Evolusi Adalah Iman Yang Luar Biasa

Duane Gish, Ph.D dalam bidang biokimia dari Universitas California, Berkeley, mengatakan, “Evolusionis terpaksa mempercayai bahwa apapun yang diperlukan, tidak peduli betapa kompleks dan tidak lazim, kesalahan genetik yang acak dapat menghasilkan struktur-strukturnya dengan koordinasi yang sempurna…..Diperlukan iman yang luar biasa akan mujizat, sesuatu yang justru tidak diperbolehkan oleh filosofi materialistik, untuk percaya bahwa mamalia yang berbulu dan berkaki empat tertentu, lalu merangkak masuk ke air dan secara perlahan, melalui jutaan tahun, akhirnya menjadi ikan paus, lumba-lumba, dugong, anjing laut, walrus, dan mamalia laut lainnya melalui ribuan dan ribuan kesalahan genetika acak. Metode asal-asalan ini katanya dapat menghasilkan banyak organ-organ dan struktur-struktur kompleks yang sangat terspesialisasi, yang tanpa mereka ikan paus tidak dapat hidup, struktur-struktur kompleks yang dalam tahap setengah jadi akan sama sekali tidak berguna dan bahkan membahayakan. Teori evolusi sungguh adalah iman yang sangat luar biasa” (Gish, The Fossils Still Say No, hal. 206-208).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pembunuh Masal Norwegia Sebenarnya Adalah Seorang Darwinis Kafir

(Berita Mingguan GITS 30 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org) Berikut ini disadur dari “Terrorist Proclaimed Himself Darwinian,” WorldNetDaily, 24 Juli 2011: “Penelusuran atas manifesto Anders Behring Breivik yang setebal 1500 halaman memperlihatkan bahwa gambaran cepat yang diberikan oleh media massa bahwa si teroris Norwegia itu adalah seorang ‘Kristen’ sama tidak benarnya dengan mengatakan bahwa si pengebom Oklahoma City, Timothy McVeigh adalah seorang Kristen. Breivik ditangkap pada akhir pekan lalu, dituntut atas dua serangan brutal di Oslo, Norwegia, dan sekitarnya, termasuk sebuah pengeboman di ibukota negara tersebut yang membunuh 7 orang dan penembakan di sebuah retreat politik untuk anak-anak muda di pulau Utoya yang membunuh 80 korban.Merangkai kembali berbagai posting Breivik di internet, banyak laporan media yang menggambarkan sang teroris – yang mengatakan bahwa dia sangat tidak senang dengan kebijaksanaan multikultural yang berasal dari partai Buruh Norwegia – sebagai seorang ‘Kristen fundamentalis, sayap kanan.’ Sebenarnya, walaupun McVeigh menolak Allah sama sekali, Breivik menulis dalam manifestonya bahwa dia tidak religius, mempertanyakan keberadaan Allah, tidak berdoa, namun memang menekankan superioritas ‘budaya Kristen’ Eropa sekaligus juga budaya Nordic-nya yang penuh berhala. Breivik justru mengagungkan Charles Darwin, yang memiliki teori-teori evolusi yang sangat kontras dengan pernyataan-pernyataan Alkitab: ‘Mengenai Gereja dan ilmu pengetahuan, sangatlah penting bahwa ilmu pengetahuan harus mengambil tempat yang terhormat di atas pengajaran Alkitab. Eropa sejak dulu selalu adalah asal muasal ilmu pengetahuan, dan haruslah terus demikian. Mengenai hubungan pribadi saya dengan Allah, saya rasa saya bukanlah orang yang terlalu religius. Saya pertama-tama dan terutama adalah seorang yang logis. Namun demikian, saya adalah pendukung suatu Eropa yang monokultural Kristen.’ …Berulang-ulang kali Breivik dengan jelas menyatakan kepada para pembacanya bahwa dia tidak termotivasi oleh iman Kristiani. ‘Saya tidak akan berpura-pura bahwa saya orang yang sangat religius, karena itu adalah kebohongan,’ dia mengatakan. ‘Saya selalu sangatlah pragmatis dan dipengaruhi oleh lingkungan dan sekitar saya yang sekuler…’”

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Fakta-Fakta tentang Pembunuh Masal Norwegia

(Berita Mingguan GITS 30 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org) Anders Behring Breivik mengklaim diri anggota Freemason dan menyebut agama sebagai “tongkat bantuan bagi orang-orang lemah.” Dia menyerukan agar paus dan para kardinalnya melawan dekonstruksi kekristenan Eropa dan islamisasi Eropa dan agar anggota-anggota gereja Protestan “bergabung kembali dengan Katolik,” menyerukan suatu “Gereja bersatu” dipimpin oleh paus (“Terrorist Proclaimed Himself Darwinian,” WorldNetDaily, 24 Juli). Dia bangga dengan garis keturunan Viking-nya. Dia meletakkan imannya pada ilmu pengetahuan. Dia mendukung “meluasnya pikiran kolektif yang rasional.” Dia telah putus hubungan dengan ayahnya sejak usia 15 tahun, memiliki masa kecil dalam keluarga yang “super-liberal dan matriarkis,” dan menyebut ayah tirinya seorang binatang seksual yang primitif (“The Norway Shooting,” Christian Post, 25 Juli). Dia menyukai musik trance, film-film yang mengerikan, drama vampire, video game, komputer game World of Warcraft, dan pertunjukan televisi favoritnya adalah Dexter, yang memiliki seorang pembunuh serial sebagai tokoh utama (“Who Is Anders Behring Breivik,” NY Daily News, 23 Juli). Dia bermaksud untuk mempersiapkan dirinya melakukan pembantaiannya yang pengecut itu dengan cara menyewa pelacur dan minum anggur yang mahal (“Norway Killer Wanted Wine,” Canada.com, 25 Juli). Dia mendengarkan lagu Lord of the Rings di iPod-nya agar tidak mendengar jeritan pada korbannya (“Breivik Listened,” Daily Mail, 26 Juli 2011). Norwegia memiliki undang-undang tentang senjata yang paling ketat di dunia (“Norway’s Gun Laws,” The Guardian, 24 Juli). Tidak ada satu orang pun di pulau Utoya yang bersenjata selain pembunuh tersebut, dan polisi memerlukan 90 menit untuk tiba di lokasi (“Loosening Norway’s Strict Gun Laws,” FoxNews, 26 Juli). Hukuman maksimal yang dapat diterima oleh Breivik di pengadilan Norwegia adalah 21 tahun (“Norway Shooting,” Christian Post, 24 Juli).

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Ikan yang Menjadi Mata

(Berita Mingguan GITS 30 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)Berikut ini disadur dari Creation Moments, 23 dan 24 Juni 2011: “Ada sejenis udang (snapping shrimp) yang memiliki penglihatan yang sangat buruk sedangkan ikan goby memiliki penglihatan yang sangat baik. Keduanya berbagi liang yang sama, yang digali oleh si udang dan dijaga oleh si goby. Udang tersebut mempergunakan sang goby seperti seorang buta memakai anjing penolong. Ketika udang berada di luar liangnya, ia selalu memastikan satu antenanya berada pada si goby. Udang akan bersembunyi di dalam liang jika goby pergi ke tempat lain untuk sementara. Ketika ada bahaya mendekat, goby memberi sinyal dan lari ke liang. Udang itu akan ada persis di belakangnya. Baik goby maupun udang tidak bisa hidup tanpa yang lainnya, jadi pasangan ini terbentuk untuk seumur hidup mulai dari mereka kecil. Agar sistem ini bisa bekerja, baik sistem reproduksi goby maupun udang, yang sebenarnya sangat berbeda, haruslah disinkronisasi agar anak-anak udang dan goby siap untuk berpasangan pada saat yang sama. Goby bergantung pada sistem terowongan yang kompleks yang digali oleh udang. Sang udang telah didesain dengan baik untuk menggali. Sekali sebuah terowongan dimulai, udang dapat menggali liang yang cukup besar bagi dirinya sendiri sekaligus goby dalam waktu beberapa jam. Setiap pasang dari lima pasang kakinya sudah terspesialisasi. Pasang pertama berupa capit didesain untuk membawa sedimen keluar dari liang itu. Pasangan kaki kedua didesain untuk mencari dan membersihkan objek-objek sekaligus menggaruk sedimen dari dinding liang. Pasangan ketiga, keempat, dan kelima adalah kaki untuk berjalan yang juga berfungsi baik untuk menggaruk materi dari dinding terowongan. Alat-alat lain dapat menimbulkan aliran air yang menggeser pasir dari tempat penggalian. Udang tersebut (snapping shrimp), yang kurang dari dua inci panjang, dapat menggali sebuah sistem terowongan yang beberapa meter persegi dalam beberapa hari. Liang tersebut akan memiliki beberapa tempat masuk. Semuanya menuju sebuah ruangan yang terdalam dari sistem tersebut. Sang Pencipta telah memberikan baik goby maupun udang karunia yang berbeda yang mereka berdua perlukan untuk bertahan hidup. Jika mereka tidak membagikan karunia mereka satu sama lain, tidak ada dari antara mereka yang bisa hidup. Karunia apakah yang telah sang Pencipta berikan padamu untuk kau bagikan?(“Seeing Eye Fish” and “Digging Is A Snap,” Creation Moments, 23 dan 24 Juni 2011; dari Y. Yanagisawa, “Strange Seabed Fellows,” Natural History, August 1990, hal. 46).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Iran Memberitahu Gembala Sidang Kristen: Sangkali Iman atau Hadapi Hukuman Mati

(Berita Mingguan GITS 23 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari Baptist Press, 15 Juli 2011: “Gembala sidang di Iran, Yousef Nadarkhani menghadapi hukuman mati kecuali ia menyangkali imannya kepada Kristus, demikian dikonfirmasi oleh sebuah vonis tertulis dari Mahkamah Agung negara tersebut. Baptist Press melaporkan tanggal 8 Juli bahwa orang-orang Kristen di Iran tidak setuju dengan pelaporan berita bahwa hukuman mati terhadap Nadarkhani telah dibatalkan. Organisasi hak asasi manusia Christian Solidarity Worldwide melaporkan tanggal 14 Juli bahwa vonis tertulis dari pengadilan telah dikeluarkan, mengkonfirmasi bahwa Nadarkhani menghadapi hukuman mati kecuali jika ia menyangkali imannya. Vonis yang asli atas tuduhan murtad didasarkan pada “fatwa-fatwa” oleh pemimpin-pemimpin agama Iran yang paling berkuasa – Ayatollah Khomeini, Khamenei dan Makarem Shirazi – berarti Mahkamah Agung bisa jadi enggan untuk membatalkan vonis tersebut karena takut menimbulkan kontroversi, demikian kata Andrew Johnston, direktur pengacara CSW dalam penyataan pers-nya….Nadarkhani ditangkap pada bulan Oktober 2009 ketika mencoba untuk mendaftarkan gerejanya. Penangkapannya dipercayai adalah karena ia mempertanyakan monopoli Muslim atas pendidikan agama anak-anak di Iran, menurut laporan berita. Dia mula-mulanya dituduh melakukan protes; tetapi, tuduhan terhadap dirinya belakangan diubah menjadi kemurtadan dan menginjili Muslim.”

Posted in Islam, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Keheningan vs. KEHENINGAN

(Berita Mingguan GITS 23 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Ada perbedaan yang besar sekali antara perenungan yang alkitabiah dengan doa kontemplatif Roma Katolik yang sedang melanda dunia injili seperti api. Ada perbedaan antara dua jenis keheningan ini (silence vs. THE silence). Keheningan perenungan alkitabiah secara sederhana adalah suatu tempat yang sunyi di mana jiwa dapat secara efektif mencari Tuhan. Dalam Alkitab hal ini disebut mencari Tuhan (Maz. 105:3; Yes. 55:6), menantikan Tuhan (Maz. 69:7), merenungkan Tuhan (Maz. 104:34), merenungkan Firman Tuhan (Maz. 1:2). Di zaman ini, saat kebanyakan dari kita memakai komputer dan telpon genggam canggih dan jam-jam kita diisi sampai penuh oleh kesibukan, sangatlah penting untuk memiliki waktu-waktu harian yang hening untuk renungan rohani. Di sisi lain, “keheningan” (THE silence) doa-doa kontemplatif merujuk kepada mengejar Allah yang di luar Alkitab, di luar dari pemikiran. Hal ini merujuk kepada menyingkirkan segala pikiran melalui mekanisme-mekanisme seperti mantra. Hal ini telah dipopulerkan oleh guru-guru kontemplatif seperti Richard Foster dan Dallas Willard dan dipromosikan oleh banyak pemimpin injili hari ini, termasuk Rick Warren, Bill Hybels, Chuck Swindoll, David Jeremiah, Beth Moore, Mark Driscoll, Max Lucado, Philip Yancy, Ed Young, Gary Thomas, Lee Strobel, dan Charles Stanley. Salah satu manual doa kontemplatif yang populer adalah The Cloud of Unknowing. Buku ini, yang keluar dari kegelapan sistem biara Roma Katolik, mengajarkan pemakaian sebuah mantra untuk mengusir pikiran-pikiran sadar dengan tujuan memasuki suatu pengalaman persekutuan dengan Allah dalam “kehampaan.” “Fokuskan perhatianmu pada kata-kata sederhana seperti dosa atau Allah ….dan TANPA INTERVENSI PIKIRAN YANG ANALITIS biarkan dirimu merasakan secara langsung realita yang disimbolkan kata itu” (pasal 36, hal. 94). Ini bukanlah perenungan alkitabiah; ini adalah resep yang berbahaya untuk mengundang kesesatan satanik. Kita harus mencari Allah melalui iman, dan iman timbul dari pendengaran Firman Allah (Ibr. 11:6; Rom. 10:7). Jika kita mencoba untuk mengetahui dan “merasakan” Allah di luar dari halaman-halaman Kitab Suci, di luar dari pengajaran Alkitab, kita berjalan dalam ketidaktaatan dan ketidakpercayaan dan membuat diri kita gampang sekali ditipu rohani oleh pihak-pihak yang menyamar sebagai malaikat terang (2 Kor. 11:14). Praktek-praktek kontemplatif seperti Doa Yesus, visualisasi doa, doa nafas, dan centering prayer, sangatlah berbahaya. Banyak orang yang mempraktekkan hal-hal ini ujung-ujungnya mempercayai konsep Allah yang kafir seperti pantheisme (Allah adalah segala sesuatu) dan panentheisme (Allah ada dalam segala sesuatu). Melalui praktek-praktek ini orang biasanya menjadi semakin ekumenis dalam pola pikirnya. Seseorang tidak perlu memilih antara dua hal – mengenal Allah atau mengenal Allah secara pribadi. ALLAH DIKENAL DALAM KRISTUS MELALUI FIRMANNYA. Pembelajaran Alkitab bukanlah tujuan akhir dan seharusnya bukanlah suatu pekerjaan intelektual yang kering; melainkan adalah cara kita bisa mengenal Allah. “tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam” (Maz. 1:2). “Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia” (2 Pet. 1:4)

Posted in Emerging Church, Kesesatan Umum dan New Age | 2 Comments

Maria, Ratu dari Gereja Alam Semesta

(Berita Mingguan GITS 23 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Sebuah bangunan Roma Katolik, Basilika Kuil Nasional Maria, Ratu Alam Semesta, terletak di Orlando, Florida, dekat Disney World. Brosur resmi dari basilika tersebut mengatakan, “Sebagai orang-orang Katolik, kita memandang kepada Maria, Bunda Allah, untuk inspirasi, penguatan dan pertolongan dalam kehidupan kita. ….[Basilika tersebut] menekankan devosi kepada Bunda Allah sebagai salah satu karunia yang diberikan Allah yang memungkinkan kita untuk mencapai keselamatan yang Kristus berikan melalui pengorbanan hidupNya di kayu salib.” Jadi, menurut dokumen Katolik ini, Maria memainkan peran dalam keselamatan, yang adalah kesesatan yang membinasakan. Bahwa Maria yang diusung oleh Roma Katolik disembah sebagai ratu Surga adalah bukti yang jelas bahwa dia adalah berhala kafir yang telah dikristenkan, karena satu-satunya “ratu surga” yang disebut dalam Alkitab adalah seorang dewi yang disembah oleh orang-orang Yahudi pada saat kehancuran Bait Suci pertama (Yeremia 7:18; 44:17-25). Penyembahan bunda-dewi yang kuno, yang mulai dari Babel dan menyebar ke seluruh dunia, dibaptis oleh Gereja Roma Katolik sebagai Madonna-Anak. Untuk melihat foto-foto Maria di atas kayu salib dan Maria di takhta Allah di basilika Santa Maria Maggiore, Maria di atas kayu salib di Church of the Mother of God of Polish Martyrs di Warsaw, dan Maria di atas tabut perjanjian, lihat di website berikut ini – http://www.wayoflife.org/maryolatry/index.html

Posted in Katolik | 37 Comments

Injili dan Katolik Bergabung untuk Christian Rock

(Berita Mingguan GITS 23 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Festival Christian rock tahunan Lifest yang ke-13 di Oshkosh, Wisconsin, menayangkan lima hari rock & roll, lengkap dengan sebuah misa Katolik dan sebuah khotbah oleh pembicara injili terkenal, Greg Laurie. Sekitar 20.000 orang berkumpul tanggal 6-10 Juli untuk mendengarkan grup-grup Christian rock seperti Hawk Nelson, Skillet, TobyMac, Lincoln Brewster, MercyMe, Superchick, Newsboys, dan Kutless. Greg Laurie dari International Harvest Crusades, berbicara pada hari terakhir event tersebut, yang didahului oleh sebuah misa Katolik yang dipimpin oleh uskup David Ricken dari parokhi Green Bay. Pendiri Lifest, Bob Lenz, berkata, “Kami ingin mendapatkan semua cita rasa gereja” (“Green Bay Bishop David Ricken Leads Mass,” Green Bay Press Gazette, 10 Juli 2011). Apa yang disebut oleh Lenz itu bukanlah sebuah “gereja”; itu adalah kesesatan akhir zaman dan pemberontakan terhadap Firman Allah. “Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!” (Roma 16:17). Filosofi ekumenis dari Christian rock yang tidak Alkitabiah adalah salah satu dari banyak alasan mengapa kami memperingatkan tentang hal ini dengan sungguh-sungguh.

Posted in Ekumenisme, Katolik, musik, New Evangelical (Injili) | 4 Comments

United Church Of Christ Menukarkan Allah Bapa dengan Ilah Wanita Versi The Shack

(Berita Mingguan GITS 16 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Minggu lalu, denominasi United Church of Christ menghilangkan istilah “Allah Bapa” dari pernyataan iman mereka. Juru bicara denominasi tersebut, Barb Powell, mengatakan bahwa istilah “Bapa surgawi” terlalu mengekang dan tidak kondusif untuk bahasa yang inklusif seperti “Bapa dan Ibu” (“God the Father banished,” WorldNetDaily, 5 Juli 2011). Jadi, denominasi yang liberal ini adalah yang pertama yang menempatkan ilah-nya The Shack, dengan “Allah Bapa” versi wanitanya dan Roh Kudus yang wanita ke dalam pernyataan iman mereka yang resmi. Kesesatan ini sangat sangat dalam dan sedang menyebar dalam “kekristenan.” Ini bukan saja penolakan doktrin Alkitab tetapi juga penolakan terhadap Allah yang ada dalam Alkitab. Setiap gereja yang tidak berusaha untuk menutup jembatan-jembatan yang menuju kepada lautan kesesatan yang berbahaya seperti ini akan terinfiltrasi.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Serangan Terhadap Alkitab Membuktikan Pengilhamannya yang Ilahi

(Berita Mingguan GITS 16 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)Serangan yang bertubi-tubi terhadap Alkitab hari ini adalah penggenapan nubuat dan oleh karena itu adalah bukti bahwa Alkitab itu benar. 2 Timotius 3:7-8 memperingatkan bahwa bahkan orang-orang yang mengaku Kristen-pun akan ikut dalam serangan-serangan ini. Mereka selalu ingin diajar, tetapi tidak pernah dapat mengenal kebenaran, dan bahkan mereka menentang kebenaran (2 Tim. 3:7-8). Ini adalah gambaran yang sempurna tentang pendidikan tinggi Kristen hari ini, bahkan di antara mereka yang disebut “injili.” Seminari-seminari theologi pada umumnya mengambil pendekatan sinkretistik, memiliki sikap yang toleran terhadap segala macam kumpulan “theologi” dan dengan antusias mencoba untuk menyenangkan orang dengan aliran kesesatan baik kuno maupun modern, sambil merendahkan pendekatan doktrin yang dogmatis dan menyerang orang-orang yang memegang Alkitab sebagai Firman Allah yang diilhami dan tanpa salah secara absolut. Christianity Today baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel yang mempertanyakan historisitas (benar ada atau tidak) Adam dan Hawa, dan berpura-pura bahwa hal ini tidak membawa pengaruh apapun. 2 Timotius 4:3-4 menubuatkan bahwa orang-orang Kristen akhir zaman akan menukarkan doktrin yang sehat dengan dongeng-dongeng dan akan dipimpin ke dalam hal seperti ini oleh banyak guru yang rela menggelitik telinga orang-orang yang mencari hal-hal baru. Petrus menubuatkan bahwa banyak yang akan mengajarkan kesesatan yang membinasakan, bahkan menyerang pribadi dan karakter Kristus; dan melalui pengajaran sesat mereka dan cara hidup mereka yang sensual, mereka akan membawa malu yang besar bagi kekristenan (2 Pet. 2:1-2). Petrus juga menubuatkan bahwa pada waktu-waktu yang kemudian akan ada ketidakpercayaan yang meluas terhadap banjir air bah yang global dan kedatangan Kristus yang kedua kali; bahwa akan ada ejekan dan penolakan yang terang-terangan terhadap hukum-hukum moral Allah (2 Pet. 3:3-6). Kesesatan tersebut, yang sudah dimulai pada zaman para Rasul, akan bertambah dalam intensitas sambil zaman gereja bergulir (2 Tim. 3:1-3). Nubuat-nubuat luar biasa ini sudah berusia 2000 tahun, tetapi sangat tepat dan mendetil, dan memberikan gambaran yang sempurna tentang kondisi dunia di zaman kita ini. Hal ini tidak mungkin terjadi tanpa pengilhaman ilahi.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Alkitab, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment