Desa Bujangan Cina

(Berita Mingguan GITS 10 September 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Karena praktek pemilihan jenis kelamin anak dan juga pembunuhan bayi-bayi perempuan karena kebijaksanaan satu anak yang tidak alktabiah, komunis Cina kini menghadapi masalah yang sudah dapat diprediksi. Jutaan laki-laki kini menghadapi masa depan sebagai bujangan karena tidak ada cukup wanita untuk dinikahi. Hal ini terilustrasikan secara jelas di desa Banzhushan di tengah propinsi Hunan, di mana tidak ada satu pun wanita umur menikah yang belum memiliki pasangan atau tunangan (“China’s Village of Bachelors,” The Guardiang, 2 Sept. 2011). Ketika ditanya wanita jenis apa yang dia ingin nikahi, petani Duan Biansheng menjawab, “Saya sama sekali tidak punya syarat. Saya akan puas dengan seorang istri bagaimanapun,” tetapi kans bagi dia “hampir nol.” Dia kesepian dan khawatir mengenai masa tua dengan tidak ada seorang pun untuk memelihara dia dan tidak ada anak untuk meneruskan garis keluarga. Dalam dua puluh tahun ke depan, 30 hingga 50 juta lelaki Cina tidak akan dapat menemukan istri.

This entry was posted in General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *