NASA Melarang “Yesus”

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Todd Starnes, “NASA melarang penggunaan kata ‘Yesus,’” Fox News, 8 Feb. 2016: “Nama Yesus tidak diterima di buletin Johnson Space Center, menurut sebuah pengaduan yang diajukan oleh sekelompok Kristen yang bekerja di NASA. JSC Praise & Worship Club disuruh oleh para pengacara NASA untuk tidak menggunakan nama ‘Yesus’ dalam berbagai pengumuman klub yang muncul di buletin Space Center tersebut. … Liberty Institute, salah satu perusahaan perlindungan hukum dalam hal kebebasan beragama yang paling besar di Amerika, mengancam untuk melayangkan tuntutan federal jika NASA tidak meminta maaf dan menghentikan tindakannya mensensor nama ‘Yesus.’ Buletin JSC Today disebarkan secara elektronik dan mengandung pengumuman tentang berbagai acara di Space Center – dari acara tari salsa hingga pertandingan sepakbola. … Sejak tahun 2001, ada karyawan yang berkumpul pada waktu makan siang mereka untuk berdoa dan bernyanyi dan membaca Alkitab. Tidak ada masalah sensor selama ini, hingga tahun lalu. …Pemimpin klub Kristen itu diberitahu bahwa ‘NASA akan menyensor semua pengumuman klub yang menampilkan nama Yesus.’ … Betapa berbeda NASA sekarang dengan dulu pada masa kejayaannya. Pada malam Natal, 1968, kru Apollo 8 membaca kisah penciptaan ketika mereka sedang mengorbit bulan. Astronot Jim Lovell, Frank Borman dan Bill Anders bergantian membaca dari kitab Kejadian. …Dan astronot Buzz Aldrin melakukan perjamuan [Editor: Perjamuan Tuhan maksudnya, Aldrin adalah seorang Presbyterian] di permukaan bulan pada waktu misi Apollo 11, tahun 1969.

This entry was posted in Atheisme/Agnostikisme, Penganiayaan / Persecution. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *