NASA Melarang “Yesus”

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Todd Starnes, “NASA melarang penggunaan kata ‘Yesus,’” Fox News, 8 Feb. 2016: “Nama Yesus tidak diterima di buletin Johnson Space Center, menurut sebuah pengaduan yang diajukan oleh sekelompok Kristen yang bekerja di NASA. JSC Praise & Worship Club disuruh oleh para pengacara NASA untuk tidak menggunakan nama ‘Yesus’ dalam berbagai pengumuman klub yang muncul di buletin Space Center tersebut. … Liberty Institute, salah satu perusahaan perlindungan hukum dalam hal kebebasan beragama yang paling besar di Amerika, mengancam untuk melayangkan tuntutan federal jika NASA tidak meminta maaf dan menghentikan tindakannya mensensor nama ‘Yesus.’ Buletin JSC Today disebarkan secara elektronik dan mengandung pengumuman tentang berbagai acara di Space Center – dari acara tari salsa hingga pertandingan sepakbola. … Sejak tahun 2001, ada karyawan yang berkumpul pada waktu makan siang mereka untuk berdoa dan bernyanyi dan membaca Alkitab. Tidak ada masalah sensor selama ini, hingga tahun lalu. …Pemimpin klub Kristen itu diberitahu bahwa ‘NASA akan menyensor semua pengumuman klub yang menampilkan nama Yesus.’ … Betapa berbeda NASA sekarang dengan dulu pada masa kejayaannya. Pada malam Natal, 1968, kru Apollo 8 membaca kisah penciptaan ketika mereka sedang mengorbit bulan. Astronot Jim Lovell, Frank Borman dan Bill Anders bergantian membaca dari kitab Kejadian. …Dan astronot Buzz Aldrin melakukan perjamuan [Editor: Perjamuan Tuhan maksudnya, Aldrin adalah seorang Presbyterian] di permukaan bulan pada waktu misi Apollo 11, tahun 1969.

Posted in Atheisme/Agnostikisme, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Permintaan Maaf Paus yang Sesungguhnya

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sejak Yohanes Paulus II, telah ada serangkaian “permintaan maaf” atas masa lalu Roma, yang ketika dicermati, ternyata kosong. Yang paling terakhir adalah permintaan maaf Paus Fransiskus tanggal 25 Januari yang lalu (2016). Permintaan maaf itu dideskripsikan oleh U.S. News & World Report dan banyak lagi pihak lain sebagai “permintaan maaf yang luas tentang kesalahan Katolik terhadap orang-orang Kristen lainnya,” tetapi sebenarnya sama sekali bukan. Ini yang dikatakan oleh Fransiskus di St. Peter’s Cathedral: “Sebagai uskup Roma dan gembala atas Gereja Katolik, saya ingin menyerukan belas kasihan dan pengampunan atas tindakan tidak injili orang-orang Katolik terhadap orang-orang Kristen dari gereja-gereja lain” (“Pope Francis … makes sweeping apology,” U.S. News & World Report, 25 Jan. 2016). Itu yang disebut-sebut sebagai permintaan maaf yang luas! “Tindakan tidak injili” adalah cara yang sangat ajaib untuk menggambarkan pemenjaraan, perampokan, penyiksaan, pembakaran, dan pemerangan terhadap jutaan “orang-orang Kristen dari gereja-gereja lain”! Ini bukanlah suatu permintaan maaf. Ini adalah arogansi; ini adalah kesombongan; ini adalah dusta; ini adalah penghinaan lebih lanjut. “Permintaan maaf” yang dilakukan oleh Yohanes Paulus II juga sama jenisnya. Perhatikan “Memory and Reconciliation: The Church and the Faults of the Past,” yang diterbitkan bulan Desember 1999. Dokumen ini ditulis oleh Kardinal Joseph Ratzinger, yang belakangan akan menjadi Paus Benediktus XVI, dan disetujui oleh Paus Yohanes Paulus II. Yohanes Paulus II menyatakan bahwa “permintaan maaf” yang terkandung dalam dokumen ini akan mengantar kepada suatu “musim semi baru bagi kekristenan.” Laporan ini menyatakan bahwa “berbagai cara yang diragukan telah dipakai untuk mengejar tujuan yang baik” dan menyinggung tentang “intoleransi dan bahkan penggunaan kekerasan untuk melayani kebenaran.” Ya, hanya begitu saja. Itulah “permintaan maaf”nya.

Sebenarnya, permintaan maaf yang sejati dan alkitabiah dari seorang Paus kira-kira akan berbunyi seperti ini: “Saya adalah kepala dari suatu gereja yang sesat yang didirikan dalam pemberontakan terhadap Firman Allah 1600 tahun yang lalu, dan sebenarnya lebih menyerupai pelacur dalam Wahyu 17. Saya melepaskan klaim saya yang palsu dan menghujat bahwa saya mewakili Kristus di bumi untuk menjadi kepala dari semua gereja. Saya melepaskan kesesatan doktrin keimamatan saya, keselamatan melalui sakramen, baptisan bayi, penyembahan Maria, purgatori, santo-santa, relik-relik, monastikisme, dan semua hal lain yang bertentangan dengan Firman Allah yang kudus dan doktrin serta praktek jemaat-jemaat awal yang didirikan Kristus. Saya menerima Kitab Suci sebagai satu-satunya otoritas bagi iman dan praktek sesuai dengan pengajaran Rasul Paulus dalam 2 Timotius 3:16-17, dan saya melepaskan setiap tradisi Katolik yang berlawanan dengan Kitab Suci. Saya menolak semua klaim supremasi. Saya mengutuki semua hal-hal mengerikan yang dilakukan oleh Gereja Roma Katolik terhadap orang-orang selama sejarah. Saya melepaskan semua kotoran moral yang telah dilakukan oleh para paus, kardinal, uskup, imam, biarawan dan biarawati dengan dalih dan topeng kekristenan. Saya bertobat dari hal-hal ini dengan berpakaikan karung dan abu di hadapan seluruh dunia. Saya melepaskan doktrin kelahiran kembali melalui baptisan dan menyerahkan diri saya seluruhnya kepada darah Yesus Kristus untuk keselamatan saya. Kiranya Allah mengasihani jiwa saya karena partisipasi saya dalam kesesatan Roma.”

Posted in Katolik | 2 Comments

Laki-Laki Boleh Bertanding di Olimpiade Sebagai Wanita dalam “Peraturan Transgender” yang Baru

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Biological men can now compete against women,” Natural News, 27 Jan. 2016: “Sekarang menjadi semakin mudah bagi atlit laki-laki kaliber Olimpiade, yang mungkin selama ini hanya beda sepersekian detik dari memenangkan medali, untuk akhirnya mendapatkan emas, perak, atau perunggu: Hanya perlu menyangkal jenis kelaminmu. Ya, benar. Sebagaimana dilansir oleh Breitbart News, yang perlu dilakukan peserta Olimpiade laki-laki hanyalah menyatakan bahwa mereka adalah perempuan, lalu menerima penanganan medis yang merendahkan kadar testosterone mereka ke tingkat di bawah 10 nmol/L untuk minimal 12 bulan, sebelum mereka diizinkan untuk bertanding. Setelah itu mereka akan boleh bertanding melawan atlit-atlit wanita sejati. … Prediksi: Dunia olimpiade, minimal secara publik, akan menyoraki perubahan aturan yang ‘progresif’ ini, tetapi ini mungkin hanya bertahan hingga seorang atlit wanita elit, yang sudah mengorbankan segalanya untuk berlatih untuk mendapatkan kesempatan seumur hidup, kalah melawan penantang yang lebih besar, lebih cepat, dan 2/3 laki-laki. Saat itu, maka perubahan aturan yang sangat konyol ini tidak akan terlihat adil atau ‘progresif.’”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Gembala Sidang yang Membantu Seorang Ex-Lesbian untuk Keluar Negeri, Dimasukkan dalam Penjara

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari ChristianNews.net, 3 Feb. 2016: “Seorang gembala sidang telah dinyatakan bersalah karena memberikan bantuan bagi seorang ex-lesbian melarikan diri dari negeri [Amerika Serikat] bersama dengan putrinya. Gembala itu telah diperintahkan untuk melapor ke penjara bulan depan setelah kalah dalam proses banding. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Kenneth Miller dari Stuarts Draft, Virginia, dinyatakan bersalah pada bulan Agustus 2012, karena membantu Lisa Miller [bukan keluarganya walaupun nama belakang sama], dan putrinya yang kecil, Isabella, untuk pergi dari Buffalo, New York, melintasi perbatasan dan masuk Kanada, dan lalu lari ke Nicaragua. Situasi ini bermula pada tahun 2000, ketika Lisa Miller, waktu itu seorang homoseksual, bergabung dalam persatuan sipil [tiruan dari pernikahan], dengan lesbian Janet Jenkins di negara bagian Vermont. Setelah dilakukan prosedur inseminasi buatan, Miller melahirkan seorang bayi perempuan, Isabella, pada tahun 2002. Di tahun 2003, Miller dan Jenkins berpisah, dan Miller pindah ke Virginia. Dia menolak homoseksualitas dan menurut laporan bertobat kepada Yesus Kristus untuk keselamatan. Ketika persatuan sipil mereka dibubarkan, pengadilan memberikan hak asuh kepada Miller, tetapi juga memberikan hak kunjung kepada Jenkins. … hakim pengadilan keluarga, Richard Cohen, memperingatkan Miller bahwa dia harus mengizinkan Isabella untuk mengunjungi Jenkins, dan mengancam bahwa jika dia tidak melakukannya, dia akan mentransfer hak asuh penuh kepada Jenkins. Pada bulan November 2009, Cohen benar-benar melakukan ancamannya. Namun, Miller telah lari dari negeri bersama Isabella sebelum dia mengeluarkan perintah transfer hak asuh. …Ditenggarai bahwa Gembala Kenneth Miller memainkan peran membantu Miller lari dari negeri. ….Pada tahun 2013, beberapa bulan setelah Miller dinyatakan bersalah karena membantu penculikan internasional di pengadilan federal, Hakim William Sessions memberikan Miller maksimum 27 bulan penjara sebagaimana diminta oleh penuntut Christina Nolan, plus satu tahun masa percobaan federal.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Ilmuwan Babilonia Kuno Memiliki “Matematika Canggih”

(Berita Mingguan GITS 6 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Penelitian mutakhir oleh astrofisikawan, Mathieu Ossendrijver, menggunakan tablet-tablet kuno di British Museum, telah menemukan bahwa sejak sekitar 1800 SM, orang Babilonia telah menggunakan “model geometris yang kompleks yang terlihat mirip bentuk awal dari kalkulus integral untuk menghitung jalur perjalanan Jupiter” (“Babylonians tracked Jupiter with fancy math,” Live Science, 28 Jan. 2016). Tablet-tablet yang dianalisis oleh Ossendrijver itu berasal dari tahun 1800an SM hingga 50 SM. Orang Babel mengembangkan “ide-ide matematika dan geometri yang abstrak tentang hubungan antara pergerakan, posisi, dan waktu, yang begitu mendasar bagi fisikawan ataupun matematikawan modern” (“Math whizzes of ancient Babylon figured out forerunner of calculus,” Science, 28 Jan. 2016). Alexander Jones dari New York University mengatakan, “Konsep-konsep seperti ini tidak ada di Eropa sebelum abad 14. Munculnya konsep ini [di Babilonia] menunjukkan betapa cemerlangnya ahli-ahli Mesopotamia yang tidak kita ketahui namanya tersebut, yang merancang matematika astronomi Babilonia.” Jalur perjalanan Jupiter penting bagi orang Babel, karena dewa utama mereka, Marduk, diidentifikasikan dengan planet ini. “Juga kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi” (Kej. 11:4).

Posted in Arkeologi | Leave a comment

Paus: Baptisan Menyatukan Semua Orang Kristen

(Berita Mingguan GITS 6 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini oleh Matt Costella, Fundamental Evangelistic Association, 26 Jan. 2016: “Lahir baru melalui baptisan (baptismal regeneration) – kepercayaan bahwa seseorang diselamatkan melalui baptisan, bukan melalui iman saja dalam pribadi dan karya Yesus Kristus – adalah suatu injil palsu yang dipegang oleh banyak denominasi ‘Kristen’ yang besar. Paus Fransiskus baru-baru ini menyatakan bahwa baptisan Kristen bukan hanya mendatangkan keselamatan bagi orang berdosa, tetapi adalah kunci bagi persatuan semua orang Kristen – Katolik, Ortodoks, dan Protestan. Kepada orang-orang yang mendengarkkannya selama Pekan Doa untuk Persatuan Kristen, sang Paus mendeklarasikan bahwa ‘kemurahan Allah, yang bekerja dalam baptisan, lebih kuat daripada perpecahan kita’ (Catholic News Agency, ‘Pope Francis: For Christians, Baptism Is Stronger Than Differences,’ 20 Jan. 2016). Menurut Paus, baptisan menciptakan ‘ikatan yang tak terceraikan antara kita orang-orang Kristen, sedemikian rupa sehingga, melalui baptisan, kita bisa menganggap sesama kita sebagai saudara sesungguhnya.’ Laporan CNA menggambarkan bagaimana Paus menunjuk kepada sebuah kolam baptisan kecil dari abad 12 di Katedral Lutheran di Riga, Latvia, dan mengatakan bahwa kolam kecil itu menyimbolkan asal usul iman yang diakui oleh semua orang Kristen, yaitu ‘baptisan kita yang sama.’ Biang keladi perpecahan, menurut Paus, adalah ‘egoisme, yang menanamkan benih-benih perpecahan, menutup diri, dan saling merendahkan dalam hati dan pikiran kita.’

Orang-orang Kristen hari ini perlu menyadari – terutama kaum injili yang terus menerus memuji Paus dan mengusahakan persatuan dengan Roma – bahwa injil palsu tentang baptisan yang menyesatkan, yang dipegang dan disebarluaskan oleh Gereja Roma Katolik, sungguh adalah kesesatan yang membinasakan. Baptisan hanyalah suatu perintah yang dilakukan oleh orang-orang yang telah mempercayai Kristus sebagai Juruselamat – suatu kesaksian ke luar tentang hubungan pribadi dengan Allah. Dan perlu dicamkan, bukanlah ‘egoisme’ yang menciptakan perpecahan antar gereja – doktrin yang sesat yang menciptakannya! Firman Allah memerintahkan orang percaya bukan hanya untuk memisahkan diri dari doktrin yang sesat dan orang-orang yang mempraktekkannya, tetapi juga memerintahkan orang Kristen untuk ‘berjuang’ untuk mempertahankan iman dan memperingatkan tentang ‘serigala dalam bulu domba’ yang mencoba untuk menghancurkan kawanan dan menarik murid bagi diri mereka sendiri.”

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment

Komentar Noah Webster tentang Negara-Negara

(Berita Mingguan GITS 6 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Noah Webster, penulis dari Blue-Backed Speller dan American Dictionary of the English Language (salah satu kamus Inggris paling terkenal), adalah salah seorang tokoh yang sangat penting dan berpengaruh di sejarah awal Amerika. Pertobatannya pada tahun 1808, pada usia 49 tahun, membawa pengaruh drastis pada cara pikirnya, dan kerinduan hatinya sejak saat itu hingga akhir hidupnya yang panjang adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pendidikan Alkitab di Amerika. Dia yakin bahwa suatu republik yang bebas hanya bisa berdiri jika para warganya adalah orang-orang benar dan bjiak, dan dia percaya bahwa hanya Alkitab yang memiliki kuasa untuk menghasilkan warga negara seperti itu. Pada tahun 1835, dia mengeluarkan peringatan berikut: “Allah telah menyediakan hanya satu jalan saja, yang dengannya bangsa-bangsa dapat mempertahankan hak-hak dan kebebasan mereka: yaitu dengan ketaatan kepada hukum-hukumNya. Tanpa hal ini, suatu bangsa bisa saja hebat dalam hal populasi, hebat dalam kekayaan, dan hebat dalam kekuatan militer; tetapi ia pasti korup dalam moral, rusak dalam karakter, dan terbagi-bagi menjadi banyak faksi. Ini adalah aturan dari pemerintahan moral Allah, sepasti takhtaNya, dan tidak dapat berubah seperti keputusanNya; dan bangsa-bangsa yang mengabaikan aturan ini, sudah pasti akan mengalami banyak kejahatan internal, dan akhirnya kehancuran” (Noah Webster, Instructive and Entertaining Lessons for Youth, 1835).

Posted in General (Umum) | 1 Comment

Antikristus Dikatakan Akan Muncul Tahun 2016

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam acara Jim Bakker Show pada bulan Desember 2015, Tom Horn mempromosikan bukunya yang berjudul Zenith 2016, dan di dalam buku itu ia memprediksikan bahwa Antikristus akan muncul pada tahun ini. Seperti banyak orang lainnya, Horn adalah seorang spesialis dalam melakukan spekulasi nubuat. Jika orang Kristen memperhatikan peristiwa-peristiwa di dunia, dan menyaksikan bahwa “hari Tuhan mendekat” (Ibr. 10:25), maka itu adalah hal yang alkitabiah. Tetapi, melakukan berbagai spekulasi nubuat tentang waktu terjadinya Tribulasi dan kedatangan Kristus, itu tidaklah alkitabiah, meskipun ini adalah metode yang baik untuk menjual buku dan video dan menarik pengunjung ke website. Kebetulan sekali, Horn juga menjual berbagai materi “Persiapan” untuk bertahan hidup, seperti masker gas dan suplai-suplai.

Ada beberapa alasan mendasar dari Alkitab mengapa saya tahu bahwa semua orang yang memastikan tanggal atau setengah memastikan tanggal kedatangan Kristus pastilah salah, dan tidak perlu didengarkan (orang-orang yang “setengah memastikan tanggal” adalah orang-orang yang tidak berkata Kristus pasti datang pada tanggal tertentu, tetapi mengatakan bahwa kemungkinan besar Kristus datang pada tanggal tertentu). Pertama, Kristus sendiri mengatakan bahwa tidak ada orang yang tahu hari kedatanganNya (Mat. 24:36; Mar. 13:32). Jika tidak mungkin untuk mengetahui hari kedatangan Kristus, maka tidak mungkin untuk mengetahui kapan munculnya Antikristus, sebab kedatangan Kristus dapat dihitung dari peristiwa tersebut. Kedua, Alkitab mengatakan bahwa “sekarang masih ada yang menahan, kalau yang menahannya itu telah disingkirkan…” (2 Tes. 2:7). Konteksnya adalah rahasia program kedurhakaan Iblis yang akan menempatkan Antikristus di atas takhta dunia, dan Pribadi yang menahan program ini adalah Roh Kudus Allah. Paulus mengatakan bahwa Roh Allah akan menahan kuasa-kuasa kejahatan hingga Ia siap untuk mengizinkan peristiwa-peristiwa terakhir untuk berlanjut dan digenapi. Waktu ini ada di tangan Tuhan (Dan. 2:21). 2 Tesalonika 2:7 memiliki beberapa implikasi yang indah. Misalnya, tidak peduli betapa terangnya tanda-tanda nubuat mulai terlihat, kita tidak akan pernah tahu kapan zaman gereja akan berakhir dan minggu ketujuh puluh Daniel mulai. Implikasi lain dari 2 Tesalonika 2:7 adalah bahwa umat Allah tidak perlu khawatir tentang kapan waktunya (Maz. 37:1-4). Ketiga, Yesus mengajarkan murid-muridNya untuk berfokus pada Amanat Agung, bukan pada spekulasi tentang nubuat (Kis. 1:6-8). Ini tidak berarti tidak ada gunanya mempelajari nubuat. Bahkan, Kitab Suci banyak sekali mengandung nubuat, dan semua ini bernilai tinggi. Kisah Para Rasul 1:6-8 adalah peringatan bahwa terus menerus berspekulasi tentang “masa dan waktu” adalah penekanan yang salah.

Ketiga kebenaran Alkitab ini telah membantu saya selama bertahun-tahun. Bukan hanya mereka memungkinkan saya untuk menolak semua orang yang memberikan tanggal kedatangan Tuhan tertentu, tetapi juga menghindarkan saya dari terbawa oleh berbagai histeria, seperti Y2K. Jim Bakker sedang menjajakan dirinya sebagai seorang “pelihat.” Dia disebut dengan panggilan ini oleh Tom Horn pada bulan Desember, dan dia telah menyajikan mimpi-mimpinya sendiri sebagai pewahyuan ilahi dan peringatan bagi Amerika, tetapi dia memiliki sejarah panjang berbicara omong kosong. Pada tahun 1989, Bakker masuk penjara karena melakukan penipuan atas pengikut-pengikut dia (organisasinya disebut PTL Club) sebesar 158 juta dolar. Bakker juga melakukan perzinahan dengan sekretarisnya dan membayar lebih dari seperempat juta dolar untuk mencoba menutupi hal ini. Istri Bakker, dan juga sesama host dari PTL Club, Tammy Faye, menceraikan Jim sementara dia ada dalam penjara dan menikah dengan Roe Messner, seorang teman lama keluarga yang perusahaannya membantu membangun kompleks resor bagi Bakker. Setelah pemenjaraannya, Bakker menikah dengan istri baru. Melalui darah Kristus, Allah dapat mengampuni dosa yang telah diakui dan telah ada pertobatan yang sejati oleh orang percaya yang tulus, tetapi pengkhotbah yang telah menimbulkan cercaan bagi nama Yesus Kristus secara publik seperti ini sebaiknya tutup mulut dan tidak melakukan pelayanan publik, bahkan jika doktrin mereka sehat, dan jelas doktrin Bakker tidak sehat.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | 17 Comments

Islam Agama Damai?

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Narasi yang sering didengungkan hari ini adalah bahwa Islam sebenarnya adalah agama damai, dan bahwa para teroris bukanlah Muslim sejati, dan bahwa ISIS bukanlah wajah Islam sama sekali. Tetapi benarkah demikian? Atau sebenarnya para teroris adalah Muslim yang secara serius mengikuti pengajaran Islam? Memang, ada banyak Muslim yang sangat tidak setuju terorisme, tetapi mereka perlu memikirkan mengapa para teroris dan pejuang ISIS dapat mengklaim dukungan sejarah dan Kitab Suci bagi tindakan mereka. Mereka mengikuti jejak kaki sejarah awal Islam mulai dari pendirinya. Islam berarti “menyerah” dan definisi “damai” dalam Islam adalah pengendalian Islam atas dunia. Menurut Islam, dunia dibagi menjadi Dar al-Harb (dunia perang atau dunia orang-orang non-Islam/kafir) dan Dar al-Islam (dunia damai atau dunia orang Islam). “Diasumsikan bahwa tugas jihad akan berlanjut, hanya diselingi oleh berbagai gencatan senjata, sampai seluruh dunia menerima iman Muslim atau berada di bawah kuasa Muslim” (Gene Gerganus, Peril of Islam: Telling the Truth, hal. 59, 60).

Dalam 200 tahun setelah Muhammad, pasukan-pasukan Muslim telah mengalahkan banyak negara dan menciptakan suatu kalifah Islam yang mencakup lebih dari lima juta mil persegi. Mereka telah mengalahkan Kerajaan Sassanid (Persia, Mesopotamia, Asyur). Mereka telah mengalahkan kebanyakan kerajaan Byzantium. Mereka telah mengalahkan Afrika utara dan Spanyol. Ini semua dilakukan dengan mata pedang dan pemaksaan untuk masuk ke dalam Islam atas orang-orang yang dikalahkan. Ini adalah fakta sejarah yang tak terpungkiri, dan kelompok Islam seperti ISIS hanyalah mencoba untuk mengulangi hal ini. Para teroris merasa tidak melakukan kesalahan ketika membunuh banyak orang, termasuk wanita dan anak-anak, karena Kitab Suci mereka mengajarkan darah kafir itu halal. Orang-orang Muslim yang cinta damai perlu merenungkan apakah mengikuti al-Quran dan Hadits secara serius dan literal akan memimpin kepada kekerasan atau kedamaian?

Posted in Islam | 14 Comments

Populasi Budak Wanita Isis di Irak Mencapai Ribuan

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Breitbart, 20 Jan. 2016: “United Nations Assistance Missions di Irak (UNAMI) mengeluarkan suatu laporan yang memperkirakan populasi budak dari Islamic State (ISIS/ ISIL/IS) di Irak berjumlah 3.500 orang. … ‘Mereka yang ditahan mayoritasnya adalah wanita dan anak-anak, dan terutama berasal dari komunitas Yezidi, tetapi sebagian juga berasal dari komunitas minoritas etnis dan agama lain.’ ISIS telah menargetkan kaum Yazidi, sebuah kelompok kepercayaan minoritas, penyembah berhala. Ketika para militan ISIS menerobos daerah-daerah Yazidi, mereka menuntut kaum Yazidi masuk Islam atau mati. Menteri Hak Asasi Manusia Irak, Mohammed Shia al-Sudani, mengklaim bahwa para militan telah menguburkan hidup-hidup lebih dari 500 orang Yazidi di Sinjar. Pasukan-pasukan Kurd berhasil merebut kembali kota itu pada bulan November 2015. Para pembebas itu menemukan sebuah kuburan yang berisikan 78 wanita tua dan ada satu kuburan lagi dengan minimum 50 orang. … Para aktivis Yazidi mengeluarkan video yang menunjukkan ISIS memisahkan keluarga-keluarga, merenggut gadis-gadis dan wanita-wanita untuk menjadi budak seks mereka.”

Posted in Islam | 2 Comments