Gembala Sidang yang Membantu Seorang Ex-Lesbian untuk Keluar Negeri, Dimasukkan dalam Penjara

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari ChristianNews.net, 3 Feb. 2016: “Seorang gembala sidang telah dinyatakan bersalah karena memberikan bantuan bagi seorang ex-lesbian melarikan diri dari negeri [Amerika Serikat] bersama dengan putrinya. Gembala itu telah diperintahkan untuk melapor ke penjara bulan depan setelah kalah dalam proses banding. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Kenneth Miller dari Stuarts Draft, Virginia, dinyatakan bersalah pada bulan Agustus 2012, karena membantu Lisa Miller [bukan keluarganya walaupun nama belakang sama], dan putrinya yang kecil, Isabella, untuk pergi dari Buffalo, New York, melintasi perbatasan dan masuk Kanada, dan lalu lari ke Nicaragua. Situasi ini bermula pada tahun 2000, ketika Lisa Miller, waktu itu seorang homoseksual, bergabung dalam persatuan sipil [tiruan dari pernikahan], dengan lesbian Janet Jenkins di negara bagian Vermont. Setelah dilakukan prosedur inseminasi buatan, Miller melahirkan seorang bayi perempuan, Isabella, pada tahun 2002. Di tahun 2003, Miller dan Jenkins berpisah, dan Miller pindah ke Virginia. Dia menolak homoseksualitas dan menurut laporan bertobat kepada Yesus Kristus untuk keselamatan. Ketika persatuan sipil mereka dibubarkan, pengadilan memberikan hak asuh kepada Miller, tetapi juga memberikan hak kunjung kepada Jenkins. … hakim pengadilan keluarga, Richard Cohen, memperingatkan Miller bahwa dia harus mengizinkan Isabella untuk mengunjungi Jenkins, dan mengancam bahwa jika dia tidak melakukannya, dia akan mentransfer hak asuh penuh kepada Jenkins. Pada bulan November 2009, Cohen benar-benar melakukan ancamannya. Namun, Miller telah lari dari negeri bersama Isabella sebelum dia mengeluarkan perintah transfer hak asuh. …Ditenggarai bahwa Gembala Kenneth Miller memainkan peran membantu Miller lari dari negeri. ….Pada tahun 2013, beberapa bulan setelah Miller dinyatakan bersalah karena membantu penculikan internasional di pengadilan federal, Hakim William Sessions memberikan Miller maksimum 27 bulan penjara sebagaimana diminta oleh penuntut Christina Nolan, plus satu tahun masa percobaan federal.”

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age, Penganiayaan / Persecution. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *