Mata Bawah Air yang Luar Biasa

(Berita Mingguan GITS 15 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 2 Juli 2015: Kami sangat senang ketika seorang pemirsa kami membawa sesuatu yang menarik perhatian kami yang bisa kami teruskan kepada para pemirsa lainnya. Seorang pemirsa mengirimkan kami sebuah link ke artikel di website National Geographic tentang berbagai fakta yang jarang diketahui tentang mata binatang. Walaupun National Geographic berasumsi bahwa evolusi itu benar, dan tidak ada menyebut bahwa Allah yang menciptakan mata binatang-binatang ini, kami yakin bahwa para pemirsa kami akan memberikan kemuliaan kepada Tuhan! Ketika ditanya binatang apa yang memiliki paling banyak mata, majalah tersebut menjawab bahwa pemegang rekor dunia adalah sejenis moluska yang disebut chiton. Makhluk yang tinggal di laut ini memiliki ribuan mata yang tertanam di cangkang di punggung mereka. Kebanyakan spesies scallop juga memiliki hingga ratusan mata, sebagaimana juga beberapa kerang raksasa. Lebih lagi, jenis cacing tuba tertentu, yang disebut sabellid dan serpulid, memiliki ratusan mata majemuk yang kecil di alat perasa mereka. Ketika ditanya binatang apa yang memiliki sistem penglihatan paling canggih, artikel itu mengajukan binatang bawah laut lainnya – udang mantis. Mata mereka yang seolah terletak di ujung tongkat memiliki tiga area, dan mereka bahwa bisa melihat spektrum ultraviolet dan cahaya yang terpolarisasi bundar. Dibandingkan dengan tiga fotoreseptor yang dimiliki manusia, udang mantis memiliki enam belas! Golongan crustacean bisa menggunakan fotoreseptor mereka untuk memahami warna langsung di dalam mata, tanpa perlu memproses informasi di otak, sebagaimana manusia. EDITOR: Sungguh Tuhan adalah Pencipta yang luar biasa!

This entry was posted in Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *