Kenneth Copeland Menyatakan Amerika Disembuhkan

(Berita Mingguan GITS 4 April 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Pengkhotbah Pantekosta, Kenneth Copeland, telah memakai kuasa-kuasa nubuatan “Word-Faith”-nya untuk mengambil otoritas atas Covid-19 dan mendeklarasikan bahwa Amerika sudah disembuhkan. Dia berkata, “Berdiri dalam Jabatan Nabi Allah, saya melaksanakan penghakiman atas kamu, COVID 19. … Saya menuntut vaksinasi untuk muncul segera. Saya mengatakan kamu sudah selesai. Saya mengatakan kamu hilang. … Sudah selesai. Sudah usai. Dan Amerika Serikat sudah disembuhkan dan sehat lagi, kata Roh damai yang berkuasa yang juga adalah Raja Perang” (“Judgment Is Executed on Covid-19,” Mar. 30, 2020, YouTube).

Orang yang sangat kacau ini membawa aib bagi pekerjaan Yesus Kristus dan Firman Allah. Saya pernah melihat dia memberikan perintah kepada hurricane untuk sirna dan seorang anak perempuan yang lumpuh untuk disembuhkan, dan setelah berkoar-koar dan berteriak-teriak dan memerintahkan dan menyatakan segalanya sudah selesai, hurricane itu masih saja menghancurkan dan anak perempuan lumpuh itu masih saja lumpuh. Ini semua ada video-nya, bisa dilihat semua orang, sama seperti skandal yang paling mutakhir ini. Yesus Kristus dapat memerintahkan badai dan menyembuhkan segala penyakit, dan Dia memberikan tanda-tanda kuasa melakukan mujizat kepada Rasul-RasulNya untuk membuktikan kerasulan mereka. “Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa” (2 Kor. 12:12). Tetapi Copeland bukanlah seorang Rasul. Dia adalah orang yang “menyesatkan dan disesatkan” (2 Tim. 3:13), sama seperti para pembuat hoax Word-Faith lainnya. Saya percaya mujizat dan telah melihat banyak mujizat besar selama 47 tahun terakhir berjalan bersama Kristus, dan saya percaya penyembuhan telah menyaksikan penyembuhan yang ajaib sebagai jawaban terhadap doa, tetapi kita tidak bisa menuntut dan memerintahkan hal-hal ini. Di waktu yang sekarang ini, kita hidup berdasarkan iman, bukan penglihatan, sambil kita “menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan” (Rom. 8:18-25).

This entry was posted in Kharismatik/Pantekosta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.