Tujuh Motor Flagella Menjadi Satu

(Berita Mingguan GITS 12 September 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 18 Mei 2015: “Bagaimanapun mereka berusaha, kaum evolusionis tidak mampu untuk menjelaskan tentang motor berputar mikroskopik yang menggerakkan bakteria melalui medium cair sama seperti perahu motor bergerak di permukaan danau atau laut. Tetapi jika motor flagella bakteri saja sudah menyusahkan bagi kaum evolusionis, mereka semakin bingung dengan bakteri MO-1 yang bergerak cepat. Sebab, flagella bakteria yang satu ini mirip dengan rambut, dan digerakkan bukan hanya oleh satu motor. Ia memakai tujuh motor yang semuanya tersambung secara paralel! Jika bakteri MO-1 berukuran sebesar sebuah perahu speedboat kecil, maka kecepatan proporsionalnya akan 10 kali lipat kecepatan suara. Untuk melihat bakteri ini diperlukan mikroskop, sebab ukuran lebarnya hanya sekitar 225 nanometer. Perlu 44 bakteri seperti ini dijejer berdampingan barulah dia berukuran setitik bubuk talkum. Menurut sebuah tim peneliti yang bekerja di Perancis dan Jepang, perangkat flagella dari bakteri laut MO-1 adalah kumpulan padat tujuh filamen flagelum yang dibungkus oleh semacam lapisan. Motor-motornya tertata sedemikian rupa dalam suatu baris heksagonal yang saling melilit, mirip dengan filamen tebal dan tipis dari otot-otot pada tulang rangka. Juga ada dua puluh empat fibril dalam lapisan pembungkus itu yang diperkirakan berputar lawan arah antara ketujuh flagela itu, untuk mengurangi friksi rotasi kecepatan tinggi. Dari Kitab Suci kita melihat bahwa Allah bergerak cepat ketika kita memanggil padaNya dalam doa. Allah tidak pernah jauh dari kita, tentu saja. Tetapi Dia tidak pernah lebih dekat daripada ketika kita mendekat padaNya dalam doa.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Bahaya Moral di Internet

(Berita Mingguan GITS 5 September 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Internet adalah suatu sistem komunikasi dan informasi yang belum pernah ada di dunia sebelumnya, dan ini adalah alat yang bisa dipakai untuk kebaikan ataupun untuk kejahatan. Bahaya-bahaya moral di dalamnya sungguh besar dan tidak boleh dipandang enteng, dan bukan hanya terhadap orang-orang muda saja; ini mengena kepada semua umur. Baru-baru ini, website yang menawarkan perselingkuhan, Ashley Madison, kena hack, dan 32 juta nama pengguna website tersebut dipaparkan keluar. Salah satu nama yang muncul adalah Josh Duggar, putra sulung dari 19 anak di keluarga Duggar, yang muncul di program televisi The Learning Channel, dan menjadi salah satu ikon orang Kristen beriman. R.C. Sproul Jr., anak dari teolog dan penulis Reformed terkenal, R.C. Sproul, mengaku mengunjungi website tersebut, dan akhirnya dia di-skorsing satu tahun dari pelayanan. Dia adalah seorang ayah, bahkan seorang kakek. Pemimpin Southern Baptist, Ed Stetzer, mengatakan bahwa sebanyak 400 orang gembala dan pengerja aktif gereja bisa jadi harus mengundur diri dari berbagai jabatan karena terekspos (“400 Church Leaders,” Relevant, 27 Agus. 2015). Ayah dari seorang gembala sidang, teman saya, baru-baru ini melakukan perzinahan dengan seorang anggota gereja gembala tersebut yang jauh lebih muda dari dia. Dua orang ini bertemu ketika sang ayah mengunjungi gereja anaknya itu, lalu merencanakan hubungan mereka dan perselingkuhan mereka lewat Facebook. Sang ayah tertangkap ketika anaknya meminjam handphonenya dan menemukan percakapan yang tidak benar. Orang Kristen yang sungguh lahir baru harus waspada terhadap berbagai godaan dari Internet dan melakukan berbagai pengamanan terhadap dirinya dan anak-anaknya.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

8000 Anggota Gereja Brethren di Nigeria Dibunuh oleh Boko Haram

(Berita Mingguan GITS 5 September 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Boko Haram Has Killed 8000,” The Christian Post, 24 Agus. 2015: “Menurut Niaj.com, Samuel Dali, presiden dari Gereja Brethren (Church of Brethren) di Nigeria, mengatakan, ‘Tujuh puluh persen gereja-gereja kami telah dihancurkan di negara bagian Adamawa, Yobe dan Borno, oleh Boko Haram; lebih dari 8000 anggota kami telah dibunuh; seratus tujuh puluh enam anak perempuan yang diculik di Chibok adalah anggota kami.’ Sementara Dali masih terus berharap bahwa militer Nigeria akan mampu untuk sepenuhnya mengalahkan kelompok teror ini, yang telah mengadakan perang terhadap pemerintah dan orang-orang Kristen negara tersebut sejak 2009, dia menggarisbawahi bahwa banyak fasilitas gereja di seluruh Adamawa, Yobe dan Borno telah dihancurkan dalam berbagai serangan. Dengan penghancuran gereja-gereja secara besar-besaran dan pembunuhan terhadap anggota-anggotanya, dia menambahkan bahwa kebanyakan gembala sidang di bawah asuhannya telah kehilangan pekerjaan. Para prajurit Boko Haram telah bergumul melawan militer Nigeria untuk mengendalikan kota-kota di bagian timur laut, dan mereka terus melancarkan tindakan teror atas desa-desa, membunuh lusinan orang, kadang ratusan, dan menculik wanita dan anak-anak.

Posted in Islam, Penganiayaan / Persecution | 1 Comment

MTV: 34 Tahun Memuntahkan Kotoran Moral kepada Masyarakat

(Berita Mingguan GITS 5 September 2015, sumber: www.wayoflife.org)

MTV, yang dimulai pada Agustus 1981, adalah jendela untuk melihat kebudayaan pop Barat yang kotor yang telah menyebar ke seluruh dunia melalui media elektronik sehingga menjadi budaya global. Saya telah mengunjungi 36 negara, dan orang-orang muda di mana-mana, dari New York City atau London ke desa-desa di Nepal atau Afrika Selatan, mencintai musik, film-film, sikap, fashion, video game, dll., yang sama. Di semua tempat ada “jenjang generasi” yang sama, suatu hal yang bodoh dan fasik yang diciptakan oleh rock & roll pada tahun 1950an. Remaja pemuda di gereja-gereja yang alkitabiah menghadapi godaan yang serupa. Ketika diukur berdasarkan nilai-nilai kekal dalam Alkitab, dunia MTV adalah dunia yang kosong dan sangat bodoh, tetapi ketika diukur dengan nafsu kedagingan, ia amat menggoda. MTV telah mempromosikan dan memuji setiap hal yang kotor dan anti-Kristus yang pernah muncul dalam dunia musik, termasuk Madonna dan lagu “Like a Prayer”-nya yang penuh hujat, Marilyn Manson (seorang bencong yang mencabik-cabik Alkitab, membakar Alkitab, dan meludahi gambar Yesus), dan Kurt Cobain (yang mengecat rumah-rumah di lingkungannya dengan kata-kata “Aborsikan Kristus” dan “Allah itu Gay” dan belakangan bunuh diri dengan cara menembak otaknya sendiri dengan shotgun). Cobain dihargai dengan MTV tribute pada tahun 1994. MTV telah memperjuangkan hak homoseksual. Mereka bahkan menciptakan suatu acara tahunan untuk melakukan berbagai kemesuman yang mereka sebut “Spring Break.” MTV telah mengejek segala hal yang kudus, sambil membenarkan dan mempermuliakan semua jenis dosa melawan hukum Allah yang kudus, terutama perzinahan, kemesuman, percabulan, homoseksualitas, perceraian, sumpah serapan, dusta, dan penghujatan. “Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit” (Yes. 5:20).

Posted in musik, Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Filosofi Hollywood yang Menggoda

(Berita Mingguan GITS 5 September 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Ada bahaya moral dan rohani dalam film-film dan program televisi yang bahkan diberikan rating G atau PG yang tidak memiliki adegan seks atau bahasa yang kotor, karena hal-hal berikut ini, yang adalah hal-hal yang palsu dan fasik, terus menerus ditekankan dengan cara yang halus dan menggoda: Orang-orang Kristen digambarkan sebagai congkak, munafik, tidak bersahabat, egois, tidak berhikmat, aneh, bodoh, dan penakut. Orang-orang immoral, agnostik, dan para atheis digambarkan sebagai orang yang simpatik, baik, berpengertian, masuk akal, dan bijaksana. Kekristenan digambarkan sebagai suatu agama yang mengajarkan keselamatan melalui perbuatan baik dan kebenaran diri. (Sedihnya, mayoritas kekristenan hari ini memang bisa digambarkan seperti itu, karena kebanyakan kekristenan hari ini sesat, tetapi perbedaan antara kekristenan yang palsu dengan yang sejati tidak pernah dijelaskan oleh Hollywood). Menurut Hollywood, tujuan hidup adalah pemenuhan diri / aktualisasi diri, dan bersenang-senang (fun) (“makan, minum, dan bersuka ria”). Pengejaran pemenuhan diri membenarkan segala sesuatu. Kematian digambarkan sebagai akhir segalanya. Jika kematian bukan akhir segalanya, maka Sorga digambarkan sebagai tempat untuk semua orang. Neraka, jika pun ada, hanyalah untuk yang paling jahat saja. Keselamatan, jika memang hal seperti ini diperlukan, adalah melalui perbuatan baik, “ketulusan,” dan “hati yang baik.” Tidak ada yang bisa tahu pasti tentang Allah, makna hidup yang sejati, atau apa yang tersedia setelah kematian, jadi kita tidak perlu mengkhawatirkan hal-hal itu (agnostikisme). Hidup dalam masa kini dan jangan pedulikan hari esok. Allah yang menghakimi bukanlah Allah yang baik. Alkitab tidak selalu benar, dan orang-orang paling bijak tidak mempercayai Alkitab. Moralitas bersifat relatif dan situasional. Manusia pada dasarnya baik. Menginginkan sesuatu memiliki kuasa yang besar. Pembalasan dendam adalah hal yang baik. Ada yang disebut sihir baik. Evolusi itu benar. “Kasih” memurnikan dan membenarkan hubungan seksual apapun. Salah satu bagian penting dalam pemuridan orang-orang muda dalam keluarga-keluarga Kristen adalah untuk berhenti menonton Hollywood. “Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus” (Kol. 2:8).

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Tabungan Hidup Seorang Wanita Hancur Berantakan

(Berita Mingguan GITS 5 September 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Ketika seorang wanita tua di Cina timur baru-baru ini menggali 100.000 yuan (sekitar $15.600) tabungan hidupnya, dia menemukan bahwa kertas-kertas uang yang dia simpan dalam tanah itu telah lumat menjadi pecahan-pecahan ketika dipegang (South China Morning Post, 31 Agus. 31, 2015). Empat tahun lalu, dia menaruh uang tersebut di kantong plastik, lalu di masukkan ke sebuah kotak logam, dan menguburkannya di bawah lantai dapurnya. Tetapi ketika ia menggalinya lagi untuk membantu pembayaran pernikahan anaknya, ternyata sudah menjadi gumpalan yang rusak. Seorang ahli uang di People’s Bank of China mengatakan bahwa kecil sekali kemungkinan dia bisa menyelamatkan uang yang rusak itu. Ini mengingatkan kita akan kata-kata Yesus: “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” (Mat. 6:19-21).

Posted in Renungan | Leave a comment

Penemuan Baru di Kota Gat Kuno

(Berita Mingguan GITS 22 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Para Arkeologis di situs kota Filistin kuno, Gat (Tel-Tzafit), telah berhasil mendapatkan penemuan baru yang mendebarkan lainnya. Tahun ini, sebuah ekspedisi dari Bar Ilan University menemukan gerbang kuno yang disebut dalam Alkitab (1 Sam. 21:13). Profesor Meir Ettinger mengatakan bahwa gerbang itu adalah termasuk yang ukurannya paling besar yang pernah ditemukan di Israel (“Goliath’s Humongous Gate Found,” Israel Today, 6 Agus. 2015). Gat, salah satu dari lima kota besar Filistin di masa Perjanjian Lama, disebut lebih dari 30 kali dalam Kitab Suci, dan penelitian arkeologi sejak tahun 1996 telah mengkonfirmasi catatan Alkitab dalam banyak cara yang menarik. Pertama, ditemukan bukti adanya kuil Dagon dengan dua tiang tengah. Hakim-hakim 16:23-30 mengatakan bahwa kuil Dagon di Gaza memiliki dua tiang tengah. Walaupun kuil di Gaza belum ditemukan, kuil-kuil Filistin yang ditemukan di Gat dan Qasile memiliki tiang-tiang tengah yang cukup dekat satu sama lain sehingga seseorang bertubuh besar yang diberikan kekuatan supranatural dapat merobohkannya. Kedua, ditemukan bukti terjadinya gempa bumi pada pertengahan abad kedelapan SM, seperti yang disebut oleh Amos 1:1. Ketiga, ditemukan bukti akan pengepungan dan penghancuran kota tersebut pada abad kesembilan SM, yang cocok catatan Alkitab tentang pengepungan oleh Hazael (2 Raj. 12:17) dan Uzia (2 Taw. 26:6). Keempat, dua nama yang “secara etimologis mirip” dengan “Goliat” ditemukan tertulis di pecahan-pecahan tembikar dalam surat-surat “Proto-Kanaanit.” Walaupun tulisan-tulisan tersebut bisa jadi tidak mengacu kepada Goliat yang disebut dalam Alkitab, mereka tetap membuktikan bahwa nama tersebut adalah nama yang lazim pada waktu itu.

Posted in Arkeologi | Leave a comment

Orang Terkaya Cina Mengatakan Dia Lebih Bahagia Sebelum Kaya

(Berita Mingguan GITS 22 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Jack Ma, orang terkaya di Cina, mengatakan dalam sebuah ceramah tahun ini bahwa dia lebih bahagia waktu bekerja sebagai seorang guru dengan gaji $12 per bulan, daripada saat ini ketika dia sudah menjadi bilyuner. Perusahaan Ma, Alibaba, ditaksir bernilai $25 milyar ketika dimasukkan daftar sahan pada New York Stock Exchange pada bulan September lalu. Dalam sebuah pidato di hadapan Economics Club di New York City, dia berbicara tentang beban menjadi seorang yang ultra-kaya. Dia mengatakan bahwa ketika mencapai kekayaan $10 juta, “anda mulai mendapat masalah” (“Jack Ma, China’s richest man, was happier earning $12 a month,” Business Insider, 9 Juni 2015). Ma memberitahu CNBS bahwa ada begitu banyak tekanan yang muncul seiring dengan tanggung jawab kekayaan yang besar. Alkitab mengatakan: “Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka” (1 Tim. 6:6-10). Alkitab juga mengatakan “Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali” (Ams. 23:4-5).

Posted in General (Umum), Renungan | 1 Comment

Evolusionis Berbicara Mengenai Evolusi

(Berita Mingguan GITS 22 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 25 Mar. 2015: “Perkenalkan Wolf-Ekkehard Lonnig, seorang ilmuwan brilian yang bekerja di Max-Planck Institute sampai dengan masa pensiunnya. Walaupun dia sudah menulis empat buku tentang subjek evolusi, dia sekarang menjadi sasaran amarah evolusionis di mana-mana karena berani menantang Neo-Darwinisme dari segi ilmiah. Dia memberitahu Diplomacy Post pada bulan Maret 2014: ‘Suatu hipotesis ilmiah harus berpotensi untuk dibuktikan salah….Tetapi,’ dia menambahkan, ‘ide bahwa evolusi perlahan melalui “variasi yang sangat kecil yang diturunkan,” dll. telah dibuktikan salah oleh penemuan-penemuan paleontologi … dan juga genetika. Namun para pendukungnya secara prinsip menolak bukti ilmiah apapun melawan Neo-Darwinisme,’ dia mengatakan, ‘sehingga, pada faktanya, teori mereka telah menjadi suatu filosofi dasar yang tidak dapat dibuktikan salah, yang dipegang tidak peduli berapa banyakpun bukti-bukti yang melawannya.’ Para ilmuwan terus mendukung evolusi walaupun ada banyak bukti-bukti yang membuktikan evolusi salah, karena ‘tanpa Darwinisme, filosofi materialisme telah kalah melawan paham bahwa dunia berasal dari suatu intelijensi.’ Tetapi Wolf masih berbicara lagi. ‘Menurut Neo-Darwinisme, semua masalah penting tentang asal usul spesies, secara prinsip telah diselesaikan. Pertanyaan lebih lanjut lagi mengenai validitas teori evolusi dianggap berlebihan dan tidak penting. Namun, sikap dogmatis seperti ini menghentikan penyelidikan lebih lanjut dan menghalangi riset yang berguna dalam ilmu pengetahuan.’ Walaupun Wolf-Ekkehard Lonnig tidak terang-terangan memberikan kemuliaan kepada Allah sebagai Desainer Intelijen, kita tetap menghargai usahanya yang menunjukkan bahwa evolusi tidak pantas untuk disebut ilmiah.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Gembala Sidang yang Atheis Berusaha untuk Tidak Dipecat

(Berita Mingguan GITS 15 Agustus 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Seorang gembala sidang atheis dari United Church of Canada, sedang melawan usaha denominasi tersebut untuk memecat dia. Gretta Vosper, dari West Hill United Church di Toronto, ditahbiskan pada tahun 1993, dan telah melayani di West Hill sejak 1997, dan dia mengatakan, “Saya tidak percaya … pada allah yang disebut Allah. Memakai kata ini justru mengacaukan cara saya membagikan apa yang ingin saya bagikan” (“Atheist Minister,” The Globe and Mail, 5 Agus. 2015). Kita sama sekali tidak tahu apa yang ingin dia “bagikan,” tetapi dia mengklaim bahwa Alkitab dan Yesus adalah “mitologi,” jadi otoritas tertinggi bagi dia adalah pendapat dia sendiri. The Globe dan Mail mengatakan Vosper telah mengajarkan atheisme dan mitologi di West Hill sejak 2001, tetapi ketika dia menghilangkan Doa Bapa Kami pada tahun 2008, 100 dari 150 anggotanya pergi. Denominasi tersebut tidak melakukan apa-apa hingga Vosper pada tahun ini menulis surat kepada sekretaris eksekutif Toronto Conference, menyatakan bahwa percaya pada Allah dapat memotivasi hal-hal seperti pembantaian Charlie Hebdo, tanpa melakukan pembedaan iman kepada Allah Alkitab dengan Allah Islam. Sebagai hasilnya, denominasi itu kini mau mereview ulang apakah Vosper “setia pada janji penahbisannya” yang mencakup percaya pada “Allah: Bapa, Anak, dan Roh Kudus.” Sebuah pengadilan gerejawi akan mendengarkan kasus dia pada musim gugur. Ini adalah denominasi yang mengizinkan para “gembalanya” menolak historisitas dari Taurat, sifat mujizat dari nubuatan Alkitab, kelahiran dari perawan, keilahian, penebusan, dan kebangkitan tubuh Yesus Kristus, dan berbagai doktrin inti lainnya. Tetapi sepertinya Vosper sudah melewati batas, bahkan untuk denominasi liberal seperti United Church of Canada. Kita lihat saja benar tidak.

Posted in Atheisme/Agnostikisme, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment