Alkitab Smiley untuk Generasi Twitter

(Berita Mingguan GITS 11 Juni 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Alkitab Emoji: Scripture 4 Millennials adalah sebuah Alkitab wajah smiley yang dibuat untuk generasi Twitter. Alkitab ini menggantikan sekitar 10 persen teks dengan simbol emoji. Allah dinyatakan dengan simbol smiley face kuning yang konyol dengan halo biru. Pencipta Alkitab Emoji berkata bahwa dia mau para penggunanya “bermain sambil membaca.” Tidak ada takut akan Allah dalam melakukan hal ini, tidak ada rasa hormat. Semuanya dimurahkan dan direndahkan ke level budaya pop yang dangkal.

Posted in Alkitab | Leave a comment

Miss USA Menampilkan Ciri-Ciri Penyembahan Dewi Zaman Dulu

(Berita Mingguan GITS 11 Juni 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Pemenang kontes Miss USA 2016, Deshauna Barber, menampilkan kedua aspek besar dari penyembahan dewi masa dulu. Partisipasinya dalam kontes Miss USA saja sudah menampilkan aspek seksualitas, dan filosofinya menampilkan aspek kuasa feminis. Dalam segmen pertanyaan dalam kontes itu, dia berkata, “Sebagai seorang wanita dalam Angkatan Darat USA, saya merasa bahwa pemerintah kita melakukan hal yang luar biasa dengan mengizinkan wanita untuk berintegrasi ke setiap cabang militer. Kami sama tangguhnya dengan laki-laki. Sebagai komandan unit saya, saya kuat. Saya berdedikasi. Dan penting untuk kita pahami bahwa jenis kelamin tidak membatasi kita di Angkatan Darat USA.” Sebelum kontes, Deshauna menulis tweet, “Kini waktunya untuk menunjukkan bahwa kita sebagai wanita cakap dalam berbagai hal, kuat, dan dapat melakukan apapun yang menjadi tujuan pikiran kita.” Pernyataan-pernyataan seperti ini terdengar bagus dalam kutipan media bagi generasi ini. Deshauna tidak diragukan adalah seorang wanita muda yang bertalenta yang melakukan pekerjaan yang hebat sebagai petugas analis Information Center, tetapi filosofi dia salah. Manusia tidak dapat melakukan apapun yang menjadi tujuan pikirannya. Lebih lanjut lagi, wanita tidak dapat melakukan semua yang dapat dilakukan laki-laki, dan laki-laki tidak dapat melakukan semua yang bisa dilakukan wanita. Keduanya diciptakan untuk tugas yang berbeda di dunia ini. “Jawab Yesus: Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?” (Mat. 19:4).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Wanita | Leave a comment

Konferensi Wanita Hillsong Mendatangkan Koboi Telanjang

(Berita Mingguan GITS 4 Juni 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Hillsong NYC,” NowTheEndBegins.com, 25 Mei 2016: “Hillsong United belakangan ini begitu aktif, dalam pengertian yang negatif. Sudah beberapa tahun ini kami melaporkan berbagai kegiatan klasik Hillsong kepada anda, seperti pemimpin nyanyi yang gay, perayaan ‘Silent Night’ yang sangat kacau, yang mirip dengan night club, dan juga gambar Baphomet yang terpampang di marketing konferensi wanita mereka. Kini mereka semakin menurunkan derajat mereka. Dalam dunia yang sudah penuh dengan seks dan gambaran seks ini, gereja semestinya adalah tempat yang aman dari hal tersebut. Tetapi tidak demikian Hillsong. Ada rekaman video dari smartphone yang merekam malam penutupan Konferensi Wanita pertama Hillsong di New York City. Sungguh mengejutkan. … Adakah Yesus di dalam kekacauan ini? Jawabannya, tidak ada. Di atas panggung mimbar, apa yang terlihat? Seorang koboi yang telanjang, lalu para cheerleaders yang berpakaian minim, seorang peniru Elvis, patung Statue of Liberty yang berjenggot, beberapa orang yang memakai kostum binatang berbulu, dan tambahan lagi mereka membuat semua hadirin melambaikan bendera Amerika sambil berseru ‘USA! USA! USA!’ … Hillsong United dan berbagai jaringan mereka telah membuat kekristenan dan Alkitab menjadi bahan tertawaan dengan ‘pertunjukan’ duniawi seperti ini. Mereka seharusnya malu, tetapi sungguh menyedihkan, mereka justru bangga dengan apa yang mereka perbuat. … Ini semua mengingatkan kita akan jemaat Laodikia yang ditegur keras oleh Tuhan. Sungguh mirip dengan gambaran “Pasar Kesia-siaan” yang diceritakan oleh John Bunyan dalam buku klasiknya, Perjalanan Seorang Musafir.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Dua “Gereja” Sesat Bergabung

(Berita Mingguan GITS 4 Juni 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Gereja Inggris dan Gereja Skotlandia telah sepakat untuk bergabung menjadi satu. Keduanya sesat, jadi memang saling cocok satu sama lain. Keduanya juga sedang mengalami proses kematian, jadi mereka bisa mati bersama dalam keliberalan mereka yang penuh bahagia, tanpa menyadari apa yang sedang terjadi. Tidak diragukan lagi mereka akan menyambut Antikristus ke Inggris suatu hari nanti, dan bisa jadi tidak lama lagi. Ada sumber-sumber media yang membuat poin bahwa Gereja Skotlandia “mengizinkan hamba Tuhan yang ada dalam pernikahan sesama jenis, sedangkan Gereja Inggris tidak mengizinkan hal seperti itu” (“Church of England and Scotland,” Christianheadlines.com, 25 Mei 2016). Tetapi Gereja Inggris penuh dengan “hamba Tuhan” yang homoseksual yang hidup bersama dengan partner mereka (tanpa menikah). Faktanya, pada tahun 2013, Gereja Inggris menghilangkan larangan mereka terhadap “pendeta yang gay.” Orang-orang yang menjabat sebagai Uskup Agung Canterbury bagi Gereja Inggris selam 60an tahun terakhir ini, adalah orang-orang yang sungguh tidak beriman. Pada tahun 1953, William Temple, dalam bukunya Nature and God, mengatakan, “…tidak ada yang namanya kebenaran yang disingkapkan.” Di tahun 1961, Michael Ramsey mengatakan, “…sorga bukan tempat untuk orang Kristen saja. …Saya yakin akan melihat banyak atheis di sana” (London Daily Mail, 2 Okt. 1961). Pada tahun 1982, Robert Runcie mengatakan bahwa dia agnostik mengenai apakah Yesus menderita di atas kayu salib (Sunday Times Weekly Review, London, 11 April 1982). Saya [David Cloud] ada di London pada hari ini dan membaca kekonyolan tak beriman yang muncul di koran pagi tersebut. Pada tahun 1996, George Carey menyerang para fundamentalis yang menempatkan Alkitab “di atas dan di luar kritikan manusia” (Christian News, 9 Des. 1996). Pada 14 September 2008, Gereja Inggris secara resmi meminta maaf kepada Charles Darwin karena telah menolak teori evolusinya, dan pada 16 Mei 2009, lonceng-lonceng Katedral Anglikan di Liverpool tiga kali membunyikan lagu atheistik John Lennon yang berjudul “Imagine.”

Posted in Ekumenisme, Gereja, Liberalisme | Leave a comment

Astronot yang Percaya Penciptaan Alkitab

(Berita Mingguan GITS 4 Juni 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Kolonel Jeffrey Williams (lahir 1958), astronot AS yang telah menghabiskan banyak bulan di International Space Station (ISS), adalah seorang yang percaya penciptaan dalam Alkitab tanpa malu-malu. Dia telah merekam lebih banyak foto daripada astronot lain mana pun dalam sejarah dan telah menerbitkan sebagiannya dalam buku The Work of His Hands: A View of God’s Creation from Space. Sang penulis mengatakan bahwa dalam buku itu dia merenungkan “pelajaran hidup tentang kebaikan providensia ilahi yang mendetil, kepeduliaan Allah terhadap ciptaanNya, dan hikmatNya dalam menata alam semesta.” Dalam misinya saat ini, Williams dijadwalkan untuk melampaui rekor 520 hari berturut-turut di luar angkasa yang dibuat oleh Scott Kelly. Dalam sebuah wawancara tahun 2015 dengan Institute for Creation Research, Kol. Williams mengatakan, “Saya percaya Kristus tahun 80an akhir. Saya telah mempelajari Firman Tuhan sejak 1988. Saya tidak mau ikut-ikutan saja; saya tidak mau hanya menjadi pengikut suatu organisasi agama. Saya mau memahami apa itu iman, dan seluruh hidup saya, sejak 1988, setiap hari saya mempelajari Kitab Suci untuk mencoba memahaminya, dan salah satu hal yang saya temukan adalah adanya kekonsistenan internal yang komplit di dalam Kitab Suci dan bahwa kebenaran Alkitab didukung oleh semua bukti-bukti luar Alkitab. …Saya tidak menemukan konflik antara ilmu pengetahuan yang sejati – sains yang sejati yang berintegritas – dengan Kitab Suci. Saya telah menemukan bahwa dalam semua kasus adanya konflik, maka itu bukanlah konflik dengan sains, tetapi konflik dengan presuposisi di baliknya. Jadi ini hal yang filosofis. Jika anda mempelajari hal-hal itu, filosofi, sains, dan agama, selalu bersinggungan. Garis-garis yang memisahkan mereka tidak pernah jelas, dan seringkali kabur. Jika seseorang merasa bahwa sains bertentangan dengan, misalnya, pasal-pasal awal kitab Kejadian, maka bukan sains-nya, tetapi presuposisi yang ada di dalam itu. Jika anda memiliki presuposisi yang mengatakan tidak ada Allah, maka berarti dalam pemikiran anda tidak mungkin ada tindakan supranatural, dan anda percaya bahwa segala sesuatu harus dijelaskan hanya dengan proses natural. Maka, anda telah membatasi diri dalam hal informasi apa yang bisa anda dapatkan dari pengamatan objektif di hadapan anda. Inilah isu sebenarnya. Saya mempresuposisikan Allah. Dan saya mempresuposisikan kebenaran Kitab Suci”(www.icr.org/article/above-all-earth/).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Doktrin Pre-Tribulasi Sedang Menurun

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Menurut sebuah survei belakangan ini, hanya 28% pengkhotbah di bawah usia 45 tahun percaya Pretribulation Rapture (Editor: doktrin bahwa orang percaya Perjanjian Baru akan diangkat sebelum masa kesusahan besar). Sementara itu, 36% dari pengkhotbah semua usia percaya doktrin ini (Editor: berarti pengkhotbah berusia tua lebih banyak yang percaya doktrin ini). Survei terhadap 1000 orang gembala sidang ini dilakukan oleh Lifeway Research. Kurang dari setengah percaya bahwa Antikristus adalah tokoh yang literal yang akan muncul di masa depan. Dari antara gembala sidang Baptis, 75% percaya Antikristus yang literal. Dari antara Lutheran, 29%, Methodis 28%, dan Presbyterian/Reformed 31%.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Leave a comment

Museum Palestina Kosong, Sama Seperti Klaim Mereka atas Tanah Israel

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari “Oh, the Irony!” Israel Today, 22 Mei 2016: “Otoritas Palestina minggu lalu secara resmin membuka Museum Seni, Sejarah dan Budaya Palestina, tidak jauh dari ibukota de facto mereka, Ramallah. Nah, bagi orang-orang yang benar-benar mengetahui sejarah secara akurat, orang-orang yang hari ini disebut Arab “Palestina” sebenarnya tidak dapat dibedakan dari bangsa-bangsa Arab yang hidup di wilayah sekitar mereka, yaitu negara-negara yang baru saja memiliki perbatasan mereka dan kenegaraan mereka dalam satu dua abad belakangan ini saja. Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada sejarah atau budaya ‘Palestina’ yang tersendiri dan unik. Jadi, sangatlah pantas bahwa Museum Seni, Sejarah dan Budaya Palestina dibuka TANPA SATU PUN EKSHIBIT. Fasilitas ini, yang memakan biaya hingga $24 juta, digambarkan sebagai tempat yang modern dan berkelas tinggi oleh The New York Times. Koran ini berbicara dengan pemimpin museum, Omar al-Qattan, yang mengkonfirmasi bahwa ia telah membuka sebuah museum yang masih kosong. Tetapi, al-Qattan menekankan, bahwa pembukaan ini memiliki makna simbolik yang penting. Dia dan pejabat Palestina lainnya mengatakan bahwa mereka berharap di masa depan, akan ada ekshibit di museum tersebut.”

Posted in Arkeologi | 5 Comments

Serta Semua Manusia

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2016, sumber: www.wayoflife.org)

“Lalu mati binasalah segala yang hidup, yang bergerak di bumi, burung-burung, ternak dan binatang liar dan segala binatang merayap, yang berkeriapan di bumi, SERTA SEMUA MANUSIA” (Kej. 7:21). Di sini Kitab Suci menekankan fakta bahwa semua manusia, setiap individu, mati dalam peristiwa Air Bah. Dikatakan bahwa segala binatang mati, tetapi lalu dikatakan juga bahwa semua manusia mati. Ini untuk menekankan bahwa manusia diciptakan menurut gambar Allah dan memiliki jiwa yang kekal. Binatang-binatang yang mati dalam Air Bah dapat digabung menjadi satu golongan, tetapi manusia berbeda. Setiap manusia diciptakan oleh Alah, dibentuk dalam rahim oleh Allah, dikenal oleh Allah, dikasihi Allah, diurus oleh Allah, diberi terang oleh Allah (Yoh. 1:9). Allah mau menyelamatkan setiap manusia, dan setiap manusia bisa diselamatkan (1 Tim. 2:3-6). Allah sabar sebelum Air Bah (1 Pet. 3:19-20). Nabi-nabi seperti Henokh dan Nuh berkhotbah (2 Pet. 2:5). Manusia tidak memiliki dalih. Mereka dengan sengaja dan jahatnya menolak sang Pencipta yang penuh belas kasih dan hukum-hukumNya yang kudus, dan mereka tetap bertahan dalam pemberontakan mereka yang keras kepala hingga akhirnya. Orang-orang jahat hari ini masih mempersalahkan Allah karena mendatangkan Air Bah. Ini karena mereka tidak mengenal dan takut akan Allah. Mereka tidak mengetahui kemahakuasaanNya atau kebaikanNya yang ajaib atau kesabaranNya atau kekudusanNya yang agung. Tetapi Allah tidak bisa dipersalahkan karena itu, karena Ia telah menyatakan diriNya kepada semua manusia dalam Yesus Kristus. Alkitab telah dipublikasikan dalam semua bahasa besar dunia, dan hampir semua bahasa minor, dan Injil telah diberitakan hingga ujung bumi selama hampir 2000 tahun. Nuh hidup di akhir dari suatu zaman, dan kita juga hari ini hidup di bagian akhir dari suatu zaman. Zaman ini sebentar lagi akan selesai, dan ia akan berakhir dalam penghakiman, sama seperti waktu Nuh, dan satu-satunya alasan penghakiman belum datang adalah karena kasih dan kemurahan Allah bagi umat manusia yang tidak pantas mendapatkannya. “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet. 3:9).

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Sekejap Mata

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari CreationMoments.com, 6 Mei 2016: “Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku” (Maz. 6:6). Mujizat terjadi dalam sekejap mata. Secara literal. Setiap kali anda mengedip, anda menyirami permukaan mata anda dengan cairan yang ajaib yang disebut juga air mata. Air mata bukan hanya air yang agak asin. Air mata terbuat dari air, tetapi juga memiliki minyak tertentu, elektrolit, dan karbohidrat yang lengket yang disebut mucin. Tambahan lagi, air mata mengandung zat-zat anti-bakteri dan anti-virus. Salah satu zat ini disebut lisosom. Bakteri atau virus manapun yang masuk ke cairan air mata, berpeluang 95% mati dalam sepuluh menit. Kedipan mata mempertahankan permukaan mata tetap pada kelembaban yang sesuai sehingga penglihatan kita tetap jernih. Tanpa mekanisme pelembaban ini, mata kita akan menjadi merah dan sakit, dan jika tidak diobati, akan menjadi buta. Air mata juga menyediakan oksigen bagi permukaan mata. Tetapi barangkali sifat air mata yang paling luar biasa justru paling tidak terkira. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang mengeluarkan air mata saat mengalami momen-momen emosional. Berbagai penelitian telah memperlihatkan bahwa kemampuan memproduksi air mata dan menangis benar-benar membantu kita untuk menghadapi situasi yang eomsional. Ada penyakit keturunan tertentu yang membuat orang-orang tertentu tidak dapat menangis. Penelitian telah memperlihatkan bahwa orang-orang dengan penyakit ini tidak dapat menangani stres dengan baik. Air mata adalah berkat dalam banyak aspek. Tetapi kita juga mengingat bahwa Allah telah berjanji untuk menghapuskan segala air mata kita ketika kita tiba di Sorga.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Kepemimpinan Yang Lemah Adalah Membahayakan

(Berita Mingguan GITS 21 Mei 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Kepemimpinan adalah sesuatu yang sulit, terutama jika melibatkan peneguran, memberi peringatan, dan disiplin, dan seringkali kepemimpinan melibatkan hal-hal tersebut. Siapa yang tidak mau populer daripada tidak populer? Tetapi sikap ini justru bisa merugikan orang-orang yang dipimpin. Ini adalah perangkap yang bisa menjebak pemimpin manapun, mulai dari seorang ayah dan ibu, sampai ke polisi, dan juga gembala sidang. Baru-baru ini saya membaca tentang serangan seekor beruang grizzly di sebuah taman nasional di Amerika. Dua orang pegawai mati diserang beruang di taman itu, dan mereka telah diinstruksikan dan diperingatkan tentang bagaimana harus bersikap di daerah beruang, tetapi para pemimpin mereka (dalam kasus ini pada ranger taman dan manajer taman) tidak selalu menerapkan peraturan. Diberitakan bahwa salah satu pemimpin ini, dia “sangat populer di kalangan anah buahnya; sikapnya santai dan bercanda.” Dan walaupun dia “menyatakan aturan yang berlaku” tentang keamanan beruang, dia tidak melanjutkan dengan penerapan dan sanksi. Ketika dikabarkan bahwa para anak buah wanitanya mengabaikan “aturan” dia, dan malam-malam berjalan-jalan di tempat-tempat beruang untuk bertemu pacar mereka, dia “mengangkat tangan” dan berkata “ada batas berapa banyak nasihat yang bisa kita berkan sebelum kita dianggap menjengkelkan, dan dia mereka dia telah mencapai batas itu.” Motivasi dia adalah menjadi populer. Dalam kasus spesifik ini, para anak buah wanitanya tidak dilukai oleh beruang, tetapi itu bisa saja terjadi, seperti dua orang yang terbunuh di daerah yang sama. Kita semua mau “disukai,” tetapi kasih yang sejati menjalankan teguran yang saleh dan disiplin. Alkitab mengatakan, “Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya” (Ams. 13:24). Orang tua yang bijak yang mengasihi anaknya akan mengoreksi dan menghajar dia walaupun ini hal yang sulit, karena orang tua lebih peduli tentang hubungan anak itu dengan Tuhan dan karakter anak itu dan masa depannya daripada perasaan dan kenyamanan orang tua itu sendiri. Ini adalah salah satu motivasi terbesar bagi gembala sidang untuk menjalankan disiplin. Peringatan dan disiplin tidak pernah mudah, bagi yang memberi maupun yang menerima, tetapi ini hal yang perlu untuk dunia yang berdosa ini, dan ketika dilakukan dengan benar menurut Firman Allah, ini adalah tindakan kasih yang besar. Seorang yang bijak berkata, “Orang yang memberi saya teguran memberi saya koin emas.” Ini mencerminkan prinsip Alkitab, sebagaimana dapat terlihat jika kita mempelajari kitab Amsal.

Posted in Uncategorized | Leave a comment