Hillsong Dallas Tutup

(Berita Mingguan GITS 1 Mei 2021, sumber: www.wayoflife.org)

Hillsong Dallas sudah ditutup karena keduniawian para pemimpinnya, yaitu “tim gembala sidang” suami istri Reed dan Jess Bogard. Dilaporkan bahwa para pemimpin ini “memakai uang gereja untuk membiayai gaya hidup mereka yang mewah, termasuk baju-baju desainer yang sangat mahal, menginap di rumah-rumah Airbnb yang mahal-mahal, dan pemakaian ribuan dolar untuk sekali makan” (“Hillsong Caving in on Itself,” Reformation Charlotte, 12 Apr. 2021). Ini adalah berita paling akhir dari daftar panjang skandal-skandal Hillsong. Berikut ini hanyalah bagian atas dari karang es: Menurut New York Times tanggal 17 Oktober 2014, sepasang homoseksual, Josh Canfield dan Reed Kelly, menyanyi di paduan suara di Hillsong New York City, dan Canfield adalah seorang pemimpin sukarela untuk paduan suara tersebut. Canfield dan Kelly dijuluki sebagai “Broadway Boyfriends” di pertunjukan realitas Survivor: San Juan del Sur.” Pada bulan Mei 2016, Hillsong New York City mengadakan Konferensi Wanita Hillsong, yang berisikan, antara lain, pemandu-pemandu sorak yang berpakaian minim, seorang peniru Elvis, dan seorang koboi telanjang yang hanya memakai topi koboi, sepatu, dan sebuah gitar. Koboi tersebut adalah gembala sidang muda di Hillsong NYC itu sendiri, yaitu Diego Simla. Pada tahun 2017, gembala Hillsong NYC, Carl Lentz dan bintang pop Justin Bieber, tertangkap foto di New Zealand sedang minum-minum berat dan berpesta di sebuah bar. Lentz membaptis Bieber pada tahun 2014 di bak mandi seorang pemain basketball profesional. Pada tahun 2019, Yelp mengidentifikasi Hillsong Los Angeles sebagai salah satu dari sepuluh besar “gereja yang bersahabat dengan gay” di kota tersebut. Pada November 2020, Lentz dipecat sebagai gembala sidang dari Hillsong NYC karena tertangkap selingkuh dengan seorang desainer fashion Muslim. Menurut Religion News Service (RNS), banyak laporan juga menggambarkan penyalahgunaan uang di Hillsong NYC. Para pengamat perlu memahami bahwa Hillsong bukanlah kekristenan yang sejati alkitabiah. Mereka adalah bentuk palsu.

This entry was posted in Gereja. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *