Misionari Penerjemah Alkitab Terbunuh Oleh Pengeboman Di Israel

(Berita Mingguan GITS 09 April 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Seorang misionari dari Inggris terbunuh dalam pengeboman baru-baru ini di Yerusalem. Mary Jane Gardner, yang tergabung dalam Wycliffe Bible Translators, telah bekerja menerjemahkan Perjanjian Baru ke dalam bahasa Perancis-Ife bagi suku Togo selama 20 tahun. Dia terbunuh pada tanggal 23 Maret ketika sebuah bom meledak dekat sebuah perhentian bis di Yerusalem. Lima orang Amerika juga terluka dalam serangan tersebut. Gardner berada di Israel untuk belajar Ibrani untuk tujuan penerjemahan Perjanjian Lama. Dilaporkan bahwa orang-orang Palestina saling mengirimi kue di jalan-jalan kota-kota mereka untuk merayakan pengeboman yang sukses tersebut (“Terror Attack’s Victim Was Bible Translator,” WorldNetDaily, 31 Maret 2011). William Murray, pemimpin dari Religious Freedom Coalition, mengatakan bahwa sudah biasa bagi media massa untuk tidak melaporkan ketika ada orang Kristen Amerika atau Eropa yang mati karena serangan teroris di Israel. “Sepertinya media ingin membuat gambaran bahwa orang-orang Palestina hanya membunuh orang Israel, dan kalau begitu maka tidak ada masalah,” demikian dia katakan.

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *