Apakah Dunia Akan Berakhir Tahun 2012?

(Berita Mingguan GITS 14 Januari 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Banyak sekali perhatian media tentang sebuah prediksi Maya kuno bahwa dunia akan berakhir pada Desember 2012, yang ditenggarai sebagai akhir dari 12 siklus waktu yang disebut b’ak’tun. Sebenarnya, tidak ada kejelasan dalam nubuat Maya tersebut, tetapi hal ini telah dipakai sebagai kesempatan lagi untuk mengejek konsep tentang akhir dunia dengan memperlihatkan bahwa prediksi-prediksi tentang akhir dunia selalu salah. Dalam kasus yang satu ini, para pengejek memang benar. Di luar dari nubuatan Alkitab, tidak ada yang dapat memprediksikan masa depan dengan akurat. Nostradamus adalah salah satu peramal di luar Alkitab yang paling terkenal, tetapi prediksi-prediksinya penuh dengan kata-kata yang tidak jelas. Kontras dengan ramalan-ramalan yang tidak pasti dan gagal dari para astrolog dan tukang ramal, nubuat-nubuat Alkitab muncul dengan sangat brilian. Bukan hanya nubuat-nubuat dalam Alkitab sangat kuno; mereka juga jelas bahasanya dan tidak pernah salah. Seluruh sejarah Israel telah dinubuatkan dalam Kitab Suci, terutama Kitab Musa, dalam Ulangan 28-30, bahkan sebelum bangsa itu memasuki tanah Kanaan. Nubuat yang luar biasa ini, yang berusia 3500 tahun, menggambarkan bagaimana Israel akan menolak hukum Allah dan terbuang dari tanah mereka untuk mengembara di seluruh dunia sambil menderita amat sangat sampai mereka bertobat dan kembali ke tanah mereka di hari-hari terakhir. Detil-detil tentang kehidupan Yesus juga dicatat sedemikian rupa dalam Kitab Suci Perjanjian Lama ratusan tahun sebelum kelahiranNya, dan rincian-rincian ini termasuk nama tempat kelahiranNya, dan detil-detil kecil mengenai kematianNya di atas salib. Sang Pemazmur, yang menulis sekitar tahun 1000 SM, menggambarkan penusukan tangan dan kaki Yesus, kata-kata yang dia ucapkan di atas salib, pengejek-pengejek yang duduk dan memandangi dia, para prajurit yang berjudi untuk mendapatkan jubahNya, dan tawaran untuk minum anggur asam (Mazmur 22). Nabi Yesaya menggambarkan pengadilan atas Yesus yang sungguh tidak adil dan penguburannya di dalam kuburan orang kaya (Yes. 53). Dan itu hanyalah sebagian kecil dari nubuat-nubuat dalam Alkitab tentang kedatangan Yesus yang pertama. Berdasarkan “track record” ini, kita bisa pasti bahwa nubuat-nubuat tentang kedatangan Yesus yang kedua sama akuratnya. Nubuat-nubuat ini menggambarkan suatu periode waktu “kesusahan besar” yang belum pernah ada, pada waktu mana antikristus akan memerintah bumi dengan brutal, lalu diikuti oleh kedatangan Kristus. Kapankah akhir dunia menurut Alkitab? Bisa kapan saja. Yesus memperingatkan agar tidak menentukan tanggal yang pasti, tetapi Dia mengetakan bahwa kita dapat melihat tanda-tanda zaman dan dapat merasakan waktunya mendekat. Bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui waktunya, memperingatkan kita untuk tidak mengikuti guru manapun yang mengajarkan suatu tanggal kedatangan kembali Kristus. Kedatangan Kristus adalah iminen, yaitu dapat terjadi kapan saja, dan hal ini membuat kita harus siap setiap saat. Mengapakah Kristus telah “menunda kedatanganNya” selama 2000 tahun? Alkitab menjawab hal ini. Ini adalah karena kasih Allah bagi orang berdosa dan keinginanNya untuk menyelamatkan mereka yang bertobat. “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet. 3:9).

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum), Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Atheis Sementara yang Kasihan

(Berita Mingguan GITS 07 Januari 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini ditulis oleh Gembala Buddy Smith, Malenda, Queensland, Australia – “Christopher Hitchens, salah satu atheis yang paling militan di generasi kita baru-baru ini meninggal. Satu orang lagi atheis sementara yang kasihan. Perlu ada orang yang memberitahu kepada kalangan orang-orang tidak percaya modern bahwa tidak ada atheis di dalam pekuburan. Mengapa? Karena apapun pandanganmu, atheis akan hilang setelah mereka mati. Perhatikan pandangan Kristen tentang kematian seorang atheis. Menurut Alkitab, atheis akan pergi ke neraka setelah mereka meninggal, disiksa dalam penghakiman sambil menunggu pengadilan Aras Putih dan Lautan Api. Di neraka, sang atheis sudah mengetahui bahwa Allah Alkitab adalah nyata dan dia bertanggung jawab kepadaNya atas penolakannya terhadap Kristus. Seseorang yang mengetahui bahwa Allah telah menaruh dia di neraka karena dosa-dosanya, bukan lagi seorang atheis. Bisa jadi dia masih membenci Allah dan mengumpatNya, tetapi dia tidak bisa lagi menolak eksistensi Allah! Tidak ada atheis di neraka. Orang-orang Universalis (percaya semua orang diselamatkan), Unitarian (tidak percaya Tritunggal), dan modernis yang berpikiran kacau, mau agar kita percaya bahwa atheis masuk Surga, seperti semua orang lain (menurut mereka), tetapi tidak ada atheis di Surga. Tidak ada yang dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Kristus, jadi tidak ada atheis di Surga. Tidak percaya Alkitab? Perhatikan pandangan atheis tentang kematiannya sendiri, dan kamu akan melihat bahwa atheisme adalah sesuatu yang sementara. Si atheis percaya bahwa tidak ada kehidupan setelah kematian. Dia percaya bahwa dia akan menjadi tidak eksis pada saat dia mati. Jadi, jika dia tidak eksis lagi saat kematian, maka atheisme-nya juga berakhir pada saat kesadaran dirinya hilang. Dari pengakuan dirinya sendiri, kematian membuatnya menjadi atheis yang tidak eksis lagi, dan atheis yang tidak eksis bukanlah atheis! Adalah fakta bahwa tidak ada atheis dalam kekekalan. Dan tidak ada atheis dalam pekuburan. Jadi di manakah para atheis? Mereka ada di sini, di bumi, untuk sementara waktu yang sangat singkat, sambil dengan marah-marah menyangkali eksistensi pribadi Allah yang penuh kasih yang memberikan mereka nafas mereka dan semua hal yang baik yang mereka nikmati setiap hari, dengan bodoh menolak tawaran keselamatanNya. Lalu, ketika kematian datang, mereka berhenti menjadi atheis. Atheis sementara yang kasihan. Voltaire, Robert Ingersoll, Christopher Hitchens, dan sekumpulan lainnya yang menyebut diri atheis sementara masih hidup, tetapi saat mereka mati, mereka berhenti menjadi atheis. Kita orang Kristen perlu menaruh tanda di batu nisan mereka yang berbunyi, “Tidak lagi seorang atheis!”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | 2 Comments

Pengetahuan Akan Bertambah

(Berita Mingguan GITS 07 Januari 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Penemuan-penemuan tahun lalu mencakup yang berikut ini: Sebuah mikroskop optikal yang dapat melihat objek sebesar 50 nanometer, yang adalah 20 kali lebih kecil daripada rekor sebelumnya, yaitu 0,001 milimeter (“World’s Most Powerful Optical Microscope,” Science Daily, Mar. 2011). Ukuran sekecil ini sebenarnya sudah melampaui batasan teoritis mikroskop optis, dan ini mengingatkan kita bahwa ilmu pengetahuan modern sebenarnya tahu sangat sedikit dan bahwa teori itu belum tentu fakta. Mikroskop yang baru tersebut, yang memiliki keuntungan-keuntungan dibandingkan mikroskop elektron, berpotensi untuk melihat di dalam sel-sel manusia dan memperhatikan virus-virus hidup dengan sangat mendetil untuk pertama kalinya. Sebuah endoskop yang dapat memberikan gambar optis resolusi tinggi sebelah dalam sebuah sel yang hidup (“Single Cell Endoscope,” Science Daily, 20 Des. 2011). Dikembangkan oleh Lab Berkeley dari Departemen Energi AS, endoskop tersebut dapat “memanipulasi cahaya dalam skala nano di dalam sel-sel hidup untuk mempelajari proses-proses biologis” sementara juga “memasukkan bahan-bahan yang ia bawa ke dalam sel-sel dengan ketepatan spasial dan temporal.” Sebuah kamera dengan daya tangkap trilyun-frame per detik yang cukup cepat untuk menghasilkan video tayang lambat suatu berkas cahaya bergerak melintasi sebuah botol satu liter, memantul dari tutup botol itu dan merefleksi kembali di dasar botol (“Trillion-Frame,” Science Daily, 13 Des. 2011). Generator-mikro yang dapat menangkap energi elektro-mekanis dari sayap serangga untuk memberi energi bagi alat pemantau-mikro yang terpasang di sayap itu (“Government Eyes Turning Bugs into Spies,” WorldNetDaily, 3 Des. 2011). Peraba-peraba kecil dekat dasar antenna seekor serangga, atau yang ditanam di sistem saraf pusatnya, juga memungkinkan para peneliti pemerintah mengendalikan otak makhluk tersebut. Sekitar 2500 tahun yang lalu, di masa Kerajaan Media-Persia, suatu malaikat memberitahu nabi Daniel, “Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah” (Daniel 12:4). Pemazmur berkata, “Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya” (Maz. 119:160).

Posted in General (Umum), Science and Bible | Leave a comment

Muslim Melempar Asam Kepada Pemimpin Gereja

(Berita Mingguan GITS 07 Januari 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Pada malam Natal (menurut dunia), orang-orang Muslim melemparkan asam kepada Umar Mulinde, gembala sidang Gereja Gospel Life di Manasuba, Uganda, seorang petobat dari Islam. Serangan yang jahat itu menyebabkan luka bakar berat dan membutakan satu mata dan menciderai mata lainnya. “Dari tempat tidurnya di rumah sakit di Kampala, dia memberitahu Compass bahwa dia sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat untuk perayaan bersama seluruh jemaat dan ratusan petobat Kristen baru, ketika seseorang yang berpura-pura Kristen mendekati dia. ‘Saya mendengar dia berseru dengan suara nyaring, Pastor, Pastor, dan katika saya berbalik dan melihat dia, dia menuangkan cairan itu ke muka saya, sambil orang-orang lain menuangkan cairan ke punggung saya dan mereka lari sambil berseru Allahu akbar,” tutur Mulinde, yang terlihat masih trauma dua hari setelah serangan. … “Luka bakar akibat asam ini sedemikian parah sehingga urgen memerlukan penanganan spesial,” kata seorang Kristen setempat, Musa Baluku Symutsangira. … “Saya telah menerima beberapa ancaman sejak lama sekali, dan yang terakhir ini yang paling parah,” kata Mulinde. Mulinde terkenal karena debat-debatnya, baik lokal maupun internasional. Dalam debat-debat itu ia sering menantang orang Muslim berkaitan dengan agama mereka. Pengetahuannya yang luas tentang Qur’an dan kemampuannya mengutip Qur’an dalam khotbah, membuat dia banyak teman sekaligus musuh. Dia telah sering mengandalkan polisi untuk perlindungan selama kampanye KKR di Uganda. “Mulinde menjadi suatu ancaman yang besar bagi mereka yang tidak dapat menerima tantangannya sambil dia berdiskusi dan berdebat dengan orang Muslim,” kata Dr. Joseph Serwadda, seorang pemimpin gereja setempat. Mulinde sudah menikah dan memiliki 6 anak, berusia 14, 12, 8, 6, dan anak kembar berusia 3 tahun. Mulinde telah mengalami cedera dan serangan beberapa kali dan sejak pertobatannya kepada kekristenan tahun 1993” (“Muslim Extremists in Uganda” Christian Post, 28 Des. 2011).

Posted in Penganiayaan / Persecution | 1 Comment

Otoritas Palestina Mengatakan Israel Harus Dihancurkan

(Berita Mingguan GITS 07 Januari 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Israel Must Be Destroyed,” Strategy Page, 7 Nov. 2011: “Otoritas Palestina (yang sebenarnya hanya mewakili 60 persen orang Palestina, yaitu yang tinggal di Tepi Barat), berada dalam masalah lagi. Pemimpin Otoritas Palestina (OP), Mahmoud Abbas, baru-baru ini terlihat di suatu wawancara TV Mesir, dan menyatakan dengan tegas bahwa OP tidak akan pernah mengakui negara Israel dan bertekad untuk menghancurkan Israel. Walaupun semua orang yang mengikuti bahasa media Palestina Arab (terutama TV) sudah tahu akan hal ini, OP selama ini mempresentasikan diri ke PBB dan dunia non-Muslim sebagai pihak yang siap menerima perdamaian dengan Israel, dan bahwa dengan didirikannya suatu negara Palestina, akan eksis bersama dengan Israel. Namun TV dan koran-koran Palestina terus menerus menggambarkan Israel, sebagai, ya . . . tidak eksis. Peta-peta daerah menunjukkan Israel sebagai bagian dari Palestina besar. Hal ini dilakukan dengan cara yang seolah-olah sangat normal, terutama di sekolah-sekolah. 40 persen orang Palestina lainnya, yang di Gaza, dikendalikan Hamas (yang diakui oleh dunia internasional sebagai suatu organisasi teroris). Hamas lebih tegas dan terbuka mengenai tujuan mereka, yaitu menghancurkan Israel, dan tidak berpura-pura menegosiasikan suatu solusi dua-negara.”

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum) | 2 Comments

Penyembuh, Sembuhkan Dirimu Sendiri

(Berita Mingguan GITS 24 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “An Unhealthy Update on Peter and Doris Wagner,” Slaughter of the Sheep, 30 Oktober 2011. Artikel ini menggambarkan kondisi C. Peter Wagner, yang menyebut diri seorang “rasul” dan juga pendiri National Apostolic Reformation: “Menurut surat edaran National Apostolic Reformation (NAR), yang berisikan berita terbaru dan permintaan doa, suami istri Wagner sudah berada di bawah perawatan medis yang ekstensif untuk waktu yang lama. Doris Wagner menderita suatu penyakit menular, diberikan hiper-antibiotik, didiagnosa memiliki tumor jantung, dan menjalani operasi atas lututnya. Saat ini, dia sedang dijadwalkan akan menjalani operasi lutut yang besar. C. Peter Wagner memiliki batuk yang tidak kunjung sembuh, pembengkakan di kaki dan perut, masalah jantung, dan saat ini mengkonsumsi obat pengencer darah. Dia dijadwalkan menjalani operasi katarak di kedua belah mata. Seperti manusia normal yang memasuki usia lanjut, Peter dan Doris Wagner menderita berbagai penyakit dan kerusakan tubuh. Hal ini lumrah. Tetapi, tidak seperti manusia pada umumnya, orang-orang dari National Apostolic Reformation ini merasa bahwa mereka spesial, suatu sikap yang terlihat dari mentalitas mereka yang eksklusif dan elitis. Toh, bukankah mereka yang mendorong gerakan “tanda dan mujizat,” dan bahkan dikatakan bahwa di kalangan mereka, semua orang memiliki hampir semua karunia rohani, termasuk karunia untuk menyembuhkan. Penderitaan manusia bukanlah hal yang lucu atau patut menjadi lelucon, tetapi ketika sedang tertimpa masalah, di manakah para penyembuh dari NAR? Mengapa mereka tidak berbondong-bondong datang ke sisi Peter dan Doris dan mendemonstrasikan karunia menyembuhkan mereka agar disaksikan dunia? Atau jangan-jangan gerakan “tanda dan mujizat” ini hanya berisi “tanda” tanpa “mujizat”? Jangan sampai! Bagaimana mungkin ada yang berani berkata demikian! Yang berani mengritik bisa dituduh “menyerang orang yang diurapi” dan “menghakimi” dan “bersikap seperti Farisi.” Akal sehat mendeduksi bahwa jika satu saja dari anggota NAR memiliki karunia menyembuhkan yang alkitabiah, dia pasti sudah kegirangan memiliki kesempatan menumpangkan tangan atas Doris dan Peter, dan menyembuhkan mereka dari ujung rambut hingga ujung kaki. Dan karena “teleportasi” dari satu tempat ke tempat lain adalah salah satu bagian dari gerakan “tanda dan mujizat,” maka tidak perlu takut ongkos pesawat. Tetapi ini tidak akan terjadi! … Sederhananya, mereka tidak memiliki karunia menyembuhkan yang alkitabiah. …Orang-orang yang sakit dan sekarat berdatangan untuk disembuhkan, dan mereka pulang tanpa kesembuhan. Para penyembuh tidak dapat menyembuhkan Peter dan Doris, dan Peter dan Doris pun tidak dapat menyembuhkan satu sama lain. Jadi Peter dan Doris terpaksa berpaling kepada ilmu kedokteran untuk kesembuhan mereka. …C. Peter Wagner memberi pelajaran tentang kesembuhan ilahi, tetapi dia tidak memiliki karunia menyembuhkan.”

Posted in Kharismatik/Pantekosta | 2 Comments

Vatikan Menyerukan Satu Pemerintahan Dunia

(Berita Mingguan GITS 24 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “The Vatican and the New World Order,” Herescope, 17 Nov. 2011: “Alkitab memberikan gambaran yang jelas tentang peristiwa-peristiwa besar yang akan terjadi menjelang kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus ke bumi. Walaupun ada banyak detil-detil yang bisa jadi sulit ditafsirkan, peristiwa-peristiwa besar ekonomi, politik, dan agamawi cukup jelas dalam Wahyu pasal 13, 17, dan 18. …Orang-orang yang mengikuti hal-hal yang terjadi di dunia ini sadar bahwa ada semakin banyak pemimpin yang mendukung ide tentang suatu ekonomi global. Yang paling signifikan adalah G20, yang dalam tahun-tahun belakangan ini membuat beberapa pernyataan untuk mendukung ekonomi seperti itu. Tetapi pernyataan yang paling mengagetkan adalah yang dibuat dalam sebuah ‘laporan’ setebal 41 halaman oleh Vatican’s Pontifical Council for Justice and Peace, yang dipublikasikan dalam beberapa bahasa pada tanggal 24 Oktober 2011. Berbicara atas nama Paus Ratzinger, dokumen yang ditulis oleh Konsil tersebut penuh dengan bahasa hukum yang sulit dimengerti, tetapi ini adalah dokumen yang sangat luar biasa. Dokumen ini luar biasa karena hampir kata-per-kata membenarkan nubuat dalam Wahyu 13, 17, dan 18, dan menempatkan Roma di tengah panggung nubuat! …pertengahan kedua dari dokumen ini menyerukan adanya sebuah pemerintahan yang mendunia (poin 3) dan suatu sistem finansial yang mendunia (poin 4)! Kalau kami tidak membaca dan mempelajari sendiri dokumen ini, kami tentunya tidak akan percaya apa yang tertulis di dalamnya. …Dokumen ini mengutip beberapa Paus yang belum lama meninggal untuk memperlihatkan bahwa dukungan bagi seorang penguasa dunia tunggal sudah menjadi bagian dan filosofi Roma sejak dulu. Misalnya, Yohanes XXIII (1881-1963) ‘…juga menyatakan harapan bahwa suatu hari seorang otoritas politik dunia yang sejati akan muncul.’ …Dokumen ini melanjutkan dengan berkata bahwa hari ini, pengajaran tersebut (tentang pemerintahan dunia yang tunggal) ‘bahkan lebih penting lagi dan harus diimplementasi secara urgen.’ …Dokumen ini membicarakan perlunya semua negara menjadi bagian dari sistem tersebut dan bahwa tidak boleh ada yang terkecuali: ‘…Otoritas dunia harus secara konsisten melingkupi semua manusia…’ Wahyu 13:7 berbunyi, “dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.” Dokumen mengatakan bahwa kebijaksanaan yand dibuat harus mengikat bagi semua orang dan bahwa sang Otoritas harus memiliki ‘yurisdiksi yang universal.’ …Dalam bagian yang keempat yang berbicara tentang sebuah ekonomi global, mereka mengatakan bahwa diperlukan ‘…komitmen untuk menciptakan semacam manajemen moneter global’ dan ‘dapat terlihat munculnya keharusan adanya suatu badan yang akan berfungsi seperti suatu bank sentral dunia yang mengatur aliran dan sistem pertukaran uang…’ Mereka lalu berbicara tentang perlunya suatu ekonomi dunia berada di bawah kendali suatu pemerintahan dunia. …Dalam dokumen ini, Vatikan menjanjikan komitmen mereka terhadap kontrol finansial yang global, dan ini menggenapi Wahyu 13 sampai ke huruf-hurufnya!”

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Katolik | 17 Comments

Robot Lebah Berkomunikasi

Berikut ini disadur dari Creation Moments, 23 November 2011: “Para ilmuwan telah, untuk pertama kalinya, sukses berkomunikasi dengan lebah madu dalam bahasa mereka sendiri! Para ilmuwan sudah cukup lama tahu bagaimana menerjemahkan banyak elemen dari apa yang disebut “dansa lebah.” Gerakan dansa ini digunakan oleh para lebah pemandu untuk mengkomunikasikan lokasi sumber makanan kepada lebah pengumpul makanan di sarang. Beberapa puluh tahun yang lalu, para peneliti memutuskan untuk menguji apakah pemahaman mereka tentang komunikasi lebah itu benar. Tetapi bagaimanakah dapat berbicara kepada lebah dan mendapat konfirmasi bahwa mereka mengerti yang kamu katakan? Para ilmuwan memutuskan bahwa satu-satunya cara untuk melakukan ini adalah membuat sebuah robot lebah yang dapat berkomunikasi bagi mereka. Percobaan-percobaan awal untuk membuat robot lebah yang dapat diterima oleh lebah sejati ternyata tidak berhasil. Robot-robot awal diserang dengan ganas. Para ilmuwan akhirnya berhasil membuat sebuah robot lebah yang dikendalikan komputer yang dapat diterima oleh lebah sejati. Para ilmuwan ini menggambarkan bahasa lebah sebagai bahasa yang elegan dan mendetil. Namun mereka sudah tahu cukup banyak bahasa lebah untuk mengkomunikasikan dengan sukses tentang sebuah sumber makanan dan lokasinya kepada lebah-lebah sejati. Mereka juga menemukan bahwa masih banyak yang harus dipelajari tentang bahasa lebah. Sebagai hasil, suatu hari mungkin para petani dapat menuntun lebah ke tanaman yang memerlukan penyerbukan.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pasukan Bersayap

(Berita Mingguan GITS 17 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Creation Moments, 22 November 2011: “Kita telah sejak lama mengetahui bahwa komunitas dalam sebuah sarang lebah madu membagi tugas kerja di antara mereka sesuai dengan spesialiasi masing-masing pekerja. Ada yang menjadi pandu yang mencari makanan. Yang menjadi perawat bertugas mengurusi lebah-lebah muda. Ada lebah yang berspesialiasi dalam hal membersihkan. Bahkan ada lebah yang spesial mengurusi yang mati, memindahkan dan membuang anggota-anggota yang mati. Para ilmuwan kini telah menemukan bahwa koloni-koloni lebah madu juga memiliki brigade-brigade “tentara” yang terspesialisasi. Lebah-lebah ini sering terlihat hanya duduk-duduk saja, tidak melakukan apa-apa. Sebenarnya, mereka memiliki hanya satu tugas – menyerang pengacau-pengacau yang besar. Sepertinya lebah-lebah ini diberi makan dan dipelihara oleh anggota sarang sambil mereka menunggu adanya alarm. Jika seekor rakun, beruang, atau manusia, mengancam sarang, ribuan lebah tentara akan mengerumuni penyerang dan menyengatnya. Kita sudah sangat tahu adanya anggota tentara dalam koloni semut dan rayap. Tetapi, hingga kini, belum pernah dipastikan ada dalam sarang lebah. Bahwa di kalangan serangga yang bersifat sosial, ada keperluan universal akan tentara untuk perlindungan, mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang universal di dunia ini. Tentara-tentara ini bukanlah penyebab seekor beruang menyerang sarang lebah. Demikian juga tentara manusia yang sekedar mengikuti prinsip-prinsip perang tidak bertanggung jawab atas terjadinya perang manusia. Ketamakan manusia, dan kurangnya kasih kepada orang lain tidak dapat dihilangkan dengan menghilangkan tentara. Sebaliknya, ketamakan, pencurian, dan perlunya perlindungan mengingatkan kita bahwa kita saat ini bukanlah dalam kondisi yang dimaksudkan Allah pada mulanya. Solusinya bukanlah pada penyangkalan realita, tetapi kembali kepada Pencipta kita melalui pengampunan dosa-dosa kita yang dimungkinkan oleh Yesus Kristus.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Bagaimana Suami Dapat Mengasihi Istri

(Berita Mingguan GITS 17 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

“Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya” (Ef. 5:25). Perhatikan berbagai cara seorang suami dapat mengasihi istrinya: (1) Dengan mengucapkan kasihnya dan mengekspresikan kasih kepadanya dalam cara-cara yang dapat dirasakan (Ef. 5:25). (2) Dengan tidak bersikap pahit atau penuh kritikan kepadanya (Kol. 3:19; Ef. 5:28-29). (3) Dengan setia kepadanya dalam hal moral (Ibr. 13:4). (4) Dengan menyediakan kebutuhannya dan keluarga (1 Tim. 5:8). (5) Dengan membantunya belajar Alkitab dan bertumbuh secara rohani (Ef. 5:25-26) (memimpin keluarga setia bergereja, membaca Alkitab bersama, membantunya dalam hal renungan pribadi, membagi pikiran-pikiran tentang Tuhan). (6) Dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan jasmaninya (Ef. 5:28) (makanan yang baik, kebutuhan kesehatan, vitamin, olahraga). (7) Dengan memimpin dan mengawasi pendisiplinan dan pendidikan anak-anak (Ef. 6:4). (8) Dengan mengerti dan bersimpati dengan kelemahan-kelemahannya (1 Pet. 3:7). (9) Dengan menjaga kesaksian Kristiani yang baik sebagai contoh baginya sehingga dia tidak pernah perlu malu (Ams. 12:4 benar bagi suami selain untuk istri).

Posted in Keluarga | 3 Comments