70% Orang Kristen Injili di Amerika Tidak Percaya Yesus Adalah Satu-Satunya Jalan Menuju Allah

Sumber: www.wayoflife.org

Menurut sebuah survei baru dari Probe Ministries, hampir 70% dari “orang Kristen Injili” tidak setuju dengan ajaran Alkitab bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan menuju Allah. Setelah menegaskan dua pernyataan berikut–”Saya telah membuat komitmen pribadi kepada Yesus Kristus” dan “Saya akan pergi ke Surga karena saya telah mengakui dosa-dosa saya dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat saya”– orang-orang yang sama ini mengatakan bahwa mereka tidak akan mencoba menobatkan orang-orang lain ke dalam agamanya. Tiga alasan teratas adalah: “Mereka bisa masuk Surga melalui keyakinan agama yang berbeda”; “Kita tidak seharusnya memaksakan ide kita pada orang lain”; “Alkitab memberitahu kita untuk tidak menghakimi orang lain.” Ini adalah cerminan dari kebodohan besar terhadap isi Alkitab yang ada di sebagian besar gereja di Amerika. Alih-alih studi Alkitab yang serius dan doa yang efektif dan kehidupan Kristen yang suci sebagai seorang musafir, yang ada adalah rock & roll, menjadi serupa dengan budaya pop, penekanan pada harga diri, dan penolakan besar-besaran terhadap separatisme alkitabiah. Bahkan di zaman Yakobus, ada orang-orang Kristen yang berteman dengan dunia, dan dia memberikan resep berikut untuk mendapatkan kebangkitan rohani: “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat pada kalian; bersihkanlah tangan kalian, hai orang-orang berdosa, dan murnikanlah hati kalian, hai yang bercabang hati. Bersusah hatilah dan merataplah dan menangislah; hendaklah gelak tawa kalian berubah menjadi ratapan, dan sukacita menjadi dukacita. Rendahkanlah diri di hadapan Tuhan dan Ia akan meninggikan kalian.” (Yakobus 4:8-10, ITR). Kebutuhan Amerika yang paling mendesak adalah gembala-gembala dengan kaliber spiritual dan keberanian James.

This entry was posted in Keselamatan, New Evangelical (Injili). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *