Atheis yang Terkenal Mengatakan Bahwa Dunia Bisa Saja Didesain oleh Alien

(Berita Mingguan GITS 24 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam sebuah wawancara dengan Ben Stein dalam film dokumenter “Expelled: No Intelligence Allowed,” Richard Dawkins, yang mengakui bahwa dirinya adalah seorang atheis, secara menyedihkan menyerang Sang Mahakuasa. Ia menyebut Allah yang dalam Alkitab sebagai “karakter yang paling tidak menyenangkan dalam semua fiksi” dan “seorang bully yang jahat dan sewenang-wenang.” Ben Stein bertanya kepada Dawkins, “Siapa yang menciptakan langit dan bumi? Bagaimanakah semuanya mulai?” Dawkins menjawab, “Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana ini semua mulai. Kita tahu kejadian-kejadian seperti apa yang harus ada bagi permulaan kehidupan. Yaitu mulai adanya molekul pertama yang memperbanyak diri sendiri.” Stein bertanya, “Menurutmu berapa besar kemungkinan bahwa intelligent design ternyata adalah jawaban bagi berbagai isu dalam bidang genetika?” Terhadap pertanyaan ini, Dawkins memberikan jawaban yang mengagetkan ini: “Bisa saja di suatu waktu yang lampau, di suatu tempat di alam semesta ini, suatu kebudayaan berevolusi, mungkin dengan cara-cara Darwinian tertentu, ke suatu tingkat teknologi yang sangat-sangat tinggi, lalu mendesain bentuk kehidupan yang mereka taburkan sebagai benih di planet ini. Ini adalah satu kemungkinan, dan kemungkinan yang sangat menarik, dan saya rasa bisa saja anda menemukan bukti akan hal ini jika anda memperhatikan detil-detil biokimia dan biologi molekuler, anda bisa menemukan jejak-jejak semacam desainer. Dan desainer tersebut bisa saja suatu intelijen yang lebih tinggi dari tempat lain di alam semesta ini. Intelijen yang lebih tinggi itu sendiri tentunya harus muncul dari suatu proses yang tidak dapat diterangkan. Ia tidak mungkin tiba-tiba saja menjadi eksis.” Jadi, Richard Dawkins mengakui bhawa kehidupan tidak mungkin tiba-tiba saja muncul, bahwa ada bukti akan seorang desainer yang intelijen, tetapi karena ia telah menolak Allah sebagaimana dalam Alkitab, ia akhirnya memilih konsep remang-remang tentang “alien.” Dan ini adalah orang yang sama yang mengolok-olok mereka yang percaya adanya Allah. Tidak ada seorang pun yang lebih buta daripada orang yang menolak untuk melihat. “Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya” (2 Pet. 3:3).

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Apakah Bahtera Nuh Perlu Ditemukan?

(Berita Mingguan GITS 24 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari The World That Perished oleh John C. Whitcomb: “John Warwick Montgomery yakin bahwa penginjilan dunia akan jauh lebih mudah jika saja kita menemukan bahtera Nuh. ….Tetapi bukankah Alkitab sudah sepenuhnya dapat dipercaya saat ini, dalam hal kesaksiannya yang jelas tentang universalitas dari Air Bah dan realitas sejarah Bahtera Nuh? Tidakkah Tuhan kita menjelaskan bahwa, “Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati” (Luk. 16:31)? Apakah mereka yang sekarang menolak otoritas Firman Allah akan sungguh-sungguh mengakuinya dari dalam hati mereka jika peninggalan Bahtera Nuh ditemukan? Apakah penemuan benda-benda lainnya dari tanah Alkitab pernah menghasilkan iman yang menyelamatkan?” Jawabannya tentu saja adalah tidak, dengan alasan yang sederhana, yaitu bahwa “iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” (Roma 10:17).

Posted in Arkeologi | Tagged , , , , | 3 Comments

Nyamanlah Jiwaku

(Berita Mingguan GITS 24 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Brian Snider – “Kebanyakan orang sudah pernah mendengar cerita dibalik himne yang sangat disukai, “Nyamanlah Jiwaku” (It Is Well With My Soul). Sebagaimana telah dikisahkan berulang kali, Horatio Spafford, seorang pengacara Chicago yang sukses, sedang membawa istri dan keempat putrinya ke luar negeri untuk mendapatkan istirahat dan relaksasi. Pada menit-menit terakhir, ada bisnis yang menyebabkan ia tidak dapat pergi bersama mereka, jadi ia mengutus istri dan anak-anaknya itu terlebih dulu, dengan janji bahwa ia akan menyusul sesegera mungkin. Spafford adalah sahabat D.L. Moody dan mendukung pelayanannya dan mereka sekeluarga ingin pergi ke Eropa karena mereka tahu Moody akan ada di sana pada musim gugur. Di tengah lautan, kapal mereka, Ville Du Havre, ditabrak oleh kapal lain, dan segera tenggelam. Keempat putrinya meninggal semua dan istrinya ditemukan tidak sadar diri terapung-apung pada puing-puing kapal. Ia tertolong, dan ketika sampai ke seberang, ia mengirim pesan kepada suaminya, “Diselamatkan Sendirian.” Tetapi tidak banyak yang tahu bahwa itu hanyalah permulaan dari banyak kesusahan dan kesedihan yang menimpa keluarga Spafford, dan bahwa iman mereka dalam Kristus terus tanpa goyah. Alasan mereka mengadakan perjalanan pada tahun 1873 itu adalah karena bencana api yang menimpa Chicago tahun 1871. Mereka kehilangan cukup banyak harta dalam bentuk rumah karena api tersebut, dan mereka menuangkan hidup mereka untuk membantu orang-orang lain melewati waktu-waktu yang sulit tersebut. Habis secara fisik maupun emosi, mereka berencana untuk berlayar mendapatkan istirahat ketika mereka kehilangan anak-anak mereka. Mereka baru saja mulai membangun kembali hidup mereka ketika mereka kehilangan seorang putra (yang lahir setelah kejadian karam kapal tesebut) karena pneumonia. Ketika itu terjadi, gereja yang telah mereka bantu bangun mengeluarkan mereka dari keanggotaan jemaat, karena percaya bahwa pasti ada dosa rahasia pada keluarga mereka sehingga tangan Tuhan sedemikian keras menghajar mereka. Setelah kehilangan lima anak, harta benda, dan kini juga kehilangan persekutuan jemaat dan teman-teman mereka, mereka memutuskan untuk pindah ke Yerusalem untuk memulai kehidupan baru. Di Yerusalem mereka mendirikan apa yang kini dikenal sebagai “American Colony.” Ini adalah suatu tempat peristirahatan bagi orang-orang Kristen, di mana mereka bisa datang dan menghidupi suatu kehidupan Kristiani yang sederhana, berbagi segala sesuatu, dan melayani orang-orang sekeliling mereka. Pengaruh mereka akhirnya membuahkan banyak orang Islam dan orang-orang agama lain yang berbalik kepada Kristus di kota Yerusalem yang pada zaman itu tandus. Spafford menulis banyak himne dan karya tulis lainnya, termasuk sebuah buku kecil yang berjudul ‘Dua Puluh Alasan Untuk Percaya Kedatangan Tuhan Sudah Dekat.’ Besandar pada Kristus telah memampukan keluarga Spafford melewati saat-saat tersulit dalam kehidupan yang dapat dibayangkan manusia. Melalui penderitaan mereka, mereka telah bergabung dengan khalayak ramai saksi-saksi yang menyaksikan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. “Meski oleh Iblis aku diserang / Hatiku tenang dan teguh / Sebab Kristus t’lah menyelamatkanku / DarahNya menebus jiwaku.”

EDITOR: Yang sungguh menyedihkan dari kisah ini adalah sikap jemaat yang mengeluarkan Spafford sekeluarga karena menduga adanya “dosa rahasia,” hanya karena keluarga Spafford mengalami rentetan bencana. Sikap seperti ini terpelihara dalam banyak jemaat hari ini melalui theologi kemakmuran yang sadar atau tidak sadar dipromosikan di banyak gereja. “Orang Kristen pasti akan kaya. Orang Kristen pasti akan sehat. Orang Kristen pasti akan sukses materi.” Seruan-seruan seperti ini, yang sama sekali tidak memiliki dasar Alkitab, menjadi tuduhan yang tajam bagi mereka yang tidak kaya, mengalami sakit penyakit, atau tidak “sukses” secara duniawi. Tidak jarang mereka yang tidak berhasil disembuhkan dari penyakit dicap “tidak beriman,” atau “menyembunyikan dosa” oleh pendeta-pendeta gadungan yang mengaku mempunyai “kuasa penyembuhan.” Padahal justru iman dan doktrin para penyembuh gadungan inilah yang korup. Theologi kemakmuran bukan hanya menciptakan kekristenan yang menjadi hamba uang, melainkan juga seringkali menyerang orang-orang Kristen yang justru paling tabah dalam penderitaan.

Posted in General (Umum), Renungan | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Sapi Dinyatakan Tidak Bersalah Dalam Kasus Pemanasan Global

(Berita Mingguan GITS 24 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Mitos pemanasan global mencapai tingkat kekonyolan yang semakin tinggi dengan pernyataan doktrinal bahwa pemanasan ini sebagian disebabkan oleh pembuangan gas oleh sapi. Para aktivis lingkungan yang vegetarian, seperti mantan Beattle Paul McCartney, menghimbau orang untuk berhenti makan daging untuk menyelamatkan planet ini. Sebuah penelitian baru yang dipublikasikan di majalah Nature menghancurkan teori ini. Penelitian terhadap kumpulan sapi yang merumput di padang-padang rumput Cina menemukan bahwa keseimbangan alam tetap terjaga karena kumpulan rumput yang baru saja dimakan oleh para sapi kini menghasilkan lebih sedikit nitrogen oksida, yang dikategorikan “gas rumah kaca” lainnya. Dr. Klaus Butterbach-Bahl yang mengadakan penelitian ini mengatakan, “Telah diasumsikan secara umum bahwa jika anda memperbesar jumlah ternak, akan ada peningkatan produksi nitrogen oksida. Tidaklah demikian.” Ia mengatakan bahwa penelitian memperlihatkan bahwa ternak yang merumput “tidak selalu buruk bagi pemanasan global” (“Cows Absolved,” London Telegraph, 8 April 2010). Allah menginstruksikan Nuh dan anak-anaknya bahwa mereka boleh makan daging (Kejadian 9:1-3), dan hukum ilahi ini tidak pernah dicabut. Ilmu pengetahuan modern telah menghasilkan banyak hal yang luar biasa, tetapi ilmuwan bukanlah Allah. Ada jauh lebih banyak yang TIDAK diketahui oleh para ilmuwan daripada yang mereka ketahui.

Posted in General (Umum) | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Remaja Menuntut Ibunya Karena “Meng-hack Akun Facebook-nya”

(Berita Mingguan GITS 24 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Denise New dari Arkadelphia, Arkansas, sedang dituntut oleh putranya yang berumur 16 tahun karena katanya “meng-hack akun Facebook-nya” dan mem-posting informasi palsu tentang kehidupannya. Sang ibu mengatakan bahwa sama sekali tidak ada tindakan “hacking,” karena ia menjelajahi akun Facebook putranya ketika ia meninggalkan akun itu dalam kondisi terbuka di komputernya (“Son Files Harassment Charges,” KATV-TV, Little Rock, 7 April 2010). Sang ibu sangat terkejut dengan berbagai hal yang putranya tulis, misalnya bagaimana ia menggambarkan dirinya menyetir mobil pulang suatu malam dengan kecepatan 95 mil per jam karena ia sedang marah dengan seorang cewek. Sang ibu juga mengatakan bahwa “fitnah” yang dimaksud dalam gugatan hukum tersebut sebenarnya adalah keprihatinan-keprihatinan yang ia posting dan percakapan online yang terjadi antara dia dengan putranya dan teman-teman putranya. Walaupun gugatan ini sangat konyol, Nyonya New telah digugat melakukan “harassment” (pelecehan) dan akan harus mempertahankan diri di pengadilan tanggal 12 Mei. Ia mengatakan akan melawan gugatan itu karena ia ada dalam hak hukumnya sebagai orang tua untuk memonitor perilaku putranya. Ia memberitahu KATV-TV, “Oh ya, saya akan melawannya. Jika saya harus naik banding terus, saya akan lakukan itu. Saya tidak akan membiarkan ini diam. Saya pikir ini bisa menjadi momen yang menentukan bagi para orang tua.” Sungguh adalah hari yang menyedihkan di Amerika ketika seorang ibu harus mempertahankan dirinya sendiri di pengadilan karena ia mendisiplinkan anaknya. Jika laporan berita TV ini benar, maka satu-satunya “pelecehan” yang terjadi adalah pelecahan terhadap seorang ibu oleh seorang putra yang pemberontak dan jaksa penuntut yang bodoh.

Posted in Keluarga, Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pencipta Celana Jeans Yang Dipakai Rendah (Low Slung Jeans) Bunuh Diri

(Berita Mingguan GITS 17 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “The Dark Side of the Fashion Industry,” Fundamentalist Digest, April-Mei 2010. “Pada bulan Februari, Alexander McQueen, desainer baju yang paling terkenal dan prominen sedunia, melakukan bunuh diri pada usia 40 tahun…..Dari sudut pandang karir, McQueen telah mencapai puncak dari tangga kesuksesan. Seorang editor menyebut dia “desainer yang paling brilian di generasinya,” dan berkomentar lebih lanjut bahwa “pengaruhnya bisa dilihat dari cara wanita berpakaian selama 15 tahun terakhir.” Namun demikian, tindakan bunuh diri McQueen menyingkapkan sisi gelap industri fashion yang diketahui oleh semua orang dalam, tetapi yang jarang mendapat perhatian atau publisitas: bahwa industri ini bankrut secara moral dan bahwa industri ini didasarkan pada sensualitas yang jahat dan penyimpangan seksual…..Desain-desain McQueen secara sengaja dibuat provokatif secara seksual, aneh dan ngejreng. McQueen pernah menulis, “Seks adalah bagian yang besar dari apa yang saya lakukan.”….Ia digelari sebagai penemu dari low slung jeans (jeans yang dipakai rendah, yaitu di pinggul, bukan di perut. Sebuah artikel berita menyatakan bahwa pakaian-pakaian ciptaan McQueen adalah “ciptaan-ciptaan yang erotis sensasional, fantastikal, seringkali androgynous…” Androgynous artinya “bersifat lelaki sekaligus perempuan.” Walaupun Allah tidak pernah mengubah perbedaan-perbedaan antara jenis kelamin, sebagaimana dinyatakan dalam Perjanjian Lama dan Baru, dunia fashion komersial telah sejak lama membuang nilai-nilai tradisional tentang peran masing-masing jenis kelamin….Menurut media massa, McQueen “sangatlah terbuka mengenai homoseksualitasnya….Pada musim panas tahun 2000, ia menikahi kekasihnya yang berumur 24 tahun, George Forsyth, seorang pembuat film dokumenter….Persatuan itu cerai beberapa tahun kemudian.”….McQueen juga secara terbuka mengakui bahwa ia adalah seorang atheis.” CATATAN AKHIR OLEH SDR. CLOUD: Industri fashion sedang berperang melawan Allah dan FirmanNya yang kudus, dan Alkitab memperingatkan umat Allah untuk tidak menjadi serupa dengan dunia (Roma 12:2).

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Internet: Fenomena Akhir Zaman

(Berita Mingguan GITS 17 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Brian Snider – “Ia masih begitu muda, namun, kita hampir tidak dapat membayangkan suatu waktu tanpanya. Internet kini telah begitu meluas dan telah mengubah cara kita melakukan berbagai hal, sehingga sulit membayangkan jika tidak ada internet. Tetapi 20 tahun yang lalu, begitulah situasinya. Siapa yang dapat mengira, 20 tahun lalu, bahwa kita akan hidup di zaman, saat sistem telpon sekarang terancam ketinggalan zaman. Atau bahwa Kodak akan berjuang untuk bertahan hidup. Atau bahwa kita akan bisa membawa semua lagu yang pernah kita beli di dalam genggaman tangan kita. Way of Life Literature mulai di web pada tahun 1994, bahkan belum dua dekade yang lalu. Tetapi sejak saat itu, hampir semua hal telah berubah dari analog menjadi digital. Komunikasi telepon, fotografi, film dan televisi, buku-buku, bahkan cara kita belanja atau bagaimana menemukan sebuah alamat di kota. Dan zaman digital yang sedang melanda ini adalah hancurnya kebebasan dan kemampuan untuk menghindari tatapan mata Pengawas. Setiap search di internet yang pernah kita lakukan ada datanya di luar sana. Dan setiap kali kita “masuk web,” kita memberitahukan sistem sedikit lagi keping informasi mengenai diri kita sendiri. Google mempergunakan data pencarian yang mereka kumpulkan untuk berbagai tujuan yang tidak akan pernah anda bayangkan. Google Flu Trend dapat memberitahu komunitas medis tempat-tempat yang sedang mengalami wabah flu, karena orang-orang yang sedang flu akan bertendensi untuk mencari kata kunci “gejala flu” saat mereka sakit. Menuai data pencarian demi kebaikan bersama adalah hal yang baik, tetapi kita sudah tahu bahwa ini tidak akan berakhir di sana. Tahun ini saja kita sudah melihat pemerintah AS mengambil alih industri-industri. Kesehatan, mobil, keuangan….dan AS secara tradisional adalah salah satu negara yang lebih konservatif di dunia. Saatnya akan tiba, tidak terlalu jauh di depan, ketika semua teknologi akan tersambung untuk memberikan satu orang semua yang ia perlu tahu untuk menciptakan dunia sesuai dengan gambar dan imajinasi manusia. Sungguh waktu yang gelap itu. Tetapi dengan kasih karunia Allah, anda dapat lolos dari hari itu; bukan dengan cara mematikan komputer anda atau bersembunyi di tempat terpencil. Satu-satunya jawaban terhadap hari-hari gelap yang akan datang adalah terang Yesus Kristus. 1 Tesalonika 5:9 “arena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,” Apakah anda sudah tahu dengan pasti bahwa dosa-dosamu telah dihapuskan dan bahwa anda sudah lahir baru melalui iman dalam Yesus Kristus? Hari ini adalah hari penyelamatan. Berserulah kepada Tuhan sementara masih ada waktu.”

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gereja-Gereja Menjangkau Para Mistik

(Berita Mingguan GITS 17 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Brian Snider – “Munculnya gerakan emerging church tidaklah menciptakan baru suatu pergerakan ke arah mistikisme kontemplatif, melainkan mengisi permintaan yang memang sudah ada. Gereja-gereja di mana-mana sedang bereksperimen dengan praktek-praktek mistik yang telah menggantikan atau mengurangi pesan Injil akan karya Yesus Kristus yang sempurna. Paskah yang baru lewat ini, banyak gereja yang ikut arus yang semakin berkembang, yaitu bangkitnya kebaktian-kebaktian Tenebrae pada hari-hari sebelum Paskah. Tenebrae, yang adalah kata bahasa Latin dengan arti “kegelapan,” berasal dari Gereja Roma Katolik di abad-abad kegelapan. Secara tradisional, ia disebut juga kebaktian terang lilin, dan dalam kebaktian ini lilin-lilin dimatikan satu demi satu, menggambarkan kegelapan yang terjadi pada saat penyaliban. Ketika ruangan hampir gelap total, orang-orang yang ikut serta menirukan gempa bumi yang terjadi saat penyaliban dengan cara menghentak-hentakkan kaki, atau memukul-mukulkan buku nyanyi ke bangku-bangku. Pada akhir kebaktian, kegelapan dipertahankan dan para pengikut keluar. Ada banyak variasi lagi terhadap konsep dasar ini, tetapi ide yang ingin dicapai adalah mencoba menciptakan ulang suasana dan perasaan yang terjadi saat penyaliban. Untuk merasakan rasa putus asa dan tak berpengharapan. Namun demikian, ada perbedaan yang sangat jauh antara kebaktian tenebrae dengan Perjanjian Baru. Tidak ada contoh dalam Perjanjian Baru bahwa orang-orang Kristen ikut serta dalam praktek-praktek seperti ini yang didesain untuk membangkitkan rasa putus asa atau suasana mencekam atau perenungan yang mendalam. Sebaliknya, orang-orang percaya memproklamirkan penyaliban dan kebangkitan Kristus sebagai harapan bagi dunia yang sedang binasa. Keputusasaan seharusnya terbatas pada hati seseorang yang belum pernah lahir baru. Tetapi orang-orang percaya tidak memerlukan kebaktian-kebaktian “kegelapan.” Marilah kita tinggalkan hal-hal seperti itu kepada rahib-rahib dan orang-orang kafir. 1 Tesalonika 5:5-6 “Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Berpikir di Luar Kotak Atau di Dalam Kitab?

(Berita Mingguan GITS 17 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Gembala Buddy Smith dari Malenda, Queensland – “Para ahli pertumbuhan gereja memberitahu kita agar “berpikir di luar kotak” (think outside the box). Mereka berkhotbah bahwa kita seharusnya sedemikian kreatif sehingga kita tidak diikat oleh penghalang-penghalang ortodoks atau konvensional. Istilah ini (di luar kotak / outside the box) muncul pada akhir 60-an / awal 70-an dalam dunia bisnis, dan maknanya mirip dengan “berpikir lateral.” Para Injili cepat sekali mengadopsi pemikiran ini, jadi hari ini kita bisa membaca adanya gembala sidang dari gereja-gereja mega yang memberikan hadiah (door prize) mobil baru dan TV layar lebar, dan menjatuhkan telur-telur Paskah dari atas helikopter sambil band rock berdentum di latar belakang, semuanya untuk menarik orang datang. Apapun yang aneh, itu bagus. Yang mereka lupakan dalam semua ini adalah bahwa Harun pernah “berpikir di luar kotak” ketika ia membuat lembu emas. Demikian juga para imam ketika mereka mencoba memindahkan tabut Tuhan di atas kereta lembu. Dalam kedua kasus ini, kreatifitas mereka bukan hanya “di luar kotak,” tetapi juga “di luar Kitab!” Inilah essensi dari kesesatan. Para pemimpin gerakan emerging church berpura-pura bahwa pelayanan Yesus bersifat post-modern, dan bahwa Ia “hidup dan berpikir di luar kotak.” Kesimpulan mereka memperlihatkan betapa mereka tidak mengerti Alkitab dan Kristus. Ia hidup “di dalam Kitab, yaitu Alkitab,” dan membuktikan sekali untuk selamanya bahwa ada lebih banyak kreatifitas, kepintaran, dan berkat jangka panjang di dalam ketaatan yang sederhana kepada Firman Allah, daripada dalam seluruh kumpulan kacau kerajaan-kerajaan bisnis yang menyebut diri mereka sendiri “gereja.” Di dalam Kitab selalu lebih baik daripada di luar Kotak.”

Posted in Fundamentalisme, New Evangelical (Injili) | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Injil Disney

(Berita Mingguan GITS 17 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Penulis dari “The Gospel According to Disney” mengatakan bahwa Walt Disney menyampaikan pesan religius melalui karakter-karakter kartun-nya, sebuah pesan bahwa “iman adalah elemen yang essensial – iman dalam dirimu sendiri, dan lebih lagi, iman dalam sesuatu yang lebih besar dari dirimu, entahkah itu suatu kuasa yang lebih tinggi yang tidak jelas” (Mark Pinsky, “Finding faith in the house of the mouse,” The Washington Post, 14 Agustus 2004, hal. B7). Film-film animasi Disney yang klasik penuh dengan hal-hal kafir yang amat ditentang oleh Alkitab, seperti tukang sihir, peramal, ilmu hitam, jin dan goblin. Sama seperti Harry Potter dan Lord of the Rings, kartun-kartun Disney menyuguhkan konsep yang mematikan bahwa ada sihir yang baik dan ada sihir yang buruk. Disney sering menggambarkan penyihir-penyihir sebagai pahlawan-pahlawan yang hebat. Walt Disney tidak pergi ke gereja dan tidak ada gereja di Main Street di Disneyland atau Disney World, namun orang tua Kristen telah memperbolehkan karakter-karakter kartun dan film-film Disney untuk mempengaruhi anak-anak mereka. Pinsky mengobservasi bahwa “sedikit sekali produsen hiburan yang terus menerus memiliki pengaruh yang sedemikian mendalam pada anak-anak muda seperti fitur-fitur animasi Disney.” Beberapa tahun lalu, denominasi Southern Baptis menyerukan boikot terhadap Disney, tetapi boikot itu adalah terhadap produksi Disney yang baru dan hari homoseksual yang diselenggarakandi Disney World, sementara mengabaikan injil New Age yang dikhotbahkan melalui film-film Disney yang dulu, film-film yang sering terdapat dalam rumah tangga orang-orang Baptis! Ketika Disneyland buka di Kalifornia tahun1954, majalah Time memuat Walt Disney di sampul majalah dan menyebut dia “pujangga humanisme baru Amerika.” Sungguh.

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , , , , | Leave a comment