Muslim Mengincar Orang-Orang Kristen

(Berita Mingguan GITS 14Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Christian Persecution Rampant in Muslim Countries,” Breitbart.com, 26 Sept. 2013: “Serangan terhadap sebuah gereja Anglikan di Pakistan pada tanggal 22 September membuat Uskup Agung Canterbury, Justin Welby, berbicara mengenai serangan-serangan terhadap orang-orang Kristen di dunia Muslim. Dia mengatakan bahwa orang-orang Kristen dimartir karena iman mereka di banyak negara Muslim dan kekerasan di akhir pekan ini hanyalah puncak dari gunung es. Menurut International Society for Human Rights di Frankfurt, Jerman, 80 persen dari semua tindakan diskriminasi agama di dunia hari ini adalah terhadap orang-orang Kristen. Center for the Study of Global Christianity di Amerika Serikat memperkirakan bahwa dalam 10 tahun terakhir, rata-rata 100.000 orang Kristen telah mati setiap tahun dalam apa yang mereka sebut ‘situasi kesaksian,’ yang berarti mereka mati berhubungan dengan iman mereka. Walaupun ada ahli yang merasa angka itu terlalu tinggi, jika dirata-rata, 11 orang Kristen dibunuh per jam dalam 10 tahun terakhir.

Pada 21 September, grup teroris Muslim, al-Shabaab menyerang Mall Westgate di Nairobi, Kenya, dan mengumumkan bahwa mereka hanya mau membunuh non-Muslim. Para saksi mengatakan bahwa para penyerang bersenjata itu membariskan lelaki, wanita, dan anak-anak dan menanyai mereka tentang Islam, membunuh orang-orang yang tidak bisa menjawab dengan benar seketika juga. Lebih dari 60 orang dibunuh. Pada tanggal 22 September, dua pengebom bunuh diri menyerang gereja Anglikan All Saints di Peshawar, Pakistan, 85 orang di gereja itu mati dan 200 terluka dalam serangan itu. Pada bulan Maret, orang-orang Muslim membakar lusinan rumah Kristen di Pakistan. Pada bulan Januari, puluhan ribu orang Kristen Koptik meninggalkan Mesir ketika Presiden Mohammed Morsi yang Islam keras menggenggam kekuasaan. Ketika ia digulingkan pada bulan Juli, situasi tidak membaik bagi mereka yang tinggal. Para pendukung Muslim Brotherhood membakar gereja-gereja dan membunuh banyak orang Kristen.”

Posted in Islam, Penganiayaan / Persecution | 6 Comments

Dunia Paska Antibiotik

(Berita Mingguan GITS 14Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah laporan baru-baru ini di majalah The Week memperingatkan bahwa dunia paska antibiotik bisa saja terjadi karena bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik. “Sebelum antibiotik tersedia secara luas, kecelakaan, luka, atau prosedur medis apapun yang mengizinkan bakteri masuk ke dalam tubuh, berpotensi fatal. Satu dari sembilan infeksi kulit menjadi fatal. Satu dari tiga kasus pneumonia berakhir pada kematian. Pembedahan invasif, termasuk operasi caesar, membuat pasien-pasien terbuka kepada infeksi mematikan. Jadi penemuan antibiotik pertama, penisilin, oleh Alexander Fleming pada tahun 1928, menjadi salah satu puncak sejarah medis. Antibiotik membunuh bakteri, dan itu berarti luka serius tidak lagi vonis mati.

Namun ketika Fleming memenangkan hadiah Nobel untuk bidang Kedokteran pada tahun 1945, ia memperingatkan tentang bahaya resistensi antibiotik. …Prediksi Fleming ternyata benar. …Setiap kelas antibiotik baru yang ditemukan sejak saat itu dengan cepat akan dibalas oleh bakteri yang resisten. …Centers for Disease Control and Prevention baru-baru ini memperingatkan bahwa bakteri yang tahan obat membunuh minimal 23.000 orang setiap tahun di AS saja, dan merugikan sistem kesehatan sebanyak $20 milyar per tahun” (“Why the post-antibiotic world is the real-life version of the zombie apocalypse,” The Week, 26 Nov. 2013). Ini adalah laporan yang menarik mengingat peringatan Yesus tentang waktu-waktu terakhir bahwa penyakit sampar akan membunuh banyak orang (lihat Wahyu 6:8 dalam Alkitab Indonesia atau Matius 24:7 dalam KJV, kata “pestilence”)

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Kesehatan / Medical | Leave a comment

Pernyataan Syukur George Washington

(Berita Mingguan GITS 7 Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Tanggal 28 November 2013 yang lalu, bangsa Amerika merayakan hari raya Thanksgiving, suatu hari yang dikhususkan untuk mengucap syukur. Mengucap syukur tentunya tidak perlu terbatas kepada orang Amerika, tetapi George Washington, presiden pertama AS, memberikan contah yang baik sekali dengan kata-kata dia ini: “Sebagaimana adalah kewajiban semua Bangsa-Bangsa untuk mengakui penyertaan Allah Mahakuasa, untuk menaati kehendakNya, untuk bersyukur atas berkat-berkatNya, dan dengan rendah hati meminta perlindungan dan kasih karuniaNya – dan sebagaimana kedua bilik Kongres (DPR di AS) telah meminta saya ‘untuk merekomendasikan bagi Rakyat Amerika Serikat suatu hari pengucapan syukur dan doa yang publik, dengan cara mengakui dengan hati yang bersyukur akan berkat-berkat Allah Mahakuasa, terutama dengan memberikan kepada mereka kesempatan untuk secara damai mendirikan suatu bentuk pemerintahan bagi keamanan dan kebahagiaan mereka.’ Jadi, sekarang saya merekomendasikan dan menetapkan Kamis, tanggal 26 November berikut ini agar dikhususkan oleh Rakyat Negara-Negara bagian ini bagi Pribadi yang agung dan mulia itu, yang adalah Sumber dari segala sesuatu yang baik, dari dulu, sekarang, maupun yang akan datang – Agar kita lalu dapat bersatu dalam menyampaikan kepadaNya ucapan syukur kita yang tulus dan rendah hati – atas pemeliharaan dan perlindunganNya yang baik bagi Rakyat Negara ini sebelum menjadi suatu Bangsa – atas kemurahan yang jelas dan berlimpah-limpah, dan PemeliharaanNya yang menguntungkan yang kita alami dalam ketenangan, persatuan, dan kemakmuran, yang telah kita nikmati selama ini – atas terbentuknya undang-undang dasar negara ini secara damai dan rasional bagi keamanan dan kebahagiaan kita, dan terutama undang-undang Nasional yang baru-baru ini terbentuk – atas kebebasan sipil dan agama yang kita nikmati; dan cara-cara yang kita miliki untuk mendapatkan dan menyebarkan pengetahuan yang berguna; dan secara umum atas segala berkat yang besar maupun kecil yang telah Ia curahkan bagi kita . Dan juga supaya kita lalu bersatu secara rendah hati untuk mengajukan ucapan syukur dan dosa kita bagi Tuhan yang besar dan Raja Bangsa-Bangsa dan memintaNya untuk mengampuni dosa-dosa nasional kita atau dosa-dosa lainnya – untuk memampukan kita semua, baik dalam posisi publik maupun pribadi, untuk melakukan kewajiban kita masing-masing secara pantas dan baik – untuk menjadikan pemerintahan nasional kita suatu berkat bagi semua orang, dengan cara selalu menjadi suatu Pemerintah yang bijak, adil, dengan hukum-hukum yang baik, yang dijalankan dan dipatuhi dengan setia – untuk melindungi dan memimpin semua Raja-Raja dan Bangsa-Bangsa (terutama yang telah menunjukkan kebaikan kepada kita) dan memberkati mereka dengan pemerintahan yang baik, damai, dan kesehatian – untuk meningkatkan pengetahuan dan praktek agama yang sejati dan kebajikan, dan meningkatnya ilmu pengetahuan di antara mereka dan kita – dan secara umum untuk memberikan kepada semua Umat Manusia suatu derajat kemakmuran yang Dia sendiri ketahui sebagai yang terbaik.”

Posted in General (Umum), Renungan | 1 Comment

Kaum Ekumenis Mengklaim Bahwa Musik Rock Membuat “Menyembah Tuhan Menjadi Otentik”

(Berita Mingguan GITS 7Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Kebingungan rohani gerakan ekumenisme menjadi jelas dari sebuah pernyataan dari Mighty Men Conference yang baru-baru ini dilaksanakan di Nashville. Event ini mengundang pemenang American Idol, Scotty McCreery, rocker country Charlie Daniels, dan “sensasi drum” Stikyard.* Konferensi tersebut dimulai oleh penginjil Pantekosta Angus Buchan pada tahun 2004 di Afrika Selatan. Di Amerika, konferensi ini diorganisir oleh gembala Pantekosta G. Allen Jackson dari World Outreach Church di Murfreesboro, Tennessee. Konferensi-konferensi ini mirip dengan yang dilakukan oleh Promise Keeper, dengan fitur pesan-pesan yang khusus bagi laki-laki dicampur dengan dosis ekumenisme yang tinggi, dan dipenuhi oleh kekacauan kharismatik, dan diminyaki oleh musik penyembahan kontemporer. Jackson berkata, “Musik adalah suatu dinamika besar dengan cara membuat menyembah Tuhan menjadi otentik. Para artis musik, yang memiliki hati dan inspirasi mereka sendiri, bersatu langsung dengan musik tersebut, adalah aset lain dari … event ini” (“Mighty Men Conference USA’s first time in Nashville,” PRNewswire, 17 Nov. 2013). Mengatakan bahwa penyembahan yang otentik diciptakan melalui peminjaman musik party dunia yang sensual adalah kegilaan rohani dan kesesatan dari Alkitab. Allah mengajarkan kita esensi dari penyembahan sejati melalui gambaran Kemah Suci Perjanjian Lama, dan kemah itu sama sekali tidak bercampur dengan elemen duniawi. Semuanya harus dilaksanakan sesuai dengan Firman Allah tanpa terkontaminasi pemikiran manusia dan pragmatisme. Semuanya kudus. Minyak dan kemenyan kudus yang dipakai tidak seperti apapun yang lain di dunia ini. Ketulusan penyembah tidak membuat penyembahan yang tidak alkitabiah dapat diterima oleh Tuhan. Ini nyata ketika Allah membunuh Nadab dan Abihu karena mereka mempersembahkan api yang asing (Im. 10:1-3) dan Uza hanya karena ia mau menopang tabut perjanjian dengan tangannya (2 Samuel 6:6-7). (*Stikyard ada memainkan suatu versi “Hanya Oleh Darah Yesus” dengan rock and roll, ditayangkan di YouTube. Bagi generasi yang kecanduan rock & roll, perkusi Stikyard yang berdentum-dentum, dan hampir menyebabkan trans itu, mungkin terdengar hebat, tetapi sebenarnya mencampurkan kata-kata [lirik] yang bagus dengan bunyi dan presentasi yang duniawi seperti itu adalah hujat. Ini seperti seorang aktor membacakan Yohanes pasal 3 memakai baju badut. Pesan yang ada ternegasikan oleh presentasinya).

Posted in musik | Leave a comment

Komet dan Penciptaan

(Berita Mingguan GITS 30November2013)

Pada tanggal 28 November 2013, dunia astronomi menahan nafas bersama menyaksikan komet ISON bergerak mengelilingi matahari. Komet ISON ini baru ditemukan pada tahun 2012 oleh Nevski dan Novichonok, dan mencapai perihelion (jarak terdekatnya dengan matahari) pada akhir November 2013. Banyak orang sangat tertarik dengan komet ini, dengan harapan bahwa begitu komet ini selesai memutar matahari, ia akan terlihat terang dari bumi. Tetapi, harapan tersebut terkubur pada tanggal 28 November, ketika komet tersebut smepat menghilang setelah memutari matahari. Banyak astronom yang menyimpulkan bahwa komet tersebut mati. Hal ini bisa terjadi karena komet terdiri dari campuran batu, debu, dan es. Ketika mendekati matahari, radiasi solar akan menguapkan sebagian materi komet, yang menyebabkan komet itu nampak berpendar dan memiliki ekor (yang disebut koma dan ekor komet). Pada saat itulah komet akan terlihat dari bumi. Walaupun spektakuler, tetapi setiap kali komet melakukan ini, ia akan kehilangan sebagian massa tubuhnya. Oleh sebab itu, setelah sekian kali melewati matahari, komet akan habis, atau mati. Berapa kali ia bisa melewati matahari tergantung massa awalnya, dan seberapa dekat ia melewati matahari. Komet yang besar bisa melewati matahari berkali-kali, sedangkan yang kecil bisa saja mati seketika, apalagi jika ia melewati matahari dari jarak yang dekat. Jadi, komet ISON sempat dikira mati, tetapi ada tanda-tanda bahwa komet itu masih ada, walaupun para astronom kini tidak yakin apakah ia akan terlihat terang dari bumi.

Komet menjadi masalah bagi kaum evolusionis yang percaya bahwa tata surya kita sudah milyaran tahun tuanya (bumi dikatakan 4,5 milyar tahun). Jika tata surya kita benar sudah milyaran tahun, maka mestinya tidak ada komet lagi, karena semua komet sudah habis terbakar. Dalam milyaran tahun, semua komet mestinya sudah sering sekali memutari matahari, apalagi komet-komet jangka pendek, yaitu komet-komet yang periode revolusinya kurang dari 200 tahun. Salah satu contoh komet jangka pendek yang paling terkenal adalah komet Halley, yang memutari matahari setiap 75-76 tahun. Tentunya jika tata surya kita sudah milyaran tahun, sudah sejak lama habis komet Halley dan semua komat jangka pendek lainnya. Saat ini ada ratusan komet dengan periode waktu kurang dari 200 tahun. Eksistensi mereka membuktikan bahwa tata surya kita berusia muda.

Sadar akan implikasi ini, kaum evolusionis mencoba untuk membuat teori bahwa ada pabrik komet yang terus mencetak komet. Mereka menyebut dua tempat, yaitu sabuk Kuiper (Kuiper belt), dan awan Oort. Evolusionis berkata bahwa komet baru terus menerus dihasilkan di kedua tempat itu. Tetapi sebenarnya tidak ada yang pernah mengobservasi hal ini, dan teori ini hanya diluncurkan untuk menjelaskan eksistensi komet. Sabuk Kuiper letaknya adalah di luar orbit Neptunus, dan penelitian terakhir mendapatkan bahwa bebatuan di Sabuk Kuiper bersifat stabil, tidak cocok sebagai penghasil komet. Awan Oort dikatakan berjarak sekitar satu tahun cahaya dari matahari, dan murni adalah hasil imajinasi kaum evolusionis. Awan Oort ini hanya hipotesis untuk menjelaskan komet, dan eksistensinya sama sekali tidak dapat dibuktikan.

Bagi orang percaya, komet adalah salah satu ciptaan Tuhan bagi manusia. Karena kita percaya bumi kita masih muda, ribuan tahun umurnya, maka komet-komet yang Tuhan ciptakan sekitar 6000 tahun lalu masih bisa kita lihat hari ini. Sungguh langit menceritakan kemuliaan Tuhan.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Laba-Laba Sebesar Rumah?

(Berita Mingguan GITS 3November2013, sumber: www.creationmoments.com, artikel 17 Oktober 2011)

Kumbang paling besar yang diketahui di dunia, secara pantas diberi nama kumbang goliat. Kumbang Afrika ini bisa tumbuh sebesar tikus. Dinosaurus bukanlah binatang terbesar yang pernah hidup. Paus biru adalah binatang yang memegang kehormatan itu. Mamalia terkecil di dunia lebih kecil dari banyak serangga. Satu spesies kelelawar yang baru saja ditemukan di Thailand memiliki berat hanya 0,06 ons. Bahwa ada binatang yang kecil se-ekstrim itu membuat kita bertanya-tanya apakah serangga-serangga raksasa yang kita lihat di film-film benar-benar dapat terjadi. Dapatkah seekor laba-laba tumbuh menjadi sebesar rumah? Untung saja tidak ada laba-laba atau serangga mana pun yang lain yang bisa tumbuh sebesar rumah. Kita bisa pasti akan hal itu karena cara serangga bernafas. Serangga bernafas melalui tuba-tuba kecil di sepanjang tubuh mereka. Tuba-tuba ini menyediakan oksigen langsung ke jaringan. Jika seekor serangga tumbuh terlalu besar, tuba-tuba ini tidak dapat membawa cukup oksigen ke jaringan tubuh mereka. Masalahnya, semakin besar suatu organisme, semakin jaringan internalnya memerlukan oksigen. Anda dan saya memiliki paru-paru yang menyediakan luas permukaan setara dengan lapangan tenis. Seekor serangga yang tumbuh menjadi sebesar manusia, juga memerlukan tubuh dengan luas permukaan setara lapangan tenis, dan ini tidak mungkin. Walaupun banyak makhluk yang berbeda memiliki organ tubuh yang berbeda-beda, setiap makhluk memiliki organ yang tepat untuk keperluannnya. Ini adalah tanda dari hikmat sang Pencipta. Fakta ini juga memberitahu kita bahwa makhluk-makhluk hidup tidak berhubungan satu sama lain lewat evolusi.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Mantan Presiden Fuller Seminary Menyuruh Orang Kristen Untuk Bekerja Sama dengan Mormon

(Berita Mingguan GITS 23November2013, sumber: www.christiannews.net)

Mantan Presiden dari Fuller Theological Seminary tampil di Utah Valley University pada hari Jumat, dan berbicara kepada ratusan orang tentang kepercayaannya bahwa orang Kristen dan orang Mormon harus berfokus pada persamaan dan “bekerja sama demi kebajikan.”

Dr. Richard Mouw menjabat sebagai presiden dari Fuller Theological Seminary yang bertempat di Kalifornia selama 20 tahun, sampai akhirnya dia kembali ke posisinya sebagai Profesor Iman dan Kehidupan Publik tahun ini. Mouw terkenal di kalangan Injili sebagai seorang pembela Mormon – yaitu mengklaim bahwa Mormonisme bukanlah bidat – dan mencoba untuk membangun jembatan dan persahabatan dengan kaum Mormon, yang menyebut diri Orang-Orang Kudus Akhir Zaman (LDS – Latter Day Saints).

“Saya sekarang yakin bahwa kami para Injili telah secara serius salah merepresentasikan kepercayaan dan praktek-praktek komunitas Mormon,” dia katakan pada tahun 2004 di Mormon Tabernacle di Salt Lake City. Dia juga menegaskan bahwa orang-orang Kristen telah “bersaksi dusta” tentang doktrin Mormon. “Izinkan saya untuk menyatakannya dengan tegas kepada orang-orang LDS di sini: kami telah berdosa terhadap kalian.”

Pada hari Jumat yang baru lewat ini, Mouw mengutarakan kembali kepercayaannya itu, sambil berbicara kepada kerumunan orang di LDS Institute of Religion, yang terletak di kampus universitas tersebut. “Kaum Injil dan Mormon memiliki banyak yang bisa diperbincangkan dan banyak yang bisa dibagikan tentang pengharapan yang ada pada kita,” dia nyatakan. “Kita perlu bekerja sama, belajar satu sama lain, dan bersaksi tentang pengharapan yang bersinar dari dalam diri kita.”

“Jika kita semua berkata, ‘Berikan saya Yesus,’ semua perbedaan [kita] akan menghilang menjadi kejanggalan akademis saja yang tidak penting dibandingkan keinginan kita untuk bekerja sama demi kebajikan,” lanjut Mouw.

Menurut Deseret News, dia memberitahu hadirin bahwa orang-orang Kristen sering mengabaikan persamaan yang dimiliki dengan orang Mormon. “Kami orang Injili telah sering berfokus kepada asal muasal Kitab Mormon dan pertanyaan mengenai otoritas kenabian Joseph Smith,” dia berkaa, “tetapi kami tidak memperhatikan isi dari Kitab Mormon.” Mouw juga berkata bahwa dia sering memutar sebuah khotbah oleh Penatua Mormon, Jeffrey R. Holland, kepada murid-muridnya untuk memperlihatkan mereka persamaan antara Mormon dan Injili.

“Saya mempertunjukkan khotbah itu kepada murid-murid di Fuller,” dia menjelaskan. “Mereka memberitahu saya bahwa kalau mereka tidak tahu itu adalah khotbah seorang Mormon, mereka bisa jadi berpikir itu Billy Graham.”

Apa yang dilakukan oleh Richard Mouw adalah sangat berbahaya dan juga sangat salah. Pertama, ada perbedaan yang besar sekali antara Injil menurut Mormon dan Injil menurut Alkitab. Walaupun Mormon sering memakai istilah-istilah yang alkitabiah, tetapi mereka memaksudkan hal yang berbeda. Joel Groat, Direktur Pelayanan di Institute for Religious Research, telah memberitahu Mouw tentang doktrin Mormon yang sebenarnya. “Ketika mereka berbicara tentang kuasa penebusan Kristus, Mormonisme menawarkan sesuatu yang jauh berbeda, karena bagian dari penebusan menurut Mormon adalah memungkinkan manusia untuk mencapai keilahian yang identik dengan Keilahian Allah Bapa sekarang. Ini paket dari pengajaran inti Mormon bahwa Allah dulunya manusia seperti kita. Dan sebagai manusia dia bekerja dan meningkat dengan cara mengikuti hukum-hukum dan aturan-aturan, sampai mencapai tingkat ilahi. Dan sekali Ia sampai tingkat ilahi, Ia dapat melahirkan anak-anak rohani. …Dan kini Dia menawarkan kepada kita, melalui karya penebusan Kristus, kesempatan untuk menjadi ilah-ilah sama seperti Dia dan melanjutkan proses itu.” Jadi, pengajaran Mormon, walaupun menggunakan bahasa yang mirip Injil, adalah kesesatan yang sama sekali bertentangan dengan Alkitab, dan merupakan lanjutan dari kebohongan Iblis kepada Hawa di taman Eden: kamu akan menjadi Allah.

Kedua, orang yang sungguh beriman tidak diperbolehkan oleh Tuhan untuk bekerja sama dengan penyesat “demi suatu kebaikan.” Pemikiran manusia mungkin menganggap ini sebagai hal yang menguntungkan, tetapi Firman Tuhan jelas: “Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi” (Titus 3:10). “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? Apakah hubungan bait Allah dengan berhala?” (2 Korintus 6:14-16). “Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya. Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat” (2 Yoh. 9-11). Ini disebut sebagai doktrin separasi dalam Alkitab. “Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!” (Roma 16:17).

Ketiga, adalah salah untuk mementingkan hasil sementara di dunia ini dibandingkan dampak rohani di kekekalan. Bekerja sama dengan penyesat, seperti Mormon, bisa sama mencapai target politis atau sosial tertentu, tetapi berapa banyak jiwa yang akan masuk ke neraka karena kesesatan bidat tersebut. Richard Mouw dan siapapun yang tidak mau menjalankan separasi akan harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan Tuhan.

Posted in Bidat, Ekumenisme | Leave a comment

Hollywood Mau Membuat Film tentang Nuh, tapi Tanpa Alkitab

(Berita Mingguan GITS 23November2013, sumber: www.christiannews.net)

Sebuah film epic sedang dibuat di Hollywood tentang kehidupan Nuh. Tetapi ada hal yang sangat penting yang tidak dimasukkan ke film itu: Alkitab dan jalan cerita Nuh yang sebenarnya. Film Noah ini adalah ide dari produser Darren Aronofsky, dan sepertinya memiliki budget 125 juta dolar. Tetapi film ini akan lebih ke arah film aksi, menggambarkan seorang “Nuh” yang melawan musuh-musuhnya sambil menantikan kiamat, bukan kisah seorang “pemberita kebenaran” yang menyerukan pertobatan dari dosa.

Bintang yang dipakai untuk film ini adalah Russell Crowe sebagai Nuh, lalu Anthony Hopkins sebagai Metusalah, yang digambarkan memberi banyak nasihat kepada Nuh. “Manusia merusak bumi ini dan memenuhinya dengan kekerasan, jadi manusia harus dihancurkan,” jelas Metusaleh kepada Nuah di film ini. Metusalah juga digambarkan bermimpi tentang “kematian lewat air.” Tetapi, sambil Nuh mulai membangun bahteranya, ia menjadi musuh iparnya, Tubal-Kain. Nuh menyuruh Tubal-Kain untuk membangun bahtera sendiri, atau mati mencoba merebut punya dia. Lalu Tubal-Kain menyerang Nuh dan bahtera itu, tetapi pada akhirnya dikalahkan.

Jelas sekali film ini sama sekali tidak ada hubungan dengan kebenaran Alkitab. Hollywood hanya mencoba untuk mengeruk uang, dan kebanyakan orang akan melihat kisah “Nuh” sebagai fiksi belaka. Memang versi Hollywood hanyalah fiksi, tetapi Nuh dalam Alkitab benar-benar pernah hidup dan membuat bahtera, dan dunia benar-benar pernah digenangi oleh air bah universal. Menolak hal ini akan membuat manusia juga menolak penghukuman terakhir oleh Allah. “Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik” (2 Petrus 3:5-7).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Aktor Hollywood Mengatakan Monogami dalam Pernikahan Adalah “Pandangan Kanak-Kanak”

(Berita Mingguan GITS 16November2013, sumber: www.wayoflife.org)

Aktor Ethan Hawke mengklaim bahwa kesetiaan dalam pernikahan adalah pandangan yang kekanak-kanakan. “Orang seringkali memiliki pandangan yang kekanak-kanakan tentang monogami dan kesetiaan. ‘Dia main serong, jadi dia tidak baik,’ padahal semestinya ada kesadaran yang spesies kita tidaklah bersifat monogami. Menjadi marah bahwa duniamu tergoncang karena pasanganmu tidak setia padamu, itu mirip dengan orang yang tergoncang ketika rambutnya menjadi putih” (“The Look: Mr. Ethan Hawk,” Mr. Porter, 5 Nov. 2013). Pernikahan pertama Hawke berakhir di tengah kecurigaan immoralitas, dan dia sekarang sedang menikah dengan mantan suster dari anak-anaknya. Pada kenyataannya, Mr. Hawk, kesetiaan kepada pasangan bukanlah kekanak-kanakan; itu justru adalah sikap yang sangat dewasa. Itu adalah bukti dari karakter moral, bukan keegoisan. Itu adalah tanda kejujuran bukan penipuan. Itu adalah ketaatan kepada hukum-hukum Allah. Seorang laki-laki yang main curang terhadap istrinya adalah seorang pembohong dan pelanggar janji, dan tidak dapat dipercaya. Tidak ada hal lain yang menciptakan sikap relativisme moral global dan menghancurkan institusi pernikahan daripada budaya entertainment pop.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Jam Tangan Hummingbird

(Berita Mingguan GITS 16November2013, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Creation Moments, 30 Oktober 2013: “Ketika kamu mengingat sesuatu yang terjadi, lalu di mana dan kapan itu terjadi, para ilmuwan mengkategorikan bahwa kamu sedang memakai memori episodik. Para ilmuwan dulunya berpikir bahwa memori seperti itu unik bagi manusia. Ilmuwan-ilmuwan lain curiga bahwa mungkin makhluk-makhluk lain juga memiliki memori episodik. Sebagai contoh adalah burung hummingbird dengan metabolisme mereka yang sangat cepat. Mereka perlu sering makan dan mengingat dengan tepat di mana sumber nutrisi dapat ditemukan. Selain itu, bunga yang berbeda memiliki kecepatan yang berbeda dalam hal menghasilkan ulang nektar. Para peneliti pergi ke habitat alami dari hummingbird rufous, bermodalkan beberapa bunga palsu dan air gula. Setengah dari bunga-bunga itu diisi ulang 10 menit setelah seekor burung makan dari bunga tersebut, sementara setengah lainnya diisi dua puluh menit setelah dimakan. Para peneliti menemukan bahwa burung-burung itu dengan cepat belajar bunga mana yang diisi ulang dengan kecepatan yang mana. Mereka segera kembali ke bunga-bunga yang diisi ulang setiap 10 menit, dalam jeda waktu 10 menit, sementara mereka menunggu 20 menit sebelum mengunjungi kembali bunga-bunga yang diisi ulang setiap 20 menit. Para ilmuwan juga memperhatikan bahwa para burung bisa melakukan ini dengan baik walaupun ada delapan bunga yang harus dilacak secara demikian. Jauh lebih masuk akal untuk percaya bahwa memori episodik adalah suatu kemampuan rumit yang adalah karunia dari Allah yang peduli kepada makhluk-makhluk yang Ia tahu akan memerlukan kemampuan itu.

Posted in Science and Bible | Leave a comment