Sologami

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sologami, atau menikah dengan diri sendiri, adalah salah satu tanda-tanda zaman. “Rupanya Linda Baker adalah orang pertama yang menikahi dirinya sendiri, yaitu pada bulan Desember 1993. Orang-orang lain telah mengikuti jejaknya, termasuk Sara Sharpe, yang menulis tentang pernikahannya dengan dirinya sendiri dalam buku A Dress, A Ring, Promises to Self. Lalu ada juga Nadine Schweigert, seorang wanita 36 tahun dari Fargo, North Dakota, yang diwawancarai oleh Anderson Cooper setelah menikahi dirinya sendiri di hadapan sekitar 40 teman terdekatnya. ‘Saya, Nadine,’ dia mengatakan kepada dirinya sendiri, ‘berjanji untuk menikmati hidup saya sendiri dan untuk mengecap hubungan cinta yang seumur hidup dengan diri saya sendiri yang cantik.’ Jennifer Hoes adalah seorang wanita Belanda yang melakukan yang sama pada tahun 2003. Pernikahannya dengan diri sendiri menjadi subjek dari dokumentari 10 menit oleh Majalah Aaon. … Dalam hal tertentu, pernikahan dengan diri sendiri adalah perkembangan logis dari apa yang digambarkan oleh Christopher Lasch, seorang kritikus budaya, dalam bukunya The Culture of Narcissism tahun 1979.

Narcissus dalam mitologi Yunani adalah seorang lelaki muda yang tampan, yang membuat semua wanita muda jatuh cinta padanya. Tetapi Narcissus menolak semua cinta mereka dan lebih memilih dirinya sendiri yang cakep” (“Same-Self Marriage,” First Things, Nov. 2014). Sebuah nubuat dalam Alkitab dari 2000 tahun yang lalu berkata, “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. MANUSIA AKAN MENCINTAI DIRINYA SENDIRI dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama” (2 Timotius 3:1-2).

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *