Semua Orang Suka Paus

(Berita Mingguan GITS 13 Desember 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam sebuah dokumentasi besar tentang pembentukan suatu “gereja” esa-sedunia di zaman kita, artikel utama majalah Christianity Today bulan ini adalah: “Pop Francis: Why Everyone Loves the Pope.” Artikel ini adalah suatu laporan yang sangat positif tentang Paus Fransiskus milik Roma, menyebut dia “pop” atau bapa dari kekristenan. Subtitel artikel itu berbunyi, “Dari jurnalis sekuler hingga orang-orang Kristen kharismatik, jutaan orang terpukau oleh Jesuit dari Argentina ini.” Laporan ini memperlihatkan betapa Christianity Today, yang didirikan oleh Billy Graham tahun 1956, buta total secara rohani. Penulis laporan tentang sang paus ini mengakui bahwa dirinya “tersihir oleh Francis dari Assisi” dan “mabuk kepayang” oleh Paus Fransiskus. Laporan CT (Christianity Today) tersebut mengatakan bahwa orang-orang Injili Protestan “memerlukan gereja Katolik yang sehat sebagai sekutu.” Roma Katolik disebut sebagai “gereja itu.” Mereka menyebut Paus Fransiskus “wakil dari kebenaran-kebenaran Injil yang sederhana.” Mereka mengatakan Konsili Vatikan Kedua menggeser Gereja Katolik ke arah yang lebih alkitabiah. Mereka merasa bahwa pernyataan Paus Fransiskus, “Siapa saya sehingga bisa menghakimi,” ketika ia ditanya mengenai homoseksualitas, adalah “cocok sekali dengan Matius 7:1.” Mereka menyebut “Santo Francis dari Assisi” adalah seorang injili yang berpusat pada Kristus, mengabaikan fakta bahwa Francis dari Assisi berkomitmen penuh kepada injil sakramen yang palsu yang dikutuk oleh Galatia pasal 1. Christianity Today secara salah dan munafik mengatakan bahwa “kemiskinan adalah jalur paling pasti kepada Allah,” walaupun kebanyakan penulis dan editornya tidak mempraktekkan kemiskinan.

This entry was posted in Ekumenisme, Katolik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *