Alkitab Sudah Cukup dan Adalah Satu-Satunya Otoritas bagi Iman dan Perilaku

(Berita Mingguan GITS 30 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim. 3:16-17). Karena Alkitab mampu memperlengkapi manusia kepunyaan Allah untuk setiap perbuatan baik, maka tidak ada hal lain lagi yang diperlukan, tidak penglihatan atau nubuat di luar Alkitab, tidak tradisi atau konsili di luar Alkitab, tidak ilmu pengetahuan di luar Alkitab, ataupun filosofi-filosofi manusia. Tidak juga diperlukan mujizat-mujizat dan pengalaman-pengalaman mistik, ataupun film-film Hollywood. “Jadi, marilah kita mempelajari dan menghargai Alkitab. Ia adalah suci dan pembimbing yang aman. Ia telah mengantarkan jutaan orang sepanjang jalan kehidupan yang gelap dan berbahaya, dan tidak pernah menyebabkan satu orang pun tersesat. Pikiran manusia, dalam penyelidikan akan kebenaran, tidak pernah melampaui pengajaran-pengajarannya; dan juga belum pernah ada orang yang melangkah ke suatu konsep atau daerah yang begitu terang sehingga cahayanya menjadi buram, atau ke tempat yang tidak terjangkau oleh cahaya kemuliaannya” (Barnes). 2 Timotius 3:16-17 mengubah keseluruhan jalan hidup saya (Dr. David Cloud) pada tahun 1973, ketika saya memahami bahwa Alkitab satu-satunya adalah wahyu Allah yang tak dapat salah yang diberikan kepada manusia dan saya menurut padanya sebagai Firman Allah yang seutuhnya. Sebelum itu saya dipimpin oleh campuran gado-gado filosofi dan agama, sedikit Mao Tse Tung, sedikit Paramahansa Yogananda, sedikit Ayn Rand, sedikit Hermann Hesse, sedikit pelajaran-pelajaran sekolah minggu dari gereja Baptis Selatan waktu saya kecil, dan banyak dosis Beatles dan Bob Dylan dan The Who dan Rolling Stones, dikombinasikan dengan dosis tinggi pikiran saya sendiri. Pada satu malam yang mulia di musim panas 1973, saya meninggalkan semua itu dan menerima Alkitab sebagai satu-satunya penuntun saya dalam hidup ini dan Yesus Kristus saja sebagai Tuhan dan Juruselamat saya, dan saya tidak pernah menyesalinya, karena saya telah menemukan kepuasan dan istirahat bagi jiwa saya.

Posted in Alkitab | Leave a comment

Gembala di Arkansas Menyebut Neraka Sebagai “Dongeng”

(Berita Mingguan GITS 30 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Popular Arkansas Pastor,” Christian Post, 21 Jun. 2018: “Timothy Rogers, seorang penginjil dan penyanyi yang populer di Arkansas, sedang menerima banyak kritikan setelah baru-baru ini mendeklarasikan dalam sebuah kebaktian penguburan bahwa neraka adalah ‘dongeng’ yang tidak berbeda dengan Santa Klaus. Rogers, usia 38 tahun, yang memimpin gereja Raja Damai di Blytheville, membuat komentar-komentar ini dalam sebuah kebaktian penguburan seorang muda yang berlansung sekitar satu jam. Dia mengatakan tidak mengenal orang muda itu, tetapi satu generasi dengan dia. ‘Apakah dia [orang muda yang meninggal] pergi ke neraka? Apakah dia menerima Yesus sebagai . . .? Nah lihatlah, kalian semua telah diberikan suatu kebohongan. Kalian semua telah ditipu. Semua hal ini adalah dongeng. Mempercayai neraka sama dengan mempercayai Santa Klaus. …Neraka adalah tempat imajiner.’ Dalam khotbahnya itu, Rogers menjelaskan bahwa kehidupan adalah hadiah yang diberikan secara cuma-cuma kepada manusia oleh Allah untuk ‘melakukan apapun yang kamu inginkan dengan hidup kamu.’ Dia menggambarkan Alkitab sebagai suatu buku petunjuk bagaimana menjalani hidup yang sukses. Pilihan-pilihan yang dibuat oleh individu-individu dalam kehidupan pribadi mereka, dia berkata, akan menentukan apakah mereka merasakan sorga atau neraka. ‘Neraka adalah apa yang kamu ciptakan,’ dia berkata, sambil disoraki penonton dengan kata-kata ‘masa begitu? Pengkhotbah?!’”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Migrasi Kupu-Kupu Monarch dan “Generasi Metusalah”

(Berita Mingguan GITS 23 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Seeing the Non-existent: Evolution’s Myths and Hoaxes, David Cloud, copyright 2011: “Pada bulan September dan Oktober, satu variasi jenis kupu-kupu monarch terbang sejauh 2.500 hingga 3.000 mil, dari Kanada dan Amerika Serikat bagian utara, sebelah timur pegunungan Rocky, menuju lokasi-lokasi yang belum pernah mereka lihat sebelumnya di hutan-hutan pegunungan di Meksiko tengah. Mereka bahkan terbang ke pohon yang persis sama, tempat nenek moyang mereka menghabiskan musim dingin! Lokasi persis dari tempat-tempat hibernasi ini tidak ditemukan hingga tahun 1975, ketika Dr. Fredrick Urquhart dari Universitas Toronto mengembangkan suatu metode melacak kupu-kupu. Ratusan juta kupu-kupu dengan tanpa salah menemukan jalan mereka ke lokasi-lokasi yang terpencil ini setiap tahunnya. Generasi yang terbang ke Meksiko disebut ‘Generasi Metusalah’ karena mereka secara genetika diprogram untuk hidup enam hingga delapan bulan, bukan beberapa minggu yang biasanya menjadi rentang hidup kupu-kupu monarch. Ini memungkinkan kupu-kupu untuk menyelesaikan bagian pertama dari pergerakan migrasi besar tersebut dan adalah penting untuk bertahan hidupnya sang monarch. (Beberapa dari mereka bahkan menjalani seluruh migrasi tersebut dan kembali ke tempat asal mereka di utara.) Migrasi ke Meksiko memakan waktu sekitar dua bulan, dengan serangga tersebut menjalani rata-rata 30 mil per hari, dan kupu-kupu lalu berhibernasi selama musim dingin di area-area kecil yang padat, dengan jutaan kupu-kupu berdesakan dalam beberapa hektar saja. Beberapa kupu-kupu bahkan menyeberangi Teluk Meksiko. Pada pertengahan Maret, kupu-kupu betina akan terbang ke utara beberapa jauhnya, menghasilkan telur, lalu mati. Ulat bulu akan menetas dari telur, melalui metamorfosis, lalu melanjutkan migrasi ke utara. Kupu-kupu baru yang lahir di dalam perjalanan, walaupun belum pernah bertemu dengan orang tua mereka, tahu persis di mana mereka dalam rute migrasi tersebut dan tahu ke mana mereka harus pergi dan bagaimana caranya pergi ke sana. Adalah generasi kedua, ketiga, atau bahkan keempat yang akhirnya tiba kembali di daerah-daerah utara, tempat nenek moyang mereka berasal! Dr. Andrew McIntosh dari Universitas Leeds mengobservasi, ‘Ini berarti suatu sistem informasi yang luar biasa tersimpan dalam kode genetika tiap kupu-kupu, sehingga ia ‘tahu’ pada tahap pada dalam siklus migrasi, kelompok kupu-kupu mereka berada. Mekanisme yang sedemikian tepat ini menyerukan dengan lantang adanya desain yang intelijen!’ (In Six Days, edited by John Ashton, hal. 167).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Semakin Sedikit Orang Amerika yang Memberikan Perpuluhan ke Gereja

(Berita Mingguan GITS 23 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Menurut riset dari organisasi Barna, ada penurunan yang bertahap dan pasti dalam persentase orang Amerika yang memberikan 10% dari penghasilan mereka ke gereja-gereja. Pada tahun 2002, persentasenya adalah 3%, turun dari 8% pada tahun 2001 (“The Ancient Rise and Recent Fall of Tithing,” Christian History, Agus. 2008). Ini adalah statistik yang menyedihkan sekaligus menyingkapkan. Umat Tuhan seharusnya memberikan lebih dari 10% penghasilan mereka ke gereja-gereja Tuhan yang alkitabiah untuk melaksanakan urusan besar Tuhan di bumi ini. “Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran” (1 Tim. 3:15). “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya” (Ams. 3:9-10).

Posted in Gereja, Misi / Pekabaran Injil | Leave a comment

Pertunjukan TV yang Menampilkan Jagoan Banci

(Berita Mingguan GITS 23 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Drag Queen Children TV Shows Coming to America,” Christian Post, 11 Juni 2018: “Sedikitnya ada dua pertunjukan animasi TV tentang lelaki-lelaki banci (diistilahkan drag queen dalam bahasa Inggris), yang menimbulkan kekhawatiran dari para komentator konservatif. World of Wonder mengeluarkan sebuah trailer pada bulan Mei tentang ‘Drag Tots!,’ sebuah show tentang anak-anak balita yang banci (drag queen), yang akan keluar tanggal 28 Juni, dengan fitur utama seorang model transgender, RuPaul. ‘Dalam dunia yang sedang menuju kekacauan, ketika ketakutan berkuasa atas negeri, suara-suara satu generasi telah berkumpul bersama untuk memberikan planet kita apa yang ia perlukan…. BAYI-BAYI BANCI!’ demikian seruan preview di YouTube. Pada 30 Mei, Netflix mengumumkan show animasi ‘Super Drags,’ dengan preview teaser yang belum menyatakan waktu peluncurannya: ‘Pada malam hari, mereka mengencangkan korset mereka dan berubah menjadi SUPER DRAGS (super banci) yang paling tangguh di kota, siap untuk melawan bayangan dan menyelamatkan kilauan dunia dari para penjahat. Bersiaplah, karena SUPER DRAGS akan masuk lebih dalam dari kamu kira.’ …Rod Dreher mengobservasi, ‘Netflix mengubah para drag queen banci menjadi superhero animasi, dan layanan streaming RuPaul mengubah para banci menjadi superhero anak-anak. Anda bisa jadi berpikir – dan saya harap anda berpikir – bahwa anak anda tidak akan dipaparkan pada kotoran semacam ini. Faktanya adalah, anak anda, dan semua kita, harus hidup di dunia yang menormalkan hal-hal seperti ini, suatu dunia dengan budaya populer yang berpikir bahwa mendandani anak-anak lelaki kecil seperti wanita-wanita yang secara seksual provokatif, adalah hal yang bukan saja boleh dilakukan, tetapi adalah tanda kemajuan budaya.’ Dreher menunjuk kepada usaha-usaha lain, seperti ‘Drag Queen Story Hours’ yang dilakukan di perpustakaan di seluruh Amerika. Hal ini juga telah diadopsi oleh negara-negara lain juga, termasuk Inggris, dengan para aktivis mempertahankan ide membacakan tentang lelaki-lelaki banci kepada anak-anak.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, LGBT | Leave a comment

Babel dalam Alkitab

(Berita Mingguan GITS 23 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Babel disebut hampir 300 kali dalam Alkitab, lebih dari kota lain manapun selain Yerusalem. Babel adalah banyak hal. Pertama, Babel adalah kerajaan yang didirikan oleh Nimrod pada waktu menara Babel (Kej. 10-11). Dari sinilah penyembahan berhala diciptakan, dan dari sinilah hal itu menyebar ke seluruh umat manusia. Hal ini digambarkan dalam Roma 1:21-32. Kedua, Babel adalah kerajaan Iblis yang berasal dari zaman Menara Babel. Ia adalah kerajaan dari “ilah zaman ini” (2 Kor. 4:4). Ketiga, Babel adalah salah satu kota kerajaan di Mesopotamia kuno yang bersaing dengan kota-kota kerajaan lainnya (seperti Ur dan Ebla) dalam hal kuasa dan kekayaan, yang bangkit dan jatuh dalam hal posisi yang prestise sepanjang abad-abad. Hammurabi adalah raja kuno Babel yang paling terkenal. Keempat, Babel adalah kerajaan kuno yang digambarkan dalam Daniel 2, yaitu kerajaan kepala emas yang didirikan oleh Nebukadnezar. Ini adalah Babel pada zaman nabi Yeremia. Kelima, Babel adalah kerajaan akhir zaman milik Antikristus, yang disebut Babel Rahasia (Wah. 17-18). Nubuat-nubuat tentang Babel ditemukan di Yesaya 13-14; 21:1-10; 47:1-15; Yeremia 25:11-14; 50-51.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum) | Leave a comment

Gembala Sidang Sebuah Megachurch Mengatakan Yesus Bukan Satu-Satunya Jalan kepada Allah

(Berita Mingguan GITS 9 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Why Jesus Is No Longer the Only Way for Many American Christians,” Christian Post, 19 Mei 2018: “Kira-kira dua bulan lalu, ketika musim dingin memberikan salju terakhir di New York City, Michael A. Walrond Jr., dari Gereja First Corinthian Baptist Church di Harlem, dengan 10.000 anggota, melancarkan serangan ideologis terhadap kekristenan tradisional. Walrond, yang disebut sebagai ‘Salah Satu Prajurit Tuhan’ oleh majalah Newsweek, memberitahu jemaatnya bahwa kepercayaan bahwa siapapun yang tidak percaya Yesus akan masuk neraka, adalah hal yang ‘gila.’ … Orang mengambil banyak jalan menuju Allah, dia berargumen, sambil menekankan bahwa dia pribadi merayakan jalan-jalan yang dipakai orang-orang lain untuk menemukan Dia – bahkan jika jalan itu tidak melibatkan iman pada Yesus. ‘Dan kuncinya adalah anda percaya pada Allah. Dan apapun jalan anda menuju Allah, saya merayakan itu. Secara pribadi, saya merayakan itu,’ kata Walrond. Pesan dari pengkhotbah New York City tersebut mengundang kritik dari lingkaran Kristen tradisional. Uskup Robert E. Smith, Sr., pendiri dari Total Outreach for Christ Ministries, mengatakan, ‘Pengkhotbah dalam video ini adalah benar sekaligus salah: dia benar bahwa semua jalan memang memimpin kepada Allah; tetapi Allah ini adalah kasih sekaligus api yang menghanguskan. Jika anda bertemu Dia pada jalan kasih Kristus, anda akan hidup, tetapi jalan lain manaupun, baik itu agama, filosofi, atau suatu kesalahpahaman akan Pribadi Kristus, maka yang menunggu adalah lautan api!’ Sementara keterbukaan Walrond, sebagai seorang Kristen, pada ide bahwa ada banyak jalan kepada Allah di luar dari kekristenan, bisa jadi mengejutkan bagi sebagian orang, riset baru menunjukkan suatu pergeseran besar-besaran di antara orang-orang Kristen dari pengajaran tradisional Alkitab seperti Yesus sebagai satu-satunya jalan menuju Allah.” “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kis. 4:12).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | 1 Comment

Penelitian DNA Membuat Lobang Besar dalam Teori Darwin

(Berita Mingguan GITS 9 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “When your DNA research pokes holes in Darwin,” OneNewsNow.com, 31 Mei 2018: “Para peneliti mengumumkan bahwa mereka telah membuat suatu penemuan yang sangat penting dalam evolusi biologis dan penemuan ini dapat membawa ilmu pengetahuan selangkah lebih dekat kepada kebenaran Alkitab. Menurut para peneliti, yaitu dua orang ilmuwan, seorang dari Amerika dan seorang dari Swiss, penelitian mereka terhadap DNA menunjukkan bahwa 100.000 binatang muncul pertama kalinya pada waktu yang hampir bersamaan – bukan secara perlahan melalui jutaan tahun. Karena sepertinya menyadari betapa berbahayanya hasil penemuan ini terhadap model evolusi, salah satu ilmuwan itu secara publik menyatakan bahwa mereka ragu untuk menerbitkan hasil penemuan mereka. ‘Ada bahaya besar terhadap model evolusi dalam penelitian ini yang belum sepenuhnya mereka sadari,’ komentar Dr. Nathaniel Jeanson, seorang peneliti biologis bagi Answers in Genesis. Jeanson, yang memiliki gelar Ph.D. dalam bidang perkembangan sel dari Harvard, memberitahu OneNewsNow bahwa adalah benar pada peneliti itu menyimpulkan bahwa binatang dan manusia muncul di bumi ini pada waktu yang kira-kira sama. Penelitian yang sama, ujar dia, juga menemukan bahwa tidak ada spesies silang. Seekor robin bisa saja berevolusi menjadi robin yang lebih baik, contohnya, tetapi ia tidak bisa menjadi seekor kadal. Para peneliti ini tidak mengakui bahwa Kejadian 1:1 adalah benar, tentunya, dan artikel headline pada tanggal 28 Mei itu menyinggung tentang ‘aspek baru evolusi’ dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal berjudul Human Evolution. Tetapi artikel itu menggambarkan ‘hasil mengejutkan’ bahwa sembilan dari 10 spesies di bumi hari ini, termasuk manusia, ‘muncul’ sekitar 100.000 hingga 200.000 tahun lalu. … ‘Kesimpulan ini sungguh mengejutkan,’ kata salah satu peneliti tadi, ‘dan saya melawannya semampu saya.’”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Laporan Departemen Luar Negeri AS Memberi Gambaran Suram tentang Penganiayaan Agamawi di Korea Utara

(Berita Mingguan GITS 9 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Report: ‘Praying, Singing Hymns, and Reading the Bible’ Can Lead to Prison Camp,” CNSNews.com, 30 Mei 2018: “Beberapa minggu sebelum Presiden Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Kim Jong Un, sebuah laporan Departemen Luar Negeri yang dikeluarkan hari Selasa, memberi gambaran suram berbagai penganiayaan agamawi yang dilakukan oleh rezim Stalinis tersebut – termasuk ‘eksekusi, penyiksaan, pemukulan, dan penangkapan’ orang-orang beriman. Laporan tersebut mengatakan bahwa sebagian dari hingga 120.000 orang Korea Utara yang ditahan di kamp-kamp penjara ‘dalam kondisi yang mengerikan’ berada dalam tahanan itu karena alasan agama. Laopran itu mengutip berbagai orang yang telah berhasil lari dari Korea Utara, dan berbagai organisasi internasional non-pemerintah, yang melaporkan bahwa ‘aktivitas agama apapun yang dilaksanakan di luar dari yang disetujui pemerintah, termasuk berdoa, menyanyikan himne, dan membaca Alkitab, dapat menyebabkan hukuman berat, termasuk pemenjaraan di kamp-kamp penjara politik.’ Sebuah NGO (Non-Governmental Organization) dari Korea Selatan telah mencatat 1.304 kasus pelanggaran kebebasan beragama yang dilakukan oleh pejabat-pejabat Korea Utara selama tahun yang dimaksud, termasuk 119 pembunuhan dan 87 orang yang menghilang. Penangkapan menyumbang 770 insiden lainnya. …’Kira-kira 80.000 hingga 120.000 tahanan politik, sebagiannya karena dipenjara karena alasan agama, dipercaya sedang ditahan dalam sistem kamp penjara politik di tempat-tempat terpencil dengan kondisi yang mengerikan.’ Laporan itu mengutip suatu grup advokasi kebebasan beragama, Christian Solidarity Worldwide, yang mengatakan bahwa rezim itu sering menerapkan kebijakan ‘bersalah karena asosiasi,’ yang menargetkan bukan hanya orang-orang Kristen tetapi juga menahan keluarga mereka, tidak peduli apa yang mereka percayai. Pertemuan Trump-Kim yang dicanangkan di Singapura, berfokus pada krisis program senjata nuklir Korea dan isu-isu keamanan yang berputar sekitar ittu. Tetapi para aktivis mendorong sang presiden untuk juga memasukkan agenda hak asasi manusia juga. …Duta Departemen Luar Negeri untuk kebebasan beragama internasional, Sam Brownback, mengatakan, ‘Presiden memiliki sikap yang tepat dalam menghadapi Korea Utara. Dia sangat peduli hal ini, seperti anda ketahui. Menteri Luar Negeri (Mike Pompeo) sangat terlibat dalam hal ini. Dan saya rasa mereka akan menyinggung semua hal-hal ini,’ katanya. …Brownback mengingat bahwa pada zaman waktu di masih di Senat – dia adalah senator Republikan dari Kansas periode 1996-2011 sebelum menjabat sebagai gubernur Kansas – dia memunculkan isu Korea Utara, ‘tetapi tidak ada seorang pun yang mau bertindak.’ ‘Nah, presiden ini sekarang sedang bertindak dan dia mau menyelesaikan isu ini, walaupun isu ini telah mengancam kita selama bertahun-tahun, jika bukan puluhan tahun.’”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Jalur Sutra Cina yang Baru

(Berita Mingguan GITS 2 Juni 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Cina telah mengalami perkembangan yang sulit digambarkan dalam beberapa puluh tahun terakhir, dan setiap tahun menghabiskan dana untuk infrastruktur lebih dari Amerika Serikat dan Eropa Barat digabung. Sebagai contoh, 10 tahun lalu, Cina tidak memiliki kereta api kecepatan tinggi, tetapi hari ini Cina memiliki sistem kereta api cepat yang terbesar dan tercepat di dunia. Faktanya, ia memiliki lebih banyak kereta api kecepatan tinggi (12.000 mil) dari sisa dunia lainnya digabungkan, dan sedang bergerak menuju target 24.000 mil pada tahun 2025. Kereta-kereta listrik, dengan kecepatan hingga 350 mph, memiliki berbagai pelayanan di dalamnya. Kereta-kereta ini, dan sistem jalan-jalan layang baru dengan nilai milyaran dolar, menyambungkan kota-kota raksasa Cina yang berjauhan, banyak di antaranya yang baru belum berapa tahun ini berkembang. Cina bermaksud untuk menyambungkan sistem transportasi nasionalnya yang baru dengan lima sistem kereta api internasional yang akan meniru Jalur Sutra di masa dulu (yang diseubt Belt and Road). Sentral keretanya yang baru di Khorgos, Cina barat, dekat Kazakhstan, yang bernilai 2 milyar dolar, sudah menyambung ke kota-kota di Eropa barat, hingga sejauh London. Tempat ini dicanangkan untuk menjadi kota pelabuhan darat terbesat di dunia. Sistem jalan layang lainnya dimaksudkan untuk bersambung ke Eropa melalui rute selatan, menyeberangi India dan Timur Tengah. Dan ada lagi yang lain yang dicanangkan melalui daerah utara, lewat Rusia dan menyeberangi Selat Bering ke Alaska, melalui terowongan bawah laut terpanjang dunia, dan lalu bersambung ke Kanada dan Amerika Serikat. Cina juga sedang merenovasi rute-rute dagang lautnya, termasuk investasi raksasa di sebuah pelabuhan laut dalam, berukuran 10,5 mil persegi, 19 mil lepas laut dari pantai Shanghai. Walaupun baru beberapa tahun lamanya, dan kebanyakan adalah hasil reklamasi dari laut (dengan 460 milyar kubit kaki lumpur diangkat dari dasar laut), Yangshan telah menjadi pelabuhan kontainer tersibuk di dunia, dan sedang dipersiapkan untuk beroperasi secara otonom dengan intelijensi artifisial (AI). Dari sudut pandang Alkitab dan nubuat, apa arti semua ini? Kontrol yang dilakukan pemerintah Cina, dikombinasikan dengan teknologi yang invasif secara sosial, dan antagonisme terhadap kekristenan, adalah persiapan dan sedikit cicipan akan kerajaan Antikristus nantinya. Juga, sistem transportasi Cina yang baru, tidak diragukan akan memfasilitasi pergerakan pasukan pada masa Tribulasi nanti. Para pemimpin Cina memiliki rencana-rencana jangka panjang untuk mengendalikan perdagangan dunia, tetapi waktunya pendek, dan seperti Israel, mereka tanpa sadar sedang mempersiapkan penggenapan nubuat Alkitab dan bangkitnya Manusia Durhaka. “Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur” (Wah. 16:12). (Fakta-fakta dalam artikel ini diambil dari dokumentari Future China 2049 – China on the Move.)

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum) | Leave a comment