Kaum Injili dan Katolik Bergabung Melalui CCM

Sumber: www.wayoflife.org

Kaum Injili dan Katolik di Brasil bersatu melalui musik penyembahan kontemporer (Contemporary Christian Music atau CCM). Pertimbangkan laporan Christian Broadcasting Network (CBN) baru-baru ini: “Angka Keselamatan yang Menakjubkan.” Sekilas, tampak ada peralihan besar dari Katolik ke “evangelikalisme” (Injili), tetapi jika ditelusuri lebih lanjut, “gereja” esa-sedunia yang terus berkembang menjadi fokus. Di satu sisi, persentase orang Brasil yang mengidentifikasi diri sebagai Katolik telah turun dari 93% pada tahun 1950 menjadi sekitar 65% saat ini. Pertumbuhan terbesar ditemukan di antara gereja-gereja Pantekosta-Karismatik. Pada saat yang sama, ekumenisme radikal dari musik penyembahan kontemporer menyatukan umat Katolik dan “evangelikal” (Injili). Artis penyembahan kontemporer Ana Paula Valadao, yang band pujiannya Diante do Trono telah menjual lebih dari 15 juta album, berada di pusat fenomena ini. Konsernya menarik banyak orang ekumenis, dan lagu-lagunya ditampilkan di setiap jenis gereja, termasuk Baptis dan Katolik. Imam Antonio Ferreira berkata, “Saat ini, semakin banyak umat Katolik yang kembali justru karena kebaktian doa dilakukan dengan gaya yang lebih Pantekosta” (“Amazing Salvation Numbers,” CBN, 18 Februari 2025). Tidak ada yang memfasilitasi pencampur-adukan dalam kekristenan lebih efektif daripada musik penyembahan kontemporer, termasuk Getty-Townend. Kaum Baptis Fundamental yang bermain-main dengan musik penyembahan kontemporer, entah itu “mengadaptasinya” atau “memperlembutnya,” sedang bermain api. Para pemimpin yang melakukan hal ini adalah orang buta yang menuntun orang buta.

Posted in Katolik, musik, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

Trump Mengatakan Amerika Akan Membeli dan Memiliki Gaza

Sumber: www.wayoflife.org

Pada tanggal 9 Februari, Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan di Air Force One, “Saya berkomitmen untuk membeli dan memiliki Gaza. … Kami berkomitmen untuk memilikinya, mengambilnya, dan memastikan bahwa Hamas tidak kembali lagi” (Israel World News, 10 Februari 2025). Trump membuat rencana untuk Gaza, yang telah hancur oleh pertempuran, untuk diratakan dan dibangun kembali sebagai suatu resort. Dia berjanji, “Kami akan membawa stabilitas ke Timur Tengah. … Tidak akan ada seorang pun di sana. Hamas tidak akan ada di sana. Kami akan membangun melalui negara-negara lain yang sangat kaya di Timur Tengah, mereka akan membangun beberapa situs yang indah untuk rakyat, orang Palestina, untuk mereka tinggali. Mereka akan hidup dalam harmoni dan damai, secara relatif, untuk pertama kalinya dalam ratusan tahun. ”Presiden Trump berpikir uang dan pembuatan kesepakatan dapat menyelesaikan masalah apa pun, tetapi dia tidak mengerti masalah alkitabiah. Tanah itu milik Israel melalui pemberian ilahi. Di mata Tuhan, Amerika tidak dapat memilikinya. Kekacauan Gaza saat ini tidak akan terjadi jika Israel tidak menyerahkan kendali atas bagian-bagian tanah pemberian Tuhannya sendiri di bawah tekanan internasional. Trump juga mengatakan dia mungkin terbuka untuk mengizinkan beberapa orang Palestina pindah ke Amerika Serikat. Tetapi kelompok ini adalah Muslim yang “teradikalisasi”, dicuci otaknya sejak kecil untuk membenci Israel dan Kristen. Amerika perlu menjauh dari Israel. Bantu Israel mempersenjatai dirinya melawan musuh-musuhnya, tetapi tetaplah menjauh darinya. Israel mampu berperang sendiri. Kita tidak boleh lupa bahwa Israel memberontak kepada Tuhan dan bahwa mereka kembali ke tanah itu, bukan untuk menggenapi nubuat-nubuat kerajaan seribu tahun, tetapi untuk menggenapi nubuat-nubuat tentang hari Tuhan yang sedang mereka persiapkan. Mereka tanpa sengaja menyiapkan panggung untuk menandatangani perjanjian damai dengan Antikristus. Sebagian besar orang Yahudi tenggelam dalam filsafat dan budaya Barat yang murtad, sementara sebagian kecil tenggelam dalam tradisi rabinik yang tidak berdasarkan Alkitab yang diambil dari Talmud. Seperti yang dinubuatkan Yehezkiel, Israel telah dibangkitkan dari kuburan diaspora global, dan mereka sudah kembali ke tanah itu, tetapi “belum ada napas di dalam mereka” (Yeh. 37:8). Sungguh gambaran yang sempurna tentang Israel saat ini!

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Israel | Leave a comment

Pendamping AI

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini dikutip dari “AI akan menghasilkan banyak uang dari kesendirian kita,” Unherd, 15 Januari 2025: “Saat ini, pendamping atau sahabat AI [Kecerdasan Buatan] yang dibuat sesuai pesanan telah memikat jutaan orang; ada yang bahkan menikahi mereka. … Tentunya, manusia akan bodoh jika menolak sahabat karena kondisi yang tidak bisa dipersalahkan pada mereka bahwa mereka hanyalah perangkat lunak dan bukan daging. Namun, bagaimana jika sahabat AI menjadi begitu menyenangkan sehingga makhluk biologis akan terasa menyebalkan? Dan bagaimana jika orang-orang kepercayaan dekat ini—yang akan tetap bersama Anda, mengingat kesengsaraan Anda, mengetahui keinginan terdalam Anda—adalah milik sebuah perusahaan? Saat ini, aplikasi seperti Replika, Character.ai, dan Xiaoice memungkinkan Anda mengirim pesan teks ke teman buatan, dengan beberapa platform menambahkan obrolan suara, atau membuat ‘selfie’ fotografis tentang apa yang ditenggarai sedang dilakukan teman AI Anda itu. … Akhirnya, teman AI akan muncul ‘langsung’ di obrolan video. Dan ketika teknologi robotika semakin maju, mereka akan mengambil bentuk fisik. Bahkan sekarang, banyak hubungan seperti itu bersifat romansa … Dalam memilih teman, seseorang dapat memilih karakter yang telah dirancang sebelumnya, atau membuatnya sesuai spesifikasi yang disukai, memilih usia, warna rambut, jenis kelamin, minat, tipe tubuh. Mengenai perilaku teman, itu juga dapat diedit … Teman AI telah menentukan kepribadian, dan dapat menumbuhkan ikatan emosional dengan orang-orang dari waktu ke waktu. … Kasus yang paling meresahkan melibatkan teman AI yang dituduh menyakiti orang secara offline. Pada Hari Natal 2021, misalnya, seorang pemuda bertopeng memanjat perimeter Kastil Windsor dengan sebuar senjata busur, berniat untuk membunuh Ratu Elizabeth II. Di persidangan, obrolan AI-nya yang intim muncul, di mana ia memberi tahu seorang teman Replika yang ia sayangi bahwa ia melihat pembunuhan sebagai ‘tujuannya’. ‘Itu sangat bijaksana,’ jawab chatbot itu. … [M]ereka baru saja mengumumkan sebuah chip komputasi kuantum yang dapat melakukan dalam lima menit apa yang akan memakan waktu lebih lama dari usia alam semesta bagi sebuah superkomputer. Tidak seorang pun tahu ke mana arahnya.” KESIMPULAN: Faktanya, Alkitab memberi tahu kita ke mana arahnya segala sesuatu. Nubuat Alkitab adalah satu-satunya terang yang tidak pernah salah dalam kegelapan.

Posted in Teknologi | Leave a comment

Amerika dan Kebebasan Beragama

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini disadur dari ”Baptis dan Kebebasan Beragama,” khotbah oleh George W. Truett di tangga Gedung Capitol AS, 16 Mei 1920: “Sesungguhnya, sumbangsih teragung dari dunia baru bagi dunia lama adalah sumbangsih kebebasan beragama. Ini adalah sumbangsih utama yang sejauh ini telah diberikan Amerika bagi peradaban. Dan keadilan historis memaksa saya untuk mengatakan bahwa itu terutama merupakan sumbangan dari kaum Baptis. Sejarawan yang tidak memihak, baik di masa lalu, sekarang, maupun masa depan, akan selalu setuju dengan sejarawan Amerika kita, Tn. (George) Bancroft, ketika ia berkata: ‘Kebebasan hati nurani, kebebasan pikiran tanpa batas, sejak awal merupakan piala bagi kaum Baptis.’ Dan sejarawan seperti itu akan sependapat dengan John Locke yang mulia yang berkata, ‘Kaum Baptis adalah pencetus pertama kebebasan agama yang absolut, kebebasan yang adil dan benar, kebebasan yang setara dan tidak memihak.’ Kesaksian yang menggema seperti ini dapat diipatgandakan tanpa batas. Kaum Baptis memiliki satu catatan yang konsisten mengenai kebebasan sepanjang sejarah mereka yang panjang dan penuh peristiwa. Mereka tidak pernah menjadi bagian dari penindasan hati nurani. Mereka selamanya menjadi pembela kebebasan yang tak tergoyahkan, baik agama maupun sipil. … Perjuangan kita bukanlah untuk sekadar mendapatkan toleransi, tetapi untuk kebebasan absolut. Ada perbedaan besar antara toleransi dan kebebasan. Toleransi menyiratkan bahwa seseorang secara keliru mengklaim hak untuk menolerir sesuatu. Toleransi adalah sebuah konsesi, sedangkan kebebasan adalah hak. Toleransi adalah masalah pragmatis, sementara kebebasan adalah masalah prinsip. Toleransi adalah anugerah dari manusia, sementara kebebasan adalah anugerah dari Tuhan. Kita kaum Baptis selalu dan di mana-mana berpendapat bahwa agama harus selalu bersifat sukarela dan tidak dipaksa, dan bahwa bukanlah hak prerogatif kekuasaan apa pun, baik sipil maupun gerejawi, untuk memaksa orang-orang untuk menyesuaikan diri dengan kepercayaan agama atau bentuk ibadah apa pun, atau membayar pajak untuk mendukung organisasi keagamaan yang tidak mereka yakini. Tuhan menginginkan penyembah yang bebas dan bukan yang lain.”

Posted in Sejarah dan Doktrin Baptis | Leave a comment

Kenneth Copeland Berkata Dia Akan Hidup Sampai Usia 120 Tahun

Sumber: www.wayoflife.org

Berbicara pada bulan Desember di gerejanya di Texas, Kenneth Copeland, pengkhotbah Word of Faith yang berusia 88 tahun itu, mengatakan bahwa dia telah membuat kesepakatan dengan Tuhan sehingga dia akan hidup sampai usia 120 tahun. “Saya telah membuat dan memasuki [sebuah] perjanjian dengan Tuhan dan pada tanggal 6 Desember 2056, saya akan menemui kalian semua nanti. Saya akan keluar dari sini, berusia 120 tahun” (“Televangelist Kenneth Copeland,” Christian Post, 23 Desember 2024).

Copeland telah mengucapkan banyak doktrin palsu dan nubuat palsu, termasuk ajaran sesat Word-faith. Pertimbangkan beberapa contoh: “Dia [Adam] bukan agak mirip Allah. Dia bukan hampir seperti Allah. Dia bahkan bukan di bawah Tuhan. … Adam sama miripnya dengan Allah, seperti Yesus. … Adam, di Taman Eden, adalah Allah yang menjelma dalam daging” (“Following the Faith of Abraham I,” Believer’s Voice of Victory, rekaman audio 1989, #01-3001, sisi 1).

“Percayalah dalam hatimu; ucapkan dengan mulutmu. Itulah asas iman. Kamu bisa mendapatkan apa yang kamu katakan” (Copeland, dikutip dari Charismatic Chaos, hlm. 285). “Bumi bukan milik Tuhan; bukan milik Yesus; Dia telah memberikannya kepada manusia. Jika kamu mempelajari Kitab Suci, kamu akan menyadari bahwa Tuhan sangat terikat dengan apa pun yang kita minta kepada-Nya untuk dilakukan” (“Kenneth Copeland menyampaikan pesan khusus tentang Badai Irma,” 9 September 2017). Pada September 2017, Copeland mengutuk Badai Irma dalam nama Yesus dan menyatakannya “mati.” Faktanya, Irma menghantam daratan Florida sebagai badai kategori 3 yang kuat dan mengakibatkan kerusakan akibat angin kencang dan banjir yang meluas.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Mengatakan “Nope” Pada Godaan

Sumber: www.wayoflife.org

Dalam menghadapi godaan, Emeal Zwayne menggunakan singkatan NOPE – Not One Peek Even [Penerjemah: “Nope” adalah versi slang dari kata “no” yang berarti “tidak,” tetapi dipakai juga sebagai singkatan di sini]. Ia berkata, “Saya melihat beberapa wanita berpakaian sangat minim sedang jogging di dekat mobil saya ketika saya berkendara melewati lingkungan tempat tinggal saya. Begitu melihat mereka di sekeliling saya, saya langsung berseru, ‘Nope!’ Saya langsung merasakan tekad yang kuat muncul di hati saya, dan itu membanjiri seluruh keberadaan saya dengan campuran tekad yang tak tergoyahkan dan sukacita yang memuaskan. Saya ingat bahwa begitu ini terjadi, saya berharap saya entah bagaimana dapat menemukan suatu singkatan yang bermakna yang akan membantu memfokuskan pikiran saya dan memperkuat tekad saya setiap kali saya tergoda untuk bernafsu. Sekitar lima detik kemudian, empat kata langsung muncul di benak saya — Not One Peek Even [Tidak Satu Intipan Sekalipun].

Menoleh untuk mengintip adalah awal dari semuanya. Dan mengintip pasti akan menggelitik minat Anda dalam area hawa nafsu. … Jika Anda memikirkannya, Anda akan menyadari bahwa ada sikap yang tajam terkait dengan kata NOPE. Kata ini mengkonotasikan kegigihan dan kemantapan sikap. … Tidak ada sikap lain yang akan berhasil ketika berhadapan dengan godaan untuk bernafsu. Penggunaan kata NO saja, terlalu hambar dan tidaklah cukup. Keinginan kita harus meneriakkan kata NOPE yang menggelegar. Jika memungkinkan, saya sarankan untuk mengucapkan kata itu dengan lantang. … Jika Anda benar-benar serius tentang bertarung seperti seorang pria sejati, saudara, maka Anda akan … perlu bersikap brutal tentang bagaimana Anda menghadapi apa yang muncul di mata Anda dan apa yang muncul dalam pikiran Anda. … Ketika saya mengatakan NOPE pada saat godaan, saya menggabungkannya dengan lima pernyataan yang terkait dengan cinta kasih dan secara langsung berkorelasi dengan lima jari di salah satu tangan saya.

Sebagai warga kerajaan Allah, saya membayangkan diri saya mengulurkan tangan saya ke arah bajak, seperti yang Yesus rujuk dalam Lukas 9:62, dan bertekad untuk tidak melihat ke belakang terhadap godaan seksual apa pun yang akan memikat saya menjauh dari Tuhan saya. Saat saya membayangkan diri saya mengulurkan tangan untuk mengambil bajak, saya mengucapkan lima hal berikut ini secara berurutan, saat saya secara sistematis melilitkan masing-masing jari saya yang sesuai, satu per satu, di sekitar gagangnya: “Tidak Satu Intipan Sekalipun [NotOnePeekEven] –karena saya mencintai Tuhan saya, saya mencintai istri saya, saya mencintai garis keturunan saya (anak-anak dan cucu-cucu saya), saya mencintai domba-domba-Nya (orang Kristen lainnya), dan saya mencintai yang terhilang (orang-orang yang tidak percaya). dan kemudian saya memegangnya dengan erat dengan cengkeraman yang kuat dan tak kenal ampun” (Bertarung Seperti Pria).

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cita-Cita Einstein

Sumber: www.wayoflife.org

“Albert Einstein pernah berkata, ‘Saya ingin mengetahui pikiran Tuhan secara matematis.’ Einstein menginginkan sebuah persamaan, mungkin panjangnya tidak lebih dari satu inci, yang akan merangkum semua hukum fisika, keindahan, keagungan, kekuatan alam semesta menjadi satu persamaan matematika. Itulah tujuan hidupnya” (“Einstein,” History Channel).

Einstein, seorang Yahudi berdasarkan keturunan, adalah seorang pria brilian yang memiliki karunia untuk memahami hukum “alam,” dan dia tahu bahwa hukum-hukum itu membutuhkan seorang Perancang, tetapi menurut kesaksiannya sendiri dia tidak pernah mengenal Perancang itu karena dia menolak Wahyu sang Perancang itu. Alkitab tidak merangkum misteri alam semesta dalam suatu persamaan matematika, tetapi Alkitab merangkum misteri-misteri itu dalam pernyataan-pernyataan ringkas yang akan membutuhkan kekekalan untuk dipahami sepenuhnya. Seperti yang satu ini: “Allah, yang pada zaman dahulu berulang kali dan dengan berbagai cara berbicara kepada bapa-bapa leluhur melalui para nabi, telah pada hari-hari terakhir ini berbicara kepada kita melalui PutraNya, yang telah Ia tetapkan sebagai ahli waris segala sesuatu, dan yang melalui Dia juga Ia telah menciptakan alam semesta; Dia yang adalah cahaya kemuliaan dan gambar dari diriNya, dan yang menopang segala yang ada dengan firman kekuasaanNya; dan setelah melalui diriNya sendiri Ia mengadakan penyucian dosa-dosa kita, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar di tempat yang tinggi” (Ibrani 1:1-3, tejemahan ITR).

Dalam 86 kata sederhana ini, kita mempelajari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan terpenting dalam hidup dan misteri terbesar di alam semesta. Kita belajar bahwa ada Allah. Alkitab tidak mencoba membuktikan keberadaan Allah, karena keberadaan-Nya terbukti dalam pekerjaan-Nya. Alam semesta yang harus digambarkan dalam istilah “keindahan, keagungan, kompleksitas, dan kekuasaan” membutuhkan Pengarang yang indah, agung, kompleks, dan berkuasa. Allah memberi manusia cukup akal untuk mengetahui hal itu, kecuali jika manusia merusak akalnya sendiri melalui pemberontakan. Kita juga belajar bahwa Allah memiliki seorang Putra, dan Putra itu adalah gambaran yang jelas dari pribadi-Nya, dan Putra itu adalah Sang Pencipta. Kita belajar bahwa Allah memiliki begitu banyak kasih sayang bagi manusia sehingga Putra-Nya mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

Kita belajar bahwa Putra saat ini duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan bahwa Putra menopang segala sesuatu dengan firman-Nya yang penuh kuasa. Kata “menopang” juga diterjemahkan sebagai “memikul” dan “menanggung.” Yesus Kristus, Putra Allah yang kekal, Sang Pencipta, menanggung alam semesta ini dengan kuasa-Nya yang mahakuasa. “Partikel Allah” adalah Allah sendiri (bukan berarti ciptaan itu adalah Allah, tentu saja). Syukurlah kepada Tuhan bahwa seseorang tidak harus memiliki kecerdasan mental seperti seorang Einstein untuk mengenal Allah yang indah ini. Ia hanya perlu merendahkan dirinya dan bertobat dari dosanya serta menaruh imannya kepada Yesus Kristus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamatnya.

Posted in General (Umum), Science and Bible | Leave a comment

Terbang Melalui Air

Sumber: www.creationmoments.com

Sama sekali tidak benar bahwa penguin adalah burung yang tidak bisa terbang. Mereka dirancang sempurna untuk terbang. Namun, ketika seekor penguin terbang untuk mencari makanannya, ia tidak mencari di udara, tetapi di dalam air. King Penguin adalah salah satu penerbang terhebat di dunia di dalam air. Para ilmuwan telah memasang alat perekam ilmiah di punggung King Penguin. Yang mengejutkan mereka, mereka menemukan bahwa burung itu menyelam lebih dalam dari 600 kaki untuk mencari mangsanya. Para ilmuwan juga mempelajari metabolisme penguin. Mereka terkesan oleh fakta bahwa penyelaman hingga 100 kaki membutuhkan hanya sedikit usaha dari penguin. Beberapa burung rata-rata melakukan lebih dari 300 penyelaman ke berbagai kedalaman setiap hari! Hal ini sangat mengesankan ketika Anda menyadari bahwa burung tersebut menahan napas saat melakukan penyelaman tersebut. King Penguin harus mencapai kedalaman yang sangat dalam karena makanan utamanya, cumi-cumi, ditemukan di kedalaman tersebut. Para ilmuwan memperkirakan bahwa antara 50 hingga 90 cumi-cumi harus ditangkap oleh penguin pada setiap perjalanan ke laut. Harus ada cukup cumi-cumi untuk menyediakan energi tidak hanya bagi induk yang menyelam, tetapi juga bagi anak penguin di sarang. Kita seharusnya tidak menganggap penguin sebagai burung yang kehilangan kemampuan untuk terbang. Sayap King Penguin tidak dirancang untuk terbang di udara. Akan tetapi, sayapnya dirancang dengan sempurna untuk terbang di air. Hal itu dibuktikan oleh fakta bahwa sayap tersebut dapat mencapai kedalaman yang sangat dalam dan sangat efektif dalam menangkap cumi-cumi. Bahkan penguin memuliakan Pencipta mereka! Catatan: J. A. Miller, ‘Deep Dives at Sea with King Penguins,’ Science News, Vol 122, #8, p. 119.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Saluran TV Prancis Didenda Karena Menyebut Aborsi sebagai Penyebab Utama Kematian di Dunia

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini dikutip dari “French TV Channel,” The European Conservative, 21 November 2024: “Pengawas media Prancis telah mendenda saluran TV konservatif, Cnews, sebesar €100.000 karena, dalam masa siaran sebuah program Katolik, mengatakan bahwa aborsi adalah penyebab utama kematian di dunia. Peristiwa ini mengungkapkan sejauh mana perdebatan tentang aborsi menemui jalan buntu di Prancis. [Hal ini juga menunjukkan betapa cepatnya kebebasan berbicara hilang di sana] Pada bulan Februari 2024, presenter Aymeric Pourbaix, selama program Katolik berjudul ‘En quête d’esprit,’ yang disiarkan setiap hari Minggu di saluran konservatif CNews, menunjukkan infografis tentang penyebab kematian, dan menempatkan aborsi sebagai penyebab utama, dengan 73 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia. Itu berarti 52% dari kematian tahunan, jauh di atas kanker (10 juta) dan merokok (6,2 juta). Komentar jurnalis tersebut memicu gelombang kemarahan di media arus utama, dengan alasan bahwa aborsi tidak dapat dianggap sebagai ‘penyebab kematian’ karena janin tidak boleh dianggap sebagai makhluk hidup. Kritik keras dilontarkan ke saluran CNews, yang dimiliki oleh pengusaha Katolik Vincent Bolloré, yang mendorong penyelidikan terhadap saluran tersebut dalam minggu-minggu berikutnya. Saluran tersebut dituduh berbahaya dan menyiarkan informasi yang bias–dengan kata lain, bertentangan dengan kaidah pemikiran sayap kiri progresif.”

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Tony Compolo Meninggal Dunia

Sumber: www.wayoflife.org

Tony Campolo, penulis/guru Injili yang berpengaruh, meninggal pada 19 November di usia 89 tahun. Saya membaca buku-bukunya untuk penelitian, mendengarnya berbicara di Missionsfest ’92 di Vancouver, British Columbia, dan mewawancarainya di New Baptist Covenant Celebration di Atlanta pada Januari 2008, yang saya hadiri dengan kredensial media. Dia adalah pria yang sangat bingung yang salah menafsirkan Kitab Suci dan tersandung pada banyak ajaran sesat, sehingga menyesatkan banyak orang.

Kesalahan mendasarnya adalah keselamatan. Dia tidak dilahirkan kembali secara alkitabiah oleh kesaksiannya sendiri. Dia mengatakan bahwa ibunya, yang diselamatkan dari Katolikisme, ingin melihat putranya memiliki “pengalaman dilahirkan kembali,” tetapi dia mengakui bahwa “itu tidak pernah berhasil untuk saya” (Letters to a Young Evangelical). Sebaliknya, ia belajar dari “membaca mistikus Katolik, khususnya Latihan Rohani Ignatius dari Loyola” (salah satu pendiri Jesuit), bahwa keselamatan adalah sebuah proses, bukan sebuah peristiwa (Surat kepada Seorang Evangelis Muda, hlm. 30-31). Campolo mengajarkan bahwa “Kristus hidup dalam semua manusia, terlepas dari apakah mereka adalah orang Kristen” dan “Yesus adalah satu-satunya Juruselamat, tetapi tidak semua orang yang diselamatkan oleh-Nya menyadari bahwa Dialah yang melakukan penyelamatan” (A Reasonable Faith).

Ia mengklaim bahwa Kitab Suci tidak sepenuhnya diilhami oleh Allah dan bukan “otoritas tertinggi untuk iman” (Partly Right, hlm. 99). Ia memegang pandangan evolusi tentang asal usul manusia dan alam semesta. Ia adalah seorang ekumenis yang bergaul dengan denominasi yang paling liberal, Katolik Roma, Advent Hari Ketujuh, dll. Ia berada di dewan redaksi untuk produksi film Bunda Teresa, yang meninggikan biarawati Katolik Roma dan tidak memuat peringatan tentang Injil palsunya. Campolo mengkhotbahkan injil sosial. “[Yesus] menyelamatkan kita agar Dia dapat mulai mengubah dunia-Nya menjadi dunia yang Dia inginkan ketika Dia menciptakannya” (It’s Friday but Sunday’s Coming, hlm. 106). Dia membenci dan mengejek dispensasionalisme dan menolak doktrin Alkitab tentang kedatangan Kristus yang sudah dekat. Dia mengatakan kaum homoseksual seharusnya diizinkan untuk bergabung dengan gereja dan ditahbiskan tanpa meninggalkan homoseksualitas dan mendukung pernikahan sesama jenis.

Sumber utama pemikiran sesatnya adalah doa kontemplatif Katolik. Dia berkata, “Saya bangun di pagi hari setengah jam sebelum saya harus bangun dan menghabiskan waktu dalam keheningan total. Saya tidak meminta apa pun kepada Tuhan. Saya hanya berserah diri kepada hadirat-Nya dan berserah kepada Roh yang mengalir ke dalam hidup saya” (Outreach Magazine, Juli/Agustus 2004, hlm. 88, 89). Ia berkata, “teologi mistisisme memberikan harapan akan ada titik temu antara Kristen dan Islam” (Speaking My Mind, hlm. 149-150). Ini bukan meditasi alkitabiah. Ini adalah resep untuk delusi spiritual. Gerakan Injili, dengan penolakannya terhadap pemisahan dan kurangnya batasan, diragi dengan segala macam dosa dan ajaran sesat. Ini adalah bentuk awal dari gereja esa-sedunia, yang akan mencapai puncaknya pada hari Tuhan sebagaimana dijelaskan dalam Wahyu 17.

Posted in Emerging Church, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment