Iran Menangkap Lusinan Orang-Orang Kristen

Berikut ini disadur dari International Christian Concern, 7 Januari 2011: “Iran dilaporkan telah menangkap lusinan orang-orang Kristen, banyak di antara mereka bertobat dari Islam, dalam suatu operasi yang dimulai bulan Desember lalu. Seorang pejabat Iran menuduh kelompok-kelompok Injili Protestan melakukan serangan budaya. Kelompok-kelompok Kristen di dalam Iran mengatakan bahwa Kementerian Bimbingan Islam di negara tersebut juga telah menyerang lusinan orang Kristen yang mereka tuduh melakukan aktivitas kristenisasi. ‘Petugas-petugas keamanan yang bersenjata masuk ke rumah-rumah Kristen secara paksa, menyerang mereka secara fisik dan dengan kata-kata, lalu memborgol dan membawa mereka untuk interogasi,” demikian dilaporkan oleh kelompok Middle East Concern yang berbasis di Siprus….Mencoba untuk menobatkan seorang Muslim menjadi Kristen atau agama lain adalah ilegal di Iran dan banyak negara Islam lainnya. Misionari Kristen secara rutin diusir dan kadang-kadang dipenjarakan karena membagikan Alkitab dan bahan-bahan rohani lainnya.”

Posted in Islam, Penganiayaan / Persecution | Tagged , , | Leave a comment

Almarhum Paus Akan Di”Beatifikasi” Pada Bulan Mei

Vatikan telah mengumumkan bahwa almarhum Paus John Paul II akan di”beatifikasi” tanggal 1 Mei sebagai suatu langkah penting untuk menuju status santo Katolik. Komisi “santo-santa” telah menetapkan bahwa paus yang telah mati itu melakukan suatu mujizat doa ketika ia merespons doa-doa Marie Simon-Pierre, seorang biarawati Perancis yang disembuhkan dari penyakit Parkinson. Normalnya, diperlukan waktu penungguan selama 5 tahun setelah seseorang meninggal barulah proses menjadi santo dapat dimulai, tetapi untuk John Paul II proses tersebut telah dipercepat sejak kematiannya tahun 2005. Proses agar bunda Teresa menjadi santu juga sedang dipercepat dan ia sudah di-beatifikasi pada tahun 2003, enam tahun setelah kematiannya. Doktrin santo-santa Katolik adalah kesesatan. Tidak ada dalam Alkitab kita temukan orang-orang Kristen di gereja-gereja rasuli berdoa kepada santo-santa. Alkitab menginstruksikan kita untuk berdoa kepada Allah Bapa melalui Yesus Kristus, satu-satunya pengantara antara Allah dan manusia (1 Timotius 2:5). Berdoa kepada manusia biasa, lelaki atau perempuan, adalah penghujatan. Dalam Perjanjian Baru, istilah “orang kudus” (santo) diterapkan kepada semua orang Kristen yang sudah sungguh lahir baru, bukan kepada suatu kelompok spesial (Kis. 9:13, 32, 41; 26:10, dll.). Bahkan orang-orang Kristen yang kedagingan di Korintus pun disebut orang-orang kudus (2 Kor. 1:1). Orang-orang Kristen lahir baru bukanlah santo karena mereka tidak berdosa atau hidup sangat saleh; mereka santo (orang kudus) karena mereka memiliki Juruselamat yang tidak berdosa yang Ia telah menghilangkan semua dosa mereka di hadapan Allah melalui pengorbananNya yang menggantikan kita sekali untuk selamanya (Wah. 1:5, 6; 1 Pet. 2:9, 10). Di hadapan Allah, melalui Yesus Kristus, orang percaya adalah “kudus dan tak bercela dan tak bercacat” (Kol. 1:22). Inilah alasannya kita dapat disebut santo atau orang kudus. Puji nama Tuhan yang kudus!

Posted in Katolik | Tagged , , , , | Leave a comment

Darah Dinosaurus

Berikut ini disadur dari Creation Moments, 5 Januari 2010: “Beberapa waktu lalu, Creation Moments melaporkan suatu kasus ditemukannya sel-sel darah dalam sebuah tulang T. rex yang sudah memfosil. Hari ini, kami melaporkan sebuah kasus lain. Kebanyakan tulang fosil telah membatu, suatu proses yang disebut litifikasi, tetapi kadang-kadang ada tulang-tulang yang hanya sebagian membatu. Ilmuwan telah mempelajari tulang kaki sebelah atas dari seekor T. rex, yang mereka perkirakan berusia 68 juta tahun [‘Old Softy,’ Science News, 25 Maret 2005, hal. 195]. Studi tersebut melibatkan pelumeran mineral-mineral dari tulang yang membatu tersebut dengan menggunakan cairan yang agak basa. Para ilmuwan tersebut sungguh terkejut, karena yang tersisa setelah itu adalah bahan yang lembut dan lunak yang ternyata tinggi kandungan karbon. Penyelidikan yang lebih teliti memperlihatkan bahwa bahan lunak tersebut sepertinya adalah jaringan pembuluh darah. Para ilmuwan lalu kaget bahwa jaringan ini sangat mirip dengan jaringan yang ditemukan di tulang-tulang burung unta modern. Lebih lanjut lagi, mereka menemukan juga sel-sel tulang beserta sel-sel darah merah dalam bahan ini. Penemuan seperti ini sama sekali tidak diharapkan dalam bahan biologi yang berusia 68 juta tahun, tetapi para ilmuwan tidak dapat menjelaskan apa yang terjadi. Mereka kini berharap penemuan ini dapat memberikan pengetahuan tentang fisiologi dan metabolisme dinosaurus. Para peneliti masih bingung bagaimana bahan biologi berusia 68 juta tahun dapat terpelihara sedemikian lama. Tentu saja, jawaban yang paling sederhana adalah bahwa bahan tersebut sama sekali tidak berusia setua itu, dan bahwa dinosaurus bahkan pernah menjadi bagian dari sejarah manusia.”

Posted in Science and Bible | Tagged , , , | 2 Comments

Sahabat Orang-Orang Berdosa Vs. Sahabat Dunia

Umat Allah harus menjadi sahabat orang-orang berdosa tetapi bukan sahabat dunia (Yak. 4:4). Menjadi sahabat orang berdosa berarti mengasihi mereka dan ingin mereka diselamatkan. Menjadi sahabat dunia adalah mengasihi dosa dan sistem dunia yang jahat ini yang ilahnya adalah Setan (2 Kor. 4:4). Karakteristik dari dunia ini adalah keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup (1 Yohanes 2:15-16). Gerakan emerging church tidak dapat membedakan kedua hal ini. Dengan mengasihi kultur pop yang sensual – dengan film-film, musik, dan video game-nya yang tidak baik, gaya pakaiannya yang tidak sopan dan unisex, sikapnya yang angkuh, cara bicaranya yang kasar, dll. – mereka mengklaim sedang mengasihi orang-orang berdosa dan mengikuti jejak Yesus. Tetapi Yesus adalah kudus dan terpisah dari orang-orang berdosa (Ibrani 7:26). Yesus difitnah sebagai seorang pelahap dan peminum oleh musuh-musuhNya (Luk. 7:34), tetapi Dia bukanlah tukang pesta atau seorang yang sehari-harinya mencari kesenangan semata seperti yang digambarkan dalam buku The Shack. Itu adalah kristus yang palsu. Yesus mengasihi orang-orang berdosa tetapi Ia membenci dan menegur dosa. Ia menyuruh wanita yang berdosa itu untuk “jangan berbuat dosa lagi” (Yoh. 8:11). Ia sering memperingatkan akan api neraka yang kekal dan mengkhotbahkan “jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa,” yang tentunya akan membubarkan pesta manapun! Sobat, jangan ditipu oleh kesesatan akhir zaman. Kekristenan rock & roll digambarkan dalam 2 Timotius 4:3-4 dan itu adalah kesesatan.

Posted in Emerging Church, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , , | Leave a comment

Paus Berkata Bahwa Allah Ada Dibalik Big Bang

(Berita Mingguan GITS 15 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Gereja Roma Katolik, yang pernah menaruh bukunya Erasmus Darwin, Zoonomia, dalam daftar buku-buku terlarang, telah sejak lama menyerah kepada doktrin yang serupa. Paus Benedict XVI baru-baru ini mengatakan bahwa walaupun evolusi itu benar, Allah adalah penyebabnya. Ia mengatakan bahwa teori-teori ilmiah tentang asal-usul alam semesta tidak perlu konflik dengan “iman” tetapi mereka tidak dapat menjelaskan “keindahan dunia ini, misteri-misterinya, dan keagungannya dan rasionalitasnya” (“God was behind Big Bang,” Reuters, 6 Janu. 2011). Paus “tidak melihat mengapa Allah tidak dapat memakai suatu proses evolusionis yang alami untuk membentuk spesies manusia.” Hal ini adalah karena Paus tidak percaya Alkitab. Bukan saja Kejadian 1-11 ditulis dengan jelas sebagai sejarah, bukan puisi atau alegori, tetapi Yesus dan para Rasul pun membenarkannya sebagai sejarah. Dalam Lukas 17:26-32, sebagai contoh, Yesus menyinggung Nuh, bahtera, Air Bah, Lot, kehancuran Sodom oleh api, dan istri Lot. Di tempat lain Yesus menyinggung Penciptaan (Mar. 13:19), Adam dan Hawa (Mat. 19:4-6; Mar. 10:6-7), Kain dan Habel (Mat. 23:35; Luk. 11:50-51), dan Abraham (Yoh. 8:39-40). Kristus selalu memperlakukan kitab Kejadian sebagai sejarah, dan tidak mungkin menghargai Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat sambil mengabaikan pengajaranNya. Kakeknya Charles Darwin, Erasmus, mengkhotbahkan evolusi dalam bukunya Zoonomia yang dua jilid; atau buku The Laws of Organic Life (1794-96). Ia percaya bahwa suatu intelijensi menciptakan “filamen hidup” yang pertama, yang lalu menghasilkan semua kehidupan lain melalui evolusi.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , | Leave a comment

Maria Katolik Berada di atas Salib dan di Atas Takhta Allah

(Berita Mingguan GITS 15 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Tidak ada yang memperlihatkan kesesatan Roma Katolik lebih jelas daripada doktrin mereka tentang Maria. Menurut Roma, Maria dikandung tanpa dosa (immaculate), ikut serta dalam penderitaan Kristus bagi umat manusia, diangkat naik secara jasmani ke Surga, dimahkotai sebagai Ratu alam semesta, dan saat ini sedang berdoa bagi orang-orang berdosa. Dalam sebuah khotbah radio yang menutup acara Jubilee of Redemption, tanggal 28 April 1935, Paus Pius XI memberikan Maria gelar Co-redemptrix (sesama penyelamat). Setidaknya lima kali Paus Paul II menyebut Maria dengan gelar ini dalam pernyataan-pernyataan kepausannya. Dalam pidato publiknya tanggal 9 April 1997, ia mengatakan bahwa Maria “berkolaborasi dalam mendapatkan kasih karunia keselamatan bagi seluruh umat manusia” (Vatican Information Service). Paus ini mendedikasikan dirinya sendiri dan seluruh dunia kepada Maria. Buku The Glories of Mary yang cukup berpengaruh oleh Alphonsus Mary de Liguori, seorang “santa” Katolik, menyebut Maria sebagai Hidup kita, Pertolongan kita, Pembela kita, Penjaga kita, Pengantara kita, Keselamatan kita, dan Harapan orang-orang berdosa. Pasal 5 mengatakan, “doa-doa Maria diperlukan untuk keselamatan kita.” Buku ini diuji 20 kali berdasarkan perintah Paus Urban VIII dan Paus Benedict XIV dan dikatakan tidak mengandung “satu pun kata yang patut dicela.” Buku tersebut dinyatakan tanpa salah oleh Paus Puis VII dan Paus Leo XII. Paus John Paul II mengakui pengaruh dari Liguori dalam perasaan dia, yang sama dengan penyembahan berhala, terhadap Maria. Buku Liguori masih terus dipublikasikan hingga hari ini dengan rekomendasi dan dukungan dari berbagai otoritas Katolik. Di dalam basilika Santa Maria Maggiore di Roma, Maria duduk di sebelah kanan Yesus di takhtaNya dan dimahkotai oleh Yesus sebagai Ratu surga. Di luar basilika tersebut, Maria tergantung di atas salib bersama dengan Yesus. Maria juga tergantung di atas salib di Gereja Bunda Allah para Martir Polandia di Warsaw. Dalam gereja Santo Stanislaus Kostka di Chicago, Maria duduk di tempat Allah di atas Tabut Perjanjian.

Posted in Katolik | Tagged , , , | Leave a comment

Evolusionis Terpaksa Percaya Alien dan Pesawat Luar Angkasa

(Berita Mingguan GITS 15 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Di zaman Charles Darwin, suatu sel hidup dianggap sebagai suatu onggokan protoplasma yang sederhana. Beranjak dari ketidaktahuan ini, evolusionis seperti Alexander Oparin dan J.B.S. Haldane bisa saja percaya bahwa proses-proses alami dapat menghasilkan kehidupan. Namun demikian, di abad ke-20, ada ledakan pengetahuan tentang genetika dan mikro-biologi, dan kini diketahui bahwa sel hidup yang paling sederhana, dan bahkan protein-protein dan organel-organel sel tertentu, sangatlah luar biasa kompleks. Fakta ini telah memaksa sebagian evolusionis untuk mempercayai alien dan pesawat luar angkasa. Sebagai contoh adalah FRANCIS CRICK, salah satu dari dua penemu struktur pilin ganda DNA. Ia adalah seseorang yang percaya evolusi dan musuh kekristenan, tetapi ia menyadari bahwa kehidupan tidak mungkin secara spontan muncul dalam suatu “kolam hangat.” Dalam bukunya Life: Its Origin and Nature, tahun 1981, Crick berteori bahwa kehidupan diciptakan di suatu tempat di alam semesta ini oleh suatu intelijensi yang tidak dikenal dan dikirim ke tata surya ini oleh alien-alien yang menggunakan teknologi pesawat luar angakasa. Ilmuwan Inggris, FRED HOYLE, dan astronomer CHANDRA WICKRAMASINGHE sampai kepada kesimpulan yang sama. Hoyle mengatakan, “Ide bahwa bukan hanya biopolimer dari suatu sel hidup, tetapi juga program operasinya, dapat muncul secara kebetulan dalam suatu sup primordial di sini di Bumi adalah omong kosong tingkat tinggi” (“The Big Bang in Astronomy, New Scientist, 19 November 1981, hal. 527). Bukannya membiarkan fakta ini membawa dia kepada Allah Pencipta, Hoyle malah percaya bahwa bumi telah berulang kali ditaburi benih kehidupan alien, dan bahwa penaburan benih tersebut adalah hasil suatu desain intelijen oleh suatu kuasa yang lebih tinggi yang tidak dikenal yang memiliki suatu “rencana penyerangan planet yang jelas” (Evolution from Space, hal. 126). RICHARD SHAPIRO, Ph. D. dalam kimia organik dari Harvard, juga berargumen bahwa kehidupan terlalu kompleks untuk muncul dari berbagai proses evolusi yang diajukan dan dalam buku Origins: A Skeptic’s Guid to the Creation of Life on Earth, ia berspekulasi bahwa kehidupan mulai di luar angkasa. RICHARD DAWKINS, yang menyebut Allah dalam Alkitab sebagai “tokoh yang paling tidak menyenangkan dalam semua fiksi,” mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Ben Stein bahwa ia juga mencurigai bhawa kehidupan ditaburkan ke atas bumi oleh alien. Ini dipublikasikan dalam documentary “Expelled: No Intelligence Allowed.”
EDITOR: Tentu saja mereka yang percaya bahwa kehidupan di bumi dibawa oleh alien dari luar angkasa harus bertanya: dari manakah alien itu datang? Sungguh menyedihkan melihat banyak orang, yang karena dosa, lebih mempercayai manusia diciptakan alien daripada diciptakan Allah.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , | Leave a comment

Rick Warren Menyajikan Seorang Pengagum Maria-Katolik di Konferensi “Apologetika”nya

(Berita Mingguan GITS 08 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Akhir Pekan Apologetika 2010 yang diadakan Gembala sidang Southern Baptist, Rick Warren, menyajikan Peter Kreeft, seorang Roma Katolik. Ia memang seorang apologet, yaitu seorang apologet yang membela Roma. Dalam bukunya Ecumenical Jihad: Ecumenism and the Culture War, Kreeft mengatakan bahwa “sangat mungkin” ada “Kristus yang tersembunyi” dalam agama-agama penyembah berhala, sehingga orang-orang Muslim, Hindu, Buddha, dll., akan diselamatkan “melalui Kristus dan kasih karuniaNya” walaupun mereka tidak secara sadar kenal Dia atau menyembah Dia (hal. 156, 157). Kreeft mendorong para pembacanya untuk mendedikasikan diri mereka kepada “Hati Maria yang Tidak Berdosa,” karena Maria “adalah yang akan memenangkan perang [kebudayaan] ini” dan adalah “yang akan menang atas Setan” (hal. 169). Kreeft mengatakan, “Allah [Muslim] bukanlah allah lain….kita menyembah allah yang sama” (hal. 160). Kreeft menyembah roti wafer yang dalam Misa Katolik “karena itu adalah Kristus” (hal. 162). Ia berpikir bahwa Allah lebih senang bekerja melalui doa-doa Maria dan para santo-santa (hal. 154). Kreeft mengatakan bahwa ia akan mengikuti Paus “ke mana pun ia memimpin” (“Hauled Aboard the Ark by Peter,” http://www.peterkreeft.com/topics/hauled-aboard.htm). Kreeft adalah seorang pendukung berat teknik-teknik meditasi Katolik, yang saat ini sedang mewabah di dunia Injili. Ia mengatakan bahwa pertobatannya ke dalam Katolik sebagian adalah karena tulisan-tulisan mistik John of the Cross.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Tagged , , , , , | 1 Comment

Gerakan Emerging Church Memaksa Banyak Southern Baptist untuk Memikirkan Ulang Pendirian tentang Alkohol

(Berita Mingguan GITS 08 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Gerakan emerging church, yang sedang berkembang pesat di kalangan Southern Baptist, memaksa denominasi itu untuk memikirkan ulang pendirian tradisionalnya yang menentang minum alkohol. Associated Baptist Press melaporkan: “Berusaha untuk tetap relevan dalam kebudayaan hari ini, banyak Baptis yang telah meninggalkan rasa tabu terhadap aktivitas sosial tertentu di masa lalu seperti berdansa dan pergi ke bioskop. Kini, sebagian mulai mempertanyakan posisi historis denominasi tersebut tentang sama sekali menjauhi alkohol, dan hal ini menyebabkan sebagian lainnya menarik garis. Baptist State Convention di North Carolina baru-baru ini meluluskan mosi untuk ‘mempelajari kebijaksanaan penggunaan alkohol secara sosial’ berkaitan dengan pendanaan gereja, perekrutan personel dan nominasi orang tertentu ke dalam komite dan dewan-dewan” (“Baptists Debate Social Drinking,” ABP, 28 Des. 2010). Denominasi ini sudah secara resmi berbicara menentang minum alkohol lebih dari 50 kali sejak 1886, dan garis sedang ditarik antara mereka yang mau meneruskan pelarangan ini dengan para pendukung emerging church yang biasanya suka minum-minum. Pada sisi yang menentang minum adalah orang-orang seperti Tim Rogers, gembala sidang dari Ebenezer Baptist Church, di Indian Trail, NC, yang mengatakan bahwa Southern Baptist “ingin dunia tahu bahwa kita mempromosikan Raja segala raja, bukan Raja bir.” Pada sisi emerging church adalah mereka seperti The Journey di St. Louis, yang menyelenggarakan acara “Theology at the Bottleworks” di mana hadirin “mengambil segelas bir dan mendiskusikan topik-topik politik atau rohani” (“Brewing Battle,” Christianity Today, 29 Juni 2007). Peter Lumpkins, penulis dari Alcohol Today: Abstinence in an Age of Indulgence, memperingatkan tentang “meninggalkan warisan alkitabiah kita untuk moralitas pop yang obsesif yang mengendus-endus angin mencari jejak tersamar sekalipun akan kesenangan” (ABP, 28 Des. 2010). Itu adalah peringatan yang penting, tetapi penyerahan diri terhadap kebudayaan pop telah menjadi karakter rata-rata gereja SBC selama setengah abad lebih. Hal ini jelas menjadi karakter di gereja SBC di mana saya tumbuh dewasa, dan kami tidak didisiplinkan atau bahkan ditegur karena kecintaan kami terhadap gaya hidup rock & roll. SBC hari ini tidak memiliki tulang belakang rohani untuk berdiri menghadapi dunia, dan banyak sekali jumlah gereja-gereja Baptis Independen yang berada dalam kondisi lemah rohani yang sama. Lebih jauh lagi, SBC mundur setiap tahunnya, dan mereka tahu bahwa kalau mereka menyinggung kelompok emerging yang muda, mereka akan tersisa dengan kelompok senior yang semakin sedikit. Inilah mengapa gereja SBC di North Carolina memungut suara untuk “mempelajari kebijaksanaan penggunaan alkohol secara sosial berkaitan dengan pendanaan gereja.” Apanya yang mau dipelajari? Denominasi tersebut sudah benar pada tahun 1886, dan pada hari ini malah lebih butuh lagi untuk menjauhkan diri dari alkohol sebagai perlindungan moral dan menjadi contoh yang bijak kepada masyarakat yang gila-kesenangan dan bodoh.

Posted in Emerging Church | Tagged , , , , , | 1 Comment

Gereja Katolik Menyetujui Penampakan Maria di Wisconsin

(Berita Mingguan GITS 08 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Vatican telah menyetujui laporan penampakan Maria yang katanya terjadi di Our Lady of Good Hope di Champion,Wisconsin, pada tahun 1859. Uskup David Ricken dari paroki Green Bay mendeklarasikan “dengan kepastian moral” bahwa Maria mengunjungi Adele Brise yang 28 tahun itu ketika dia sedang mengajar agama Katolik kepada anak-anak. Brise mengklaim bahwa Maria menampakkan diri kepadanya tiga kali dan menginstruksikan dia untuk melakukan katekisasi terhadap anak-anak ke dalam iman Katolik. Dengan pengumuman dari Uskup tersebut, Our Lady of Good Hope menjadi satu-satunya tempat penampakan yang diakui secara resmi di Amerika Serikat dan tidak diragukan lagi pasti akan meraup banyak sekali uang sebagai tempat tujuan ziarah.
EDITOR: Kesesatan dalam kasus ini begitu jelas dalam begitu banyak hal. Pertama, Maria bukanlah apa yang digambarkan oleh Katolik. Ia tidak memiliki tempat yang khusus di Sorga berbeda dengan orang-orang percaya lainnya. Ia tidak bisa menampakkan diri ke sana ke mari. Kedua, penampakan-penampakan seperti ini adalah tidak benar. Alkitab tidak pernah mengajarkan adanya orang-orang yang telah meninggal yang memberi penampakan di dunia ini.

Posted in Katolik | Tagged , , | Leave a comment