Suatu Epidemi Misinformasi

(Berita Mingguan GITS 14 Agustus 2021, sumber: www.wayoflife.org)

Istilah “epidemi misinformasi” dipakai oleh Peter Salk, putra dari Jonas Salk sang penemu vaksin polio, untuk menggambarkan gerakan anti-vaksin dalam sebuah wawancara tahun 2014 dengan The Atlantic. Wawancara tersebut mulai dengan fakta-fakta berikut: “Pada puncak [polio] tahun 1952, ada kurang lebih 60.000 kasus di seluruh Amerika; 3.000 menimbulkan kematian, dan 21.000 menyebabkan korban lumpuh. Lalu, pada tahun 1955, anak-anak Amerika mulai mendapatkan vaksin polio baru yang dikembangkan Jonas Salk. Sampai dengan awal 1960an, epidemi yang berulang-ulang itu sudah 97 persen hilang.” Ketika ditanya, “Apakah kamu ingat kapan kamu pertama mulai mendengar tentang penentangan besar-besaran terhadap vaksin?” Salk menjawab, “Saya tidak ingat persis kapan, tetapi pertama kali menjadi perhatian saya melalui beberapa orang teman. Saya membaca beberapa material yang mereka kirim kepada saya, dan sangatlah sulit bagi saya untuk mengikuti sebagian logika yang dipakai – terutama berkaitan dengan vaksin polio, yang saya ketahui dengan mendalam. Orang-orang mengklaim bahwa itu semua adalah mitos, bahwa hilangnya polio tidak ada hubungan dengan vaksin. Realitanya adalah bahwa pada tahun 1954 dulu, ada sebuah penelitian double-blind yang sangat besar, yang melibatkan 1,8 juta anak sekolah. Hasilnya sangat jelas: Kalau kamu mendapatkan vaksin polio, kamu terlindungi; jika kamu tidak mendapatkan vaksinnya, kamu tidak terlindungi. Ketika sudah ada data seperti itu, kita tidak bisa mengatakan bahwa hilangnya polio itu adalah karena hal-hal lain. Yang sangat mengejutkan bagi saya – saya tidak tahu cara menyampaikan ini, tetapi sepertinya ada suatu epidemi misinformasi, dan kita harus memvaksinasi publik melawan misinformasi ini” (“The Anti-Vaccine Movement Is Forgetting the Polio Epidemic,” The Atlantic, 28 Okt. 2014).

This entry was posted in Kesehatan / Medical. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.