GPS Saraf Merpati

(Berita Mingguan GITS 05 Mei 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Penyelidikan-penyelidikan baru telah menunjukkan bahwa neuron-neuron dalam otak burung merpati mengandung kode arah medan magnet bumi, “memberikan burung-burung tersebut sistem GPS internal yang alami” (“Neurons in Bird Brains Encode Earth’s Magnetic Field,” Popular Science, 26 April 2012). Penyelidikan yang dilakukan oleh para ilmuwan di Baylor College of Medicine ini menggunakan penanda gen untuk mengidentifikasi kapan neuron-neuron teraktivasi sebagai respons terhadap sinyal-sinyal magnet artifisial yang dibuat mirip dengan medang magnet bumi. Intelijensi yang diperlukan untuk mendesain sistem biologis seperti ini sungguhlah tidak dapat dibayangkan. Apakah yang diketahui oleh “seleksi alam” tentang medan magnet? Bahkan jika ada sesuatu yang bisa disebut “seleksi alam,” proses ini hanya dapat menyeleksi dari kumpulan sifat genetik yang sudah ada, dan tidak memiliki kuasa untuk menciptakan. Saya telah melakukan riset di banyak sekali museum-museum sejarah yang penting di Amerika Utara, Inggris, Eropa, dan Australia, dan tidak ada setitik pun bukti ilmiah yang sudah mapan bahwa burung berevolusi. Pada kenyataannya, segala sesuatu tentang burung merpati adalah bukti adanya Pencipta yang Mahakuasa. Betapa sungguh konyol untuk berpikir bahwa burung yang dapat hidup, bernafas, melihat, berpikir, terbang, dan berkembang biak, dapat jadi demikian karena “berevolusi.” Segala sesuatu tentang makhluk yang luar biasa ini – mulai dari sel-sel hidupnya hingga ke bulunya dan sistem pernafasannya yang unik – menyerukan “Pencipta, Pencipta, Pencipta!” Benarlah yang dikatakan Alkitab, “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.” (Roma 1:20).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Yesus yang Tidak Dikenal Para Injili

(Berita Mingguan GITS 05 Mei 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah laporan yang baru-baru ini ditulis oleh tiga pemimpin Injili menyingkapkan suatu fakta yang menakutkan: Mereka tidak mengenal Yesus yang ada dalam Alkitab. Laporan itu berjudul “Name-calling is rhetorical pornography” (“Saling mengejek adalah pornografi rohani”) oleh Jim Daly, presiden dari Focus on the Family, Russell More, dekan fakultas Theologi di Southern Baptist Theological Seminary, dan Samuel Rodriguez, presiden dari National Hispanic Christian Leadership Conference. Thesis dari laporan ini adalah bahwa orang-orang Kristen tidak pernah boleh menggunakan “istilah-istilah yang merendahkan terhadap manusia lainnya” atau “gambaran yang mengecilkan terhadap mereka yang tidak seiman dengan kita” karena Yesus, katanya, tidak melakukan hal-hal ini, dan melakukannya berarti “menyangkal kemanusiaan dan kehormatan setiap individu” (“Name-calling,” CNN Belief Blog, 26 April 2012). Laporan itu mengatakan bahwa Kristus “memiliki kasih yang sama banyak dalam hatiNya terhadap aktivis homoseksual, imigran gelap, dan atheis” dengan terhadap orang percaya. Pernyataan itu benar dalam pengertian bahwa Allah mengasihi seluruh dunia dan Yesus mati sehingga semua orang berdosa dapat diselamatkan, tetapi tidak berarti bahwa Yesus memperlakukan semua orang secara sama atau bahwa Dia tidak pernah memakai istilah-istilah yang keras dan menegur dan “merendahkan.” Dia menyebut orang-orang Yahudi di zamanNya “angkatan yang jahat dan tidak setia” (Mat. 16:4). Ia menyebut orang-orang Yahudi “jahat” (Luk. 11:13) dan Herodes sebagai “serigala itu” (Luk. 13:32) dan orang-orang Farisi sebagai pemimpin-pemimpin buta, orang-orang bodoh, orang-orang munafik, kuburan yang dilabur putih, ular-ular, dan ular beludak (Mat. 23:16-23). Ia menyebut orang-orang tertentu serigala berbulu domba dan serigala buas (Mat. 7:15). Dia mengkategorikan sebagian orang sebagai anjing dan babi (Mat. 7:6). Dia mengucapkan kutuk yang kekal atas penduduk Khorazim dan Betsaida dan Kapernaum (Mat. 11:20-24). Ia memandang orang-orang di sinagog Kapernaum dengan amarah karena kekerasan hati mereka (Mar. 3:5). Di manakah Kristus YANG INI dalam dunia Injili hari ini? Sebaliknya, mereka percaya kepada suatu kristus yang telah mereka buat sesuai dengan gambar dan rupa mereka sendiri, kristus yang selalu menjunjung harga diri orang, kristus lembek yang tidak menegur orang berdosa dengan jelas dan tidak melemparkan orang-orang tidak percaya ke dalam neraka. Saya tidak dapat mengingat satu pemimpin Injili yang prominen yang mengikuti contoh Yesus dalam teks-teks di atas. Kristus yang demikian bahkan tidak eksis dalam pikiran mereka. Tidak heran buku yang kacau seperti The Shack bisa sedemikian berpengaruh bagi generasi ini.

Posted in New Evangelical (Injili) | Leave a comment

Rambut di Kepalamu

(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Creation Moments, 21 Des. 2011, www.creationmoments.com: “Bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit” (Luk. 12:7). Untuk menunjukkan bahwa sang Pencipta secara intim terlibat dengan ciptaanNya, Yesus Kristus mengatakan bahwa jumlah rambut kepala kita terhitung oleh Dia. Ini berarti tidak ada detil yang terlalu kecil yang lolos dari perhatianNya; tidak ada perubahan yang akan luput dari mataNya yang memperhatikan dan mengasihi. Rambut yang anda lihat hari ini sebenarnya tidak lebih dari protein mati yang dihasilkan oleh sel-sel dalam folikel rambut, yang tertanam dalam lapisan kulit. Total jumlah folikel rambut pada tubuh seorang dwasa adalah sekitar 5 juta; hanya sekitar 100.000 yang berada di kepala. Setiap rambut tumbuh keluar dari salah satu folikel selama sekitar tiga hingga lima tahun. Kemudian rambut itu akan dibuang dan folikel itu akan beristirahat sekitar tiga bulan sebelum mulai menumbuhkan rambut lagi. Jadi, lihat, begitu kita bisa tahu jumlah rambut di kepalamu, tetap tidaklah mudah untuk terus memantau angka yang berubah-ubah ini. Rata-rata rambut kepala tumbuh sekitar 2,5 cm dalam dua hingga tiga bulan. Itu berarti bahwa setiap hari, di kepalamu tumbuh rambut sepanjang 30 meter – yaitu sekitar 10 km per tahun! Ya, itu benar – sang Pencipta begitu peduli tentang engkau sehingga Ia tahu pada setiap saat, berapa jumlah rambut di kepalamu. Dia tidak menciptakan dunia ini untuk lalu meninggalkan kita menjalani alam semesta dan kehidupan sendirian. Dia bahkan telah menyatakan kasihNya dan tujuanNya bagi anda dalam kata-kata Alkitab. Lihatlah pada hari ini apa yang Kitab Suci katakan tentang AnakNya, yang mengasihimu sedemikian rupa sehingga Ia telah memberikan nyawaNya bagimu!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Vatikan Berusaha Mengendalikan Suster-Suster Yang Membangkang

(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Vatikan saat ini sedang mencoba mengendalikan sekelompok besar suster-suster (Katolik, atau biarawati) di AS yang “beroperasi di luar doktrin-doktrin Gereja Roma Katolik.” Dengan selesainya penyelidikan setahun penuh atas kelompok Leadership Conference of Women Religions (LCWR), Vatikan mengumumkan bahwa mereka menemukan “masalah doktrinal yang serius” dan “feminisme radikal” dan mereka akan melakukan reformasi besar (“Vatican blasts American nuns,” CNN Belief Blog, 19 April 2012). LCWR mewakili 80% biarawati di AS, jadi ini masalah besar. Secara khusus, Vatikan menemukan bahwa para biarawati tidak mendukung posisi gereja dalam melawan alat kontrasepsi dan aborsi dan penikahan yang dibatasi kepada satu lelaki dan satu wanita. Saya sendiri meragukan bahwa “reformasi” yang direncanakan akan efektif. Biarawati-biarawati feminis tidak akan menyerahkan pandangan mereka karena tekanan dari para lelaki! Simone Campbell, kepala dari Network, yaitu suatu badan lobby Katolik dalam hal keadilan sosial, mengatakan, “Saya pikir para uskup sama sekali tidak tahu apa yang mereka hadapi” (“Leader of ‘radical’ US nuns reject Vatican criticism,” BBC News, 21 April 2012). Bahkan Vatikan sekalipun tidak akan sanggup mengendalikan dari “atas ke bawah” hari ini, karena kita sedang hidup di zaman “saya nomor satu.” (Bukannya kami simpati kepada Vatikan, yang kesesatan dan sejarahnya yang kelam telah sungguh mempermalukan nama Kristus dan yang tangannya penuh berlumuran darah orang-orang kudus). Gereja esa akhir zaman sedang terbentuk di depan mata kita, dan sifatnya egalitarian dan anti-otoritas. Semuanya adalah tentang “saya” – cita rasa saya, pendapat saya, musik saya, pakaian saya, theologi saya, perasaan saya – dan semua ini digambarkan secara persis dalam Alkitab. “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama…. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (2 Tim. 3:1-2; 4:3-4). “People power” sedang membentuk gereja esa sedunia untuk sesuai dengan soundtrack musik penyembahan kontemporer, tetapi prinsip “people power” ini akan terhenti total ketika Antikristus naik takhta dan menggunakan kuasa Iblis atas semua bangsa-bangsa, sebagaimana digambarkan dalam Wahyu 13. Ia akan bersekutu dengan wanita pelacur, yaitu gereja palsu itu, untuk mendapatkan kekuasaan, tetapi kemudian akan menghancurkannya (Wah. 17:16-17).

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Katolik | 1 Comment

Gembala Sidang Memperingatkan Bahwa Pertobatan Palsu Adalah Bunuh Diri bagi Gereja-Gereja

(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berbicara di Konferensi Together for the Gospel 2012, Mark Dever memperingatkan gereja-gereja yang tidak berhati-hati menerima para “petobat,” bahwa mereka sedang melakukan bunuh diri. Konferensi tersebut dipimpin oleh orang-orang Injili konservatif, seperti Dever, Al Mohler, dan John Piper, yang peduli dengan isu-isu seperti “kepemimpinan laki-laki” dan “pentingnya disiplin gereja.” Dever, gembala sidang senior di Gereja Baptis Capitol Hill, mengatakan bahwa “ribuan, jika bukan jutaan, anggota gereja yang duduk di bangku-bangku gereja Amerika, bukanlah orang-orang Kristen yang sungguh sudah lahir baru” (“False Conversions,” Associated Baptist Press, 11 April 2012). “Masalah yang saya maksudkan bukanlah segelintir orang yang terkadang berbuat sesuatu yang munafik dalam dosa mereka,” kata Dever. “Saya sedang membicarakan sistem yang menghasilkan pengakuan-pengakuan palsu sehingga bukan hanya satu orang…tetapi seluruh jemaat sudah menjadi seperti Israel kuno, yang dicirikan bukan oleh kekudusan tetapi oleh keduniawian.” Ini adalah gambaran yang sempurna dari gereja Southern Baptist di mana saya tumbuh besar tahun 1950an dan 60an, tetapi juga menjadi peringatan bagi gereja Baptis Independen manapun hari ini. Alasan gereja-gereja menjadi penuh orang “Kristen KTP” termasuk dipakainya program penginjilan yang asal cepat (quick-prayerism), tidak adanya sikap hati-hati dalam menerima anggota gereja, gagal memberitakan seluruh maksud Allah, tidak adanya seruan yang tajam untuk menjadi murid yang baik, dan ditelantarkannya disiplin gereja. Apa yang Dever, bersama dengan teman-teman “Injili”nya tidak katakan dalam konferensi-konferensi seperti ini, adalah bahwa musik rock “Kristen” mereka sendiri, yang sensual dan mistik, dan juga penolakan mereka akan separasi dan definisi palsu mereka tentang “legalisme” dan amillennialisme mereka, juga merupakan bunuh diri bagi kehidupan rohani sebuah gereja, sama seperti sikap tidak hati-hati mengenai pertobatan. Pendekatan alegoris mereka terhadap penafsiran nubuat bukanlah hal kecil, melainkan merusak filosofi Alkitabiah.

Posted in Gereja | Leave a comment

Gitar Para Rocker Dicuri

(Berita Mingguan GITS 28 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Lima gitar dicuri beberapa minggu lalu dari Tom Petty dan band-nya, ketika mereka sedang mempersiapkan diri untuk tur di AS. Kini mereka menawarkan hadiah sebesar $7500 bagi barangsiapa yang mengembalikan alat-alat musik tersebut. Dari sudut pandang rock & roll, saya sama sekali tidak melihat ada masalah dengan “pencurian” ini, karena tema dari para rocker dari dulu adalah “saya bebas melakukan apa yang saya mau kapanpun juga” (Rolling Stones), “Ini hidupku dan saya akan melakukan yang ku mau” (The Animals), “kamu harus melakukan yang kamu mau” (Mamas and Papas), dan “Ini mengenai kamu, lakukan yang kamu mau” (Isley Brothers). Pada pertunjukan pemberian MTV Awards tahun 2003, Madonna, Britney Spears, dan Christina Aquilera menyatakan filosofi rock & roll dengan kata-kata yang membekas ini: “Kami bosan dengan konsep benar dan salah.” Siapapun yang mencuri gitar-gitar Petty hanyalah sekedar menjalani prinsip rock & roll dan setia kepada dirinya sendiri. Hampir tidak ada hal lain yang lebih hebat merusak anyaman moral masyarakat daripada dunia musik pop dan pesannya yang cabul, dan jika ada musik yang Tuhan benci, pastilah rock & roll. “Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua. Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci” (Maz. 119:127-128).

Posted in General (Umum), musik | Leave a comment

Kutuk Adam Jatuh pada Kristus

(Berita Mingguan GITS 14 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari The Beginning of the World oleh Dr. Henry Morris: “Kutuk dosa jatuh paling keras kepada manusia. Kutuk ini terdiri dari empat aspek: (1) Kesusahan, yang berasal dari kekecewaan dan kesia-siaan yang terus menerus; (2) kesakitan dan penderitaan, tergambarkan oleh “duri” yang seringkali menghalangi usaha manusia untuk menyediakan bagi keluarganya; (3) peluh keringat, atau air mata, “tangisan” yang timbul dari perjuangan keras melawan lingkungan yang tidak bersahabat; dan akhirnya (4) kematian fisik, yang pada akhirnya akan menang atas segala usaha manusia, dan struktur tubuhnya akan kembali menjadi elemen-elemen sederhana di bumi. Tetapi Kristus, sebagai Anak Manusia dan Adam kedua, telah menjadi kutuk bagi kita (Gal. 3:13). Dia adalah “seorang yang penuh kesengsaraan” (Yes. 53:5), lebih mengenal kesusahan dari manusia manapun; Dia tertikam, diremukkan, dan diganjar untuk kita (Yes. 53:5) dan memang mengenakan duri yang diakibatkan kutuk dosa sebagai mahkotaNya; dalam kesusahan pergumulanNya, Dia mengeluarkan peluh bagaikan darah, dan “mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia” (Ibr. 5:7). Akhirnya, Allah membawa Dia kepada “debu maut” (Maz. 22:15).

Posted in General (Umum), Renungan | 2 Comments

Gunung Everest Bertumbuh

(Berita Mingguan GITS 14 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah survei baru mengindikasikan bahwa Gn. Everest telah bertambah tinggi 90 cm dalam kurun waktu sembilan tahun. Pegunungan Himalaya kemungkinan terbentuk pada saat terjadi pergolakan global saat Air Bah Nuh, atau segera sesudah Air Bah itu ketika formasi bebatuan masih lunak dan air masih mencari jalan menuju kedalaman dan samudera. Hari ini pengunungan Himalaya banyak ditinggali di banyak tempat di bawah ketinggian 5000 meter. Sekitar 30 juta orang tinggal di Nepal, dan banyak juta lagi tinggal di Tibet, Pakistan, Bhutan, dan India utara. Nubuat Alkitab mengindikasikan bahwa gunung-gunung akan menjadi rata dalam sebuah gempa bumi dahsyat yang akan menggoncang bumi pada saat Kesusahan Besar (Wah. 16:18-20; Yer. 4:23-25).

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Otak Memperbaiki Diri Sendiri

(Berita Mingguan GITS 14 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Creation Moments: “Dan Allah memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut” (1 Raj. 4:29). Salah satu organ dalam tubuh manusia yang paling banyak diselidiki, tetapi yang paling tidak dimengerti adalah otak. Otak manusia adalah kumpulan materi yang paling kompleks di seluruh alam semesta. Ada banyak teori mengenai bagaimana cara kerja otak, tetapi satu fakta yang diakui umum adalah bahwa otak lebih sensitif terhadap kerusakan dibandingkan organ lainnya. Para ilmuwan yang mempelajari otak telah menemukan bahwa ketika otak menerima kerusakan, ia akan memicu dikeluarkannya zat-zat kimia yang sangat spesial, yang disebut faktor-faktor neuronotrophic. Walaupun para peneliti tidak yakin bagaimana cara kerja zat-zat kimia ini, penelitian menunjukkan bahwa zat-zat ini sepertinya membantu otak memperbaiki dirinya sendiri. Mereka percaya bahwa setiap zat kimia yang berbeda bekerja untuk memperbaiki struktus yang spesifik di otak. Para peneliti medis terus mempelajari faktor-faktor ini dengan harapan menggunakan versi buatan dari zat-zat ini untuk membantu mereka yang mengalami kerusakan otak karena stroke atau trauma. Mereka berharap dapat belajar dari tubuh manusia, bagaimana membantu tubuh untuk melakukan apa yang tubuh itu ingin lakukan. Tentunya pengetahuan biokimia yang sangat tinggi diperlukan untuk membuat suatu cara bagi otak untuk memperbaiki dirinya sendiri, dan ini tidak mungkin muncul dari materi itu sendiri. Hanyalah Pencipta yang mahakuasa dan maha berhikmat – Pencipta yang diperkenalkan dalam Alkitab – yang dapat membuat sistem ini. Tetapi kita melihat bukan hanya HikmatNya. Karena karunianya kepada kita berupa kemampuan otak memperbaiki diri sendiri juga menunjukkan kasihNya. Bentuk yang tertinggi dari kasihNya itu dapat ditemukan dalam Yesus Kristus.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Remaja Cina Menjual Ginjal untuk iPhone dan iPad

(Berita Mingguan GITS 14 April 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Seorang remaja berumur 17 tahun di Cina dilaporkan menjual salah satu ginjalnya tahun lalu untuk membeli sebuah iPhone dan iPad, dan kini menderita gagal ginjal. Direkrut dari sebuah chat room online, dia adalah salah satu sekian banyak korban pasar gelap organ di negara itu (“Boy in China,” Fox News, 6 April 2012). Kasus yang menyedihkan ini mengingatkan kita akan banyaknya orang yang menjual jiwa kekal mereka demi kesenangan sementara kehidupan ini. “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Mat. 16:26).

Posted in General (Umum) | Leave a comment