Seminari Fuller Mempelajari Theologi Zombie

(Berita Mingguan GITS 11 June 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Divisi Fuller Theological Seminary di Texas, dijadwalkan akan mendiskusikan Theologi Zombie pada tanggal 13 Juni. Diskusi ini akan dipimpin oleh John McAteer, yang memiliki Ph.D dalam filosofi dari Universitas California Riverside dan MA dalam Philosophy of Religion dari Biola, “di mana dia mendapatkan pendidikan yang ketat dalam analisis kontemporer terhadap metafisika dan epistemologi.” Pendidikan seperti ini adalah resep menuju kekandasan rohani. Ia “mempelajari apa yang membuat hidup ini berarti: kasih, etika, agama, dan hubungan antara hal-hal yang bernilai ini” dan “menikmati makanan enak dan restoran bagus, bermimpi tentang menjadi seorang imam Episkopal dan/atau memulai suatu gereja emerging, dan menonton film dan TV” (www.fuller.edu). Dialog Theologi Zombie akan mencoba untuk menjawab pertanyaan, “Apa yang dapat kita pelajari dari zombie tentang tubuh, jiwa, dan kehidupan setelah kematian?” Diskusi Theologi Zombie adalah bagian dari “Fuller Conversations,” yang mencoba untuk “mengeksplorasi bagaimana iman pada Allahnya Yesus Kristus berhubungan dengan bagaimana manusia dapat berkembang dalam setiap lingkup kehidupan.” Fuller Seminary adalah contoh dari hati dan jiwa gereja emerging. Ia bersifat eklektik dan sinkretistik, dan hampir segala sesuatu ditoleransi kecuali iman kepada Alkitab sebagai Firman Allah yang tiada salah. Yesus Kristus dan para rasul memberitakan kebenaran, tetapi dialog-dialog Fuller menghasilkan pertanyaan dan keraguan. Gereja emerging mempelajari film-film Hollywood yang kotor, bukan untuk mengritik mereka secara alkitabiah dan menolak mereka dengan suatu finalitas, tetapi karena mereka mencintai dunia dan merasa nyaman dengan dunia. “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya” (1 Yoh 2:15-17).

Posted in Emerging Church, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

Gereja Episkopal Menyerah Kepada Paus

(Berita Mingguan GITS 11 June 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Gereja Episkopal St. Luke di Bladensburg, Maryland, kini bergabung dengan Gereja Katolik di bawah peraturan baru Vatikan yang sengaja dibuat untuk memancing para Protestan yang merasa kurang puas (“Episcopal Church in Bladensburg to Convert,” The Washington Post, 6 Juni 2011). Peraturan-peraturan baru tersebut, yang diciptakan tahun 2009 oleh Paus Benediktus, mengizinkan gereja-gereja Anglikan (Episkopal adalah Anglican di Amerika) untuk mempertahankan sebagian ritual dan tradisi mereka, termasuk imam-imam yang menikah. Anggota-anggota gereja di St. Luke mengatakan, “mereka sedang memuaskan kerinduan mereka akan otoritas agama yang jelas” dengan cara menyerahkan diri ke bawah otoritas kepausan. Mereka mengatakan bahwa sungguh senang sedang membalikkan Reformasi Protestan. Gembala sidang Mark Lewis mengatakan bahwa dia telah “memesan sebuah patung Maria yang besar dan berencana akan mengajarkan lebih banyak lagi tentang doa rosario.” Walaupun Gereja Roma Katolik telah dilemahkan selama setengah abad terakhir – melalui skandal moral, hilangnya sejumlah besar imam, dan negara-negara barat yang semakin sekuler – pengaruhnya tetap sangat besar. Banyak denominasi Protestan sudah tidak lagi memiliki “protes” apa-apa; semangat pro-Roma kini membanjiri dunia Injili, sementara gerakan Kharismatik, musik Kristen kontemporer dan gerakan doa kontemplatif, semuanya menjadi jembatan menuju Roma.

Editor: Denominasi-denominasi Protestan keluar dari Roma tetapi keluar kepalang tanggung, masih banyak meminjam sistem Roma, seperti sinode, “pendeta” sebagai imam, “perjamuan kudus,” baptisan bayi, dll. Tidak heran bahwa kini mereka kembali ke Roma. Puji syukur bahwa sejak dulu, ada gereja-gereja yang tidak pernah menjadi bagian dari Roma, seperti kaum Waldenses, Paulician, Anabaptis, dan yang di zaman sekarang ini adalah kaum Baptis.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment

Imam Muslim Mau Melarang Perikop Alkitab Tertentu

(Berita Mingguan GITS 11 June 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “Pakistani Muslim Clerics,” CNSNews.com, 1 Juni 2011: “Sekelompok imam yang radikal di Pakistan, ingin agar Mahkamah Agung negara tersebut mendeklarasikan perikop-perikop tertentu dalam Alkitab sebagai penghujatan – karena perikop-perikop ini menggambarkan dosa tokoh-tokoh Alkitab tertentu yang dianggap nabi Islam oleh orang-orang Muslim. Jika pengadilan tidak melakukan hal ini, mereka katakan, maka para pengacara mereka akan mengajukan agar Alkitab dilarang di Pakistan….pemimpin inisiatif ini, Abdul Rauf Farooqi, dan imam-imam lain dalam kampanye ini, ingin agar pengadilan tertinggi di Pakistan mendeklarasikan perikop-perikop Alkitab tertentu sebagai penghujatan. …pernyataan-pernyataan Alkitab bahwa Yesus adalah Allah, bahwa Dia mati dan bangkit dari antara orang mati, bahwa keselamatan hanyalah melalui namaNya, semuanya bertentangan dengan pengajaran Islam. Pernyataan-pertanyaan ini, bisa saja dilihat oleh orang Muslim sebagai menghujat – baik itu terhadap Qur’an, dan secara tidak langsung terhadap Muhammad, yang orang Islam percayai menerima wahyu tanpa salah dari Allah. Hukum penghujatan di Pakistan memiliki pasal (295-C) yang mengancamkan penjara seumur hidup atau hukuman mati bagi yang menjelekkan nama Muhammad, ‘dengan kata-kata, baik lisan maupun tulisan, atau melalui representasi visual atau imputasi apapun, sindiran, baik langsung maupun tidak langsung.’ …Pada tahun 2006, seorang analis dan penulis Pakistan yang terkenal, Khaled Ahmed, memperingatkan bahwa para radikal bisa saja menargetkan Alkitab melalui isu penghujatan…..Partai JUI-S-nya Farooqi, pecahan dari partai agamawi lainnya, JUI, berhubungan dekat dengan organisasi-organisasi jihad termasuk Taliban. Pendirinya, Sami-ul-Haq, mengepalai sebuah madrassah yang mendidik tokoh-tokoh Taliban penting, termasuk Mullah Omar.”

Posted in Islam | Leave a comment

(Berita Mingguan GITS 03 June 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, fisikawan teoritis yang terkenal seluruh dunia, Stephen Hawking, mengklaim bahwa tidak ada surga. Dia mengibaratkan otak adalah seperti sebuah komputer yang berhenti bekerja ketika komponen-komponennya gagal. “Tidak ada surga atau kehidupan setelah mati bagi komputer-komputer yang rusak; itu adalah cerita dongeng bagi orang-orang yang takut kegelapan” (“Stephen Hawking: ‘There Is No Heaven,’” The Guardian, 15 Mei 2011). Dia mengatakan bahwa surga adalah cerita dongeng, namun dia sendiri percaya adanya alien. Dalam bukunya pada tahun 2010, The Grand Design, Hawking mengatakan bahwa “tidak perlu Allah…untuk memulai alam semesta.” Dalam sebuah wawancara tahun 1998 dengan Der Speigel, dia mengklaim telah mendemonstrasikan bahwa “asal muasal alam semesta dapat saja ditentukan oleh hukum-hukum ilmu pengetahuan” dan bahwa ini membuktikan “bahwa Allah tidak diperlukan.” Ilmu pengetahuan sama sekali tidak membuktikan hal semacam ini. Ilmu pengetahuan tidak pernah membuktikan bahwa alam semesta berasal dari kehampaan, bahwa persamaan-persamaan dasar dalam fisika, dan hukum-hukum alam yang sedemikian tepat baik di bumi maupun di luar bumi, bisa terjadi begitu saja, bahwa kehidupan datang dari benda mati, atau bahwa manusia berasal dari amuba. Ini bukan ilmu pengetahuan, tetapi fiksi “ilmiah.” Segala sesuatu terjadi karena kebetulan, Hawking memberitahu The Guardian, tetapi dia juga mengklaim bahwa ada tujuan dalam kehidupan dan bahwa “kita perlu mencari nilai tertinggi dalam tindakan-tindakan kita.” Mengapa harus mencari nilai? Apa itu nilai? Mengapakah tindakan kita berarti? Ilmu pengetahuan tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan itu atau pertanyaan-pertanyaan kehidupan penting lainnya. Ilmuwan perlu fokus kepada ilmu pengetahuan sejati, yaitu meneliti dunia ini, bukan berspekulasi tentang metafisika. Tidak ada satupun fakta ilmiah yang bertentangan dengan satu pun pengajaran Alkitab.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Hukum Shariah

(Berita Mingguan GITS 03 June 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Karakteristik-karakteristik hukum Sharia Islam berikut ini disadur dari sebuah daftar oleh Nonie Darwish, penulis dari Cruel and Unusual Punishment: The Terrifying Global Implications of Islamic Law. Baru-baru ini seorang wanita muda secara brutal dicambuk sampai mati di bawah hukum Shariah karena dia diperkosa. Lihat keseluruhan 34 poin di http://frontpagemag.com/2010/08/27/sharia-for-dummies/print. 1- Seorang Muslim yang meninggalkan Islam harus dibunuh segera. 2 – Seorang Muslim akan diampuni jika membunuh: seorang yang murtad, seorang pezinah, seorang perampok. Keadilan jalanan dan pembunuhan demi kehormatan (honor killing) dapat diterima. 3 – Seorang Muslim tidak akan dijatuhi hukuman mati jika ia membunuh seorang non-Muslim, tetapi akan dijatuhi hukuman mati jika membunuh seorang Muslim. 4 – Non-Muslim tidak sama rata dengan Muslim di bawah hukum ini. Mereka harus taat kepada hukum Islam jika mereka mau aman. Mereka dilarang untuk menikahi wanita Muslim, mempertontonkan anggur atau daging babi secara umum, mengutip Kitab Suci mereka atau secara terbuka merayakan hari besar atau pemakaman keagamaan mereka. Mereka dilarang untuk membangun gereja baru atau membangun gereja yang lebih tinggi daripada mesjid. Mereka tidak boleh masuk sebuah mesjid tanpa izin. Seorang non-Muslim tidak lagi mendapat perlindungan jika ia memimpin seorang Muslim keluar dari Islam. 5 – Seorang non-Muslim tidak dapat memerintah – bahkan atas minoritas yang non-Muslim. 6 – Tidak ada batasan umur bagi anak-anak perempuan untuk menikah. Kontrak pernikahan dapat dilakukan kapan saja setelah sang perempuan lahir dan dapat masuk ke dalam hubungan suami istri pada umur delapan atau sembilan. 7 – Seorang lelaki memiliki hak untuk mengambil hingga empat istri dan tidak ada satu pun yang memiliki hak untuk menceraikan dia – bahkan jika dia melakukan poligami tersebut. 8 – Kesaksian seorang wanita di pengadilan memiliki setengah nilai kesaksian seorang lelaki. 9 – Untuk membuktikan pemerkosaan, seorang wanita harus memiliki empat saksi lelaki. 10 – Seorang wanita Muslim harus menutupi setiap inci tubuhnya, yang dianggap “Aurat,” organ seksual. 11 – Seorang Muslim harus berbohong jika tujuannya diharuskan. Ini berarti bahwa demi menaati perintah-perintah Islam, seperti Jihad, seorang Muslim diharuskan untuk berbohong dan tidak perlu merasakan perasaan malu atau bersalah berkaitan dengan bohong ini.

Posted in Islam | 2 Comments

Harold Camping Mengatakan Bahwa Dia Benar

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Menjawab pertanyaan mengapa hari penghakiman tidak datang tanggal 21 Mei seperti yang dia prediksikan, Harold Camping mengatakan bahwa sebenarnya hari penghakiman memang datang! Berbicara langsung di siaran Family Radio-nya pada tanggal 23 Mei, Camping mengatakan, “Allah mendatangkan Hari Penghakiman ke atas seluruh dunia. Ini akan berlanjut hingga 21 Oktorber 2011, dan pada saat itu seluruh dunia akan dihancurkan.” Dia mengklaim bahwa prediksi-prediksi dia sebelumnya adalah benar juga, karena mereka digenapi “secara rohani.” Pada tanggal 12 Mei 1988, penghakiman datang ke atas gereja-gereja, dan pada tanggal 7 September 1994, penghakiman berlanjut kepada gereja-gereja. Camping dan juga para penebak Global Warming memiliki formula “selalu menang” yang sama. Apapun yang terjadi, mereka selalu benar! Ini mengingatkan kita tentang almarhum “Reverend Ike” yang nyentrik yang sering berkata, “Kamu tidak akan kalah kalau memakai cara saya.” Tidak diragukan lagi, ketika 22 Oktober nanti tiba, Camping akan berkata, “Seluruh dunia telah dihancurkan kemarin!” Kasus Camping ini mirip dengan semangat William Miller untuk menentukan tanggal kedatangan kembali Yesus pada abad 19. Ketika tanggal yang dia tentukan, 1843, terbukti salah, dia mengubah tanggalnya menjadi 1844. Puluhan ribu orang mengikuti prediksi Miller, dan banyak kelompok “adventis” yang tidak alkitabiah muncul karena atmosfir semangat agamawi tersebut. Setelah Oktober 1844 berlalu tanpa kejadian yang menghebohkan, Ellen Harmon mengatakan bahwa dia mendapatkan penglihatan, di mana dia belajar bahwa kedatangan kembali Yesus bukanlah ke bumi melainkan ke ruang maha kudus di Surga untuk memulai menyelidiki catatan-catatan pekerjaan manusia. Ellen menikah dengan James White dan mereka mendirikan gereja Seventh-day Advent, yang masih bersama kita hari ini dengan banyaknya kesesatannya (seperti Investigative Judgment, Editor: doktrin bahwa penghakiman atas orang Kristen telah dimulai sejak tahun 1844) yang diajarkan oleh seorang nabi wanita. Penafsiran nubuat secara normal-literal adalah perlindungan terhadap eksegsis allegorical yang liar, dan metode penafsiran ini mengajarkan kita bahwa Hari Pengangkatan orang-orang kudus Perjanjian Baru bisa terjadi kapan saja, penghakiman dunia akan mengikuti kejadian itu, dan segala ejekan orang-orang yang tidak percaya tidak akan menghentikan ini. “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap” (2 Pet. 3:9-10).

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Leave a comment

Trinity Baptist Mengeluarkan Album yang Sepenuhnya Christian-Rock

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Trinity Baptist Church di Jacksonville, Florida, sebuah gereja Independen Baptis yang berasosiasi dengan Southwide Baptist Fellowship, telah meluncurkan albumnya yang pertama yang sepenuhnya Christian rock, oleh band worship in-house mereka sendiri ChurchLife. Lagu-lagunya ditulis oleh anggota gereja tersebut dan dewan dosen Trinity Baptist College (http://www.tbc.edu/pages/page.asp?page_id=125112). Laporan kami yang ekstensif, “The Transformative Power of CCM” memperlihatkan alasan mengapa musik kontemporer mengubah bukan hanya pendirian tetapi jiwa sebuah gereja. Kuasa transformatif ini terletak pada filosofi musiknya sekaligus musik yang sensual itu sendiri. Kami telah melihat banyak mantan gereja fundamentalis berubah dalam 15 tahun terakhir, dan musik kontemporer selalu terlibat, walaupun musik bukanlah satu-satunya faktor yang bekerja dalam perubahan-perubahan ini. Saya yakin bahwa adalah sikap suam-suam kuku rohani dan kedagingan yang mengizinkan CCM untuk masuk, tetapi musik bekerja dalam atmosfir tersebut sebuah agen pengubah untuk membawa gereja tersebut jauh dari prinsip-prinsip dan visi awalnya menuju “gereja yang lebih lebar” di mana kesesatan kuno maupun modern bertumbuh.

Posted in musik | Leave a comment

Jutaan Anak Perempuan Diaborsi di India

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “Up to 12 million girls aborted,” Reuters, 24 Mei 2011: “Hingga 12 juta anak perempuan diaborsi selama tiga dekade terakhir di India oleh orang tua yang cenderung lebih kaya dan lebih berpendidikan, sebuah penelitian besar di India melaporkan, dan para peneliti memperingatkan bahwa angka ini dapat menjadi semakin tinggi seiring dengan turunnya laju fertilitas. Anak-anak perempuan yang dihilangkan ini biasanya terjadi di keluarga-keluarga yang sudah memiliki anak pertama seorang perempuan. Walaupun masyarakat India lebih memilih anak lelaki, aborsi lebih mungkin dilakukan oleh orang tua berpendidikan yang tahu tentang teknologi ultrasound dan dapat membayar aborsi. ‘Jumlah anak perempuan yang diaborsi semakin meningkat dan bisa saja telah mencapai 12 juta, atau perkiraan rendah 4 juta, selama tiga dekade terakhir,’ kata peneliti utama Professor Prabhat Jha di Center for Global Health Research di Toronto, Canada. ‘Logika yang dipakai oleh keluarga-keluarga adalah jika Alam memberikan kami seorang anak lelaki terlebih dahulu, kami tidak akan melakukan apa-apa. Tetapi jika Alam memberikan seorang anak perempuan pertama, mungkin kami akan mempertimbangkan tes ultrasound dan aborsi selektif terhadap anak selanjutnya,’ dia memberitahu Reuters dalam sebuah wawancara telepon pada hari Selasa. Jha mengatakan bahwa preferensi terhadap anak lelaki di masyarakat India tetap kokoh dan alasan mengapa aborsi fetus perempuan terjadi lebih banyak di antara orang tua yang kaya dan terpelajar adalah karena mereka mampu membayarnya. ‘Preferensi terhadap anak lelaki tidak berbeda antara yang kaya dan yang miskin, itu sama saja. Tetapi kemampuan untuk memastikan anak lelaki lebih besar pada kalangan yang terpelajar dan kaya,’ kata Jha.

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Evolusionis Berpikiran Sederhana

(Berita Mingguan GITS 21 Mei 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Creation Moments:

Sebelum kalian semua berpikir bahwa Creation Moments kini memakai taktik ejek mengejek, perbolehkan kami menjelaskan judul blog di atas.

Baru-baru ini kami bertanya kepada para evolusionis di halaman Facebook kami untuk memberitahu yang mana yang duluan ada: jantung, darah, atau pembuluh darah? Kalau jantung yang paling pertama berevolusi, katakanlah, apa gunanya tanpa dua benda yang lain itu? Jika darah yang duluan berevolusi…ya, anda sudah bisa menangkap intinya.

Satu-satunya evolusionis yang merespons sama sekali mengelak pertanyaan tersebut, tetapi dia mengatakan bahwa jantung bisa saja dengan mudah berasal dari proses-proses alami. Toh, dia bilang, jantung hanyalah “suatu pompa sederhana.”

Mengikuti pola pikir dia, kami lalu bertanya apakah mata adalah kamera yang sederhana dan apakah otak adalah komputer yang sederhana. Walaupun dia tidak merespons, kami curiga bahwa dia akan menjawab “ya” tetapi berpikir ulang, karena dia tahu dia sedang menggali lubang yang lebih dalam lagi bagi dirinya sendiri.

Beberapa hari yang lalu, seorang evolusionis menulis: “Jika sebuah molekul yang dapat memperbanyak diri terbentuk, maka seleksi alam akan membimbing pembentukan replikator yang semakin efisien. Objek yang dapat memperbanyak diri yang pertama tidaklah harus sekompleks sebuah sel modern atau bahkan seuntai DNA. Molekul tertentu yang dapat memperbanyak diri sama sekali tidak kompleks (menurut ukuran molekul organik).”

Anda dapat melihat suatu pola di sini? Para evolusionis berpikir bahwa mereka dapat memperkuat argumen mereka dengan mengklaim bahwa hal-hal yang luar biasa kompleks yang Allah ciptakan sebenarnya hanyalah sangat “sederhana.” Tabrakan-tabrakan acak antara molekul – jika diberi cukup waktu – akan pada akhirnya menciptakan hal-hal yang sederhana. Lalu hal-hal yang sederhana tersebut, mereka melanjutkan dugaan mereka, akan lambat laun menjadi hal-hal yang semakin kompleks, jika diberi cukup banyak waktu (sekaligus melanggar hukum entropi yang sudah terbukti secara ilmiah). Kasus ditutup, seru si evolusionis.

Betapa berbedanya dengan cara pikir orang yang percaya penciptaan (creationis)! Bagi kita, Allah yang luar biasa kompleks dan tidak dapat diselami telah menciptakan alam semesta yang sangat kompleks yang berisikan makhluk-makhluk yang sangat kompleks. Walaupun seringkali kita difitnah sebagai orang-orang dungu yang percaya “bumi datar,” pandangan creationis menghindari penjelasan yang simplistik yang melenceng dari fakta. Apa yang para ilmuwan sebut sebagai “sel sederhana” kini telah diketahui sebagai suatu kota mini, lengkap dengan fasilitas produksi, sistem transportasi, reaktor energi, dan suatu perpustakaan kode yang memungkinkan sel itu memperbanyak diri. Dan semua itu terpadatkan dalam satu sel yang sangat kecil!

Sederhananya, evolusionisme adalah bagi mereka yang berpikiran sederhana.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Hari Ini Hari Penghakiman, Menurut Camping

(Berita Mingguan GITS 21 Mei 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Menurut Harold Camping, hari penghakiman akan terjadi pada tanggal 21 Mei. Dia mengatakan bahwa dia tidak yakin akan prediksi yang dia buat untuk tahun 1994 (Camping juga pernah “bernubuat” bahwa Kristus akan kembali tahun 1994), tetapi dia sangat yakin akan prediksi yang satu ini (“A Conversation with Harold Camping,” Daily Intelligencer, New York, 11 Mei 2011). Dia mengklaim bahwa sambil setiap bagian dunia mencapai pukul 6 sore pada tanggal 21, akan ada gempa bumi “yang akan membuat gempa bumi terakhir di Jepang seolah-olah sesuatu yang kecil.” Pengguncangan ini akan berlanjut sepanjang seluruh dunia menciptakan kehancuran yang dahsyat, dan orang-orang percaya sejati akan diangkat bertemu Kristus. Kalau menurut saya, saya tidak tahu kapan Tuhan akan datang kembali, tetapi saya tahu bahwa tidak mungkin pada tanggal 21 Mei, karena Yesus berkata, “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya” (Mat. 25:13). Kita harus menantikan kembalinya Kristus setiap saat. Itu bisa terjadi kapan saja. Kedatangannya sudah “dekat” (Roma 13:12; Fil. 4:5; 1 Pet. 4:7; Wah. 1:3). Umat Allah harus hidup dalam pengharapan (1 Tes. 1:10). Kesesatan Camping dan kebodohan dia menaruh suatu tanggal kedatangan kembali Yesus akan memberikan alasan lebih lanjut bagi dunia untuk mengabaikan Alkitab, karena orang-orang tidak percaya tidak dapat membedakan antara pengajar palsu dan pengajar yang sejati. Penafsiran Kitab Suci yang literal sangatlah penting. Semua nubuat yang sudah digenapi, misalnya kedatangan Kristus yang pertama, digenapi secara literal, dan jika nubuat tidak ditafsirkan secara literal, tidak ada cara untuk mengetahui artinya yang sebenarnya. Pendekatan yang normal-literal adalah “kunci” yang indah yang membuka arti nubuat tersebut. Kita tidak dapat mendapat menjawab semua pertanyaan mengenai nubuatan, tetapi kita dapat menjawab apa yang Tuhan ingin kita ketahui!

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | 1 Comment