Penembak Gembala Sidang di Idaho Mengatakan Meditasi Adalah Penyebab Awal Semuanya

(Berita Mingguan GITS 26 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “The Man Who Shot Idaho Pastor,” Lighthouse Trails, 10 Mar. 2016: “Sebuah ‘manifest,’ ditulis oleh mantan marinir, Kyle Odom, lelaki 30 tahun yang menembak gembala sidang Tim Remmington, menyingkapkan bahwa hidupnya mulai berubah drastis ketika dia mulai melakukan meditasi untuk menghilangkan stres ketika di universitas. Pengalaman-pengalaman meditasi memimpin dia hingga berhubungan dengan roh-roh halus (yang dia kira adalah alien) dan akhirnya kepada dua kali pencobaan bunuh diri dan lalu penembakan gembala sidang Remmington. Walaupun Lighthouse Trail tidak mengatakan bahwa setiap orang yang mempraktekkan meditasi akan menjadi gila dan mulai menembak orang, kami tetap pada peringatan kami selama 14 tahun ini bahwa meditasi bisa memperkenalkan orang kepada kuasa roh-roh jahat. Bagi sebagian besar orang, kerajaan kuasa jahat ini menipu mereka kepada suatu kondisi yang terlena, dan bisa saja mereka terlihat lebih tenang. Bagi praktisi meditasi lainnya, seperti murid di Le Tourneau Christian University yang lulus dan memberitahu orang tuanya bahwa dia sekarang atheis, mereka menjadi menyimpang dari iman Kristiani. Iblis memiliki banyak metode untuk menyesatkan jiwa seseorang. Dan bagi sebagian lain, roh-roh jahat menganiaya dan menyiksa jiwa mereka, sampai mereka akhirnya menjadi seperti Kyle Odom. Okultisme (wilayah Iblis) bukanlah sesuatu yang bisa kita jadikan mainan. Ketika kita pikirkan bahwa 90% sekolah tinggi dan universitas Kristen memperkenalkan kerohanian kontemplatif (suatu sistem kepercayaan yang mementingkan meditasi) ke dalam kehidupan siswa-siswi mereka, maka mestinya setiap orang Kristen dan pemimpin Kristen bergidik dan bertobat karena membiarkan hal ini terjadi dan masuk ke dalam gereja-gereja. …Richar Foster [seorang guru kontemplatif] memberitahu para pengikut kontemplatifnya, bahwa mereka perlu mengucapkan suatu doa perlindungan sebelum mempraktekkan doa kontemplatif. Mengapa ini diperlukan, kecuali kalau memang mereka sedang memasuki wilayah roh jahat? Meditasi memimpin seseorang untuk percaya bahwa Allah ada dalam segala sesuatu dan segala sesuatu saling terhubung. Kepercayaan ini adalah agama anti-kristus, dan inilah mengapa ketika mempraktekkan meditasi, orang-orang akan dipengaruhi oleh roh-roh. … Sambil kami membaca berita tentang Kyle Odom hari ini, kami diingatkan tentang mistik kontemplatif, Thomas Merton, yang menyamakan meditasi kontemplatif dengan minum obat halusinogenik LSD. Manifesto Odom mengekspresikan banyak pengalaman yang mirip dengan orang yang high berat LSD, tetapi ini bukan LSD, melainkan meditasi, hal yang bahkan dipromosikan oleh pemimpin-pemimpin Kristen.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Mencari Immortalitas Melalui Teknologi

(Berita Mingguan GITS 26 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Dmitry Itskov dari Rusia, adalah salah satu bilyuner dunia yang mencari immortalitas (tidak mati) melalui teknologi. Dia menciptakan Inisiatif 2045 yang bertujuan untuk menciptakan android yang mampu men-download kepribadian seseorang dalam waktu 30 tahun ini (“Media mogul Dmitry Itskov,” The Telegraph, 13 Mar. 2016). Itskov, yang “100 persen” yakin ini akan terjadi, mengatakan “Tujuan akhir dari rencana saya adalah mentransfer kepribadian seseorang ke dalam carrier artifisial yang baru. Ilmuwan-ilmuwan yang lain menyebutnya ‘uploading’ atau mereka menyebutnya ‘transfer pikiran.’ Saya lebih suka menyebutnya transfer kepribadian.” Bilyuner-bilyuner lain yang mencari immortalitas melalui teknologi adalah pendiri Google, Larry Page, Direktur Utama Oracle, Larry Ellison, dan pendana kapitalis Paul Glenn. Page, yang mendirikan sebuah perusahaan bernama Calico (California Life Company) dengan tujuan menyembuhan usia tua, percaya bahwa manusia tidak perlu mulai mati ketika memasuki umur 80an (“Larry Page Lists 5 Things That Google Will Conquer,” Business Insider, 15 Mei 2014). Ellison mengatakan, “Kematian membuat saya sangat marah,” jadi dia mendirikan Yayasan Ellison untuk menemukan cara-cara mengelabui kematian. Glenn mendanai Yayasan Metusalah, yang mengklaim bahwa “orang pertama yang bisa hidup lebih dari 1000 tahun, pasti sudah hidup hari ini.” Alkitab memberikan berita buruk sekaligus berita baik tentang kematian: “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita(Rom. 6:23).

Posted in Kesehatan / Medical, Teknologi, Uncategorized | Leave a comment

Sapphire Laut

(Berita Mingguan GITS 19 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 4 Februari 2016: “Makhluk apa yang kecil seperti udang, yang berwarna biru terang berkilau, namun dalam sekejap mata menjadi tidak kelihatan? Ya, itulah Sapphirina, sejenis copepod, yang juga disebut “sapphire laut” (Editor: Sapphire adalah batu nilam yang berwarna biru mencolok). Walaupun sapphire laut hanya berukuran sepersepuluh inci (sekitrar seperempat centimeter), ini tentunya adalah salah makhluk yang paling luar biasa dalam ciptaan Allah. Sebagaimana dijelaskan dalam artikel di website Deep Sea News, “rahasia kilau pada sapphire laut berada pada lapisan-lapisan plat kristal mikroskopik yang ada di dalam sel-sel dia. Dalam kasus sapphire laut biru, lapisan-lapisan kristal ini hanya berjarak empat sepersepuluh ribu milimeter, yaitu hampir sama dengan panjang gelombang cahaya biru.” Nah, di sinilah kemampuan menghilang dari makhluk ini dipertunjukkan. “Ketika cahaya biru mengenai lapisan-lapisan kristal in, ia terpelihara dan dipantulkan dengan sempurna. Tetapi untuk gelombang cahaya warna lain, perbedaan kecil pada jarak antar lapisan membuat interferensi, sehingga warna-warna itu saling meniadakan.” Dan apa yang terjadi ketika mereka saling meniadakan? Makhluk itu seolah-olah menjadi tidak kelihatan! Sungguh luar biasa! Tidak ada yang dapat menyangkal bahwa trik menghilang dari sapphire laut menandingi trik-trik para ilusionis terhebat. Inilah kemampuan unik yang diberikan kepadanya oleh sang Pencipta, yang tidak pernah berhenti membuat kita takjub dengan makhluk-makhlukNya yang hebat!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Film Seri Baru yang Mengagungkan Lucifer

(Berita Mingguan GITS 19 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Lucifer continues to be portrayed as a likable guy,” OneMillionMoms, 3 Mar. 2016: “Sebuah film seri baru di stasiun televisi Fox, berjudul Lucifer, mengagungkan Iblis sebagai pribadi dalam daging manusia yang peduli dan mudah disukai. Karakter ini dinamai Lucifer Morningstar, dan menggambarkan Iblis sebagai pribadi yang cool dan digila-gilai oleh wanita. … Film seri ini berfokus pada Lucifer sebagai seorang yang baik, ‘yang bosan dan tidak senang dengan jabatan sebagai Penguasa Neraka.’ Dia mengundurkan diri dari takhtanya, meninggalkan kerajaannya, dan pensiun di Los Angeles, dan di sana dia seru membantu polisi LA menghukum para kriminal. Pada saat yang sama, utusan Tuhan, malaikat Amenadiel, telah dikirim ke Los Angeles untuk meyakinkan Lucifer untuk kembali ke dunia kematian. Lucifer bertanya kepada Amenadiel, ‘Menurutmu saya ini Iblis karena saya pada dasarnya jahat atau hanya karena Bapa tua kita memutuskan saya jahat?’ Pertanyaan ini dirancang untuk membuat orang memikirkan ulang asumsi tentang kebaikan dan kejahatan, termasuk tentang Tuhan dan Iblis. …Pesan dari film ini jelas. Lucifer hanyalah pribadi yang disalah mengerti. Dia tidak mau menjadi orang jahat, Tuhanlah yang memaksa dia memainkan peran itu.” CATATAN PENUTUP: Menurut Kitab Suci, Iblis bukanlah penguasa neraka. Dia adalah malaikat berkedudukan tinggi yang pertama memimpin pemberontakan melawan Allah. Dia disebut ‘ilah dunia ini’ dan ‘penguasa kerajaan angkasa,’ tetapi dia bukan allah yang sejati; dia berada di bawah kuasa Allah dan pemberontakan yang dia lakukan dipakai Allah untuk tujuanNya. Dia belum pernah ke neraka, tetapi pada akhirnya dia akan dilemparkan ke dalam lautan api dan tidak akan menjadi penguasa atau raja apapun. Walaupun stasiun Fox dan Fox News (keduanya adalah milik 21st Century Fox) secara politik lebih konservatif dari banyak sumber televisi lainnya, mereka jelas bukan memperjuangkan moralitas dan kesalehan yang alkitabiah.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Raja George I dan Musik Handel

(Berita Mingguan GITS 19 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Music and the Brain” oleh Laurence O’Donnell, cerebromente.org.br: “Komponen kunci dari musik yang membuat musik sangat bermanfaat adalah keteraturan. Keteraturan musik dari zaman baroque dan klasik menyebabkan otak merespon dengan cara yang spesial. Keteraturan ini melingkupi repetisi dan perubahan-perubahan, pola-pola ritme tertentu, dan kontras-kontras nada dan mood. Satu unsur utama dalam keteraturan musik dari zaman baroque dan klasik adalah matematika. Hal ini disadari oleh tubuh dan otak manusia bekerja lebih baik ketika mendengarkan musik yang teratur ini. Salah satu contoh yang indah tentang hebatnya keteraturan dalam musik adalah Raja George I dari Inggris. Raja George memiliki masalah kehilangan memori (sering lupa) dan manajemen stres. Dia membaca dari Alkitab tentang kisah raja Saul dan menyadari bahwa Saul memiliki masalah yang serupa yang dia sedang hadapi. George menyadari bahwa Saul mengatasi masalahnya dengan menggunakan musik yang spesial (musik Daud). Dengan mengingat kisah ini, Raja George meminta Frederick Handel untuk menggubah musik spesial baginya untuk membantunya sama seperti musik membantu Saul. Handel lalu menulis Water Music yang terkenal itu untuk tujuan ini.”

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cahaya Yang Silau Berkelap Kelip, Musik Yang Keras, Mempengaruhi Otak Seperti Kecanduan

(Berita Mingguan GITS 5 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah penelitian oleh University of British Columbia menemukan bahwa lampu yang silau berkelap-kelip (flashing) dan musik rock yang keras, seperti yang ada di kasino-kasino, membuat tikus-tikus mengambil “keputusan yang penuh resiko.” Penelitian tersebut menemukan bahwa tikus pada umumnya belajar menghindari perilaku beresiko yang bisa mendatangkan hukuman, tetapi di bawah pengaruh lampu-lampu terang dan musik yang keras, mereka mengambil lebih banyak resiko (“Lights, music in casinos interact with brain like drug addiction,” UPI, 20 Jan. 2016). Alasannya adalah karena cahaya dan musik seperti itu mengaktivasi reseptor dopamine D3 di otak, yaitu reseptor yang sama yang diduga berperan dalam kecanduan obat-obatan. Ini didemonstrasikan ketika reseptor dopamine tersebut diblok, maka tikus-tikus kembali ke sikap konservatif alami mereka mengenai pengambilan resiko. Para pemilik kasino tentunya tahu akan hubungan ini sejak dulu, sehingga mereka menciptakan lingkungan dengan cahaya/musik yang khas di ruangan-ruangan berjudi. Banyak musisi rock & roll terkenal telah bersaksi bahwa musik rock adalah sejenis obat yang membuat kecanduan, tetapi banyak rocker Kristen kontemporer yang menertawakan bahaya semacam itu. Sekarang ada penelitian ilmiah yang telah mengkonfirmasi adanya hubungan antara musik dengan obat, minimal dengan tambahan lampu-lampu terang yang kelap kelip, yang sering sekali muncul di konser-konser rock “sekuler” sekaligus juga di berbagai “kebaktian Kristen kontemporer.” Orang-orang Kristen yang masih berpikiran sehat, yang otaknya belum dikorupsi oleh musik dunia ini mampu menganalisis fakta-fakta ini secara wajar dan alkitabiah.

Posted in musik | Leave a comment

Atheis Dilarang Untuk Bersaksi di Pengadilan Amerika

(Berita Mingguan GITS 5 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Democracy in America oleh Alexis de Tocqueville, 1835: “Ketika saya di Amerika, seorang saksi, yang kebetulan dipanggil oleh pengadilan daerah Chester (di negara bagian New York), mendeklarasikan bahwa dia tidak percaya eksistensi Allah atau immortalitas jiwa. Sang hakim menolak untuk mengizinkan bukti-bukti dari saksi tersebut, dengan alasan bahwa sang saksi telah terlebih dahulu menghancurkan segala kepercayaan pengadilan tersebut akan apa yang mau ia katakan. Koran tersebut menguraikan fakta-fakta ini tanpa memberikan komentar lebih lanjut. Koran The New York Spectator edisi 23 Agustus 1831, menceritakan fakta yang sama dengan cara demikian: ‘Pengadilan aduan umum di daerah Chester (New York), beberapa hari lalu menolak seorang saksi yang mendeklarasikan bahwa dia tidak percaya adanya Allah. Hakim yang bertugas berkomentar, bahwa dia selama ini belum tahu ada orang yang hidup yang tidak percaya eksistensi Allah; dan bahwa kepercayaan adanya Allah sebenarnya adalah dasar dari semua kesaksian di suatu pengadilan: dan bahwa dia tidak pernah tahu ada kasus di sebuah negara Kristen, yang seorang saksi diperbolehkan bersaksi tanpa percaya hal mendasar seperti itu.’” EDITOR: Di atas kepercayaan pada Allah dan Alkitab, kehebatan Amerika dibangun. Dan juga karena mereka meinggalkan Allah dan Alkitab, kejatuhan mereka akan terjadi.

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Albert Einstein dan Musik

(Berita Mingguan GITS 5 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Music and the Brain,” oleh Laurence O’Donnel, cerebromente.org.br: “Albert Einstein diakui sebagai salah satu orang terpintar yang pernah hidup. Tidak banyak yang tahu bahwa Einstein, ketika dia muda, mendapat nilai sangat jelek di sekolah. Guru-guru sekolahnya memberitahu orang tua Einstein untuk mengeluarkan dia dari sekolah karena dia ‘terlalu bodoh untuk belajar’ dan akan menghamburkan sumber daya sekolah tersebut untuk menginvestasikan waktu dan energi kepada pendidikannya. Sekolah itu mengusulkan orang tuanya untuk mencarikan Albert pekerjaan tangan yang mudah sesegera mungkin. Ibunya Albert tidak berpendapat bahwa dia ‘bodoh.’ Jadi, dia tidak mengikuti usul sekolah tersebut, orang tuanya membelikan dia sebuah biola. Albert menjadi pintar bermain biola. Musik menjadi kunci yang membantu Albert Einstein salah satu orang terpintar di dunia. Einstein sendiri mengatakan bahwa alasan dia menjadi begitu pintar adalah karena dia bermain biola. Dia paling mencintai musik Mozart dan Bach. Seorang teman Einstein, G.J. Withrow, mengatakan bahwa Einstein sering menyelesaikan hal-hal rumit dalam persamaan matematikanya dengan cara melakukan improvisasi biola.”

Posted in musik | 1 Comment

Esensi dari Rock & Roll Menurut Para Musisi Rock & Roll

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Banyak sekali rocker-rocker terkenal yang telah menggambarkan esensi dari rock & roll sebagai seks dan pemberontakan. “Ilah” musik rock adalah ilah dunia ini, dan adalah kesintingan rohani untuk menggunakan musik seperti ini untuk menyembah Allah yang sifat-sifatNya berbeda total dari musik rock. Ketika David Byrne dari Talking Head memasukkan David Bowie yang banci itu ke dalam Hall of Fame Rock & Roll pada tahun 1996, dia menggambarkan rock & roll sebagai berikut: “Ketika David Bowie datang, ya begitulah, rock & roll waktu itu memerlukan suntikan di lengan, dan ketika saya pertama kali melihat dia, sungguh mengejutkan, tetapi juga terasa kenal. … Dan seperti semua rock & roll, ia tidak ada rasa, ia gemerlapan, ia SUKA MELAWAN, ia fun, ia KASAR, ia SEXY, ia MEMBINGUNGKAN. … SEMUANYA ADALAH TENTANG SEKS DAN OBAT, yaitu mengenai menggabungkan literatur dengan rock & roll, dengan seni, dengan apapun yang bisa kamu pikirkan. Ini adalah tentang SEKS sebagai suatu ide, dan SEKS sebagai suatu realita, dan SEKS sebagai suatu kuasa yang membebaskan. Ini adalah tentang PEMBERONTAKAN, ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu klise, ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu ide. Ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu iklan …. Ini adalah tentang politik SEKSUAL, teater SEKSUAL” (rockhall.com).

Posted in musik | 4 Comments

Petani Didenda $13.000 Karena Menolak Mengizinkan Pernikahan Homoseksual di Tempatnya

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Charisma News, 15 Jan. 2016: “Sebuah pengadilan New York pada hari Kamis menegaskan keputusan Divisi Hak Asasi Manusia terhadap sepasang suami istri di negara bagian itu karena mereka menolak untuk mengkoordinasikan acara pernikahan sesama jenis di halaman rumah mereka. … Robert dan Cynthia Gifford tinggal di sebuah rumah peternakan yang dibangun di atas tanah pertanian mereka, dan terkadang mereka membuka lantai pertama mereka beserta halaman belakang untuk acara pernikahan. Cynthia melayani sebagai koordinator pernikahan dalam acara-acara seperti itu dan melakukan semua yang diperlukan kecuali meneguhkan nikah. Setelah agensi itu membuat keputusan bahwa keluarga Giffor bersalah atas ‘diskriminasi orientasi seksual,’ mereka didenda $10.000, plus $3.000 dan mereka diperintahkan untuk ikut kelas re-edukasi yang dirancang untuk meluluhkan kepercayaan agamawi pasangan tersebut tentang pernikahan. Mahkamah Agung New York, Divisi Banding, Departemen Tiga, meneguhkan keputusan tersebut beserta denda yang harus dibayar, membuat pernyataan bahwa pemerintah bisa menghukum pasangan Gifford karena menolak untuk membuat acara yang bertentangan dengan hati nurani mereka. … Pada tanggal 25 September 2012, Melisa McCarthy menelpon Cynthia Gifford, menanyakan tentang bisa tidaknya mereka menggunakan lahan pertanian mereka untuk melakukan pernikahan sama jenis. Karena pengajaran iman Kristianinya, Cynthia dengan sopan memberitahu McCarthy bahwa dia dan suaminya tidak mau membuat pernikahan sesama jenis, tetapi membuka peluang baginya untuk mengunjungi peternakan itu untuk mempertimbangkan menjadikannya tempat resepsi. Tetapi, McCarthy dan partnernya justru mengajukan tuntutan ke Divisi Hak Asasi Manusia.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment