Komplotan yang Tidak Kudus di Gereja

(Berita Mingguan GITS 16 April 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Orang-orang muda seharusnya tidak diizinkan duduk bersama di gereja kecuali jika mereka sama-sama adalah orang-orang yang berpikiran rohani dan serius tentang mencari Tuhan; jika tidak maka mereka justru akan menganggu satu sama lain dan juga orang lain. Di gereja kami ada banyak orang muda yang rohani yang duduk bersama dan saling menguatkan dan mendorong satu sama lain untuk mendengar dan mencatat khotbah dengan baik, tetapi ketika orang muda hanya berada di gereja karena terpaksa dan mereka tidak memiliki hati untuk kebenaran, mereka semestinya tidak diperbolehkan duduk bersama. Ini adalah demi mereka, demi orang-orang muda lain yang terpengaruh oleh teladan mereka, dan demi seluruh jemaat. Seorang pembaca menulis tentang anak-anak remaja (SMP-SMA) yang duduk bersama-sama dan main video game saat kebaktian. “Sambil salah satu main, anak di samping kanan kirinya menonton sampai giliran mereka.” Ini adalah hal yang menyedihkan, dan kita bertanya-tanya di mana peran orang tua? Dan mengapa gembala sidang tidak menghentikan hal seperti ini? Orang-orang dewasa ini bisa jadi takut “kehilangan anak-anak ini,” tetapi sebenarnya mereka sudah “terhilang.” Tubuh mereka bisa saja di gereja, tetapi hati mereka dengan teguh berada di dunia. Jadi minimal orang dewasa mestinya memecahkan komplotan yang tidak kudus ini dan membuat kebaktian kondusif bagi orang lain untuk mendengarkan Firman Tuhan tanpa terpancing oleh anak-anak konyol ini dan mainan mereka. Dan siapa tahu, jika komplotan ini dipecahkan dan para remaja pemuda ini diharuskan duduk tenang selama khotbah, Allah bisa bekerja di hati sebagian mereka dan mereka bertobat dari sikap tidak hormat mereka akan hal-hal ilahi.

Posted in Gereja | 1 Comment

Berdoa, Melarikan Diri Jangan pada Musim Dingin

(Berita Mingguan GITS 16 April 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat(Mat. 24:20). Dalam ayat ini, Kristus bernubuat untuk menguatkan dan menasihati orang-orang percaya Yahudi di Yerusalem yang akan hidup pada waktu Antikristus akan menajiskan Bait Ketiga (ay. 15). Konteksnya adalah “tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia” (Mat. 24:3). Dalam ayat 20 kita melihat misteri agung dari doa. Allah tahu persis kapan hari yang dimaksudkan ini akan terjadi, namun dia menghimbau umatNya untuk mendoakan hal yang spesifik dan untuk mengharapkan suatu jawaban. Allah adalah mahakuasa dan mahatahu, tetapi doa dapat membawa perubahan. Ini adalah pelajaran bagi kita hari ini. Doa-doa kita bagi bangsa dan negara sesuai dengan 1 Timotius 2:1-5 belum tentu membawa pertobatan nasional atau bahkan regional, tetapi doa yang beriman akan memiliki dampak. Allah akan melakukan sesuatu karenanya. Doa yang alkitabiah tidak pernah sia-sia, dan semakin persisten kita dalam berdoa dan semakin serius, semakin kita bisa mengharapkan Tuhan bekerja, karena dua elemen ini yang paling ditekankan dalam Kitab Suci mengenai doa.

Posted in Renungan | Leave a comment

Seorang Dewi Pensiun

(Berita Mingguan GITS 2 April 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sang Kumari (dewi perawan yang sedang hidup) di Bhaktapur, Nepal, telah pensiun (mengundurkan diri) sebelum dia mencapai umur 10 tahun. Junisha Shakya dipilih sebagai Kumari di Bhaktapur ketika dia berumur enam tahun. Dia mengatakan, “Saya menikmati masa-masa saya sebagai seorang Dewi dan akan selalu mengingat baik tiga setengah tahun ini” (“Ex-Kumari of Bhaktapur,” The Kathmandu Post, 26 Mar. 2016). Nepal memiliki tiga Kumari, satu di setiap kota tua di Lembah Kathmandu, yang sebelum penyatuan negara ini di abad 18 adalah pusat dari tiga kerajaan Hindu. Kumari dikatakan adalah inkarnasi dari Dewi Taleju. Dia juga dikenal sebagai Durga atau Kali, yang semuanya adalah emanasi dari Ibu Dewi. Dewi-dewi yang hidup dalam daging sudah menjadi bagian dari Hinduisme sejak sebelum Kristus dan adalah bagian dari penyembahan berhala sejak Menara Babel di milenium ketiga SM. Tetapi Kumari sebagai suatu posisi kerajaan resmi di Nepal itu berasal dari zaman raja-raja Malla di abad 13 Masehi.

Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah, bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat” (1 Kor. 10:20). Menurut legenda, sang Dewi menampakkan diri kepada Raja Jaya Prakash Malla sebagai seekor ular merah, dan ketika ia berpakaian resmi, seorang Kumari memakai gambar ular di lehernya. Dewi ini katanya memeliki kekuatan shakti wanita atau devi alam semesta, dan penyembahan Dewi adalah usaha untuk menggabungkan kekuatan dan hikmat alam semesta, menyalurkannya untuk kepentingan sendiri, dan untuk menyadari keilahian diri sendiri. Pada akhirnya, ini adalah penyembahan diri sendiri. Ini adalah bagian prominen dari pemikiran New Age dan hal ini membantu dalam menciptakan kondisi global yang siap untuk kedatangan antikristus.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Doa Kontemplatif Memimpin Kepada Penyembahan Dewi

(Berita Mingguan GITS 2 April 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Doa kontemplatif, yang diimpor dari kegelapan monatiskisme Roma, telah menyapu dunia “injili” dalam 20 tahun terakhir, seperti yang telah kami dokumentasikan dalam eBook gratis Evangelicals and Contemplative Prayer. Praktek-praktek kontemplatif yang populer antara lain adalah doa nafas, doa centering, doa Yesus, memasuki keheningan, dan lectio divina. Ini adalah suatu bidang yang teramat berbahaya yang sudah sering memimpin orang kepada kesesatan, kemurtadan, dan bahkan konsep Allah yang pantheistik. Sebagai contoh, penulis populer, Sue Monk Kidd, yang pernah menjadi guru sekolah minggu di Southern Baptist, menemukan penyembahan dewi melalui jalur doa kontemplatif. Sambil dia mulai mendalami penyembahan dewi-dewi kuno, dia pergi ke Kreta dan menyembah di sebuah gua Dewi Skoteini. Sue Kidd mengatakan, “sesuatu di dalam diri saya sedang memanggil Dewi Kegelapan, walaupun saya tidak tahu namanya” (The Dance of the Dissident Daughter, hal. 93). Tidak lama sesudah itu, Sue Kidd berdoa kepada Allah dengan sebutan Ibu, yaitu “kehadiran ilahi yang feminim.” Akhirnya, dia melihat dirinya sendiri sebagai Dewi dan mulai menyembah dirinya sendiri. “Menyambut sang Dewi sebenarnya adalah menemukan yang Ilahi di dalam dirimu sendiri dna mulai menyembah diri sendiri” (Dance of the Dissident Daughter, hal. 141). Dia membuat sebuah mezbah dengan cermin supaya dia bisa menyembah dirinya sendiri. Dia bahkan percaya bahwa dunia bisa diselamatkan oleh sang ibu ilahi. “Saya tidak tahu ada hal lain yang lebih dibutuhkan dunia saat ini daripada suatu gambaran Ilahi yang hadir yang mengukuhkan pentingnya hubungan itu – suatu Ibu Ilahi, mungkin, yang menarik seluruh umat manusia ke pangkuannya dan membuat kita menjadi satu keluarga global” (Dance, hal. 155). Buku Sue Monk Kidd diakhiri dengan kata-kata, “Dia ada di dalam kita.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Musisi Katolik Mengatakan Bahwa Musik Kontemporer Membuat Orang Terlena dan Terbuka Bagi Ekumenisme

(Berita Mingguan GITS 2 April 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, musisi Kristen kontemporer, Audrey Assad, yang menjadi seorang Katolik pada tahun 2007, mengatakan bahwa dia begitu berapi-api tentang ekumenisme dalam bidang musik dan menjelaskan bahwa musik membuat orang “terlena.” “Ekumenisme, yaitu dialog yang sejati antara berbagai cabang kekristenan, benar-benar adalah salah satu hal yang paling penting bagi saya, dan musik adalah cara yang luar biasa untuk mencapai hal itu. Orang-orang Kristen dari berbagai latar belakang dapat datang bersama untuk menaikkan lagu-lagu penyembahan satu sama lain. Ini adalha cara yang baik untuk membuka potensi dialog . . . Dan saya juga berpikir bahwa MUSIK INI MEMBUAT TERLENA. Saya rasa musik membuka jalan supaya orang-orang untuk sejenak meletakkan senjata mereka. … Jadi saya dengan penuh kesengajaan mencoba membuat kita tetap dalam percakapan tentang berbagai hal” (“Audrey Assad Shares Her Inheritance,” JesusFreakHideout.com, 9 Feb. 2016).

Assad kebaktian di Our Lady of St. Carmel, di Tempe, Arizona, yang berdedikasi kepada Maria sebagai Ratu Sorga. Pada tahun 2012, Assad membuat acara di Trinity Baptist Church, di Jacksonville, Florida, sebuah gereja Baptis independen yang terkenal, dan para pemimpin Trinity bukanlah satu-satunya Baptis independen yang tidak memiliki pemahaman rohani untuk menyadari bahwa musik kontemporer membuat orang “terlena” akan agenda gereja-esa-sedunia yang terkandung di dalamnya.

Posted in Ekumenisme, musik | Leave a comment

The Young Messiah

(Berita Mingguan GITS 26 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Walaupun film ini adalah film yang sama sekali tidak alkitabiah, The Young Messiah direkomendasikan oleh 50an pemimpin Kristen, baik dari kelompok Katolik hingga Injili, termasuk tokoh-tokoh Southern Baptist. Johnny Hunt, gembala sidang senior di First Baptists Church di Woodstock, Georgia, dan mantan presiden dari Konvensi Southern Baptist, mengatakan, “The Young Messiah sungguh menghibur, tetapi sekaligus juga menginspirasi dan menstimulasi secara rohani, sambil kita merenungkan seperti apa tahun-tahun awal kehidupan Yesus. Kamu HARUS menontonnya.” Jay Dennis, gembala dari Church at the Mall, sebuah jemaat Southern Baptist di Lakeland, Florida, mengatakan, “Saya mau setiap gembala sidang, imam, pemimpin Kristen, pengikut Yesus, dan bahkan orang-orang yang tidak percaya untuk menonton The Young Messiah. Kamu akan dibawa ke dalam suatu suasana yang memikat tentang bagaimana Yesus harus mengatasi situasi bahwa dia sepenuhnya manusia dan sepenuhnya Allah.” Film ini secara longgar didasarkan pada novel Christ the Lord: Out of Egypt, yang ditulis oleh Anne Rice, yang banyak menulis fiksi erotis/okultik. Pada tahun 1998, Anne Rice berpaling dari atheisme kepada Roma Katolikisme, tetapi pada tahun 2010, dia berhenti “menjadi Kristen” karena dia tidak mau menjadi “anti-gay, anti-feminis, anti humanisme sekuler, dan anti ilmu pengetahuan.” The Young Messiah menceritakan perjalanan fiktif “Yesus” waktu berumur tujuh tahun, dengan rambut panjang bersama orang tuanya, dari Aleksandria, Mesir, ke Yerusalem. “Yesus” yang masih anak-anak itu digambarkan melakukan berbagai mujizat, termasuk membangkitkan orang mati, tetapi dia belum tahu bahwa dia adalah Anak Allah. Ini jelas adalah kristus yang palsu, yang dengan tegas diperingatkan dalam Alkitab (mis. Mat. 24:4-5; 2 Kor. 11:4). Kristus yang sejati tahu siapa diriNya, dan tidak perlu dibantu oleh orang tuaNya untuk menyadari identitasNya, dan Dia juga tidak melakukan mujizat apapun hingga pernikahan di Kana pada awal pelayananNya pada usia sekitar 30 tahun.

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Penembak Gembala Sidang di Idaho Mengatakan Meditasi Adalah Penyebab Awal Semuanya

(Berita Mingguan GITS 26 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “The Man Who Shot Idaho Pastor,” Lighthouse Trails, 10 Mar. 2016: “Sebuah ‘manifest,’ ditulis oleh mantan marinir, Kyle Odom, lelaki 30 tahun yang menembak gembala sidang Tim Remmington, menyingkapkan bahwa hidupnya mulai berubah drastis ketika dia mulai melakukan meditasi untuk menghilangkan stres ketika di universitas. Pengalaman-pengalaman meditasi memimpin dia hingga berhubungan dengan roh-roh halus (yang dia kira adalah alien) dan akhirnya kepada dua kali pencobaan bunuh diri dan lalu penembakan gembala sidang Remmington. Walaupun Lighthouse Trail tidak mengatakan bahwa setiap orang yang mempraktekkan meditasi akan menjadi gila dan mulai menembak orang, kami tetap pada peringatan kami selama 14 tahun ini bahwa meditasi bisa memperkenalkan orang kepada kuasa roh-roh jahat. Bagi sebagian besar orang, kerajaan kuasa jahat ini menipu mereka kepada suatu kondisi yang terlena, dan bisa saja mereka terlihat lebih tenang. Bagi praktisi meditasi lainnya, seperti murid di Le Tourneau Christian University yang lulus dan memberitahu orang tuanya bahwa dia sekarang atheis, mereka menjadi menyimpang dari iman Kristiani. Iblis memiliki banyak metode untuk menyesatkan jiwa seseorang. Dan bagi sebagian lain, roh-roh jahat menganiaya dan menyiksa jiwa mereka, sampai mereka akhirnya menjadi seperti Kyle Odom. Okultisme (wilayah Iblis) bukanlah sesuatu yang bisa kita jadikan mainan. Ketika kita pikirkan bahwa 90% sekolah tinggi dan universitas Kristen memperkenalkan kerohanian kontemplatif (suatu sistem kepercayaan yang mementingkan meditasi) ke dalam kehidupan siswa-siswi mereka, maka mestinya setiap orang Kristen dan pemimpin Kristen bergidik dan bertobat karena membiarkan hal ini terjadi dan masuk ke dalam gereja-gereja. …Richar Foster [seorang guru kontemplatif] memberitahu para pengikut kontemplatifnya, bahwa mereka perlu mengucapkan suatu doa perlindungan sebelum mempraktekkan doa kontemplatif. Mengapa ini diperlukan, kecuali kalau memang mereka sedang memasuki wilayah roh jahat? Meditasi memimpin seseorang untuk percaya bahwa Allah ada dalam segala sesuatu dan segala sesuatu saling terhubung. Kepercayaan ini adalah agama anti-kristus, dan inilah mengapa ketika mempraktekkan meditasi, orang-orang akan dipengaruhi oleh roh-roh. … Sambil kami membaca berita tentang Kyle Odom hari ini, kami diingatkan tentang mistik kontemplatif, Thomas Merton, yang menyamakan meditasi kontemplatif dengan minum obat halusinogenik LSD. Manifesto Odom mengekspresikan banyak pengalaman yang mirip dengan orang yang high berat LSD, tetapi ini bukan LSD, melainkan meditasi, hal yang bahkan dipromosikan oleh pemimpin-pemimpin Kristen.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Mencari Immortalitas Melalui Teknologi

(Berita Mingguan GITS 26 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Dmitry Itskov dari Rusia, adalah salah satu bilyuner dunia yang mencari immortalitas (tidak mati) melalui teknologi. Dia menciptakan Inisiatif 2045 yang bertujuan untuk menciptakan android yang mampu men-download kepribadian seseorang dalam waktu 30 tahun ini (“Media mogul Dmitry Itskov,” The Telegraph, 13 Mar. 2016). Itskov, yang “100 persen” yakin ini akan terjadi, mengatakan “Tujuan akhir dari rencana saya adalah mentransfer kepribadian seseorang ke dalam carrier artifisial yang baru. Ilmuwan-ilmuwan yang lain menyebutnya ‘uploading’ atau mereka menyebutnya ‘transfer pikiran.’ Saya lebih suka menyebutnya transfer kepribadian.” Bilyuner-bilyuner lain yang mencari immortalitas melalui teknologi adalah pendiri Google, Larry Page, Direktur Utama Oracle, Larry Ellison, dan pendana kapitalis Paul Glenn. Page, yang mendirikan sebuah perusahaan bernama Calico (California Life Company) dengan tujuan menyembuhan usia tua, percaya bahwa manusia tidak perlu mulai mati ketika memasuki umur 80an (“Larry Page Lists 5 Things That Google Will Conquer,” Business Insider, 15 Mei 2014). Ellison mengatakan, “Kematian membuat saya sangat marah,” jadi dia mendirikan Yayasan Ellison untuk menemukan cara-cara mengelabui kematian. Glenn mendanai Yayasan Metusalah, yang mengklaim bahwa “orang pertama yang bisa hidup lebih dari 1000 tahun, pasti sudah hidup hari ini.” Alkitab memberikan berita buruk sekaligus berita baik tentang kematian: “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita(Rom. 6:23).

Posted in Kesehatan / Medical, Teknologi, Uncategorized | Leave a comment

Sapphire Laut

(Berita Mingguan GITS 19 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 4 Februari 2016: “Makhluk apa yang kecil seperti udang, yang berwarna biru terang berkilau, namun dalam sekejap mata menjadi tidak kelihatan? Ya, itulah Sapphirina, sejenis copepod, yang juga disebut “sapphire laut” (Editor: Sapphire adalah batu nilam yang berwarna biru mencolok). Walaupun sapphire laut hanya berukuran sepersepuluh inci (sekitrar seperempat centimeter), ini tentunya adalah salah makhluk yang paling luar biasa dalam ciptaan Allah. Sebagaimana dijelaskan dalam artikel di website Deep Sea News, “rahasia kilau pada sapphire laut berada pada lapisan-lapisan plat kristal mikroskopik yang ada di dalam sel-sel dia. Dalam kasus sapphire laut biru, lapisan-lapisan kristal ini hanya berjarak empat sepersepuluh ribu milimeter, yaitu hampir sama dengan panjang gelombang cahaya biru.” Nah, di sinilah kemampuan menghilang dari makhluk ini dipertunjukkan. “Ketika cahaya biru mengenai lapisan-lapisan kristal in, ia terpelihara dan dipantulkan dengan sempurna. Tetapi untuk gelombang cahaya warna lain, perbedaan kecil pada jarak antar lapisan membuat interferensi, sehingga warna-warna itu saling meniadakan.” Dan apa yang terjadi ketika mereka saling meniadakan? Makhluk itu seolah-olah menjadi tidak kelihatan! Sungguh luar biasa! Tidak ada yang dapat menyangkal bahwa trik menghilang dari sapphire laut menandingi trik-trik para ilusionis terhebat. Inilah kemampuan unik yang diberikan kepadanya oleh sang Pencipta, yang tidak pernah berhenti membuat kita takjub dengan makhluk-makhlukNya yang hebat!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Film Seri Baru yang Mengagungkan Lucifer

(Berita Mingguan GITS 19 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Lucifer continues to be portrayed as a likable guy,” OneMillionMoms, 3 Mar. 2016: “Sebuah film seri baru di stasiun televisi Fox, berjudul Lucifer, mengagungkan Iblis sebagai pribadi dalam daging manusia yang peduli dan mudah disukai. Karakter ini dinamai Lucifer Morningstar, dan menggambarkan Iblis sebagai pribadi yang cool dan digila-gilai oleh wanita. … Film seri ini berfokus pada Lucifer sebagai seorang yang baik, ‘yang bosan dan tidak senang dengan jabatan sebagai Penguasa Neraka.’ Dia mengundurkan diri dari takhtanya, meninggalkan kerajaannya, dan pensiun di Los Angeles, dan di sana dia seru membantu polisi LA menghukum para kriminal. Pada saat yang sama, utusan Tuhan, malaikat Amenadiel, telah dikirim ke Los Angeles untuk meyakinkan Lucifer untuk kembali ke dunia kematian. Lucifer bertanya kepada Amenadiel, ‘Menurutmu saya ini Iblis karena saya pada dasarnya jahat atau hanya karena Bapa tua kita memutuskan saya jahat?’ Pertanyaan ini dirancang untuk membuat orang memikirkan ulang asumsi tentang kebaikan dan kejahatan, termasuk tentang Tuhan dan Iblis. …Pesan dari film ini jelas. Lucifer hanyalah pribadi yang disalah mengerti. Dia tidak mau menjadi orang jahat, Tuhanlah yang memaksa dia memainkan peran itu.” CATATAN PENUTUP: Menurut Kitab Suci, Iblis bukanlah penguasa neraka. Dia adalah malaikat berkedudukan tinggi yang pertama memimpin pemberontakan melawan Allah. Dia disebut ‘ilah dunia ini’ dan ‘penguasa kerajaan angkasa,’ tetapi dia bukan allah yang sejati; dia berada di bawah kuasa Allah dan pemberontakan yang dia lakukan dipakai Allah untuk tujuanNya. Dia belum pernah ke neraka, tetapi pada akhirnya dia akan dilemparkan ke dalam lautan api dan tidak akan menjadi penguasa atau raja apapun. Walaupun stasiun Fox dan Fox News (keduanya adalah milik 21st Century Fox) secara politik lebih konservatif dari banyak sumber televisi lainnya, mereka jelas bukan memperjuangkan moralitas dan kesalehan yang alkitabiah.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment