Laki-Laki Boleh Bertanding di Olimpiade Sebagai Wanita dalam “Peraturan Transgender” yang Baru

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Biological men can now compete against women,” Natural News, 27 Jan. 2016: “Sekarang menjadi semakin mudah bagi atlit laki-laki kaliber Olimpiade, yang mungkin selama ini hanya beda sepersekian detik dari memenangkan medali, untuk akhirnya mendapatkan emas, perak, atau perunggu: Hanya perlu menyangkal jenis kelaminmu. Ya, benar. Sebagaimana dilansir oleh Breitbart News, yang perlu dilakukan peserta Olimpiade laki-laki hanyalah menyatakan bahwa mereka adalah perempuan, lalu menerima penanganan medis yang merendahkan kadar testosterone mereka ke tingkat di bawah 10 nmol/L untuk minimal 12 bulan, sebelum mereka diizinkan untuk bertanding. Setelah itu mereka akan boleh bertanding melawan atlit-atlit wanita sejati. … Prediksi: Dunia olimpiade, minimal secara publik, akan menyoraki perubahan aturan yang ‘progresif’ ini, tetapi ini mungkin hanya bertahan hingga seorang atlit wanita elit, yang sudah mengorbankan segalanya untuk berlatih untuk mendapatkan kesempatan seumur hidup, kalah melawan penantang yang lebih besar, lebih cepat, dan 2/3 laki-laki. Saat itu, maka perubahan aturan yang sangat konyol ini tidak akan terlihat adil atau ‘progresif.’”

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *