Hollywood dan Orang-Orang Kristen yang Percaya Alkitab

(Berita Mingguan GITS 11 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini oleh Buddy Smith – Pengaruh Hollywood atas orang-orang Kristen yang mengaku percaya Alkitab, saat ini berada pada kekuatan yang tertinggi dibandingkan waktu-waktu lain dalam sejarah. Pengaruh ini menimbulkan kerusakan yang luar biasa dalam gereja-gereja kita. Ia membuat orang-orang kita sekedar penonton, bukan orang-orang yang ikut ambil bagian. Ia menjadikan mereka orang-orang yang duduk-duduk nonton, bukan beraktivitas. Ia memenuhi pikiran mereka dengan gambar-gambar yang sensual. Ia mengajari mereka bahwa kecantikan dan image adalah lebih penting daripada karakter. Ia membuat mereka kecanduan pada perspektif hidup yang narsistik. Ia mengumandangkan kepada hati dan pikiran mereka nilai-nilai moral yang rusak yang menjadi milik orang-orang terburuk di dunia. Ia mengajari mereka kata-kata kotor (kata-kata dari got). Ia membuat dosa sebagai sesuatu lelucon atau sesuatu yang ringan, apakah itu perzinahan, persihiran, kondisi high karena obat, alkohol, dan aktivitas okultik. Ia membuat telinga mereka tuli melalui mega-desibel musik-musik sampah. Ia mengindoktrinasi mereka dengan filosofi bidat New Age. Ia menyusup masuk ke dalam rumah-rumah anggota-anggota jemaat melalui televisi, DVD, iPod, dan komputer. Ia membuat orang-orang kita menjadi eksistensialis (orang-orang yang berfokus kepada pengalaman), bukan realis yang berfokus kepada kebenaran. Dan ia mempromosikan kekerasan. Pada kenyataannya, menggabungkan semua kritikan ini, cara paling populer Hollywood meraup uang orang-orang Kristen adalah melalui film-film penuh kekerasan yang mewadahi semua kejahatannya dan mengentaskan semuanya menjadi Yin/Yang, jahat/baik, orang-orang hukum yang tidak taat hukum dan tidak bertanggung jawab kepada siapa pun. Banyak lagi yang perlu dikatakan, banyak sekali. Kita yang mengenal Kristus harus ingat bahwa Kitab Suci mengajarkan hal ini berulang-ulang kali: Adalah Antikristus yang membuat hukumnya sendiri, menolak hukum Allah, dan mengharuskan semua orang ikut dia dengan kekerasan yang tiada taranya. Jika mata kita tidak dibutakan oleh Hollywood, kita dapat melihat bahwa orang-orang favoritnya, para aktor, penulis film, produser, dan direktur, semua adalah pendahulu dari Manusia Durhaka yang akan datang. Rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja. Apakah kita sedang membiayainya melalui kecanduan kita pada Hollywood?

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Antartika Dulu Penuh Pohon Kelapa

(Berita Mingguan GITS 11 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Pengeboran inti dari dasar laut telah membuktikan bahwa Antartika dulunya adalah hutan hujan (rain forest), penuh dengan pohon kelapa dan pohon Baobab (“Antarctica Once Covered,” Fox News, 2 Agus. 2012). Para ilmuwan mengklaim bahwa inti-inti yang dibor berusia 52 juta tahun. Jelas sekali bahwa, pertama, “pemanasan global” bukanlah fenomena yang ditimbulkan manusia, apakah inti-inti itu 52 juta tahun atau 5200 tahun. Kedua, mengabaikan penanggalan bohongan yang disajikan oleh evolusi, penemuan ini adalah bukti bahwa dunia kita ini persis seperti yang Alkitab katakan, yaitu bahwa suatu ketika dulu seluruh permukaan bumi cocok untuk kehidupan manusia. Itu adalah sebelum Air Bah menghancurkan permukaan fisik bumi dan mendatangkan kekacauan pada iklim. Jika engkau menghilangkan presuposisi evolusionis yang tidak didukung fakta-fakta aktual, ilmu pengetahuan justru mendukung Alkitab.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Orang-Orang Mars yang Dilihat Percival Lowell

(Berita Mingguan GITS 4 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Salah satu bukti yang paling menarik mengenai bagaimana seseorang dapat melihat apa saja yang ingin dia lihat, adalah kasus Percival Lowell (1865-1916). Dia lahir di keluarga yang kaya dan berstrata sosial tinggi di Boston, lulus dari Harvard. Dia seorang matematikus yang brilian serta pebisnis yang sukses, banyak berperjalanan di Timur Jauh, mempelajari beberapa bahasa, dan bersahabat dengan orang-orang yang makmur dan berpengaruh. Buku On the Origin of Species (Darwin) diterbitkan ketika Lowell masih seorang anak-anak, dan dia menerima doktrin Darwin dengan sepenuh hati.

Dia menggunakan kekayaannya untuk membangun sebuah observatorium astronomi, dengan sebuah teleskop 24-inci di bagian barat Amerika dekat Grand Canyon, dengan tujuan untuk membuktikan bahwa kehidupan eksis di planet-planet lain. Observatorium ini selesai tahun 1894, dan sejak saat itu hingga kematiannya 22 tahun kemudian, Lowell mempelajari Mars dan mempublikasikan laporan-laporan dan buku-buku. Akhirnya, dia “melihat” dan memberi nama kepada 700 kanal di Mars, dan percaya bahwa orang-orang Mars-lah yang membangun kanal-kanal itu dalam usaha mereka menyelamatkan planet mereka. Dia bahkan mendeduksi banyak detil yang menakjubkan tentang kehidupan alien Mars.

Bagaimanakah seseorang yang pintar dan berpendidikan baik dapat melihat kanal-kanal dan kebudayaan alien padahal tidak ada sama sekali? Jawabannya adalah karena ia melihat apa yang dia ingin lihat. Ini adalah fenomena yang sama yang menyebabkan para evolusionis melihat bukti bagi evolusi Darwinian walaupun sebenarnya tidak ada. Alkitab menjelaskannya sebagai kelicikan hati manusia yang sudah jatuh dalam dosa, dan kebutaan rohani yang disengaja.

Sangatlah mungkin untuk mempercayai suatu kebohongan dengan segenap hati. “Yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah” (2 Kor. 4:4). Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena mencelikkan mata saya yang buta hampir 40 tahun yang lalu dan menunjukkan kepada saya kebenaran dalam Yesus Kristus.

Posted in General (Umum), Science and Bible | Leave a comment

Peringatan Perjalanan Misionaris Keluarga Judson

(Berita Mingguan GITS 4 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Tahun ini adalah peringatan 200 tahun keberangkatan misionaris-misionaris pertama yang dikirim dari gereja-gereja Amerika ke negara asing. Adoniram Judson dan Luther Rice diutus oleh gereja-gereja Kongregasional pada tahun 1811 dan berlayar ke India pada bulan Februari 1812. Judson baru saja menikahi Ann Hasseltine dua minggu sebelumnya. Orang tua Ann tidak akan pernah melihat putri mereka lagi, ataupun cucu-cucu yang akan dilahirkan oleh Ann, tetapi mereka menyerahkan putri mereka itu ke tangan Tuhan, apapun yang terjadi. Dalam perjalanan ke India, pasangan muda tersebut menjadi yakin melalui pembelajaran Alkitab bahwa baptisan hanyalah untuk orang percaya, bukan untuk bayi, dan melalui penyelaman, bukan pemercikan atau penuangan.

Ketika mereka tiba di Serampore, India, mereka diselamkan berdasarkan pengakuan iman mereka dalam Kristus, oleh William Ward, seorang teman sekerja William Carey. Luther Rice secara terpisah tiba pada kesimpulan yang sama dengan keluarga Judson. Dia kembali ke Amerika Serikat dan berperjalanan ke gereja-gereja Baptis untuk menantang mereka untuk bergerak demi misi dunia. Sebagai respons, gereja-gereja Baptis di Amerika membentuk sebuah lembaga misi mereka sendiri. Ayah Judson yang berusia 67 tahun mengundurkan diri dari penggembalaannya di sebuah gereja Kongregasional, dan dibaptis secara alkitabiah, bersama dengan istrinya dan putrinya (adik Adoniram), Abigail.

Pasangan Judson menetap di Burma, sebuah benteng Buddha, pada bulan Juli 1813, dan barulah setelah enam tahun yang penuh kesulitan, mereka mendapatkan petobat mereka yang pertama. Enam tahun setelah itu, gereja Judson yang kecil hanyalah memiliki 18 anggota. Anak kedua mereka, seorang putra, meninggal pada usia delapan bulan. Judson dipenjarakan selama hampir dua tahun dalam kondisi yang sangat buruk – dibuat setengah kelaparan, dirantai dengan besi, kadang diikat dan digantung pada kakinya. Segera setelah dia dilepaskan, Ann meninggal, diikuti oleh anak ketiga mereka, Maria. Hal ini hampir menghancurkan Judson, tetapi imannya pada Allah bertahan dan pekerjaan Injil mulai berkembang. Ketika Judson meninggal pada tahun 1850, ada 63 gereja Baptis di Burma, dengan 7000 orang percaya yang telah dibaptis.

Posted in Misi / Pekabaran Injil | Leave a comment

Tuhan Melindungi Pohon dari Serangga

(Berita Mingguan GITS 4 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Creation Moments, 19 Maret 2012, www.creationmoments.com: “Jumlah berbagai jenis serangga yang berbeda di dunia ini sepertinya tidak ada habis-habisnya. Ada jutaan. Larva dari kebanyakan serangga mendapat makanan dari pohon dan semak-semak, minimal sampai mereka berkembang menjadi dewasa. Semestinya, kalau dipikir-pikir, tidak ada lagi pohon yang tersisa, karena mereka dikepung gerombolan serangga. Tetapi kita juga tahu dari pengalaman, bahwa alam ciptaan telah didesain dengan keseimbangan yang terjaga dan rumit.

Dalam kasus ini, banyak jenis pohon masing-masing memproduksi racun untuk melindungi diri sendiri dari serangga-serangga. Tetapi masih ada keseimbangan, sebab serangga juga perlu hidup. Tidak semua racun serangga-serangga yang dihasilkan suatu pohon efektif terhadap setiap serangga. Jadi, insektisida sebuah pohon sekedar membatasi jumlah serangga yang memakannya. Ada pohon yang memiliki kantong-kantong cairan yang lengket, yang ketika dibuka oleh rahang serangga, akan melekatkan rahang tersebut erat-erat – suatu cara yang sangat efektif untuk melawan sesuatu yang mau memakanmu! Tetapi kebanyakan insektisida yang diproduksi oleh pohon melibatkan campuran kimia yang kompleks dan tak kentara.

Ada satu racun yang menipu sistem serangga sehingga serangga mengira racun itu adalah asam amino esensial – tentu berakibat fatal. Dari manakah datangnya pengetahuan kimia yang sedemikian hebat? Atau, keseimbangan alam yang sedemikian luar biasa – yang memungkinkan kehidupan tetapi mengendalikannya – dapatkah timbul dengan sendirinya? Sambil pengetahuan kita tentang ilmu pengetahuan semakin bertambah, kita semakin mengapresiasi karya penciptaan Allah!

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Rock Kristen Terus Membangun Gereja Esa Sedunia

(Berita Mingguan GITS 28 Juli 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Karya pembangunan gereja esa sedunia yang dilakukan oleh musik rock “Kristen,” berlanjut dengan kecepatan penuh di Lifest tahunan yang ke-14, yang baru-baru ini selesai dilaksanakan di Oshkosh, Wisconsin. Di sana ada grup-grup populer CCM seperti Switchfoot, Newsboys, Underoath, Building 429, Norma Jean, Steven Curtis Chapman, Tammy Borden, Love & Death, Casting Crowns, dan Disciples. 15000 fans yang antusias berkumpul untuk merayakan kesatuan ekumenis melalui kuasa sensual rock & roll. Para peserta dapat memilih dari antara tiga kebaktian, termasuk misa Katolik yang dipimpin oleh Uskup David Ricken, yang secara resmi menyetujui “Penampakan-Penampakan Maria” di Kuil Our Lady of Good Help di Wisconsin utara. Penampakan itu terjadi kepada Adele Brise pada tahun 1859 dan mengatakan kepadanya, “Sayalah Ratu Surga, yang berdoa untuk pertobatan orang-orang berdosa,” dan dengan demikian jelas mengidentifikasikan dirinya sebagai iblis karena satu-satunya Ratu Surga yang disinggung dalam Alkitab adalah dewi berhala yang diserang oleh nabi Yeremia (Yer. 7:18). Bahwa musik rock Kristen secara intim berhubungan dengan hal-hal seperti itu adalah bukti jelas akan kesesatannya. Tidak ada satupun dari grup ataupun artis CCM populer yang disebut diatas yang menegur partisipasi Roma Katolik di festival tersebut.

Posted in musik | 1 Comment

Legislator Israel Merobek-robek Alkitab

(Berita Mingguan GITS 28 Juli 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Seorang anggota Knesset Israel merobek-robek Perjanjian Baru dari sebuah Alkitab dalam sebuah demonstrasi publik baru-baru ini. Michael Ben-Ari mengatakan bahwa dia bersikukuh akan tindakannya tersebut, dan mengklaim bahwa “Alkitab Kristen menyebabkan pembunuhan jutaan orang Yahudi dalam Inkuisisi dan sepanjang sejarah” (“Ben-Ari Unapologetic,” Arutz Sheva, 18 Juli 2012). Alkitab yang dihancurkan oleh Ben-Ari adalah salah satu salinan yang dikirimkan kepada setiap anggota Knesset oleh sebuah penerbit. Di sinilah kita diingatkan lagi akan noda yang ditebarkan ke atas iman Perjanjian Baru oleh gereja pelacur di Roma dan tindakan-tindakannya yang kejam dan tidak alkitabiah.

Perjanjian Baru tidak mengotorisasi penganiyaan orang Yahudi, atau orang mana pun juga. Agama Roma Katolik adalah korupsi yang luar biasa atas kekristenan Perjanjian Baru. Jika Ben-Ari melakukan riset sejarah yang lebih teliti, dia akan belajar bahwa Roma sangat membenci orang-orang Kristen yang percaya Alkitab, sama seperti ia membenci orang-orang Yahudi. Benar bahwa Perjanjian Baru menyalahkan para pemimpin Yahudi pada zaman itu atas penyaliban Yesus Kristus. Mereka menolak Dia sebagai Mesias mereka, walaupun Ia telah menepati nubuat-nubuat Mesianik, dan bahkan menolak tawaran Pilatus untuk membebaskan Yesus, sambil berteriak, “Salibkan dia, salibkan dia,” dan “Kami tidak mempunyai raja selain dari pada Kaisar!” (Yoh. 19:15-16).

Tetapi, orang-orang Kristen yang percaya Alkitab tidak membenci orang Yahudi dan tidak pernah membenci mereka. Kita tahu bahwa kita tidak lebih baik dari orang-orang lain dan bahwa hanya melalui kasih karunia Allah-lah kita diselamatkan. Bangsa Israel ada dalam tangan Allah, dan kita mendoakan kedamaian bagi Yerusalem karena pada hari yang mulia itulah Kristus akan memerintah atas seluruh bumi. Kisah penyaliban tidak berhenti pada bagian yang dimainkan oleh orang-orang Yahudi. Perjanjian Baru juga meletakkan kesalahan pada pemerintah Roma. Bahkan, Alkitab menyalahkan semua orang berdosa, karena Anak Allah tidak akan mati jika bukan karena kasihNya akan orang-orang berdosa dan keinginanNya untuk menyelamatkan mereka.

Sebagaimana Yesus katakan kepada Pilatus, “Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas” (Yoh. 19:11). Nubuat-nubuat Mesianik menjelaskan secara tepat mengapa Yesus mati: “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Yes. 53:5).

Posted in Alkitab, General (Umum), Katolik | 2 Comments

Hati-Hati Terhadap Fantasi Gelap

(Berita Mingguan GITS 28 Juli 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Hati manusia adalah sumber dari tindakan seesorang. Firman Tuhan berkata, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan,” dan “ Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia” (Ams. 4:23; 23:7). Korupsi dari imajinasi adalah salah satu langkah pertama dalam peluncuran menuju penyembahan berhala dan kerusakan moral dalam sejarah awal manusia, sebagaimana digambarkan dalam Roma 1. “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap” (Rom. 1:21). Hal yang sama terjadi dalam kehidupan individu-individu. Apa yang menjadi fokus pikiran akan pada akhirnya menguasai hidupnya. Jika imajinasi menjadi rusak, hidup akan mencerminkan hal ini. Bahkan, kebanyakan musik, video, game, novel, dan film-film hari ini dapat digambarkan sebagai gelap dan menyimpang. Genre fiksi ilmiah dan pahlawan super, sebagai contoh, telah menjadi semakin gelap, aneh, lebih sensual, dan fasik (tanpa Allah), dan banyak orang yang hidup dalam dunia fantasi yang gelap. Perhatikan James Holmes, yang membunuh lusinan orang dan melukai hampir 60 minggu lalu di sebuah bioskop ketika Batman: the Dark Knight Rises sedang di-premier. Yesus mengajar kita bahwa pembunuhan adalah tindakan melakukan dorongan-dorongan sifat dosa (Mar. 7:21-23), tetapi sifat manusia yang sudah jatuh dalam dosa memang dapat dikobarkan. Holmes mengecat rambutnya menjadi merah dan mengatakan bahwa dia adalah Joker, musuh Batman yang seperti badut dan sangat penuh kekerasan (“NYC Police Commissioner Said Alleged Shooter Calls Himself The Joker,” Fox News, 20 Juli 2012). Ini adalah film-film yang kotor. Pada film Batman: The Dark Knight, tahun 2008, wajah seseorang disayat dengan pisau, yang lain lagi dibakar setengah, mata seseorang dipakukan ke sebuah pensil, sebuah bom dijahitkan ke dalam seseorang dan meledak, seseorang diikat ke sebuah kursi dan dibakar, seorang anak diancam oleh seseorang dengan wajah yang meleleh, dan badut-badut ditembak pada jarak pendek di kepala. Dalam buku komik “Batman: The Dark Night,” Joker membunuh seluruh hadirin televisi. Tiga belas tahun yang lalu, tidak jauh dari tempat Holmes melaksanakan fantasi-fantasinya yang menyimpang, Eric Harris dan Dylan Klebold membunuh 13 orang dan melukai 21. Mereka juga sedang melaksanakan fantasi-fantasi satanik yang telah dikobarkan melalui musik, video, game, dan film-film yang penuh kekerasan dan gelap.

Posted in General (Umum), Separasi dari Dunia / Keduniawian | 1 Comment

Majalah New Scientist Mengatakan Bahwa Otak Manusia Hanyalah “Keberuntungan”

(Berita Mingguan GITS 14 Juli 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Menurut majalah New Scientist, “Evolusi adalah permainan kemungkinan” dan “manusia sangatlah beruntung.” Dadu dilemparkan “beberapa juta tahun yang lalu” ketika ada sinar kosmik yang menyebabkan mutasi pada DNA suatu “binatang mirip kera yang hidup di Afrika” yang menghasilkan “suatu keuntungan atas sesamanya” yang akhirnya diteruskan ke populasi (“Lucky You,” New Scientist, 6 Juni 2012). Dengan “kecelakaan-kecelakaan evolusionis” sepeti ini, segala sesuatu berasal dari kehampaan, kehidupan muncul dari benda-benda mati, dan manusia berasal dari bakteri. Hal-hal seperti ini ditulis dengan “serius” oleh orang-orang yang intelijen, tetapi sama sekali tidak ada yang ilmiah mengenai semua ini. Skenario ini bertentangan dengan semua fakta ilmiah yang sudah diketahui manusia.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Gembala Sidang yang Dipenjara Menolak untuk Menyangkal Kristus

(Berita Mingguan GITS 14 Juli 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Christian Pastor Spends 1,000th Day in Prison,” WorldNetDaily, 6 Juli 2012: “Gembala sidang Kristen yang dipenjara, Youcef Nadarkhani, mendekati hari ke-1000-nya di dalam penjara Iran – tempat dia sedang menghadapi berbagai tuduhan dan kemungkinan hukuman mati – semuanya karena dia menolak untuk membiarkan anak-anaknya diajarkan Islam. Ditangkap pada tahun 2009, gembala Iran Nadarkhani tetap berada di barisan hukuman mati dan sedang bertarung untuk hidupnya. Middle East Concern kini melaporkan bahwa dia akan menghadapi tuduhan baru di bulan September. Kelompok ini menyingkapkan bahwa Gembala Nadarkhani diinformasikan pada tanggal 4 Juli bahwa dia akan diadili dengan tuduhan “aktivitias melawan negara” atau “melawan keamanan negara” yang gamang dan tidak jelas, bukan tuduhan keagamaan. Walaupun mendapat tekanan internasional, sebuah pengadilan Iran tetap memberikan hukuman mati karena menghujat. … Direktur eksekutif dari American Center for Law and Justice, Jordan Sekulow, mengatakan bahwa ACLJ terus menekan Iran demi Gembala Nadarkhani. …Dukungan untuk Gembala Nadarkhani bertumbuh di seluruh dunia. Sebuah kumpulan ramai orang melakukan protes di luar hotel Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, di Rio de Janeiro, ketika pemimpin Iran itu mengunjungi Brazil pada bulan Juni untuk konferensi PBB Rio+20. … Di AS, Komite Senat Urusan Luar Negeri dengan suara bulat mengeluarkan resolusi Senat 385, yang menuntut pemerintah Iran untuk membebaskan gembala sidang yang terkurung itu. …Ketika para pejabat Iran mengharuskan Youcef menyangkal imannya dalam Yesus Kristus atau mati, dia menjawab dengan tiga kata: “Saya tidak dapat.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment