Paus Berkata Bahwa Allah Ada Dibalik Big Bang

(Berita Mingguan GITS 15 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Gereja Roma Katolik, yang pernah menaruh bukunya Erasmus Darwin, Zoonomia, dalam daftar buku-buku terlarang, telah sejak lama menyerah kepada doktrin yang serupa. Paus Benedict XVI baru-baru ini mengatakan bahwa walaupun evolusi itu benar, Allah adalah penyebabnya. Ia mengatakan bahwa teori-teori ilmiah tentang asal-usul alam semesta tidak perlu konflik dengan “iman” tetapi mereka tidak dapat menjelaskan “keindahan dunia ini, misteri-misterinya, dan keagungannya dan rasionalitasnya” (“God was behind Big Bang,” Reuters, 6 Janu. 2011). Paus “tidak melihat mengapa Allah tidak dapat memakai suatu proses evolusionis yang alami untuk membentuk spesies manusia.” Hal ini adalah karena Paus tidak percaya Alkitab. Bukan saja Kejadian 1-11 ditulis dengan jelas sebagai sejarah, bukan puisi atau alegori, tetapi Yesus dan para Rasul pun membenarkannya sebagai sejarah. Dalam Lukas 17:26-32, sebagai contoh, Yesus menyinggung Nuh, bahtera, Air Bah, Lot, kehancuran Sodom oleh api, dan istri Lot. Di tempat lain Yesus menyinggung Penciptaan (Mar. 13:19), Adam dan Hawa (Mat. 19:4-6; Mar. 10:6-7), Kain dan Habel (Mat. 23:35; Luk. 11:50-51), dan Abraham (Yoh. 8:39-40). Kristus selalu memperlakukan kitab Kejadian sebagai sejarah, dan tidak mungkin menghargai Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat sambil mengabaikan pengajaranNya. Kakeknya Charles Darwin, Erasmus, mengkhotbahkan evolusi dalam bukunya Zoonomia yang dua jilid; atau buku The Laws of Organic Life (1794-96). Ia percaya bahwa suatu intelijensi menciptakan “filamen hidup” yang pertama, yang lalu menghasilkan semua kehidupan lain melalui evolusi.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , | Leave a comment

Maria Katolik Berada di atas Salib dan di Atas Takhta Allah

(Berita Mingguan GITS 15 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Tidak ada yang memperlihatkan kesesatan Roma Katolik lebih jelas daripada doktrin mereka tentang Maria. Menurut Roma, Maria dikandung tanpa dosa (immaculate), ikut serta dalam penderitaan Kristus bagi umat manusia, diangkat naik secara jasmani ke Surga, dimahkotai sebagai Ratu alam semesta, dan saat ini sedang berdoa bagi orang-orang berdosa. Dalam sebuah khotbah radio yang menutup acara Jubilee of Redemption, tanggal 28 April 1935, Paus Pius XI memberikan Maria gelar Co-redemptrix (sesama penyelamat). Setidaknya lima kali Paus Paul II menyebut Maria dengan gelar ini dalam pernyataan-pernyataan kepausannya. Dalam pidato publiknya tanggal 9 April 1997, ia mengatakan bahwa Maria “berkolaborasi dalam mendapatkan kasih karunia keselamatan bagi seluruh umat manusia” (Vatican Information Service). Paus ini mendedikasikan dirinya sendiri dan seluruh dunia kepada Maria. Buku The Glories of Mary yang cukup berpengaruh oleh Alphonsus Mary de Liguori, seorang “santa” Katolik, menyebut Maria sebagai Hidup kita, Pertolongan kita, Pembela kita, Penjaga kita, Pengantara kita, Keselamatan kita, dan Harapan orang-orang berdosa. Pasal 5 mengatakan, “doa-doa Maria diperlukan untuk keselamatan kita.” Buku ini diuji 20 kali berdasarkan perintah Paus Urban VIII dan Paus Benedict XIV dan dikatakan tidak mengandung “satu pun kata yang patut dicela.” Buku tersebut dinyatakan tanpa salah oleh Paus Puis VII dan Paus Leo XII. Paus John Paul II mengakui pengaruh dari Liguori dalam perasaan dia, yang sama dengan penyembahan berhala, terhadap Maria. Buku Liguori masih terus dipublikasikan hingga hari ini dengan rekomendasi dan dukungan dari berbagai otoritas Katolik. Di dalam basilika Santa Maria Maggiore di Roma, Maria duduk di sebelah kanan Yesus di takhtaNya dan dimahkotai oleh Yesus sebagai Ratu surga. Di luar basilika tersebut, Maria tergantung di atas salib bersama dengan Yesus. Maria juga tergantung di atas salib di Gereja Bunda Allah para Martir Polandia di Warsaw. Dalam gereja Santo Stanislaus Kostka di Chicago, Maria duduk di tempat Allah di atas Tabut Perjanjian.

Posted in Katolik | Tagged , , , | Leave a comment

Evolusionis Terpaksa Percaya Alien dan Pesawat Luar Angkasa

(Berita Mingguan GITS 15 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Di zaman Charles Darwin, suatu sel hidup dianggap sebagai suatu onggokan protoplasma yang sederhana. Beranjak dari ketidaktahuan ini, evolusionis seperti Alexander Oparin dan J.B.S. Haldane bisa saja percaya bahwa proses-proses alami dapat menghasilkan kehidupan. Namun demikian, di abad ke-20, ada ledakan pengetahuan tentang genetika dan mikro-biologi, dan kini diketahui bahwa sel hidup yang paling sederhana, dan bahkan protein-protein dan organel-organel sel tertentu, sangatlah luar biasa kompleks. Fakta ini telah memaksa sebagian evolusionis untuk mempercayai alien dan pesawat luar angkasa. Sebagai contoh adalah FRANCIS CRICK, salah satu dari dua penemu struktur pilin ganda DNA. Ia adalah seseorang yang percaya evolusi dan musuh kekristenan, tetapi ia menyadari bahwa kehidupan tidak mungkin secara spontan muncul dalam suatu “kolam hangat.” Dalam bukunya Life: Its Origin and Nature, tahun 1981, Crick berteori bahwa kehidupan diciptakan di suatu tempat di alam semesta ini oleh suatu intelijensi yang tidak dikenal dan dikirim ke tata surya ini oleh alien-alien yang menggunakan teknologi pesawat luar angakasa. Ilmuwan Inggris, FRED HOYLE, dan astronomer CHANDRA WICKRAMASINGHE sampai kepada kesimpulan yang sama. Hoyle mengatakan, “Ide bahwa bukan hanya biopolimer dari suatu sel hidup, tetapi juga program operasinya, dapat muncul secara kebetulan dalam suatu sup primordial di sini di Bumi adalah omong kosong tingkat tinggi” (“The Big Bang in Astronomy, New Scientist, 19 November 1981, hal. 527). Bukannya membiarkan fakta ini membawa dia kepada Allah Pencipta, Hoyle malah percaya bahwa bumi telah berulang kali ditaburi benih kehidupan alien, dan bahwa penaburan benih tersebut adalah hasil suatu desain intelijen oleh suatu kuasa yang lebih tinggi yang tidak dikenal yang memiliki suatu “rencana penyerangan planet yang jelas” (Evolution from Space, hal. 126). RICHARD SHAPIRO, Ph. D. dalam kimia organik dari Harvard, juga berargumen bahwa kehidupan terlalu kompleks untuk muncul dari berbagai proses evolusi yang diajukan dan dalam buku Origins: A Skeptic’s Guid to the Creation of Life on Earth, ia berspekulasi bahwa kehidupan mulai di luar angkasa. RICHARD DAWKINS, yang menyebut Allah dalam Alkitab sebagai “tokoh yang paling tidak menyenangkan dalam semua fiksi,” mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Ben Stein bahwa ia juga mencurigai bhawa kehidupan ditaburkan ke atas bumi oleh alien. Ini dipublikasikan dalam documentary “Expelled: No Intelligence Allowed.”
EDITOR: Tentu saja mereka yang percaya bahwa kehidupan di bumi dibawa oleh alien dari luar angkasa harus bertanya: dari manakah alien itu datang? Sungguh menyedihkan melihat banyak orang, yang karena dosa, lebih mempercayai manusia diciptakan alien daripada diciptakan Allah.

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , | Leave a comment

Rick Warren Menyajikan Seorang Pengagum Maria-Katolik di Konferensi “Apologetika”nya

(Berita Mingguan GITS 08 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Akhir Pekan Apologetika 2010 yang diadakan Gembala sidang Southern Baptist, Rick Warren, menyajikan Peter Kreeft, seorang Roma Katolik. Ia memang seorang apologet, yaitu seorang apologet yang membela Roma. Dalam bukunya Ecumenical Jihad: Ecumenism and the Culture War, Kreeft mengatakan bahwa “sangat mungkin” ada “Kristus yang tersembunyi” dalam agama-agama penyembah berhala, sehingga orang-orang Muslim, Hindu, Buddha, dll., akan diselamatkan “melalui Kristus dan kasih karuniaNya” walaupun mereka tidak secara sadar kenal Dia atau menyembah Dia (hal. 156, 157). Kreeft mendorong para pembacanya untuk mendedikasikan diri mereka kepada “Hati Maria yang Tidak Berdosa,” karena Maria “adalah yang akan memenangkan perang [kebudayaan] ini” dan adalah “yang akan menang atas Setan” (hal. 169). Kreeft mengatakan, “Allah [Muslim] bukanlah allah lain….kita menyembah allah yang sama” (hal. 160). Kreeft menyembah roti wafer yang dalam Misa Katolik “karena itu adalah Kristus” (hal. 162). Ia berpikir bahwa Allah lebih senang bekerja melalui doa-doa Maria dan para santo-santa (hal. 154). Kreeft mengatakan bahwa ia akan mengikuti Paus “ke mana pun ia memimpin” (“Hauled Aboard the Ark by Peter,” http://www.peterkreeft.com/topics/hauled-aboard.htm). Kreeft adalah seorang pendukung berat teknik-teknik meditasi Katolik, yang saat ini sedang mewabah di dunia Injili. Ia mengatakan bahwa pertobatannya ke dalam Katolik sebagian adalah karena tulisan-tulisan mistik John of the Cross.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Tagged , , , , , | 1 Comment

Gerakan Emerging Church Memaksa Banyak Southern Baptist untuk Memikirkan Ulang Pendirian tentang Alkohol

(Berita Mingguan GITS 08 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Gerakan emerging church, yang sedang berkembang pesat di kalangan Southern Baptist, memaksa denominasi itu untuk memikirkan ulang pendirian tradisionalnya yang menentang minum alkohol. Associated Baptist Press melaporkan: “Berusaha untuk tetap relevan dalam kebudayaan hari ini, banyak Baptis yang telah meninggalkan rasa tabu terhadap aktivitas sosial tertentu di masa lalu seperti berdansa dan pergi ke bioskop. Kini, sebagian mulai mempertanyakan posisi historis denominasi tersebut tentang sama sekali menjauhi alkohol, dan hal ini menyebabkan sebagian lainnya menarik garis. Baptist State Convention di North Carolina baru-baru ini meluluskan mosi untuk ‘mempelajari kebijaksanaan penggunaan alkohol secara sosial’ berkaitan dengan pendanaan gereja, perekrutan personel dan nominasi orang tertentu ke dalam komite dan dewan-dewan” (“Baptists Debate Social Drinking,” ABP, 28 Des. 2010). Denominasi ini sudah secara resmi berbicara menentang minum alkohol lebih dari 50 kali sejak 1886, dan garis sedang ditarik antara mereka yang mau meneruskan pelarangan ini dengan para pendukung emerging church yang biasanya suka minum-minum. Pada sisi yang menentang minum adalah orang-orang seperti Tim Rogers, gembala sidang dari Ebenezer Baptist Church, di Indian Trail, NC, yang mengatakan bahwa Southern Baptist “ingin dunia tahu bahwa kita mempromosikan Raja segala raja, bukan Raja bir.” Pada sisi emerging church adalah mereka seperti The Journey di St. Louis, yang menyelenggarakan acara “Theology at the Bottleworks” di mana hadirin “mengambil segelas bir dan mendiskusikan topik-topik politik atau rohani” (“Brewing Battle,” Christianity Today, 29 Juni 2007). Peter Lumpkins, penulis dari Alcohol Today: Abstinence in an Age of Indulgence, memperingatkan tentang “meninggalkan warisan alkitabiah kita untuk moralitas pop yang obsesif yang mengendus-endus angin mencari jejak tersamar sekalipun akan kesenangan” (ABP, 28 Des. 2010). Itu adalah peringatan yang penting, tetapi penyerahan diri terhadap kebudayaan pop telah menjadi karakter rata-rata gereja SBC selama setengah abad lebih. Hal ini jelas menjadi karakter di gereja SBC di mana saya tumbuh dewasa, dan kami tidak didisiplinkan atau bahkan ditegur karena kecintaan kami terhadap gaya hidup rock & roll. SBC hari ini tidak memiliki tulang belakang rohani untuk berdiri menghadapi dunia, dan banyak sekali jumlah gereja-gereja Baptis Independen yang berada dalam kondisi lemah rohani yang sama. Lebih jauh lagi, SBC mundur setiap tahunnya, dan mereka tahu bahwa kalau mereka menyinggung kelompok emerging yang muda, mereka akan tersisa dengan kelompok senior yang semakin sedikit. Inilah mengapa gereja SBC di North Carolina memungut suara untuk “mempelajari kebijaksanaan penggunaan alkohol secara sosial berkaitan dengan pendanaan gereja.” Apanya yang mau dipelajari? Denominasi tersebut sudah benar pada tahun 1886, dan pada hari ini malah lebih butuh lagi untuk menjauhkan diri dari alkohol sebagai perlindungan moral dan menjadi contoh yang bijak kepada masyarakat yang gila-kesenangan dan bodoh.

Posted in Emerging Church | Tagged , , , , , | 1 Comment

Gereja Katolik Menyetujui Penampakan Maria di Wisconsin

(Berita Mingguan GITS 08 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Vatican telah menyetujui laporan penampakan Maria yang katanya terjadi di Our Lady of Good Hope di Champion,Wisconsin, pada tahun 1859. Uskup David Ricken dari paroki Green Bay mendeklarasikan “dengan kepastian moral” bahwa Maria mengunjungi Adele Brise yang 28 tahun itu ketika dia sedang mengajar agama Katolik kepada anak-anak. Brise mengklaim bahwa Maria menampakkan diri kepadanya tiga kali dan menginstruksikan dia untuk melakukan katekisasi terhadap anak-anak ke dalam iman Katolik. Dengan pengumuman dari Uskup tersebut, Our Lady of Good Hope menjadi satu-satunya tempat penampakan yang diakui secara resmi di Amerika Serikat dan tidak diragukan lagi pasti akan meraup banyak sekali uang sebagai tempat tujuan ziarah.
EDITOR: Kesesatan dalam kasus ini begitu jelas dalam begitu banyak hal. Pertama, Maria bukanlah apa yang digambarkan oleh Katolik. Ia tidak memiliki tempat yang khusus di Sorga berbeda dengan orang-orang percaya lainnya. Ia tidak bisa menampakkan diri ke sana ke mari. Kedua, penampakan-penampakan seperti ini adalah tidak benar. Alkitab tidak pernah mengajarkan adanya orang-orang yang telah meninggal yang memberi penampakan di dunia ini.

Posted in Katolik | Tagged , , | Leave a comment

Kulit Hitam Bukan Lagi Suatu Kutukan di Kitab Mormon Online

(Berita Mingguan GITS 01 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari Religious Dispatches Magazine, 17 Des. 2010: “Judul perikop dalam versi online Kitab Mormon telah diubah oleh para pejabat Gereja Orang-Orang Kudus Akhir Zaman (Mormon), menghilangkan tanda-tanda theologi yang diskriminatif yang menghubungkan kulit hitam dengan kutuk rohani. Satu judul perikop yang diubah adalah dalam 2 Nephi, pasal 5. Versi lama: ‘Karena ketidakpercayaan mereka, orang-orang Laman dikutuk, menerima kulit yang hitam, dan menjadi musuh bagi kaum Nephi.’ Versi online yang baru: ‘Karena ketidakpercayaan mereka, orang-orang Laman diusir dari hadapan Tuhan, dikutuk, dan menjadi musuh bagi kaum Nephi.’ Judul perikop kedua yang diubah ada di Mormon, pasal 5. Versi lama: ‘Kaum Laman akan menjadi orang yang hitam, kotor, dan menjijikkan.’ Versi online yang baru: ‘Karena ketidakpercayaan mereka, kaum Laman akan tercerai berai, dan Roh akan berhenti bergumul dengan mereka.’ ….Kitab Mormon [tadinya] mengajarkan bahwa ciri-ciri fisik kaum Laman – kulit hitam mereka – terjadi karena ketidakbenaran….Judul-judul perikop ini ditambahkan pada tahun 1920, dan direvisi pada tahun 1980 oleh Bruce R. McConkie, penulis dari buku Mormon Doctrine…Pada tahun 1981, Gereja Mormon mengubah kalimat di 2 Nephi 30:6 untuk menghilangkan pernyataan bahwa kaum Laman yang bertobat akan menjadi orang yang ‘putih dan menarik,’ dan mengubah frase itu menjadi ‘murni dan menarik.’”
EDITOR: Kitab Mormon adalah kitab yang penuh dengan kesalahan ilmiah dan moral, dan juga banyak berkontradiksi dengan dirinya sendiri. Kitab ini mengandung fiksi bahwa ada kaum Nephi dan Laman di Amerika, hal mana tidak pernah ditemukan dalam sejarah. Kadang-kadang, orang Mormon merevisi kitab mereka sendiri, agar kesalahan-kesalahan yang nampak jelas dihilangkan.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyerangan Terhadap Gereja di Indonesia

(Berita Mingguan GITS 01 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “Islamists Raid,” CompassDirect News, 18 Des. 2010: “Sekitar 200 orang demonstran dari organisasi-organisasi Islam garis keras di Jawa Barat, pada hari Minggu (12 Des) mengganggu jalannya kebaktian di sebuah gereja di distrik Rancaekek, Bandung, mengusir lebih dari 100 orang jemaat dari bangunan tersebut. Anggota dari Front Pembela Islam, Forum Ulama Indonesia, dan Gerakan Reformasi Islam tiba bersama dengan Unit Polisi dari distrik Rancaekek dan menyegel rumah tersebut, sehingga gereja-gereja lain yang memakainya juga menjadi kehilangan tempat kebaktian. Para protestan juga mengganggu jalannya kebaktian enam gereja lain yang bertemu di rumah-rumah pada hari yang sama…..’Karena mereka takut, anak-anak dan wanita menangis saat mereka keluar dari tempat kebaktian,’ kata Rev. Badia Hutagalung kepada Compass melalui telepon….Hutagalung mengatakan bahwa gereja memakai rumah tersebut karena mereka tidak berhasil mendapatkan izin pendirian bangunan gereja di bawah peraturan yang dibebankan di Indonesia. Dekrit Bersama Menteri yang dikeluarkan tahun 1969 dan diperbaharui tahun 2006 mengharuskan tempat-tempat kebaktian untuk mendapatkan persetujuan minimal 60 orang dari komunitas setempat (yang beragama lain), mengharuskan adanya minimal 90 anggota gereja, dan gereja harus disetujui oleh kepala desa setempat.”

Posted in Islam, Penganiayaan / Persecution | Tagged , , , | Leave a comment

Creationis Memenangkan Penghargaan Ilmiah yang Bergengsi

(Berita Mingguan GITS 01 Januari 2011, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Orang-orang yang percaya evolusi alami (disebut juga evolusionis) seperti Richard Dawkins, mengklaim bahwa iman pada Allah menghalangi ilmu pengetahuan yang “sejati,” tetapi kekonyolan pendapat ini jelas dari fakta bahwa kebanyakan pendiri ilmu pengetahuan modern percaya pada Allah sesuai dengan Alkitab dan banyak dari antara mereka percaya penciptaan 6 hari sebagaimana tertulis dalam Alkitab. Lebih lanjut lagi, ada ratusan ilmuwan hari ini yang percaya pada Allah yang sama. Sebagai contoh adalah Dr. Andy McIntosh, profesor teori termodinamika dan kombustio di Universitas Leeds di Inggris. Satu tim insinyur, yang diketuai oleh Dr. McIntosh, menerima gelar Kontribusi Luar Biasa terhadap Inovasi dan Teknologi dalam penghargaan ilmiah Times Higher Education pada bulan November di London. Mereka sedang mempelajari sistem pertahanan diri kumbang yang sangat kompleks dan mengagumkan, yang terdiri dari uap beracun yang dapat ditembakkan sejauh delapan inci melalui suatu moncong yang dapat diarahkan. Sebuah laporan berita mengatakan bahwa riset tersebut “dapat menginspirasikan tipe nebuliser baru, penyuntikan tanpa jarum, dan sistem pemadaman api dan injeksi bahan bakar yang baru” (“Scientist Wins Prestigious Research Award,” BBC, 22 Des. 2010). Riset ini mewakili lapangan ilmu biomimetik yang sedang bertumbuh pesat. Biomimetik adalah cabang ilmu di mana manusia belajar dari desain yang ada di alam. Dr. McIntosh, yang adalah seorang creationis (seorang yang percaya penciptaan), mengatakan, “Saya percaya ada begitu banyak lagi rahasia-rahasia alam yang dapat kita pelajari dari Pencipta kita yang agung jika kita melihat segala sesuatu dengan mata yang terbuka mencari desain tersebut….eksperimen dan jiwa pembuka jalan seperti itulah yang memimpin Wilbur dan Orville Wright, 107 tahun yang lalu pada bulan ini, untuk menjiplak secara sukses pola kontrol sayap dari burung sehingga dapat menerapkan kontrol itu pada mesin-mesin terbang untuk terbang di pantai Kitty Hawk, North Carolina” (website penghargaan The Times 2010). Answers in Genesis mengomentari: “Betapa salahnya orang-orang sekuler yang terus menerus mengklaim bahwa ilmuwan sejati tidak bisa percaya penciptaan. Dr. McIntosh telah berbicara untuk AiG (Answers in Genesis, sebuah organisasi yang mempertahan penciptaan) banyak kali di Inggris.”

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tangled: Satu Lagi Film Disney yang Sangat Berbahaya bagi Anak-Anak

(Berita Mingguan GITS 25 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “Yes, laugh and sing while your children are being stolen,” Drew Zahn, WorldNetDaily, 28 Nov. 2010: “Tangled [sebuah film Disney yang baru] adalah penceritaan ulang kisah Rapunzel, seorang perempuan dengan rambut yang sangat panjang, yang disekap di sebuah menara hingga ‘pangerannya’ datang dan menyelamatkan dia dengan cara memanjati rambutnya untuk mencapai dia….Film ini sungguh berkubang di dalam filosofi yang duniawi, populer, dan diterima luas, namun sangat sesat, tentang hidup remaja. Mengenai Rapunzel remaja yang mencuri keluar dari rumah untuk pergi dalam suatu perjalanan yang tidak disetujui orang tuanya dengan seorang lelaki tampan yang beberapa tahun lebih tua dari dia: ‘Ini adalah bagian dari tumbuh dewasa,’ Ryder mengklaim. ‘Sedikit pemberontakan, sedikit petualangan, itu bagus. Bahkan sehat.’ Tetapi apa kata Mama? Ryder juga memiliki jawaban untuk itu: ‘Hancurkan jiwa mamamu,’ dia berkata. ‘Seperti sebuah anggur.’ Pada akhirnya, Rapunzel belajar untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang Ryder. ‘Kamu salah tentang dunia. Kamu salah tentang saya,’ dia menggeram terhadap mamanya. ‘Saya tidak akan pernah berhenti melawanmu.’….Dan, tentu saja, Ryder dan Rapunzel pada akhirnya terbukti benar dalam hal pemberontakan remaja putri tersebut, dan mamanya diperlihatkan sebagai seorang yang jahat dan ‘perjalanan’ muda-mudi tersebut terbukti sangat bagus untuk mereka. Dan tentu saja SANGATLAH OK bagi pikiran-pikiran muda yang menonton film ini untuk diracuni dengan sikap penentangan dan perendahan terhadap orang tua seperti ini, karena mamanya-lah tokoh jahat yang sebenarnya. Hidup bahagia selamanya. Keluar dari bioskop sambil tersenyum. Lalu, tiba-tiba, kaget luar biasa ketika anak-anakmu berpikir bahwa kamu adalah seorang yang terlalu protektif yang tidak tahu apa-apa, dan berasumsi bahwa mereka benar dalam pemberontakan mereka dan kalau mereka melakukan sedikit bar-hopping (pergi ke satu bar demi satu bar), dan melakukan ‘perjalanan’ mereka sendiri….tidak pernah Allah meresepkan pemberontakan dan penentangan sebagai jalur yang baik untuk menuju kedewasaan. Hal ini tidaklah ‘baik’ dan tidaklah ‘sehat.’ Tidak, bertentangan dengan kepercayaan populer dan cuci otak yang dilakukan Disney, anak-anak tidak harus tiba-tiba menjadi alat Setan (pemberontak pertama) ketika mereka beranjak 13 tahun. Salah satu pahala terbesar yang saya temukan ketika memperhatikan komunitas home-schooling adalah anak-anaknya seringkali dibesarkan oleh orang tua yang mempertanyakan paradigma dunia tentang seperti apa anak-anak itu seharusnya, termasuk seperti apa mereka seharusnya saat remaja. Dan walaupun setiap komunitas memiliki remaja-remaja mereka yang pemberontak dan sulit, saya sering kagum melihat orang-orang muda tertentu dari keluarga-keluarga yang menolak pesan seperti “Tangled” ini tumbuh bersama dalam kemitraan dengan orang tua mereka untuk menjadi teladan kehormatan dan independensi yang disertai penyerahan diri kepada Allah. Mereka adalah contoh yang terbaik yang saya lihat unutk membuktikan bahwa pemberontakan bukanlah mandat [dari Tuhan].”

Posted in Keluarga, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , , , , , | 5 Comments