Bangau Biru Besar

(Berita Mingguan GITS 9Februari2013, sumber: www.wayoflife.org)

Bangau Biru Besar adalah burung besar yang agung, yang hidup dekat pantai-pantai danau atau tanah basah, baik air tawar maupun asin, terutama di bagian-bagian Amerika Utara, Tengah, dan daerah Caribbea. Kebanyakan bulunya berwarna sejenis abu-abu biru; kepalanya putih dengan sekumpulan bulu yang membentuk garis hitam di atas matanya.

Paruh dan kakinya kuning. Dia disebut “besar” karena ukurannya. Burung ini kalau berdiri akan setinggi kira-kira 1,3 meter atau lebih, rentang sayap hingga 2 meter, dan berat badan 2,5 hingga 4 kg. Ketika berburu makanan, burung ini berdiri diam menunggu mangsa untuk datang ke dalam jangkauannya, atau ia berjalan dengan langkah yang sangat perlahan dan diperhitungkan, membunuh atau membuat pingsan mangsanya melalui tusukan lehernya yang panjang. Tulang leher yang spesial memungkinkan burung ini menekuk lehernya menjadi bentuk “S” dan meluruskannya dengan super cepat. Bangau Biru Besar juga makan tikus, serangga, dan binatang-binatang kecil lainnya, menelan mangsanya utuh-utuh.

Bangau Biru Besar berburu sendirian, tetapi bersarang dalam koloni-koloni, mulai dari lima pasang hingga 100 pasang per koloni. Jantan dan betinanya bekerja sama untuk membangun sarang, menginkubasi, melindungi, dan memberi makan anak-anak. Sang jantan membawa bahan-bahan sarang dan betinanya akan membangun sarang. Sang betina menduduki telur-telur pada waktu malam, sementara sang jantan mengeraminya pada waktu siang. Bangau Biru Besar hampir diburu hingga punah pada awal abad 20 karena bulunya yang indah sangat diminati sebagai aksesori topi wanita.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Denominasi Reformed dan Roma Setuju untuk Saling Mengakui Baptisan Masing-Masing

(Berita Mingguan GITS 9Februari2013, sumber: www.wayoflife.org)

Setelah diskusi selama tujuh tahun, denominasi-denominasi Reformed di Amerika dan Gereja Roma Katolik telah menandatangani sebuah persetujuan untuk mengakui “sakramen baptisan” satu sama lain. “Persetujuan Bersama” tersebut berbunyi, “Baptisan menegakkan ikatan persatuan yang ada antara semua pihak yang menjadi bagian dari tubuh Kristus dan oleh karena itu merupakan basis sakramental bagi usaha kami untuk bergerak ke arah persatuan yang nyata.”

Selain Gereja Roma Katolik, para penandatangan mewakili Christian Reformed Church in North America, Presbyterian Church USA, Reformed Church in America, dan United Church of Christ. Wes Granberg-Michaelson, sekretaris jenderal emeritus dari Reformed Church in America, menyebut penandatanganan tersebut sebagai suatu “langkah signifikan menuju penyembuhan dan rekonsiliasi” (“Major Baptism Agreement,” Christianity Today Leanings, 1 Feb. 2013). Memang benar, ini adalah satu langkah lagi menuju pembentukan suatu gereja esa-sedunia.

Pengakuan “baptisan Roma” sebagai sesuatu yang sah menunjukkan kesesatan total dari denominasi-denominasi “Protestan” ini, karena Roma menyatakan bahwa baptisan adalah hati dan jiwa dari injilnya. Dekrit resmi dari Konsili Vatikan II menyatakan, “Melalui sakramen Baptisan, ketika ia dengan benar dijalankan sesuai dengan cara yang ditentukan Tuhan dan diterima oleh keadaan jiwa yang tepat, manusia benar-benar bersatu ke dalam Kristus yang tersalib dan termuliakan, dan ia akan terlahirkan kembali kepada suatu kebersamaan dalam kehidupan ilahi” (Decree on Ecumenism, pasal 3, II, 22, hal. 427).

Ini adalah suatu injil palsu yang dikutuk oleh Allah, sesuai dengan Galatia 1:8-9, karena injil apapun selain Injil kasih karunia semata yang diberitakan oleh rasul Paulus adalah terkutuk. Paulus dengan jelas menyatakan bahwa baptisan BUKANLAH Injil. “Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.” Ia menyimpulkan Injil dalam 1 Korintus 15:3-4, dan di sana tidak menyinggung baptisan sama sekali.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment

Superbowl

(Berita Mingguan GITS 9Februari2013, sumber: www.wayoflife.org)

Di Amerika Serikat sekarang sedang demam Superbowl. Setiap 4 tahun, banyak orang tergila-gila dengan World Cup. Berolahraga itu tidak salah dengan sendirinya, dan bisa saja ada manfaat, tetapi juga ada banyak bahaya rohani. Apalagi berkaitan dengan sport profesional, yang adalah salah satu ilah sistem dunia saat ini yang penuh dosa. Faktanya ada banyak orang Kristen, atau bahkan hamba Tuhan dan anggota-anggota gereja yang gila olahraga sama seperti orang-orang yang tidak percaya, dan ini mengindikasikan kompromi yang mendalam. Orang-orang ada yang sangat tergila-gila dengan sepak bola, atau basketball, atau baseball, football Amerika, tenis, atau apapun juga itu!

Mereka menginvestasikan uang, waktu, dan emosi mereka ke dalam hal-hal yang sia-sia ini, yang tidak memiliki nilai kekal apapun. Mereka bicara tentang “tim” mereka, padahal mereka tidak bermain dalam tim-tim in. Mereka bersemangat ketika “tim mereka” menang, dan menjadi lesu jika “tim mereka” kalah, padahal tim mereka itu tidak mengenal mereka dan mungkin sama sekali tidak peduli tentang mereka. Di balik kesia-siaan emosional ini, ada juga fakta bahwa dunia sport profesional dipenuhi oleh berbagai kefasikan.

Misalnya pertunjukan paruh waktu dan iklan-iklan yang ditayangkan selama berlangsungnya ilah besar Amerika, yaitu Superbowl (semacam final football Amerika, setara dengan final Piala Dunia untuk sepak bola). Pertunjukan paruh waktu untuk tahun 2013 oleh Beyonce, digambarkan sebagai sesuatu yang “mendorong batas-batas x-rated.” Salah satu iklan yang muncul adalah iklan Mercedes, yang menggambarkan seorang lelaki muda yang mempertimbangkan menjual jiwanya kepada Iblis untuk mendapat kesenangan memiliki mobil yang cantik. Secara pantas, iklan itu diiringi musik Rolling Stone yang jahat, “Sympathy for the Devil.” Orang Kristen manapun yang mengundang sampah seperti ini masuk ke dalam kehidupan pribadinya memerlukan keselamatan atau kebangunan rohani. Gembala-gembala sidang yang bermain-main dengan hal-hal seperti ini perlu bertobat.

Sedikit sekali orang yang memandangnya dari perspektif ii, karena mereka yang mengikuti sport profesional setiap minggunya sudah terdesensitisasi kepada kejahatan yang menyertainya. Pergaulan dengan kejahatan pasti merusak pikiran yang rohani, sebagaimana diperingatkan oleh Firman Allah: “Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik” (1 Kor. 15:33)

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Separasi dari Dunia / Keduniawian | 1 Comment

Penganiayaan Anti-Yahudi di Eropa

(Berita Mingguan GITS 2Februari2013, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “No Hebrew, Please, This Is Europe,” Frontpagemag.com, 7 Jan. 2013: “Duta besar Israel untuk Denmark dan juga kepala komunitas Yahudi di Kopenhagen telah memperingatkan orang-orang Yahudi di kota itu bahwa jika mereka tidak mau dikasari di jalanan oleh orang-orang anti-Semit, mereka sebaiknya tidak memakai apa-apa yang dapat mengidentifikasikan mereka sebagai Yahudi – dan untuk lebih amannya lagi, mereka juga sebaiknya berbisik-bisik jika berbicara Ibrani.

sebuah seminari theologi Yahudi di Potsdam telah meminta rabbi-rabbi mereka untuk tidak memakai yarmulke (topi kecil khas yang dipakai oleh lelaki Yahudi) di muka umum. Murid-murid di sebuah sekolah Yahudi di Berlin telah diperingatkan untuk berbicara Jerman, bukan Ibrani, dalam perjalanan sekolah – dan untuk memakai topi baseball di atas yarmulke mereka ‘supaya kamu tidak memberikan alasan bagi orang-orang yang bodoh untuk menjadi kesal.’ Orang-orang Yahudi di sinagog utama di Roma kini menanggalkan yarmulke mereka seusai kebaktian; demikian juga dilakukan oleh orang-orang Yahudi di Malmo, Swedia.

Seorang guru Yahudi di pusat edukasi dewasa di Kristiansand, Norwegia, telah diberitahu ‘bahwa memakai tanda bintang (Daud) dapat dianggap sebagai provokasi terhadap banyak murid Islam di sekolah itu.’ … [seorang] penumpang Metro di Paris baru-baru ini dipukul hingga tidak sadarkan diri oleh segerombolan orang yang menandai dia sebagai Yahudi karena dia sedang membaca sebuah buku oleh rabbi utama di Paris. …[dalam sebuah laporan Tahun Baru di Haaretz] Joel Braunold mengakui bahwa Eropa memang memiliki “masalah anti-Semit yang serius” saat ini, dan bahwa “jumlah ibukota Eropa yang masih aman semakin berkurang.” …

Dalam sebuah laporan yang berjudul “Anti-Semitism: a growing problem in France,” Public Radio International mencatat bahwa penembakan di sekolah Toulouse bulan Maret yang lalu hanyalah yang paling dilaporkan dari sejumlah besar serangan anti-Semit di Perancis tahun ini,’ demikian dikutip oleh ahli anti-Semit PRI , Sammy Ghozlan, yang mengatakan juga bahwa orang-orang Yahudi Perancis kini ‘menghindar dari keluar malam-malam, pergi ke wilayah tertentu, dan memakai yarmulke.’”

Editor: Bahwa anti-Semitisme akan meningkat di akhir zaman sudah dinubuatkan dalam Alkitab. Zakharia 12:2-3 memberitahu kita bahwa pada akhir zaman, semua bangsa akan mengepung dan m enyerang Yerusalem. Wahyu 12 memberitahu kita bahwa Iblis akan melakukan penganiayaan terhebat terhadap orang Yahudi pada 3,5 tahun terakhir masa Tribulation.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Rick Warren Tidak Memberitakan Injil di Acara Ted Talk

(Berita Mingguan GITS 2Februari2013, sumber: www.wayoflife.org)

Ketika Rick Warren, salah satu gembala sidang paling berpengaruh di dunia, diundang untuk berbicara dalam acara Ted Talk pada bulan Februari 2006, di hadapan khalayak ramai sekuler yang campur aduk, yaitu suatu forum yang dia ketahui akan direkam dan didengar jauh lebih luas dari pendengar langsungnya, maka seharusnya itu menjadi kesempatan yang sangat baik bagi seorang pengkhotbah Baptis untuk memberitakan Injil Yesus Kristus.

Pastinya itulah yang Rasul Paulus akan lakukan. Paulus memberitakan Injil dalam setiap forum, baik di pasar di kota Korintus ataupun di Bukit Mars di Athena, karena Paulus yaking bahwa Injil saja adalah kekuatan Allah untuk keselamatan (Roma 1:16). Demikianlah ia bersaksi, “Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.”

Tetapi Rick Warren tidak berjalan dalam jejak teladan rasul Paulus. Dia memiliki Injil yang berbeda dan tujuan pelayanan yang berbeda. Injilnya adalah suatu injil yang berpusat pada manusia melalui berbuat baik dan aktualisasi diri dan tujuannya adalah mengubah dunia melalui program PEACE yang dia prakarsai. Paulus merangkumkan Injil sebagai berikut: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.”

Di tempat lain Paulus mengatakan bahwa Injil ini disampaikan kepada dirinya melalui penyingkapan ilahi dan bahwa jika ada orang lain yang memberitakan injil yang lain, ia berada di bawah kutuk Allah (Galatia 1:6-12). Injil Paulus sangatlah jelas. Injil tersebut mengatakan bahwa semua manusia adalah orang berdosa yang telah jatuh, yang berada di bawah murka Allah yang kudus karena pemberontakan mereka, bahwa tanpa keselamatan mereka akan binasa selamanya, dan bahwa Kristus, Anak Allah, datang ke dalam dunia untuk menderita menggantikan orang berdosa di atas kayu salib, dan bahwa Dia mati, dan bahwa Dia bangkit dari kematian pada hari ketiga. Semua ini terjadi sesuai dengan nubuat-nubuat yang tercatat di dalam Kitab Suci Perjanjian Lama sebelum kelahiran Yesus.

Rick Warren tidak menyampaikan apapun yang mirip dengan hal ini dalam acara Ted Talk-nya. Bahkan, dia tidak berbicara mengenai Kristus sama sekali. Dia tidak mengatakan apa-apa tentang dosa manusia atau kekudusan Allah atau Salib atau penebusan atau kematian Yesus atau kebangkitanNya. Dia tidak menyinggung Kitab Suci atau nubuatan Alkitab. Dia menghabiskan kebanyakan waktunya untuk berbicara mengenai kesuksesan bukunya A Purpose Driven Life dan hal-hal yang dia telah lakukan, uang yang telah dia sumbangkan, proyek-proyek yang telah dia kembangkan. Lalu, pada saat-saat terakhir bincang-bincang selama 20 menit itu, setelah memberitakan nol Kristus dan nol Injil kepada jiwa-jiwa yang memerlukan yang menjadi penontonnya, Rick Warren menyimpulkan dengan kata-kata berikut: “Jadi kehidupan yang baik bukanlah mengenai berpenampilan baik, berperasaan baik, ataupun memiliki barang-barang. Intinya adalah menjadi baik dan melakukan hal yang baik. Ujung-ujungnya adalah bahwa Allah menikmati anda menjadi diri anda. Mengapa? Ia menciptakan anda. Dan ketika anda melakukan apa yang anda diciptakan untuk lakukan, Allah berkata, “Nah, itulah anak lelaki saya yang manis; itu anak perempuan saya yang manis.” Anda mempergunakan talenta dan kemampuan yang Allah berikan kepadamu. Jadi nasihat saya padamu adalah perhatikanlah apa yang ada di tanganmu, identitasmu, pengaruhmu, penghasilanmu. Dan katakanlah, ‘Ini bukan mengenai diri saya; ini adalah mengenai membuat dunia suatu tempat yang lebih baik.’” Ingat bahwa Warren mengatakan kata-kata ini kepada suatu kumpulan sekuler tanpa ada menyampaikan Injil yang alkitabiah. Ketika dia mengatakan dalam konteks demikian bahwa Allah memandang kepada orang-orang yang mencoba untuk melakukan apa yang semestinya mereka lakukan sebagai “anak lelakiku, anak perempuanku,” itu adalah kesesatan universalisme dan Father of God.

Bahkan ketika dia sedang dalam penampilan terbaiknya, misalnya dalam buku The Purpose Driven Life, Rick Warren menyampaikan injil yang paling dangkal dan kosong yang dapat dibayangkan, tetapi di acara Ted Talks itu dia sama sekali tidak menyampaikan Injil, dan itu adalah kejahatan di hadapan Allah Mahakuasa. Tentu saja, jika Warren adalah seorang pemberita Injil yang terus terang, pastinya dia sejak awal tidak mungkin diundang ke acara Ted Talk yang berhaluan New Age. Orang-orang yang mengundang dia ini sudah tahu akan Warren. Mereka tahu bahwa Warren tidak mungkin akan mengkhianati kepercayaan mereka dengan cara menusuk kesombongan manusia mereka atau menegur permusuhan mereka dengan Allah.

Posted in Emerging Church, New Evangelical (Injili) | Leave a comment

Bald Eagle

(Berita Mingguan GITS 2Februari2013, sumber: www.wayoflife.org)

Bald Eagle (elang kepala putih) yang agung adalah burung nasional Amerika sejak tahun 1782. Burung ini adalah burung pemangsa yang besar, dengan tinggi hampir satu meter, dengan berat 4 hingga 6,5 kg, dengan rentang sayap 2-3 meter. Habitatnya mencakup kebanyakan Amerika Utara. Ia memiliki bulu kepala dan ekor yang putih terang, badan dan sayapnya coklat, dan kaki serta paruhnya kuning terang. Burung ini memiliki penglihatan yang sangat luar biasa, dan posisi matanya yang frontal memberikannya penglihatan binokular sekaligus periferal.

Ia dapat melihat mangsa dari sejauh 1 mil bahkan lebih. Elang kepala putih dapat mencapai kecepatan lebih dari 55 km per jam saat terbang lurus dan menukik dengan kecepatan 160 km per jam. Elang kepala putih adalah suatu maha karya dalam hal teknik pengurangan berat dan micro-engineering. Tulang-tulangnya berongga, dengan penguat di beberapa tempat untuk memperkokoh integritas struktur, dan seluruh tulang rangkanya hanyalah sedikit di atas seperempat kilogram. Ini memungkinkan sang burung cukup ringan sehingga bisa tinggal landas dan terbang, tetapi cukup kuat untuk menerkam turun kepada mangsa dalam kecepatan tinggi dan mengangkat mangsa, dll.

Seekor elang kepala putih memiliki kurang lebih 7000 bulu yang ringan tetapi sangat kuat, semua bulunya hanya memiliki berat total 600 gram. Bulu-bulu terbangnya mengandung struktur mikroskopik luar biasa yang saling mengunci, terdiri dari apa yang disebut barb dan barbule (setiap bulu dipertahankan oleh lebih dari 350.000 cantelan barbule), dan ada empat jenis bulu terang, tiap-tiap jenisnya memainkan peran yang berbeda dan penting dalam kemampuan terbang burung tersebut. Bulu-bulu ini memerangkap lapisan-lapisan udara untuk melindungi burung dari panas, dingin, dan hujan.

Burung ini memiliki kendali sempurna atas setiap bagian sayap dan ekornya untuk mendapatkan kemampuan manuver. Ia membunuh mangsanya dengan kukunya yang kuat, yang dapat menciptakan tekanan sebesar 700 Newton per cm kuadrat dengan setiap kakinya. Elang kepala putih memilih pasangan hidupnya untuk seumur hidup, dan sepasang burung biasanya membesarkan sarang yang sama selama beberapa tahun. Di Barat Laut Pasifik, British Columbia, dan Alaska, elang-elang kepala putih berkumpul untuk menikmati ikan salmon yang lahir di musim dingin awal. Saya melihat kira-kira 200 elang kepala putih dalam suatu daerah 10 mil di Sungai Skagit di negara bagian Washington pada bulan Desember 2012.

Editor: Betapa agung pencipta elang kepala putih! Tidak mungkin binatang yang sangat hebat ini terjadi dengan sendirinya.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Satu Juta Trilyun Kinesin dalam Dirimu

(Berita Mingguan GITS 26Januari 2013, sumber: www.wayoflife.org)

David Bolinsky dan timnya (sebuah perusahaan bernama XVIVO), mengilustrasikan konsep ilmiah dan medis yang kompleks dengan menggunakan animasi komputer. Dia telah bekerja dengan BioVision dari Departemen Biologi Molekuler dan Seluler dari Harvard. Pada suatu pidato di TED2007, dia menunjukkan sebuah klip video dari animasinya yang berjudul “Kehidupan di dalam Sebuah Sel Tubuh.” Berikut ini sedikit cuplikan dari pidatonya: “Mesin-mesin berjalan yang kecil ini, mereka disebut kinesin, dan mereka mengangkat beban-beban yang sangat besar ini, yang pastinya sulit dilakukan oleh semut sekalipun jika dibandingkan ukuran relatifnya.

Mesin-mesin yang bermacam-macam ini menjalankan bagian dalam dari sel, dan sangat luar biasa. Mereka adalah dasar dari segala kehidupan, karena mesin-mesin ini berinteraksi satu sama lain; mereka menyampaikan informasi kepada satu sama lain; mereka menyebabkan berbagai hal terjadi di dalam sel; dan sel benar-benar akan memanufaktur suku cadang yang ia perlukan, berdasarkan informasi yang dibawa dari inti sel oleh molekul-molekul yang membaca gen. Tidak ada kehidupan yang bisa ditopang tanpa mesin-mesin mikro ini. Kinesin adalah ibarat tukang delivery FedEx-nya sel, dan ia membawa kantong barang yang penuh protein yang baru saja dibuat ke tempat mana pun protein-protein itu dibutuhkan oleh sel, apakah ke membran sel atau ke suatu organel, ataukah untuk membangun sesuatu atau membetulkan sesuatu.

Dan setiap dari kita memiliki sekitar 100.000 mesin-mesin ini bekerja di dalam setiap sel kita, dan kita memiliki ratusan trilyun sel. Sangatlah ajaib bahwa mesin-mesin mikro ini cukup sadar tentang apa yang dibutuhkan oleh sel, sehingga mereka melakukan tugas mereka, mereka bekerja sama, mereka membuat sel melakukan tugasnya, dan pekerjaan mereka ini membantu tubuh kita – suatu entitas raksasa yang tidak akan pernah dilihat oleh mesin-mesin intra-sel ini – untuk berfungsi dengan benar.”

Posted in Kesehatan / Medical, Science and Bible | Leave a comment

Ahli Matematika Kagum Akan Tubuh Manusia

(Berita Mingguan GITS 26Januari 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Alexander Tsiara (lahir 1952) adalah penulis dari buku From Conception to Birth: A Life Unfolds dan The Architecture and Design of Man and Woman: The Marvel of the Human Body. Sebagai pemimpin visualisasi sains di departemen kedokteran Universitas Yale, dia menulis banyak algoritma dan kode bagi NASA untuk melakukan pembedahan virtual dalam persiapan bagi astronot untuk berangkat ke luar angkasa jauh. Berikut ini disadur dari sebuah kuliah pada tanggal 10 Desember 20120, di INK Talk, di mana Tsiaras menggambarkan beberapa penemuan yang terjadi berkaitan dengan pemakaian teknologi scanning yang baru yang dapat melacak detil-detil pertumbuhan bayi di dalam rahim yang tadinya tidak bisa terlihat, dan detil-detil tubuh manusia pada umumnya.

saya ingat salah satu hal yang pertama yang kami perhatikan adalah kolagen. Segala sesuatu di dalam tubuhmu – rambut, kulit, tulang, kuku – semuanya mengandung kolagen. Benda ini adalah struktur mirip tali yang bisa melingkar dan melilit, dan satu-satunya tempat kolagen mengubah strukturnya adalah di kornea matamu. Di dalam matamu, kolagen membentuk formasi grid dan jaringan ini menjadi transparan, bukan lagi opak. Strukturnya terorganisasi sedemikian sempurna, sehingga sulit untuk tidak melihat campur tangan ilahi, karena kita bisa melihat hal ini berulang-ulang dan berulang-ulang lagi di berbagai bagian tubuh yang berbeda. … [Perhatikan] suatu trofoblast yang baru saja berasal dari suatu blastocist (embrio), tiba-tiba menanamkan dirinya ke dinding uterus (rahim) dan mulai bercakap-cakap, katanya, “Saya akan tinggal di sini; tanamkanlah saya” – lalu membangun fetus trilinear yang luar biasa ini yang dalam 44 hari menjadi sesuatu yang bisa anda kenali, dan lalu setelah sembilan minggu sudah mirip dengan tubuh manusia kecil. …Lalu ada juga set instruksi untuk setiap bagian tubuh lainnya. …Dan ini bukan hanya mengenai eksistensi diri kita sendiri, tetapi bagaimanakah tubuh wanita memiliki struktur genetika yang bukan hanya membangun tubuhnya sendiri, tetapi juga memiliki pengertian yang memungkinkan dia menjadi sistem imunulogis, kardiovaskular berjalan, yang adalah sistem mobile yang dapat mengembangkan anak itu. Semua ini adalah keajaiban, dan sekali lagi, di luar pemahaman kita. …

Kompleksitas model matematika dan bagaimana hal-hal ini benar-benar terjadi berada di luar pemahaman manusia. Walaupun saya seorang ahli matematika, saya melihat hal ini dengan suatu kekaguman, bagaimana instruksi-instruksi ini tidak melakukan kesalahan ketika membangun diri kita. Ini adalah suatu misteri. Ini adalah magic. Ini ilahi. …Sampai dengan anda berumur sembilan bulan, anda memiliki hampir 60.000 mil pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler di dalam tubuhmu, yang membawa bahan makanan dan mengeluarkan sampah. Dan hanya satu mil yang bisa tampak kepada mata. …[Ini adalah] magic, yaitu bahwa kita eksis.” KESIMPULAN: Anda berkata bahwa tidak ada bukti Allah ada? Bukan hanya bukti keberadaan Allah itu di mana-mana, tetapi juga banyak bukti bahwa Allah telah menyatakan diriNya kepada manusia melalui Alkitab. 

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Narator BBC Mengatakan Bahwa Manusia Adalah Tulah Di Bumi

(Berita Mingguan GITS 26Januari 2013, sumber: www.wayoflife.org)

David Attenborough, narator terkenal dari berbagai dokumenter BBC, mengatakan bahwa manusia adalah suatu tulah di bumi. Dia memberitahu Radio Times: “Kita adalah tulah di Bumi. Dan itu semua akan menyengat kita sendiri dalam 50 tahun ke depan. Ini bukan hanya mengenai perubahan iklim; ini adalah mengenai ruang, tempat untuk menanam makanan untuk gerombolan yang sangat ramai ini. Entah kita membatasi pertumbuhan populasi kita atau dunia natural akan membatasi kita, dan dunia natural sedang membatasi kita saat ini” (“David Attenborough,” The Telegraph, 21 Jan. 2013). Dia mengatakan bahwa masalah di Etiopia adalah “terlalu banyak orang di sana,” yang sangatlah konyol. Cina dan India, yang memiliki jauh lebih banyak populasi, tidak terkena masalah kelaparan yang sama.

Densitas populasi Etiopia adalah 83 orang per kilometer kuadrat, sementara di Cina adalah 143 orang dan India 372 orang per km kuadrat, yang adalah empat kali Etiopia. Kelaparan di Etiopia disebabkan oleh perang, pemerintah yang korup dan tidak peduli, ketamakan manusia, statisme, pemukiman ulang yang dipaksakan, dan hal-hal lain. Faktanya, dokumenter BBC sendiri, seperti Planet Earth, membuktikan bahwa kurangnya tempat bukanlah masalahnya. Kebanyakan daerah Bumi yang bisa didiami masih sedikit populasinya. Masalahnya bukanlah terlalu banyak orang, tetapi terlalu banyak dosa.

Memang dalam pengertian tertentu manusia bisa disebut tulah di Bumi, tetapi bukan karena ada terlalu banyak orang; tetapi adalah karena manusia adalah pendosa melawan Allah Penciptanya dan korupsi dan kehancuran mengikuti pemberontakan itu. Sangat aneh bahwa para pendukung “pengurangan populasi” seperti David Attenborough dan Bill Gates tidak pernah mengajukan diri dan merelakan nyawa mereka sendiri untuk mengurangi beban populasi di Bumi. Mereka memiliki mentalitas elitis. Dokumenter-dokumenter BBC tentang alam sangatlah baik untuk membuktikan eksistensi Allah dan kemuliaan ciptaanNya. Sayangnya film-film dokumenter tersebut penuh dengan mitologi evolusi dan pemanasan global yang disebabkan manusia.

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Gembala Sidang Dipaksa Mundur dari Tawaran Berkhotbah pada Acara Pengangkatan Kembali Obama, Karena Ia Menentang Homoseksualitas

(Berita Mingguan GITS 19Januari 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Gembala sidang Louie Giglio dipaksa untuk mengundurkan diri dari berkhotbah pada acara pengangkatan sumpah Presiden Obama, karena ia menentang homoseksualitas. Dalam sebuah khotbah yang ia sampaikan pada tahun 1990an yang berjudul “A Christian Response to Homosexuality,” Giglio berkata: “Homoseksualitas bukanlah suatu gaya hidup alternatif. Homoseksualitas bukanlah sekedar preferensi seksual. Homoseksualitas bukanlah gay. Homoseksualitas adalah dosa. Ia adalah dosa di mata Allah dan adalah dosa menurut Firman Allah.” Giglio juga mengatakan bahwa “pernikahan sesama jenis” akan “beresiko meruntuhkan semua tatanan masyarakat.”

Karena kata-katanya yang benar ini, para aktivis homoseksual yang membenci Alkitab menuntut agar dia tidak berkhotbah pada acara pengangkatan kembali presiden, dan Obama tampaknya setuju, karena komite pengangkatan mencabut undangan mereka. Kekuatan gerakan homoseksual yang semakin berkembang terlihat jelas karena empat tahun lalu mereka tidak mampu menghentikan Rick Warren untuk berkhotbah pada acara pengangkatan pertama Obama, walaupun mereka mencobanya untuk alasan yang sama dengan penentangan mereka terhadap Giglio.

Baik Giglio maupun Warren bukanlah pembela Alkitab yang kuat, terbukti mereka bahkan mendapat undangan, tetapi penentangan yang hebat bahkan terhadap para pengkhotbah rock & roll, ekumenis, seperti mereka ini, memperlihatkan irrasionalitas dan intoleransi dari agenda homoseksual. Dan mengapakah musuh-musuh kebenaran begitu berkuasa hari ini? Karena para pengkhotbah di atas mimbar tidak menyerukan takut akan Allah dengan cara yang alkitabiah dan oleh karena itu telah memenuhi negeri dengan orang-orang Kristen KTP, dan hal ini menempatkan bangsa di bawah kutuk Allah.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | 1 Comment