Bintang Sepakbola Mengatakan Itu Adalah Agama

(Berita Mingguan GITS 21 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Bintang Brazil, Pele, yang divoting sebagai pesepakbola terbaik sepanjang masa, mengatakan, “Sepakbola adalah seperti suatu agama bagi saya. Saya menyembah bola dan memperlakukannya seperti suatu ilah” (“Football the universal Religion?” BBC, 13 Juli 2018). Diego Maradona, yang divoting kelima terhebat, setuju. “Sepakbola bukan hanya sekedar suatu permainan, atau suatu olahraga; ia adalah suatu agama.” Pesepakbola dan manajer Skotlandia, Bill Shankly, mengatakan, “Ada orang yang berpikir bahwa sepakbola adalah urusan hidup dan mati. Saya bisa memastikan bagi mereka bahwa sebenarnya lebih serius lagi dari itu.” Psychology Today mengobservasi bahwa “sambil jumlah kehadiran religius semakin menurun dalam dekade baru-baru ini, ketertarikan menonton sport semkain meningkat” (“Is Sport a Religion,” Psychology Today, 11 Nov. 2009). BBC baru-baru ini mengatakan, “Sepakbola seharusnya diberi nama baru, ‘permainan kudus.’” Firman Tuhan berkata, “Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala” (1Yoh. 5:21).

Posted in Sports/Olahraga | Leave a comment

Maria Menangis di Hobbs, New Mexico

(Berita Mingguan GITS 21 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah patung Maria, Our Lady of Guadalupe di Gereja Katolik di Hobbs, New Mexico, mulai “menangis” pada saat misa berlangsung pada tanggal 20 Mei. Sekretaris gereja dan suaminya pertama menyadari suatu zat “mirip-minyak” pada wajah patung itu dan di lantai di bawahnya. Ketika imam Jose “Pepe” menyeka zat itu dari patung tersebut dua kali, “air mata itu masih muncul kembali.” Setelah fenomena tersebut dipublikasikan di koran-koran, para pengunjung mulai berziarah ke situs tersebut. Uskup Oscar Cantu berkata bahwa para pejabat sedang menyelidiki fenomena tersebut. Mereka akan mulai dengan kemungkinan penjelasan-penjelasan alami. Dia menambahkan, “Jika ini supranatural, apakah ini dari Allah? Ataukah ini suatu roh jahat?” (“Bishop Cantú explains investigation,” Las Cruces Sun News, 2 Jun. 2018). Saya [Dr. David Cloud] mengunjungi gereja tersebut pada tanggal 14 Juni, karena saya kebetulan ada di Hobbs untuk berkhotbah di sebuah konferensi Alkitab tentang sejarah gereja, dan saya berbicara dengan sekretaris gereja tersebut. Dia menunjukkan kepada saya foto-foto patung yang menangis itu yang dia ambil di handphone-nya. Ketika saya menanyainya menurut dia apa maksud dari “menangis” itu, dia menjawab, “Bahwa Maria sedih dan dunia perlu berubah.” Saya bertanya apakah tidak mungkin itu adalah air mata sukacita, tetapi dia menjawab bahwa “Maria terlihat sedih.” Pada tanggal 14 Juli, Wilayah Keuskupan Las Cruces mengumumkan bahwa analisis kimiawi akan “air mata” tersebut memberikan hasil bahwa cairan itu adalah minyak zaitun (“Investigation into Weeping Virgin Mary Statue,” Newsmax, 17 Juli 2018). Maria dalam Katolikisme adalah hasil imajinasi sesat manusia, dan “kunjungan” apapun yang benar-benar terjadi di berbagai kuil Maria adalah pekerjaan roh-roh jahat. Ketika “Maria muncul,” dia selalu memberitakan suatu injil pekerjaan, yang dikutuk oleh Allah (Gal. 1:6-8). Firman Allah memperingatkan tentang bahaya penipuan rohani, dan orang yang bijak akan menguji segala sesuatu dengan Firman Tuhan yang tiada salah. “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. … Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka” (2 Kor. 11:3, 13-15).

Posted in Katolik | Leave a comment

Situs Penyembuhan Kanker Gadungan Mendapatkan 10 Juta Hits

(Berita Mingguan GITS 21 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “How a Canadian viral science video is teaching a lesson about online health hoaxes,” CBC News (Canada), 15 Juli 2018: “Pekerjaan Jonathan Jarry adalah untuk membedakan antara yang masuk akal dan yang tidak masuk akal di dalam sains, tetapi dia tidak pernah membayangkan bahwa ternyata alat yang paling efektif yang bisa dia pakai adalah menciptakan sebuah video palsu. Pengguna Facebook bisa jadi familiar dengan video dia yang terakhir atas nama McMcGill University’s Office for Science and Society (OSS) – yang sekarang memiliki 10 juta view dan terus bertambah. Judul videonya berteriak untuk di-klik: ‘TRIK ALAMI ini dapat MENYEMBUHKAN KANKERMU.’ Gambar-gambar awal yang ditayangkan menawarkan suatu janji yang terlalu-bagus-untuk-bisa-benar: ‘Obat kanker yang luar biasa ini telah diketahui sejak 1800an.’ Video tersebut menceritakan kisah palsu Dr. Johan R. Tarjany, yang pada tahun 1816 menemukan sejenis lumut yang dapat menyembuhkan kanker, dan pengetahuan ini telah dikekang oleh para perusahaan obat, demikian klaim video tersebut. Cerita itu semakin lama semakin menarik. Tarjany menambahkan lumut tersebut ke dalam pola makannya, dan tidak pernah menderita kanker – dan kabar baik – walaupun Food and Drug Administration (Editor: padanan badan POM) telah melarang lumut tersebut, kini lumut ini dapat dibeli online. Sambil para penonton mulai meraih kartu kredit dalam dompet, merayakan penemuan luar biasa ini sambil mengutuki perusahaan obat, kebenaran lalu disingkapkan: video yang anda kira menjanjikan suatu jawaban sederhana, sebaliknya adalah pelajaran berharga tentang literasi media dan berpikir kritis. …Jarry mengatakan bahwa ide membuat video seperti ini muncul dari video serupa yang pernah ditunjukkan seorang teman kepadanya. Video itu mendapatkan enam juta view, dan ditengarai memperlihatkan seorang peneliti yang menemukan sinyal-sinyal radio yang dapat membunuh sel kanker. … Dia mengatakan bahwa sangatlah membuat frustrasi karena video sains gadungan sering dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dari video sains sejati yang dibuat oleh tim mereka. Di halaman YouTube McGill OSS, ada beberapa video yang menjelaskan topik seperti sains gadungan tentang makanan dan pemeriksaan genetika pribadi, tetapi view yang didapat hanya ratusan ribu, bukan jutaan. ‘Kami tidak menjual solusi-solusi mudah untuk masalah-masalah kompleks,’ kata Jarry. ‘Kami menjual nuansa dan kritik dan ketidakpastian, dan hal-hal ini sulit dijual.’ … Video itu berakhir dengan sebuah pesan kepada para pemirsa: jadilah skeptis, ajukan pertanyaan, berkonsultasilah ke para dokter dan ilmuwan, dan jangan percaya teori-teori konspirasi yang didandani dengan paket yang menarik. Jadilah skeptis karena ada begitu banyak informasi yang salah di luar sana dan sadarilah bias diri kita sendiri. Sadarlah bahwa anda mudah dimanipulasi secara emosional.’”

Posted in Kesehatan / Medical | Leave a comment

Robot IBM Berdebat dengan Manusia

(Berita Mingguan GITS 14 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah robot IBM yang dikendalikan oleh AI, kini bisa berdebat dengan para pedebat profesional, dengan hasil yang menakjubkan. Robot tersebut, yang diberi nama Proyek Pedebat, dikembangkan di pusat riset IBM di Haifa, Israel. Acara debat pertama diadakan pada bulan Juni di San Francisco, melawan dua orang pemenang debat dari Israel. Topik-topik yang didebatkan adalah “apakah penjelajahan luar angkasa sebaiknya disubsidi oleh pemerintah” dan “nilai dari kedokteran jarah jauh dan apakah hal ini harus lebih luas dipakai” (“Man vs. Machine,” NoCamels.com, 5 Juli 2018). “Tim manusia dilaporkan menang, tetapi dengan perbedaan nilai yang tipis.” Para pendukung tipe AI (Artificial intelligence) yang seperti ini berargumen bahwa “hal ini berkaitan dengan menyadari isu-isu yang penting bagi masyarkat” dan memungkinkan “para pembuat keputusan untuk mengambil keputusan dengan informasi yang tepat.” Para pencipta dari Proyek Debat mengatakan, “Hal seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya dan kini kita telah tiba di sini.” Sungguh. Garis antara intelijen manusia dan intelijen artifisial semakin buram, dan ketergantungan manusia pada robot dalam setiap aspek kehidupan semakin bertambah seiring dengan pergantian setiap dekade.

Editor: Dengan semakin canggihnya komputer, manusia memasuki babak baru dalam apa yang disebut “Artificial Intelligence.” Namun demikian, ada banyak orang yang khawatir bahwa robot dan aritificial intelligence suatu hari bisa berbalik menyerang manusia. Konsep-konsep seperti ini banyak diangkat dalam fiksi-fiksi ilmiah. Intinya, mereka percaya bahwa Artificial Intelligence bisa berubah menjadi intelijensi yang sesungguhnya. Tetapi kenyataan jauh berbeda. Secanggih-canggihnya suatu robot, ia tidak akan pernah memiliki kesadaran diri. Kesadaran diri, lengkap dengan intelijensi sejati, perasaan, dan kehendak bebas, adalah konsekuensi dari diciptakannya manusia sesuai dengan gambar dan rupa Allah. Robot tidak memiliki jiwa, dan sehebat-hebatnya program manusia, ia tidak bisa menggantikan jiwa. Orang-orang yang percaya Alkitab tahu bagaimana akhir dari segala sesuatu, dan sama sekali tidak khawatir. Robot-robot tidak akan mengambil alih dunia. Hari Tuhan akan tiba, dan saat itu Allah akan menghancurkan pemberontakan terhadap otoritasNya di bumi ini yang telah dimulai sejak dahulu kala, dan menempatkan PutraNya Yesus Kristus di atas takhta. Israel modern memandang kepada ilmu pengetahuan sebagai juruselamat, tetapi itu adalah juruselamat yang payah, sungguh.

Posted in Teknologi | Leave a comment

40 Jajak Pendapat Gallup Menunjukkan Kebanyakan Orang Amerika Menentang Aborsi

(Berita Mingguan GITS 14 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “40 Straight,” CNSNews.com, 3 Juli 2018: “Dalam 40 jajak pendapat berturut-turut yang dilakukan Gallup dalam rentang 24 tahun, mayoritas orang Amerika mengatakan bahwa mereka percaya aborsi seharusnya ilegal dalam semua atau kebanyakan situasi. Dalam survei Gallup yang terakhir yang mengamati isu ini, yang dilakukan dari 1-10 Mei, 53 persen mengatakan bahwa mereka percaya aborsi seharusnya ilegal dalam semua atau kebanyakan kondisi. Survei Gallup ini menanyakan pertanyaan berikut: ‘Apakah anda berpendapat bahwa aborsi seharusnya legal dalam kondisi apapun, legal hanya dalam kondisi tertentu, atau ilegal dalam semua situasi?’ Jika responden mengatakan bahwa mereka percaya aborsi seharunya ‘legal hanya dalam kondisi tertentu,’ Gallup mengajukan pertanyaan lanjutan ini: ‘Apakah anda percaya aborsi seharusnya legal dalam kebanyakan situasi atau hanya adalam sedikit situasi?’ Sejak September 1994, Gallup telah mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini dalam 40 jajak pendapat. Dalam semua dari ke-40 survei tersebut, kombinasi persentase orang yang mengatakan bahwa mereka percaya aborsi seharusnya ‘ilegal dalam semua kondisi,’ atau ‘legal hanya dalam sedikit situasi,’ telah melebihi 50 persen.”

Posted in General (Umum), Kesehatan / Medical | Leave a comment

Alat Komersial Penyimpanan DNA Pertama Akan Diluncurkan

(Berita Mingguan GITS 14 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah perusahaan start-up, bernama Catalog, telah mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi sebuah alat penyimpanan data dari DNA pada tahun 2019. Perusahaan itu, yang berbasis di Harvard Life Lab, mengatakan bahwa metode ini akan dapat menyimpan data sebesar satu terabyte dalam sebuah butiran DNA kecil. “Jika disimpan di tempat yang dingin dan kering, DNA dapat secara konsisten bertahan ratusan tahun, jadi pusat data yang besar bisa digantikan oleh kulkas biasa” (“First commercial DNA data storage device,” New Scientist, 4 Juli 2018). Banyak periset yang bekerja di bidang ini, yang jelas masih dalam tahap permulaan. IARPA, cabang riset dari komunitas intelijen AS, telah mengeluarkan tantangan agar para ilmuwan mengembangkan bentuk-bentuk baru penyimpanan molekuler. Semua usaha ini justru adalah bukti yang indah akan Allah yang mahakuasa dan maha-berhikmat. DNA yang hidup dan luar biasa kompleks adalah bukti akan Allah, dan intelijensi manusia yang hebat yang mengizinkan kita untuk menyelidiki diri kita sendiri adalah bukti lainnya. Sebagaimana dikatakan David Berlinski, “Struktur sosial kera seringkali adalah rumit. Simpanse, bonobo, dan gorilla, mereka berpikr; mereka membuat rencana; mereka memiliki preferensi pribadi; mereka licik; mereka memiliki kesenangan dan keinginan kuat; dan mereka menderita. Hal yang sama juga ada pada kucing-kucing, saya bisa menambahkan. Dalam banyak hal ini, kita melihat cerminan diri kita sendiri. Tetapi, lepas dari kesamaan yang kita miliki dengan kera, sisanya sama sekali berbeda. Dan sementara kesamaan kita dengan mereka adalah hal yang menarik, perbedaan-perbedaan yang ada sangatlah mendalam” (The Devil’s Delusion, p. 156).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pembekuan Darah

(Berita Mingguan GITS 07 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Seeing the Non-existent: Evolution’s Myths and Hoaxes, oleh David Cloud, copyright 2011: “Pembekuan darah adalah salah satu contoh suatu sistem biologis yang luar biasa yang tidak dapat berevolusi dalam tahapan-tahapan. Mekanisme pembekuan darah sangatlah esensial untuk keberlangsungan hidup binatang dan manusia, karena sistem peredaran darah adalah sistem bertekanan, dan suatu luka yang sederhana bisa menjadi fatal jika perdarahan tidak dihentikan. Hemofilia adalah penyakit yang mengancam kehidupan, justru karena alat-alat untuk pembekuan darah rusak. Ketika suaut luka terjadi, sinyal-sinyal molekuler menyebabkan berbagai protein untuk teraktivasi, untuk membuat suatu jaringan yang kompleks yang menangkap sel-sel darah, dan membentuk bekuan darah awal. Pembekuan darah melibatkan lebih dari 30 reaksi yang berbeda, yang masing-masingnya penting untuk menyembuhkan luka dan masing-masingnya sangatlah kompleks. Koordinasi, urutan, waktu yang tepat, dan laju aksi, semua harus tepat. Menghilangkan satu saja dari reaksi-reaksi ini, atau menyelipkan satu langkah yang tidak diinginkan, atau mengubah timing dari satu langkah, akan berakibat kematian. Inilah mengapa sistem pembekuan darah disebut ‘suatu kaskade, suatu sistem yang bekerja melalui satu komponen mengaktivasi komponen lainnya’ (Alan Gillen, Body by Design, hal. 74). Perhatikan beberapa aspek dari “kaskade” yang rumit ini: Pertama, bekuan darah harus terbentuk secara cepat. Kedua, ia harus terbentuk sepanjang luka tersebut, dengan jangkauan yang cukup untuk menghentikan perdarahan. Ketiga, ia harus terbentuk hanya di lokasi persis terjadinya luka, dan hanya cukup unutk menutup luka, tetapi tidak menutup pembuluh-pembuluh darahnya (kalau tidak, ia akan menutup peredaran darah, yang bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke). Keempat, luka harus dibersihkan dari kuman-kuman dan sel-sel jaringan yang rusak. Hal ini terlaksana melalui peningkatan aliran darah yang kaya akan sel-sel putih. Kelima, proses pembekuan bukan hanya harus menghentikan aliran darah, tetapi juga mengembangkan kulit baru untuk kesembuhan permanen. Keenam, pada waktu yang persis kesembuhan tercapai, sistem protein lainnya harus bekerja untuk menyingkirkan bekuan darah. Proses pembekuan darah mulai dengan pembentukan suatu jaringan protein untuk menutup luka dan memerangkap darah. Jaringan ini terdiri dari suatu protein yang disebut fibrinogen yang dibawa dalam plasma darah. Protein lainnya, thrombin, mengiris potongan-potongan fibrinogen untuk menciptakan fibrin dan menyambungkan mereka untuk membentuk suatu jaringan. Benang-benang panjang berseliweran pada fibrin untuk memerangkap sel-sel darah. Perhatikan betapa luar biasanya intelijensi dan komunikasi yang terlibat dalam seluruh proses ini pada level seluler! Betapa konyolnya untuk memikirkan bagaimana suatu hal demikian dapat ‘berevolusi’ secara gradual dan buta!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Roh Ketakutan

(Berita Mingguan GITS 07 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

2 Timotius 1:7 – “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” Perhatikan beberapa pelajaran dari ayat yang sangat indah dalam Kitab Suci ini: Pertama, kita melihat bahwa ada ketakutan. Timotius memiliki ketakutan dan perlu dikuatkan melawan mereka. Paulus juga memilikinya (2 Kor. 7:5). Saya memilikinya (misal memikirkan masa depan pekerjaan, memikirkan kelemahan dan ketidakmampuan, takut akan manusia, takut marabahaya). Prajurit-prajurit yang paling berani pun memiliki ketakutan. Seorang Ranger Angkatan Darat yang berpengalaman berkata, “Keberanian bukanlah tidak memiliki ketakutan, tetapi keberanian adalah terus maju walaupun takut” (The Warfighters). Kedua, kita melihat bahwa ketakutan bukan berasal dari Allah. Anda bisa yakin bahwa ketakutan anda bukanlah dari Allah. Satu-satunya ketakutan yang datang dari Allah adalah takut akan Tuhan dan takut berdosa melawan Tuhan. Ketiga, kita melihat bahwa dalam Tuhan ada kemenangan melawan ketakutan. Kita dapat mengalahkan ketakutan melalui iman dalam Tuhan. Ia memberikan kekuatan, kasih, dan ketertiban, tetapi kita harus mengejar hal-hal ini dari Dia setiap harinya. Carilah kekuatan setiap kali anda lemah; carilah kasih setiap kali anda egois; carilah ketertiban setiap kali hati anda berantakan. Keempat, janji-janji Allah adalah senjata-senjata yang hebat untuk mengalahkan ketakutan dan setiap hal lainnya yang berkaitan dengan pikiran (2 Kor. 10:4-5). Orang-orang tidak percaya tidak memiliki sumber-sumber daya yang kuat ini. Mereka tidak dapat ditemukan dalam psikologi, agama, alkohol, obat-obatan terlarang, bahkan tidak dalam teman-teman dan keluarga terdekat. Ada dua janji agung yang telah sering menolong saya mengatasi ketakutan: Mazmur 138:3; 1 Petrus 5:8. Keduanya berkaitan dengan jalan menuju kemenangan mengatasi masalah-masalah sekarang ini.

Posted in Renungan | 1 Comment

Kesaksian Seorang Wanita Kristen tentang Pakaian

(Berita Mingguan GITS 07 Juli 2018, sumber: www.wayoflife.org)

“Saya mau benar-benar berterima kasih kepadamu untuk menulis bukumu, Dressing for the Lord. Buku itu sangat membantu saya dalam pembelajaran Alkitab dan tiba pada kesimpulan yang saya raih tentang pakaian dan Tuhan telah benar-benar mengubah hati saya dan merendahkan saya melalui ini. … Yang benar-benar menusuk saya dengan kebenaran adalah ketika saya melihat dua orang lelaki suatu ketika waktu saya sedang belajar dan mereka ada dalam toko yang sama dengan saya, dan pada hari-hari tertentu ketika saya sedang belanja, mereka berpakaian dan berperilaku seperti wanita. …sejujurnya, reaksi pertama saya adalah rasa jijik dan tersinggung sebagai seorang wanita. Para lelaki ini mengolok-olok apa artinya menjadi seorang wanita. Mereka juga membuang kelelakian yang indah yang Allah desain untuk mereka. Hal ini menjijikan bagi saya sekaligus membuat saya sedih. Sambil saya menceritakan hal ini kepada beberapa orang teman dan menjelaskan perasaan saya tentang hal ini, pikiran saya melayang dan saya membayangkan apakah seperti ini perasaan para lelaki waktu itu ketika wanita-wanita pertama mulai memakai celana. Saya berhenti saat itu dan menyadari bahwa Allah baru saja menembak saya dari mulut saya sendiri. Itulah harinya saya memutuskan bahwa saya akan membuat celana-celana saya dan membuat perubahan-perubahan besar, dan memanjangkan rambut saya dan mempertahankannya. Juga di sini di Irlandia, kami baru saja menyaksikan para feminis kembali menang besar dalam pemungutan suara untuk membawa aborsi masuk ke dalam negara ini. Gerakan feminis adalah kelompok yang sama yang mulai memakaikan celana pada wanita, mendorong androgyny dan homoseksualitas secara besar-besaran dan vokal, berarakan sekeliling Washington D.C. dengan kostum-kostum yang vulgar dan menjijikkan ketika mereka mencoba mendorong agenda aborsi, dan sedang mendorong aborsi di seluruh dunia. Jika orang-orang yang sama yang mendukung pembunuhan masal anak-anak tak bersalah sekaligus kekacauan gender dan membalikkan desain Tuhan adalah orang-orang yang sama yang mau memotong rambut wanita menjadi pendek dan memakaikan celana pada kita semua, maka saya mau membuat sangat jelas pada siapapun yang melihat saya bahwa saya tidak ambil bagian sedikitpun dalam kejahatan ini. Setelah membuat keputusan untuk berhenti memakai celana, Allah telah menunjukkan kepada saya bahwa kesopanan dan berpakaian sebagai seorang wanita adalah sesuatu yang bahkan lebih lagi berkaitan dengan hati. Ini adalah simbol kerendahan hati. Ini adalah belajar memiliki roh yang lemah lembut dan tenang. Ini adalah mengakui dan menghormati otoritas yang Allah tempatkan dalam hidup kita dan menjadi puas dengan desain yang Allah tetapkan atas kita, yang adalah hal yang terbaik yang bisa kita capai. Ketika saya memakai rok yang panjang dan longgar, saya tertutup di tempat seharusnya saya tertutup, saya dengan rendah hati berserah kepada Allah dan kepada otoritas yang Allah berikan. Saya telah belajar bahwa dalam penyerahan diri itu, saya dilindungi, secara rohani dan fisik.”

Posted in Wanita | Leave a comment

Dua Generasi Gembala Baptis: Konservatif dan Emerging

(Berita Mingguan GITS 30 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Charles Stanley dan anaknya Andy mewakili dua generasi gembala-gembala Baptis Selatan (Southern Baptist), satunya “konservatif” dan yang satunya lagi “emerging” (Editor: bisa diterjemahkan juga “gaya baru” atau “zaman now”). Charles, 85 tahun, adalah gembala sidang senior yang sudah lama melayani di First Baptist Church di Atlanta, sedangkan Andy, 60 tahun, adalah gembala sidang cool dari North Point Community Church di Alpharetta, suatu wilayah pinggir kota Atlanta. Salah satu perbedaan mendasar mereka adalah pandangan tentang homoseksualitas. Charles percaya bahwa homoseksualitas adalah dosa dan bahwa pernikahan homoseksual adalah salah absolut, berdasarkan Alkitab. Sementara itu, Andy memegang suatu pandangan yang lebih luas dan “toleran” yang didasarkan pada “konsensus.” Dalam bukunya The New Rules for Love, Sex and Dating, Andy mengatakan, “Tujuan saya menulis buku ini bukanlah untuk mendorong suatu agenda rohani, atau bahkan agenda Kristiani saya.” Rupanya perintah Tuhan untuk “beritakanlah Firman” (2 Tim. 4:2) sama sekali tidak digubris! Dalam sebuah acara pada bulan April 2015 untuk tujuan promosi organisasi “pembawa perubahan” yang dia dirikan, Catalyst, Andy mengatakan, “Kita perlu memutuskan, apapun pandanganmu tentang topik ini [homoseksualitas], bahwa tidak akan ada lagi siswa yang akan merasa mereka perlu meninggalkan gereja lokal karena mereka tertarik sama jenis atau karena gay. Hal ini berakhir dengan kita” (“Dr. Charles Stanley and Son Andy,” The Gospel Herald, 23 Apr. 2015). Charles Stanley yang “konservatif” membangun jembatan-jembatan kepada gereja-gereja emerging, dan di sanalah generasi kedua sekarang berada, terutama dengan filosofi “tenda luas” yang dipakai di Baptis Selatan, dan penerimaan musik penyembahan kontemporer. Saya [Dr. David Cloud] pertama mengunjungi First Baptist di Atlanta pada tahun 1990an, dan bahwa pada waktu itu mereka sudah penuh dengan musik rock. Banyak pengkhotbah baptis independen yang lebih senior hari ini juga sedang membangun jembatan-jembatan yang sama, dan hasilnya juga akan sama. Sudah banyak pengkhotbah baptis independen muda yang menjalani jembatan-jembatan kompromi dan menempuh jalan-jalan yang berbahaya. Adalah orang-orang seperti Charles Stanley, dengan pendekatan “lembut” dan tidak mau konfrontasi, yang membangun fondasi terciptanya orang-orang seperti Andy Stanley di generasi ini. Orang-orang model Charles Stanley memberitakan Firman, tetapi tanpa tegoran yang dituntut oleh Allah (2 Tim. 4:2). Bukan apa yang mereka katakan yang salah, tetapi apa yang mereka tidak mau katakan. Ini juga menggambarkan persentase yang besar dari mimbar gereja baptis independen hari ini, dan buahnya akan sama.

Posted in Emerging Church, LGBT | Leave a comment