Dialog Antar-Agama yang Dilakukan Injili Terus Menyebar

(Berita Mingguan GITS 06 Maret 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dialog antar-agama terus menyebar di kalangan “Injili.” Majalah Lausanne World Pulse edisi Maret 2010 memfitur sebuah artikel dengan judul “Interfaith Interface with Buddhists” oleh Chandler Im. Penulisnya adalah direktur Ethnic Ministries di Billy Graham Center di Wheaton College dan juga profesor bidang misi di Faith Evangelical Ministry di Tacoma, Washington. Chandler Im mengutip Lesslie Newbigin secara positif, katanya, “Saya sangat setuju dengan klaim Newbigin bahwa sebelum seseorang merasakan dalam jiwanya kuasa dan pengaruh dinamis dari sebuah agama yang hebat, maka ia belum mendengar atau mengerti makna dari agama tersebut.” Ini adalah kesesatan. Tidak pernah dalam Alkitab diajarkan agar umat Allah mempelajari agama-agama penyembah berhala lainnya untuk “merasakan” kuasa dinamis mereka. Sebaliknya, Alkitab mengatakan bahwa kuasa di balik agama-agama penyembah berhala adalah Iblis dan memperingatkan kita dengan kata-kata yang keras untuk menjauhinya. “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? … Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu” (2 Kor. 6:14, 15, 17). Newbigin, seorang penulis favorit para pendukung gerakan emerging church, adalah Associate General Secretary di World Council of Churches yang sangat sesat radikal. Dalam tulisan The Gospel in a Pluralist Society, Newbigin menyangkal bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang diilhami secara kata per kata dan ia mengatakan bahwa para pembela iman abad ke-18 salah ketika mereka mengajarkan bahwa Alkitab adalah “kumpulan kebenaran yang berlaku sepanjang zaman.” Lebih jauh lagi, Newbigin mengatakan, “Semua yang disebut fakta adalah fakta yang telah diinterpretasikan….Apa yang kita lihat sebagai fakta tergantung pada teori yang kita pakai saat observasi” (hal. 21). Ini adalah prinsip emerging church yang liberal, yaitu bahwa semua penafsiran Alkitab adalah tidak sempurna. Newbigin mengajarkan bahwa ada kemungkinan keselamatan di luar dari iman pribadi kepada Kristus. Lausanne World Pulse edisi Maret juga memfitur sebuah artikel yang mempromosikan kesesatan bahwa orang-orang Hindu tidak harus dibaptis atau beridentifikasi dengan sebuah gereja setelah “menerima Kristus.” Artikel ini, “Sharing Christ in Hindu Contexts,” ditulis oleh Lalsangkima Pachuau dari Asbury Theological Seminary. Pachuau melaporkan dengan penuh persetujuan bahwa ada sebagian “orang percaya” di India yang “menemukan bahwa diberi label ‘Kristen’ tidaklah perlu dan tidaklah menolong karena mengisolasi mereka dari komunitas asal mereka (Hindu).” Injili modern sudah kacau dan penuh dengan pemikiran yang sesat dan berbahaya.

Posted in Ekumenisme, New Evangelical (Injili) | Tagged , , , , | Leave a comment

Para “Ahli” Alkitab yang Liberal Terbukti Salah Lagi

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari LiveScience.com, 15 Januari 2010: “Para ilmuwan telah menemukan tulisan Ibrani yang paling awal sampai saat ini – sebuah inskripsi yang berasal dari abad ke-10 SM., yaitu dalam periode pemerintahan Daud. Penemuan ini dapat berarti bahwa bagian-bagian dari Alkitab ditulis berabad-abad lebih dulu dari yang semula mereka perkirakan….Hingga saat ini, banyak ahli yang berpendapat bahwa Alkitab Ibrani berasal dari abad keenam SM., karena mereka mengira bahasa Ibrani tertulis tidak lebih tua dari tangga litu. Tetapi teks Ibrani yang baru saja dipecahkan ini sekitar empat abad lebih tua, demikian para ilmuwan mengumumkan. “Ini mengindikasikan bahwa kerajaan Israel telah eksis pada abad 10 SM, dan minimal sebagian teks Alkitab ditulis ratusan tahun sebuah tanggal-tanggal yang saat ini dijadikan patokan dalam riset,” kata Gershon Galil, seorang profesor Studi Alkitab di Universitas Haifa di Israel, yang memecahkan kode teks kuno tersebut. Tulisan ini ditemukan lebih dari setahun yang lalu di sebuah pecahan tembikar yang digali di Khirbet Qeiyafa, dekat lembah Elah di Israel. Penggalian tersebut dilakukan oleh arkeologis Yosef Garfinkel dari Universitas Hebrew di Yerusalem.” Pada “ahli” Alkitab liberal telah terbukti salah lagi dan lagi. Sebagai contoh lain, mereka pernah menyangkal eksistensi dari kota Ur, tetapi itu adalah sebelum kota tersebut bersama dengan perpustakaannya yang sangat hebat ditemukan!

Posted in Arkeologi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Sarang Tawon yang Menentang Evolusi

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Teori evolusi Darwinian tidak dapat menjelaskan bagaimana tawon dapat terjadi. Kita bisa saja memperhatikan matanya, kemampuannya yang menakjubkan untuk terbang dan mendarat, sayapnya yang dapat ditekuk (pada beberapa model), dan banyak hal lain, tetapi coba kita memperhatikan siklus reproduksi salah satu tawon. Tawon ini adalah Eumenes amedei, yaitu suatu serangga kecil dengan warna hitam dan kuning mirip tawon yang hidup di Eropa Selatan dan Afrika Utara. Betinanya membangun sarang-sarang berkubah kecil dengan ukuran kira-kira seperti buah cherry, dan di dalamnya mereka menaruh telur mereka, satu telur per bangunan. Rumah yang mereka bangun ini terdiri dari bebatuan kecil yang dicampur dengan mortar yang terbuat dari debu bercampur dengan ludah sang betina. Dia menyeleksi setiap batu kecil dengan hati-hati, mengetesnya dengan rahangnya untuk menentukan berat, kekerasan, dan ukuran yang tepat. Dia juga lebih menyukai batu yang atraktif, seperti quartz yang berkilau. Dengan penuh keterampilan dia membentuk sarang yang bulat itu, batu demi batu, menyambungkan mereka dengan mortar yang kuat, tahan air, dan cepat mengering tersebut. Telur digantungkan pada atap dari rumah kecil tersebut dengan sebuah benang kecil, dan sebelum menutup sarang tersebut dengan semen alami, sang betina menyetok-nya dengan makanan dalam bentuk ulat bulu. Agar ulat bulu ini tidak melarikan diri atau merusak telur, ia melumpuhkan ulat bulu tersebut dengan sengat yang mempertahankan hidupnya cukup lama hingga anak tawon menetas. Sang betina juga memperhitungkan berapa ulat bulu yang perlu ditaruh di setiap sarang, lima untur telur-telur yang mengandung tawon jantan dan sepuluh untuk yang mengandung tawon betina. Bagaimana dia bisa tahu jenis kelamin anak-anaknya yang belum menetas itu adalah sebuah misteri bagi para evolusionis, tentunya, tetapi ia tidak pernah salah. Ketika anak tawon itu keluar dari telurnya, ia akan memakan habis kulit telur, lalu ia akan membuat bagi dirinya kantung sutra kecil yang tergantung, dengan kepalnya ke sebelah bawah. Ia akan menurunkan dirinya sendiri dalam kantung itu untuk memakan ulat bulu yang masih hidup tersebut, hingga waktunya tiba untuk keluar dari sarang.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , | Leave a comment

Gereja Inggris Mendeklarasikan Bahwa Evolusi Cocok Dengan Iman Kristen

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Badan yang berkuasa di Gereja Inggris baru-baru ini menyetujui sebuah mosi bahwa evolusi cocok dengan iman Kristiani. Mosi tersebut diperkenalkan oleh Peter Capon, yang mendorong orang-orang Kristen untuk “serius mempertimbangkan bukti-bukti ilmiah dan jangan menghakimi ilmu pengetahuan terlebih dahulu karena alasan-alasan theologis” (Christian Post, 12 Feb. 2010). Ini adalah bukti lebih lanjut lagi akan betapa totalnya kebankrutan rohani Gereja Inggris. Resolusi tersebut berbarengan dengan Akhir Pekan Evolusi, di mana lebih dari 850 “gereja” memperingati Darwinisme. Gerakan yang berumur lima tahun ini adalah buah pikir Michael Zimmerman, profesor biologi di Universitas Butler di Indianapolis, yang mengatakan bahwa “orang dapat menerima semua yang diajarkan oleh ilmu pengetahuan modern sambil mempertahankan iman mereka.” Pernyataan ini benar berkaitan dengan iman agama-agama lain yang kabur, tetapi tidak benar berkaitan dengan Alkitab, yang secara jelas mengajarkan bahwa dunia diciptakan oleh Allah yang mahakuasa dalam enam hari yang literal. Ilmu pengetahuan modern telah berperang melawan Yesus Kristus dan FirmanNya yang kudus sejak abad kesembilan belas dan telah mencoba untuk menggantikan pengajaran tentang penciptaan ilahi dengan prinsip-prinsip naturalistik. Masalahnya bukanlah pada ilmu pengetahuan yang sejati, tetapi pada “ilmu pengetahuan palsu.” Evolusi Darwinian mengklaim diri sebagai sesuatu yang ilmiah, padahal ia sebenarnya adalah iman agawami yang buta dan tidak memiliki satupun bukti yang tidak terbantahkan.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , | Leave a comment

Istri Benny Hinn Mengajukan Gugatan Cerai

Pada tanggal 18 Februari, Los Angeles Times melaporkan bahwa istri penginjil Pantekosta Benny Hinn telah melayangkan gugatan cerai. Ini adalah yang terbaru dari daftar panjang berbagai skandal yang berkaitan dengan gerakan Pantekosta, sebuah gerakan yang mengklaim memiliki kuasa dan berkat dari Roh Kudus tetapi yang sebenarnya adalah markas ekstrimisme dan kesesatan sejak permulaan gerakan ini pada pergantian abad ke-20. Sejak tahun 2000 saja ada tiga pengkhotbah Pantekosta-Kharismatik yang terkenal yang mengakui dosa homoseksualitas (Ted Haggard, Roberts Liardon, dan Paul Cain), ada enam yang bercerai (Clarence McClendon, Juanita Bynum, Thomas Weeks, Randy dan Paula White, dan Todd Bentley).

Posted in Kharismatik/Pantekosta | Tagged , , , , , , , , | 72 Comments

Billy Graham Di-voting Sebagai Pengkhotbah Paling Berpengaruh

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Menurut sebuah survei baru, Billy Graham memiliki pengaruh paling besar terhadap gembala-gembala sidang Protestan di antara semua pengkhotbah yang masih hidup. Selain Graham, daftar sepuluh pengkhotbah paling berpengaruh termasuk Chuck Swindoll, Charles Stanley, Rick Warren, David Jeremiah, dan Max Lucado. Survei ini dilakukan oleh LifeWay Research, suatu organisasi Southern Baptist Convention. Billy Graham telah mengabarkan Injil kepada lebih banyak orang daripada orang lain dalam sejarah, tetapi dia juga telah mengkompromikan Injil sehebat orang lain manapun dalam sejarah dengan cara menjadi pionir filosofi penginjilan ekumenis yang telah membongkar tembok-tembok separasi yang Alkitabiah antara kebenaran dan kesalahan. Ia telah menyerahkan ratusan ribu “petobat”nya kepada Roma Katolik dan gereja-gereja Protestan yang liberal untuk dihabisi oleh serigala-serigala berbulu domba. Untuk dokumentasi tentang kompromi-kompromi Billy Graham, lihat di website Way of Life.

Posted in Ekumenisme, New Evangelical (Injili) | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Satu Lagi Bencana Lotere

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam buku “Money for Nothing: One Man’s Journey through the Dark Side of Lottery Millions, Edward Ugle mengatakan bahwa “rata-rata pemenang lotere pada akhirnya bangkrut atau kacau secara finansial.” Pada kenyataannya, konsekuensi seseorang menang lotere seringkali lebih mengerikan dari sekedar masalah finansial. Abraham Shakespeare, seorang yang mengaku diri Kristen dan “fasih Alkitab,” membeli sebuah karcis lotere pada bulan November 2006 dan memenangkan $17 juta setelah dipotong pajak. Hanya dalam tempo 2 tahun lebih sedikit, ia telah menghabiskan kebanyakan uang tersebut dan dibunuh oleh seseorang yang kemungkinan adalah “teman” barunya. Keluarganya mengatakan bahwa dia “sengsara sejak awal menerima hadiah uang tersebut” (“Trust was costly for Shakespeare,” The Tampa Tribune, 4 Februari 2010). Pada bulan Januari 2007 ia membeli sebuah rumah yang harganya jutaan dolar, lalu menjualnya dengan kerugian $350.000 dua tahun kemudian kepada seorang wanita yang mengaku ingin menuliskan kisah hidupnya. Pada tanggal 28 Januari 2010, tubuh Shakespeare ditemukan terkubur di bawah onggokan semen di rumah tersebut. Jika dia fasih Alkitab, Shakespeare seharusnya tahu ia tidak boleh berjudi. Alkitab menyingkapkan kebohongan yang terkandung dalam lotere. Lotere membangkitkan nafsu mengingini sesuatu yang bukan milik kita, sesuatu yang Alkitab hakimi, dan juga lotere mengolok-olok rasa berkecukupan, yang Alkitab tinggikan. Pesan menipu dalam sistem lotere adalah bahwa kekayaan dapat menyelesaikan masalah-masalahmu, tetapi Alkitab berkata, “Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali” (Amsal 23:4-5). Adalah kesaksian yang sungguh buruk bagi seorang Kristen untuk mengandalkan “Keberuntungan.” “Janganlah menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: ‘Aku sekali-kali tidak aakn membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.’ Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: ‘Tuhan adalah Penolongku, Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?’” (Ibrani 13:5-6).

Posted in General (Umum), Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , , , , , , | 1 Comment

Pemilik Binatang Dikuburkan Bersama Peliharaan Mereka

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Sebuah trend yang meningkat di Inggris adalah bagi para pecinta binatang untuk dikuburkan bersama dengan peliharaan mereka. Telegraph of London melaporkan bahwa “semakin banyak pemilik binatang mencari penguburan bersama dengan kucing, anjing, dan kuda-kuda kesayangan mereka” (“Owners pay to be buried with their pets,” 23 Jan. 2010). Ada tempat-tempat penguburan yang mendukung praktek ini. Salah satunya yang dioperasikan oleh Penny Lally di Penwith, Cornwal barat, telah menguburkan lebih dari 30 orang bersama dengan peliharaan mereka dan ada 120 “booking didepan.” Orang-orang Mesir dan masyarakat penyembah berhala lainnya menyembah binatang dan menguburkan mereka di samping pemilik mereka, tetapi ini adalah kebiasaan kafir. Tidak ada dukungan untuk praktek ini dalam Kitab Suci. Penguburan adalah tindakan mengantisipasi kebangkitan tubuh (1 Korintus 15:42-44), tetapi binatang tidak memiliki roh yang hidup setelah kematian.

Posted in General (Umum) | Tagged , , , | Leave a comment

Julia Roberts, Pujaan Hollywood, Akan Bermain dalam Film yang Mempermuliakan Mistikisme New Age

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari Lighthouse Trails, 28 Januari 2010: “Agustus ini, sebuah film baru yang dibintangi oleh salah satu aktris Hollywood yang paling terkenal, Julia Roberts, akan diluncurkan. Film tersebut: Eat, Pray, Love, didasarkan pada buku Elizabeth Gilbert dengan judul yang sama. Buku Gilbert masuk ke dalam daftar Best Seller New York Times setelah menjadi terkenal karena promosi habis-habisan oleh Oprah, sebagaimana Oprah menyebutkan Alkitab bagi wanita. Oprah mengatakan bahwa Gilbert adalah guru bagi semua orang. Buku tersebut menceritakan perjalanan rohani Gilbert, yang membawanya ke sebuah Ashram India dan menuju suatu hidup penuh meditasi. Tidak diragukan lagi, dengan Julia Roberts bermain sebagai Gilbert, aktor Brad Pitt memproduksi film tersebut, dan Oprah sudah pasti mempromosikannya, puluhan juta penonton akan ditarik masuk ke dalam pandangan rohani agama Timur. Eat, Pray, Love adalah satu dari sekian banyak film beberapa tahun terakhir ini yang mengandung isi yang berat mistikisme timur. Sebuah catatan yang menarik untuk menggambarkan pergeseran paradigma yang terjadi dalam Kekristenan: Anne Lamott, yang baru saja menjadi fitur dalam majalah In Touch-nya Charles Stanley, mendukung buku Eat, Pray, Love, dan telah berbicara bersama Elizabeth Gilbert, mengungkapkan resonansinya (persetujuannya) dengan kerohanian Gilbert, yang menyebut buku itu ‘kaya akan hikmat rohani.’”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , | Leave a comment

Inkuisisi Evolusi

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari William Dembski, The Design Revolution, hal. 304, 305: “Seperti yang diperlihatkan oleh Michael Behe dalam sebuah wawancara dengan Harvard Political Reivew, seorang biologis yang mempertanyakan Darwinisme akan membahayakan karirnya. ‘Ada alasan yang baik untuk takut. Bahkan jika anda tidak dipecat dari pekerjaan anda, dengan mudah anda bisa dilewatkan dalam pertimbangan kenaikan pangkat. Saya menasihatkan dengan kuat kepada mahasiswa-mahasiswa pasca-sarjana yang skeptis terhadap teori Darwin untuk tidak mengumumkan pandangan mereka tersebut.’….Meragukan ortodoksi Darwinian mirip dengan menentang kebijakan partai rezim Stalin….Para kritikus ‘intelligent design’ yang terlalu bersemangat menganggapnya sebagai tugas moral mereka untuk menjaga biologi agar bebas dari intelligent design, bahkan jika harus dengan cara-cara yang ekstrim. Saya tahu ada kritikus-kritikus yang menghubungi atasan-atasan para teoris yang memberitahu bahwa ada “penyesat” di antara mereka. Sekali sudah “terbongkar,” teoris intelligent design tersebut akan diserang dan disibukkan dengan email-email. Berikutnya, media pers akan memuat cerita tentang koneksi-koneksi mereka yang tidak enak dengan intelligent design. (Pada hari sebuah cerita seperti itu muncul, seorang teman dan sejawat yang dekat dengan saya yang disinggung dalam cerita tersebut dipecat dari posisi risetnya di sebuah laboratorium biologi molekuler yang terkenal. Ia telah bekerja di lab tersebut selama sepuluh tahun….Selamat datang di dunia inkuisisi.” EDITOR: Inkuisisi adalah istilah yang mengacu kepada penganiayaan yang dilakukan oleh Roma Katolik terhadap orang-orang Protestan, Baptis, dan kelompok-kelompok lain yang tidak setuju dengan mereka di abad-abad pertengahan.

Posted in Penganiayaan / Persecution, Science and Bible | Tagged , , , , | Leave a comment