Kieth dan Kristyn Getty

(Berita Mingguan GITS 15Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Himne-himne kontemporer yang digubah oleh Keith dan Kristyn Getty, banyak dipakai oleh gereja-gereja yang “tradisional, non-kontemporer” karena himne-himne ini dianggap relatif aman. Minimal delapan lagu mereka dimasukkan ke dalam buku nyanyi Rejoice Hymns yang diterbitkan oleh Majesty Music, dan 29 lagu masuk ke dalam buku lagu Hymns Modern and Ancient, yang diterbitkan oleh Hearts Publications, sebuah pelayanan dari Steve Pettit Evangelistic Association, dan dikompilasi oleh Fred Coleman yang mengepalai Departemen Musik Gereja di Bob Jones University. Lagu-lagu keluarga Getty yang populer termasuk “Don’t Let Me Lose My Wonder,” “In Christ Alone” (ditulis oleh Keith dan Stuart Townend), “Speak, Oh Lord,” dan “The Power of the Cross.”

Biasanya, lirik lagu-lagu ini alkitabiah dan musiknya juga bukan rock & roll yang mentereng (walaupun keluarga Getty bisa neg-rock dengan keras di konser-konser mereka). Tetapi keluarga Getty ini mewakili dunia musik penyembahan kontemporer yang sangat berbahaya, sama seperti Michael W. Smith atau Graham Kendrick. Tujuan mereka yang ekumenis gereja esa-sedunia adalah untuk “menyatukan semua orang dalam hal musik” (www.keithgetty.com). Mereka mau “menjembatani antara musik tradisional dan kontemporer” (http://www.gettymusic.com/about.aspx), tetapi orang-orang yang percaya Alkitab seharusnya tahu bahwa ini adalah suatu perbedaan yang tidak boleh dijembatani, karena ini sama dengan perbedaan antara Kristus dan dunia, antara Roh dan daging, antara gereja-gereja sejati dengan gereja-gereja pelacur (Wah. 17). Keluarga Getty adalah “penulis-penulis himne modern” tetapi musik mereka bersifat sinkretistik. Mereka “menggabungkan musik warisan Irlandia mereka dengan bunyi-bunyi Nashville, rumah mereka saat ini.” Keluarga Getty menyebut grup Beatles sebagai pengaruh besar dalam musik mereka. Keith juga membuat arrangement untuk beberapa lagu di album Michael W. Smith, Healing Rain, yang kharismatik.

Keluarga Getty memiliki kerjasama yang erat dengan Stuart Townend, yang adalah seorang kharismatik radikal dan ekumenis. Bukan hanya mereka menulis dan menerbitkan lagu dengan Townend, mereka juga melakukan tur bersama, bergandengan tangan , misalnya dalam Tur Pulau-Pulau Celtic tahun 2012. Pada bulan Juli 2012, keluarga Getty bergabung dengan Townend dan Matt Maher yang Roma Katolik dalam NewsongCafe di Worshiptogether.com. Mereka memainkan dan mendiskusikan lagu “The Power of the Cross,” yang ditulis bersama oleh Getty dan Townend. Program 10 menit itu mempromosikan kesatuan ekumenis, dan Maher/Townend/Getty jelas satu roh dalam musik mereka.

Perbedaan-perbedaan doktrinal yang penting sama sekali tidak berarti bagi mereka sehingga sama sekali tidak disinggung. Kekejian rohani seperti supremitas kepausan, misa, baptisan bayi, kelahiran kembali melalui baptisan, dan penyembahan Maria sama sekali diabaikan. Yudas 3 dikecilkan dan Roma 16:17 sama sekali dilanggar demi membangun gereja esa-sedunia melalui musik Kristen kontemporer. Gereja-gereja yang memakai musik Getty atau Townend juga sedang membangun ke arah yang sama.

Posted in Ekumenisme, musik | Leave a comment

Pat Robertson Mengatakan Bahwa Dinosaurus Hidup Sebelum Zaman Alkitab

(Berita Mingguan GITS 08Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Pat Robertson, pemimpin dari Klub The 700, memberitahu seorang penonton pada tanggal 27 November bahwa bumi lebih tua dari 6000 tahun dan bahwa dinosaurus hidup sebelum sejarah dalam Alkitab (“Pat Robertson Says Dinosaurs Prove Young Earth Creationists Are Wrong,” Christian Post, 28 Nov. 2012). Robertson waktu itu sedang menjawab seorang ibu Kristen yang khawatir bahwa putra dan suaminya sedang meninggalkan iman Alkitabiah demi kebohongan-kebohongan ilmu pengetahuan, dan ibu itu mendapatkan jawaban yang sedemikian salah dari Robertson. Sungguh sedih, jelas sekali Pat tidak paham soal isu yang sangat penting ini, salah dalam berpikir bahwa ilmu pengetahuan evolusi didasarkan pada fakta-fakta riil. Ilmu evolusi bukanlah ilmu pengetahuan sejati, melainkan suatu penafsiran ulang fakta-fakta sains melalui kacamata skeptikisme yang disengaja. Semua ilmu pengetahuan sejati mendukung Alkitab, dan hal ini telah didokumentasi oleh banyak sekali ilmuwan yang berkualitas tinggi, seperti para pemegang Ph. D. yang kami daftarkan di ebook “Testimonies of Scientists Who Believe the Bible,” yang tersedia gratis dari www.wayoflife.org. Sangatlah esensial untuk mengerti bahwa evolusi bahkan tidak bisa dianggap suatu teori atau bahkan suatu hipotesis. Sebagaimana yang dikatakan oleh David Stone, seorang Ph.D. dalam bidang fisika, “Teori-teori ilmiah melibatkan model kuantitatif, data eksperimental, dan validasi berulang kali melalui prediksi dan observasi. Dalam aspek manapun dari filosofi/fantasi evolusi ini, tidak ada ‘teori’ sama sekali. Tidak ada teori tentang terbentuknya protein pertama, DNA pertama, sub-struktur sel pertama, sel pertama, makhluk bersel banyak, transisi dari satu jenis ke jenis lain, dll. Yang ada hanyalah cerita. Tidak ada data genetik, tidak ada satu pun kasus mutasi dan seleksi alam yang terobservasi dapat menghasilkan jaringan, organ, atau makhluk yang baru. Evolusi juga bukanlah suatu hipotesis, yaitu suatu penjelasan yang cukup masuk akal tentang fakta-fakta yang terobservasi, yang konsisten dengan hukum-hukum alam yang diketahui, dengan memakai data-data eksperimen dan analisis. Hipotesis seharusnya menjalani semacam pengetesan untuk mengetahui apakah ia bisa bertahan dalam kondisi tertentu. Suatu teori muncul jika suatu hipotesis bertahan melalui tes yang berulang-ulang dalam kondisi yang bervariasi, dan tidak bisa dipatahkan. Evolusi tidak berhak menyandang kedua istilah ini. Evolusi hanya bisa disebut suatu ide filosofi, atau bahkan ide agamawi, tanpa dukungan sains sedikitpun, dan dimaksudkan untuk mengganti kebenaran Alkitab dengan cerita-cerita” (Dr. Stone, email kepada David Cloud, 21 Agustus 2011). Pat Robertson menyinggung “carbon dating” sebagai bukti bahwa bumi tua, tetapi carbon dating justru membuktikan bumi muda. Catatan Alkitab tentang penciptaan adalah jelas. Kejadian 1-2 bukanlah semacam “puisi” yang tidak riil. “Suatu petang dan suatu pagi” tidak bisa ditambah-tambah menjadi jutaan tahun. Sejak tahun 1922, William Jennings Bryan dengan bijaksana berkata, “Bukanlah hal yang ringan untuk memecat kebenaran Alkitab untuk menerima, bukan suatu kebenaran – bahkan bukan suatu teori – tetapi sekedar suatu hipotesis” (In His Image, 1922, hal. 94). Bryan sungguh benar dalam pernyataannya ini, tetapi dia juga salah karena mendukung pandangan “hari yang panjang” dalam Kejadian 1, jadi sama saja menyerang catatan Alkitab. Inilah yang persis dilakukan oleh orang-orang seperti Pat Robertson di zaman kita, dan ini adalah hal yan g memalukan dan mematikan bagi pekerjaan Kristus.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Kebohongan Paus

(Berita Mingguan GITS 08Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Gereja Roma Katolik didirikan di atas piramid kebohongan pada abad-abad awal setelah para Rasul tiada, dan kebohongan-kebohongan itu semakin bertambah banyak seiring dengan berlalunya abad-abad. Apakah Gereja Roma Katolik? Ia adalah kebohongan dan kesesatan dan hujat yang tersembunyi di bawah lapisan istilah-istilah Alkitab dan suatu bentuk ibadah yang eksternal. Hal ini terlihat jelas pada tanggal 24 November ketika Paus Benedictus XVI menciptakan enam “kardinal” baru. Pidatonya untuk acara itu dipenuhi oleh kata-kata tentang Yesus Kristus dan Roh Kudus dan kerajaan Allah dan persekutuan dengan Allah dan “misi penyelamatan Kristus,” dan “terang Injil” (“Pope Creates Six New Cardinals,” Vatican Radio, 24 Nov. 2012). Tetapi tidak ada kebenaran dalam kepausan dan ketika paus memakai istilah-istilah Alkitab, ia menafsirkan istilah-istilah itu dengan kamus yang sesat. Perhatikan sebagian saja dari kebohongan dan kesesatan yang berasal dari Vatikan ini: bahwa paus duduk di kursi Petrus dan adalah kepala dan bapa bagi semua gereja; bahwa orang yang dibaptis Roma, termasuk bayi, berarti dilahirkan kembali; bahwa misa adalah peristiwa pengorbanan ulang Kristus dan roti berubah menjadi tubuh dan darah Kristus yang riil, yang harus disembah dalam sebuah “kemah suci” di gereja-gereja Roma; bahwa ada tempat yang disebut purgatori; bahwa Maria adalah Ratu Surga; bahwa imam-imam Katolik melayani menggantikan Melkisedek dan memiliki otoritas untuk memberikan keselamatan melalui sakramen dan memberikan pengampunan dosa dalam nama Kristus; bahwa keselamatan bukanlah melalui kasih karunia Allah semata dan orang-orang yang percaya demikian ada di bawah kutuk Allah (ini adalah pernyataan Konsili Trent, yang tidak pernah ditarik kembali dan yang bahkan dikonfirmasi berulang kali dalam Konsili Vatikan Kedua). Kebohongan dan kebohongan! Dan setiap pengkhotbah “Injili” atau “Baptis” dan setiap pengkhotbah “fundamental” seharusnya mengekspos kebohongan-kebohongan ini secara reguler dan dengan nyaring, dan fakta bahwa ada keheningan mengenai subjek yang begitu penting ini adalah bukti akan kompromi besar-besaran dan kepengecutan yang merajalela di kalangan orang-orang yang mengaku percaya Alkitab. Kapankah kita mendengar Chuck Swindoll atau Chuck Colson atau Luis Palau atau anaknya atau Franklin Graham atau Bill Hybels atau Greg Laurie atau Warren Wiersbe atau Max Lucado atau John Maxwell atau “Injili-Injili” populer lainnya mengekspos kebohongan-kebohongan Roma dalam bahasa Alkitab yang jelas? Mereka tidak melakukannya, dan jika ada suara-suara seperti Dave Hunt yang memperingatkan tentang penghujatan Roma dan sejarahnya yang jahat, sebagaimana dia lakukan dalam buku A Woman Rides the Beast, ia dianggap seorang yang bodoh dan bukunya diblokir di toko-toko buku “injili.” Tidak ada bukti lain yang lebih jelas lagi bahwa kita sekarang sedang menyaksikan pendirian gereja esa-sedunia yang berafiliasi dengan wanita yang “memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya” (Wah. 17:4). Dan banyak kalangan independen Baptis bahkan, yang sedang membangun jembatan kepada kesesatan ini dengan cara “mengadaptasi” musik kontemporer milik gereja esa-sedunia, melalui materi-materi Sekolah Minggu yang patut dipertanyakan, atau bermain-main dengan Injili yang berkompromi, melalui tidak berhati-hati atas apa yang mereka jual di toko-toko buku mereka, dan cara-cara lain lagi.

Posted in Katolik | 20 Comments

Gereja Esa-Sedunia Bergerak di Rusia

(Berita Mingguan GITS 08Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Gereja esa-sedunia mengadakan pertunjukan olkal di Omsk, Rusia, tahun lalu, dalam sebuah pertemuan antar-iman yang dihadiri oleh Lutheran, Katolik, Baptis, Adventis, dan Pantekosta. Pertemuan itu diadakan tanggal 24 September 2011 di Gereja Lutheran. Laporan berita yang dikirimkan kepada saya oleh seorang misionari menyebutkan, “Kami semua begitu berbeda, tetapi bersatu dalam Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus. Malam itu diakhiri oleh tepuk tangan bagi kemuliaan Allah kita!” Ini adalah penipuan besar. Ini adalah mistikisme emosional yang buta. Sementara mereka sangat merasa sedang memuliakan Allah dan mereka saling menguatkan satu sama lain dalam perasaan ini, menurut terang Firman Allah mereka sebenarnya sedang memberontak terhadap kebenaran dan Kristus. Mereka tertipu oleh Raja Penipu, yang menyamarkan dirinya sebagai malaikat terang dan yang pelayan-pelayannya menyamarkan diri sebagai pelayan-pelayan kebenaran (2 Korintus 11:13-15). Allah memerintahkan umatNya untuk dengan sungguh-sungguh memperjuangkan iman Perjanjian Baru yang telah diberikan dan untuk menandai dan menjauhi mereka yang mengajarkan kesesatan (Yudas 3; Roma 16:17). Kita seharusnya berpaling dari mereka yang memiliki suatu bentuk ibadah tetapi yang menyangkali hakekat kuasanya, misalnya kelahiran baru yang supranatural, dan Alkitab yang diinspirasi tanpa salah dan cukup bagi semua orang percaya (2 Tim. 3:5, 15-17). Tidak heran bahwa foto kebaktian ekumenis itu memperlihatkan sebuah band rock Kristen. Musik penyembahan kontemporer adalah salah satu kekuatan besar yang berperan dalam penciptaan gereja esa-sedunia yang sesat, dan orang-orang yang bermain-main dengan musik ini tidaklah bijak.

Posted in Ekumenisme | Leave a comment

Kamu Sedang Diamati

(Berita Mingguan GITS 01Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Pengamatan pemerintah telah meningkat sedemikian dramatis dalam dekade terakhir sehingga sulit dipercaya, dan tidak diragukan lagi hal ini adalah tanda-tanda bahwa kita semakin mendekat kepada prediksi di kitab Wahyu (Wah. 13:17). Kini hampir tidak mungkin untuk bergerak dan berkomunikasi di masyarakat modern tanpa diobservasi oleh pemerintah. Tidak mungkin untuk menggunakan kartu kredit, mesin bank, kartu telepon, telepon genggam, bepergian ke luar negeri, dll., tanpa meninggalkan jejak elektronik. Di Amerika Serikat misalnya, agensi-agensi seperti Information Awareness Office, NSA, dan FBI, menghabiskan milyaran dolar setiap tahunnya untuk menangkap dan menganalisa gerakan telpon dan internet. Sejak tahun 2007, pemerintah federal, negara bagian, dan lokal, diizinkan untuk mengakses gambar-gambar dari satelit intelijen militer untuk mengobservasi aktivitas warga negara AS (“U.S. To Expand Domestic Use of Spy Satellites,” Wall Street Journal, 15 Agus. 2007). FBI sedang menciptakan fasilitas komputer bawah tanah dengan nilai milyaran dolar, untuk menyimpan data DNA, muka, data iris/retina, sidik jari, dan sidik tangan dari orang-orang yang tinggal di AS (“FBI Prepares Vast Databases of Biometrics,” Washington Post, 22 Des. 2007). Departemen Homeland Security memberikan jutaan dolar kepada agensi-agensi lokal, negara bagian, dan federal, untuk meng-install dan mengoperasikan peralatan pengamatan video. Sebagai contoh adalah Operasi Virtual Shield di Chicago yang menghubungkan 2.200 kamera ke suatu pusat monitoring (“Surveillance Cams Help Fight Crime, Chicago Sun Times, 19 Feb. 2009). Kota itu berencana untuk memiliki kamera pengamat di setiap sudut jalan pada tahun 2016 (“We’re Watching,” CBS News, 6 Sept. 2006). London, Inggris, sedang mengoperasikan sekitar 500.000 kamera pengamatan. Beberapa sekolah distrik di AS, seperti yang di San Antonio, Texas, mengharuskan murid-murid memakai tag radio yang memungkinkan institusi sekolah untuk melacak pergerakan mereka (“US School Tag Tracker Project,” BBC, 23 Nov. 2012). Pengamatan dari udara melalui pesawat tak berawak semakin meningkat. AS dan Inggris sedang membangun banyak sekali pesawat-pesawat pengamat tak berawak untuk digunakan oleh polisi dan agensi-agensi pemerintah. DARPA telah mendanai pengembangan banyak tim pesawat-pesawat tak berawak ini yang “menerbangkan diri mereka sendiri, secara otomatis memutuskan siapa yang mencurigakan dan bagaimana untuk memonitor mereka, mengkoordinasikan aktivitas mereka dengan pesawat-pesawat tak berawak lainnya yang dekat, dan memberitahu operator manusia jika sesuatu yang mencurigakan terjadi….segerombolan pesawat-pesawat tak berawak yang bisa beroperasi sendiri dapat secara otomatis mempatroli sebuah kota dan melacak individu-individu yang mencurigakan, sambil melapor kembali ke stasiun monitor pusat” (“Surveillance,” Wikipedia). Dalam Proyek Golden Shield, Cina sedang menginstall jutaan kamera pengamatan dengan kemampuan analisis yang canggih dan perangkat lunak untuk mengenali wajah, semuanya terhubung ke database sentral dan stasiun monitor. Rencananya adalah untuk mengkomputerisasi dan menyimpan foto digital dari setiap wajah dari 1.3 milyar orang di Cina (“China’s All-seeing Eye,” Rolling Stone, 29 Mei 2008). Perusahaan-perusahaan AS seperti IBM, General Electric, dan Honeywell sedang membantu dalam proyek Orwellian ini. Bisnis-bisnis juga masuk ke dalam permainan pengamatan ini. Mereka menghubungkan kamera-kamera pengamat ke software yang canggih yang memungkinkan mereka untuk bukan saja memonitor penjaga toko, tetapi juga mem-profil para pembeli dan mengamati gerakan mereka dan respons mereka terhadap hal-hal seperti pajangan sales dan situasi belanja pada umumnya. Kini, perusahaan-perusahaan membeli mannequin yang diperlengkapi dengan kamera di mata mereka yang mengumpulkan data tentang pembeli di tingkat mata mereka (“Bionic Mannequins Spy on Shoppers,” Bloomberg, 22 Nov. 2012). Toko-toko di Eropa dan AS menggunakan alat-alat pengamatan rahasia ini untuk mengamati umur, jenis kelamin, dan etnisitas dari orang-orang yang lewat, dan perusahaan yang membuat mannequin-mannequin ini sedang mengetes teknologi yang akan memampukan toko-toko untuk menguping apa yang dikatakan oleh orang-orang yang belanja.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum) | 2 Comments

Bagaimanakah Seharusnya Kita Bereaksi Terhadap Tanda-Tanda Zaman

(Berita Mingguan GITS 01Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Tanda-tanda akhir zaman sudah ada di mana-mana. Dalam buku The Bible According to the Future (oleh David Cloud) ada pasal yang panjang mengenai hal ini. Anehnya, orang-orang percaya sering bereaksi terhadap tanda-tanda zaman dengan cara yang berlawanan dengan apa yang Tuhan inginkan. Sambil kita menyaksikan hal-hal seperti berkembangnya globalisme, pendirian gereja esa sedunia, meningkatnya kejahatan, hancurnya sistem keluarga tradisional, hancurnya kebebasan dan tempat-tempat yang mempertahankan kebebasan seperti Amerika, pe-normal-an homoseksualitas, pembunuhan bayi-bayi tanpa rasa bersalah, budaya pop yang kotor, semakin meningkatnya pengawasan penduduk oleh pemerintah, kita menjadi takut, tidak pasti, frustrasi, marah, dan putus asa. Tetapi reaksi seperti itu terjadi karena hati dan pikiran kita terlalu berfokus kepada hal-hal dunia ini, bukan hal-hal Surgawi. Terlalu sering kita memiliki pandangan pendek yang sama dengan yang dimiliki orang-orang tidak percaya yang “konservatif,” bukannya memiliki pandangan jarah jauh yang berasal dari terang nubuat Alkitab. Memang tidak diragukan akan ada frustrasi dan kekecewaan, karena kita bukanlah robot-robot rohani yang tidak terpengaruh oleh lingkungan kita, tetapi respons kita seharusnya dipengaruhi oleh kebenaran-kebenaran Firman Allah. Kita harus merespons kepada zaman ini dengan cara yang dramatis berbeda dibandingkan teman-teman dan tetangga kita yang belum selamat. Ketika kita memperhatikan hal-hal yang terjadi di dunia, kita harus merespon setidaknya dengan cara-cara berikut. Pertama, kita seharusnya bersukacita besar dalam keselamatan kita. “Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya” (1 Pet. 4:13). Kedua, kita seharusnya dihiburkan bahwa kedatangan Kristus semakin mendekat. “Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat”(Luk. 21:28).Ketiga, kita seharusnya dikuatkan bahwa Allah memegang kendali atas semua hal. “Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan” (2Tes. 2:7). Keempat, kita seharusnya memiliki keyakinan bahwa kejahatan saat ini sangatlah sementara dan akan segera dihancurkan. “Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya. Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan. Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri. Karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi. Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah” (Maz. 37:7).Kelima, kita harus lebih banyak berdoa. “Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan” (1Tim. 2:1). Waktu-waktu yang sulit membutuhkan lebih banyak doa, tetapi kita hari ini menyaksikan kekeringan doa di banyak gereja. Ada banyak pesta dan banyak aktivitas dan senang-senang, tetapi tidak banyak berdoa. 1 Timotius 2 mengaitkan doa dengan menjalani hidup yang tenang dan tenteram dan kebebasan untuk memberitakan Injil, itulah hal-hal yang kita dambakan. Terakhir, kita harus sibuk di ladang penuaian. “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat”(2Pet. 3:8-9). Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Kristus menunggu karena dia ingin menyelamatkan jiwa-jiwa. Sebaiknya kita tidak menjadi khawatir akan tanda-tanda zaman, tetapi mendedikasikan diri kita sepenuhnya untuk memberitakan Injil kepada setiap orang di setiap bangsa dan mendirikan gereja-gereja alkitabiah yang baik di mana umat Allah bisa dilindungi, dibangun, dididik, dimuridkan, dan keluarga-keluarga Kristen yang saleh dapat dibangun dan anak-anak dapat dipersiapkan seperti anak panah di tangan Tuhan, untuk pergi dan berperang melawan kuasa-kuasa kegelapan.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | 2 Comments

Desain Rombongan Ikan

(Berita Mingguan GITS 01Desember 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini dari Creation Moments, 3 Juli 2012, www.creationmoments.com: “Pernahkan kamu bertanya-tanya, mengapa ketika serombongan ikan diserang atau dikagetkan, ikan-ikan itu tidak saling bertabrakan – tetapi mereka menjauh satu sama lain bagaikan ledakan kembang api? Oh benar, mereka bisa saling melihat; mereka bisa tahu ke arah mana ikan di samping mereka pergi. Tetapi, ikan-ikan yang bepergian dalam rombongan memiliki organ yang spesial, yang disebut garis-garis lateral, dan organ ini terletak di sepanjang tubuh mereka persis di bawah kulit. Organ-organ ini dipenuhi oleh rambut-rambut yang sensitif, yang dapat merasakan pergerakan air di sekitar ikan tersebut, sehingga setiap ikan mengetahui dengan lebih baik kecepatan dan arah tetangganya dari gerakan air yang sekecil apapun. Jelas sekali bahwa keuntungan dari rombongan ikan, plus organ spesial yang mereka miliki untuk bisa pergi dalam rombongan, bukanlah hasil dari kecelakaan genetika atau keberuntungan. Hal-hal ini adalah kesaksian akan Pencipta yang peduli dengan makhluk-makhluk yang Ia ciptakan. Dan jika Ia begitu peduli dengan ikan, betapa lebihnya Ia mencari engkau dan mendambakan hubungan dengan engkau melalui AnakNya, Yesus Kristus!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Franklin Graham Menolak untuk Menyebut Suatu Bidat sebagai Bidat

(Berita Mingguan GITS 24November 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Franklin Graham baru-baru ini memberitahu CNN bahwa dia terkejut ketika dia tahu bahwa ada sebuah artikel di website Billy Graham Evangelistic Association yang menyebut Mormonisme sebagai suatu bidat. Artikel tersebut dihilangkan segera setelah Billy dan Franklin bertemu dengan calon presiden Amerika yang Mormon, Mitt Romney. Franklin berkata, “Kami memiliki 10.000 halaman dan saya tidak menulis 10.000 halaman itu. Orang-orang lain menulisnya. Ada suatu diskusi mengenai apa itu bidat, dan mereka memberikan suatu definisi bidat, lalu mereka memberi beberapa contoh, dan ketika saya tahu bahwa ada contoh yang diberikan, saya menghilangkannya. Tetapi saya syok bahwa kami bahkan memiliki [artikel] seperti itu di luar sana” (“Franklin Graham Was Shocked,” Christian Post, 15 Nov. 2012). Mengklaim bahwa hal seperti ini adalah “mengejek,” Franklin berkata, “Jika saya ingin memenangkan seseorang kepada Kristus, bagaimana mungkin saya mengejek orang tersebut? Itulah yang membuat saya syok, bahwa kami sedang mengata-ngatai orang-orang. …Saya seorang penginjil dan saya mau menjangkau sebanyak mungkin orang. Jika saya mengata-ngatai mereka, itu tidak akan berhasil.” Tidak ada seorang pun yang telah berbuat lebih untuk membangun gereja esa sedunia yang sesat selain Billy Graham melalui pengejaran pragmatisme kemanusiaan, bukannya setia kepada Firman Allah, dan Franklin mengikuti jejak kakinya. Keduanya menyembunyikan kompromi mereka di bawah bayangan “menjadi seorang penginjil,” tetapi di manakah dalam Alkitab dikatakan bahwa seorang penginjil bebas dari panggilan untuk berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus, iman yang mencakup seluruh kebenaran Perjanjian Baru dan bukan hanya keselamatan melalui kasih karunia saja? Dan di manakah dalam Alkitab dikatakan bahwa seorang penginjil bebas dari tugas untuk menandai dan menghindari mereka yang mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan doktrin rasuli (Roma 16:17), atau menjauhi mereka yang memiliki ibadah lahiriah tetapi memungkiri kekuatannya (2 Timotius 3:5), atau menegur guru-guru palsu dan orang-orang berkompromi dengan jelas sebagaimana dilakukan Yesus dan para rasul (Matius 23:13-33; 2 Korintus 11:12-15; Galatia 1:6-9; Filipi 3:18-19; 1 Timotius 1:19-20; 2 Timotius 1:15; 2:16-18; 4:10, 14; 2 Petrus 2; 2 Yoh. 2:7-11; Yudas 4-19)?

Yesus adalah Penginjilnya penginjil, tetapi dia menegur guru-guru palsu secara umum sebagai orang-orang munafik, penuntun-penuntun buta, anak-anak neraka, orang-orang bodoh dan buta, dan ular-ular beludak. Paulus menyebut mereka sia-sia, bejana-bejana yang memalukan, musuh-musuh salib Kristus, terkutuk, rasul-rasul palsu. Petrus menyebut mereka angkuh, tidak segan-segan menghujat, sama dengan hewan yang tidak berakal, memikat orang-orang yang lemah hati, orang-orang yang terkutuk, mata air yang kering. Yohanes menyebut mereka penyesat. Yudas menyebut mereka orang-orang yang bermimpi-mimpian, awan yang tak berair, mati sama sekali, ombak laut yang ganas, membuihkan keaiban mereka sendiri, orang-orang yang menggerutu. Dengan tindakan mereka yang enggan untuk mengutuk para guru-guru palsu, keluarga Graham menjadi sangat terkenal, tetapi ketika diukur berdasarkan Firman Allah yang tiada salah dan tak berubah, mereka ternyata adalah musuh salib yang katanya mereka cintai, karena mustahil untuk memberitakan kebenaran sambil berpegangan tangan dengan musuh-musuh kebenaran tanpa menghancurkan kebenaran itu sendiri. “Yosafat, raja Yehuda, pulang dengan selamat ke istananya di Yerusalem. Ketika itu Yehu bin Hanani, pelihat itu, pergi menemuinya dan berkata kepada raja Yosafat: “Sewajarnyakah engkau menolong orang fasik dan bersahabat dengan mereka yang membenci TUHAN? Karena hal itu TUHAN murka terhadap engkau” (2 Taw. 19:1-2). Kompromi Yosafat bukanlah hal yang kecil. Hasilnya adalah kehancuran rohani Yehuda di tangan anak dan cucu Yosafat, Yoram dan Ahazia, yang membawa penyembahan berhala masuk ke Yehuda melalui hubungan mereka dengan keluarga Ahab, jembatan yang dibangun dengan bodohnya olehYosafat, sang pragmatis.

Posted in Bidat, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

Twilight Memimpin Anak-Anak Remaja kepada Vampirisme

(Berita Mingguan GITS 24November 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “’Twilight Break Dawn’ Leading Teens to Bloodletting,” Christian Post, 12 Nov. 2012: “The Twilight Saga: Breaking Dawn bagian 2, yang meluncur di bioskop pada hari Jumat, adalah babak terakhir dari seri film “Twilight” yang populer, tetapi seorang producer dan penulis Kristen memperingatkan bahwa ini hanyalah permulaan dalam hal menuntut anak-anak remaja kepada praktek-praktek okultisme. …Dalam wawancaranya dengan Christian Post, Steve Wohlberg mengatakan bahwa dia telah sejak lama memperhatikan trend anak-anak remaja yang terlibat dalam okultisme – mulai dari buku-buku dan film-film ‘Harry Potter,’ yang menurut sang producer telah memimpin banyak remaja yang ingin tahu untuk bertanya tentang agama Wicca. ‘Ketika seri Twilight keluar, saya tahu bahwa sama seperti Harry Potter bersumbangsih kepada ketertarikan akan Wicca, Twilight akan meningkatkan ketertarikan kepada vampirisme, dan sangat mudah untuk pergi ke internet dan mengetik vampir remaja, dan anda akan menemukan website-website yang mengajarkan anak-anak bagaimana terlibat dalam minum darah, bagaimana caranya menemukan donor, bagaimana untuk terlibat dalam vampirisme, dan bukti-buktinya sedemikian banyak bahwa remaja-remaja sedang terlibat dalam vampirisme dan okultisme di mana-mana.’ Wohlberg mencatat bahwa masalah ini tidak terbatas hanya kepada remaja Amerika Serikat – ada ‘klan-klan’ yang dilaporkan muncul di seluruh Australia yang benar-benar terlibat dalam minum darah. …’Realitanya adalah bahwa remaja-remaja yang terlibat dalam entertainment yang memikat yang sarat dengan okultisme dan membuat okultisme tampak menarik, ada begitu banyak orang yang terpancing kepada hal-hal gelap yang sejati, dan ini adalah perjalanan yang sangat berbahaya,’ Wohlberg menambahkan. ‘Bahaya terbesar dalah bahwa anak-anak akan mencoba untuk mencontoh jagoan-jagoan (dalam film-film seperti Twilight) dan mereka mengecek okultime yang sebenarnya, dan mereka bisa diserang kuasa-kuasa setan.’”

Posted in Okultisme | Leave a comment

Hukum Sharia Mulai Berlaku di Inggris

(Berita Mingguan GITS 24November 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Islamic Sharia Law Comes to Great Britain,” CBN News, 15 Nov. 2012: “Dirajam karena perzinahan. Potong tangan karena pencurian. Hukum mati bagi yang murtad. Dan status warga negara kelas dua bagi orang-orang Kristen dan Yahudi. Inilah kehidupan di bawah hukum sharia, sistem Islam yang dipraktekkan di negara-negara seperti Iran, Arab Saudi, dan Inggris Raya. Ya, Inggris Raya. Dilaporkan bahwa ada sekitar 85 pengadilan Sharia di Inggris aat ini, dengan hakim-hakim Islam yang memutuskan kasus-kasus yang berkisar dari masalah finansial hingga percekcokan keluarga di antara orang-orang Islam Inggris. ‘Kami menghadiri beberapa sidang dan ada sepasang hakim Islam yang duduk di atas semua yang lain,’ kata Alan Craig, yang baru-baru ini mundur sebagai pemimpin partai Christian Peoples Alliance. …Craig adalah mantan anggota dewan kota London Timur, tempat beberapa pengadilan Sharia di mana wanita-wanita menghadapi diskriminasi yang jelas. ‘Kesaksian seorang wanita hanyalah senilai setengah kesaksian seorang laki-laki.’ …Wanita-wanita Muslim di Inggris sering menghadapi intimidasi terbuka di dalam komunitas mereka untuk menyelesaikan banyak hal secara Sharia. …Banyak pengadilan Sharia yang telah muncul di beberapa kota Inggris yang memiliki populasi Muslim yang besar, termasuk Birmingham, Bradford, Manchester, dan London. Editor: Hal ini berkaitan juga dengan situasi di Indonesia, dengan beberapa daerah yang menerapkan hukum Sharia. Hal ini sebenarnya bertentangan dengan Undang-Undang Dasar RI, yang tidak memberikan status khusus kepada agama mana pun. Adanya hukum Sharia di berbagai daerah Indonesia selalu menomorduakan penduduk dengan agama non-Islam.

Posted in Islam | Leave a comment