Bapa Contemporary Christian Music Membenarkan Penggunaan Musik Rock

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Ralph Carmichael, yang telah disebut sebagai “Bapa Contemporary Music,” ditanya mengenai bagaimana ia membenarkan pemakaian musik rock dan bentuk-bentuk musik pop lainnya. Ia menjawab, “Pada tahun 1700an dan 1800an, para pujangga menuliskan himne-himne tradisional kita, menggabungkan pesan yang tidak berubah dengan melodi-melodi sekuler yang populer. Dan mereka dikritik dengan hebat. Gaya musik “pop” tahun 1800an adalah apa yang kita sebut tradisional hari ini, walaupun asalnya bukanlah dari dalam gereja” (“He Started the Revolution in Christian Music,” AssistNews.net, 8 Mei 2010). Adalah salah untuk membandingkan penggunaan melodi sekuler yang tidak berbahaya dalam musik Kristen dengan penggunaan musik pesta dunia yang jahat. Hanya karena suatu melodi itu “sekuler” tidak serta merta berarti salah. Hal yang salah mengenai pemakaian musik Rock dalam kebaktian Tuhan adalah bahwa musik itu telah didesain sejak awalnya untuk melawan hukum-hukum Allah. Musik rock tidak dapat tidak bersifat sensual. Buku Rock Facts, yang diterbitkan oleh Rock and Roll Hall of Fame and Museum di Cleveland, Ohio, mengakui bahwa rock bukan hanya suatu tipe musik, IA ADALAH SUATU GAYA HIDUP. “….rock and roll telah benar-benar menjadi suatu bahasa universal….rock and roll juga mengacu kepada suatu sikap, suatu perasaan, suatu gaya, suatu cara hidup….” (Rock Facts, 1996, hal. 7). Dalam wawancaranya dengan Playboy, John Lennon mengatakan, “Keseluruhan ide Beatles adalah melakukan apa yang kau inginkan.” Filosofi rock & roll tercakup dalam lagu-lagu hit tahun 1960an oleh grup-grup seperti Rolling Stones (“I’m free to do what I want any old time”), Animals (“It’s my life and I’ll do what I want”), The Mamas and The Papas (“You got to go where you want to go/do what you want to do”), dan Isley Brothers (“It’s your thing/ do what you want to do”). Untuk mengambil musik-musik seperti itu, yang dengan iramanya saja sudah memberitakan kecabulan dan pemberontakan, dan memakainya dalam kebaktian Kristus, adalah kesesatan dan kebingungan. Musik Carmichael populer melintasi batas-batas denominasi di zaman paling sesat dalam sejarah gereja, dan jika hal ini tidak meyakinkan anda bahwa rock bukanlah musik rohani, maka anda tidak dapat diyakinkan lagi! CCM adalah musik yang diinginkan oleh mereka yang hidup sesuai hawa nafsu mereka. “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (2 Tim. 4:3-4).

Posted in musik | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penelitian Menemukan Bahwa Bayi Tahu Perbedaan Antara Baik dan Jahat

(Berita Mingguan GITS 15 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Sebuah penelitian yang ekstensif yang dipimpin oleh profesor Universitas Yale, Paul Bloom, telah menemukan bahwa bahkan bayi-bayi dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat. Dalam satu eksperimen, para peneliti membuat bayi-bayi yang berumur maksimal satu tahun menonton sebuah drama tentang seekor anjing mainan yang berusaha untuk membuka sebuah kotak, sementara ada sebuah boneka beruang mencoba menolong dia dan ada satu lagi yang dengan keras kepala menduduki kotak tersebut. Para bayi semuanya lebih senang kepada boneka beruang yang mencoba untuk menolong. Bloom mengatakan, “Semakin banyak bukti-bukti yang memperlihatkan bahwa manusia memiliki moralitas yng sederhana bahkan sejak permulaan kehidupan. Dengan pertolongan eksperimen-eksperimen yang dirancang dengan baik, anda dapat melihat percikan-percikan pikiran moral, penilaian-penilaian moral, dan perasaan-perasaan moral bahkan di tahun pertama kehidupan. Sepertinya suatu perasaan antara yang baik dan yang jahat sudah ada dalam tulang” (“Babies Know the Difference,” Daily Mail, 10 Mei 2010). Sebenarnya, moralitas bukanlah ada di tulang; ia ada di hati. Manusia diciptakan dalam gambar Allah, dan walaupun ia telah jatuh dan terpisah dari Allah, gambaran moral itu tetap ada, walaupun sudah terkorupsikan. Alkitab mengatakan bahwa manusia “menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela” (Roma 2:15). Hati nurani yang memiliki moralitas ini tidaklah sempurna dan dapat menjadi keras, tetapi sudah cukup untuk membuktikan bahwa ada Allah dan bahwa manusia bertanggung jawab kepada Dia. Fakta bahwa bayi-bayi tahu yang baik dari yang jahat juga mengingatkan kita bahwa pendidikan anak harus mulai dari sangat dini. Fakta inilah membuat J. B. Buffington mengkhotbahkan sebuah khotbah berjudul “Bagaimana Caranya Kehilangan Anakmu Sebelum Ia Lima Tahun.”

Posted in General (Umum) | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Lutheran Mengangkat Kembali “Pendeta-Pendeta” Homoseksual

(Berita Mingguan GITS 15 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
E
vangelical Lutheran Church di Amerika (ELCA) telah mengangkat kembali seorang homoseksual yang “dipecat” tiga tahun yang lalu. Keputusan yang diambil oleh Sinode Tenggara ELCA ini adalah karena berbagai revisi kebijaksanaan yang akhirnya mengizinkan mereka yang “berada dalam hubungan sesama jenis yang dapat dipertanggungjawabkan secara publik, bersifat seumur hidup dan monogami” untuk melayani sebagai “pendeta” (“ELCA reinstates Partnered Gay Ministers,” Christian Post, 4 Mei 2010). Bradley Schmeling, sang homoseksual yang diangkat kembali mengatakan, “Roh Kudus hidup di gereja dalam cara yang baru dan mendalam.” Schmeling menggembalakan Gereja Lutheran St. John di Atlanta. Partner homoseksualnya, Darin Easler, juga dipecat dulu, tetapi ia lalu pindah ke United Church of Christ yang lebih liberal. Schmeling sedang mengikuti “roh yang lain” (2 Korintus 11:1-4). Roh Kudus, yaitu Roh Kebenaran (Yoh. 14:17; 15:26; 16:13; 1 Yoh. 4:6) adalah Penulis Alkitab, dan Alkitab mengecam homoseksualitas dengan kata-kata yang jelas dari kitab pertama hingga terakhir. Tidak ada jenis pernikahan yang diakui di halaman-halaman Kitab Suci, selain antara seorang lelaki dengan seorang perempuan. Ini sudah ditetapkan sejak fajar sejarah manusia di Taman Eden. Alkitab mengatakan bahwa hubungan seksual di luar dari pernikahan adalah dosa dan Allah akan menghakiminya (Ibr. 13:4). Karena tidak ada kemungkinan pernikahan sesama jenis yang alkitabiah, maka tidak mungkin ada hubungan sesama jenis yang direstui Allah. Dalam Perjanjian Baru, homoseksualitas disebut sebagai “hawa nafsu yang memalukan,” “tak wajar,” “kemesuman,” “kesesatan,” dan “pikiran-pikiran yang terkutuk” (Roma 1:26-28). Dosa apapun dapat diampuni, tetapi harus diakui dulu, yang berarti saya harus setuju dengan Allah bahwa tindakan itu adalah dosa. Saya harus setuju dengan Firman Allah melawan tindakan-tindakan saya. Itulah yang saya lakukan dulu, 37 tahun yang lalu untuk diselamatkan, dan itulah yang saya lakukan hari lepsa hari untuk persekutuan dengan Sang Juruselamat (1 Yoh. 1:9)

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , | Leave a comment

Pemberitaan Yang Seimbang

(Berita Mingguan GITS 15 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org) Oleh David Cloud: Selama bertahun-tahun, banyak orang yang telah menulis kepada saya untuk menyatakan keprihatinan mereka bahwa saya tidak “seimbang” dalam pemberitaan saya, tetapi keseimbangan banyak hubungannya dengan situasi khusus yang ditemui oleh seorang pengkhotbah. Apakah Nuh seimbang ketika ia “memberitakan kebenaran” selama 120 tahun sambil membangun bahtera? Apakah Yeremia seimbang dalam pesan-pesannya yang konsisten negatif terhadap Israel? Bagaimana dengan Yohanes Pembaptis? Ia tinggal di padang belantara dan memberitakan pertobatan, pertobatan, pertobatan. Apakah ia seimbang? Anda akan lihat hal yang sama dalam surat-surat Perjanjian Baru. Pesan bagi suatu jemaat atau kelompok tertentu tergantung kepada kondisi mereka pada saat itu. Apa yang Yesus sampaikan kepada jemaat di Filadelfia sama sekali berbeda dengan apa yang Ia sampaikan kepada jemaat di Laodikia. Jika sebuah jemaat atau suatu daerah atau suatu bangsa sedang menjadi semakin duniawi dan karnal dan sedang dalam penurunan moral, maka apakah seorang pengkhotbah harus mengabaikan hal ini dan mencoba untuk “seimbang”? Pada tahun 1962, Oliver B. Greene, seorang pengkhotbah Baptis Independen menyampaikan sebuah seri 25 khotbah di radio tentang murka Allah. Dua puluh lima! Murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka, murka. Apakah itu khotbah yang seimbang? Tidak peduli! Faktanya adalah bahwa itulah yang diperlukan oleh Amerika pada tahun 1962, dan itulah yang diperlukan Amerika hari ini. Yang kita perlukan adalah pengkhotbah-pengkhotbah yang tidak terlalu peduli tentang “keseimbangan” melainkan pada semangat demi kebenaran dan kebajikan! Kita tidak perlu lebih banyak keseimbangan, kita perlu semangat yang menyala-nyala bagi kebenaran!!!! Satu saja generasi khotbah-khotbah yang “seimbang” secara intelektual telah menghasilkan satu generasi orang Kristen yang lemah. Oh ya, saya juga tidak sama sekali bersimpati dengan pengkhotbah hobi atau yang tidak mempelajari Firman Tuhan sehingga pengkhotbah itu menyampaikan hal yang sama setiap kali ia berkhotbah. Saya bukan sedang bicara tentang ketidaktahuan atau kemalasan. Kita juga tidak perlu hal-hal itu sama seperti kita tidak perlu “keseimbangan” Injili!

Posted in Berita Mingguan, Fundamentalisme | Tagged , , , , | 14 Comments

Orang-orang Samaria Masih Mengikuti Agama Campuran

(Berita Mingguan GITS 08 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Agama Samaria adalah campuran yang kacau antara agama kafir dengan Yahudi yang bermula sejak dipindahkannya orang-orang kafir ke daerah tersebut oleh raja Asyur (2 Raja-raja 17:24-41). Secara luar biasa, agama ini masih hidup hari ini. Orang-orang Samaria menjaga Sabat dan memiliki perayaan korban tahunan yang disebut Pessah, yang sebagiannya didasarkan pada perayaan Paskah, tetapi gunung kudus mereka adalah Gn. Gerizim (disebut Grizim hari ini), dan bukan Gn. Moria. Gerizim adalah gunung yang dimaksud oleh Wanita di Sumur dalam percakapannya dengan Yesus (Yoh. 4:20). Pada perayaan Pessah, setiap keluarga mengorbankan dan makan seekor domba tanpa mematahkan sebuah tulangpun dan mereka memakannya dengan tergesa-gesa dengan tongkat di tangan seolah-olah sedang meninggalkan Mesir, persis seperti Paskah. Tetapi roti yang dimakan, yang disebut maza, bukanlah roti tidak beragi; ia lembek dan bulat seperti roti pita. Dan ada perbedaan-perbedaan lain. Tahun ini, festival Samaria tersebut jatuh pada tanggal 28 April dan 7000 orang ikut serta, yang kebanyakannya adalah penonton yang tidak ikut serta. Orang-orang Yahudi bangga dalam hal mengikuti Kitab mereka dan memandang rendah orang-orang Samaria, tetapi pada kenyataannya mereka berdua sama sama tidak mengikuti Kitab itu hari ini. Bahkan, dalam satu aspek, perayaan Samaria lebih mirip Paskah dalam Alkitab dari yang dilakukan orang Yahudi hari ini, karena minimal mereka mencurahkan darah domba seperti yang diperintahkan Alkitab, walaupun mereka sama sekali tidak tahu apa makna dari domba tersebut. Paskah Yahudi hari ini berfokus bukan pada dombanya tetapi pada roti tidak beragi, yang disebut matzo. Fokus dalam Paskah bagi orang Yahudi yang saleh ada pada Seder, yaitu makan malam ritual yang sudah sangat tidak mirip dengan Paskah yang sejati. Makan malam ini didahului oleh pembersihan yang sangat teliti akan segala ragi (chametz), tetapi definisi ragi telah dibesar-besarkan oleh tradisi Yahudi yang sia-sia. Bagi orang-orang Yahudi Ortodoks, ragi termasuk semua barang yang berasal dari gandum/padi-padian yang tidak dimasak seluruhnya dalam waktu 18 menit setelah kena pada air, termasuk semua beras, jagung, dan kacang-kacangan. Bahkan, barang-barang demikian tidak boleh diberikan kepada binatang atau ternak sekalipun, tetapi harus dihancurkan atau dijual kepada orang non-Yahudi. Hal terutama yang dimakan pada Seder Yahudi adalah roti tidak beragi dan sayuran pahit, tetapi juga hal-hal seperti ikan, ayam atau kalkun bakar, dan juga daging sapi. Tetapi tidak ada domba! Sisa dari perayaan termasuk penyucian tangan, minum anggur (empat cangkir), berbagai berkat, dan pembacaan Kitab Suci dan tradisi Yahudi. Kitab Suci berkata “ karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa” (Im. 17:11). Yohanes Pembaptis bersaksi bahwa Domba Paskah menggambarkan Yesus sang Mesias (Yoh. 1:29). “Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk” (Roma 11:25).

Posted in General (Umum) | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Seorang Pengkhotbah Ditangkap di Inggris Karena Mengatakan Bahwa Homoseksualitas Adalah Dosa

(Berita Mingguan GITS 08 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini dari artikel “Christian Preacher on Hooligan Charge,” Daily Mail, 1 Mei 2010: “Seorang pengkhotbah jalanan Kristen telah ditangkap dan dituduh mengganggu ketertiban umum setelah ia mengatakan bahwa homoseksualitas adalah dosa. Dale Mcalpine sedang menyebarkan brosur kepada orang-orang yang sedang belanja ketika ia memberitahu seorang yang sedang lewat dan seorang petugas pembantu polisi bahwa sebagai seorang Kristen, ia percaya homoseksualitas adalah salah satu dosa yang melanggar Firman Allah. Mr. Mcalpine mengatakan bahwa ia tidak mengulangi pernyataan tentang homoseksualitas itu ketika ia berkhotbah dari atas sebuah tangga setelah selesai membagikan brosur. Tetapi ia diberitahu bahwa ada petugas polisi yang mengaku mendengar dia membuat pernyataan itu kepada seseorang di publik dengan suara yang keras yang dapat didengar oleh orang lain. Mr. Mcalpine, 42 tahun, yang bekerja di industri energi dengan gaji 40000 pound per tahun, ditangkap dan dibawa di belakang sebuah mobil van polisi ke stasiun polisi lokal setelah berkhotbah di kota Cumbrian di Workington pada tanggal 20 April. Setelah tujuh jam dikurung di sebuah sel, ia dituduh mempergunakan kata-kata yang menghina atau melecehkan atau tindakan yang berlawanan dengan Hukum Public Order tahun 1986. Mr. Mcalpine – yang telah berkhotbah di alam terbuka dan membagikan brosur di Workington selama bertahun-tahun, dan tidak pernah bermasalah dengan polisi – mengatakan bahwa insiden itu adalah salah satu yang terburuk dalam hidupnya. ‘Saya merasa sangat terpukul dan dipermalukan karena saya telah ditangkap di kota saya sendiri dan diperlakukan seperti seorang penjahat umum di hadapan orang-orang yang saya kenal,’ dia berkata. ‘Kebebasan saya diambil hanya karena pengakuan seseorang yang tidak suka apa yang saya katakan, dan saya dikenakan hukum yang tidak berlaku.’….Mr. Adams [petugas yang membuat Mcalpine ditangkap] telah menjadi anggota staf asosiasi LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender) polisi di Cumbria dan tahun lalu mewakili kepolisian di festival Gay Pride di Manchester….Di situs Myspace-nya, ia menggambarkan orientasinya gay dan agamanya atheis….Para pembelanja di Workington cukup heran dengan apa yang terjadi pada Mr. Mcalpine. Rob Logan, asisten manajer dari toko handphone O2 dekat tempat Mcalpine berkhotbah, mengatakan bahwa ia sama sekali tidak keberatan. ‘Ia membagikan brosur, ia menyampaikan beritanya lalu ia pergi,’ kata Mr. Logan. ‘Ia tidak agresif atau mengancam. Ia lembut.’ Rev. Arthur Bentley-Taylor, 68 tahun, gembala dari Emmanuel Evangelical Church tempat Mr. Mcalpine kebaktian, mengatakan: ‘Menurut saya ini masalah kebebasan berbicara. Jika kita mau menangkap semua orang yang mengatakan sesuatu yang kita tidak suka, semua orang akan masuk penjara.’ Hukum Public Order tahun 1986 telah dipakai oleh polisi dalam beberapa kasus yang serupa.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Penganiayaan / Persecution | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Kesombongan Manusia

(Berita Mingguan GITS 01 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Brian Snider – “Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu” (Yesaya 2:17). Tahun ini sungguh tahun yang sulit bagi kesombongan manusia. Manusia suka untuk berpikir bahwa ia telah sepenuhnya mengalahkan angakasa, namun satu gunung berapi yang kecil saja, di lokasi yang jauh dari keramaian, dapat menimbulkan kerugian jutaan milyar dolar di bisnis penerbangan internasional yang baru belakangan ini mulai beroperasi lagi. Manusia suka untuk berpikir bahwa ia telah menaklukkan samudera, namun sebuah pangkalan minyak lepas pantai yang bernilai jutaan dolar meledak, terbakar dan tenggelam ke dalam lautan ketika sedang beraktivitas rutin, meninggalkan sumur yang memuntahkan minyak ke lautan dan banyak orang pusing bagaimana cara menghentikannya. Tahun ini saja, jutaan orang harus pindah dan puluhan ribu yang mati karena gempa bumi dan kehancuran yang terjadi karena gempa itu. Walaupun demikian, walaupun diperhadapkan kepada segala ketidakpastian dalam hidup ini, tidak adanya kerendahan hati pada manusia terus berlanjut. Tidak ada gerakan melembut terhadap Allah. Tidak ada gerakan rela mendengar FirmanNya. Tidak ada yang mencari pertolongan di luar dari kekuatan manusia yang lemah.Salah satu dosa manusia yang besar adalah kegagalannya mengakui seorang Pencipta yang Kudus. Dan karena itu, akan datang harinya Allah merendahkan semua manusia di bumi ini. Jika manusia tidak merendahkan dirinya, Allah yang akan merendahkan dia. Betapa hari itu akan mengerikan bagi manusia. Namun betapa hari yang mulia bagi Alalh kita. Dan TUHAN akan ditinggikan pada hari itu.

Posted in Renungan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Skeptikisme Dalam Arkeologi

(Berita Mingguan GITS 01 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Arkeolog Dr. Bryant Wood: “Para ahli biasanya memiliki pandangan bahwa hal apapun mengenai sejarah awal Israel sebelum masa Kerajaan [yang ditulis dalam Alkitab] tidak dapat dipercayai begitu saja kecuali jika peristiwa-peristiwa yang digambarkan itu didukung oleh kesaksian independen lainnya. Pendekatan ini sangatlah bias dan juga tidak ilmiah. Dokumen-dokumen kuno lainnya diasumsikan akurat kecuali jika ada bukti yang dapat dipercaya yang menggambarkan sebaliknya. Dokumen-dokumen ini, sama seperti Alkitab, bersifat religius, sebagaimana para penulis teks-teks kuno secara rutin menyebut ilah-ilah kafir mereka dan apa yang para dewa lakukan untuk mereka” (“Extra-Biblical Evidence for the Conquest,”Bible and Spade, edisi Fall 2005). Skeptikisme yang “bias dan tidak ilmiah” dari kebanyakan arkeolog adalah hasil dari kebutaan yang disengaja yang disinggung oleh Petrus: “Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Kata mereka: “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah” (2 Pet. 3:3-6). Alkitab menyebut para skeptik akhir zaman ini “sengaja tidak mau tahu.” Ini adalah kata-kata yang sangat menarik mengingat betapa bangganya orang-orang ini akan pengetahuan mereka. Allah tidak hanya berkata bahwa mereka tertipu; Ia menyebut mereka tidak tahu apa-apa. Sobat-sobat yang percaya Alkitab, janganlah takut akan para skeptik yang sombong. Ada lebih banyak hikmat dalam satu ayat Alkitab daripada seisi dunia tulisan para skeptik.

Posted in Arkeologi | Tagged , , , | Leave a comment

Seorang Wanita Kecewa Setelah Mengikuti Injil Oprah

(Berita Mingguan GITS 01 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Sebuah buku yang berjudul “Living Oprah” menggambarkan usaha seorang wanita berusia 35 tahun untuk hidup sesuai dengan injil Oprah Winfrey. Robyn Okrant berketetapan hati untuk mengikuti setiap anjuran yang berasal dari acara televisi Oprah, maupun website dan majalahnya. Dia membaca buku-buku yang direkomendasikan, menonton film-film yang direkomendasikan, mengikuti resep-resep yang dianjurkan, menyelesaikan kuis-kuis yang bertujuan membantu diri sendiri, dan membeli kosmetik, peralatan, pakaian-pakaian, dan perabotan [yang berhubungan dengan Oprah] hingga 5000 dolar. Oprah mengaku membantu para wanita “menghidupi hidup yang terbaik” dan walaupun Okrant mengejar mimpi ini dengan semangat, ia menemukan bahwa realitanya mengecewakan. Dalam sebuah wawancara dengan Sydney Morning Herald, ia mengatakan bahwa ia merasa sedang berada dalam sebuah “roda tikus yang berukuran wanita,” dan dengan gila berusaha untuk menyelesaikan semua tugas. Ia menyimpulkan, “Kita tidak bisa berpaling kepada Oprah untuk mendapatkan jawaban-jawaban kita. Tidak ada yang sebegitu gampangnya seperti yang dipromosikan dalam iklan ‘hidup yang terbaik’ itu (“O, what a healing,” Sydney Morning Herald, 25 April 2010). Okrant juga bersaksi tentang fanatisme para pengikut Oprah. Dia menggambarkan suatu peristiwa syuting acara televisi Oprah. Ketika pembawa acara talk-show tersebut muncul ke panggung, para wanita segera berdiri dan menyoraki dan berseru-seru semakin keras. Okrant berkata, “Seorang wanita dekat saya berseru, ‘Terima kasih, Yesus! Terima kasih, Yesus!’ Saya bahkan bukan orang Kristen, tetapi itu terdengar seperti hujatan.” Ya, memang itu menghujat. Oprah menentang pengajaran Alkitab dan merendahkan Yesus Kristus, dan sangatlah tidak cocok dengan hati nurani bagi seorang wanita yang semestinya Kristen (seperti wanita yang berseru ‘terima kasih, Yesus’ itu) untuk mengagungkan dia [Oprah] dan menghabiskan waktu dan uang bagi dia. Dalam sebuah acara televisi tahun 1998 yang menghadirkan para pendukung New Age, yaitu Betty Eadie, Sophy Burnham, dan Dannion Brinkley, Oprah berkata, “….salah satu kesalahan terbesar yang manusia lakukan adalah percaya hanya ada satu jalan. Sebenarnya, ada banyak jalan yang berbeda yang memimpin kepada apa yang disebut Allah.” Ketika seorang hadirin tidak setuju, dan bersaksi bahwa dia percaya Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan kepada Allah, Winfrey menjadi marah dan mengatakan bahwa dia tidak percaya seseorang akan masuk neraka hanya karena ia tidak percaya Yesus. Ia dengan tegas menyatakan, “TIDAK MUNGKIN HANYA ADA SATU JALAN.” Dalam program yang sama, Oprah mengatakan: “Saya dibesarkan seorang Baptis dan kami terlalu ketat masalah hal-hal tradisional. Saya duduk di gereja dan mendengar bahwa Allah adalah Allah yang cemburu. Saya bertanya ‘Kenapa? Ayolah – kita tinggalkan ini!’….Saya percaya pada KUASA – saya menyebutnya Allah” (“The Gospel according to Oprah,” Vantage Point, July 1998).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Keadilan Sosial Menggantikan Pemberitaan Injil Dalam Kampanye United Methodist

(Berita Mingguan GITS 01 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Gereja United Methodist melaksanakan kampanye Change the World akhir pekan yang lalu, dengan tujuan mengubah masyarakat, bukan memberitakan Injil. Ini adalah bagian dari program “Memikirkan Ulang Gereja,” yang katanya bertujuan “untuk mengembalikan pesan dan misi Yesus,” tetapi yang sebenarnya justru menutupi MisiNya (misal Mar. 16:15; Luk. 24:46-48; Kis. 1:8) dengan suatu kampanye keadilan sosial yang humanistik dan berpandangan pendek. Salah satu objektif dari program Memikirkan Ulang Gereja adalah agar orang-orang Kristen “bersatu secara global untuk menghilangkan” malaria. Tanpa melihat ekumenisme yang terkandung di dalamnya, objektif ini cukup baik sampai titik tertentu, tetapi jauh lebih penting untuk memberitakan Injil. Bahkan jika malaria dan kanker dan penyakit jantung semuanya dihilangkan, setiap individu tetap akan mengalami kematian fisik dan mereka yang tanpa Kristus akan menderita kematian yang kedua di lautan api. Jadi, pemberitaan Injil jauh melebihi pekerjaan keadilan sosial dalam hal kepentingan dan konsekuensi, dan karena pekerjaan pemberitaan Injil selalu lebih banyak daripada jumlah pekerja dan sumber daya, pekerjaan ini haruslah menjadi yang paling utama dalam hati dan tujuan gereja-gereja. Kerajaan Allah tidak akan tiba di dunia yang mabuk dosa ini hingga Raja Damai kembali dan mendirikan kerajaan itu dengan kuasaNya dan hikmatNya yang tak terbatas.

Posted in Misi / Pekabaran Injil | Tagged , , , , , , , | Leave a comment