Pemenang Grammy Tidak Paham Soal Separasi Alkitabiah

(Berita Mingguan GITS 8Februari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Penyanyi musik kontemporer Kristen, Mandisa, tidak mengikuti acara pemberian hadiah Grammy minggu lalu (walaupun dia memenangkan hadiah album musik Kristen kontemporer terbaik) karena dampak negatif dari tempat-tempat seperti itu pada kehidupan rohaninya. Dalam halaman Facebook-nya, dia mengakui bahwa dia telah dicelakai oleh keterlibatannya di dalam dunia. “Dua kali saya pergi ke Grammys, saya menyaksikan pertunjukan-pertunjukan yang saya sangat ingin bisa hapus dari ingatan saya, dan ya, saya melongkapi banyak pertunjukan tahun ini; tetapi alasan saya bukanlah karena mereka, tetapi karena saya sendiri. …Saya telah menjadi mangsa dari tarikan daging, kesombongan, dan keinginan-keinginan egois belakangan ini” (“Mandisa Wary of Grammys’ ‘Allure of Pleasure,’”Baptist Press, 29 Jan. 2014). Dia tinggal di rumah untuk mencoba memperbaharui pikirannya daripada menempatkan dirinya dalam suatu lingkungan yang merayakan hal-hal yang dia anggap “berisiko.” Dia mengidentifikasi hal-hal ini sebagai “tarikan kenikmatan, nafsu untuk memiliki benda-benda dan rasa superioritas yang penuh kesombongan.” Selain kuota sampah moral yang biasa membludak, Grammys tahun ini juga menampilkan suatu “pernikahan” homoseksual massal, dan sebuah pertunjukan rock okultik (“Dark Horse” oleh Katy Perry). Sungguh berisiko!

Setelah membuat keputusan bijak untuk menjauh dari sampah ini dalam kesempatan yang satu ini, jelas bahwa Mandisa sendiri tidak paham penuh tentang separasi alkitabiah. Dia tidak bertobat dari cintanya kepada musik dunia dan pakaian yang tidak sopan; dia tetap terbuka kepada kemungkinan menghadiri pembagian hadiah Grammy di masa depan; dan dia dengan salah mengutip Yesus sebagai contoh teman orang-orang berdosa dalam konteks seperti ini. Tuhan Yesus sungguh memang adalah teman orang-orang berdosa. Ia bahkan menyerahkan nyawaNya bagi orang-orang berdosa. Tetapi Yesus tidak berpesta pora dengan orang-orang berdosa. Ia mengasihi orang-orang berdosa, tetapi Ia selalu “saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa” (Ibrani 7:26). Tidak seperti tipikal artis CCM, Yesus memperingatkan orang tentang penghakiman Allah atas orang-orang berdosa, menuntut pertobatan, dan memberitakan tentang api neraka yang kekal, dan hal-hal ini pastinya merusak suasana pesta duniawi mana pun, sekaligus menyebabkan pemberitanya tidak lagi diundang di pesta-pesta selanjutnya! Setelah saya diselamatkan pada usia 23 tahun dari gaya hidup rock & roll, saya menghabiskan banyak waktu bersaksi kepada mantan teman-teman hippie saya. Saya pergi ke rumah-rumah mereka, dan bertemu dengan mereka di restoran-restoran, dan berbicara dengan mereka secara pribadi, tetapi saya cukup memiliki akal sehat bahkan sebagai seorang yang baru percaya, untuk menjauh dari pesta-pesat mereka. Menjadi teman orang-orang berdosa tidak berarti ikut dalam konser rock, atau pesta immoral Hollywood. Jangan tertipu. Para rocker Kristen kontemporer, tidak peduli betapa tulusnya mereka, tidak sedang meneladani Kristus dan Paulus. Mereka sedang mengikuti jejak Lot dan Demas. “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu” (Efesus 5:11). “Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik” (1 Kor. 15:33). 

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Ahli Perubahan Iklim Mengatakan Tidak Akan Ada Salju Lagi

(Berita Mingguan GITS 8Februari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Pada tahun 2000, sebuah laporan di koran Inggris, The Independent, mengatakan bahwa salju sebentar lagi hanya akan ada di masa lampau. Artikel itu mulai dengan berkata, “Salju sedang mulai menghilang dari kehidupan kita,” dan berakhir dengan kata-kata “Kemungkinannya tinggi sekali bahwa tidak akan ada lagi salju lebat di kota-kota yang menginspirasikan [para pujangga di masa lampau]” (“Snowballs are now just a thing of the past,” The Independent, 20 Maret 2000). Koran itu mengutip David Parker dari Hadley Centre for Climate Prediction dan Research, yang mengatakan bahwa ujung-ujungnya anak-anak Inggris hanya akan bisa merasakan salju secara virtual, mengklaim bahwa dalam waktu 20 tahun salju “akan menimbulkan kekacauan luar biasa” karena begitu jarangnya terjadi. Ini dikatakan 14 tahun lalu. Sejak saat itu, planet kita ini telah semakin dingin, dan musim-musim dingin yang keras telah melanda banyak tempat, termasuk AS dan Inggris. Tentu saja hal ini tidak meruntuhkan teori “pemanasan global karena manusia,” karena sepertinya TIDAK ADA APAPUN yang dapat meruntuhkan teori “pemanasan global karena manusia!” Jika cuaca panas, maka itu adalah pemanasan global. Jika dingin, tetapi pemanasan global. Jika ada angin topan, atau tidak ada angin topan, jika es di kutub mencair, atau es di kutub bertambah banyak melampaui rekor – semuanya adalah pemanasan global yang disebabkan manusia. Sebagaimana yang dikatakan oleh almarhum Rev. Ike, dia memiliki koin keberuntungan, yang di satu sisinya bertuliskan “beruntung,” dan sisi satunya lagi “diberkati.” “Kalau pakai koin ini, tidak mungkin kalah,” katanya. Demikianlah para penganut global warming.

Editor: Kita harus selalu ingat, bahwa sains manusia bisa salah, dan sering salah. Alkitab tidak pernah salah.

Posted in General (Umum), Science and Bible | Leave a comment

Artis CCM Mengatakan Bahwa Dia Tidak Menghakimi

(Berita Mingguan GITS 8Februari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Penyanyi CCM, Natalie Grant, yang dinominasikan untuk dua hadiah Grammy minggu lalu, menolak untuk menegor kekejian dari acara penyerahan hadiah tersebut. Walaupun dia meninggalkan acara Grammys tersebut lebih awal, dia menolak untuk mengatakan bahwa tindakan itu adalah bentuk protes terhadap pakaian yang tidak sopan, dansa yang immoral, kata-kata makian kotor, “pernikahan” homoseksual, ataupun pertunjukan rock yang okultik secara terbuka dalam acara Grammy tersebut. Grant memberitahu pers, “Saya tidak menghakimi siapapun. Saya tidak membenci siapapun. Dan saya percaya bahwa setiap orang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Saya tidak akan pernah berdiri di sudut jalan dan mengibarkan panji, saya tidak akan memakai platform saya untuk masuk dalam argumen-argumen politik yang hanya akan memecahbelah dan tidak mempersatukan. Saya akan terus berdoa agar hidup saya menjadi pesan saya. Saya memiliki keyakinan saya sendiri yang menjadi pedoman hidup saya, dan saya akan terus mengerjakan keselamatan saya sendiri dengan takut dan gentar di hadapan Tuhan” (“Mandisa Wary of Grammys’ ‘Allure of Pleasure,’” Baptist Press, 29 Jan. 2014).

Saya mengutip kata-kata dia secara keseluruhan, karena menggambarkan dengan jelas pernyataan filosofi rock Kristen. Kami tidak menghakimi; kami tidak memberi peringatan; kami tidak berkhotbah; kami tidak memecahbelah; kami hanya menjalani kehidupan Kristen kami sebagai kesaksian. Filosofi seperti ini adalah kesesatan besar. Ini adalah kekacauan kebenaran. Ini destruktif terhadap rohani seseorang. Ini adalah batu dasar dari pembangunan gereja esa-sedunia. Ini adalah penggenapan nubuat Paulus dalam 2 Timotius 4:3-4 tentang suatu bentuk kekristenan yang penuh hawa nafsu. Gaya hidup dan filosofi CCM bukanlah untuk mengikuti jejak Yesus Kristus, yang sering sekali memperingatkan tentang bahaya api neraka – delapan kali dalam Injil Matius saja (Mat. 5:22; 7:19; 13:40, 42, 50; 18:8, 9; 25:41). Yesus berkhotbah melawan dosa dengan menggunakan kata-kata yang paling keras, bahkan dalam khotbah di bukit. Perhatikan kata-kata berikut dari Kristus, yang jelas bersifat menghakimi dan sangat menyinggung bagi orang-orang durhaka: “Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka” (Mat. 5:27-29). Mengenai memecahbelah, Kristus dengan tegas mengatakan bahwa Ia datang untuk memisahkan. “Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Luk. 12:51). Di zaman ini, Injil seharusnya diberitakan kepada segala bangsa dan setiap individu harus berdiri bersama atau melawan Pribadi yang mengklaim sebagai SATU-SATUNYA jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada yang lebih memecahbelah daripada ini. Para rocker Kristen telah bersekutu sejak lama dengan entertainment dunia yang kotor, dan karena itu mereka sama sekali tidak mirip Kristus.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Lesbian Militan Menyerang Para Lelaki Katolik

(Berita Mingguan GITS 25Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Blogging Gays Urge Murder of Christians,” Charisma News, 9 Des. 2013: “Terjadi pada tanggal 2 Des. 2013, di Buenos Aires, Argentina. LifeSiteNews.com melaporkan kisah ini dengan judul “Gerombolan Ganas Feminis Tak Berbaju yang Mendukung Aborsi Menyerang Orang-Orang yang Berdoa yang Mempertahankan Katedral.” Video dari serangan itu sungguh sangat mengguncang. …WND merangkum serangan itu sebagai berikut: ‘…suatu gerombolan feminis pro-aborsi – banyak di antara mereka tanpa baju dengan swastika Nazi di dada dan dahi mereka – menyerang dan melecehkan secara seksual sejumlah lelaki Roma Katolik yang sedang berdoa sambil berdiri di luar sebuah katedral di Argentina untuk melindungi tempat itu dari vandalisme.’ …Sungguh, sulit untuk menonton video itu tanpa merasakan dengan jelas roh jahat yang menguasai banyak dari kira-kira 17.000 penyerang lesbian, feminis, dan pro-aborsi itu. Ribuan kafir yang tak berbaju, penuh tato, berjingkrak-jingkrak mengelilingi boneka paus yang dibakar – dengan tujuan utama perayaan hak mereka untuk mengorbankan, hidup-hidup, anak mereka sendiri kepada dewi aborsi – sungguh mirip dengan para penyembah Baal kuno yang berjingkrak sekeliling api dan pembakaran anak-anak mereka hidup-hidup, sebagai korban bagi Molokh. …Sangat mengganggu juga adalah sejumlah komentar yang diposting tentang peristiwa itu dalma minimal satu blog aktivis gay yang memenangkan hadiah. …Joe Jervis, yang blognya memiliki sejarah panjang ekstrimisme anti-Kristen dan retorika penuh kekerasan, toh membiarkan beberapa pembacanya untuk memposting hal-hal untuk bukan hanya mendukung serangan feminis itu, tetapi juga menyerukan ditingkatkannya kekerasan melawan Kristen secara umum.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

10 Tempat Terburuk untuk Menjadi Kristen

(Berita Mingguan GITS 25Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari The Blaze, 8 Jan. 2014: “Open Doors USA, suatu organisasi yang memonitor dan mengekspos penganiayaan terhadap Kristen di seluruh dunia, telah mengeluarkan ‘2014 World Watch List’ – suatu laporan yang mmebongkar dan memberikan rangking terhadap negara-negara dengan kondisi paling parah di dunia bagi orang Kristen. Menempati urutan teratas tahun ini adalah negara-negara yang terkenal karena penganiayaan brutal oleh pemerintahnya atau taktik pembunuhan oleh kelompok-kelompok ekstrimis yang ada di dalamnya. Tempat-tempat yang absolut paling buruk bagi orang Kristen tahun ini adalah: Korea Utara, Somalia, Syria, Irak, dan Afghanistan [Lima terburuk berikutnya adalah Saudi Arabia, Maladewa, Pakistan, Iran, dan Yemen]. …David Curry, Direktur dan presiden dari Open Doors, juga menuduh pemerintahan Obama telah secara esensial menolak untuk menjadikan perlindungan terhadap agama minoritas suatu prioritas. Dia mengatakan bahwa ada kekurangan kepemimpinan di Barat, termasuk AS, dalam hal kebebasan beragama. EDITOR: Indonesia masuk ke nomor 47 dalam daftar tersebut, dan diberi ranking: penganiayaan moderat menengah (moderate persecution).

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Tulang Tangan Manusia Menentang Evolusi

(Berita Mingguan GITS 25Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Surprising Human Hand Bone,” Brian Thomas, Institute for Creation Research, 10 Jan. 2014: “Sebuah tulang tangan telah ditemukan di Kenya utara yang mengejutkan para peneliti ketika tulang itu diketahui berasal sebuah lapisan batu yang diberikan umur perkiraan 1,4 juta tahun, sehingga tulang ini menjadi tulang manusia tertua, tetapi masih cukup “muda” untuk melawan pemberian umurnya. Jika komunitas sekuler benar dalam perkiraan mereka bahwa penemuan ini lebih tua setengah juta tahun dari fosil manusia paling awal yang diterima, maka penemuan ini mengilustrasikan betapa anatomi manusia tidak mengalami perubahan evolusioner selama masa yang panjang itu. Diterbitkan dalam Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), tim menggambarkan tulang manusia itu – suatu tulang dari jari ketiga – sebagai cocok dengan tangan seorang lelaki setinggi 178 cm. Mereka menulis, ‘Dalam segala hal, tulang ini mirip dengan manusia modern, baik dalam proporsi maupun morfologi,’ …Tanpa mempedulikan penanggalan orang-orang sekuler yang kacau balau, berita paling signifikan dari penemuan fosil-tangan terbaru ini seharusnya adalah, bahwa tangan manusia yang paling tua yang penah ditemukan tidak menunjukkan perubahan evolusi sama sekali. Fosil Kenya ini memperlihatkan bahwa manusia berasal dari … manusia.” Catatan akhir: Cara pemberian usia dalam paham evolusi tidaklah didasarkan pada ilmu pengetahuan yang kuat dan kokoh, tetapi pada berbagai asumsi untuk mempertahankan evolusi. 

Posted in Science and Bible | 2 Comments

Hakim Jerman Mengambil Anak-Anak dari Keluarga yang Homeschooling

(Berita Mingguan GITS 18Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Judge: Homeschooling a ‘Concrete Endangerment’ to Kids,” WorldNetDaily, 7 Jan. 2014: “Seorang hakim telah mengeluarkan vonis yang mengagetkan dalam suatu kasus homeschooling (mengajar anak sendiri di rumah) di Jerman. Hakim itu menitahkan bahwa orang tua yang bersangkutan tidak boleh memiliki hak asuh atas anak-anak mereka karena keluarga itu bisa saja pindah ke negara lain dan melakukan homeschool, dengan demikian “secara konkrit membahayakan” anak-anak tersebut. Kasus Dirk dan Petra Wunderlich masuk berita internasional pada bulan Agustus ketika 20 polisi bersenjata tiba dan mendobrak pintu dan secara paksa mengambil empat orang anak-anak mereka dari rumah mereka di Darmstadt, Jerman, dan memasukkan mereka ke sekolah umum. Sebagaimana dilaporkan oleh WND pada waktu itu, anak-anak tersebut, yang berusia 7 hingga 14 tahun, dibawa ke pengasuhan polisi. Mereka diizinkan kembali ke rumah tiga minggu kemudian, ketika ayah dan ibu mereka, tanpa diberikan pilihan lain oleh birokrasi federal di Jerman, setuju untuk mengizinkan anak-anak mereka masuk sekolah umum walaupun mereka tidak setuju dengan pengajaran sosial dan agamawi di sana. . . Pengacara bagi keluarga tersebut telah meminta hakim untuk mengizinkan orang tua anak-anak tersebut memiliki hak asuh karena mereka telah menuruti semua tuntutan pengadilan agar anak-anak mereka masuk sekolah umum, dan mereka ingin pindah ke Perancis, karena di sana homeschooling legal. Hakim tersebut, dalam keputusannya, mengatakan bahwa walaupun anak-anak Wunderlich secara akademis profisien, secara sosial teradaptasi baik, dan tidak memiliki kekurangan pendidikan, ia bagaimana pun juga sangat takut dengan homeschooling. Malkmus mengatakan bahwa homeschooling adalah seperti membuat anak-anak itu mengenakan jaket-tahanan dan ia mengatakan ia harus memastikan anak-anak tersebut tinggal di Jerman supaya mereka bisa terintegrasi ke dalam masyarkat. Ia takut ‘anak-anak itu akan tumbuh besar dalam masyarakat paralel tanpa belajar integrasi atau berdialog dengan orang-orang yang berpikiran berbeda dan menghadapi mereka sambil mempraktekkan toleransi.’ Perlakuan seperti itu, dia berkata, adalah ‘bahaya konkrit atas kebaikan sang anak.’”

EDITOR: Betapa kacaunya dunia, ketika orang tua yang tidak peduli dengan pendidikan anaknya, hanya mengantar ke sekolah setiap hari, dianggap lebih baik dari pada orang tua yang ingin mendidik sendiri anak mereka, dan menghabiskan sehari-hari mendidik mereka dengan teliti. Iblis paling tidak suka dengan keluarga yang baik, tidak duniawi, dan mau terpisah dari filosofi dunia ini yang kacau.

Posted in Education / Pendidikan, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Bukti Tambahan Lagi tentang Komunikasi Tanaman

(Berita Mingguan GITS 18Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Bukti-bukti bahwa tanaman melakukan komunikasi yang kompleks semakin bertambah. Penelitian-penelitian ilmiah pertama mengenai hal ini diterbitkan pada tahun 1983, mendemonstrasikan bahwa pohon willow, poplar, dan sugar maple saling memperingati satu sama lain tentang serangan serangga melalui sinyal-sinyal kimiawi, dan pohon-pohon sekitar yang belum rusak akan mulai “mengeluarkan kimia penangkal serangga untuk menangkis serangan itu” (“How Plants Secretly Talk to Each Other,” Wired, 20 Des. 2013). Penelitian-penelitian ini segera “dijatuhkan dengan alasan salah secara statistik atau terlalu dangkal,” dan riset berhenti hingga beberapa tahun lalu. Tetapi penelitian-penelitian baru menunjukkan bahwa ketika serangga mengunyah daun, tanaman akan mengeluarkan sinyal kimia ke udara, dan 40 penelitian berbeda kini mengkonfirmasi bahwa tanaman lain mendeteksi sinyal di udara ini dan meningkatkan produksi mekanisme pertahanan mereka sebagai respons (Ibid.) Richard Karban, seorang profesor dari University of California, mengatakan bahwa perdebatannya sekarang bukan lagi tentang apakah tanaman dapat menginderai sinyal biokimia satu sama lain, tetapi mengenai mengapa dan bagaimana cara mereka melakukannya. Ted Farmer, dari University of Lausanne, baru-baru ini menemukan bahwa tanaman-tanaman mengeluarkan informasi “dengan denyut listrik dan suatu sistem sinyal yang berbasis voltase yang mirip sekali dengan sistem saraf binatang.” Tanaman meresponi serangan serangga dengan cara memproduksi bahan kimia beracun, dengan menurunkan kualitas nutrisi daun-daunnya, dengan menarik serangga-serangga pemangsa yang membunuh serangga herbivora, dan dengan cara-cara kompleks lainnya.

Karena para ilmuwan yang melakukan eksperimen ini adalah evolusionis yang percaya dalam “seleksi alam” yang buta sebagai produk kompetisi ganas dalam alam, mereka bingung dengan penemuan mereka ini. “Mengapakah suatu tanaman menghabiskan energi untuk memberi petunjuk kepada para pesaingnya tentang adanya bahaya?” mereka bertanya. Jawaban yang sederhana adalah bahwa fakta-fakta sains tidak cock dengan “teori” evolusi. Pertanyaan pertama yang mereka harusnya tanyakan adalah bagaimanakah semua intelijensi dan simbiosis yang luar biasa ini antara tanaman “bodoh” dan serangga dapat berevolusi dari kehampaan melalui kemungkinan belaka? Jawaban logisnya, bagi mereka yang tidak terkurung dalam penjara Darwin, adalah bahwa ini semua produk dari maha-Intelijensi. Tidak ada cukup terang dalam alam ciptaan untuk menyelamatkan seseorang, tetapi cukup ada terang sehingga ia tidak bisa berdalih tidak mempercayai adanya Allah. “Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. 20 Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. (Rom 1:19 ITB)

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Singa Allah Telah Mati, tetapi Singa Yehuda Terus Hidup

(Berita Mingguan GITS 18Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Ariel Sharon, yang nama depannya berarti “singa Allah,” mati minggu lalu pada usi 85 tahun. Dia telah berada dalam koma sejak Januari 2005 semenjak mengalami stroke. Dalam suatu perjalanan ke Israel tahun lalu, kami ditunjukkan rumah Sharon di kota tua Yerusalem. Dia adalah salah satu pahlawan Israel modern, hidupnya penuh dengan petualangan. Dilahirkan di sebuah pertanian dekat Tel Aviv pada tahun 1928, anak dari imigran Rusia, Sharon ikut berperang dalam Perang Kemerdekaan Israel tahun 1948. Pada tahun 1950an, dia memimpin Uni t 101, yang melancarkan serangan balasan terhadap gempuran teroris dari Yordania. Pada tahun 1967, dia memimpin sebuah batalion tank menang atas pasukan Mesir dalam Perang Enam Hari. Sebagai seorang jenderal dalam Perang Yom Kippur tahun 1973, Sharon mengelilingi Pasukan Ketiga Mesir dan memimpin pasukannya menuju Kanal Suez. Pada tahun 1981, dia memolong Perdana Menteri Menachem Begin membuat keputusan untuk mengirim jet tempur untuk menghancurkan reaktor nuklir Irak. Pada tahun 1982, sebagai Menteri Pertahanan Israel, Sharon dipersalahkan atas kematian ratusan pengungsi di dua kamp di Beirut, Lebanon, karena militer Israel yang berkuasa atas daerah itu tidak menghentikan pembantaian. Dia terpaksa mengundurkan diri dari posisinya. Sharon adalah seorang yang berposisi teguh tentang hak Israel atas tanah mereka, mempionir pendirian rumah-rumah Yahudi di “tanah okupasi Palestina” yang telah ditentang keras oleh PBB. Dia berkata, “Ini adalah tanah Israel dan kita akan tinggal di sini selamanya” (“Ariel Sharon,” CNN, 11 Jan. 2014). Tetapi, mengalah kepada tekanan internasional dan pragmatisme, pada tahun 2004 dia memimpin pemerintah Israel untuk mengevakuasi orang Yahudi dari jalur Gaza. Dalam kunjungannya pada tahun 2000 ke Bukit Bait, ia berkata, “Bukit Bait ada di tangan kita,” dan hal ini memulai gerakan Palestina yang disebut Intifada Kedua, yang mengakibatkan 4000an orang mati. Pada tahun 2001, dia terpilih sebagai Perdana Menteri ke-11 dari Israel modern. Ariel Shaorn adalah salah satu dari laki-laki dan perempuan yang berani dari segala lapis masyarakat yang telah memimpin Israel dari satu kemenangan kepada kemenangan lainnya sejak negara Israel berdiri tahun 1948.

Namun, seperti yang sudah sering kita katakan, Israel saat ini sudah berada kembali di tanah mereka tetapi dalam kondisi mati rohani, dan kebanyakan dari pemimpin-pemimpinnya adalah “Yahudi sekuler” yang tidak percaya Kitab Suci mereka sendiri. Israel akan terus terhuyung-huyung dari satu masalah ke masalah lain dan masih akan terus berada di bawah kuasa bangsa-bangsa sampai masa Bangsa-Bangsa selesai dan Mesias-nya kembali untuk mendirikan KerajaanNya yang mulia. Bahkan, kondisi akan semakin gelap dan parah sebelum terang akhirnya bersinar, karena Alkitab mengatakan bahwa Israel yang murtadakan menerima Antikristus sebagai seorang pendamai dan penyelesai masalah pada waktu ia muncul ke panggung. Bait Suci Ketiga akan didirikan, dan akan dikuasai oleh Antikristus, yang juga disebut “manusia durhaka,” yang lalu akan melancarkan usaha Iblis yang terakhir untuk memusnahkan Israel. Tetapi Israel tidak bisa dihancurkan, sama seperti Tuhan tidak bisa dihancurkan. Singa Allah sudah mati, tetapi singa Yehuda masih hidup terus (Kejadian 49:9-10). Pada tahun 2005, Rabbi Yitchak Kaduri bernubuat bahwa Mesias tidak akan datang sebelum kematian Sharon, tetapi Mesias yang mereka nantikan hari ini bukanlah Mesias dalam Kitab Suci, sama seperti 2000 tahun lalu mereka mencari Mesias menurut hati mereka sendiri. “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah” (2 Tes. 2:3-4)

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum) | Leave a comment

Marijuana Mulai Dilegalkan

(Berita Mingguan GITS 11 Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Di Amerika Serikat, sekarang negara bagian Colorado dan Washington melegalkan penggunaan obat marijuana untuk tujuan rekreasional. Ini adalah langkah yang bodoh, dan akan membawa dampak yang buruk (Hukum di Colorado sudah mulai disebut sebagai papan loncatan bagi negara-negara bagian lainnya). Saya (David Cloud) secara pribadi tahu benar dampak tersebut, karena sebelum diselamatkan saya seorang peminum dan pemakai obat. Saya mulai minum-minum sejak umur 16 tahun dan hal itu memiliki efek yang menakutkan bagi masa muda saya, memperkuat dan memperbesar sikap tidak berhukum dan rasa tidak dapat dikalahkan yang memang sudah ada pada orang muda. Ditempatkan di Vietnam dalam Angkatan Bersenjata pada tahun 1970-71, saya menjadi seorang pemakai marijuana. Setelah saya keluar dari Angkatan Darat, saya tenggelam ke dalam budaya obat yang ada dalam gerakan hippy rock & roll, bersama dengan banyak dari generasi saya ikut dalam Magical Mystery Tour-nya Beatles yang sangat bodoh. Alkohol adalah obat yang kuat, tetapi marijuana mengubah otak saya lebih daripada minuman keras. Marijuana adalah suatu obat psikoaktif yang memiliki sifat halusinogenik. Ia bukanlah suatu barang mainan yang tidak ada bahayanya. Obat ini bisa mengacaukan kedalaman jiwa seseorang. Tidak semua orang berpengalaman buruk dengan obat ini, tetapi banyak yang mengalaminya. Marijuana mempengaruhi orang secara berbeda-beda, tetapi depresi, kekhawatiran mendalam, dan rasa takut paranoid adalah efek-efek samping yang umum, sedangkan psikosis akut terjadi juga cukup sering. Marijuana sering disebut obat “gerbang pintu,” dan bagi saya pribadi itu benar sekali. Obat ini menyingkirkan rasa takut untuk mencoba obat-obat lainnya.

American Medical Association telah memperingatkan bahwa “cannabis adalah obat yang berbahaya dan oleh karena itu termasuk isu kesehatan masyarakat. …Penggunaan cannabis secara berat pada masa remaja mengakibatkan kerusakan permanen pada performa neuro-kognitif dan IQ, dan penggunaan obat ini berhubungan dengan meningkatnya serangan cemas, ataupun kelainan mood dan pikiran psikotik.” Sudah banyak sekali orang yang kecanduan alkohol dan obat-obat terlarang. Betapa bodohnya untuk meningkatkan hal ini. Polling publik menunjukkan ada peningkatan dramatis dukungan untuk melegalkan marijuana pada tahun-tahun belakangan, tetapi fenomena ini bukanlah didorong oleh hikmat. Sebaliknya, ini didorong oleh pengaruh budaya pop, industri entertainment, sistem pendidikan yang berfokus pada relativisme moral, masyarakat yang memandang rendah hukum, dan kekurangan hikmat yang mendalam yang terlihat jelas dalam laporan media massa.”Siapa bijak hati, memperhatikan perintah-perintah, tetapi siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.Berlaku cemar adalah kegemaran orang bebal, sebagaimana melakukan hikmat bagi orang yang pandai.Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak…Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman….Suatu hardikan lebih masuk pada orang berpengertian dari pada seratus pukulan pada orang bebal.“ (Amsal 10:8, 23; 12:15; 14:16; 17:10).

Posted in General (Umum) | 2 Comments