Mesias Palsu Meninggal

(Berita Mingguan GITS 8September 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Sun Myung Moon, pendiri dari bidat Gereja Unifikasi (Unification Church), meninggal pada tanggal 3 September pada usia 92 tahun. Moon mengklaim bahwa Yesus menampakkan diri padanya tahun 1935 dan mengutusnya untuk mendirikan kerajaan Allah di atas bumi. Dia mendirikan Gereja Unifikasi di Korea pada tahun 1954 dan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1971. Menurut doktrin Unifikasi yang aneh (“Prinsip Ilahi”), Moon dan istrinya, “Orang Tua Surgawi,” dipilih untuk menghasilkan kerajaan Allah di bumi. (Ini adalah istri kedua Moon; dia meninggalkan istri pertamanya pada tahun 1960). Moon mengklaim bahwa Allah berkata kepadanya, “Kamulah anak yang Saya telah cari-cari, yang dapat memulai sejarah kekalKu.” Menurut mereka, Adam dan Hawa gagal untuk menghasilkan kerajaan itu karena dosa mereka, dan Yesus juga gagal untuk menghasilkan kerajaan Allah karena Dia disalibkan sebelum Dia dapat menikah dengan mempelai yang sempurna. Jadi, Moon dipilih untuk meneruskan pekerjaan tersebut. Moon menghujat ketika dia mengklaim bahwa Yesus lahir dari hubungan imoral antara Maria dan ayahnya Yohanes Pembaptis. Moon melangsungkan pernikahan antar-ras masal dan bahkan pernikahan antar-agama, dan mengklaim bahwa inilah caranya untuk mencapai perdamaian dunia. Di Oakland, California, dia berkata kepada para wanita yang hadir: “Jika kamu tidak melahirkan, kamu tidak memenuhi syarat menjadi seorang wanita” (“Rev. Moon Stirs Up Fans,” Oakland Tribune, 13 Maret 2001). Di Oklahoma City pada tahun yang sama, Moon mengumumkan: “Saya telah mengunjungi roh dunia. Saya telah bertemu Allah.” Pada saat kematiannya, salah satu pengikutnya berkata, “Saya merasa langit runtuh dan seluruh dunia jatuh,” sementara yang lain lagi berkata, “Engkaulah raja kekal atas segala raja, mesias umat manusia. Engkau akan selalu hidup dalam hatiku.” (“Church readies huge funeral for ‘messiah,’” Bangkok Post, 4 Sept. 2012). Sejak tahun 2008, putra bungsu Moon telah memegang kendali kerajaan agama dan bisnis kelompok bidat tersebut.

Posted in Bidat | Leave a comment

Seorang Kritikus Tekstual Katolik yang Berpengaruh Meninggal

(Berita Mingguan GITS 8September 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Carlo Martini, salah satu editor Perjanjian Baru Yunani yang dikeluarkan oleh United Bible Societies, meninggal minggu lalu dalam usia 85 tahun. Martini, seorang imam Jesuit dan Uskup Agung Emeritus Roma Katolik dari Milan, adalah seorang editor Perjanjian Baru UBS sejak tahun 1967 hingga 2002. Dia dijadikan seorang Kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1983. Editor-editor awal lainnya dari PB UBS adalah Kurt Aland, Bruce Metzger, Matthew Black, dan Allen Wikgren. Saya masih ingat betapa terkejutnya saya ketika saya belajar tentang kesesatan-kesesatan theologis yang parah dari orang-orang ini, yang mengedit Perjanjian Baru Yunani yang saya pakai di Sekolah Alkitab. Kami para murid tidak diberitahukan informasi ini, tetapi pada awal dari riset pribadi saya mengenai isu teks/versi Alkitab sebagai seorang misionari muda pada awal tahun 1980an, saya menggali informasi ini dengan cara mendapatkan buku-buku yang ditulis oleh Metzger dan orang-orang lain tersebut. Pada akhirnya, saya membangun suatu perpustakaan yang besar mengenai subjek ini dan mendokumentasikan kesesatan itu “langsung dari sumbernya.” Buku saya yang pertama yang menyingkapkan hal ini adalah Unholy Hands on God’s Holy Book: sebuah laporan tentang United Bible Societies pada tahun 1985. Informasi dalam buku itu digandakan berulang kali secara luas, kadang tanpa memberikan kredit yang seharusnya. Setelah 20 tahun penelitian lagi, saya menerbitkan The Modern Bible Version Hall of Shame pada tahun 2005, yang mengekspos kesukaan dan hubungan intim antara kritik tekstual dengan kesesatan akhir zaman. Buku ini mengandung dokumentasi berkaitan dengan 150 kritik tekstual dan penerjemah yang berpengaruh. Allah memerintahkan umatNya untuk menandai dan menghindari para penyesat theologis (Roma 16:17) dan berbalik dari kesesatan akhir zaman (2 Tim. 3:5). Tidak ada pembenaran alkitabiah untuk menggunakan buku-buku dan Perjanjian Baru Yunani yang dihasilkan oleh orang-orang seperti ini. “Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!” (2 Tim. 3:5).

Posted in Alkitab | Leave a comment

Pengetahuan Akan Bertambah

(Berita Mingguan GITS 8September 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Sekitar 2500 tahun yang lalu, pada masa kerajaan Media-Persia, seorang malaikat memberitahu nabi Daniel, “Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah” (Dan. 12:4). Kita sedang melihat penggenapan yang dramatis akan hal ini pada zaman kita. Penemuan-penemuan baru termasuk berikut ini: (1) Sistem software baru untuk mengenali wajah manusia dapat mengenali 36 juta wajah per detik (“Video: Face-Recognition System,” Popular Science, 23 Maret 2012). Sistem Hitachi Kokusai dapat memonitor input video dari seluruh dunia secara live, memindai (scan) untuk mencari wajah tertentu, dan dapat melacak individu yang dimaksud jika dia muncul dalam video manapun. (2) Seseorang yang berbaring dalam sebuah mesin fMRI telah mengontrol sebuah robot hanya dengan cara berpikir (“Robot Avatar Body,” New Scientist, 6 Juli 2012). Tujuannya adalah memberikan orang kemampuan untuk berinteraksi dengan dunia menggunakan tubuh lain. Orang tersebut berada di Advanced Virtuality Lab di Pusat Interdisciplinary di Herzliya, Israel, sementara robotnya berada di Beziers Technology Institute di Perancis. (3) Perusahaan-perusahaan besar kini menggunakan teknologi pelacak mata untuk membuat peta panas mengenai ke mana mata konsumen melayang di rak-rak toko supaya mereka dapat memperbaiki tampilan-tampilan iklan mereka (“Supermarkets Use Retina Trackers,” Popular Science, 12 Juli 2012). “Dengan melakukan hal ini, para periset pasar dapat masuk ke pikiran konsumen dengan cara yang tidak pernah dapat dilakukan sebelumnya.” (4) Sistem laser terbesar di dunia melepaskan sebuah tembakan 1,85 megajoule, yang memberikan lebih dari 500 trilyun watt energi (“World’’s Most Powerful Laser,” Fox News, 12 Juli 2012). Tembakan yang hanya berlangsung seper-sekian detik itu terjadi di National Ignition Facility di Livermore, California, dan menghasilkan 1000 kali energi yang dipakai oleh seluruh Amerika Serikat dalam satu detik. Pelepasan energi ini menciptakan kondisi yang sebelumnya hanya muncul di inti sebuah bintang. Para ilmuwan berharap dapat mencapai titik break-even, di mana jumlah energi yang dihasilkan akan sama atau lebih besar daripada energi yang terpakai untuk membuat ledakan itu. (5) MIT telah mengembangkan radar yang dapat melihat melalui tembok padat (“Radar,” BBC Technology News, 19 Oktober 2011). Dengan radar tersebut, yang menggunakan gelombang radio pendek dan amplifier, kini orang yang dibalik tembok dapat dideteksi bahkan dari jarak 20 meter. (6) Perangkat elektronik pertama yang dapat ditelan kini telah disetujui oleh FDA (“Approved,” Popular Science, 31 Jlui 2012). Pil tersebut dijalankan oleh chip silikon berukuran partikel pasir yang menghasilkan voltase melalui kontak dengan cairan pencernaan. Pil tersebut memberi sinyal ke sebuah alat tempel di kulit orang tersebut, yang lalu meneruskan sebuah pesan ke sebuah telepon genggam. (7) Ada rencana untuk membuat sebuah printer 3D yang dapat mem-print rumah dalam waktu 20 jam (“3D Printer Could Build a House,” Yahoo News, 10 Agustus 2012). Berbicara dalam konferensi TEDxOjai, Behrokh Khoshnevis dari University of Southern California menggambarkan rencana untuk membangun sebuah printer 3D raksasa yang dapat mem-”print” rumah-rumah hanya dalam hitungan jam. Sebuah model berskala kecil sudah dibuat dan diuji. Mesin ini disebut Countour Crafting. (8) Disney telah menciptakan sebuah proses untuk meng-kloning wajah manusia ke robot-robot dengan kulit silikon (“Disney Invents,” Gizmodo, 14 Agustus 2012). Proses ini menggunakan kamera motion 3D untuk mengkalkulasikan bentuk, densitas, dan kompisis persis dari kulit silikon sintetis. Wajah hasil kloning tersebut akan digerakkan oleh mesin aktuasi robot.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Teknologi | Leave a comment

Mutasi-Mutasi Genetik Tidak Menumpuk Menjadi Evolusi

(Berita Mingguan GITS 8September 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Pelepasan radiasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima di Jepang yang terjadi pada bulan Maret 2011, telah menghasilkan mutasi-mutasi genetik pada kupu-kupu. Hal ini telah menyebabkan abnormalitas-abnormalitas seperti infertilitas, pola bintik yang kacau, sayap yang cacat, mata yang cacat, antena dan kaki yang berbentuk salah, dan ketidakmampuan untuk keluar dari kepompong mereka (“Mutant Butterflies,” Fox News, 5 Agus. 2012). Timothy Mousseau, seorang profesor biologi di Universitas South Carolina yang mempelajari dampak radiasi dari Fukushima dan Chernobyl, mengobservasi bahwa salah satu implikasi dari riset mengenai mutasi adalah bahwa “mutasi yang merugikan dapat diturunkan dari satu generasi ke berikutnya, dan bahwa mutasi-mutasi ini dapat terakumulasi dan bertambah seiring berjalannya waktu.” Bahwa ada implikasi yang lebih besar lagi yang tidak disebutkan dalam laporan ini, yaitu pembuktian kesalahan mitos evolusi, karena mutasi genetik itu membawa sedikit atau tidak ada dampak (misalnya: pola bintik yang kacau) atau mutasi itu bersifat merusak (misal: sayap yang cacat). Evolusi makhluk-makhluk hidup bahkan bukanlah suatu teori; itu adalah suatu dongeng yang didasarkan pada nol bukti ilmiah. Judul dari buku Darwin yang berpengaruh adalah “On the Origin of Species” (Mengenai Asal Muasal Spesies), tetapi dia gagal untuk memperlihatkan mekanisma apapun yang dapat menjelaskan asal mula kehidupan ataupun asal mula spesies. Darwin mengusulkan “seleksi alam.” Tetapi seleksi alam tidak memiliki kekuatan untuk menciptakan sesuatu. Ia tidak memiliki kekuatan untuk menambahkan informasi genetik yang sangat kompleks dan sistem sel yang luar biasa hebat yang berada di balik banyak makhluk hidup yang kompleks. Sejak zaman Darwin, evolusionis telah mengajukan mutasi genetik sebagai mekanisme yang dapat menciptakan tungkai-tungkai, organ-organ, atau makhluk-makhluk kompleks. Tetapi hal-hal yang rumit tidaklah terjadi oleh peristiwa-peristiwa acak yang bersifat kebetulan. Ambil saja contoh suatu tulisan, seperti Kejadian pasal satu. Tidak mungkin tulisan ini dihasilkan oleh pengetikan secara acak, dan jika perubahan-perubahan acak dimasukkkan ke dalam teks ini, hasilnya pasti tidak mungkin lari dari degradasi, bukan perbaikan. Ambil contoh sebuah mesin, seperti pesawat luar angkasa. Mesin ini memiliki dua juta bagian (dan ini masih jauh lebih tidak kompleks daripada sebuah sel bakteri). Perubahan-perubahan acak yang buta tidak mungkin menghasilkan mesin seperti ini atau memperbaiki kondisinya. Ketika saya seorang anak kecil, salah satu paman saya memiliki sebuah mobil balap yang dia kendarai ke suatu pertemuan keluarga. Sepupu saya dan saya menemukan kotak alatnya dan memutuskan untuk menambahkan beberapa mutasi acak kepada mobil balapnya dengan cara mengutak-atik mobil itu dan melepaskan beberapa hal. Saya pastikan anda bahwa kami tidak membuat mobil balapnya tambah baik! Jika dilihat dasarnya, isu evolusi ini mudah dimengerti.


Posted in Science and Bible | Leave a comment

Oppositional Defiant Disorder (ODD)

(Berita Mingguan GITS 1 September 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Oppositional defiant disorder (ODD, atau Kelainan Sikap Menentang Melawan) adalah “sebuah pola perilaku yang tidak taat, bermusuhan, dan menentang terhadap figur-figur otoritas” (Diagnostic Statistical Manual of Mental Disorders). Gejala-gejalanya antara lain adalah: Secara aktif tidak mengikuti permintaan orang dewasa, marah dan tidak senang terhadap orang lain, bertengkar dengan orang dewasa, menyalahkan orang lain atas kesalahan sendiri, selalu mendapat masalah di sekolah, kehilangan kendali emosi, penuh benci dan mencari balas dendam, gampang marah atau tersinggung. Pengobatan yang dianjurkan termasuk psikoterapi dan medikasi. Kasus ODD yang kuat dapat membawa kepada IED (intermittent explosive disorder atau kelainan ledakan-ledakan yang berselang), yang menurut website Mayo Clinic “dicirikan oleh episode-episode perilaku agresif penuh kekerasan yang berulang-ulang, di mana seseorang bereaksi jauh melebihi proporsi terhadap situasi.” Kita diberitahu bahwa orang-orang dengan kelainan IED “dapat menyerang orang lain dan barang milik mereka, menimbulkan luka badani atau kerusakan properti.” Lisa Good, seorang psikolog anak di Brisbane, Australia, mengatakan bahwa dalam dua tahun terakhir ini, dia mendiagnosa lebih banyak anak dengan kelainan ODD dan kelainan perilaku daripada autisme, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD, atau kelainan hiperaktif dan kurang perhatian) atau kekhawatiran” (“They’re also walking IEDs,” Courier Mail, Brisbane, 19 Agus. 2012). Melihat kembali ke masa kecil saya, ODD jelas menggambarkan banyak sekali teman sekolah saya. Kami diberitahu bahwa kami adalah pemberontak dan remaja bermasalah, dan pengkhotbah kami memberitahu kami untuk bertobat, dan beberapa dari kami memang bertobat! Jika kamu adalah seorang berdosa, maka kamu dapat menemukan keselamatan dan perubahan, tetapi jika kamu mengalami “kelainan,’ bahkan A.D.A.M. Medical Encyclopedia pun mengakui bahwa tidak ada jaminan penyembuhan, karena “beberapa merespon baik terhadap pengobatan, yang lainnya tidak.” Betapa zaman ini zaman yang sangat bodoh! Allah berkata kepada Israel di zaman dulu, “Adapun umat-Ku, penguasa mereka ialah anak-anak, dan perempuan-perempuan memerintah atasnya. Hai umat-Ku, pemimpin-pemimpinmu adalah penyesat, dan jalan yang kamu tempuh mereka kacaukan!” (Yes. 3:12).

Posted in Psikologi | Leave a comment

“High” dengan Musik “Penyembahan”

(Berita Mingguan GITS 1 September 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah penelitian pada tahun 2012 yang dilakukan oleh Universitas Washington, menyimpulkan bahwa gereja-gereja raksasa (megachurch) “menyediakan perasaan ‘high’ dan eforia biologis yang sama yang dihasilkan oleh acara-acara olahraga dan konser-konser” (Ecumenical News International, 21 Agus. 2012). Penelitian tersebut, yang berjudul “God Is Like a Drug: Explaining Interaction Ritual Chains in American Megachurches,” dilakukan oleh Katie Corcoran dan James Wellman. Mereka menemukan bahwa perasaan ‘high’ saat ‘penyembahan’ terjadi karena “musik upbeat yang modern, kamera-kamera yang menyapu audiens dan menayangkan para penyembah yang tersenyum, berdansa, bernyanyi, atau menangis di layar besar, dan seorang pemimpin yang sangat berkharisma memiliki khotbah-khotbah yang menyentuh individu-individu pada tingkat emosional.” Mereka percaya bahwa hal-hal ini “memicu zat-zat kimi di otak untuk memberikan individu yang bersangkutan suatu ‘high’ emosional dan perasaan transenden sekaligus perasaan perlu untuk kembali lagi untuk mendapatkan dosis berikutnya.” Saya sudah sejak lama mengatakan bahwa para ‘penyembah’ kontemporer sebenarnya hanyalah ‘high’ dengan musik yang disuguhkan. Hal ini terlihat jelas dalam sebuah kunjungi riset ke City Harvest Church, gereja terbesar di Singapura, pada tanggal 8 Februari 2003. Musiknya adalah rock & roll yang sepenuh-penuhnya, dengan dua pemain drum, gitar-gitar elektrik, sebuah keyboard, dan bagian brass yang kuat. Beberapa pemimpin ‘penyembahan’ (worship leader), baik lelaki maupun wanita, bergoyang dan berjoget di depan panggung. Hampir semua orang bergabung secara antusias pada waktu penyembahan, bernyanyi, bertepuk tangan, melompat-lompat, bergoyang mengikuti musik yang kuat. Majalah gereja tersebut, edisi Juli-Desember 2002, memuat bagian tanya/jawab, dan salah satu pertanyaan yang diajukan sangatlah instruktif. Seorang anggota baru di gereja itu berkata bahwa dia (perempuan) “merasa tertarik ke dalam hadirat Allah, TERUTAMA PADA SAAT-SAAT PRAISE AND WORSHIP (pujian dan penyembahan).” Tetapi ketika dia mencoba untuk bertemu Allah dengan cara yang sama pada waktu renungan pribadinya, untuk ‘MERASAKAN HADIRAT YANG SAMA,’ dia selalu gagal. Dia tidak dapat memahami apa yang terjadi, tetapi sebenarnya sederhana saja. Musik yang sensual itulah yang menghasilkan perasaaan suatu “hadirat,” tetapi penyembahan yang sejati sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal-hal ini. Hal-hal seperti ini mudah dipalsukan oleh daging dan Iblis. Penyembahan sejati adalah mengucap syukur kepada Allah dan melayani Dia dengan taat MELALUI IMAN TIDAK PEDULI APA PERASAAN SAYA SAAT INI ATAU KONDISI SITUASI. Apakah menurutmu Abraham merasakan perasaan hangat yang menggelitik saat dia berjalan ke Gn. Moria dengan Ishak, atau apakah Ayub mendapatkan perasaan hangat menggetarkan saat dia duduk di atas abu, menggaruk-garuk bisulnya dengan pecahan tembikar sambil memikirkan anak-anaknya yang meninggal, hartanya yang habis, dan serangan-serangan istrinya? Tidak, tetapi kedua tokoh itu melakukan tindakan penyembahan yang paling murni yang dicatat dalam Alkitab, dan mereka sama sekali tidak tergantung kepada musik.

Posted in musik | 1 Comment

Siaran Malam Natal dari NASA

(Berita Mingguan GITS 1 September 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Neil Armstrong, orang pertama yang berjalan di bulan, meninggal minggu lalu pada usia 82 tahun. Dia mengucapkan salah satu kata-kata yang paling terkenal dalam program luar angkasa. Setelah menerbangkan Lunar Module dalam suatu pendaratan yang sangat menegangkan, dengan menyisakan bahan bakar yang cukup untuk hanya 25 detik ketika ia mendarat, dia berkata: “Houston: Tranquility Base di sini. Eagle telah mendarat.” Ketika dia melangkah ke permukaan bulan enam jam kemudian, pada tanggal 20 Juli 1969, dia mengatakan, “Itu satu langkah kecil bagi seorang manusia, satu langkah raksasa bagi umat manusia.” Pada waktu itu saya (David Cloud) kurang tiga bulan dari usia 20 tahun, dan menonton itu semua dalam siaran televisi dengan 600 juta orang lainnya, hampir seperlima populasi bumi. Saya juga ingat bahwa tujuh bulan sebelum itu, pada misi penerbangan berawak yang pertama ke bulan, astronot NASA, Frank Borman, Jim Lovell, dan William Anders membaca dari pasal pertama Kitab Kejadian ketika mereka memasuki orbit bulan pada Malam Natal, 24 Desember 1968. Anders berkata, “Untuk semua orang di bumi, kru Apollo 8 memiliki pesan yang kami ingin sampaikan.” Dia lalu membaca Kejadian 1:1-4, disambung oleh Lovell yang membacakan ayat 5-8, dan Borman membaca ayat 9-10. Borman menyimpulkan dengan kata-kata, “Dan dari kru Apollo 8, kami menutup dengan selamat malam, semoga beruntung, Selamat Natal, dan Tuhan memberkati kalian semua – semua yang ada di bumi yang baik.” Jelas itu bukanlah pesan Injil, dan kita tidak tahu sejauh mana mereka mempercayai atau menafsirkan secara literal apa yang mereka baca, tetapi faktanya tetaplah bahwa tiga astronot NASA membaca dari pasal pertama Alkitab King James pada malam yang bersejarah itu di sebuah siaran resmi. Itu barulah 44 tahun lalu. Hari ini, di Amerika, anak-anak di sekolah negeri dilarang untuk berdoa. Betapa Amerika (dan dunia) sudah berubah. Apa yang akan terjadi dalam 44 tahun ke depan kalau Yesus tidak segera datang? Angkatlah mukamu, saudara-saudara, karena waktunya hampir tiba!

Posted in General (Umum) | 1 Comment

Paus Mengatakan Bahwa Maria Membantu Kita Hidup Dengan Baik

(Berita Mingguan GITS 25 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berbicara di sebuah misa kepausan pada tanggal 15 Agustus, Paus Benedict XVI mengatakan bahwa doa-doa Maria kepada Allah “dapat membantu kita hidup dengan baik dan dengan pengharapan” (“Mary’s assumption into heaven fosters hope on earth,” EWTN News, 15 Agus. 2012). Paus mengatakan bahwa Maria diambil “tubuh dan jiwa”nya ke Surga, “dengan intim bersatu dengan Putranya,” “serupa penuh dengan Dia,” dan dimahkotai Ratu Surga. Dengan naik ke Surga, ia berkata, Maria “bukan meninggalkan orang-orang beriman di bumi, tetapi malah menjadi semakin dekat dengan semua.” Berbicara pada Simposium Mariologi Internasional yang ke-13 di Roma pada tanggal 5 Oktober, Kardinal Angelo Amato mengatakan kepada para hadirin, “Untuk pertobatan kepada Kristus, kamu perlu pergi kepada Perawan Maria supaya dia (Maria) memimpin kita kembali kepadaNya (Kristus)” (“If you get lost,” EWTN News, 5 Oktober 2012). Penghujatan luar biasa! Di manakah para pemimpin “Injili” dan kharismatik dan para musisi Kristen kontemporer? Adakah mereka membantah dan menyerukan peringatan terhadap kesesatan ini dan menyerukan separasi yang alkitabiah dari Roma? Tidak ada satupun suara berpengaruh yang mau angkat bicara dan memberi peringatan, menandakan kebutaan rohani dan kesesatan mereka.

Posted in Katolik | 3 Comments

Al Qaeda Memasang Iklan Mencari Pengebom Bunuh Diri

(Berita Mingguan GITS 25 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Al Qaeda’s Suicide Bomber Want Ad,” Business Insider, 15 Agus. 2012: “Koran harian Ibrani, Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa kelompok teror global tersebut kini berpaling kepada iklan-iklan online untuk menemukan rekrutan baru untuk melancarkan serangan paling mumpuni. Iklan tersebut nampaknya diposting ke sebuah forum tertutup yang diketahui sering dikunjungi oleh Islamis radikal dan menawarkan sebuah posisi yang dengan sederhana diberi judul “pengebom bunuh diri.” Posisi itu didaftarkan dalam bahasa Arab, lokasinya dikatakan ‘global’ dan mereka menawarkan sebuah workshop jihad bagi barangsiapa yang memiliki ‘kematangan mental, kebugaran fisik, dedikasi, ketaatan dan keuletan untuk melaksanakan misi hingga selesai.’ Dengan memberikan beberapa alamat email yang diketahui adalah milik orang-orang garis depan Al Qaeda di semenanjung Arab, Yedioth Ahronot mengatakan bahwa iklan itu juga meminta resume yang berisikan umur, kesehatan, bahasa, paspor yang dimiliki, dan lucunya – ‘pengalaman kerja.’”

Posted in Islam | Leave a comment

Orang-Orang Muslim Menuntut Negara Mereka Sendiri di Norwegia

(Berita Mingguan GITS 25 Agustus 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Muslims Demand Breakaway Islamic Nation,” Examiner.com, 19 Agus. 2012: “Portal berita di Norwegia, VG Nett, melaporkan bahwa sebuah grup teroris Muslim, Ansar al-Sunna, mengancam bahwa jika suatu bagian dari ibukota negara tersebut tidak diubah menjadi suatu negara Muslim yang taat hukum syariah, suatu serangan yang menyerupai peristiwa 9/11 akan dilaksanakan atas negara Skandinavia tersebut. …Sebagaimana diterjemahkan oleh Michael Laudahn: “Jika tentara-tentara Norwegia bisa membawa pesawat ke Afghanistan, maka Osama dan Mohammed juga bisa membawa pesawat-pesawat ke Norwegia…Ini bukan ancama, hanya kata-kata kebenaran. Kata-kata keadilan. …Kami tidak mau menjadi bagian dari masyarakat Norwegia. Dan kami juga tidak menganggap bahwa kami perlu pindah dari Norwegia, karena kami lahir di sini dan besar di sini. Dan bumi Allah adalah milik semua orang. Tetapi biarlah Grønland menjadi milik kami. Tutup batas-batas kota ini dan biarkan kami mengendalikannya sebagaimana kami inginkan. …Kami tidak mau hidup bersama dengan binatang-binatang kotor seperti kalian.”

Posted in Islam | Leave a comment