Perdana Menteri Israel Mencari Pertolongan Rusia Melawan Iran

(Berita Mingguan GITS 2 September 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam pertemuannya dengan Vladimir Putin pada tanggal 23 Agustus, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mencari pertolongan Rusia dalam melawan pengaruh Iran yang semakin bertumbuh. Netanyahu memberitahu Putin bahwa kehadiran Iran yang semakin meningkat di Siria sangatlah mengkhawatirkan karena negara itu telah bersumpah untuk kehancuran Israel. Netanyahu berkata, “Mr. President, dengan usaha bersama kita sedang mengalahkan Islamic State [ISIS], dan ini adalah hal yang sangat penting, tetapi yang buruknya adalah, di tempat mana grup ISIS yang kalah hilang, Iran masuk. Kita tidak dapat melupakan untuk satu menit pun bahwa Iran setiap hari mengancam untuk melenyapkan Israel. Iran mempersenjatai organisasi-organisasi teroris, ia mensponsori dan memulai teror” (“Netanyahu to Putin: Iran Seeks to ‘Annihilate Israel,’” Israel Today, 24 Agus. 2017). Netanyahu perlu membaca Alkitab Ibraninya secara lebih teliti lagi. Rusia akan memimpin suatu persekutuan militer melawan Israel dalam peperangan God dan Magog yang digambarkan dalam Yehezkiel 38-39. Yehezkiel memberitahu kita secara persis di mana Gog ini tinggal, yaitu di “utara sekali” relatif terhadap Israel (Yeh. 38:6, 15; 39:2). Netanyahu sudah benar melihat Iran sebagai suatu ancaman, karena Iran (dalam Alkitab Persia) didaftarkan sebagai salah satu teman Gog (Yeh. 38:4-7). Rusia memiliki sejarah anti-semit yang panjang, mulai dari zaman dulu. Para Czar membangkitkan program-program melawan orang Yahudi dengan cara menyebarkan kebohongan tentang mereka. Pada tahun 1984, duta besar AS yang sedang mengurus masalah hak asasi manusia di bawah Perjanjian Helsinki, mengatakan “Berlin pernah menjadi ibukota anti-semitisme; saya khawatir hari ini ibukota itu adalah Moskow.”

Rusia telah mempersenjatai musuh-musuh Israel sejak 1950an awal. Ketika Israel memasuki Semenanjung Sinai pada tahun 1956 untuk memaksa Mesir mengizinkan pergerakan bebas kapal-kapalnya, Rusia mengancam akan melenyapkan Israel (Moshe Dayan, Diary of the Sinai Campaign, 1966, hal. 185). Rusia mempersenjatai Siria dan Mesir untuk peperangan Yom Kippur tahun 1973, dengan sebagian sistem senjatanya yang paling mutakhir dan memberikan teknisi-teknisi Soviet untuk membantu mengoperasikan peralatan tersebut (Jerry Asher, Duel for the Golan, Kindle location 520). Sampai dengan awal 1970an, 15.000 ahli militer Soviet masih melatih angkatan bersenjata Mesir untuk menjadi suatu tentara modern (Abraham Rabinovich, The Yom Kippur War, Kindle Loc 255). Rusia mensuplai musuh-musuh Israel dengan jet-jet tempur, tank, arteleri, rudal-rudal anti-pesawat, dan senjata anti-tank portable. Rusia menerbangkan masuk 15.000 ton senjata kepada Siria dan Mesir selama perang itu. Rusia juga menyediakan Iran dengan teknologi nuklir dan persenjataan teknologi tinggi. Pada September 2008, duta besar Israel ke Amerika Serikat, Sallai Meridor, memperingatkan bahwa penjualan senjata Rusia kepada Iran dan Siria “meruntuhkan kestabilan dan berbahaya bagi Israel” (“Israel Irked by Iran-Russia Military Ties,” PressTV.ir, 13 Sept. 2008). “Dan engkau, anak manusia, bernubuatlah melawan Gog dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan Aku akan menarik dan menuntun engkau dan Aku akan mendatangkan engkau dari utara sekali dan membawa engkau ke gunung-gunung Israel” (Yeh. 39:1-2).

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Israel | 3 Comments

Paus dan Dewan Gereja-Gereja Bertemu untuk Mendukung Persatuan dan Menyelamatkan Dunia

(Berita Mingguan GITS 2 September 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Pada tanggal 23-24 Agustus, para pemimpin Dewan Gereja-Gereja se-Dunia (WCC – World Council of Churches), melakukan pertemuan pribadi dengan Paus Fransiskus di Istana Vatikan, untuk mendiskusikan persatuan ekumenis dan keselamatan dunia. Sekertaris Jenderal WCC, Olav Fykse Tveit menyebut pertemuan itu berguna dan mengatakan bahwa “persatuan gereja dan persatuan manusia adalah saling terhubung” (“Pope Francis, WCC leadership meet in Rome,” WCC News, 24 AgUS. 2017). Tveit mengatakan bahwa persatuan ekumenis diperlukan untuk menyelamatkan dunia, dan dia tidak memaksudkan keselamatan jiwa-jiwa. Berbicara kepada sang paus, pemimpin WCC itu berkata “Masa depan umat manusia sedang terancam; yang paling miskin di antara kita sudah merasakan konsekuensi terburuknya. Kami menguatkan anda dan Gereja Roma Katolik untuk bersama dengan kami dalam memobilisasi perubahan pikiran, hati, dan prioritas yang sejati.” Mereka ingin menyelamatkan dunia dari hal-hal seperti kemiskinan, perpecahan ras dan agama, persenjataan nuklir, dan perubahan iklim.” “Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, PIKIRAN MEREKA SEMATA-MATA TERTUJU KEPADA PERKARA DUNIAWI. Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat” (Fil. 3:17-20).

Posted in Ekumenisme | Leave a comment

Bayi yang Belum Lahir Dapat Melindungi Diri

(Berita Mingguan GITS 2 September 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 7 Agustus 2017: “Ketika seseorang menerima organ yang disumbangkan, mereka harus sekaligus mengkonsumsi obat yang kuat agar tubuhnya tidak menolak organ donor tersebut. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh mengidentifikasi organ yang diimplantasi sebagai ‘bukan saya.’ Sistem imun lalu berasumsi bahwa penerobos ini berbahaya dan harus dihancurkan. Yang menjadi misteri yang membingungkan dan yang diselidiki oleh para ilmuwan adalah: Mengapakah tubuh seorang ibu tidak menganggap bayi dalam rahimnya, yang belum lahir, sebagai benda asing bagi tubuhnya? Bagaimanapun juga, bayi itu membawa informasi genetika dari pihak ibu dan pihak ayah, sehingga secara genetika bayi yang belum lahir adalah individu yang unik. Sebagian ilmuwan berteori bahwa plasenta (ari-ari) adalah pembatas fisik antara bayi dan sistem imun sang ibu. Sebagian lagi percaya bahwa bayi yang belum lahir itu dengan suatu cara dapat bersembunyi dari sistem imun ibunya. Teori ketiga adalah bahwa sistem imun sang ibu dengan suatu cara dipaksa untuk menolerir anak dalam kandungan tersebut. Riset terbaru dari para ilmuwan di Medical College of Georgia di Augusta, Georgia, mendukung pandangan ketiga ini. Para peneliti telah memperlihatkan bahwa plasenta (ari-ari) menghasilkan suatu enzim (IDO) yang bekerja untuk menekan sel-sel imun. Efeknya, anak yang belum lahir membuat enzim yang tepat dan pas sehingga sistem imun sang ibu tidak menyerangnya. Para ilmuwan mengatakan bahwa penemuan ini bisa saja memimpin kepada pengobatan baru untuk penanganan penyakit auto-imun dan juga penolakan organ. Sistem ini atau suatu sistem yang serupa sudah harus berfungsi penuh pada makhluk yang pertama agar bisa ada kehamilan dan kelahiran yang sukses. Sistem ini tidak bisa berevolusi secara perlahan. Fakta demikian, dan hikmat dari sistem ini memberikan semakin banyak bukti tentang Pencipta yang maha-bijak, mahakuasa, yang menciptakan semua bentuk kehidupan yang eksis. Catatan: ‘Don’t reject me, fetus tells Mom,’ Science News, v. 154, hal. 152, 5 September 1998.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pelajari Alkitab Bersama Raja Rock & Roll

(Berita Mingguan GITS 26 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Museum Alkitab di Washington, D.C., telah menerbitkan sebuah jadwal pembacaan Alkitab untuk kitab Mazmur yang disertai dengan catatan-catatan dari Alkitab pribadi Elvis Presley. Diberi namaRockin’ Through the Psalms with the ‘King,’” jadwal pembacaan Alkitab ini didesain untuk app Alkitab YouVersion. Ini adalah nama yang cocok untuk Alkitab bagi generasi “semua tentang saya,” dan tidak ada lagi yang mewakili generasi ini lebih baik selain dari Elvis. Sebagai “raja rock & roll,” dia adalah salah satu bapa musik modern, dan tindakannnya telah lebih berefek menghancurkan moralitas alkitabiah di masyarakat modern dibandingkan satu hal lain apapun juga. Jurnalis David Halberstam mengobservasi: “Dalam hal budaya, [munculnya] Elvis tidak kurang dari suatu revolusi” (The Fifties). Penulis biografi Elvis, Peter Harry Brown, mengobservasi, “Elvis Presley bukan hanya melambangkan suatu tipe musik yang baru; dia melambangkan kebebasan seksual” (Down at the End of Lonely Street, hal. 55). Elvis Presley melambangkan segala sesuatu yang juga menjadi lambang rock & roll: kebebasan seksual, pemberontakan terhadap otoritas, menyenangkan diri sendiri, kebejatan moral, yang semuanya dibungkus dengan lapisan tipis kerohanian manusia. Dalam sebuah wawancara televisi minggu lalu, dalam rangka peringatan 40 tahun kematian Elvis, istrinya selama enam tahun, Priscilla, menyinggung banyaknya perselingkuhan yang dilakukan oleh raja rock & roll tersebut selama pernikahan mereka. Dia mengatakan, “Menjalani kehidupan rock & roll itu sulit, karena pepatah kuno itu, anda tahu, seks, obat, dan rock & roll. Semuanya ada.” Ketika pewawancara bertanya, “Apakah dia menjalani hidup yang demikian?” Priscilla menjawab, “Mereka semuanya menjalani hidup demikian.” Dalam sebuah wawancara dengan Mike Amor, dia mengatakan “Dia [Elvis] tidak setia.” Ketidaksetiaannyalah yang menghancurkan pernikahan mereka. Mengenai kesaksian Elvis tentang iman dalam Kristus dan kesukaan dia terjadai musik Gospel, Alkitab mengatakan, “Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik” (Tit. 1:16).

Posted in Alkitab, musik, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Rahasia Terbesar Kekuatan Doa

(Berita Mingguan GITS 26 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

“Rahasia terbesar berdoa dengan kuasa adalah apa yang Rasul Yohanes catatkan dari pengalamannya sendiri yang penuh sukacita dalam 1 Yohanes 3:22. ‘Dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.’ Perhatikan kata-kata yang indah tersebut: ‘apa saja yang kita minta, kita memperolehnya.’ Renungkan hal ini! Tidak ada satu doa pun, besar ataupun kecil, yang tidak terjawabkan. Lalu perhatikan alasannya: ‘Karena kita menuruti segala perintahNya dan berbuat apa yang berkenan kepadaNya’ (1 Yoh. 3:22). Hidup yang sepenuhnya diserahkan kepada kehendak Allah sebagaimana tertuang dalam FirmanNya – suatu kehidupan yang sepenuhnya dikendalikan oleh Allah – adalah rahasia dari doa yang penuh kuasa. Apakah anda bertanya-tanya mengapa anda tidak mendapatkan yang anda minta, mengapa anda tidak dapat berkata, seperti Rasul Yohanes, ‘Saya mendapatkan apapun yang saya minta?’ Jawabannya bukanlah karena dia seorang Rasul sedangkan anda hanya orang Kristen biasa. Jawabannya adalah karena dia dapat berkata, “Saya melakukan perintah-perintahNya dan melakukan hal-hal (dan hanya hal-hal) yang berkenan kepadaNya,’ sementara anda tidak bisa berkata demikian. Jawabannya adalah karena hidupnya sepenuhnya diserahkan pada Allah, sedangkan hidupmu tidak” (R.A. Torrey, God’s Power in Your Life).

Posted in Renungan | Leave a comment

Bunga yang Memahami Siapa yang Membuahinya

(Berita Mingguan GITS 26 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 1 Agus. 2017: “Apa warna bunga scarlet gilia? Nah, itu tergantung di mana dan kapan bunga itu mekar. Walaupun namanya scarlet gilia [Editor: Scarlet artinya kirmizi], bunga ini bisa saja berwarna merah, merah muda, dan bahkan putih. Di dekat permukaan laut, bunga ini akan tetap merah sepanjang tahun. Hal ini karena bunga tersebut dibuahi [dipolinasi] sepanjang musim panas oleh burung kolibri [hummingbird], yang tertarik kepada bunga-bunga merah. Di tanah yang lebih tinggi, burung kolibri pindah ketika musim panas memasuki Agustus. Ketika mereka pindah, tumbuhan ini mengubah bunga merahnya menjadi merah muda, dan belakangan menjadi putih. Tumbuhan di tanah tinggi berubah menjadi bunga putih karena mereka memiliki organisme baru untuk melakukan polinasi. Sambil populasi burung kolibri berkurang, ngengat hawk mengambil alih. Selama transisi, bunga akan mekar dengan warna merah muda, mengundang kedua polinator tersebut. Begitu burung kolibri sudah pindah semuanya, ngengat hawk mengambil alih. Ngengat hawk melakukan polinasi pada malam hari, jadi mereka lebih suka bunga putih, yang lebih mudah terlihat di kegelapan. Para ilmuwan tercengang oleh fakta bahwa perubahan warna terjadi persis ketika ada pergantian polinasi dari burung kolibri ke ngengat. Sebagaimana dinyatakan oleh seorang ilmuwan yang terkejut, tumbuhan ini tidak dapat dianggap pasif dalam lingkungan mereka. Siapa yang mengajari scarlet gilia mengenai kapan dan bagaimana mereka harus mengubah warna bunga mereka? Siapa yang mengajarinya bahwa burung kolibri tertarik kepada bunga merah? Atau bahwa ngengat hawk akan tertarik pada bunga putih? Scarlet gilia bisa jadi memang pintar, tetapi hanya Pencipta kita yang maha-bijak yang dapat memberikan pengetahuan dan kemampuan ini kepada tumbuhan tersebut.” Catatan: D.D. Bennett, “Scarlet Gilia: Flowering Chameleon,” Science News, Feb. 1985, hal. 69.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Gembala Sidang Membela Penggunaan Lagu Rap Penuh Sumpah Serapah

(Berita Mingguan GITS 19 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Seorang gembala sidang di Los Angeles, California, sama sekali tidak menyesal karena telah menunjukkan sebuah lagu rap yang penuh kata-kata kotor oleh Jay-Z di gerejanya. Marcus Murchinson, gembala dari Tree of Life Missionary Baptist Church, mengatakan bahwa bukan saja dia mendukung penggunaan kata-kata sumpah dan kotor dalam musik rap, dia bahkan bersumpah serapah juga ketika dia berdoa pada Tuhan. Dia berkata, “Saya telah belajar bahwa Allah sanggup menghadapi hal seperti itu” (“Pastor Defends Use of Explicit Jay-Z Song,” Christian Post, 8 Agus. 2017). Ini adalah pemikiran yang sangat kedagingan, dan hampir dapat dikatakan menghujat. Allah dapat “menghadapi” apapun, teatpi bukan itu permasalahannya. Allah telah secara spesifik memerintahkan umatNya untuk menggunakan kata-kata yang baik. “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan” (Ef. 4:29-31). Perhatikan bahwa perkataan yang kotor mendukakan Roh Kudus. Petrus bersumpah serapah ketika dia menyangkal Tuhan, tetapi itu adalah dosa dan dia bertobat dari dosa itu (Mat. 26:74-75). Semakin diterimanya bersumpah serapah di antara orang-orang yang mengaku Kristen, dalam percakapan sehari-hari, dalam musik, dalam film-film, adalah tanda kesesatan, bukan tanda kemerdekaan yang sejati.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

USA Today Melaporkan Bahwa “Semua Orang Akan Diimplan dengan Mikrochip”

(Berita Mingguan GITS 19 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam sebuah artikel USA Today baru-baru ini, seorang profesor sosiologi berargumen bahwa kebanyakan manusia akan memakai implan mikrochip di masa depan. Noelle Chesley dari University of Wisconsin-Milwauke mengatakan, “Ini akan terjadi kepada semua orang. …Mungkin bukan di generasi saya, tetapi sudah pasti di generasi anak-anak saya” (“You will get chipped–eventually,” USA Today, 9 Agus. 2017). Three Square Market, sebuah perusahaan di Wisconsin, baru-baru ini menjadi perusahaan pertama di Amerika yang memasang mikrochip di karyawan-karyawannya (dalam sebuah program sukarela). Sekitar 3000 orang telah dipasangi chip di Swedia untuk dapat naik sistem kereta nasional tanpa menggunakan tiket. Dangerous Things, sebuah perusahaan di Seattle, mengklaim telah menjual “puluhan ribu” chip yang dapat ditanamkan melalui website mereka. Sangat sulit untuk memprediksikan seberapa jauh penanaman chip akan diterima, tetapi kita tahu bahwa antikristus akan mengharuskan semua orang “kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya” (Wah. 13:16). Tanda ini tidka diperjelas lebih lanut, jadi tidak mungkin untuk memastikan apakah tanda ini bersifat elektronik, tetapi suatu tanda elektronik sangat masuk akal karena dapat menyimpan banyak informasi tentang individu yang bersangkutan. Antikristus akan muncul sesuai dengan waktunya Tuhan, tetapi kasih karunia Allah mengajar kita untuk menantikan pengharapan yang mulia itu, yaitu kedatangan Yesus Kristus, bukan kedatangan antikristus (Titus 2:11-14).

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Teknologi | Leave a comment

Jangan Memandang Hina Hari Peristiwa-Peristiwa yang Kecil

(Berita Mingguan GITS 19 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil, mereka akan bersukaria melihat batu pilihan di tangan Zerubabel. Yang tujuh ini adalah mata TUHAN, yang menjelajah seluruh bumi” (Zak. 4:10). Salah satu tujuan dari nubuat-nubuat yang disampaikan oleh Zakharia adalah untuk menyemangati orang-orang sisa (remnant), yang telah kembali dari Babel. Bait Suci yang mereka sedang bangun pada waktu itu, kalah jauh dibandingkan dengan yang dibangun oleh Salomo, dan pelayanan beberapa imam yang mereka kumpulkan tidak dapat dibandingkan dengan ratusan imam yang terlatih baik yang melayani di zaman Salomo dan Hizkia. Tetapi, orang-orang sisa ini dihimbau untuk tidak memandang hina hari peristiwa-peristiwa kecil, atau menjadi lemah pada hari kesukaran. Mereka seharusnya memandang ke depan kepada kemuliaan kerajaan Kristus yang “lebih besar dari Zerubabel” akan memerintah (Zak. 4:10).

Ini adalah pesan yang penting kepada orang-orang kudus Perjanjian Baru. Pekerjaan Amanat Agung terlihat kecil dan hina dibandingkan dengan hal-hal besar dunia zaman sekarang ini; kemajuannya pelan dan kesukaran-kesukarannya banyak. Kebanyakan gereja-gereja alkitabiah perjanjian baru adalah kecil dan tidak terpandang. Kebanyakan orang percaya Perjanjian Baru adalah “apa yang lemah bagi dunia” (1 Kor. 1:27). Di kebanyakan tempat dan waktu, respons terhadap Injil tidaklah besar. Tetapi sebenarnya, pekerjaan gereja-gereja Kristus adalah urusan terpenting di dunia ini, and orang-orang kudus yang rendah di dunia sekarang ini akan memerintah dan berkuasa bersama dengan Kristus dalam kerajaanNya yang mulia dan kekal. Orang-orang percaya Perjanjian Baru telah secara rohani dipindahkan ke dalam kerajaan Kristus (Kol. 1:13), dan jemaat yang terdiri dari orang-orang percaya tersebut adalah pos terdeepan kerajaan Kristus di dunia sekarang ini. Melalui pemberitaan Injil dan pemuridan, jemaat-jemaat sedang mengumpulkan dan mempersiapkan suatu “umat bagi namaNya” dari antara bangsa-bangsa untuk menunjukkan kekayaan kasih karuniaNya yang melimpah-limpah di masa yang akan datang (Ef. 2:7). Jadi, dilihat dari perspektif Allah, yaitu satu-satunya perspektif yang benar, jabatan gembala sidang adalah jauh lebih penting daripada presiden atau perdana menteri, dan pekerjaan setia dari orang kudus yang paling hina adalah lebih penting dari pekerjaan para kapten industri atau raja-raja teknologi. Seperti sisa-sisa Yahudi yang membangun Bait Suci pada zaman Zakharia, orang-orang kudus dalam jemaat-jemaat PB tidak boleh memandang hina hari peristiwa-peristiwa kecil. “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih” (Rom. 1:20).

Posted in Gereja, Renungan | Leave a comment

Dunia Semakin Menyambut Pemasangan Chip pada Manusia

(Berita Mingguan GITS 5 Agustus 2017, oleh Dr. Steven E. Liauw)

Pada tanggal 1 Agustus 2017, sebuah perusahaan di negara bagian Wisconsin, AS, bernama Three Square Market, mengadakan “pesta chip” untuk merayakan pemasangan chip RFID pada tubuh pegawai-pegawai yang menginginkannya. Peristiwa seperti ini agaknya adalah yang pertama kali di AS dan mungkin juga pertama kali di dunia. Namun demikian, sudah pasti ini tidak akan menjadi yang terakhir kali. Trend untuk menerima implan pada tubuh manusia terus menguat. Jika sebelumnya selama ini implan-implan ini ditujukan untuk mengatasi penyakit, seperti pompa insulin untuk diabetes, pacemaker untuk penyakit jantung, maka sekarang implan bertujuan untuk menambahkan fungsi pada tubuh manusia. Salah satu pendukung implan chip adalah Elon Musk, pendiri dari perusahaan mobil Tesla dan juga SpaceX. Tahun lalu dia berkata bahwa manusia harus mencapai simbiosis yang semakin dekat dengan mesin, agar dapat tetap relevan dalam dunia intelijen artifisial (http://www.nowtheendbegins.com/world-embraces-human-implantable-rfid-microchips-bionic-age-begins/). Chip pada tubuh dapat menggantikan fungsi kartu kredit atau kartu identitas. Dengan adanya chip, bisa jadi manusia tidak perlu lagi membawa dompet.

Semua ini tentu tidak mengejutkan bagi pelajar Alkitab yang memperhatikan nubuat. Sejak abad pertama, Tuhan telah mengatakan bahwa setelah pengangkatan orang percaya (rapture), dunia akan dikuasai oleh antikristus, dan bahwa antikristus akan mengendalikan seluruh aspek perekonomian. “Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya” (Wah. 13:16-17). 2000 tahun sebelumnya, Alkitab sudah menubuatkan bahwa akan ada “tanda” yang dapat ditempatkan di tangan, ataupun di dahi, yang dapat menjadi alat kontrol jual beli. Pemasangan chip yang dapat menggantikan kartu kredit adalah langkah teknologi untuk mewujudkan hal ini. Trend pemerintah-pemerintah dunia ini juga menuju kepada pengetatan kontrol keuangan, dengan alasan mencegah terorisme ataupun mengejar pajak. Jadi, secara politis dunia bergerak kepada kontrol yang ketat bagi individu, dan secara teknologi semua ini dimungkinkan. Yang diperlukan hanyalah munculnya Antikristus untuk memakai sistem ini demi kepentingannya. Nubuat Alkitab sekali lagi jelas terbukti bagi mereka yang memiliki mata rohani. Pastikan diri anda diangkat sebelum masa kesusahan Yakub itu tiba.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Teknologi | Leave a comment