GITS 01Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini dari Creation Moments, 3 Juli 2012, www.creationmoments.com: “Pernahkan kamu bertanya-tanya, mengapa ketika serombongan ikan diserang atau dikagetkan, ikan-ikan itu tidak saling bertabrakan – tetapi mereka menjauh satu sama lain bagaikan ledakan kembang api? Oh benar, mereka bisa saling melihat; mereka bisa tahu ke arah mana ikan di samping mereka pergi. Tetapi, ikan-ikan yang bepergian dalam rombongan memiliki organ yang spesial, yang disebut garis-garis lateral, dan organ ini terletak di sepanjang tubuh mereka persis di bawah kulit. Organ-organ ini dipenuhi oleh rambut-rambut yang sensitif, yang dapat merasakan pergerakan air di sekitar ikan tersebut, sehingga setiap ikan mengetahui dengan lebih baik kecepatan dan arah tetangganya dari gerakan air yang sekecil apapun. Jelas sekali bahwa keuntungan dari rombongan ikan, plus organ spesial yang mereka miliki untuk bisa pergi dalam rombongan, bukanlah hasil dari kecelakaan genetika atau keberuntungan. Hal-hal ini adalah kesaksian akan Pencipta yang peduli dengan makhluk-makhluk yang Ia ciptakan. Dan jika Ia begitu peduli dengan ikan, betapa lebihnya Ia mencari engkau dan mendambakan hubungan dengan engkau melalui AnakNya, Yesus Kristus!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Franklin Graham Menolak untuk Menyebut Suatu Bidat sebagai Bidat

(Berita Mingguan GITS 24November 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Franklin Graham baru-baru ini memberitahu CNN bahwa dia terkejut ketika dia tahu bahwa ada sebuah artikel di website Billy Graham Evangelistic Association yang menyebut Mormonisme sebagai suatu bidat. Artikel tersebut dihilangkan segera setelah Billy dan Franklin bertemu dengan calon presiden Amerika yang Mormon, Mitt Romney. Franklin berkata, “Kami memiliki 10.000 halaman dan saya tidak menulis 10.000 halaman itu. Orang-orang lain menulisnya. Ada suatu diskusi mengenai apa itu bidat, dan mereka memberikan suatu definisi bidat, lalu mereka memberi beberapa contoh, dan ketika saya tahu bahwa ada contoh yang diberikan, saya menghilangkannya. Tetapi saya syok bahwa kami bahkan memiliki [artikel] seperti itu di luar sana” (“Franklin Graham Was Shocked,” Christian Post, 15 Nov. 2012). Mengklaim bahwa hal seperti ini adalah “mengejek,” Franklin berkata, “Jika saya ingin memenangkan seseorang kepada Kristus, bagaimana mungkin saya mengejek orang tersebut? Itulah yang membuat saya syok, bahwa kami sedang mengata-ngatai orang-orang. …Saya seorang penginjil dan saya mau menjangkau sebanyak mungkin orang. Jika saya mengata-ngatai mereka, itu tidak akan berhasil.” Tidak ada seorang pun yang telah berbuat lebih untuk membangun gereja esa sedunia yang sesat selain Billy Graham melalui pengejaran pragmatisme kemanusiaan, bukannya setia kepada Firman Allah, dan Franklin mengikuti jejak kakinya. Keduanya menyembunyikan kompromi mereka di bawah bayangan “menjadi seorang penginjil,” tetapi di manakah dalam Alkitab dikatakan bahwa seorang penginjil bebas dari panggilan untuk berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus, iman yang mencakup seluruh kebenaran Perjanjian Baru dan bukan hanya keselamatan melalui kasih karunia saja? Dan di manakah dalam Alkitab dikatakan bahwa seorang penginjil bebas dari tugas untuk menandai dan menghindari mereka yang mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan doktrin rasuli (Roma 16:17), atau menjauhi mereka yang memiliki ibadah lahiriah tetapi memungkiri kekuatannya (2 Timotius 3:5), atau menegur guru-guru palsu dan orang-orang berkompromi dengan jelas sebagaimana dilakukan Yesus dan para rasul (Matius 23:13-33; 2 Korintus 11:12-15; Galatia 1:6-9; Filipi 3:18-19; 1 Timotius 1:19-20; 2 Timotius 1:15; 2:16-18; 4:10, 14; 2 Petrus 2; 2 Yoh. 2:7-11; Yudas 4-19)?

Yesus adalah Penginjilnya penginjil, tetapi dia menegur guru-guru palsu secara umum sebagai orang-orang munafik, penuntun-penuntun buta, anak-anak neraka, orang-orang bodoh dan buta, dan ular-ular beludak. Paulus menyebut mereka sia-sia, bejana-bejana yang memalukan, musuh-musuh salib Kristus, terkutuk, rasul-rasul palsu. Petrus menyebut mereka angkuh, tidak segan-segan menghujat, sama dengan hewan yang tidak berakal, memikat orang-orang yang lemah hati, orang-orang yang terkutuk, mata air yang kering. Yohanes menyebut mereka penyesat. Yudas menyebut mereka orang-orang yang bermimpi-mimpian, awan yang tak berair, mati sama sekali, ombak laut yang ganas, membuihkan keaiban mereka sendiri, orang-orang yang menggerutu. Dengan tindakan mereka yang enggan untuk mengutuk para guru-guru palsu, keluarga Graham menjadi sangat terkenal, tetapi ketika diukur berdasarkan Firman Allah yang tiada salah dan tak berubah, mereka ternyata adalah musuh salib yang katanya mereka cintai, karena mustahil untuk memberitakan kebenaran sambil berpegangan tangan dengan musuh-musuh kebenaran tanpa menghancurkan kebenaran itu sendiri. “Yosafat, raja Yehuda, pulang dengan selamat ke istananya di Yerusalem. Ketika itu Yehu bin Hanani, pelihat itu, pergi menemuinya dan berkata kepada raja Yosafat: “Sewajarnyakah engkau menolong orang fasik dan bersahabat dengan mereka yang membenci TUHAN? Karena hal itu TUHAN murka terhadap engkau” (2 Taw. 19:1-2). Kompromi Yosafat bukanlah hal yang kecil. Hasilnya adalah kehancuran rohani Yehuda di tangan anak dan cucu Yosafat, Yoram dan Ahazia, yang membawa penyembahan berhala masuk ke Yehuda melalui hubungan mereka dengan keluarga Ahab, jembatan yang dibangun dengan bodohnya olehYosafat, sang pragmatis.

Posted in Bidat, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

Twilight Memimpin Anak-Anak Remaja kepada Vampirisme

(Berita Mingguan GITS 24November 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “’Twilight Break Dawn’ Leading Teens to Bloodletting,” Christian Post, 12 Nov. 2012: “The Twilight Saga: Breaking Dawn bagian 2, yang meluncur di bioskop pada hari Jumat, adalah babak terakhir dari seri film “Twilight” yang populer, tetapi seorang producer dan penulis Kristen memperingatkan bahwa ini hanyalah permulaan dalam hal menuntut anak-anak remaja kepada praktek-praktek okultisme. …Dalam wawancaranya dengan Christian Post, Steve Wohlberg mengatakan bahwa dia telah sejak lama memperhatikan trend anak-anak remaja yang terlibat dalam okultisme – mulai dari buku-buku dan film-film ‘Harry Potter,’ yang menurut sang producer telah memimpin banyak remaja yang ingin tahu untuk bertanya tentang agama Wicca. ‘Ketika seri Twilight keluar, saya tahu bahwa sama seperti Harry Potter bersumbangsih kepada ketertarikan akan Wicca, Twilight akan meningkatkan ketertarikan kepada vampirisme, dan sangat mudah untuk pergi ke internet dan mengetik vampir remaja, dan anda akan menemukan website-website yang mengajarkan anak-anak bagaimana terlibat dalam minum darah, bagaimana caranya menemukan donor, bagaimana untuk terlibat dalam vampirisme, dan bukti-buktinya sedemikian banyak bahwa remaja-remaja sedang terlibat dalam vampirisme dan okultisme di mana-mana.’ Wohlberg mencatat bahwa masalah ini tidak terbatas hanya kepada remaja Amerika Serikat – ada ‘klan-klan’ yang dilaporkan muncul di seluruh Australia yang benar-benar terlibat dalam minum darah. …’Realitanya adalah bahwa remaja-remaja yang terlibat dalam entertainment yang memikat yang sarat dengan okultisme dan membuat okultisme tampak menarik, ada begitu banyak orang yang terpancing kepada hal-hal gelap yang sejati, dan ini adalah perjalanan yang sangat berbahaya,’ Wohlberg menambahkan. ‘Bahaya terbesar dalah bahwa anak-anak akan mencoba untuk mencontoh jagoan-jagoan (dalam film-film seperti Twilight) dan mereka mengecek okultime yang sebenarnya, dan mereka bisa diserang kuasa-kuasa setan.’”

Posted in Okultisme | Leave a comment

Hukum Sharia Mulai Berlaku di Inggris

(Berita Mingguan GITS 24November 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Islamic Sharia Law Comes to Great Britain,” CBN News, 15 Nov. 2012: “Dirajam karena perzinahan. Potong tangan karena pencurian. Hukum mati bagi yang murtad. Dan status warga negara kelas dua bagi orang-orang Kristen dan Yahudi. Inilah kehidupan di bawah hukum sharia, sistem Islam yang dipraktekkan di negara-negara seperti Iran, Arab Saudi, dan Inggris Raya. Ya, Inggris Raya. Dilaporkan bahwa ada sekitar 85 pengadilan Sharia di Inggris aat ini, dengan hakim-hakim Islam yang memutuskan kasus-kasus yang berkisar dari masalah finansial hingga percekcokan keluarga di antara orang-orang Islam Inggris. ‘Kami menghadiri beberapa sidang dan ada sepasang hakim Islam yang duduk di atas semua yang lain,’ kata Alan Craig, yang baru-baru ini mundur sebagai pemimpin partai Christian Peoples Alliance. …Craig adalah mantan anggota dewan kota London Timur, tempat beberapa pengadilan Sharia di mana wanita-wanita menghadapi diskriminasi yang jelas. ‘Kesaksian seorang wanita hanyalah senilai setengah kesaksian seorang laki-laki.’ …Wanita-wanita Muslim di Inggris sering menghadapi intimidasi terbuka di dalam komunitas mereka untuk menyelesaikan banyak hal secara Sharia. …Banyak pengadilan Sharia yang telah muncul di beberapa kota Inggris yang memiliki populasi Muslim yang besar, termasuk Birmingham, Bradford, Manchester, dan London. Editor: Hal ini berkaitan juga dengan situasi di Indonesia, dengan beberapa daerah yang menerapkan hukum Sharia. Hal ini sebenarnya bertentangan dengan Undang-Undang Dasar RI, yang tidak memberikan status khusus kepada agama mana pun. Adanya hukum Sharia di berbagai daerah Indonesia selalu menomorduakan penduduk dengan agama non-Islam.

Posted in Islam | Leave a comment

Operasi Sayap Merpati Membawa Kembali Orang-Orang Yahudi Yang Tersisa dari Etiopia

(Berita Mingguan GITS 10 November 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Operasi Saya Merpati, yang dimulai minggu lalu dan diperkirakan akan berakhir bulan Oktober 2013, memiliki tujuan untuk membawa pulang sisa-sisa orang Yahudi di Etiopia. Ini adalah kesimpulan dari kampanye “Aliyah” (naik) untuk memulangkan orang-orang Yahudi Afrika utara ke “tanah suci,” 2500 tahun setelah mereka lari dari pasukan Babilonia yang menghancurkan Yerusalem. (Kata “aliyah” berasal dari akar Ibrani yang sama dengan kata terakhir dalam 2 Tawarikh 36:23 yaitu “pulang”). Pada hari itu banyak orang Yahudi yang lari ke Mesir, sebagaimana digambarkan oleh nabi Yeremia, dan dari sana mereka akhirnya bermigrasi ke Etiopia dan bagian-bagian Afrika lainnya. Pada tahun 1977, pemerintah Israel memutuskan bahwa Undang-Undang Kembali beraplikasi bagi puluhan ribu orang Etiopia yang dikenal sebagai Beta Israel (Komunitas Israel), dan pemerintah AS membantu dengan penerbangan-penerbangan awal sejak tahun 1979. Sejak saat itu, penerbangan-penerbangan tersebut kadang ada dan kadang tidak. Pada bulan Mei 1991, 14.325 orang Yahudi Etiopia dipindahkan ke Israel dalam waktu 36 jam dengan menggunakan 30 pesawat Israel yang terbang tanpa henti. Satu pesawal Boeing milik El Al membawa 1.122 penumpang dalam satu kali terbang, dan dua bayi lahir di atas pesawat itu. Keturunan Bet Israel (disebut Falash Mura) yang telah masuk “kekristenan” diharuskan untuk masuk kembali ke “Yudaisme Ortodoks” untuk bisa memperoleh kewarganegaraan Israel. Selama dua ribu tahun orang-orang Yahudi ortodoks berdoa tiga kali sehari agar bisa kembali ke tanah mereka, dan mereka penuh harapan bahwa kembalinya mereka ke tanah berkaitan dengan datangnya Mesias, dengan sengaja mengabaikan bahwa sang Mesias sudah datang dan menderita, dan bangkit dari antara orang mati sesuai dengan Kitab Suci mereka sendiri. Mereka masih menantikan seorang mesias untuk membangun Bait Ketiga, tetapi dia akan ternyata sebagai mesias palsu, seorang penipu, yang akan membantu pembangunan Bait Ketiga hanya untuk menajiskannya.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum) | Leave a comment

Para Ilmuwan Mengakui Bahwa Lucy Bergelantungan di Pohon-Pohon

(Berita Mingguan GITS 10 November 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Lucy adalah nama yang diberikan kepada sebuah fosil kera yang dikatakan berusia jutaan tahun, dan ditenggarai adalah mata rantai yang hilang antara kera dan manusia. Fosil ini telah menjadi subjek perdebatan sengit, bahkan di antara kaum evolusionis sendiri, sejak penemuannya pada tahun 1970an oleh Donal Johanson dan teman-temannya. Lucy adalah makhluk yang berdiri setinggi kira-kira satu meteran, dan walaupun para evolusionis mengakui bahwa ia memiliki kepala dan otak kera, sekaligus lengan, tangan, dan kaki yang mirip kera (bertentangan dengan rekonstruksi yang banyak ditayangkan di museum-museum), dan tidak memiliki kemampuan bicara, banyak yang mengklaim bahwa binatang ini berjalan tegak, yang “adalah langkah pertama menjadi manusia.” Juga telah diduga-duga bahwa Lucy ini tidak hidup di pohon-pohon. Kini, para ilmuwan yang telah menghabiskan 11 tahun mempelajari tulang bahu sebuah kerangka Australopithecus afarensis yang jarang ditemukan, melaporkan bahwa Lucy memandang ke atas seperti “kera-kera modern,” bukan memandang ke depan seperti manusia (“Early Human ‘Lucy’ Swing from the Trees,” Fox News, 26 Okt. 2012). Peneliti David Green mengatakan, “Fosil-fosil yang menakjubkan ini memberikan bukti kuat bahwa individu-individu ini masih memanjat pohon pada tahap ini dalam evolusi manusia.” Sebenarnya, dari awal sama sekali tidak ada bukti ilmiah bahwa Lucy ini bukanlah kera, atau bahwa “evolusi manusia” bukanlah dongeng isapan jempol. Tidak mungkin untuk membuktikan bahwa satu tipe fosil makhluk hidup memiliki hubungan evolusi dengan tipe lainnya. Bagaimanakah hal seperti itu dapat dibuktikan? Hanya adanya kemiripan struktur tidaklah membuktikan garis keturunan evolusi. Hal ini hanya dapat diasumsikan karena adanya bias filosofis. Fakta bahwa buku-buku teks sekolah dan museum-museum biasanya menggambarkan Lucy sebagai nenek moyang manusia yang tidak diragukan lagi, dan sebagai makhluk yang berjalan tegak, adalah bukti bahwa tujuan mereka hanyalah mencuci otak publik dengan mitos evolusi, bukan memberikan pendidikan riil yang objektif. Sangatlah mungkin bahwa “Lucy” dan binatang sejenis dia berjalan dengan empat kaki sebagaimana kera, tetapi juga bisa berjalan tegak untuk jarak yang pendek. Satu hari di Kathmandu beberapa tahun lalu, saya melihat seekor monyet rhesus berjalan sekitar 35 meter dengan kaki belakangnya. Dia berjalan santai dan tampak sangat percaya diri! Kera dapat berdiri dan berjalan tegak, tetapi mereka tidak didesain untuk melakuan hal itu senyaman dan semudah manusia; mereka lebih nyaman memanjat pohon.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Orang-Orang Baptis Memberkati Binatang

(Berita Mingguan GITS 10 November 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Suatu tanda bahwa kesesatan semakin menyebar luas adalah laporan bahwa gereja-gereja Baptis kini melangsungkan kebaktian pemberkatan binatang, persis seperti gaya Roma Katolik dan gereja-gereja Episkopal. Gereja-gereja ini melakukan praktek demikian untuk memperingati hidup seorang “Santo” yang sangat kebingungan, yaitu Francis dari Asisi, yang berkhotbah kepada burung-burung. Broadway Baptist Church, di Fort Worth, Texas, baru-baru ini melaksanakan kebaktian pemberkatan tahunan yang kelima, dan Molly Marshall, presiden dari Central Baptist Theological Seminary di Kansas mengatakan bahwa praktek itu “bermunculan di sana sini di kalangan gereja-gereja Baptis yang moderat dan progresif” (“Baptists embrace pet blessings,” Associated Press, 22 Okt. 2012). Marshall memprediksikan bahwa praktek ini akan meningkat seiring dengan menurunnya tingkat kelahiran AS dan “binatang peliharaan menjadi lebih penting dalam hidup orang-orang.” Ini tidak mengejutkan. Saya pernah bertemu orang-orang Baptis fundamental yang percaya anjing mereka akan masuk Sorga. Sobat, binatang diciptakan Allah untuk menjadi berkat bagi manusia di kehidupan ini, tetapi binatang tidak memiliki jiwa kekal dan tidak hidup melampaui kuburan. Yesus memerintahkan kita untuk memberitakan Injil kepada segala makhluk (Mar. 16:15), tetapi Dia bukan memaksudkan anjing dan kucing. Dia berbicara mengenai umat manusia yang sudah terjatuh, yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan akan masuk Sorga atau neraka, tergantung apa respons mereka kepada Yesus Kristus dalam kehidupan ini. Tidak ada petunjuk sedikitpun dalam Perjanjian Baru yang mendukung konsep kebaktian pemberkatan binatang.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | 1 Comment

Dalai Lama Mendukung Hak Tumbuhan untuk Hidup, Tetapi Tidak bagi Seorang Bayi

(Berita Mingguan GITS 10 November 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berbicara di Hawaii pada tahun 2012, Dalai Lama mengatakan bahwa semua makhluk hidup, termasuk sebuah pohon atau tanaman, memiliki hak untuk hidup (“Recognizing the Right of Plants to Evolve,” NPR, 28 Okt. 2012). Kita bertanya-tanya apakah Dalai Lama meminta izin tumbuh-tumbuhan sebelum ia memakan mereka? Tetapi pada tahun 1993, Dalai Lama mengatakan, “Jika anak yang belum lahir itu akan lahir bodoh atau jika kelahiran akan menimbulkan masalah serius bagi orang tuanya, ini adalah kasus-kasus yang bisa memunculkan pengecualian. Saya pikir aborsi harus disetujui atau tidak disetujui berdasarkan situasi tiap-tiap kasus” (New York Times, 28 Nov. 1993, dikutip dari “Buddhism and Abortion,” BBC, 23 Nov. 2009)

Posted in General (Umum), Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Gereja Esa Sedunia Semakin Nyata

(Berita Mingguan GITS 3November 2012, sumber: www.wayoflife.org)Tanda-tanda akan munculnya gereja esa sedunia dapat terlihat di mana-mana pada hari ini. Pada tanggal 7-28 Oktober, Sinode Uskup-Uksup Roma Katolik ke-13 dilaksanakan di Vatikan dan dihadiri oleh orang-orang Baptis, Protestan, dan delegasi-delegasi maupun pengamat-pengamat lainnya. Pemimpin Baptis, Timothy George, adalah salah satu pembicara, dan dia memuji proses “dialog” yang terjadi dan menyerukan “kesatuan gereja.” George berdoa agar sinode Katolik dan program Penginjilan Katolik Baru akan “menjadi pembuka jalan pembaharuan Injil dan penyegaran gereja dan dunia dalam masa hidup kita” (“Baptist Addresses Vatican Crowd,” Associated Baptist Press, 23 Okt. 2012). Olav Tveit, sekretaris jenderal dari World Council of Churches, mengirimkan sebuah salam hangat kepada sinode itu. Tveit menyatakan suatu kerinduan untuk “persatuan yang nyata dari Gereja dalam satu iman dan satu persatuan ekaristi” (“Greets of the WCC General Secretary,” 11 Okt. 2012, oikoumene.org). World Council mewakili 340 denominasi, dan mereka berasosiasi karib dengan Roma. Kepada campuran Injili dan Katolik yang tidak kudus ini akan ditambahkan lagi gerakan kontemplatif mistikisme Roma Katolik, ekumenisme radikal dari musik penyembahan kontemporer, dan afiliasi dekat antara gerakan kharismatik dengan Roma, sehingga semakin jelas bahwa “persatuan yang nyata dari Gereja” sudah hampir tiba pada kita. WCC bersifat liberal radikal dalam hal theologi, sebagaimana yang telah kami dokumentasikan dalam laporan “The World Council of Churches,” tetapi pesan Tveit sangat mengarik karena bahasa “injili” yang ia gunakan. Dia berbicara mengenai “salib dan kebangkitan Yesus Kristus, yang adalah Kabar Baik.” Dia berbicara mengenai pembenaran dalam Kristus, pemberitaan Injil dan panggilan kepada kekudusan.” Dia berbicara mengenai “kuasa Roh Kudus,” tentang “merenungkan teks-teks Alkitab, dan bersaksi tentang Injil di rumah-rumah dan keluarga-keluarga [kita], di jalan-jalan atau di tempat-tempat kerja.” Kalau saya tidak tahu belangnya, saya pasti menyimpulkan bahwa orang ini adalah seorang yang percaya Alkitab, tetapi dia memang bukan! Dia menggunakan kata-kata indah ini, tetapi dia menggunakan kamus yang berbeda untuk mendefinisikan kata-kata tersebut. Bagi WCC, injil adalah usaha untuk menegakkan “keadilan sosial-politik” di dunia sekarang ini, bukan keselamatan jiwa-jiwa. Kristus, Roh Kudus, kekudusan, pembenaran, merenungkan Alkitab, bersaksi tentang Injil, semua hal ini memiliki banyak definisi yang berbeda di dalam khalayak ramai World Council yang campur aduk. Sejak Konsili Vatikan Kedua di Roma, suatu konferensi tiga tahun yang mulai persis 50 tahun yang lalu dan yang membuka pintu bagi ekumenisme paling lebar dalam sejarah gereja, Roma Katolikisme telah “diinjilikan,” dan orang-orang Injili telah “diromakan.” Kita sedang hidup di suatu zaman pencampuran dan merger besar-besaran. Hitam putihnya kebenaran doktrinal sedang dicampuradukkan menjadi abu-abu kompromi. Kata-kata theologis dibiarkan memiliki banyak definisi yang berbeda-beda, karena sikap terlalu dogmatis adalah tidak sopan dan divisif. Tiga puluh tahun lalu, saya tidak berpikir bahwa akan menyaksikan gereja-gereja Baptis independen akan main mata dengan orang-orang yang berafiliasi dengan Roma, tetapi ini sedang terjadi di depan hidung kita, melalui diterima luasnya musik penyembahan kontemporer, yang bisa jadi adalah lem yang paling kuat dan efektif untuk penciptaan gereja esa sedunia.

Posted in Ekumenisme | Leave a comment

Paus Mengatakan “Mari Kembali kepada Maria”

(Berita Mingguan GITS 3November 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berbicara di sebuah Misa khusyuk di St. Peter’s Square setelah memproklamirkan tujuh “santo” baru, Paus Benedict XVI mendorong para pendengarnya untuk “berpaling kepada Perawan Maria, Yang adalah Ratu para Santo-Santa” (“How to be evangelizers,” The Vatican Today, 23 Okt. 2012). Dia menyerukan kepada “gereja” untuk mempercayakan semua misionarinya “kepada perlindungan keibuaan dari Perawan Maria.” Ini adalah kesesatan jahanam dari atas hingga bawah dalam struktur Katolik. Sama sekali tidak ada otoritas Alkitab bagi sistem kepausan ataupun sistem santo-santa atau bagi Maria versi Roma. Namun hari ini, orang-orang Kristen dari segala golongan menyanjung Roma dengan istilah-istilah manis dan berafiliasi dengannya dalam pelayanan dan penyembahan. Akhir dari semua ini adalah pelacur gereja esa sedunia yang dinyatakan dalam Wahyu 17. Baik Roma maupun putri-putri Protestannya secara historis mabuk oleh darah para martir. “Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.(Wah. 17:6)” Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel “Penganiayaan Protestan terhadap kaum Baptis” di www.wayoflife.org.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment