Janda Gaming

(Berita Mingguan GITS 15 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Kita sedang hidup di zaman yang aneh. Ribuan suami dan istri telah secara virtual ditinggalkan demi game-game imajiner yang dimainkan di cyberspace. Sebuah artikel di MSNBC.com diberi judul “Game Widows Grieve Lost Spouses.” Perhatikan satu cuplikan: “Walaupun pasangan atau partner mereka belum meninggalkan dunia ini, para janda dan duda ini mengatakan bahwa pasangan mereka telah pergi ke suatu tempat yang hampir sama jauh dan tidak dapat dijangkau. Ada yang meninggalkan dunia ini untuk pergi ke World of Warcraft, yang lain lagi meninggalkan kehidupan ini demi Second Life, dan masih yang lain lagi disedot oleh EverQuest, Final Fantasy XI, dan Dark Age of Camelot. …Sambil jumlah orang yang bermain video games secara umum – dan massively multiplayer online (MMO) secara khusus – bertambah, demikian juga bertambah orang-orang yang menyebut dirinya sebagai ‘janda game.’ Mereka adalah para suami, istri, atau pacar dari para gamer yang kebiasaan bermain game-nya telah mengkonsumsi habis hidup mereka. Janda dan duda yang berduka mengatakan bahwa pasangan mereka telah mengalami semacam kematian digital yang hanya meninggalkan cangkang orang yang mereka kasihi. Dan sama seperti kematian yang sebenarnya, ini membuat orang-orang yang ditinggalkan patah hati, takut, dan marah.” Artikel tersebut mendaftarkan lima game yang paling membuat kecanduan, yaitu World of Warcraft, EverQuest, Peggle, Doom, dan Tetris. Tiga di antaranya adalah multiplayer online role-playing game. World of Warcraft, yang memiliki jutaan pelanggan, mengizinkan para pemain untuk menjadi “karakter-karakter mistis dengan kekuatan luar biasa,” dan para pemain bergabung bersama untuk ikut raid (penyerangan) dalam pertempuran skala besar. Karena kuasa EverQuest untuk membuat orang kecanduan, para fans-nya menyebutnya “EverCrack” dan “NeverRest.” Saya tidak akan heran jika ada orang yang menjadi dikendalikan oleh roh jahat melalui game-game ini. “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu” (Ef. 5:11).

This entry was posted in General (Umum), Teknologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *