Natal yang Imajinatif

(Berita Mingguan GITS 25 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini oleh Brian Snider “Salah satu definisi dari kata ’embellish’ (membesar-besarkan) adalah ‘meningkatkan daya tarik suatu cerita dengan menambahkan detil-detil yang tidak benar.’ Entah mengapa, kisah kelahiran Kristus banyak sekali ditambah-tambahkan dan dibesar-besarkan lebih dari kisah-kisah Alkitab lainnya. Namun demikian, adalah hal yang menakutkan untuk menambahi kepada Firman Tuhan, apapun alasannya dan walaupun seolah-olah hanyalah menambahi detil-detil yang sepertinya tidak berbahaya. Bulan ini, program “Insight for Living” yang dikelola Chuck Swindoll menayangkan suatu seri yang berjudul “Natal yang Imajinatif.” Judul itu sangat cocok. Di dalam kisah Natal versi Swindoll tersebut, Yusuf dan Maria masih sangat muda (Maria 13 tahun, Yusuf 20 tahun) dan ketika kehamilan Maria diketahui, dia dalam ancaman pembunuhan-karena-kehormatan oleh keluarganya. Fakta bahwa dia bangkit dan ‘pergi ke pegunungan dengan segera’ adalah karena, kata Swindoll, dia sedang lari menyelamatkan nyawanya dan bersembunyi. Swindoll menambagi dialog yang terjadi antara pemilik penginapan dan istrinya dan juga dialog yang terjadi antara keluarga Maria. Ia menciptakan suatu karakter ‘rabbi yang berkompromi’ yang menikahkan mereka dan turut ambil bagian dalam banyak bagian lain dari kisah itu yang tersembunyi selama 2000 tahun ini (misalnya, Maria mengalami persalinan yang sulit dan terbaring di lantai). Tentu saja, Swindoll mempersembahkan detil-detil tambahan ini hanyalah sebagai suatu skenario yang mungkin terjadi, tetapi ia begitu hebat sebagai seorang pencerita, sehingga mampu menciptakan gambaran mental akan kejadian-kejadian fiktif ini, sehingga sulit untuk keluar dari pikiran para pendengarnya. Tidak mau kalah dari para Injili, gembala sidang Baptis Independen Jack Schaap juga memiliki versinya sendiri tentang kisah Natal yang dia sangat yakini. Mungkin anda tidak tahu selama ini bahwa Maria adalah seorang wanita tua – perawan tua, dan Yusuf adalah seorang kakek-kakek renta. ‘Teks di luar Alkitab memberitahu kita bahwa Yusuf mati saat berusia 110 tahun,’ kata Schaap. Maria dan Yusuf berpikir bahwa mereka tidak mungkin menikah dan merasa sangat beruntung dapat menemukan satu sama lain. Yusuf telah dilewati oleh banyak gadis….dia hidup di sebuah gubuk’; dia adalah ‘yang tidak ada apa-apa yang sedang mencari siapa saja dan menemukan….Maria.’ Maria ‘bukanlah gadis idaman tahun itu’; dia adalah ‘salah satu berkat yang tidak diklaim orang…paruh baya, berkeriput, pundak bongkok, rambut rontok.’ Anda meragukan versi cerita ini? ‘Fakta seringkali lucu,’ bantah Schaap. Ulangan 4:2; Amsal 30:5,6 dan Wahyu 22:18 adalah peringatan-peringatan yang serius untuk tidak menambahi Firman Allah, atau memberikan detil-detil mitologis dalam khotbah yang dianggap serius. Dengan banyaknya mitos akan Natal, baiklah kita yang mengasihi Tuhan dan FirmanNya berpegang erat pada Alkitab dan tidak meninggalkan kebenaran yang jelas kita temukan di dalamnya.”
EDITOR: Salah satu mitos Natal yang paling populer adalah bahwa Kristus lahir tanggal 25 Desember. Ada lagi mitos bahwa orang Majus datang bertemu bayi Yesus di palungan, atau bahwa merea bertemu dengan para gembala. Terlalu banyak orang Kristen yang tidak tahu Alkitab yang mengikuti mitos-mitos Natal ini. GBIA Graphe memutuskan untuk memperingati kelahiran Yesus setepat-tepatnya, bukan di bulan Desember, tetapi di bulan Juni.

Posted in General (Umum) | Tagged , , , , , , | 1 Comment

Injili Konservatif

(Berita Mingguan GITS 25 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Mulai terjadi asosiasi yang semakin bertumbuh antara sebagian “fundamentalis” dengan “injili konservatif.” Central Baptist Seminary di Minnesota, Calvary Baptist Seminary di Lansdale, Pennsylvania, dan Northland International University (dulu Northland Baptist Bible College) semua baru-baru ini memuji “para injili konservatif” untuk “pembelaan mereka yang gigih terhadap Injil.” Northland mengundang Bruce Ware, seorang profesor Southern Baptist Seminary, untuk mengadakan sebuah seminar untuk gembala-gembala sidang. Calvary Baptist Seminary mengundang gembala sidang Southern Baptist Mark Dever sebagai pembicara dalam Konferensi Kepemimpinan Nasional mereka. Dan Kevin Bauder dari Central Baptist menggunakan blog dia tahun ini untuk memuji “injili konservatif” seperti pemimpin Southern Baptist Seminary Al Mohler. Yang tidak disebut-sebut sama sekali dalam semua ini adalah masalah separasi. Bauder mengklaim bahwa “para injili konservatif” bukanlah Injili Baru (New Evangelical) dan dia menggunakan definisnya sendiri akan Injili Baru untuk membuat pernyataannya benar (pendahulunya di Central, yaitu Richard Clearwaters dan Ernest Pickering, memperlihatkan hikmat yang lebih besar dalam memahami Injili Baru). Meskipun ada banyak aspek mengenai New Evangalical, prinsip intinya sejak lahirnya gerakan ini adalah “penolakan akan separasi.” Begitulah kata harold Ockenga. Itulah prinsip dasar dari Billy dan Franklin Graham. Dan berdasarkan definisi itu, setiap anggota Southern Baptist yang konservatif adalah seorang Injili Baru (New Evangelical). Ini nyata karena mereka toh masih tetap berada dalam denominasi Southern Baptist, yang adalah suatu organisasi tidak kudus dan mencakup Liberalisme, Kharismatikisme, Masonisme, penginjilan ekumene gaya Billy Graham, kritik tekstual modern, amillenialisme, filosofi rock ‘n roll, pengkhotbah-pengkhotbah wanita, kesesatan psikologi, mistikisme Katolik, dan banyak lagi kesalahan dan kesesatan lainnya. Denominasi Southern Baptist penuh dengan orang-orang yang memiliki filosofi tidak alkitabiah seperti Ed Young, Jr., dengan filosofi “jangan menghakimi”-nya yang mengecilkan doktrin dan hubungan eratnya dengan penyesat-penyesat seperti pengkhotbah-penyembuh Pantekosta, Brian Houston dari Sydney. Istri Brian adalah “co-pastor”; dia memberitakan Injil kemakmuran; ia berpikir bahwa bicara komat-kamit adalah “bahasa lidah”; dan pemimpin nyanyinya menjadi peserta dalam konferensi-konferensi Roma Katolik. Ed yang adalah seorang Southern Baptist konservatif, tidak bermasalah dengan semua yang di atas. Jika anda berpikir saya salah dalam hal ini, kirimkan saya satu buku atau khotbah dari seorang “injili konservatif” mengenai masalah separasi. Biasanya, satu-satunya hal yang mereka katakan tentang separasi adalah cercaan terhadap mereka yang mempraktekkan separasi. Mereka tidak mau dikekang oleh separasi. Mereka tidak punya hati untuk itu. Mereka mau kemah yang besar, tetapi Firman Allah tidak mengizinkannya. “Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!” (Roma 16:17).

Posted in New Evangelical (Injili), Separasi dari Dunia / Keduniawian | Tagged , , | Leave a comment

Gembala Sidang Dipukuli, Sekolah Alkitab Dibuldozer di Vietnam

(Berita Mingguan GITS 18 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Seorang gembala sidang Protestan dan aktivis hak asasi manusia di Vietnam dipukuli hingga tidak sadarkan diri pada Selasa pagi oleh petugas-petugas kota Ho Chi Minh. Sekolah Alkitabnya, yang terletak di Distrik 2 kota tersebut, juga dibuldozer, menurut Release International, suatu organisasi yang melayani gereja-gereja teraniaya di seluruh dunia. Sekitar 500 polisi, tentara, dan petugas kebakaran, muncul di sekolah tersebut dengan buldozer-buldozer jam 7 pagi waktu setempat, lalu mulai meruntuhkan bangunan tersebut. Sementara itu, gembala sidang Nguyen Hong Quang yang memimpin Gereja Mennonite tersebut, dipukuli dengan tongkat hingga dia pingsan. Saat ini, Quang dan lima anggota jemaatnya ditahan di tempat yang tidak diketahui. Mereka ditangkap karena tuduhan ‘melawan penahanan’ enam tahun yang lalu, sebagaimana dilaporkan oleh Release International. Pada tahun 2004, para aktivis hak asasi manusia tersebut ditahan dan dituduh “menganggu para petugas yang sedang menjalankan tugas.” Penahanan itu terjadi berbulan-bulan setelah ia menyerukan pembebasan bagi orang-orang Kristenyang dipenjara karena mendistribusikan literatur Kristen di Kota Ho Chi Minh. Polisi menyerbu rumahnya dan menyita semua uang dan file-filenya yang mencatat secara detil berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh pemerintah. Rumahnya, yang juga menjadi kantor pusat Gereja Mennonite, juga dihancurkan sebagian oleh sekitar 200 petugas sewaktu ia dalam penjara….Walaupun Undang-Undang Dasar Vietnam memberikan kebebasan beribadah, pemerintah komunisnya terus mengekang kegiatan-kegiatan religius yang terorganisir dari banyak kelompok agama. Hanya organisasi-organisasi agama yang dikendalikan oleh negara yang diizinkan.”

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sword of the Lord Menghilangkan Pertobatan dari Khotbah Spurgeon

(Berita Mingguan GITS 18 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Baru-baru ini saya mendapatkan email berikut dari Jim Koenig: “Semalam kami menonton videomu ‘Bagaimana Menghindari Pertobatan Palsu’ untuk kedua kalinya dan bagian tentang pertobatan semakin jelas kali ini. Selama bertahun-tahun kami telah memperhatikan bahwa Sword of the Lord telah bergeser menjauh dari doktrin pertobatan dan dengan cerdik memimpin para pembaca mereka ke arah yang sama. Contoh yang sangat baik adalah judul Charles Spurgeion yang berjudul ‘Only Trust Him’ dalam isu 26 November 2010. Mereka telah menghilangkan apa yang Spurgeon katakan tentang pertobatan. Khotbah aslinya dapat dilihat di www.spurgeongems.org/sermons.htm (sermon #1635) dan bagian yang dihilangkan ada di halaman ketiga dari khotbah itu, yaitu paragraf keenam dari atas. Bertahun-tahun yang lalu istri saya dan saya lulus dari Sekolah Penginjilan yang diadakan oleh Sword Director, pada waktu itu diajar secara pribadi oleh Sdr. Smith, Sdr. Norris Belcher, dan almarhum Sdr. Larry Staner. Tidak pernah, kapanpun, kata ‘pertobatan’ disinggung atau dirujuk dalam pembelajaran tiga hari tersebut. Saya tidak anti-Sword of the Lord, tetapi mereka 100% salah mengenai pertobatan dan telah mempengaruhi ribuan pengkhotbah muda untuk menyebarkan metode satu-dua-tiga-berdoa-setelah-saya.” KOMENTAR OLEH SDR. CLOUD: Saya sangat setuju. Sword of the Lord memiliki masalah serius mengenai pertobatan, dan ini bukanlah berita baru. Sementara pendiri Sword, John R. Rice, mengajarkan bahwa pertobatan adalah “perubahan pikiran tentang Allah dan tentang dosa” dan “berbalik dari dosa-dosamu” (What Must I Do to be Saved, 1940), penerus Rice, Curtis Hutson, mengubah definisi alkitabiah tentang pertobatan. Ia melakukan hal ini dalam buku kecilnya yang berpengaruh, Repentance: What Does the Bible Teach? Hutson menyangkal bahwa pertobatan berarti berbalik dari dosa (hal. 4), bahwa pertobatan adalah menyesal atas dosa (hal. 8), dan bahwa pertobatan berarti “perubahan pikiran yang memimpin kepada perubahan tindakan” (hal. 16). Ia mengklaim bahwa pertobatan hanyalah “mengubah pikiran.” Hutson mengutip perikop Kitab Suci yang sepertinya mendukung posisinya tetapi mengabaikan banyak perikop yang dengan jelas bertentangan. Ia mengutip dengan salah tulisan-tulisan orang-orang lain seperti pendahulunya John R. Rice, dan mencampur adukkan banyak pemikiran manusia. Di bawah pengawasan Hutson, majalah Sword of the Lord juga menghilangkan pertobatan dari beberapa himne dalam buku nyanyi Soul Stirring Hymns edisi tahun 1989. Sebagai contoh, lirik dari lagu “The Old Account Was Settled” diubah dari “O pendosa, carilah Tuhan, bertobatlah dari dosamu” menjadi “O pendosa, percayalah Tuhan, agar dibersihkan dari segala dosamu.” (Mereka juga melakukan hal yang sama terhadap lagu “Almost Persuaded” dan “Give Me Thy Heart”). Saya mengucap syukur untuk banyak hal yang dibela oleh Sword of the Lord selama bertahun-tahun, tetapi isu tentang pertobatan bukanlah hal yang ringan. Majalah Sword telah berada di garis depan menurunnya doktrin ini dan mempromosikan praktek sesat “Quick Prayerism” yaitu pemakaian manipulasi psikologis, teknik salesman dunia, dan “doa orang berdosa” yang kosong untuk menggantikan kerja Roh Kudus untuk menyadarkan orang tentang dosa dan kelahiran kembali yang ajaib. Saya menolak untuk menjalin tangan dengan pelayanan yang dipimpin oleh orang-orang yang melakukan kesalahan besar seperti ini. (Majalah Sword juga bersalah meninggikan orang-orang tertentu di luar dari batas-batas yang baik dan alkitabiah).

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Sejarah Agung Alkitab Bahasa Inggris

(Berita Mingguan GITS 18 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Kita akan merayakan ulang tahun ke-400 Alkitab King James pada tahun 2011, dan Alkitab King James bukanlah terjemahan biasa. Warisannya dan cara ia diciptakan adalah unik. Catatan-catatan awal tentang Alkitab dalam bahasa Inggris adalah salah satu babak sejarah gereja yang paling mengesankan dan mirip sebuah novel. Sejarah kerajaan Inggris, bangsa Amerika, dan bahasa Inggris itu sendiri terikat erat dengan Alkitab King James. Buku yang kami tulis, The Glorious Heritage of the King James Bible, menceritakan sejarah ini, mulai dari Alkitab Wycliffe pada akhir abad ke-14. Setiap orang percaya yang berbahasa Inggris (atau yang memakai Alkitab bahasa Inggris) perlu tahu hal-hal ini; namun sedihnya, bahkan di gereja-gereja yang sangat menunjung Alkitab sangatlah jarang ditemukan seseorang yang tahu tentang harga yang begitu mahal yang dibayar untuk menyediakan Alkitab yang luar biasa dalam bahasa Inggris ini. EDITOR: Sungguh banyak orang Kristen dan banyak gereja tidak tahu bahwa ada pertarungan yang sangat seru mengenai Alkitab. Iblis mencoba untuk melemahkan Alkitab dengan terjemahan-terjemahan yang korup dan kacau, walaupun populer, seperti NIV, NASB, dan lain-lain. Bahkan Alkitab Indonesia Terjemahan Baru pun bukanlah terjemahan yang murni. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, GITS menawarkan kelas Bibliologi Tekstual, yang dapat dipesan dalam bentuk DVD. Silakan hubungi GITS (021-6471-4156).

Posted in Alkitab | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Papan Pengumuman Hari Kedatangan Kristus

(Berita Mingguan GITS 11 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Harold Camping yang sangat kebingungan, pemimpin dari Family Radio Network, mengklaim bahwa Kristus akan datang kembali tanggal 21 Mei 2011, dan papan-papan pengumuman telah didirikan di sembilan kota di Amerika untuk mengumumkan hal ini. Ini adalah kali kedua Camping membuat prediksi yang sinting. Dekade terakhir dia memprediksikan bahwa Kristus akan datang kembali tanggal 6 September 1994, dan saya tidak perlu memberitahu anda bahwa hal itu tidak terjadi. Mungkin anda berpikir bahwa kesalahan besar seperti itu seharusnya mengakhiri karirnya sebagai pengajar Alkitab, tetapi di zaman ini ada cukup banyak orang yang bodoh yang dapat tetap mendukung penyesat-penyesat. Kesesatan-kesesatan Camping didengar di 55 stasiun radio di Amerika dan juga di luar negeri melalui gelombang pendek, dan programnya diterjemahkan ke dalam 48 bahasa. Dia percaya bahwa zaman gereja beakhir pada tahun 1988 dan bahwa Allah telah beralih dari menggunakan jemaat kepada Family Radio sebagai sarana pemberitaan Injil. Para pengikutnya bertemu di rumah-rumah untuk mendengarkan khotbah-khotbah Camping. Tidak ada baptisan, tidak ada Perjamuan Tuhan, tidak ada gembala – ya terutama tidak ada gembala. Pada akhir 2001, gembala sidang Baptis, Jim Barker dari Elmont, New York, dilarang untuk membawakan khotbah-khotbah mengenai topik jemaat di radio WFME yang siaran di West Orange, New Jersey. Walaupun Jim telah berkhotbah di stasiun itu bertahun-tahun lamanya, ia diberitahu bahwa ia tidak dapat lagi menyebut diri seorang gembala sidang dan tidak boleh menyebut jemaat. Barker memperingatkan, “Camping berkata bahwa orang berdosa tidak dapat lagi diselamatkan di gereja-gereja dan jika orang Kristen menentang dia dan terus menghadiri gereja, anak-anak mereka tidak dapat diselamatkan.” Camping juga percaya dalam “doktrin pemilihan” yang ekstrim, bahwa seseorang hanya dapat berharap bahwa ia adalah salah satu yang dipilih, dan “seorang bayi dapat diselamatkan sama seperti seorang dewasa” (Time Has an End: A Biblical History of the World, 2005, hal. 17) Mengenai pertanyaan paling penting dalam hidup ini, yaitu “Apa yang harus kulakukan agar selamat?” Camping mengatakan, “Kamu tidak dapat melakukan apa-apa.” Puji syukur Alkitab telah memberikan jawaban terhadap pertanyaan itu dan jawabannya adalah “percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat” (Kis. 16:31). Mengenai kedatangan kembali Yesus, tidak diragukan bahwa Ia akan datang kembali, tetapi kita tidak tahu kapan. Kita hanya tahu bahwa Ia bisa datang kapan saja. Kita diinstruksikan untuk menantikan Dia selalu. Tetapi satu hal yang pasti, yaitu bahwa Kristus TIDAK AKAN datang kembali tanggal 21 Mei 2011, karena Ia berkata, “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya” (Mat. 25:13).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , , | Leave a comment

Remaja Putri Somali Ditembak Mati Karena Menerima Kristus

(Berita Mingguan GITS 11 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari The Christian Post, 4 Des. 2010: “Seorang putri berusia 17 tahun di Somalia yang bertobat menjadi Kristen dari Islam ditembak mati minggu lalu dalam apa yang nampaknya adalah ‘pembunuhan demi kehormatan,’ demikian kata sumber di daerah tersebut. Nurta Mohamed Farah, yang melarikan diri dari kampungnya di Bardher, Daerah Gedo ke Daerah Galgadud untuk tinggal bersama dengan keluarga lain setelah orang tuanya menyiksa dia karena meninggalkan Islam, mati tanggal 25 November. Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa mereka mencurigai kuat bahwa dua orang tak dikenal di Daerah Galgadud yang menembak dia di dada dan kepala dengan sebuah pistol adalah keluarga atau bertindak atas permintaan keluarganya. ‘Laporan sampai kepada sanak di Galgadud bahwa Nurta Farah telah bertobat masuk Kristen,’ kata satu sumber. ‘Kecurigaan bahwa keluarganya bertanggung jawab adalah cukup kuat. Saudari kita ini dibunuh di Abudwaq, sebuah distrik di Daerah Galgadud, dan tempat terjadinya insiden sekitar 200 meter dari tempat saudari tersebut tinggal dengan keluarganya.’ Orang tuanya telah memukuli dia dengan hebat karena meninggalkan Islam dan secara reguler merantai dia ke sebuah pohon di rumah mereka, kata sumber-sumber Kristen. Orang tuanya juga membawa dia ke seorang dokter yang memberikan obat-obat untuk ‘penyakit mental,’ …..Orang-orang Kristen lokal melaporkan bahwa Farah dirantai di sebuah pohon pada siang hari dan ditaruh di sebuah ruangan yang kecil dan gelap pada malam hari.”

Posted in Islam, Penganiayaan / Persecution | Tagged , , , , , , , , , , | 2 Comments

Cina Mendeklarasikan Bahwa Gereja Rumah Adalah Bidat

(Berita Mingguan GITS 11 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari CNSNews, 8 Des. 2010: “Cina dilaporkan telah meluncurkan serangan baru terhadap ‘gereja-gereja rumah,” yaitu jemaat-jemaat Prostestan yang tidak menjadi bagian dari organisasi gereja ‘patriotik’ yang disetujui oleh negara. Dalam perkembangan yang sangat mengancam sebagaimana dilaporkan oleh China Aid Association (CAA), otoritas Cina telah memberikan label “bidat” kepada gerakan rumah gereja. Beijing pernah menggunakan istilah yang sama ketika mereka mengkriminalkan meditasi Falun Gong pada tahun 1999, suatu tindakan yang menyebabkan penutupan besar-besaran dan yang masih terus terjadi terhadap Falun Gong, yang menuaikan kecaman terhadap Cina dari seluruh dunia. Mengutip sumber-sumber rahasia “dari lebih dari satu sumber terpercaya” di dalam Cina, CAA pada hari Selasa mengatakan bahwa kampanye melawan gereja-gereja rumah yang diperintahkan oleh Politburo Partai Komunis dimulai tanggal 1 Desember. Para pejabat keamanan Cina ‘telah diberitahu untuk mengumpulkan informasi mengenai gereja-gereja rumah di seluruh negara tersebut dan menyerahkan laporan ini kepada atasan mereka,’ demikian dikatakan. ‘Daftar panjang pemimpin-pemimpin gereja rumah dan orang-orang percaya berpengaruh yang diblacklist telah dibuat.’ ….Memberi label bidat terhadap gereja-gereja rumah di Cina dapat mendatangkan konsekuensi yang serius dan adalah suatu langkah mundur dalam menghangatnya hubungan belakagan ini antar rezim Beijing dengan jaringan gereja rumah yang luas,” demikian kata CAA. Mereka ingat bagaimana pemerintah membelokkan opini publik di Cina terhadap Falun Gong dengan cara menggambarkan suatu gerakan non-politik yang tanpa kekerasan sebagai suatu “bidat” yang berbahaya. Sumber-sumber Falun Gong yang dikutip memperkirakan bahwa paling kurang 6000 orang pengikut telah dipenjarakan sejak 1999 sementara lebih dari 100000 pengikut telah dimasukkan ke kamp-kamp ‘reformasi melalui kerja paksa.’”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Tagged , , , , , | Leave a comment

Anglikan Menuju Roma

(Berita Mingguan GITS 04 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Kira-kira 500-600 orang Anglikan (Gereja Inggris), dipimpin oleh lima uskup dan 50 imam, akan bergabung dengan Gereja Roma Katolik di bawah suatu sistem baru yang diciptakan oleh Paus Benedict (“Churches Lose Their Vicars as Anglicans ‘Jump Ship,’” The Telegraph, 21 Nov. 2010). Program Vatican tersebut mempermudah para Anglikan untuk beralih kepada Gereja Katolik. Tujuannya adalah untuk menggoda “tradisionalis yang melawan imam perempuan, keimamatan yang gay dan pemberkatan persatuan sesama seks” (“Vatican Seeks toLure Disaffected,” Denver Post, 20 Okt. 2009). Program tersebut mengizinkan para Anglikan untuk bergabung dengan Gereja Katolik sambil masih mempertahankan beberapa praktek mereka sendiri, termasuk keimamatan yang menikah. Mereka juga dapat beralih secara grup daripada sendiri-sendiri. Rowan Williams, Uskup Agung Canterbury (kepala dari Gereja Anglikan di bawah ratu/raja Inggris), diberitahukan mengenai program ini hanya beberapa jam sebelum diumumkan tahun lalu (Inilah praktek saling menghormati ekumenikal!). The Daily Telegraph baru-baru ini mengumumkan bahwa lima uskup Anglikan memimpin peralihan itu. Rowan Williams, Uskup Agung Canterbury, memperingatkan bahwa kepergian itu akan membuat sebagian paroki Anglikan tanpa pemimpin.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Tagged , , , , | 1 Comment

Gembala Sidang Reformed Memperingatkan Agar Tidak Menggunakan Pendekatan Dispensasional Dalam Hal Israel

(Berita Mingguan GITS 04 Desember 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Henry Mikhail, seorang gembala sidang Reformed, memperingatkan bahwa theologi Dispensasional merusak hubungan Amerika-Palestina. Berbicara di Forum Global Faith di Gereja Northwood di Keller, Texas, Mikhail berkata, “Karena kelompok Injili Amerika menerima kondisi yang sekarang terjadi ini sebagai nubuat tentang Israel, mereka telah mendukung kebijaksanaan yang keras dan menekan – bahkan terhadap sesama Kristen, yang adalah sangat ironis” (“Arab Christians: Bad Eschatology Harms,” Associated Baptist Press, 19 Nov. 2010). Mikhail, yang melayani dalam grup damai-dan-keadilan di Konsili Sinode Umum Gereja Reformed Amerika, mengatakan bahwa janji-janji Allah kepada Israel adalah milik gereja. Ini adalah “Theologi Penggantian” (Replacement Theology) yang sesat yang telah menjadi bagian dasar theologi Reformed sejak awalnya. Rasul Paulus mengatakan bahwa janji-janji Allah kepada Israel akan digenapi ketika bangsa itu bertobat setelah zaman gereja. “Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: “Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka.”” (Roma 11:25-27). Kondisi Israel saat ini bukanlah penggenapan nubuat ini, tetapi hanyalah contoh akan apa yang akan datang. Yehezkiel bernubuat bahwa Israel akan kembali ke tanah mereka dalam dua tahap. Pertama, ia akan kembali dalam kondisi yang buta rohani; kedua ia akan bertobat (Yeh. 37:7-9). Sepanjang abad ke-20 Israel kembali ke tanah mereka dan menegakkan diri mereka sendiri lagi sebagai suatu bangsa, tetapi ia memang masih mati rohani. Negara Israel modern bukanlah kerajaan yang dinubuatkan dalam Alkitab dan bukanlah suatu negara kebenaran, tetapi ketika Kristus datang kembali, Israel yang bertobat akan menjadi pusat kerajaan duniaNya yang penuh kebenaran. Kita tidak mendukung semua yang dilakukan Israel, tetapi kita tahu bahwa janji-janji Allah kepadanya tidaklah diberikan kepada gereja dan seharusnya nyata kepada semua bahwa berkat-berkat Allah menyertai kembalinya mereka ke tanah walaupun dalam kondisi rohani yang seperti ini. Kehadiran Israel di sana merupakan mujizat yang terus berlangsung. Theologi Reformed sedang populer di kalangan fundamental Baptis, dan mereka bukan hanya salah dalam hal pemilihan, tetapi juga tentang gerjea dan Israel dan penafsiran nubuat Alkitab.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Tagged , , , , , , | 2 Comments