Paduan Suara Hillsong New York City Dipimpin oleh Seorang Homoseksual yang Telah “Bertunangan”

(Berita Mingguan GITS 8 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Menurut New York Times, 17 Oktober 2014, pasangan homoseksual Josh Canfield dan Reed Kelly, menyanyi dalam paduan suara di Hillsong New York City, dan Canfield adalah seorang pemimpin paduan suara sukarela. Canfield dan Kelly disebut-sebut sebagai “Broadway Boyfriends” dalam tayangan realita Survivor: San Juan del Sur.” Dalam sebuah wawancara dengan Playbill, 16 Desember 2014, Canfield menggambarkan bagaimana dia “keluar dari kloset” (Editor: suatu istilah yang digunakan kaum homoseksual untuk mengacu kepada tindakan mereka mengakui atau mengumumkan mereka adalah homo) di Hillsong. Dia juga berbicara mengenai “pertunangannya” dengan Kelly. Dia mengatakan, “Saya terus terang kepada gereja saya. Saya adalah bagian dari Hillsong NYC. Saya salah satu pemimpin paduan suara mereka. Saya juga bernyanyi di worship team. Mereka semua luar biasa. Tidak ada yang berubah setelah saya membuat pengakuan umum, juga dengan Reed. Dia juga menyanyi di paduan suara.” Setelah hal ini dilaporkan oleh sebuah blog yang ditangani oleh Geoffrey Grider, Brian Houston dari Hillsong Sydney membuat pernyataan bahwa pernikahan hanyalah untuk “pasangan heteroseksual.” Tetapi pada kenyataannya, Hillsong berusaha untuk menyenangkan kedua sisi dalam isu ini, sama seperti yang dilakukan oleh begitu banyak gereja lain. Tahun lalu, gembala sidang senior Hillsong NYC, yaitu gembalanya Canfield dan Kelly, memberitahu CNN, “Kami memiliki banyak gay dan lesbian di gereja kami dan berdoa kami akan selalu seperti itu” (“Hillsong New York Pastor Carl Lentz,” Christian Today, 6 Juni 2014). Dalam wawancara yang sama, Laura Lentz, istri Carl dan juga sesama gembala sidang Hillsong NYC, mengatakan, “Bukanlah tempat kami untuk memberitahu seseorang bagaimana mereka harus hidup, itu – itu adalah perjalanan mereka.” Nah, seperti itulah posisi Hillsong yang sebenarnya dalam isu-isu moral, dan Laura cukup berani untuk menyerukannya secara jelas. Carl Lentz mengatakan, “Saya masih menunggu seseorang menunjukkan kepada saya di mana Yesus menyinggung hal ini di hadapan orang banyak.”

Barangkali saya bisa membantu dia dalam hal ini. Apa yang Yesus katakan mengenai homoseksualitas ada tiga hal. Pertama, Yesus meninggikan hukum Musa sebagai Hukum Allah yang kudus. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga” (Mat. 5:17-19). Hukum Musa yang Yesus tinggikan sebagai Hukum Allah yang kudus mengatakan, “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian” (Im. 18:22). Kedua, Yesus membatasi pernikahan kepada satu laki-laki dengan satu perempuan sama seperti pada permulaan penciptaan (Mat. 19:3-9). Ini secara komplit menghancurkan legitimasi “pernikahan sesama jenis” dari sudut pandang Alkitab. Ketiga, Yesus mengatakan bahwa Roh KudusNya akan memimpin para Rasul kepada segala kebenaran (Yoh. 16:13). Kita menemukan kanon dari kebenaran yang diajarkan oleh Roh Kudus tersebut dalam Kitab Suci Perjanjian Baru, dan di sana kita menemukan pernyataan terkuat melawan homoseksualitas dalam seluruh Alkitab, yaitu dalam Roma 1:24-28. Untuk memisah-misahkan antara otoritas Injil dengan otoritas surat-surat para Rasul adalah kesesatan, karena kita diberitahu bahwa “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim. 3:16-17). Jelas sekali bahwa Yesus tidak menyisakan celah untuk kekristenan yang homo dan “pernikahan sesama jenis,” dan bahwa pengajaranNya mengenai hal ini sangatlah publik, Mr. Lentz. Gereja-gereja Hillsong sedemikian “relevan dalam budaya” sehingga mereka berkhianat terhadap kebenaran Firman Alllah. Namun demikian, begitu banyak gereja, bahkan di kalangan Baptis, yang memakai atau terpengaruh oleh musik mereka. Ketika ditanya mengapa Hillsong begitu sukses, Brian Houston dari Hillsong Sydney mengatakan, “Kami menggaruk orang di tempat mereka gatal” (“The Lord’s Profits,” Sydney Morning Herald, 30 Januari 2003). Ya, benar, dan itu persis sama dengan yang disebut dalam 2 Timotius 4:3, yang adalah peringatan akan kesesatan. Ini menggambarkan orang-orang yang gatal akan suatu kekristenan yang baru, dan digambarkan banyak pengkhotbah yang akan menggaruk rasa gatal yang tidak benar ini. “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.” Ini persis menggambarkan Hillsong.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Satu Dosis Kitab Suci, Dimakan dengan Iman

(Berita Mingguan GITS 8 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

“Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu” (Mazmur 119:25). “Tidak diragukan lagi bahwa sang pemazmur sedang dalam cengkeraman depresi yang mendalam. Dia tertelungkup di dalam debu. Dia sudah tiba pada jalan buntu dan kehabisan sumber dayanya sendiri. Pada titik ini, masyarakat kita akan mengusulkan dia mengunjungi psikiatris, mencari pertolongan profesional. …Pemazmur membuat usulan yang berbeda. Dia berkata kepada Tuhan, “hidupkanlah aku.” Dia memang akan mengutarakan masalah-masalahnya, tetapi dia akan membawanya kepada Tuhan. Dia akan mencari seorang penasihat – nasihat dari Firman Allah. Ada sangat sedikit masalah dalam hidup ini yang tidak bisa diselesaikan dengan memaparkan hidup kita kepada Firman Tuhan secara mendetil dan terus terang. Melakukan hal ini adalah terapi terbaik di dunia. Pemazmur meminta Allah untuk “menghidupkan dia,” yaitu, memberikan dia hidup yang baru. Yang kita perlukan adalah satu dosis keras Kitab Suci, dimakan dengan iman setiap hari. Cobalah. Baca Alkitabmu dengan konsisten. Katakan bersama dengan Samuel, ‘Berbicaralah Tuhan, sebab hambaMu ini mendengar.’ Alkitab adalah buku tentang orang-orang dan prinsip-prinsip. Lambat laun, Allah akan mempertemukan kita, dalam halaman-halaman BukuNya, dengan sebab dasar dari masalah kita beserta dengan solusiNya yang terinspirasi dan tak dapat gagal. Pemazmur telah menemukan cara terbaik untuk mengatasi depresi. Tetapi kita harus bersiap sedia. Alkitab sama sekali tidak akan berbicara halus tentang dosa, atau mendefinisikan ulang dosa. Alkitab akan menunjuk dengan tegas masalah dosa, dan seringkali itulah akar dari berbagai masalah dalam hidup ini” (John Phillips).

Posted in Renungan | Leave a comment

Astronomer Menemukan ‘Planet Serupa Bumi’

(Berita Mingguan GITS 1 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

NASA telah mengumumkan bahwa misi Kepler-nya telah menemukan sebuah “planet dengan ukuran mirip bumi dalam ‘zona memungkinkan kehidupan’ yang mengelilingi sebuah bintang mirip matahari” (“Astronomer Thrilled,” BreakingChristianNews.com, 24 Juli 2015). Penemuan ini membuat jumlah total planet “seperti-bumi” yang sudah ditemukan sejauh ini mencapai 4.696 planet. Yang terbaru ini, dinamai Kepler-452, berjarak 1.400 tahun cahaya dari kita dalam konstelasi Cygnus, dan disebut-sebut “membawa sains satu langkah lebih dekat untuk menemukan Bumi 2.0.” Karena pemberontakan mereka kepada Pencipta Mahakuasa, para ilmuwan yang brilian ini berkutat pada hal-hal non-sense yang didasarkan pada asumsi dan dongeng. Pencarian mereka akan “Bumi 2.0” berasumsi bahwa alam semesta ini dan kehidupan biologis adalah produk evolusi. Tetapi tidak ada bukti ilmiah sama sekali bahwa alam semesta yang kompleks ini muncul dari kehampaan atau bahwa kehidupan bisa muncul dari zat-zat mati atau bahwa begitu banyaknya bentuk kehidupan yang kompleks berevolusi dari satu yang “sederhana.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Dua College Mennonite Mengizinkan Mempekerjakan Homoseksual Yang Sudah “Menikah”

(Berita Mingguan GITS 1 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Dua College Mennonite,” Christian News Network, 22 Juli 2015: “Dua college (sekolah tinggi) Amerika yang mengidentifikasi diri sebagai institusi Mennonite, telah mengumumkan perubahan dalam kebijakan perekrutan mereka, dan sekarang mengijinkan mempekerjakan homoseksual yang telah ‘menikahi’ pasangannya. Eastern Mennonite University (EMU) di Harrisonburg, Virginia, dan Goshen College di Goshen, Indiana, mengumumkan perubahan itu pada hari Senin. Pada saat yang sama mereka mengklaim tetap memegang prinsip-prinsip Alkitab sebagai sekolah Kristen. Keputusan EMU tersebut adalah setelah ‘proses menyimak’ selama dua tahun untuk ‘me-review kebijakan dan praktek perekrutan saat ini berhubungan dengan individu yang ada dalam hubungan sesama jenis.’ …Pada hari Senin, Ketua Dewan Kay Brenneman Nussbaum dan Presiden Lauren Swartzendruber menyatakan bahwa mereka percaya kompromi ini memuaskan. ‘[EMU] didasarkan pada nilai-nilai Mennonite/Anabaptis, dan kami percaya orang-orang dalam hubungan sama jenis yang sudah diteguhkan, adalah anggota-anggota komunitas belajar kita yang kita hargai dengan hak-hak yang sama,’ demikian komentar Nussbaum. …Goshen College membuat pernyataan yang serupa, bahwa ada ‘keragaman’ pendapat mengenai apakah Alkitab melarang seksualitas antara dua orang sama jenis. ‘Sebagai sebuah institusi yang berakar pada tradisi Anabaptis, kami menegaskan ulang hubungan kuat kemi dengan Mennonite Church USA, dan mengakui keragaman penafsiran Kitab Suci tentang isu ini dalam denominasi kami dan dalam gereja Kristen yang lebih luas, suatu keragaman yang terpancar juga dalam dewan direktur dan kampus kami,’ kata Presiden James Brenneman.” [Editor: Ini membuktikan bahwa walaupun kaum Mennonite berasal dari tradisi Anabaptis, Mennonite hari ini telah jauh meninggalkan keteguhan iman leluhur mereka. Penerus sejati Anabaptis hari ini adalah kelompok Independen Baptis.]

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Hilang dalam Kehidupan Orang-Orang Muda

(Berita Mingguan GITS 1 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Jika seorang muda tidak memiliki kasih kepada Kristus dan suatu kerinduan mendalam untuk menyenangkan Tuhan, tidak ada daftar aturan yang dapat melindungi dia. Dia akan menemukan cara untuk melakukan apa yang sesungguhnya dia ingin lakukan, dan jika dia tidak bisa melakukannya sekarang, dia akan melakukannya segera setelah ia hidup sendiri. Ada dua hal yang terhilang dalam kehidupan begitu banyak orang muda yang tumbuh besar di gereja yang Alkitabiah sekalipun. Hal pertama yang hilang adalah keselamatan. Saya mengalami ini dalam hidup saya sendiri. Saya besar di sebuah gereja Baptis dan menjalani segala proses “keselamatan” pada usia 10 atau 11, hanya saja saya waktu itu tidak sungguh-sungguh diselamatkan. Saya tidak memiliki motivasi internal untuk melakukan halyang benar. Saya tidak memiliki kecintaan pribadi akan Alkitab. Oleh karena itu, saya melanggar aturan-aturan orang tua saya dan main kucing-kucingan dan mendapatkan cara untuk melakukan apa yang saya inginkan. Sesegera mungkin saya meninggalkan rumah dan “mengikuti hati sendiri.” Hal yang hilang dalam hidup saya adalah pertobatan kepada Allah (Kis. 20:21), dan inilah yang hilang dalam kehidupan dan hati begitu banyak orang muda. Saya “percaya Yesus” tetapi saya tidak menundukkan diri pada otoritas Allah. Padahal itulah esensi dari pertobatan. Orang berdosa telah memberontak melawan Allah dan melanggar hukumNya, dan dia harus bertobat akan hal ini. Pertobatan adalah perubahan arah dalam hati. Dua contoh Alkitab yang baik adalah Anak yang Hilang (Luk. 15:17-19) dan para penyembah berhala di Tesalonika (1 Tes. 1:9). Para orang tua dan pemimpin gereja perlu mencari bukti konkrit keselamatan. Buktinya antara lain adalah suatu pengalaman pertobatan yang mengubah hidup (Yoh. 3:3; Mat. 18:3), kasih akan Firman Tuhan (Yoh. 8:47), kasih akan kebenaran (1 Yoh. 2:3-4), dan pendisiplinan ilahi (Ibr. 12:6-8). Keselamatan tidaklah sulit. Keselamatan adalah berpaling kepada Yesus, tetapi ketika anda berpaling kepada Yesus, itu juga berarti berpaling dari kehidupan lamamu. Hal kedua yang sering hilang adalah ketundukan kepada kehendak Allah yang sempurna (Rom. 12:1-2). Ini adalah pilihan yang harus dibuat oleh setiap orang percaya, dan ini adalah pilihan yang dibuat karena kemurahan Allah. Karena semua yang telah Ia lakukan untuk kita, kita seharusnya termotivasi untuk menyerahkan hidup kita untuk melayani Dia. Tujuan dari orang tua dan pemimpin gereja seharusnya adalah memimpin orang-orang muda kepada keselamatan yang sejati dan penyerahan diri untuk memuridkan mereka.

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Satu Lagi Fosil yang Dikira Burung-Dinosaurus

(Berita Mingguan GITS 25 Juli 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Universitas Edinburgh dan Chinese Academy of Geological Sciences telah mengumumkan penemuan terbaru kandidat mata rantai yang hilang dalam evolusi burung. Zhenyuanlong (naga zhenyuan) adalah nama dari seekor “dinosaurus bersayap” yang telah menjadi fosil. Makhluk berukuran 2 meter ini katanya terlihat “persis seperti burung turkey atau burung pemakan bangkai.” Ia memiliki “sayap-sayap sejati” dengan bulu khusus di lengan pendeknya dan ekornya, tetapi ia tidak terbang. Penafsiran atas artefak ini tentunya dibumbui dengan konsep evolusionis, bukan karena ada bukti-bukti, tetapi karena itulah asumsi dasar dalam pikiran para ilmuwan tersebut. Ketua peneliti, Dr. Steve Brusatte, mengatakan, “Jadi mungkin [sayap] tidak berevolusi untuk terbang – barangkali sayap berevolusi sebagai suatu struktur dekorasi, atau untuk melindungi telur di sarang. Atau mungkin binatang ini mulai bergerak di antara pepohonan dan mampu untuk meluncur” (“Dinosaur find: nenek moyang Velociraptor adalah ‘naga bersayap,’” BBC News, 17 Juli 2015).

Ini adalah asumsi belaka, semata-mata menebak-nebak. Sama sekali tidak ada bukti bahwa sayap dan kemampuan untuk terbang adalah hasil evolusi. Agar seekor “dinosaurus” dapat berevolusi menjadi burung, perlu penambahan besar-besaran informasi yang tersusun sempurna di dalam DNA, untuk menciptakan struktur-struktur baru yang begitu kompleks, dan evolusi tidak pernah bisa mengajukan mekanisme kreatif apa yang dapat menyebabkan perubahan demikian. “Seleksi alam,” dalam kondisi terbaik, hanya mampu untuk menyeleksi dalam lingkup informasi genetik yang sudah ada. Sedangkan mutasi, itu adalah kesalahan genetika. Mutasi yang paling baik pun hanyalah bersifat netral, dan seringkali mutasi sangat merusak bagi individu yang bersangkutan. Mutasi tidak dapat membangun lapisan demi lapisan kode genetik yang kompleks dan tersusun rapi. Apapun juga binatang “Zhenyuanlong” ini, jelas ia tidak berevolusi. Ada begitu banyak jenis binatang yang terbang (burung, mamalia, reptil, dan serangga) dan juga ada banyak binatang bersayap yang tidak terbang (misal emu, burung unta), dan Zhenyuanlong masuk ke salah satu kategori ini.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Rick Warren Akan Bergandengan Tangan dengan Paus

(Berita Mingguan GITS 25 Juli 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Gembala sidang Rick Warren dari Saddleback Church (Southern Baptist), dan penulis buku The Purpose Driven Life, dijadwalkan akan berbicara dalam Festival of Families yang diadakan oleh Paus di Philadelphia pada bulan September ini. Pembicara lain melingkupi tiga kardinal Katolik dan seorang rabbi Yahudi (“Papal Mass in Philadelphia,” Catholic Herald, 26 Juni 2015). Saya akan mengajukan kepada Gembala Warren pertanyaan berikut: “Jika seseorang berdoa kepada Maria, mempercayai keperantaraannya dan pertolongannya, dan menganggap baptisan sebagai kelahiran kembali, dan percaya bahwa sepotong roti adalah benar-benar tubuh dan darah Yesus (sebagaimana dipercayai oleh Paus), apakah dia seseorang yang diselamatkan, ataukah dia mengikuti “injil lain” dan “roh yang lain”? Rick Warren adalah salah satu pengkhotbah yang paling berpengaruh di dunia, dan dia adalah seorang buta yang menuntun orang buta. Bahwa Southern Baptist Convention tidak secara terbuka menegor kesalahan dan kompromi yang dia lakukan, dan mengeluarkan gereja dia dari Southern Baptist, adalah bukti bahwa Southern Baptist Convention sedang memberontak terhadap Firman Allah.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment

Mengapa Allah Memberikan Kita Sidik Jari?

(Berita Mingguan GITS 25 Juli 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 14 Juli 2015: “Para kriminal yang tertangkap atas kejahatan mereka melalui sidik jari mereka bisa jadi tidak senang bahwa mereka terlahir dengan suatu pola “kerutan” yang unik di ujung jari mereka. Tetapi kita semua bisa mengucap syukur bahwa Allah memberikan sidik jari kepada kita karena sidik jari sangat membantu indra sentuh ktia. Para ilmuwan di Perancis melakukan serangkaian eksperimen dengan jari-jari buatan yang diberikan sensor mirip karet. Mereka lalu membandingkan antara ujung jari buatan yang diberikan pola kerutan dengan ujung jari yang diberikan material mulus mirip kulit biasa, untuk melihat apakah ujung jari yang diberikan kerutan membuat perbedaan yang berarti. Penemuan mereka mencengangkan mereka. Ujung jari yang diberi kerutan menghasilkan getaran hingga 100 kali lebih kuat dibandingkan yang bermaterial mulus ketka meraba permukaan yang agak kasar. Para peneliti menyimpulkan bahwa getaran-getaran yang ekstra ini memberikan kita kemampuan yang lebih tinggi untuk mendeteksi jenis tekstur permukaan. Ketika meraba dengan jari suatu permukaan dengan tekstur tertentu, sidik jari kita meng-amplifikasi getaran yang akan menstimulasi ujung-ujung saraf di kulit. Ini membuat kita mampu mengidentifikasi objek melalui sentuhan. Karena tahu bahwa kita memerlukan indra sentuhan untuk bekerja dari segala arah, Pencipta kita mendesain sidik jari kita untuk muncul dalam pola gelang-gelang elips. Desain “loop” ini memastikan bahwa pasti ada bagian sidik jari yang bersentuhan tegak lurus dengan suatu permukaan, tidak peduli orientasi jari kita bagaimana pun juga. Penelitian seperti ini dapat membantu para ilmuwan mendesain tangan prostetik dengan kemampuan feedback sentuhan yang semakin baik. Sekali lagi, ketika ilmu pengetahuan meniru desain yang ada di makhluk hidup, mereka sedang meniru desain yang dibuat oleh Pencipta mereka, tidak peduli mereka sadar atau tidak sadar akan hal ini!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Jimmy Carter Mengatakan Bahwa Yesus Akan Menyetujui “Pernikahan” Gay

(Berita Mingguan GITS 18 Juli 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam sebuah wawancara pada tanggal 7 Juli dengan HuffPost Live, mantan presiden AS, Jimmy Carter, mengatakan: “Saya rasa Yesus akan mendukung hubungan cinta apapun, jika hubungan itu jujur dan tulus dan tidak merugikan orang lain, dan saya tidak melihat bahwa pernikahan gay merugikan orang lain. Saya percaya Yesus akan menyetujui pernikahan gay. Ini hanya pendapat pribadi saya saja.” Jimmy Carter adalah seorang guru sekolah minggu sejak lama di Maranatha Baptist Church di Plains, Georgia, walaupun dia tidak mempercayai Alkitab. Pada tahun 1997, Carter menegor Southern Baptist Convention karena mereka memberitakan Injil kepada orang-orang Mormon. Carter mencintai theolog-theolog modernistik seperti Barth dan Brunner yang menyangkali ketiadasalahan Alkitab, kelahiran Kristus dari perawan, dan doktrin-doktrin penting lainnya. Setelah dia terpilih menjadi Presiden, Carter menunjuk aktivis pro-aborsi, Arah Weddington, sebagai asisten Presiden. Dia telah mempromosikan hak homoseksual sejak awal tahun 1990an. Mengatakan bahwa Yesus akan menyetujui pernikahan gay adalah hal yang sangat konyol, karena Yesus mendefinisikan pernikahan sebagai antara seorang laki-laki dan seorang perempuan sebagaimana “sejak semula,” mengacu kepada Kejadian 2. “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging” (Yesus Kristus, Matius 19:4-5).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Budaya Kematian Belgium

(Berita Mingguan GITS 18 Juli 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Thousands of people in Belgium,” Business Insider, 3 Juli 2015: “Seorang wanita sehat berusia 24 tahun di Belgium menjadi topik utama berita ketika dia mengumumkan bahwa dia akan mati dengan cara bunuh diri yang dibantu, bukan karena ada rasa sakit kronis atau penyakit terminal, tetapi karena dia ada pikiran bunuh diri yang terus muncul. Wanita tersebut, yang hanya memberikan nama depannya saja, Laura, adalah satu dari 50 orang yang setiap tahun di Belgium diizinkan untuk bunuh diri karena alasan psikiatris saja. Belgium membuat sejarah pada tahun 2002 ketika negara itu melegalkan bunuh diri yang dibantu bagi orang-orang dengan kesakitan yang tak tertahankan, baik itu secara fisik ataupun psikis. Pendukung hukum ini mengatakan bahwa aturan itu memanusiawikan orang-orang dengan penyakit parah dengan cara memberikan mereka kebebasan untuk mengakhiri segala sesuatu. Para penentang hukum itu berargumen bahwa dokter-dokter Belgia sering kali meresepkan bunuh diri bahkan ketika pasien tersebut masih memiliki opsi-opsi lain. Sejak hukum itu berlaku, sekitar 10.600 orang telah bunuh diri di Belgium secara resmi dan dibantu, setengahnya berusia 70-90 tahun. Tetapi dari antara 1.924 orang yang di-euthanasia pada tahun 2014, sekitar 2-3 persen adalah orang-orang yang menderita penyakit psikiatris, dan banyak di antara mereka berusia muda, demikian berita dari Profesor Wim Distelmans, ketua dari komisi federal euthanasia, kepada publikasi Humo.”

Posted in Kesehatan / Medical, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment