Keheningan yang Seram

(Berita Mingguan GITS 05 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Keheningan yang Seram adalah judul dari buku Paul Davies yang baru, yang merangkum hasil 50 tahun pertama dari program SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence / Pencarian Intelijensi Luar Bumi). Lebih dari $130 juta telah dihabiskan untuk meneropong dan memindai alam semesta ini untuk mencari kehidupan di luar bumi, tetapi hasilnya adalah “keheningan yang seram.” Disebut seram karena SETI didasarkan kepada asumsi evolusi bahwa kehidupan seharusnya berevolusi juga di planet-planet lain. Masalah ini dikenal dengan sebutan “Paradoks Fermi.” Pada tahun 1950, Enrico Fermi, seorang ilmuwan atom, mendiskusikan masalah mengapa bukti-bukti adanya banyak kebudayaan lain di luar bumi yang maju tidak ditemukan. Ia bertanya, “Di manakah semua orang?” Jawabannya sudah ada dalam Alkitab sejak dulu, dan Kitab tersebut akurat dalam semua hal ilmiah yang terkandung dalamnya. Sementara tidak ada bukti yang dapat diobservasi yang mendukung evolusi Darwin, justru hanya ada bukti-bukti yang dapat diobservasi yang mendukung Alkitab. Prediksi-prediksi sederhana berdasarkan pengajarannya pastilah benar atau salah, dan mudah untuk dicek. Sebagai contoh, Alkitab mengatakan bahwa semua jenis kehidupan berkembang biak sesuai dengan jenis mereka masing-masing (Kejadian 1). Selama ribuan tahun manusia sudah menanam tanaman dan mengembangbiakkan hewan, dan adalah hukum yang sudah terbukti bahwa kehidupan menghasilkan kehidupan yang sejenis dengannya. Jika jagung berubah menjadi strawberry atau anjing menjadi beruang, maka Alkitab akan terbukti salah, tetapi hal ini tidak pernah terjadi. Demikian juga Alkitab mengatakan bahwa bumi diciptakan bagi manusia dan bintang-bintang diciptakan sebagai penerang dan tanda bagi bumi. Jadi, Alkitab memprediksikan bahwa tidak akan kehidupan di alam semesta bagian lain (kecuali di Surga). Dan persis inilah yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern. “Keheningan yang seram” membuktikan evolusi salah, dan membuktikan Alkitab benar. Tentu saja, para evolusionis yang ngotot mati akan tetap berharap akan menemukan bukti-bukti delusi mereka, dan mereka tidak akan membiarkan bukti-bukti ilmiah untuk menghalangi mereka.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , | Leave a comment

John Hagee dan Christians United for Israel Menolak Menobatkan Orang Yahudi

(Berita Mingguan GITS 05 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
John Hagee, pendiri dari organisasi Christians United for Israel, menolak usaha-usaha untuk menobatkan orang-orang Yahudi. Ia mengatakan, “Aturan pertama yang dipegang oleh Christians United for Israel adalah bahwa tidak akan ada penginjilan dalam acara-acara kami. CUFI eksis hanya untuk menghormati dan mendukung umat Yahudi, tidak pernah untuk menobatkan mereka” (Hagee, “Why Christian Zionists Really Support Israel,” 13 Mei 2010). Ini bukanlah tujuan Rasul Paulus 2000 tahun yang lalu. Ia tidak takut mempersalahkan Israel tentang pemberontakannya yang tegar tengkuk terhadap Allah dan juga penolakannya terhadap Mesias, dan dia jelas tidak ragu-ragu untuk menobatkan orang-orang Yahudi sebangsanya bagi Yesus. “….Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias” (Kis. 18:5-6). Kita simpati dan tidak membenci Israel, sesuai dengan Kejadian 12:3, tetapi itu tidak berarti mengabaikan dosa-dosanya dan keperluannya akan keselamatan. Sungguh, cara terbaik untuk memberkati Israel adalah dengan memberitakan kepadanya Injil yang mulia.

EDITOR: Dengan berita tentang penyerbuan Israel ke kapal Turki baru-baru ini, semangat membenci Israel kembali dikobarkan. Hal ini membuktikan bahwa nubuat Alkitab tidak pernah meleset. Alkitab telah menubuatkan jauh-jauh hari, bahwa pada akhir zaman Israel akan dibenci, dan bahkan akan diserang seluruh dunia. “Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung. Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya” (Zak. 12:2-3). Alkitab juga menubuatkan bahwa akan ada gereja sesat di akhir zaman, yang merupakan gabungan semua aliran yang ada (ekumene). Sebagai orang Kristen yang cinta Alkitab, kita tidak membenci Israel, tetapi menghendaki pertobatan mereka. Hati-hatilah, penggenapan nubuat sedang terjadi di depan mata kita, apakah anda siap?

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Misi / Pekabaran Injil | Tagged , , , , , , , | 2 Comments

Dalai Lama Menarik Khalayak Ramai di Amerika

(Berita Mingguan GITS 29 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Baru-baru ini Dalai Lama, yang dijuluki “bintang rock dalam agama,” membuat Radio City Music Hall di New York City penuh sesak. Raja-allah Budha dari Tibet ini telah meningkat pesat sejak waktu ia masih seorang tokoh agama kecil di negara asalnya. Hari ini ia adalah tokoh utama dalam gerakan New Age, mempromosikan kerohanian yang sinkretistik dan mistis yang menolak dogmatisme doktrinal dan lebih suka pendekatan individualistik terhadap kebenaran. Tema tur Amerika-nya yang sedang berlangsung saat ini adalah “Toward a True Kinship of Faiths.” Ia mengatakan, “Saya seorang Budha. Menurut praktek saya sendiri, Budha adalah yang terbaik. Tetapi….setiap orang memiliki iman yang berbeda. Jadi menurut setiap orang, agamanya yang terbaik baginya” (“The Dalai Lama Packs Radio City,” FoxNews.com, 21 Mei 2010). Hal yang utama, menurut Dalai Lama, adalah bahwa semua agama dihormati dan tidak ada yang membuat klaim-klaim eksklusif. Ia memperingatkan bahwa “ekstrimisme agama” adalah berbahaya bagi perdamaian dunia. Dalam kata pengantar yang ia tulis di buku Spiritual Politics, Dalai Lama memperingatkan, “Pikiran sempit dan pikiran yang berpusat pada diri sendiri baik bagi kita di masa lampau, tetapi hari ini hanya akan memimpin kepada kehancuran.” Semua yang dikatakan Dalai Lama itu bagus yang benar hanya jika tidak ada satu Allahyang benar dan bahwa Allah itu telah menyatakan diriNya tanpa salah!
EDITOR: Nubuat Alkitab semakin jelas akan tergenapi. Di akhir zaman, akan ada persatuan agama-agama. Semua agama akan dirangkul, dengan catatan tidak boleh mengatakan bahwa ia adalah satu-satunya jalan! Kekristenan yang sesat, yang sudah dikebirikan, dalam bentuk Gereja Esa Ekumene, akan ikut agama dunia ini, dan melepaskan klaim Yesus bahwa “Akulah jalan…tidak ada seorang punyang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh. 14:6). Kekristenan yang masih mau tunduk pada kebenaran Alkitab, dan mengklaim bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan, akan dicap sebagai “fundamentalis ekstrim” yang sama berbahayanya dengan para teroris yang melakukan bom bunuh diri. Pada saat itu, akankah imanmu goyah? Mustahil anda akan kuat saat itu, jika saat ini saja anda tidak mau berdiri untuk kebenaran dan mendukung gereja yang benar.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Ekumenisme | Tagged , , , | Leave a comment

Imam Anglikan Mendedikasikan Tempat Pembuatan Bir

(Berita Mingguan GITS 29 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Seorang imam Anglikan baru-baru ini “memberkati” sebuah tempat pembuatan bir baru di Edmonton, Alberta, Canada. “Reverend” Neil Gordon, Dekan dari Katedral All Saints, memberkati baik itu bangunannya maupun peralatan-peralatannya (“Edmonton’s Newest Brewery Opens with a Blessing,” Edmonton Journal, 20 Mei 2010). Juru pembuat bir, Scott Harris, mengatakan bahwa tradisi pemberkatan bagi tempat-tempat pembuatan bir adalah tradisi yang sudah sangat kuno. Bahkan, ini berasal dari Gereja Roma Katolik, dan para Protestan mempertahankan kecintaan mereka minum-minum ketika mereka “meninggalkan” Roma. Gereja Roma Katolik begitu cinta akan minuman keras, ia harus mendirikan pusat-pusat rehabilitasi untuk “mengeringkan” imam-imam yang kecanduan alkohol. Saya ingat sebuah misa Katolik yang saya saksikan pada tahun 1987 di New Orleans sementara menghadiri sebuah konferensi ekumene sebagai insan pers. Para imam minum anggur berkendi-kendi. Sangatlah mengajar bagi kita bahwa gambaran Gereja Pelacur di Wahyu 17:1-6 menyinggung masalah minum-minum sampai empat kali. Setelah melakukan riset yang mendalam tentang Emerging Church pada tahun 2008, saya terkesan dengan fakta bahwa mereka juga cinta minuman keras. “Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya” (Amsal 20:1).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Para Ilmuwan (Tanpa Sadar) Membuktikan Bahwa Kehidupan Didesain Secara Intelijen

(Berita Mingguan GITS 29 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Minggu lalu, Time.com memuat sebuah artikel berjudul “Scientist Creates Life,” yang menggambarkan terobosan baru dalam bidang genetika. Sebuah tim yang dipimpin oleh J. Craig Venter “merangkaikan keseluruhan genome suatu bakteria, lalu memasukkan instruksi genetik tersebut ke dalam bekteria lainnya” dan “sel itu hidup.” Artikel itu lalu berlanjut dan membuat klaim yang sangat konyol bahwa “kehidupan telah diciptakan,” padahal faktanya tidak ada apa-apa yang diciptakan. Bukannya ingin mengecilkan tingkat kesulitan dari apa yang telah dilakukan oleh tim ilmuwan ini, tetapi faktanya adalah mereka hanyalah memanipulasi kehidupan yang sudah ada sebelumnya. Mereka tidak menciptakan satu protein atau organel pun, jangankan suatu sel yang hidup. Sebagai seorang yang mata pencahariannya adalah pengajar biologi, Kenneth Poppe mengobservasi, “Bahkan mengkonstruksi sebuah organel vital dalam sebuah sel sekalipun, misalnya sebuah mitokondria, tidak dapat dibayangkan karena kompleksitasnya sangat luar biasa” (Reclaiming Science from Darwinism, 2006, hal. 35). Sebenarnya, terobosan Venter yang mengagumkan justru membuktikan sekali lagi dan secara pasti bahwa kehidupan didesain secara intelijen. Diperlukan sebuah tim yang terdiri dari ilmuwan-ilmuwan yang brilian puluhan tahun, dengan memakai pengetahuan yang sudah ditemukan oleh ribuan ilmuwan lain sebelum mereka, untuk berhasil memanipulasi DNA bakteri ini. Jika intelijen yang sebesar ini diperlukan untuk melakukan sesuatu yang relatif sederhana ini, betapa lebih lagi diperlukan untuk mendesain dan membangun sebuah sel yang hidup dan dapat berkembang biak! Lebih lanjut lagi, Venter dan timnya menduplikasikan programming dalam DNA sel yang sangat kompleks tersebut dengan menggunakan komputer-komputer yang sangat canggih. Ini juga menunjuk kepada Intelligent Design. DNA manusia jauh lebih kompleks daripada Windows 7 atau OS X-nya Apple, dan siapa yang berani berkata bahwa kedua sistem operasi yang brilian itu berevolusi melalui suatu proses evolusi yang buta dan acak? Seperti yang dikatakan oleh mantan atheis, Anthony Flew, “Bagi saya, sepertinya penemuan-penemuan dalam bidang riset DNA selama lebih dari 50 tahun telah memberikan materi baru yang sangat kuat bagi argumen bahwa semua ini didesain.”

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Menyembah Sepakbola

(Berita Mingguan GITS 29 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Salah satu ilah masyarakat modern adalah olahraga profesional, dan ini diperlihatkan dengan sangat nyata baru-baru ini oleh sebuah klub sepakbola Jerman. Sebuah ruangan eksekutif di Stadium Millerntor di Hamburg memiliki fitur jendela kaca yang berwarna, lilin-lilin, dan sebuah mezbah bagi sepakbola, juga gambaran akan para pemain sebagai santo-santo (“Worshipping the Beautiful Game,” orange.co.uk, 18 Mei 2010). Ruangan ini adalah milik perusahaan marketing Jung von Matt. Mereka patut diacungin jempol karena mau mengakui bahwa mereka sedang menyembah berhala. Ada banyak fans sepakbola (dan olahraga lain) yang andai saja lebih jujur, juga harus menggelar lilin-lilin di hadapan klub/tokoh/olahraga favorit mereka.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Paus Mengatakan Maria “Ada di Semua Tempat di Setiap Waktu”

(Berita Mingguan GITS 29 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berbicara dari jendela apartemen kepausan yang menghadap Lapangan St. Peter pada tanggal 23 Mei, Paus Benediktus XVI meninggikan Maria dengan sifat-sifat ilahi. Ia mengatakan bahwa “tidak ada Pentakosta tanpa Maria” dan mengklaim bahwa “dia [Maria] ada di semua tempat di setiap waktu” (“No Church without Pentecost, no Pentecost without Mary,” EWTN News, 23 Mei 2010). Pernyataan hujat ini memberikan sifat kemahahadiran kepada makhluk ciptaan. Paus juga berdoa kepada Regina Coeli (Ratu Surga), meminta Allah untuk mengizinkan “bahwa melalui syafaat Perawan Maria kita bisa mendapatkan sukacita hidup yang kekal.” Tidak jauh dari Vatikan ada Basilica of Saint Mary Major, salah satu dari empat basilika kepausan, dan di sana ada salib setinggi 4 meter dengan Maria tergantung pada salib itu bersama Yesus. Fakta bahwa orang-orang Injili hari ini tidak mempersalahkan Gereja Roma Katolik dengan nada yang jelas untuk penghujatan-penghujatan dan kesesatan-kesesatannya, dan juga banyaknya orang kudus yang telah ia siksa dan bunuh, adalah bukti yang tidak terbantahkan akan kebutaan dan kesesatan rohani kaum Injili. Kondisi yang sangat memprihatinkan ini, antara lain, adalah buah dari filosofi penginjilian ekumene Billy Graham, dan jika Denominasi Southern Baptist memiliki kehidupan rohani dan keyakinan rohani yang sejati, mereka seharusnya sudah mempersalahkan Graham puluhan tahun yang lalu, bukannya meninggikan dia sebagai seorang hamba Tuhan yang besar. Southern Baptist hari ini adalah Sardis. Ia seolah hidup, tetapi mati. Dan banyak sekali gereja-gereja Baptis Independen yang juga mengikut dengan cepat langkah-langkah kompromi ini dengan cara mengurangi peneguran akan kesalahan, melemahkan doktrin pemisahan, dan lebih membenci orang-orang yang menegur daripada orang-orang yang berkompromi.

Posted in Katolik | Tagged , , , , , , , | 4 Comments

Christianity Today Bersukacita Atas Ragi Kharismatik

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam sebuah artikel baru-baru ini, David Neff, wakil presiden dari Christianity Today, menulis secara positif tentang gerakan Kharismatik dan menyamakannya dengan ragi. “Ada analis yang mengatakan bahwa kebangkitan rohani kharismatik telah padam. Lebih akurat untuk menggambarkannya seperti Yesus menggambarkan kerajaan Allah: seperti ragi yang mengkhamiri seluruh adonan roti. Anda tidak dapat lagi melihatnya sebagai suatu gerakan, tetapi ia telah mengubah cara ibadah kebanyakan gereja. Lagu yang diulang-ulang dan tangan yang diangkat kini sudah biasa. Kecuali di kantung-kantung perlawanan garis keras, jika ada seorang sesama Kristen yang memuji Allah dalam suatu bahasa doa yang pribadi tidak lagi mengherankan” (“Ardor and Order,” Christianity Today, 12 Mei 2010). Hughie Seaborne dari Australia, seorang mantan Pantekosta dan Kharismatik, membuat komentar-komentar penting berikut ini: “Di tahun-tahun saya masih terindoktrinasi oleh pengajaran-pengajaran Pantekosta dan Kharismatik, selalu ada suatu keraguan yang tidak dapat saya jelaskan hingga tahun 1994 ketika Toronto Blessing muncul di dunia dan memaksa saya untuk melakukan pembelajaran yang serius, terutama mengenai kebangkitan rohani akhir zaman. Sekali saya sampai kepada kesimpulan bahwa Toronto tidak mungkin berasal dari Allah, dan jika Toronto semestinya berlanjut dengan kebangkitan rohani yang akan mengantar kepada Kerajaan, sebagaimana diklaim oleh semua orang, maka jelaslah bahwa pengharapan akan kebangkitan rohani yang semacam itu didasarkan pada penipuan. Ketika saya akhirnya tiba pada kesimpulan ini, seolah-olah ada yang menyalakan lampu…..Mengenai Matius 13:33, ragi itu, yang melambangkan doktrin yang palsu, diambil oleh seorang perempuan dan diadukkan (disembunyikan) ke dalam tepung terigu tiga sukat. Tepung terigu mewakili doktrin yang murni dan tidak tercemari. Alkitab mengatakan bahwa perempuan itu mengadukkannya [menyembunyikan dalam KJV]! Ia tidak melakukannya secara terbuka tetapi secara tersembunyi. Ia tidak keluar dan mengumumkan kepada semua orang bahwa ia akan mengkhamirkan tepung itu. Jadi seharusnya saya sudah bisa langsung melihat, berlawanan dengan apa yang diajarkan oleh guru-guru Pantekosta/Kharismatik saya, bahwa ia melakukan sesuatu yang jahat terhadap doktrin itu. Perumpamaan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan penginjilan dunia dan tuaian akhir zaman yang hebat, sebagaimana dimaksudkan oleh David Neff tentunya. Perumpamaan ini adalah tentang penyebaran doktrin yang salah dalam pengajaran gereja-gereja. Dan doktrin yang salah telah menyebar dan mengkhamiri pengajaran sedemikian rupa sehingga, seperti ragi dalam roti, ia tidak dapat lagi dibedakan. Namun ragi itu telah berhasil mencapai tujuannya, sebagaimana David Neff tanpa sadar menulis dengan berbunga-bunga dalam artikelnya. ‘Ia telah mengubah cara ibadah kebanyakan gereja. ….Kecuali di kantung-kantung perlawanan garis keras…’ Siapakah yang ia maksud dengan kantung-kantung perlawanan garis keras? Yaitu para fundamentalis yang masih berpegang pada Kitab Suci seperti 2 Timotius 4:1-5 dan 2 Petrus 2:1-2. Saya merenungkan, siapa kira-kira perempuan yang ada dalam Matius 13:33? Saya tidak dapat tidak memikirkan Wahyu 17:3-6. Hal yang sangat menakjubkan mengenai Gerakan Kharismatik adalah bahwa telah ada “seorang perempuan memakai kain ungu dan kain kirmizi’ di latar belakang sejak kelahiran gerakan ini, bersembunyi di balik bayang-bayang, berpura-pura tidak ikut serta dalam apa yan terjadi. Tetapi sedikit penyelidikan membeberkan sebaliknya. Ketika saya diselamatkan di sebuah Gereja Anglikan/Uniting Co-operating pada tahun 1982, kami memiliki dua kebaktian setiap hari Minggu. Satu di pagi hari, yaitu yang Anglikan Kharismatik, dan satu lagi di sore hari yang dihadiri oleh tipe Katolik progresif yang senang dengan pengalaman Kharismatik. Itulah perkenalan saya yang pertama kepada ekumenisme, yang, sebagaimana saya pertama diajar, saya pikir waktu itu adalah hal yang hebat. Ia benar-benar sangat cocok dengan orang-orang Katolik itu sampai saya mulai menanyakan pertanyaan-pertanyaan doktrin yang sederhana. Hari ini, pengalaman Kharismatik, dan segala sesuatu yang satu paket dengan itu, adalah lem yang merekatkan Gerakan Ekumene menjadi satu. Orang Roma Katolik yang mengaku telah berbahasa lidah, misalnya, langsung dianggap sebagai seorang saudara atau saudari dalam Kristus. Itulah ragi yang telah dicampurkan ke dalam tepung oleh seorang perempuan.”

Posted in Ekumenisme, Kharismatik/Pantekosta | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Netanyahu Mengatakan Bahwa Yerusalem Milik Israel

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengutip Alkitab baru-baru ini untuk membuktikan bahwa Yerusalem adalah milik Israel. Dalam sebuah sesi parlemen yang memperingati Israel merebut Yerusalem Timur pada tahun 1967, Netanyahu menyatakan bahwa Yerusalem dan Sion muncul 850 tahun di Perjanjian Lama. Ia lalu mengatakan, “Mengenai berapa kali Yerusalem disinggung dalam kitab suci agama lain, saya rekomendasikan anda untuk mengeceknya” (“Netanyahu Turns to Bible,” Reuters, 12 Mei 2010). Jawabannya adalah tidak ada. Yerusalem tidak pernah disebut dalam Quran, misalnya. Sangat menarik melihat orang-orang Yahudi sekuler, seperti Netanyahu yang sudah menikah tiga kali, mengutip Alkitab, walaupun mereka tidak mempercayainya atau menaatinya. Mereka sudah kembali ke tanah mereka, tetapi mereka tidak tahu bagaimana atau mengapa. Mereka memiliki musuh-musuh yang ganas, tetapi mereka pikir itu hanyalah kesialan mereka, tanpa mau mengakui bahwa alasannya sama seperti di zaman dahulu, yaitu pemberontakan Israel yang keras kepada terhadap Allah Yehovah dan penolakannya yang keras terhadap sang Mesias 2000 tahun yang lalu. Israel kembali ke tanahnya adalah penggenapan nubuat yang sangat indah, tetapi ia mati rohani sesuai dengan Yehezkiel 37:8. Kita sekarang sedang menantikan nubuat lainnya untuk digenapi, yaitu ketika orang-orang kudus zaman gereja diangkat, yang diikuti oleh munculnya Antikristus untuk memerintah, pertobatan Israel setelah masa “kesusahan Yakub,” dan kembalinya Yesus Kristus dalam kemuliaan. Ya, datanglah segera Tuhan Yesus!

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Tagged , , , , | Leave a comment

Robot Menikahkan Pasangan di Jepang

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam sebuah serangan lain lagi terhadap kekudusan Pernikahan, sepasang kekasih baru saja dinikahkan oleh sebuah robot bernama I-Fairy. Robot setinggi empat kaki itu mengumumkan bahwa pasangan tersebut adalah “suami dan istri” dengan suara kaleng robotnya. Suami baru tersebut berkomentar “Akan bagus jika robot itu sedikit lebih pintar” (“I-Fairy Robot Weds Tokyo Couple,” AP, 16 Mei 2010). Robot tersebut, yang dijual $68.000, bagus untuk banyak hal, tetapi jelas tidak untuk melangsungkan pernikahan. Pernikahan disebut “holy matrimony” karena ia adalah institusi yang diciptakan oleh Allah pada awal sejarah manusia, dan alkitabiahnya ia adalah waktu bagi seorang wanita dan seorang lelaki untuk membuat janji yang serius berlaku seumur hidup di hadapan Allah dan manusia. Di akhir zaman yang penuh pemberontakan ini, pernikahan sedang diserang dengan hebat oleh perceraian, revolusi seksual, dan pernikahan sesama jenis. Orang lain lagi mengolok-olokkan pernikahan melalui hal-hal konyol seperti ini.

Posted in General (Umum) | Tagged , , , , | Leave a comment