Pertobatan: Suatu Rangkuman

Oleh: David Cloud
Sumber: www.wayoflife.org

Arti Pertobatan

Pertobatan alkitabiah adalah perubahan pikiran yang menghasilkan perubahan hidup

Pertobatan alkitabiah adalah perubahan pikiran yang menghasilkan perubahan hidup. Pertobatan adalah perubahan pikiran, tetapi bukan hanya perubahan pikiran. Ia adalah perubahan pikiran yang begitu dramatis sehingga menghasilkan perubahan hidup. Akar makna pertobatan adalah berbalik arah, mengubah arah. Pertobatan adalah tanggapan orang berdosa terhadap pekerjaan Roh yang menginsafkan seperti yang dijelaskan dalam Yohanes 16:8-10.

Dalam buku Repentance and Soul Winning, kami mengeksegesis setiap perikop dalam Alkitab tentang pertobatan. Kajian ini menjadi sumber dari definisi “Pertobatan adalah perubahan pikiran yang menghasilkan perubahan hidup.” Repentance and Soul Winning dapat diperoleh dari https://www.wayoflife.org/books/

Studi berikut adalah ringkasan singkat dari isu penting ini.

Pertobatan Diberitakan oleh Para Pengkhotbah dalam Alkitab

Para pengkhotbah dalam Alkitab memproklamirkan pertobatan. Jika iman sama dengan pertobatan, ini tidak masuk akal. Orang-orang yang mengikuti Alkitab akan mengkhotbahkan pertobatan dan akan menuntut buktinya.

Yohanes Pembaptis (Mat. 3:1-8)

Yesus Kristus (Mat 4:17; 9:13; 11:20-21; Luk 13:1-5; 15:7, 10; 24:46-48). Tujuan Kristus berurusan dengan manusia bukan hanya untuk memimpin mereka kepada doa orang berdosa, tetapi untuk membawa mereka kepada pertobatan dan keselamatan sejati. Dia menggambarkan keselamatan dalam kaitannya dengan pertobatan.

Petrus (Kis. 2:38; 3:19; 5:31; 8:22-23; 2 Ptr. 3:9)

Paulus (Kis. 17:30; 20:20-21; 26:20).

Dalam perikop-perikop kunci ini kita melihat pelajaran mendasar berikut yang memberikan pemahaman yang baik tentang pertobatan: (1) Pertobatan adalah perintah Kristus; Ia mengulanginya dua kali sebagai penekanan (Luk. 13:2, 5). (2) Pertobatan harus diberitakan sebagai bagian dari Amanat Agung Kristus (Luk. 24:46-48). (3) Allah memerintahkan semua manusia untuk bertobat (Kis. 17:30). (4) Baik pertobatan maupun iman harus diberitakan (Kis. 20:21). (5) Pertobatan adalah terhadap Allah, karena terhadap Allah-lah manusia bersalah dalam dosa dan pemberontakannya (Kis. 20:21). (6) Pertobatan adalah berbalik kepada Allah (Kis. 26:20). (7) Pertobatan mendatangkan buah. Ia menghasilkan perbuatan. Perbuatan adalah bukti pertobatan sejati (Mat. 3:8; Kis. 26:20).

Yang Bukan Merupakan Pertobatan

Pertobatan bukanlah reformasi.

Manusia memiliki kemampuan untuk mereformasi kehidupan mereka sendiri dalam arti tertentu. Bukan hal yang aneh bagi manusia yang mendapat masalah untuk menjadi sadar dan mengubah cara hidup mereka. Pemabuk berhenti minum; pemukul istri berhenti dari kekerasan mereka; pencuri menjadi warga negara yang jujur; pelacur berubah dari kehidupan yang buruk. Semua ini dengan sendirinya bukanlah pertobatan alkitabiah.

Reformasi berpusat pada manusia dan berpusat pada dunia ini; sedangkan pertobatan berpusat pada Tuhan dan berpusat pada kekekalan. Orang yang hanya melakukan reformasi memperhatikan orang-orang yang telah dia sakiti dan konsekuensi dari tindakannya dalam kehidupannya saat ini. Injil, di sisi lain, menyerukan “pertobatan kepada Allah…” (Kisah Para Rasul 20:21). Pertobatan Anak yang Hilang ditunjukkan oleh perubahan sikapnya terhadap Allah dan juga terhadap ayahnya. “Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, AKU TELAH BERDOSA TERHADAP SORGA dan terhadap bapa” (Lukas 15:18).

Continue reading

Posted in Keselamatan, Theologi | Leave a comment

Hampir 6000 Gereja Keluar dari Denominasi United Methodist Church Karena Isu Homoseksualitas

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini disadur dari “Hampir 300 gereja,” Christian Post, 15 Juni: “Hampir 300 jemaat di Pennsylvania telah meninggalkan United Methodist Church karena perdebatan internal mengenai homoseksualitas, bergabung dengan ribuan lainnya di seluruh Amerika Serikat. Konferensi Pennsylvania Barat UMC memberikan suara untuk meratifikasi keluarnya 298 jemaat pada sesi khusus yang diadakan di Erie pada hari Rabu. … Awal pekan ini pada pertemuan yang diadakan di Ball State University, Konferensi Indiana UMC sangat menyetujui mosi untuk menerima suara keluar dari 174 jemaat. … Selama beberapa tahun terakhir, UMC telah mengalami perdebatan yang memecah belah tentang apakah denominasi ini harus mengubah pendirian resminya yang melarang pentahbisan homoseksual non-selibat dan pernikahan hubungan romantis sesama jenis. Banyak gereja, yang frustrasi oleh perdebatan terus-menerus dan penolakan dari banyak pemimpin UMC untuk menegakkan peraturan [yang melarang LGBT], telah memutuskan untuk meninggalkan denominasi Protestan garis-utama itu. Menurut UM News, hingga Kamis pagi, sekitar 5.800 jemaah telah meninggalkan UMC karena debat topik ini, dengan sekitar 3.800 dari jumlah itu keluar pada tahun ini.”

Posted in Gereja, LGBT | 1 Comment

Hakim Membuat Keputusan yang Memihak pada Pasangan Kristen yang Dipenjarakan di Iran

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini kutipan dari “Keputusan yang Tidak Biasa Membebaskan Pasangan Orang Kristen,” Morning Star News, 17 Mei 2023: “Otoritas Iran membebaskan dua pemimpin Kristen dari penjara minggu lalu setelah seorang hakim bertindak bertentangan dengan praktik peradilan umum di negara itu dan memutuskan bahwa berpartisipasi dalam gereja di rumah tidak ilegal, kata sumber. Membuang vonis tahun 2020, seorang hakim di Cabang 34 Pengadilan Banding di Teheran pada 9 Mei menemukan tidak ada bukti bahwa pasangan tersebut telah melanggar undang-undang keamanan nasional Iran dengan berpartisipasi dalam pertemuan rumah, menurut kelompok advokasi Pasal 18. Homayoun Zhaveh, 64, dan istri Sara Ahmadi, 45, keduanya mualaf, dibebaskan hari itu juga. Dalam putusannya, hakim menemukan bahwa menjadi bagian dari atau berpartisipasi dalam ‘kelompok rumah’ dengan orang-orang yang seiman tidak ilegal tetapi ‘wajar’.

Keputusan yang membebaskan itu membatalkan keputusan pengadilan pada November 2020, yang menentukan bahwa Ahmadi yang dituduh sebagai pemimpin gereja rumah, dijatuhi hukuman total 11 tahun penjara karena ‘mendirikan atau memimpin sebuah organisasi yang bertujuan untuk mengganggu keamanan nasional’ dan ‘keanggotaan dalam organisasi yang bertujuan untuk mengganggu keamanan nasional.’

Iran berada pada peringkat kedelapan dalam daftar watchlist dunia 2023 (WWL – World Watchlist) yang dibuat oleh organisasi pendukung Kristen Open Doors dari 50 negara di mana paling sulit untuk menjadi seorang Kristen. Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah Iran telah menindak keras gereja-gereja rumah, tetapi laporan WWL menyatakan, ‘meskipun mengalami penindasan hebat, Republik Islam Iran telah melihat pertumbuhan yang fenomenal dalam gerakan gereja bawah tanahnya.’”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Gereja Presbiterian Membuat Acara “Jam Cerita Alkitab Drag Queen”

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini kutipan dari “Gereja Presbiterian Bersejarah, ” The Christian Post, 20 Juni 2023: “Untuk pertama kalinya dalam hampir 200 tahun, sebuah gereja Presbiterian di San Francisco mengadakan kebaktian Minggu yang menampilkan para penari drag [Editor: drag adalah istilah yang mengacu kepada ketika seorang lelaki atau perempuan berdandan sebagai lawan jenis] yang berbicara kepada penonton yang termasuk anak-anak kecil. Calvary Presbyterian Church di San Francisco menyelenggarakan acara ‘Drag Queen Bible Story Hour’ pada hari Minggu dengan advokat LGBT Rev. Jane Spahr dan artis ‘Joann Fabrixxx’ dan ‘Flamy Grant’ … Sebuah posting Facebook dari 18 Juni berbunyi sebagian seperti ini: ‘Kami bersyukur kepada Tuhan atas keanekaragaman yang ada di dunia ini dan berpegang pada kebenaran bahwa masing-masing dari kita diciptakan menurut gambar Allah dan dicintai oleh Allah. Atas karunia Drag Queens, ya Tuhan, kami berterima kasih!’ …

Pada tahun 2015, Presbyterian Church USA (PCUSA) memberikan suara untuk menyetujui amandemen konstitusinya untuk secara resmi mengubah definisi pernikahan mereka untuk memasukkan pasangan sesama jenis. Calvary Presbyterian didirikan sebagai jemaat pada bulan Juli 1854. … Gereja itu sekarang menganjurkan untuk menggunakan kata ganti orang ketiga jamak untuk Tuhan dan bahkan memasang spanduk di atas pintu masuk gereja yang bertuliskan, ‘GOD: the original they/them.’”

[KESIMPULAN: “Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat … Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman; … dan jikalau Allah membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian … Mereka begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat kemuliaan … Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! … Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat. Sebab mereka mengucapkan kata-kata yang congkak dan hampa dan mempergunakan hawa nafsu cabul untuk memikat orang-orang yang baru saja melepaskan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan. Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu” (2 Petrus 2:1, 2, 4, 6, 9, 10, 14, 17-19).

Posted in Gereja, LGBT | Leave a comment

Arnold Schwarzenegger Menyebut Surga Suatu “Fantasi”

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini disadur dari “Arnold Schwarzenegger,” Christian Headlines, 7 Juni 2023: Aktor lama Hollywood dan mantan Gubernur California dari Partai Republik Arnold Schwarzenegger menolak gagasan bahwa manusia akan melihat orang-orang yang mereka cintai di Surga sebagai suatu ‘fantasi.’ Selama percakapan dengan sesama aktor Danny DeVito, yang diterbitkan dalam majalah Interview, Schwarzenegger membagikan tanggapannya atas pertanyaan DeVito tentang apakah umat manusia akan bertahan di masa depan. ‘Itu mengingatkan saya pada pertanyaan Howard Stern kepada saya: Katakan, gubernur, apa yang terjadi pada kita ketika kita mati? Saya berkata, Tidak ada. Anda 2 meter di bawah … ‘ cerita Schwarzenegger. DeVito membantah jawaban Schwarzenegger dengan bersikeras, ‘Kamu tidak tahu.’ … Schwarzenegger berkata, ‘Kita tidak tahu apa yang terjadi dengan jiwa dan mengenai semua hal spiritual ini saya bukan ahlinya, tapi saya tahu bahwa tubuh seperti yang kita lihat sekarang ini, kita tidak akan pernah bertemu lagi seperti itu. Kecuali dalam fantasi. Ketika orang berbicara tentang, oh saya akan melihat mereka lagi di Surga, kedengarannya sangat bagus, tetapi kenyataannya adalah kita tidak akan bertemu lagi setelah kita pergi. Itu bagian yang menyedihkan. Saya tahu orang merasa nyaman dengan kematian, tetapi saya tidak.’ Schwarzenegger juga mengatakan dia tidak menantikan kematiannya sendiri karena dia akan merindukan ‘segalanya.’ ‘Untuk bersenang-senang dan pergi ke gym dan angkat barbel, untuk mengendarai sepeda saya di pantai, untuk berkeliling, untuk melihat hal-hal menarik di seluruh dunia,’ katanya.

ALKITAB BERKATA SURGA BUKAN FANTASI

“Surga” adalah doktrin Alkitab yang diajarkan dengan jelas. Kata “surga” digunakan dalam tiga cara: Pertama, langit di atas bumi di mana ada awan (Kej. 1:7-8; Luk. 4:25; 17:24; Yak. 5:18). Kedua, tempat bintang-bintang berada (Kej 1:16-17; 15:5; Mrk 13:25; Kis 2:19; 7:42). Ketiga, tempat takhta Allah (Kej. 21:17; Ul. 26:15; Maz. 11:4; Mat. 5:16; 6:9, 20; Luk. 8:20; 15:7, 18). Allah disebut “Allah atas surga” [di LAI: Allah semesta langit] (Ezr. 1:2; Neh. 1:4, 5; 2:4, 20). Langit ketiga juga disebut “firdaus” (Luk. 23:43; 2 Kor. 12:4; Wah. 2:7), “kemuliaan” (Maz. 73:24; Kol. 3:4), “mahatinggi” (Luk. 2:14), “rumah Bapa” (Yoh. 14:2), dan “kota Allah yang hidup” (Ibr. 12:22). Ibrani 12:22-24 memberi tahu kita siapa yang tinggal di surga: Allah, Yesus Kristus, malaikat yang tak terhitung jumlahnya, jemaat anak-anak sulung, dan roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna.

Yesus mengajar manusia bagaimana mereka bisa pergi ke surga. Ia berkata, “Kamu harus dilahirkan kembali” (Yohanes 3:7), dan ini dijelaskan dalam Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Tuan Schwarzenegger tidak memiliki harapan surgawi karena dia tidak percaya Firman Tuhan dan tidak memiliki iman yang menyelamatkan di dalam Yesus Kristus. “Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.” (Filipi 3:20-21). Tuan Schwarzenegger memiliki semua yang ditawarkan dunia ini, tetapi dia tidak memiliki apa pun yang bernilai kekal. Yesus akan berkata kepadanya, “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Matius 16:26).

Posted in Alkitab, Keselamatan | Leave a comment

Semakin Banyak Keuskupan Katolik yang Mengajukan Kebangkrutan Karena Denda Akibat Kasus-Kasus Abuse Anak

Sumber: www.wayoflife.org

Dalam tiga bulan terakhir, dua wilayah keuskupan Katolik Roma di California telah menyatakan kebangkrutan dalam menghadapi kewajiban jutaan dolar atas dugaan pelecehan seks anak oleh para imam mereka. Keuskupan Santa Rosa terkena lebih dari 200 tuntutan hukum dari para korban dan telah membayar $35 juta sebagai penyelesaian (“Keuskupan California bangkrut,” Premier Christian News, 31 Mei 2023). Keuskupan San Diego terkena 330 tuntutan hukum. Banyak keuskupan California lainnya mempertimbangkan kebangkrutan setelah lebih dari 3.000 tuntutan hukum diajukan ketika masa tenggat penuntutan hukum ditingkatkan sementara oleh badan legislatif negara bagian 2019. Tuntutan hukum telah membuat keuskupan bangkrut di banyak bagian negara. Pada tahun 2018, dewan juri menyimpulkan bahwa lebih dari 1.000 anak dilecehkan oleh para imam Katolik Roma di enam keuskupan Pennsylvania saja selama beberapa dekade terakhir. Laporan tersebut, hasil penyelidikan selama dua tahun, mengidentifikasi 300 imam dan “saudara” awam yang melakukan pelecehan dan menemukan bukti adanya tindakan menutup-nutupi yang dilakukan sistematis oleh para pemimpin gereja senior di Pennsylvania dan di Vatikan di Roma (“Laporan Mengidentifikasi Lebih dari 1.000, ” Associated Press, 14 Agustus 2018).

Pada konferensi pers, Jaksa Agung Pennsylvania Josh Shapiro berkata, “Cara mereka menyembunyikan kejahatan itu canggih. Tetapi juga sangat mengejutkan bahwa para pemimpin gereja menyimpan catatan tentang pelecehan dan penyembunyian pelecehan itu. Dokumen-dokumen ini, dari ‘Arsip Rahasia’ milik keuskupan, menjadi tulang punggung penyelidikan ini.” Gereja Katolik Roma di Amerika telah membayar lebih dari $2 miliar untuk menyelesaikan tuntutan hukum terhadap imam-imam yang tidak bermoral. Organisasi Bishop Accountability mengatakan bahwa lebih dari 4.000 imam telah dituduh menganiaya anak-anak (“US Church to Pay 12.6 Million,” AFP, 11 Agustus 2008). Sebuah organisasi Katolik konservatif mendokumentasikan masalah buruk ini dalam majalah Ad Majorem Dei Gloriam edisi musim gugur/musim dingin 2002, mengamati: “… sebagian besar kasus pelecehan seksual di Gereja Katolik—sekitar 90%—melibatkan imam homoseksual yang memangsa remaja laki-laki. Media besar dan budaya AS pada umumnya ingin menyangkal atau menghilangkan faktor homoseksual dari skandal tersebut.”

Posted in Katolik, LGBT | Leave a comment

Super Glue yang Sejati

Sumber: www.creationMoments.com:

Coba gunakan lem super dalam kondisi basah, dan Anda akan menemukan bahwa lem itu tidak begitu super. Bahkan epoksi pun tidak bekerja dengan baik di dalam air. Para ilmuwan akhirnya memutuskan untuk beralih ke kerang, binatang yang dianggap rendah, untuk mempelajari cara membuat lem yang lebih baik untuk digunakan di lingkungan basah. Remis, sejenis kerang, membuat lem mereka di bawah air, namun lem tersebut dapat menahan kekuatan seribu pon per inci persegi. Lem yang dihasilkan kerang remis bahkan bisa menempel pada Teflon! Kerang remis mulai dengan membuat lem dalam dua bagian, masing-masing bagian dibuat oleh kelenjar yang terpisah. Satu kelenjar menghasilkan protein yang seperti resin. Kelenjar lainnya membuat pengeras. Ketika keduanya dicampur, mereka mengeras menjadi untaian hanya dalam beberapa menit. Kerang remis akan membuat banyak untaian ini saat mengikatkan diri pada batu. Semakin banyak untaian ini dibuat, mereka mulai saling terkait satu sama lain, sangat menambah kekuatan ikatan. Kerang remis membuat antara lima dan sepuluh jenis untaian protein yang berbeda, dengan hati-hati membatasi ikatan silang yang terjadi untuk menghasilkan kekuatan terbesar. Tanpa campuran ini, ikatan akan rapuh dan mudah putus. Ciptaan Tuhan dirancang dengan luar biasa. Rancangannya masih mengajari kita bagaimana melakukan hal-hal sederhana dengan lebih baik. Teori evolusi bergantung pada peristiwa kebetulan acak yang, seandainya pun dapat dipercaya, tidak dapat mengajarkan apa pun kepada kita. Catatan: Discover, 2/03, hlm. 22-23, Alan Burdick, ‘Cement on the Half Shell.’

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Laba-laba Tahan Peluru

Berikut ini dari CreationMoments.com, 9 Mei 2023:

Sutra yang dihasilkan oleh laba-laba sangat berbeda dengan sutera yang diproduksi oleh ulat sutera dalam beberapa aspek yang sangat penting. Sementara sutra dari ulat bersifat kuat namun tidak mudah meregang, laba-laba membuat sutra yang kuat dan elastis. Mereka juga membuat beberapa jenis sutra, masing-masing dengan tujuannya sendiri. Faktanya, sutera laba-laba lebih kuat dari baja dalam jumlah yang sama, namun dapat meregang. Sutra laba-laba terbuat hanya dari protein. Namun, para ilmuwan merasa sangat sulit untuk mempelajari struktur kimia sutera laba-laba karena sebagian besar usaha bahan sutra itu sangat sulit untuk dipecah menjadi bagian-bagian kimianya. Para ilmuwan akhirnya menggunakan asam pekat yang panas untuk memecah sutera. Mereka belajar bahwa satu jenis sutera laba-laba terdiri dari sejumlah asam amino yang sangat kaku, dipisahkan oleh segmen asam amino yang membentuk heliks kenyal. Bersama-sama mereka berkontribusi pada kekuatan dan kelenturan sutera laba-laba. Para ilmuwan sedang menyelidiki bagaimana sutera laba-laba dibuat, karena bahan yang luar biasa ini menjanjikan metode baru untuk menciptakan bahan yang lebih kuat dan lebih ringan untuk digunakan manusia. Salah satu kegunaan yang mungkin adalah membuat kain yang nyaman dan antipeluru. Tuhan telah melakukan segala sesuatu dengan baik. Fakta bahwa kita dapat belajar untuk merancang hal-hal yang lebih baik dengan mempelajari bagaimana Dia merancang hal-hal adalah saksi kebijaksanaan-Nya serta saksi melawan klaim bahwa dunia ciptaan dirancang sendiri melalui trial and error. Namun, ada lebih banyak lagi rencana Tuhan bagi kita, seperti yang dapat Anda pelajari dari Alkitab. REF: Amato, I. 1990. ‘Mengungkap biokimia sutera laba-laba’ Science News, v. 138, 6 Oktober. hal. 214.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Tablet Kutukan Gunung Ebal Membantah Pandangan Liberal tentang Alkitab

Sumber: www.wayoflife.org

“Jadi apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke negeri, yang engkau masuki untuk mendudukinya, maka haruslah engkau mengucapkan berkat di atas gunung Gerizim dan kutuk di atas gunung Ebal” (Ulangan 11:29). Sebuah tablet timah kecil yang ditemukan di Gn. Ebal mengganggu pandangan liberal tentang Alkitab dengan keberadaannya saja. Tablet itu ditemukan selama proyek pengayakan detritus (sampah) basah tahun 2019 dari penggalian yang dipimpin oleh Adam Zertal pada 1980-an. Zertal percaya bahwa dia telah menemukan mezbah Yosua (Ul. 27:4). Tablet tersebut tidak dapat dibuka tanpa merusaknya, tetapi “tim ahli melakukan pemindaian tomografi X-ray di Praha serta fotografi terperinci” (“New Insights into Mount Ebal Curse Tablet,” Israel Today, 12 Mei 2023). Tablet itu berbunyi, “Kamu dikutuk oleh Tuhan, YWH [Yehovah], terkutuk. Kamu akan mati terkutuk–terkutuklah kamu pasti akan mati. Terkutuklah kamu oleh YWH–terkutuklah.” Pertimbangkan pentingnya penemuan ini: (1) Tablet itu adalah tulisan Ibrani tertua yang pernah ditemukan, membuktikan bahwa orang Ibrani melek huruf pada waktu itu. Siapa sangka! Ini 200 hingga 400 tahun lebih tua dari teks tertua sebelumnya, yaitu ostracon Khirbet Qeiyafa yang ditemukan di Beit Shemesh kuno. (2) Ini adalah nama tertulis tertua dari Tuhan Yehovah yang pernah ditemukan, lebih tua 500 sampai 600 tahun dari yang tertua sebelumnya. (3) Tablet itu bertanggal 1400-1200 SM. Tanggal tertua menempatkan tablet itu di tanah Israel tepat pada waktu yang ditunjukkan oleh Kitab Suci. Menurut penanggalan alkitabiah, masuknya Yosua ke Kanaan adalah tahun 1451 SM. (4) Loh itu ditemukan di Gunung Ebal, gunung tempat kutukan hukum Allah diucapkan (Ul. 11:29; 27:4, 13; Yos. 8:33). Peluang tablet ini tidak berkaitan dengan Israel alkitabiah tampaknya nol. Peter van der Veen, profesor asosiasi di Universitas Johannes Gutenberg Mainz di Jerman dan seorang ahli prasasti yang mengulas prasasti tersebut, berkata, “Kami memiliki prasasti Ibrani tentang kutukan yang ditemukan di gunung kutukan. Saya pikir kesimpulan yang kita capai tahun lalu sekarang dikonfirmasi oleh studi yang lebih mendalam.”

Posted in Arkeologi | Leave a comment

Penobatan Raja Inggris Menampilkan Pemimpin Buddha, HIndu, Yahudi, Muslim, dan Sikh

Sumber: www.wayoflife.org

Charles III, raja Inggris yang baru dinobatkan, adalah kepala Gereja Inggris yang sudah jauh menyimpang kepada kesesatan. Dia tidak pernah membuat pengakuan iman pribadi kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Dia adalah seorang aktivis lingkungan radikal yang melayani makhluk lebih dari Sang Pencipta. Dia berpegang pada mitos perubahan iklim buatan manusia (termasuk mendorong depopulasi global) sambil menolak Alkitab sebagai Firman Tuhan yang sempurna. Penobatannya pada tanggal 6 Mei menampilkan seorang kardinal Katolik Roma, ditambah para pemimpin Buddha, Hindu, Yahudi, Muslim, dan Sikh, bukan sebagai tamu tetapi sebagai peserta aktif (“The Last Christian King?” Religion News Service, 5 Mei 2023).
“Ini adalah pertama kalinya dalam hampir 500 tahun para uskup Katolik hadir pada Penobatan, sangat kontras dengan 70 tahun yang lalu, ketika umat Katolik tidak diizinkan menghadiri kebaktian apa pun di gereja Protestan” (“Catholic Cardinal,” Zenit.org , 6 Mei 2023). Perdana Menteri Rishi Sunak yang beragama Hindu membaca sebuah bagian Kitab Suci. Para petinggi Gereja Inggris mengklaim bahwa Kerajaan Inggris adalah kerajaan Kristus. Bahkan hari ini, ketika kerajaan Inggris sudah tidak memangku otoritas lagi, raja diberikan bola (globe) dan tongkat kerajaan dengan kata-kata dari Uskup Agung Canterbury, “Terima bola ini, yang diletakkan di bawah salib, dan ingat selalu kerajaan dunia ini telah menjadi kerajaan Tuhan kita, dan Kristusnya.”
Sudah sangat lama sejak seorang Uskup Agung Canterbury memercayai Injil Yesus Kristus. Pada tahun 1953, William Temple, dalam bukunya Nature and God, berkata, “… tidak ada yang namanya kebenaran yang diwahyukan.” Pada tahun 1961, Michael Ramsey berkata, “Surga bukanlah tempat untuk orang Kristen saja. … Saya berharap untuk melihat banyak ateis masa kini di sana” (London Daily Mail, 2 Oktober 1961). Pada tahun 1982, Robert Runcie berkata bahwa dia adalah seorang agnostik tentang mengapa Yesus menderita di kayu salib (Sunday Times Weekly Review, London, 11 April 1982). Pada tahun 1996, George Carey mengecam “fundamentalis” yang menempatkan Alkitab “di atas dan di luar penyelidikan manusia” (Christian News, 9 Desember 1996). Jajak pendapat YouGov yang dilakukan pada Agustus-September 2014 menemukan bahwa 17% pejabat gereja Anglikan di Inggris tidak percaya pada Tuhan yang berpribadi. Pada Januari 2020, Justin Welby meminta maaf atas keputusan yang diterbitkan oleh Dewan Uskupnya sendiri yang menyatakan bahwa seks harus dibatasi pada pernikahan heteroseksual. Britannia tidak mempertobatkan dunia; dunia yang telah mengubah Britannia.

Posted in General (Umum) | Leave a comment