Kantor Meteorologi Inggris Memprediksikan Musim Dingin yang Tidak Terlalu Dingin

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Prediksi Kantor Met Inggris (dulu disebut Kantor Meteorologi) bahwa musim dingin ini akan hangat ternyata salah total. Bahkan, cuacanya sangat dingin, dengan temperatur yang turun hingga -22 C di beberapa tempat. Seorang pelapor cuaca BBC, Paul Hudson, menduga bahwa simulasi-simulasi komputer Kantor Met bisa saja telah mendapatkan “bias hangat” yang menyebabkan prediksi yang salah (“Met Office computer accused of ‘warm bias,’” Daily Mail, 17 Januari 2010). Apapun penyebabnya, yang jelas, ilmuwan modern tidak dapat memprediksikan cuaca tiga bulan dari sekarang dengan tepat, apalagi tiga tahun atau tiga dekade ke depan. (Prediksi Kantor Met tentang “musim panas barbeque” tahun lalu juga salah total). “Model-model komputer” yang dipakai untuk memprediksikan pemanasan global jangka panjang adalah hipotesis yang tidak jelas keakuratannya. Manusia, bahkan dengan segala keahlian ilmu pengetahuan modern-nya, tidak memiliki cukup pengetahuan untuk membuat prediksi seperti ini dengan akurat. EDITOR: Hati-hati untuk tidak secara membabi buta mengikuti semua yang dikatakan oleh “ilmuwan” atau “ilmu pengetahuan.” Ilmu pengetahuan yang benar telah banyak menolong manusia, tetapi banyak juga ilmu pengetahuan yang palsu, yang belum terbukti, dan yang muncul karena bias-bias ideologi, seperti evolusi.

Posted in Science and Bible | Tagged , , | Leave a comment

Orang-Orang Injili yang Mengunjungi Cina Diam Masalah Gereja-Gereja Rumah yang Dianiaya

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari Christian Newswire, 14 Januari 2010: “Institute on Religion & Democracy (IRD) kecewa terhadap cara World Evangelical Alliance (WEA) mengabaikan penganiayaan agama di Cina dalam kunjungannya baru-baru ini. Sebaliknya, mereka hanya berbicara mengenai kooperasi dengan gereja yang diregistrasi oleh pemerintah sambil mengabaikan restriksi-restriksi yang diberlakukan oleh rezim komunis terhadap gereja-gereja tidak resmi. Mayoritas besar orang Kristen Cina, yang secara konservatif diperkirakan berjumlah 80 juta, kebaktian di jemaat-jemaat yang tidak ter-register, bertemu di rumah-rumah dan tempat-tempat lain. Dalam minggu terakhir ini saja para pemimpin Aliansi Gereja Ruma Cina ditangkap oleh otoritas propinsi Hebei menurut China Aid. Gereja-gereja rumah baik di Beijing maupun Shanghai juga telah ditutup baru-baru ini oleh polisi. Di propinsi Shanxi, otoritas menghancurkan gedung Gereja Rumah Fushan, dan menjatuhkan hukuman penjara yang lama kepada para pemimpin gereja. Di bulan Desember, seorang Kristen Uighur yang bertobat dari Islam dijatuhi hukuman penjara lima belas tahun karena imannya.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Tagged , , , , , | Leave a comment

Umur Rata-Rata Pengunjung Gereja Inggris Adalah 61 Tahun

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Menurut sebuah studi baru, umur rata-rata orang-orang yang menghadiri Gereja Inggris adalah 61 tahun. Ini adalah umur rata-ratanya! Lyda Barley, kepala dari bagian riset dan statistik Gereja Anglikan, menyalahkan situasi ini pada tendensi umum masyarakat (“Average age of churchgoer now 61,” The Telegraph, 22 Jan. 2010). Masalah utamanya sebenarnya adalah kesesatan. Mengapakah orang harus menghadiri “gereja” jika para pemimpinnya bahkan tidak percaya Kitab Suci mereka sendiri dan kebingungan soal hal-hal yang paling mendasar dari iman Kristiani? Ketika saya di London pada tahun 1982, saya membaca sebuah wawancara oleh John Mortiner di Sunday Times terhadap Uskup Agung Canterbury Robert Runcie. Waktu itu Paskah, dan pewawancara menanyai Runcie apakah dia mengerti mengapa Kristus harus menderita. Si Uskup Agung menjawab, “Mengenai masalah itu saya agnostik (tidak bisa tahu).” Dia tidak tahu mengapa Kristus mati di kayu salib! Pewawancara bertanya lagi, “Apakah Allah seorang hakim?” Runcie lebih dogmatis mengenai yang satu ini. Ia menjawab, “Tidak.” Pewawancara lalu berkata, “Jadi anda tidak melihat Allah sebagai Tuan Hakim Utama alam semesta?” Runcie menjawab, “Sama sekali tidak. Waktu kami tinggal di Oxford, kami tinggal di tanah seorang wanita. Dan ketika kami terkena masalah apapun, dia akan berkata: ‘Ada Satu yang melihat segalanya di atas sana.’ Saya tidak dapat membayangkan Allah yang seperti itu.” Ketidakberimanan Runcie yang parah sudah menjadi hal yang umum di Gereja Inggris hari ini. [Editor: Dan bukan hanya di Gereja Inggris, tetapi juga di gereja-gereja Indonesia].

Posted in General (Umum), Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , | Leave a comment

Gereja Presbyterian yang sesat tidak percaya Yesus Satu-satunya Jalan Keselamatan

(Berita Mingguan GITS 23 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Sebuah survei baru telah menemukan bahwa hanya sepertia gembala sidang di Gereja Presbyterian USA percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan. Ketika diperhadapkan dengan pernyataan “hanya pengikut Yesus Kristus yang dapat diselamatkan,” hanya 35% gembala sidang dan 39% anggota jemaat yang setuju (Christian Post, 13 Jan. 2010). Survei ini, yaitu “Religious and Demographic Profile of Presbyterians” dilakukan oleh denominasi itu sendiri. Ini adalah bukti kesesatan yang sangat parah. Seharusnya tidak ada satu pun gembala sidang atau anggota jemaat yang meragukan pernyataan yang sangat sederhana tersebut. Di satu sisi, kesesatan seperti ini sungguh mengecewakan, namun ini juga adalah bukti kebenaran Alkitab (yang sudah memprediksikan kesesatan seperti ini) dan mengingatkan kita bahwa waktunya sudah singkat dan Yesus segera datang kembali! “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (2 Tim. 4:3-4).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , | 1 Comment

Southern Baptist Menggunakan Pendekatan “emerging” untuk penginjilan terhadap Muslim

(Berita Mingguan GITS 23 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Misionari Southern Baptist, Kevin Greeson, mengatakan bahwa cara untuk menjangkau Muslim adalah untuk mengendap-endap mendekati mereka menggunakan Quran, bukan Alkitab, dan untuk tidak menonjolkan gereja. Ini disebut sebagai “metode unta.” Greeson mengatakan, “Generasi kita tidak dapat puas atau senang dengan memenangkan satu orang yang terhilang kepada Kristus. Ada begitu banyak orang yang terhilang, kita tidak bisa senang dengan situasi tersebut” (“Use the Quran,” Baptist Standar, 31 Des. 2009). Orang percaya manapun yang sibuk mengabarkan Injil tentu mau melihat banyak orang diselamatkan daripada sedikit, tetapi faktanya adalah, Yesus mengajarkan jalan menuju kebinasaan adalah lebar (Matius 7:13-14). [EDITOR: Artinya memang banyak orang akan binasa] Greeson mengklaim bahwa ribuan orang Islam bertobat di semenanjung Arab dan di Iran, Pakistan, India, Bangladesh, dan Indonesia. Karena Muslim tidak menerima otoritas Alkitab, “mengutip Alkitab adalah percuma,” kita diberitahu, dan kuncinya adalah menggunakan Quran (walaupun kitab ini menyampaikan Kristus yang palsu). Metode Unta “tidak mengajar atau berkhotbah” dan menghindari mengajak para “petobat” ke gereja. Ia mengatakan, “Ketika kamu menemukan seseorang yang pendamai, jangan membuat dia bergabung dengan gerejamu, sisir rambutnya dengan cara yang berbeda dan buat dia menyukaimu. Jangan mencoba membersihkan mereka.” Tetapi Yesus memerintahkan kita untuk mengajari para petobat “melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Mat. 28:18-20). Dan kita diajari dalam Firman Allah bahwa gereja adalah tiang penopang dan dasar kebenaran dan diperingatkan untuk tidak mengabaikannya (1 Tim. 3:15; Ibr. 10:25). Referensi Greeson tentang “seorang yang pendamai” berasal langsung dari program P.E.A.C.E.-nya Rick Warren. Warren mengatakan, “Ketika kamu menemukan orang pendamai, jika dia terbuka dan rela bekerja dengan anda, anda memberkati dia dan memulai pekerjaan anda dari sana….Orang pendamai ini terbuka dan berpengaruh…Orang pendamai ini tidak harus adalah seorang Kristen yang percaya. Bisa jadi seorang Muslim. Bisa jadi Yahudi” (wawancara Warren dengan Charlie Rose, 17 Agus. 2006). Pendekatan Warren yang ekumenikal dilarang dalam Kitab Suci (misal Roma 16:17; 2 Kor. 6:14-18). Kita diperintahkan untuk memberitakan Injil, dan Injil adalah kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus “sesuai dengan kitab suci” (1 Korintus 15:3-4). Kitab Suci adalah Firman Allah yang berkuasa dan menghidupkan yang “bekerja” entah seseorang itu menerima otoritasnya atau tidak. Iblis tidak menerima otoritasnya, tetapi Tuhan Yesus tetap saja mengutip dari Kitab Suci! Para Rasul tidak mencoba untuk mengendap-endap dengan Injil kepada seseorang dengan cara memberikan kesan palsu bahwa agamanya yang palsu mengajarkan kebenaran. Mereka tidak mencoba untuk memulai “gerakan umat” yang menakjubkan dengan cara mengumpulkan “orang-orang pendamai” yang setengah bertobat, setengah murid, dan yang tidak bergereja. Denominasi Southern Baptist sedang bergerak terus ke arah emerging church, dan banyak Baptis independen yang sedemikian buta dan tidak peduli, dan takjub dengan “sukses” sehingga mereka bersekutu dengan kesesatan ini.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , , | 2 Comments

Paus Mengatakan Bahwa Tujuan Akhir Dari Ekumenisme Adalah Agar Orang-orang Protestan Bergabung Dengan Roma

(Berita Mingguan GITS 23 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam mempertahankan keputusannya baru-baru ini untuk mempercepat dan mempermudah proses bergabungnya Anglikan dengan Gereja Roma Katolik, Paus Benediktus XVI mengatakan bahwa memang inilah, “tujuan akhir” dari ekumenisme. Ia memberitahu Jemaat Doktrin Iman Vatikan (Vatican’s Congregation of the Doctrine of the Faith, yang dulunya bernama Kantor Inkuisisi) bahwa tujuannya adalah untuk membawa “persekutuan yang penuh dan terlihat” kepada semua orang Kristen (“Pope Defends Invitation to Anglicans,” AP via Richmond Times-Dispatch, 15 Jan. 2010). “Persekutuan yang terlihat” ini tentunya adalah suatu persekutuan dengan paus sebagai pemimpinnya! Bahwa “saudara-saudara yang terpisah” senantiasa kaget ketika mendengar Roma mengatakan Paus adalah Pemimpin Tertinggi, justru mengagetkan saya. Gereja Roma Katolik tidak pernah mundur dari klaim mereka akan kepemimpinan dan supremasi. Konsili Vatikan Kedua menyatakan, “satu-satunya Gereja Kristus….berdiam dalam Gereja Katolik, yang diperintah oleh para pengganti Petrus dan para uskup yang bersekutu dengan dia” (Dogmatic Constitution on the Church, pasal 1, 8, hal. 329), dan “hanyalah melalui Gereja Kristus yang Katolik….kepenuhan keselamatan dapat diperoleh” (Decree on Ecumenism, pasal 1, 3, hal. 415), dan “Paus Roma, karena jabatannya sebagai Pengganti Kristus….memiliki kuasa yang penuh, supreme, dan universal atas seluruh Gereja, kuasa yang dapat ia pakai tanpa halangan” (Dogmatic Constitution on the Church, pasal 3, 22, hal. 344). Bagian mana dari “penuh” dan “supreme” dan “universal” yang tidak dimengerti oleh para pendukung ekumenisme yang mudah dibohongi?

Posted in Ekumenisme, Katolik | Tagged , , , , , | 1 Comment

Perhiasan Neanderthal

(Berita Mingguan GITS 23 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Fosil-fosil Neanderthal telah sejak lama dipakai untuk mendukung mitos evolusi, tetapi sebuah penemuan baru seharusnya mengubur dalam-dalam pandangan bahwa para Neanderthal adalah makhluk-makhluk di bawah manusia yang bodoh. Kerang-kerang yang diberi cat dan dilubangi telah ditemukan di situs-situs Neanderthal di Spanyol selatan. Perhiasan tersebut, yang kemungkinan dipakai di leher Neanderthal, mengandung warna merah, kuning, oranye, dan hitam, yang dibuat dari “resep-resep yang kompleks.” Ekspesidi tersebut, yang dipimpin oleh Profesor Joao Zilhao dari Bristol University di Inggris, menyimpulkan bahwa penemuan ini menguburkan “pandangan bahwa Neanderthal itu bodoh” (“Neanderthal ‘Make-up’ Containers,” BBC News, 9 Jan. 2010). Beberapa dari kerang-kerang itu juga sepertinya adalah kontainer untuk make-up. Sebuah editorial di koran The Guardian mengatakan, “Sepertinya kita semua telah bersalah merusak reputasi manusia Neanderthal” (“In Praise of … Neanderthal Man,” 13 Jan. 2010). Ini adalah pernyataan yang hanya mengungkapkan sedikit kebenaran. Setelah penemuan tahun 1908 akan sebuah kerangka tulang Neanderthal yang hampir komplit di La Chapell-aux-Saints di Perancis, paleontologis Perancis, Marcellin Boule, mendeklarasikannya sebagai Homo neanderthalensis, yang katanya adalah nenek moyang manusia modern. Boule melaporkan ke Academy of Sciences bahwa Neanderthal mirip kera dalam banyak karakteristik, termasuk tengkorak dan “ibu jari yang berbeda.” Ia percaya bahwa Neanderthal tidak berjalan tegak lurus tetapi seperti kera dengan lutut yang dibengkokkan. Juga ditenggarai bahwa manusia Neanderthal tidak dapat berbicara, hanya mengeluarkan bunyi-bunyi geraman. Pada tahun 1930, Frederick Blaschke membuat model sebuah keluarga Neanderthal dalam setting sebuah gua, berdasarkan interpretasi Boule. Mereka digambarkan bungkuk, setengah berpakaian, sambil menggenggam tulang belulang, dan memiliki ekspresi yang sangat tidak intelijen. Model ini dipasang sebagai displai permanen di Field Museum of Natural History di Chicago dan telah diperbanyak di buku-buku teks, ensiklopedi, jurnal, majalah-majalah populer, koran-koran, dan museum-museum yang tak terhitung lagi jumlahnya. Pada tahun 1919, H.G.Wells menulis, “[Neanderthal], memang, bukanlah sepenuhnya manusia” (The Outline of History). Ini adalah mitos yang merajalela selama lebih dari setengah abad dan yang disebarkan ke ujung dunia oleh mesin propaganda evolusi. Baru-baru ini mulai diakui bahwa para Neanderthal membuat berbagai perkakas dan senjata, menguburkan anggota mereka yang meninggal, memakai api, membangun tempat berteduh yang kompleks, menguliti binatang, membuat alat-alat musik, berbicara, dan meninggalkan berbagai bukti lainnya bahwa mereka adalah manusia “sejati.” Seharusnya sudah jelas dari semulabahwa mereka ini bukanlah manusia-kera yang bodoh, karena bahkan di awal abad ke-20 sekalipun ada banyak suku-suku “zaman batu” yang hidup dan mirip Neanderthal dalam potongannya dan struktur tengkoraknya, tetapi yang jelas adalah manusia sepenuhnya. Faktanya, para paleoanthropologis yang terlibat telah dibutakan oleh semangat evolusi mereka. Mereka melihat apa yang mereka ingin lihat.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , | Leave a comment

Pat Robertson Bernubuat Lagi

(Berita Mingguan GITS 16 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Walaupun sudah memiliki rentetan catatan panjang nubuat palsu, pengkhotbah kharismatik Pat Robertson telah membuat prediksi lainnya, yaitu bahwa Amerika akan bankrut di tahun 2010. Sebenarnya dia agak tidak yakin dengan waktunya dengan berkata, “ini akan terjadi, hanya masalah seberapa cepat.” Siapapun bisa membuat suatu prediksi, dan prediksi yang satu ini sepertinya memang akan terjadi di suatu waktu di masa depan, tetapi kesalahan Robertson adalah mengklaim bahwa Allah memberitahu dia hal-hal ini. Ia telah membuktikan sejak dulu bahwa ia adalah seseorang yang tertipu dalam hal ini. Dia bernubuat di tahun 2007 bahwa Amerika akan menderita “pembunuhan masal” di tangan para teroris. Ia bernubuat pada tahun 2006 bahwa badai-badai hebat akan menghantam pantai timur Amerika dan mungkin sebuah tsunami di Barat Laut Pasifik, tetapi tidak ada badai besar yang menghantam baik itu pantai barat maupun timur Amarika tahun itu, untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Untuk tahun 2005 ia memprediksikan bahwa Presiden Bush akan merasakan kemenangan demi kemenangan di masa jabatannya yang kedua, padahal masa jabatan itu kacau sekali. Untuk tahun 2004 ia bernubuat bahwa Bush akan memenangkan pemiliah presiden “dengan mudah,” padahal dia menang tipis dengan 51% suara. Untuk tahun 1988 ia bernubuat bahwa ia akan menjadi presiden Amerika berikutnya; untuk tahun 1982, bahwa Rusia akan menyerang Israel; untuk tahun 1980, tentang suatu depresi ekonomi dan perang besar di Timur Tengah. Tidak ada yang terjadi. Gerakan Kharismatik telah senantiasa mendiskreditkan diri mereka sendiri. Gerakan ini konyol sekaligus sesat, tetapi karena taruhannya adalah kebenaran dan jiwa-jiwa yang kekal, ia harus ditanggapi serius. Alkitab mengatakan, “apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya” (Ul. 18:22).

Posted in Kharismatik/Pantekosta | Tagged , | 7 Comments

Anak-Anak Sekolah Diberitahu Untuk Menjauhi Wikipedia

(Berita Mingguan GITS 16 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Organisasi resmi yang mengawasi kualifikasi pendidikan dan pengujian di Inggris telah memperingatkan para siswa untuk menjauhi Wikipedia karena rendahnya akurasi situs tersebut. Ofqual (Office of the Qualifications and Examinations Regulator), memperingatkan bahwa Wikipedia tidalah “otoritatif atau akurat” dan dalam kasus tertentu “bisa saja sama sekali tidak benar” (“Schoolchildren Told to Avoid,” London Telegraph, 6 Januari 2010). Kami sendiri telah memperingatkan tentang Wikipedia di masa lampau. Artikel-artikel di dalamnya tentang ilmu pengetahuan penciptaan sangatlah condong, dan dalam bulan Desember ada sebuah laporan yang muncul bahwa ada seorang administrator Wikipedia yang menulis ulang sejarah iklim dunia dengan cara mengedit lebih dari 5000 artikel untuk menyembunyikan fakta-fakta yang berlawanan dengan hipotesis pemanasan global akibat manusia.

Posted in General (Umum) | Tagged , , , , , | Leave a comment

Dialog Antara Baptist World Alliance dan Roma Katolik

(Berita Mingguan GITS 16 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Sejak 2006, denominasi Baptist World Alliance telah melakukan dialog tahunan dengan Gereja Roma Katolik. Para perwakilan kedua pihak telah membicarakan topik-topik Kitab Suci, tradisi, Maria, kepausan, dan tahun ini mereka bermaksud untuk mempublikasikan sebuah dokumen bersama. Tidak diragukan lagi dokumen ini akan memutihkan dan menginterpretasi ulang semua perbedaan-perbedaan yang ada dan menyerukan langkah-langkah “persatuan.” Beth Newman, seorang profesor di Baptist Theolgoical Seminary dan juga seorang anggota tim dialog ini, mengklaim bahwa Yesus menginginkan persatuan antara Baptis dan Katolik (Associated Baptist Press, 5 Jan. 2010), dan dia mendasari pendapatnya ini pada Yohanes 17:21. “ supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Sebenarnya, dalam konteksnya, Yesus bukanlah sedang memberikan perintah yang harus dilakukan oleh manusia; Ia sedang berdoa kepada Bapa dan doaNya telah dijawab. Mereka yang lahir baru menjadi satu dalam Kristus karena mereka telah diadopsi ke dalam keluarga Allah dan mendapat bagian dalam Roh Kudus. Ini tidak ada hubungannya dengan Roma Katolik, yang percaya bahwa baptisan dan sakramen perlu untuk keselamatan, dan juga tidak ada hubungannya dengan Baptis-Baptis liberal yang tidak percaya bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang diilhamkan secara kata per kata. “Persatuan dalam keragaman” yang dipromosikan oleh gerakan ekumene didasarkan pada pemikiran manusia, bukan Firman Allah. Persatuan Kristen yang sejati adalah “seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir” (1 Kor. 1:10), dan ini hanyalah mungkin dilakukan di antara mereka yang sudah lahir baru dan yang berkomitmen secara absolut kepada Firman Tuhan yang tiada salah.

Posted in Ekumenisme | Tagged , , , , , , , | Leave a comment