Rapper Kristen Meninggalkan Imannya

Oleh: David Cloud
Sumber: www.wayoflife.org

Brady Goodwin (alias Phanatik) adalah anggota terbaru dalam barisan musisi rock / rap Kristen dan tokoh injili terkemuka yang telah meninggalkan iman mereka. Goodwin adalah anggota pendiri dari grup hip-hop Kristen The Cross Movement dan penulis buku The Death of Hip-Hop, Marriage and Morals (2010) dan From Hip Hop to Hollywood: The Art of Christianity (2013). Dalam sebuah video YouTube bulan ini, Goodwin berkata, “Saya mencela iman Kristen yang pernah saya percayai, akui, proklamasikan, dan pertahankan selama 30 tahun terakhir hidup saya.” Goodwin berusia 45 tahun, jadi dia pasti telah membuat pengakuan iman pada usia sekitar 15 tahun. Dia mengatakan, “Saya baik-baik saja; saya berada di tempat yang saya pikir akan saya tuju.” Semua orang-orang ini mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja setelah mereka telah meninggalkan Yesus Kristus, tetapi itu adalah kekonyolan. Pada Agustus 2019, Marty Sampson, seorang pemimpin ibadah dan penulis lagu untuk Hillsong, mengatakan dia secara serius mempertimbangkan ateisme dan “sangat bahagia sekarang, sangat damai dengan dunia.” Pada bulan yang sama, Joshua Harris, penulis I Kissed Dating Goodbye, mengumumkan bahwa dia telah meninggalkan imannya kepada Kristus dan menceraikan istrinya. Dia ingin semua orang tahu bahwa dia “mengikuti kata hatinya” dan merasa damai. Pada Mei 2020, Jon Steingard, dari band rock Kristen Hawk Nelson, melepaskan keyakinannya pada Tuhan. Dalam sebuah postingan Instagram, dia mengatakan bahwa meninggalkan Tuhan adalah “menyegarkan dan beban terangkat.” Dia berkata, “Saya terkejut dengan banyaknya orang dalam posisi-posisi yang terpandang dalam lingkaran Kristen yang merasakan hal yang sama seperti saya. Seperti saya, mereka takut kehilangan segalanya jika mereka terbuka tentang hal itu.”

Saya tidak dapat memahami orang-orang ini dengan cara apapun. Saya tidak suka pergi ke gereja atau membaca Alkitab atau berdoa sebelum saya dilahirkan kembali pada usia 23 tahun, tetapi semuanya berubah saat itu, dan saya tidak pernah melihat ke belakang dengan kerinduan apa pun, tidak pernah meragukan Tuhan atau Alkitab atau Yesus Kristus atau ajaran alkitabiah apapun. Sebaliknya, saya dapat memahami Petrus yang bertobat dari gaya hidup nelayan yang kasar, dan tidak tertarik untuk meninggalkan Kristus. Ketika orang banyak meninggalkan Yesus, Dia bertanya kepada dua belas orang, “Apakah kalian juga hendak pergi?” Petrus menjawab dengan kesaksian orang percaya yang benar-benar dilahirkan kembali: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Engkau memiliki perkataan-perkataan hidup yang kekal. Dan kami telah percaya dan telah mengetahui bahwa Engkau adalah Kristus, Putra Allah yang hidup” (Yohanes 6: 68-69). Kami akan memperingatkan bahwa kekristenan dari orang-orang yang disebutkan di atas tidak pernah adalah kekristenan yang alkitabiah. Filosofi Kristen mereka dijelaskan dalam 2 Timotius 4:3, “orang-orang tidak akan menerima ajaran yang sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut hawa nafsu mereka sendiri untuk memuaskan telinga mereka.” Kekristenan mereka adalah Kristen yang “hidup menurut nafsumu.” Dengan gaya hidup dan pergaulan mereka, mereka berkata, “Tidak ada yang boleh memberitahu saya siapa yang boleh saya temani atau musik apa yang boleh saya dengarkan atau apa yang boleh saya lihat atau ke mana saya boleh pergi atau apa yang boleh saya minum atau apa yang boleh saya pakai.” Tapi Tuhan memang memberi tahu umat-Nya teman seperti apa yang harus dimiliki (Ams. 1:15; 22:24; 2 Kor. 6:14-18; Yak. 4:4) dan jenis musik apa yang harus didengarkan (Ef. 5: 18; Kol 3:16) dan ke mana orang harus pergi dan tidak pergi (Ams. 4:26) dan apa yang harus mereka bicarakan (Ams. 4:24; Ef. 4:29) dan apa yang boleh mereka lihat (Mzm. 101:3; Ams 4:25; Mat 5:28) dan apa yang boleh mereka minum (Ams 20:1; 23:31-35; 1 Kor. 10:21) dan apa yang boleh mereka pakai (1 Tim. 2:9-10). Pemisahan dari kejahatan dan kesalahan bukanlah bagian opsional dari Kekristenan alkitabiah. “Dan janganlah turut bersekutu dengan pekerjaan-pekerjaan kegelapan yang tidak berbuah apa-apa, tetapi sebaliknya tegurlah mereka” (Ef. 5:11). “Janganlah kalian menjadi pasangan kuk yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya, sebab ada pertalian apa antara kebenaran dengan kelaliman? Dan ada persekutuan apa antara terang dengan kegelapan?” (2 Kor. 6:14). “Dan aku menasihati kalian, saudara-saudara, untuk menandai mereka yang, bertentangan dengan pengajaran yang telah kalian pelajari, menimbulkan perpecahan dan sandungan; dan menjauhlah dari mereka!” (Rom. 16:17).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, musik, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Ribuan Gembala Sidang Memprotes Undang-Undang Kanada yang Melabel Ajaran Alkitab tentang Pernikahan sebagai “Mitos”

Oleh: Dr. David Cloud
Sumber: www.wayoflife.org

Berikut disadur dari “Thousands of churches raise alarm,” Fox News, 17 Januari 2022: “Ribuan pendeta di Amerika Utara memakai khotbah mereka pada hari Minggu untuk menegaskan moralitas seksual Alkitabiah sebagai tanggapan terhadap undang-undang baru Kanada yang beberapa orang peringatkan dapat secara efektif mengkriminalisasi ajaran semacam itu. Sebuah inisiatif yang dimulai oleh Liberty Coalition Canada dan disebarkan di Amerika Serikat oleh Gembala John MacArthur dari Los Angeles mendapatkan dukungan dari lebih dari 4,000 gembala Kristen yang secara terbuka menyatakan kesediaan mereka untuk memprotes dari mimbar mengenai RUU C-4, demikian dikonfirmasi oleh Fox News Digital. Undang-undang kontroversial tersebut, yang mulai berlaku 8 Januari setelah dilewatkan dengan cepat melalui Parlemen Kanada pada bulan Desember tanpa perdebatan panjang, menggambarkan sebagai ‘mitos’ keyakinan bahwa heteroseksualitas dan identitas cisgender lebih benar. Konseling yang tidak sejalan dengan pandangan dunia seperti itu sekarang membawa kemungkinan hukuman penjara lima tahun. … MacArthur mengatakan kepada Fox News bahwa dia percaya immoralitas seksual yang meluas adalah bukti penghakiman ilahi pada suatu budaya dan memperkirakan akan terjadi peningkatan upaya untuk membungkam mereka yang menentang immoralitas itu. … ‘Pada akhirnya, para pembangkang, orang-orang yang tidak mau menyerah, adalah mereka yang setia pada Alkitab,’ katanya. ‘Dan itulah yang sudah memimpin pada berbagai undang-undang yang dibuat untuk melarang apa yang diperintahkan untuk kita lakukan dalam Kitab Suci, yaitu mengkonfrontir dosa itu. Dan tekanan ini hanya akan meningkat.’ … Keterlibatan MacArthur dalam inisiatif itu sebagian adalah karena email yang dia terima dari Gembala James Coates, yang pendeta Kanada pertama yang dipenjara atas nama kesehatan masyarakat. Ketika dia menolak untuk menutup gerejanya di Edmonton tahun lalu, Coates menghabiskan lebih dari sebulan di penjara dengan keamanan maksimum. Penegak hukum federal kemudian menggerebek gerejanya pada fajar hari, mengunci gereja tersebut dan membarikadenya di balik tiga lapis pagar … Coates mengatakan kepada Fox News bahwa dia percaya bahwa RUU C-4 ‘sama sekali tidak mengasihi’ jika dimaksudkan untuk ‘menutup komunitas LGBT dari pesan penyelamatan dan transformasi dari Injil Yesus Kristus.’ ‘Saya percaya bahwa pemerintah kita memanfaatkan segmen konstituen politik yang gampang dimanipulasi dalam upaya untuk meruntuhkan lebih jauh lagi peradaban Barat seperti yang kita kenal selama ini. Untuk melakukan ini, mereka harus melarang hal-hal yang telah menjadi fondasinya selama ini, yaitu hal-hal yang berakar pada pandangan dunia Yahudi-Kristen. RUU C-4 adalah batu bata lain yang diletakkan dalam upaya ini dan merupakan bukti bahwa pemerintah kita berada di bawah penghakiman Tuhan,’ katanya.”

Posted in General (Umum), LGBT, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Berbagai Kesesatan Desmond Tutu

Sumber: www.wayoflife.org

Desmond Tutu, mantan uskup agung Anglikan di Cape Town, Afrika Selatan, yang sudah pensiun, secara luas dipuji pada saat kematiannya pada tanggal 26 Desember, tetapi dia adalah seorang guru palsu yang mengkhotbahkan kristus palsu dan Injil palsu. Alkitab memberitahu kita untuk “untuk menandai mereka yang, bertentangan dengan pengajaran yang telah kalian pelajari, menimbulkan perpecahan dan sandungan” (Roma 16:17, ITR). Ini bukan tindakan yang populer hari ini, dan mungkin dari dulu juga bukan, tetapi waktunya semakin dekat ketika akan menjadi sangat jelas bahwa lebih baik menyenangkan hati Tuhan daripada manusia. Desmond Tutu mempertanyakan kelahiran Yesus Kristus dari perawan. “Beberapa orang berpikir ada yang aneh dengan kelahiran Yesus … Mungkin Yesus adalah anak haram” (Tutu, Cape Times, 24 Oktober 1980 ). Tutu adalah seorang universalis yang percaya bahwa semua manusia memiliki Tuhan. “Roh Kudus tidak terbatas pada Gereja Kristen. Misalnya, Mahatma Gandhi, yang adalah seorang Hindu … Roh Kudus bersinar melalui dia” (Tutu, Katedral St. Alban, Pretoria, Afrika Selatan, 23 November 1978). “Semua orang adalah pembawa-Tuhan, semua adalah saudara dan saudari; semua adalah satu keluarga yang dapat hidup dalam damai. Maka kejahatan akan diatasi dan Tuhan akan berkata: ‘Kalian adalah anak-anakKu. Bantu Aku untuk mewujudkan impianKu’” (Expo 2000, Hanover, Jerman, Ecumenical News International, 15 Juni 2000). “Keluarga Allah tidak memiliki orang luar. … Yesus berkata, ‘Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang kepadaKu’… Saddam Hussein, Osama bin Laden … Gay, lesbian, yang disebut ‘lurus.’ Semua, semua harus dipeluk dalam pelukan cinta yang luar biasa yang tidak akan membiarkan kita pergi” (Tutu, khotbah di All Saints Church, Pasadena, California, 4 November 2005). Seperti semua guru palsu, Tutu memutarbalikkan Kitab Suci keluar dari konteksnya. Alkitab dengan tegas mengajarkan bahwa semua orang dikasihi oleh Allah dan dapat diselamatkan, tetapi juga dengan tegas memperingatkan bahwa tidak ada orang yang dapat diselamatkan tanpa pertobatan dan iman pribadi pada Yesus Kristus dalam Kitab Suci dan pada darah penebusan-Nya. Rasul Paulus memperingatkan, “Tetapi seandainya pun kami atau seorang malaikat dari surga memberitakan kepada kalian injil yang berbeda dari Injil yang telah kami sampaikan kepada kalian, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, dan yang sekarang aku katakan lagi: jika seseorang memberitakan kepada kalian injil yang berbeda dari yang telah kalian terima, terkutuklah dia” (Gal. 1:8-9, ITR). Seperti banyak pemimpin kulit hitam terkemuka yang ditinggikan oleh media arus utama, Tutu adalah seorang rasis. Dia berkata, “Puji Tuhan saya hitam. Orang kulit putih akan harus banyak memberi pertanggungan jawab pada penghakiman terakhir” (Argus, 19 Maret, 1984). Dia mengabaikan sejarah buruk umat manusia, ribuan tahun perang suku yang kejam di Afrika dan di setiap bagian bumi yang dapat dihuni — hitam melawan hitam, putih melawan putih, kuning melawan kuning, coklat melawan coklat, merah melawan merah. Kisah Para Rasul berkata bahwa Allah telah menjadikan semua manusia dari SATU DARAH (Kisah Para Rasul 17:26), dan, “Karena SEMUA orang telah berbuat dosa dan telah gagal mencapai kemuliaan Allah” (Roma 3:23, ITR). Masalah manusia bukanlah masalah kulit, melainkan masalah hati. Hati SEMUA manusia digelapkan oleh dosa, dan keselamatan yang melahirbarukan melalui Injil Yesus Kristus adalah satu-satunya jawaban.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

China Menutup Media Kristen Online

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini disadur dari “Chinese Christian Media Ministries Facing Bitter Winter of Censorship,” Christianity Today, 24 Des. 2021, oleh Jerry An dari Reframe Ministries: “Banyak orang Kristen Tionghoa mengeluh bahwa musim dingin misi internet di China sedang memasuki waktu-waktu tergelap dan terdingin. Pekan ini, media pemerintah China melaporkan bahwa Administrasi Negara untuk Urusan Agama (State Administration for Religious Affair, disingkat SARA) telah mengumumkan ‘Langkah-langkah untuk Administrasi Layanan Informasi Keagamaan Internet,’ yang akan mulai berlaku pada 1 Maret dan akan membatasi pelayanan online untuk kelompok agama yang disetujui pemerintah China dengan izin khusus di situs web yang disetujui pemerintah. ‘Tidak ada organisasi atau individu yang boleh berkhotbah di Internet, melaksanakan pendidikan dan pelatihan agama, mempublikasikan konten khotbah, meneruskan atau menautkan ke konten terkait, mengatur dan melakukan kegiatan keagamaan di Internet, atau menyiarkan langsung atau memposting video ritual keagamaan…’ tanpa persetujuan, demikian ditetapkan oleh peraturan baru yang dirumuskan bersama oleh lima badan pemerintah, termasuk Kementerian Keamanan Publik dan Nasional. … [Beberapa bulan yang lalu saya] mengetahui bahwa channel WeChat kedua dari pelayanan kami telah ditutup secara permanen oleh pemerintah China, kurang dari sebulan setelah channel pertama kami dihapus. Ratusan ribu pengikut hilang begitu saja dalam semalam. … WeChat adalah platform media sosial raksasa yang sangat besar dan kuat. Orang-orang China gunakan WeChat untuk memesan barang, membayar tiket, dan melakukan hampir semua hal. … Konten Kristen hampir ada di mana-mana di WeChat selama 10 tahun terakhir. … Kemudian sayangnya, hampir setiap channel utama Kristen Tionghoa dihapus di WeChat pada bulan Juni … kebijakan pemerintah China berlaku untuk semua media sosial … situs-situs web menghadapi masalah yang sama dan bahkan lebih mungkin lagi untuk diblokir.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Penganiayaan di India

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini disadur dari “You can’t surrender to lawless mobs,” Premier Christian News UK, 20 Des. 2021: “Polisi di India telah melarang orang Kristen mengadakan kebaktian Natal karena ancaman kekerasan dari militan Hindu terus meningkat. Pihak berwenang di negara bagian Karnataka di barat daya telah membatasi pertemuan Natal di gereja, aula, dan rumah karena radikal Hindu telah mengganggu pertemuan Kristen menurut Release Internasional. … Uskup Agung Joseph D’souza berkata, ‘Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Mereka mengganggu kebaktian Kristen dengan nyanyian Hindu mereka. Dan para ekstremis ini tidak ditangkap.’ … Juru bicara Andrew Boyd mengatakan militan Hindu telah menyerang dan membunuh orang-orang Kristen di sana untuk ‘cukup lama.’ ‘Ada sebuah gerakan di India yang disebut Hindutva … yang sangat, sangat tidak toleran terhadap apa pun selain Hinduisme. Mereka mengklaim bahwa jika Anda orang India, Anda harus menjadi seorang Hindu dan sama sekali tidak ada yang lain akan ditoleransi. Mereka semakin meningkat sejak pemilihan BJP nasionalis masuk pemerintahan dan Presiden Perdana Menteri Modi kembali terpilih,’ katanya. …’Polisi seharusnya melindungi orang-orang Kristen, bukan mencegah mereka untuk bertemu,’ kata Boyd. ‘Konstitusi India menjamin kebebasan beragama, jika Anda memiliki ekstremis yang mengancamkan kekerasan, kekerasan itu harus dihentikan.’ .. Semakin banyak undang-undang anti-konversi sedang disahkan di seluruh India, yang menurut Boyd sangatlah mengkhawatirkan karena bertentangan dengan Konstitusi India dan menempatkan lebih banyak orang Kristen pada risiko penganiayaan.”

Editor: Kebebasan beragama adalah salah satu hak asasi manusia yang paling dasar, karena sama dengan kebebasan berpikir. Pihak-pihak yang mau menghilangkan ini demi agama tertentu, sebenarnya memperlihatkan ketidakbenaran mereka. Kita terus berdoa, agar kebebasan beragama terus dijunjung di dunia, terutama di Indonesia, yang juga terancam oleh gerakan-gerakan ekstrimis.

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

70% Orang Kristen Injili di Amerika Tidak Percaya Yesus Adalah Satu-Satunya Jalan Menuju Allah

Sumber: www.wayoflife.org

Menurut sebuah survei baru dari Probe Ministries, hampir 70% dari “orang Kristen Injili” tidak setuju dengan ajaran Alkitab bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan menuju Allah. Setelah menegaskan dua pernyataan berikut–”Saya telah membuat komitmen pribadi kepada Yesus Kristus” dan “Saya akan pergi ke Surga karena saya telah mengakui dosa-dosa saya dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat saya”– orang-orang yang sama ini mengatakan bahwa mereka tidak akan mencoba menobatkan orang-orang lain ke dalam agamanya. Tiga alasan teratas adalah: “Mereka bisa masuk Surga melalui keyakinan agama yang berbeda”; “Kita tidak seharusnya memaksakan ide kita pada orang lain”; “Alkitab memberitahu kita untuk tidak menghakimi orang lain.” Ini adalah cerminan dari kebodohan besar terhadap isi Alkitab yang ada di sebagian besar gereja di Amerika. Alih-alih studi Alkitab yang serius dan doa yang efektif dan kehidupan Kristen yang suci sebagai seorang musafir, yang ada adalah rock & roll, menjadi serupa dengan budaya pop, penekanan pada harga diri, dan penolakan besar-besaran terhadap separatisme alkitabiah. Bahkan di zaman Yakobus, ada orang-orang Kristen yang berteman dengan dunia, dan dia memberikan resep berikut untuk mendapatkan kebangkitan rohani: “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat pada kalian; bersihkanlah tangan kalian, hai orang-orang berdosa, dan murnikanlah hati kalian, hai yang bercabang hati. Bersusah hatilah dan merataplah dan menangislah; hendaklah gelak tawa kalian berubah menjadi ratapan, dan sukacita menjadi dukacita. Rendahkanlah diri di hadapan Tuhan dan Ia akan meninggikan kalian.” (Yakobus 4:8-10, ITR). Kebutuhan Amerika yang paling mendesak adalah gembala-gembala dengan kaliber spiritual dan keberanian James.

Posted in Keselamatan, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

BJU Akan Ikut Pertandingan Voli Pantai

Sumber: www.wayoflife.org

Universitas Bob Jones telah sejak lama tergelincir dari prinsip-prinsip pendiriannya, dan pemerosotan ini meningkat dengan pengangkatan Steve Pettit pada tahun 2014 sebagai presiden. Pada Oktober 2021, Bob Jones mengumumkan penambahan voli pantai ke jajaran olahraga antar perguruan tinggi. Bruins akan memainkan musim perdana mereka pada musim semi 2022, bersaing dengan sekolah-sekolah seperti Erskine College, Truett-McConnell University, St. Andrews University, dan Spartanburg Methodist College. Mereka ini adalah sekolah-sekolah Kristen yang sangat liberal dan sekuler. Neil Ring, direktur atletik BJU, mengatakan, “Penambahan ini memungkinkan kami untuk menjadi yang terdepan dalam olahraga yang sedang berkembang, sambil tetap selaras dengan misi kami” (BJU Today, 21 Oktober 2021). Jelas “misi” ini bukanlah misi pendirian sekolah tersebut. Pengumuman ini disertai dengan foto lima atlet wanita BJU yang tersenyum mengenakan celana ketat, sehingga sesuai dengan standar “kesopanan” dunia yang korup. Seorang pembaca berkomentar, “Berapa lama sebelum celana ketat itu akan disesuaikan menjadi bikini minim yang sama dengan yang kemungkinan besar akan dikenakan oleh beberapa pesaing mereka?”

Posted in Education / Pendidikan, Fundamentalisme, Sports/Olahraga | Leave a comment

Kid Rock: “Don’t Tell Me How to Live” (Jangan Ajari Saya Bagaimana Saya Harus Hidup)

Sumber: www.wayoflife.org

Lagu baru Kid Rock yang kotor “Don ‘t Tell Me How to Live” adalah kilas balik ke dua hits tahun 1965, yaitu lagu Rolling Stones “Saya bebas melakukan apa yang saya inginkan kapan saja,” dan lagu The Animals “Ini hidup saya dan saya akan melakukan apa saya inginkan.” Ini telah menjadi tema musik rock sejak awal. Rock bukan hanya musik dan hiburan polos; ia adalah suatu revolusi moral. Sebuah iklan untuk majalah Rolling Stone menyatakan, “Rock ‘n’ roll lebih dari sekadar musik– ia adalah pusat energi dari budaya baru dan revolusi pemuda-pemudi.” Memang, ia telah mengubah dunia. Kita hidup dalam masyarakat yang diciptakan oleh rock & roll. Anda dapat melihat efeknya di mana-mana: dalam sikap, dalam fashion, dalam kesenjangan generasi, dalam obsesi seks, dalam mengidolakan bintang pop, dalam kecintaan terhadap fantasi, dalam pemuliaan hiburan. Di atas segalanya, Anda dapat melihat efeknya pada fokus pada diri sendiri dan pada filosofi “jangan menghakimi” yang telah menjadi hukum budaya. Tidak ada apappun yang salah secara absolut; semuanya relatif. Inti dari musik rock adalah kebebasan seksual, yang merupakan pemberontakan yang berani melawan hukum pernikahan yang kudus dari Allah. John Oats dari Hall & Oats berkata, “Rock ‘n’ roll adalah 99% SEX” (Circus, 31 Januari 1976). Gene Simmons dari KISS berkata, “Itulah yang dimaksud dengan rock—seks dengan bom 100 megaton, THE BEAT!” (Entertainment Tonight, ABC, 10 Desember 1987). Tina Turner berkata, “Rock and roll itu menyenangkan . . . IA NAKAL” (Rock Facts, Hall of Fame dan Museum Rock & Roll). Debbie Harry dari Blondie berkata, “Rock ‘n’ roll sepenuhnya adalah tentang seks. Seratus persen SEX” (The Age of Communication, hal. 398). Adam Ant berkata, “Musik pop berkisar pada SEKSUALITAS” (From Rock to Rock, hlm. 93). Alkitab, yang akan tetap ada lama setelah budaya pop global berlalu, mengatakan, “Pernikahan itu terhormat dalam segala hal, dan ranjang pernikahan tak tercemar, tetapi orang-orang cabul dan pezinah akan Allah hakimi.” (Ibrani 13:4, ITR).

Posted in musik | Leave a comment

Bukti Adanya Pencipta Tidak Terbantahkan

Penulis: Dr. David Cloud (www.wayoflife.org)

Ateis mengklaim bahwa tidak ada bukti untuk Tuhan, dan agnostik mengklaim bahwa bukti itu tidak cukup. Alkitab mengungkapkan rahasia hati manusia untuk menunjukkan bahwa para ateis dan agnostik menipu diri mereka sendiri.

“Sebab aku tidak malu akan Injil Kristus, karena Injil adalah kekuatan Allah untuk keselamatan bagi semua orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya kebenaran Allah dinyatakan dari iman kepada iman, sebagaimana tertulis: Orang benar akan hidup dari iman. Sebab murka Allah disingkapkan dari surga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia yang menekan kebenaran dengan kelaliman. Karena apa yang dapat diketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab hal-hal yang tidak nampak dari Dia, yaitu kekuatanNya yang kekal dan keilahianNya, dapat nampak sejak penciptaan dunia, dimengerti melalui hal-hal yang diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.” (Roma 1:16-20 Indonesian Textus Receptus / ITR).

Pertimbangkan pengajaran dari perikop Kitab Suci yang sangat fondasional ini:

Pertama, Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Rom. 1:16-17).

Ini mengajarkan kita bahwa kita harus berfokus pada Injil. Berapologetika saja tidak cukup. Memenangkan argumen saja tidak cukup. Kita harus menjawab setiap pertanyaan tulus yang dimiliki orang, tetapi kita harus selalu kembali kepada Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan. Dengan menjawab pertanyaan dan membantah evolusi dan filosofi palsu lainnya, kita dapat membantu orang datang kepada Kristus. Contohnya adalah teman pertama yang Tuhan berikan kepada saya di dalam Kristus. Richard dibesarkan di rumah agnostik dan dididik di universitas. Entah bagaimana dia menemukan sebuah buku kecil yang membantah evolusi. Ini adalah pertama kalinya dia ditantang tentang ajaran ini. Dia mulai berpikir bahwa evolusi bisa jadi tidak benar dan memutuskan untuk membaca Alkitab sendiri. Sambil dia membaca Alkitab, dia menyadari bahwa ajarannya tampaknya benar. Akhirnya dia bertemu dengan beberapa orang Kristen dan mempercayai Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Dia tidak diselamatkan melalui pengajaran penciptaan atau argumen menentang evolusi, tetapi hal-hal ini mempersiapkan jalan sehingga dia akan mempertimbangkan Injil.

Kedua, ada bukti kuat tentang Tuhan.

Buktinya adalah alam ciptaan (Rom. 1:20). Buktinya juga ada dalam hati nurani manusia sendiri (Rom. 1:19; 2:14-15). Inilah sebabnya mengapa sebagian besar umat Hindu yang kami temui [Editor: ladang misi Dr. Cloud adalah di Nepal] secara naluriah tahu bahwa Tuhan itu suci, meskipun dewa-dewa Hindu sama sekali berbeda dengan standar itu. Ada saksi tentang Tuhan dan saksi tentang apa yang benar dan yang salah di dalam diri manusia.

Bahkan para evolusionis menyebut tubuh manusia sebagai ”ajaib.” Internet dipenuhi dengan ini.

Misalnya, situs web pendidikan biologi BioMedia Associates menggunakan istilah ajaib enam kali dalam menggambarkan berbagai proses dalam tubuh manusia.

“Jantung manusia adalah organ berotot yang merupakan keajaiban bioteknologi. Ia bekerja dengan sempurna, 24/7, sepanjang hidup setiap individu. Lihat bagaimana ia mengalirkan darah, zat yang benar-benar AJAIB, ke seluruh bagian tubuh manusia melalui jaringan arteri dan vena yang luas. … Tubuh manusia perlu mengkonsumsi makanan dan air yang ditemukan di lingkungan, dan melalui rangkaian proses mekanis dan kimia yang hampir AJAIB, tubuh mengubah makanan itu menjadi nutrisi yang menopang semua aktivitasnya. … Tidak ada KEAJAIBAN yang lebih besar di planet ini selain penciptaan suatu kehidupan baru. Dr Mark Reisman membawa Anda melalui setiap tahap KEAJAIBAN ini, dari dasar genetik kehidupan, perkembangan organ seks, pembentukan sel kelamin, pembuahan, munculnya embrio, hingga urutan pertumbuhan janin, dan akhirnya lahirnya kehidupan manusia yang baru. … Sentuhan, rasa, penciuman, pendengaran dan penglihatan – lima indera utama tubuh manusia. Mereka adalah indera yang telah berevolusi secara independen selama jutaan tahun tetapi disatukan oleh sistem saraf pusat kita yang luar biasa menjadi suatu sistem yang paling halus untuk berinteraksi dengan lingkungan dari spesies mana pun di planet ini. … 206 tulang kerangka manusia adalah KEAJAIBAN bioteknologi. Ringan dan sangat kuat, tulang kita memberi kita kemampuan untuk berjalan tegak, membebaskan tangan kita untuk manipulasi objek yang tepat” (“New Series: MIRACLE of the Human Body ” www.ebiomedia.com).

Seri video dari Public Broadcasting Network tentang perkembangan embrio di dalam rahim berjudul “The Miracle of Life.” Namun PBS sangat pro-evolusi dan anti-penciptaan.

Situs web Cotswold Grass Seeds berbicara tentang “keajaiban benih.”

Para evolusionis mengaitkan “keajaiban kehidupan” dengan proses naturalistik yang buta.

Tetapi orang-orang yang tidak dibutakan oleh dongeng evolusi tahu bahwa efek dari “keajaiban desain” menunjuk pada seorang desainer yang mampu menyebabkan keajaiban seperti itu.

Hukum sebab akibat (hukum kausalitas) didasarkan pada pengamatan umum serta eksperimen ilmiah. Hukum ini telah diakui oleh para ilmuwan dan filsuf sepanjang sejarah, dari Plato hingga Hume. Hukum ini mengatakan bahwa setiap efek material harus memiliki penyebab yang cukup. W.T. Stace, profesor filsafat di Princeton, menyebut ini “kanon utama ilmu pengetahuan, dasar dari semuanya” (A Critical History of Greek Philosophy). Dr. Richard Taylor menulis bahwa “hampir tidak dapat disangkal bahwa gagasan sebab-akibat tidak hanya sangat diperlukan dalam urusan biasa dalam kehidupan tetapi juga dalam semua ilmu terapan” (The Encyclopedia of Philosophy, 1967).

Keajaiban desain berarti memang ada seorang Perancang dan Pembangun. Ini adalah hukum sebab akibat. Dikatakan bahwa setiap efek material harus memiliki penyebab yang cukup. Ini telah diakui oleh para ilmuwan dan filsuf sepanjang sejarah, dari Plato hingga Hume. Hukum ini dijelaskan dalam Alkitab sebagai berikut: “setiap rumah dibangun oleh seseorang, tetapi Dia yang membangun segala sesuatu adalah Allah” (Ibr. 3:4).

Ketika kita melihat sebuah rumah, kita tahu bahwa ia memiliki seorang pembangun, dan kita tahu bahwa si pembuatnya mampu merancang dan membangunnya. Kita tahu bahwa pembuatnya pasti cukup bijaksana dan cukup kuat dan harus memiliki alat dan sumber daya yang diperlukan. Demikian juga, ketika kita melihat alam semesta yang mempunyai hukum-hukum yang sempurna seperti gravitasi dan kita melihat hal-hal seperti burung yang terbang dan sel yang hidup dan tubuh manusia dan kecerdasan manusia, kita tahu pasti ada Pembangun yang mempunyai kebijaksanaan dan kekuatan yang cukup untuk membuat semua ini.

Para bapa ilmu pengetahuan modern memahami hal ini.

Isaac Newton, penemu hukum gravitasi: “Sistem matahari, planet, dan komet yang sangat indah ini, hanya mungkin berasal dari pikiran dan kekuasaan Pribadi yang maha cerdas dan berkuasa. … Ateisme sangat tidak masuk akal. Ketika saya melihat tata surya, saya melihat bumi pada jarak yang tepat dari matahari untuk menerima panas dan cahaya dalam jumlah yang tepat. Ini tidak terjadi secara kebetulan” (Principia).

Robert Boyle, bapa ilmu kimia modern: “Keluasan, keindahan, keteraturan, dari benda-benda langit, struktur hewan dan tumbuhan yang luar biasa; dan fenomena alam lainnya secara adil mendorong pengamat yang cerdas dan tidak berprasangka untuk menyimpulkan adanya seorang perancang yang sangat berkuasa, adil, dan baik” (Works, vol. IV, hal. 25).

Ketiga, Allah memberikan cukup bukti untuk membuktikan bahwa Alkitab itu benar, tetapi juga ada cukup banyak hal yang Tuhan tidak buktikan untuk menghukum orang yang sengaja tidak mau percaya.

Tuhan memberi manusia kehendak dan pilihan. Kita melihat ini dalam diri Adam dan Hawa, dan kita melihatnya sepanjang sejarah manusia. Bandingkan Matius 13:10-16. Yesus berbicara dalam perumpamaan untuk menyembunyikan kebenaran dari mereka yang tidak mau percaya, mereka yang sudah menolak terang.

Profesor hukum Harvard Simon Greenleaf: “Kekristenan tidak mengklaim akan meyakinkan orang yang sesat dan keras kepala, untuk membawa bukti yang tak terbantahkan kepada yang sok dan tidak senonoh, untuk mengalahkan pencemooh yang sombong, dan memberikan bukti yang tidak mungkin bisa dihindari oleh orang yang ceroboh dan sesat. Ini mungkin akan menghancurkan tanggung jawab manusia. Yang diklaim oleh kekristenan, adalah mengajukan bukti-bukti yang dapat memuaskan orang yang lemah lembut, penurut, jujur, dan penanya yang serius” (The Testimony of the Evangelists Examined by the Rules of Evidence).

Pertimbangkan orang kaya dan Lazarus (Lukas 16:27-31). Tidak ada bukti yang dapat meyakinkan orang yang sengaja skeptis.

Keempat, manusia menekan kebenaran karena mereka mencintai dosa (Rom. 1:18).

Ini mengajarkan bahwa medan pertempuran utama adalah hati dan kehendak, bukan pikiran. Lee Strobel menceritakan tentang seorang pria yang mendengar tentang bukti kebangkitan Kristus dan kemudian berkata, “Saya percaya bahwa buktinya jelas bahwa Kristus bangkit dari kematian, tetapi saya tidak percaya kepada-Nya karena saya tidak menginginkan tuan yang baru.”

Kelima, kebutaan rohani adalah alasan mengapa manusia tidak dapat melihat bukti keberadaan Allah (2 Kor. 4:4; Ef. 2:1-2).

Ibarat orang buta yang tidak bisa melihat keindahan ciptaan. Keindahan ada di sana, tetapi dia tidak bisa melihatnya. Satu-satunya harapan adalah Injil Yesus Kristus. Ketika orang berdosa menerima Injil, dia dilahirkan kembali dan dia memiliki hikmat rohani (1 Kor. 2:14-16; 2 Kor. 3:15-17).

Sahabat yang beriman, jangan terintimidasi oleh orang buta! Anda bisa melihat, jangan berkecil hati dengan mereka yang tidak bisa. Mereka melihat bukti yang sama dan berkata, “Saya tidak percaya.” Tapi itu tidak masalah bagi saya! Saya mempercayainya, dan saya dapat membuat pilihan saya sendiri dalam hidup. Saya tidak harus mengikuti orang banyak.

Keenam, pencerahan spiritual datang melalui keselamatan.

“Sebab aku tidak malu akan Injil Kristus, karena Injil adalah kekuatan Allah untuk keselamatan bagi semua orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” (Roma 1:16 ITR).

“Sebab Allah, yang telah berfirman agar terang bersinar dari kegelapan, Dia telah bersinar dalam hati kita, untuk memberikan terang pengetahuan kemuliaan Allah yang ada pada wajah Yesus Kristus.” (2 Korintus 4:6 ITR).

“Tetapi kalian adalah suku yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan, supaya kalian mewartakan perbuatan-perbuatan indah dari Dia yang telah memanggil kalian keluar dari kegelapan ke dalam terangNya yang ajaib.” (1 Petrus 2:9 ITR).

Hanya dengan keselamatan kita dibawa keluar dari kegelapan menuju terang (1 Pet. 2:9). Hanya dengan keselamatan tabir disingkirkan dari hati (2 Kor. 3:15-16). Hanya melalui keselamatan kita menerima Roh Allah sebagai Guru kita (1 Yohanes 2:20, 27). Banyak anak muda yang tumbuh dalam keluarga Kristen mengaku percaya kepada Kristus dan belajar bagaimana bertindak seperti orang Kristen, tetapi mereka tidak dilahirkan kembali. Mereka belum memiliki pengalaman pertobatan yang mengubah hidup. Mereka tidak mengenal Kristus secara pribadi sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ketika mereka pergi ke pekerjaan sekuler atau ke perguruan tinggi sekuler dan mendengar kebohongan iblis, mereka tidak memiliki kebijaksanaan dan kekuatan rohani untuk melawannya, dan iman mereka digulingkan. Ini karena mereka memiliki iman intelektual tetapi tidak memiliki iman yang menyelamatkan. Mereka tidak terjangkar di dalam Kristus. Mereka seperti orang banyak yang “percaya kepada Yesus” dalam Yohanes 2:23-24 dan kemudian berbalik dari-Nya dalam Yohanes 6:66. Sebaliknya, kita memiliki contoh Petrus yang menolak untuk berpaling dari Kristus karena ia memiliki iman yang menyelamatkan (Yohanes 6:67-69). Orang-orang dalam Yohanes 2:23-24 “percaya” pada mujizat Kristus, tetapi mereka tidak menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka.

Ini mengajarkan kita bahwa tujuan kita bukanlah untuk memenangkan argumen tentang evolusi. Tujuan kita adalah untuk memimpin orang kepada Yesus Kristus. Itulah pekerjaan yang Tuhan berikan kepada kita. Dia telah membuat kita menjadi duta bagi Kristus (2 Kor. 2:20). Hanya ketika orang dilahirkan kembali, barulah mereka akan memahami hal-hal rohani dan supranatural.

Posted in Apologetika, Atheisme/Agnostikisme, Science and Bible | Leave a comment

Bahasa Skinny Jeans (Jeans Ketat)

oleh: Dr. David Cloud (www.wayoflife.org)

Pakaian adalah salah satu bentuk bahasa. Ia adalah suatu “pesan sosial”, sebuah “pernyataan” mode.

Wikipedia mendefinisikan fashion sebagai “cara berekspresi yang sedang tenar.” Laporan tersebut mengakui bahwa “setiap jenis pakaian membawa makna budaya dan sosial” dan mengamati bahwa “manusia harus mengetahui kodenya untuk mengenali pesan yang dikirimkan.”

Perancang busana Amerika, Rachel Zoe, berkata, “Style adalah cara untuk mengatakan siapa Anda tanpa harus berbicara” (goodreads.com).

Penulis feminis Virginia Woolf berkata, “Pakaian mengubah pandangan kita tentang dunia, dan pandangan dunia tentang kita” (Orlando, bab 4).

Desainer Prancis Jean Cocteau berkata, “Style adalah cara sederhana untuk mengatakan hal-hal rumit” (goodreads.com).

Perancang busana Italia, Miuccia Prada, berkata, “Fashion adalah bahasa instan” (“Wawancara: ‘Fashion Is How You Present Yourself,’” Wall Street Journal, 18 Januari 2007).

Pengetahuan tentang hal ini adalah mesin yang menggerakkan industri fashion, dan anak-anak Tuhan juga perlu memahaminya.

Saya perlu bertanya pada diri sendiri, pesan apa yang sedang disampaikan oleh pakaian saya? Apakah itu sesuai dengan prinsip moral Firman Tuhan? Apakah itu memuliakan Tuhan?

SKINNY JEANS SEBAGAI BAHASA

Ada banyak nama dan model celana slim. Mereka disebut skinny, super skinny, skinnies, drainpipe, dan celana cigarette.

Pesan apa yang mereka sampaikan? Untuk ini kita hanya perlu membiarkan dunia berbicara.

Skinny jeans menyampaikan pemberontakan

Skinny jeans diciptakan oleh rock & rollers pada 1950-an dan selalu dikaitkan dengan pemberontakan.

Continue reading

Posted in Fashion, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment