Vatikan Menyerukan Satu Pemerintahan Dunia

(Berita Mingguan GITS 24 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “The Vatican and the New World Order,” Herescope, 17 Nov. 2011: “Alkitab memberikan gambaran yang jelas tentang peristiwa-peristiwa besar yang akan terjadi menjelang kedatangan kembali Tuhan Yesus Kristus ke bumi. Walaupun ada banyak detil-detil yang bisa jadi sulit ditafsirkan, peristiwa-peristiwa besar ekonomi, politik, dan agamawi cukup jelas dalam Wahyu pasal 13, 17, dan 18. …Orang-orang yang mengikuti hal-hal yang terjadi di dunia ini sadar bahwa ada semakin banyak pemimpin yang mendukung ide tentang suatu ekonomi global. Yang paling signifikan adalah G20, yang dalam tahun-tahun belakangan ini membuat beberapa pernyataan untuk mendukung ekonomi seperti itu. Tetapi pernyataan yang paling mengagetkan adalah yang dibuat dalam sebuah ‘laporan’ setebal 41 halaman oleh Vatican’s Pontifical Council for Justice and Peace, yang dipublikasikan dalam beberapa bahasa pada tanggal 24 Oktober 2011. Berbicara atas nama Paus Ratzinger, dokumen yang ditulis oleh Konsil tersebut penuh dengan bahasa hukum yang sulit dimengerti, tetapi ini adalah dokumen yang sangat luar biasa. Dokumen ini luar biasa karena hampir kata-per-kata membenarkan nubuat dalam Wahyu 13, 17, dan 18, dan menempatkan Roma di tengah panggung nubuat! …pertengahan kedua dari dokumen ini menyerukan adanya sebuah pemerintahan yang mendunia (poin 3) dan suatu sistem finansial yang mendunia (poin 4)! Kalau kami tidak membaca dan mempelajari sendiri dokumen ini, kami tentunya tidak akan percaya apa yang tertulis di dalamnya. …Dokumen ini mengutip beberapa Paus yang belum lama meninggal untuk memperlihatkan bahwa dukungan bagi seorang penguasa dunia tunggal sudah menjadi bagian dan filosofi Roma sejak dulu. Misalnya, Yohanes XXIII (1881-1963) ‘…juga menyatakan harapan bahwa suatu hari seorang otoritas politik dunia yang sejati akan muncul.’ …Dokumen ini melanjutkan dengan berkata bahwa hari ini, pengajaran tersebut (tentang pemerintahan dunia yang tunggal) ‘bahkan lebih penting lagi dan harus diimplementasi secara urgen.’ …Dokumen ini membicarakan perlunya semua negara menjadi bagian dari sistem tersebut dan bahwa tidak boleh ada yang terkecuali: ‘…Otoritas dunia harus secara konsisten melingkupi semua manusia…’ Wahyu 13:7 berbunyi, “dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.” Dokumen mengatakan bahwa kebijaksanaan yand dibuat harus mengikat bagi semua orang dan bahwa sang Otoritas harus memiliki ‘yurisdiksi yang universal.’ …Dalam bagian yang keempat yang berbicara tentang sebuah ekonomi global, mereka mengatakan bahwa diperlukan ‘…komitmen untuk menciptakan semacam manajemen moneter global’ dan ‘dapat terlihat munculnya keharusan adanya suatu badan yang akan berfungsi seperti suatu bank sentral dunia yang mengatur aliran dan sistem pertukaran uang…’ Mereka lalu berbicara tentang perlunya suatu ekonomi dunia berada di bawah kendali suatu pemerintahan dunia. …Dalam dokumen ini, Vatikan menjanjikan komitmen mereka terhadap kontrol finansial yang global, dan ini menggenapi Wahyu 13 sampai ke huruf-hurufnya!”

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Katolik | 17 Comments

Robot Lebah Berkomunikasi

Berikut ini disadur dari Creation Moments, 23 November 2011: “Para ilmuwan telah, untuk pertama kalinya, sukses berkomunikasi dengan lebah madu dalam bahasa mereka sendiri! Para ilmuwan sudah cukup lama tahu bagaimana menerjemahkan banyak elemen dari apa yang disebut “dansa lebah.” Gerakan dansa ini digunakan oleh para lebah pemandu untuk mengkomunikasikan lokasi sumber makanan kepada lebah pengumpul makanan di sarang. Beberapa puluh tahun yang lalu, para peneliti memutuskan untuk menguji apakah pemahaman mereka tentang komunikasi lebah itu benar. Tetapi bagaimanakah dapat berbicara kepada lebah dan mendapat konfirmasi bahwa mereka mengerti yang kamu katakan? Para ilmuwan memutuskan bahwa satu-satunya cara untuk melakukan ini adalah membuat sebuah robot lebah yang dapat berkomunikasi bagi mereka. Percobaan-percobaan awal untuk membuat robot lebah yang dapat diterima oleh lebah sejati ternyata tidak berhasil. Robot-robot awal diserang dengan ganas. Para ilmuwan akhirnya berhasil membuat sebuah robot lebah yang dikendalikan komputer yang dapat diterima oleh lebah sejati. Para ilmuwan ini menggambarkan bahasa lebah sebagai bahasa yang elegan dan mendetil. Namun mereka sudah tahu cukup banyak bahasa lebah untuk mengkomunikasikan dengan sukses tentang sebuah sumber makanan dan lokasinya kepada lebah-lebah sejati. Mereka juga menemukan bahwa masih banyak yang harus dipelajari tentang bahasa lebah. Sebagai hasil, suatu hari mungkin para petani dapat menuntun lebah ke tanaman yang memerlukan penyerbukan.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pasukan Bersayap

(Berita Mingguan GITS 17 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Creation Moments, 22 November 2011: “Kita telah sejak lama mengetahui bahwa komunitas dalam sebuah sarang lebah madu membagi tugas kerja di antara mereka sesuai dengan spesialiasi masing-masing pekerja. Ada yang menjadi pandu yang mencari makanan. Yang menjadi perawat bertugas mengurusi lebah-lebah muda. Ada lebah yang berspesialiasi dalam hal membersihkan. Bahkan ada lebah yang spesial mengurusi yang mati, memindahkan dan membuang anggota-anggota yang mati. Para ilmuwan kini telah menemukan bahwa koloni-koloni lebah madu juga memiliki brigade-brigade “tentara” yang terspesialisasi. Lebah-lebah ini sering terlihat hanya duduk-duduk saja, tidak melakukan apa-apa. Sebenarnya, mereka memiliki hanya satu tugas – menyerang pengacau-pengacau yang besar. Sepertinya lebah-lebah ini diberi makan dan dipelihara oleh anggota sarang sambil mereka menunggu adanya alarm. Jika seekor rakun, beruang, atau manusia, mengancam sarang, ribuan lebah tentara akan mengerumuni penyerang dan menyengatnya. Kita sudah sangat tahu adanya anggota tentara dalam koloni semut dan rayap. Tetapi, hingga kini, belum pernah dipastikan ada dalam sarang lebah. Bahwa di kalangan serangga yang bersifat sosial, ada keperluan universal akan tentara untuk perlindungan, mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang universal di dunia ini. Tentara-tentara ini bukanlah penyebab seekor beruang menyerang sarang lebah. Demikian juga tentara manusia yang sekedar mengikuti prinsip-prinsip perang tidak bertanggung jawab atas terjadinya perang manusia. Ketamakan manusia, dan kurangnya kasih kepada orang lain tidak dapat dihilangkan dengan menghilangkan tentara. Sebaliknya, ketamakan, pencurian, dan perlunya perlindungan mengingatkan kita bahwa kita saat ini bukanlah dalam kondisi yang dimaksudkan Allah pada mulanya. Solusinya bukanlah pada penyangkalan realita, tetapi kembali kepada Pencipta kita melalui pengampunan dosa-dosa kita yang dimungkinkan oleh Yesus Kristus.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Bagaimana Suami Dapat Mengasihi Istri

(Berita Mingguan GITS 17 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

“Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya” (Ef. 5:25). Perhatikan berbagai cara seorang suami dapat mengasihi istrinya: (1) Dengan mengucapkan kasihnya dan mengekspresikan kasih kepadanya dalam cara-cara yang dapat dirasakan (Ef. 5:25). (2) Dengan tidak bersikap pahit atau penuh kritikan kepadanya (Kol. 3:19; Ef. 5:28-29). (3) Dengan setia kepadanya dalam hal moral (Ibr. 13:4). (4) Dengan menyediakan kebutuhannya dan keluarga (1 Tim. 5:8). (5) Dengan membantunya belajar Alkitab dan bertumbuh secara rohani (Ef. 5:25-26) (memimpin keluarga setia bergereja, membaca Alkitab bersama, membantunya dalam hal renungan pribadi, membagi pikiran-pikiran tentang Tuhan). (6) Dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan jasmaninya (Ef. 5:28) (makanan yang baik, kebutuhan kesehatan, vitamin, olahraga). (7) Dengan memimpin dan mengawasi pendisiplinan dan pendidikan anak-anak (Ef. 6:4). (8) Dengan mengerti dan bersimpati dengan kelemahan-kelemahannya (1 Pet. 3:7). (9) Dengan menjaga kesaksian Kristiani yang baik sebagai contoh baginya sehingga dia tidak pernah perlu malu (Ams. 12:4 benar bagi suami selain untuk istri).

Posted in Keluarga | 3 Comments

Ilah Hollywood Mengejek Yesus

(Berita Mingguan GITS 17 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Ilah Hollywood, Johnny Depp, telah menyumbangkan suaranya untuk ikut serta dalam lagu yang penuh hujat “Jesus Stag Night Club,” yang mengejek Yesus sebagai binatang pesta yang mabuk-mabukkan. Lagu tersebut, yang digubah oleh Stephen Jones dari rock band Babybird, “sedang bersaing untuk menjadi lagu nomor stau di radio Inggris pada hari Natal” (“Johnny Depp Aids in Blasphemous Christmas Song,” Breathecast, 6 Des. 2011). Jones mengatakan, “Depp memiliki sisi jahat yang sama seperti saya. …Alkitab adalah buku fiksi terhebat sepanjang zaman. Kisah-kisah magic dan kekacauan yang luar biasa.” Sebenarnya, pengejekan yang konyol dan tak terpelajar ini hanyalah membuktikan bahwa Alkitab itu benar, karena semua cemoohan dari industri entertainment melawan Allah dan hukumNya justru menggenapi nubuat-nubuat kuno dalam Alkitab, seperti Mazmur 2:1-3. Bangsa-bangsa sungguh mereka-reka perkara yang sia-sia, yaitu usaha menyingkirkan Allah dan melepaskan diri dari hukumNya, dan rock & roll menyediakan lagu untuk itu sambil Hollywood/Bollywood menyediakan pemerannya yang narsistik. Yesus mengatakan, “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Mat. 16:26).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Temple Institute Membuat Cetak Biru Untuk Bait Ketiga

(Berita Mingguan GITS 17 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Temple Institute telah mengumumkan selesainya cetak biru pertama untuk pembangunan Bait Ketiga di Yerusalem. Desain yang dibuat adalah untuk ruangan yang disebut Chamber of Hewn Stone, ruangan yang diproyeksikan akan dipakai untuk tempat pertemuan Dewan Sanhedrin Agung yang dbentuk kembali, yaitu 70 penatua Israel yang memerintah. Tujuan dari Institute ini, sejak pendiriannya tahun 1986, adalah pembangunan kembali Bait Suci. Mereka telah membuat pakaian imam, mahkota imam besar yang menghabiskan dana $30.000, tutup dada imam besar dengan 12 batu berharga dengan nama suku-suku Israel, tempat pencucian tembaga, sebuah mezbah ukupan, sangkakala-sangkakala perak, shofar-shofar (semacam terompet khusus) yang dilapisi emas dan perak, kecapi-kecapi, dan banyak benda-benda lain. Yang sangat menarik perhatian adalah menorah besar (kandil) yang dibuat dari 95 pon emas murni, senilai $2,4 juta. Pada bulan Desember 2007, menorah tersebut dipindahkan ke sebuah lokasi di luar Plaza Tembok Barat, yaitu seberang Bukit Bait. Sebelum itu, menorah tersebut berada di Roman Cardo kuno. Rencananya menorah akan dipindahkan terus semakin lama semakin dekat ke Bukit Bait hingga akhirnya ditempatkan di dalam Bait Ketiga itu sendiri. Institute ini sedang membangun sebuah model Bait Suci dengan ukuran sebenarnya (269.000 kaki persegi) dekat Laut Mati untuk dijadikan tempat latihan para imam. Pendiri dari Institute ini, Rabbi Yisrael Ariel, adalah bekas anggota tentara unit terjun payung yang membebaskan Bukit Bait di Yerusalem pada tahun 1967. Menurut nubuat Alkitab, Bait Ketiga akan berasosiasi dengan Antikristus. Sanhedrin telah menolak Yesus sebagai Kristus 2000 tahun yang lalu, walaupun Ia memenuhi semua nubuat tentang Mesias, dan mereka tidak pernah bertobat dari dosa mereka yang besar tersebut. Dalam kebutaan rohani mereka, mereka akan menerima “manusia durhaka” yang akan menduduki Bait Ketiga (2 Tes. 2:3-12). Antikristus, yang akan muncul sebagai seorang pembawa damai, mungkin akan menciptakan kondisi yang diperlukan agar pembangunan Bait dapat terjadi, karena saat ini hal itu nampak mustahil.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Leave a comment

Raja Saudi Membangun Interfaith Center untuk Perdamaian Dunia

(Berita Mingguan GITS 10 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Raja Abdullah dari Saudi telah membangun sebuah Interfaith Center di Vienna untuk mengembangkan perdamaian dunia. Organisasi ini, yang bernama penuh “Pusat Internasional Raja Abdullah Bin Abdulaziz untuk Dialog Antara Agama dan Antar Budaya” akan sebagian besarnya dibiayai pemerintah Saudi yang Islam. Badan yang akan memimpin pusat antar-agama tersebut akan terdiri dari wakil dari Islam (Sunni dan Syiah), Roma Katolik, Anglikan, Ortodoks Yunani, Buddha, Hindu, dan Yahudi. Pada saat peresmian di Vienna, Menteri Luar Negeri Saudi Arabia mengatakan bahwa “perdamaian dunia tidak dapat terjadi tanpa perdamaian antara agama-agama di dunia” (“King Abdullah’s Interfaith Center,” Christian Post, 17 Okt. 2011). Abdullah mengatakan bahwa dia mendapatkan ide ini setelah pertemuan dengan Paus Benediktus di Vatikan pada tahun 2007. Karena anggaran dasar pendirian pusat tersebut menyerukan “kebebasan berpikir, hati nurani, dan beragama,” kami mengusulkan agar hal itu dimulai di Saudi Arabia sendiri. Pemerintah Saudi adalah salah satu yang paling mengekang di dunia. Mereka memberikan kebebasan beragama sebesar nol; dan tidak ada rumah ibadah non-Muslim; kekristenan dilarang; Yudaisme dilarang; orang-orang Muslim yang meninggalkan Islam terancam dihukum mati karena murtad. Saudi Arabia adalah tempat lahirnya Al Qaeda yang adalah pembunuh. “Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin mereka pasti tidak akan luput. Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri” (1 Tes. 5:3-4).

Posted in General (Umum), Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Semakin Sedikitnya Tempat Aman

(Berita Mingguan GITS 10 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

“Semakin Sedikitnya Tempat Aman” adalah judul sebuah laporan Reuters tentang ekonomi global yang diterbitkan tanggal 26 November. Laporan itu mengatakan, “tempat untuk aset-aset yang aman semakin menyusut.” Benar sekali, ekonomi global modern yang begitu dielu-elukan sedang bergetar hingga ke dasar-dasarnya, dan nubuat Alkitab mengindikasikan bahwa situasinya akan semakin parah. Sebenarnya, tidak ada tempat aman di dunia ini, dan tidak pernah ada, baik untuk uangmu ataupun untuk jiwamu. Dan bahkan jika ada tempat investasi finansial yang aman, maka sangatlah temporer, karena kehidupan itu pendek. Tuhan Yesus menyinggung masalah finansial beberapa kali. Dia menceritakan tentang orang kaya yang bodoh yang menumpuk hartanya untuk “bertahun-tahun lamanya” agar dia bisa bersantai, makan, minum, dan bersenang-senang. “Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?” (Luk. 12:20). Itulah pertanyaan yang harus direnungkan setiap manusia. Ketika kehidupan duniawi-mu yang lemah ini selesai dan Allah menuntut pertanggungan jawab, di manakah kamu akan berdiri? Ke manakah kamu akan pergi? Kita tidak bisa membawa barang-barang fisik apa pun bersama kita. Nabi kuno, Ayub, dengan bijak berkata, “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya” (Ay. 1:21). Individu yang bijak merencanakan masa depan, bukan hanya untuk tahun depan atau sepuluh tahun ke depan, tetapi untuk kekekalan. Dia melakukan itu melalui keselamatan dan menabung. Dengan memperhatikan Wahyu yang Allah telah anugerahkan kepada kita dalam Alkitab, kita belajar bahwa Allah adalah Hakim yang kudus, bahwa semua manusia adalah pendosa yang telah melanggar hukum Allah, dan bahwa satu-satunya jalan keselamatan adalah melalui pendamaian yang telah Allah sendiri lakukan bagi dosa manusia melalui pengorbanan AnakNya di kayu salib. Seorang individu menerima keselamatan ini melalui pertobatan atas dosa-dosanya dan iman dalam Kristus. Setelah kita diselamatkan, maka kita bisa mulai menabung di bank kekal Allah. Yesus berkata: “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” (Mat. 6:19-21). Orang percaya tidak perlu beriman penuh kepada sistem dan cara-cara investasi dunia ini yang tidak mapan. Ia dapat menyimpan harta kekal di Surga melalui melayani Juruselamatnya yang penuh rahmat. Dan dia dapat percaya kepada janji-janji Allah, seperti dalam Mazmur 37:25, “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti” (Maz. 37:25).

Posted in General (Umum), Renungan | 1 Comment

Macarthur Mempromosikan Liberalisme Budaya

(Berita Mingguan GITS 10 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Tokoh berpengaruh, John MacArthur, dari Gereja Grace Community di California selatan, mendua hati dalam hal kesesatan “liberalisme budaya.” Di satu sisi dia menegur para “Kalvinis baru” yang sedang emerging karena keduniawian mereka, tetapi pada saat yang sama ikut melakukan hal-hal itu. Dalam sebuah wawancara dengan Alex Crain dari Christianity.com, yang dimasukkan ke dalam YouTube, 18 Agus. 2011, MacArthur mengatakan, “Yang ditakutkan adalah kuasa atraksi dunia akan menarik orang-orang ini dan generasi setelah mereka, lebih dan lebih lagi ke dalam budaya, dan kita akan melihat kebalikan dari kebangkitan rohani Reformed. ….Ketakutan saya adalah bahwa semakin jauh mereka berusaha mengakomodasi budaya, maka semakin sulit bagi mereka untuk mempertahankan doktrin-doktrin utama” (“MacArthur Predicts Reversal of the Reformed Revival – Bagian 1, “http://youtu.be/xYhmo5gabQU). MacArthur, yang benar dalam memperingatkan bahwa kesesatan liberalisme budaya membahayakan generasi berikut, sedang membicarakan filosofi populer yang dicetuskan oleh Mark Driscoll sebagai kombinasi “konservatisme theologis dengan liberalisme budaya,” yang bukanlah barang baru tetapi telah sejak dulu menjadi bagian penting dari Injili. Filosofi ini melibatkan hal-hal seperti Christian rock, minum-minum, pesta dansa champagne, pelajaran membuat bir, malam judi, “penyembahan” hula, menganalisis film-film rating-R untuk “pembangunan karakter,” dan memainkan rock sekuler dalam konteks “penyembahan.” Apa yang MacArthur katakan mengenai bahaya liberalisme budaya adalah benar, tetapi teguran dia sama sekali tidak efektif dan munafik karena dia sendiri melakukannya. Camp Regenerasi, sebuah kamp anak muda yang dibuat oleh MacArthur untuk “gereja-gereja di seluruh negeri setiap bulan Juli,” penuh dengan liberalisme budaya. Anak-anak lelaki dan perempuan tingkat SMA berpakaian tidak sopan, melakukan aktivitas yang patut dipertanyakan (seperti anak-anak perempuan bermain lumpur basah hingga menutupi seluruh tubuh di hadapan anak-anak lelaki ), dan nge-rock terhadap musik rap yang dimainkan oleh artis-artis dengan anting dan bertato dalam auditorium yang digelapkan, lampu-lampu yang kedap-kedip, dan berasap. Master’s College, yang dipimpin oleh MacArthur, mengadakan sebuah konser hip-hop pada bulan Desember. Para murid Master’s College membuat video pop/rap/country/rock dengan gerakan dansa penuh dan tampilan depan lagu-lagu rock sekuler. Mereka mengadakan event Fall Thing yang sangat duniawi. Tahun ini, temanya adalah “Realita yang Tidak Terkekang,” dan para murid memakai kostum karakter-karakter dari Star-Wars, fantasi fiksi ilmiah, super-heroes, dan budaya pop pada umumnya. Ini menguatkan ketertarikan kepada budaya fantasi dan Iblis menggunakan hal ini untuk mengkorupkan pikiran orang. Orang-orang muda tidak akan mau memakai kostum ini jika hati dan pikiran mereka belum jatuh cinta pada Hollywood. Welcome Week yang adalah acara tahunan di Master’s College mengandung acara-acara aktivitas pantai dan pesta kolam renang, lengkap dengan wanita-wanita dalam busana renang yang ketat dan sangat minim. (Semua ini jelas dari foto-foto yang ditaruh di halaman Flickr oleh sekolah ini dan juga dari rekaman YouTube. Sebagai bukti lihat http://www.pccmonroe.org/2011/10.htm.) Dapatkah MacArthur dianggap sebagai seseorang yang memimpin gerakan untuk melawan adaptasi budaya pop sensual, dan dapatkah dia dianggap seorang “konservatif” yang aman untuk diikuti? Dia benar dalam observasinya bahwa liberalisme budaya akan menghancurkan anak muda dan ujungnya menghancurkan doktrin yang benar, dan jemaatnya sendiri akan menjadi bukti, sama seperti jemaat setiap gembala sidang yang cukup bodoh untuk ikut jejaknya. Banyak gereja Baptis fundamental sedang dalam jalan menuju kehancuran yang sama.

Posted in New Evangelical (Injili), Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Dokter Membunuh Bayi yang Salah, Lalu Tetap Membunuh

(Berita Mingguan GITS 3 Desember 2011, sumber: www.wayoflife.org)

Seorang bayi salah dibunuh di sebuah rumah sakit di Melbourne minggu lalu ketika para dokter mencoba untuk melakukan “terminasi” terhadap salah satu bayi kembar dalam kandungan yang ditenggarai memiliki cacat jantung bawaan (“Twins Die in Tragic Hospital Bungle,” Sydney Morning Herald, 24 Nov. 2011). Setelah diberitahu oleh para dokter bahwa anak tersebut akan memerlukan “bertahun-tahun operasi, jika dia bahkan bisa hidup,” ibu yang mengandung kedua lelaki kembar itu setuju untuk mengaborsi yang “cacat.” Namun, ternyata bayi yang salah yang kena suntik. Kejadian ini lalu dilanjutkan dengan kelahiran cesar untuk mengakhiri hidup bayi yang satunya lagi. Sepertinya mereka sudah bertekad untuk membunuh lelaki kecil yang “cacat” itu. Inilah yang dilakukan oleh masyarakat modern yang “diterangi” terhadap “anak-anak yang sakit” karena anggota-anggota masyarakat telah meninggalkan Tuhan Pencipta dan percaya evolusi. Sydney Morning Herald menyebut peristiwa itu suatu “kasus ketukaran yang tragis,” tetapi sebenarnya ini adalah pembunuhan ganda dan semua individu yang terlibat akan menjawab kepada Allah, pencipta kehidupan dan Pribadi yang membentuk bayi-bayi tersebut dalam kandungan, sesuai dengan Mazmur 139.

Posted in General (Umum), Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment