Tidak Ada Kode Genetik untuk Jiwa Manusia

(Berita Mingguan GITS 03 Juli 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini dari Creation Moments: “Proyek Human Genome yang menghabiskan biaya $250 juta sedang mencoba untuk memetakan keseluruhan dari gen manusia. Ada pengamat yang mengatakan bahwa proyek genom manusia ini akan mendefinisikan apa itu manusia sebenarnya. Namun, pernyataan seperti itu berlandaskan pada evolusi. Kita bukanlah semata-mata DNA kita. Sudah banyak diketahui, misalnya, bahwa dua orang bisa saja mewarisi gen yang lemah terhadap alkohol. Satunya bisa menjadi pecandu alkohol berat, sementara yang lain menghindari alkohol seumur hidupnya. Bukan berarti usaha memetakan kode genetik manusia adalah jahat. Pengetahuan ini bisa memimpin kepada obat-obatan yang didesain secara sangat khusus untuk melakukan tugas tanpa eek samping. Proyek ini juga bisa menghasilkan pengobatan yang lebih baik untuk kanker, Alzheimer, dan penyakit-penyakit lain yang memiliki penyebab genetik. Namun pada saat yang sama, berbagai bahaya juga muncul. Sebagai contoh, dengan pengetahuan bahwa informasi gen tertentu akan menghasilkan penyakit tertentu, bayi-bayi yang belum lahir dapat di-skrining, dan mereka yang punya potensi untuk memiliki masalah kesehatan bisa saja diaborsi. Sebuah agensi pemerintah Inggris telah merekomendasikan tindakan seperti ini. Bahaya lain adalah bahwa anak-anak bisa saja dipaksa menjalani karir tertentu hanya karena “potensi genetik”nya. Profil genetik seseorang bisa menyebabkan perusahaan asuransi tidak mau memberikan perlindungan kepada orang-orang yang gennya mengandung kemungkinan sakit di masa depan. Semua informasi genetik kita, jika digabungkan, belum dapat mendefinisikan siapa kita, karena kita masih memiliki jiwa yang tidak ada kode gennya, dan hanyalah pengenalan akan Yesus Kristus yang dapat membawa kesehatan bagi jiwa manusia.”

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , | Leave a comment

Empat dari Sepuluh Orang Amerika Percaya Yesus Akan Kembali Sebelum 2050

(Berita Mingguan GITS 03 Juli 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Menurut sebuah penelitian terbaru oleh Pew Research, 41% orang Amerika percaya bahwa Yesus akan kembali sebelum tahun 2050. Persentase ini hampir tidak berubah dalam sepuluh tahun terakhir. Alkitab mengatakan bahwa kita tidak bisa tahu waktu tepat kedatangan kembali Yesus, tetapi itu bisa terjadi kapan saja. Salah satu tanda orang Kristen Perjanjian Baru yang sejati adalah ia hidup dalam pengharapan akan kembalinya Kristus. “Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang” (1 Tes. 1:9-10) .

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Tagged , , | Leave a comment

40% Pemimpin Injili Minum Alkohol

(Berita Mingguan GITS 03 Juli 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam sebuah survei baru-baru ini, 40% pemimpin Injili mengatakan bahwa mereka “minum alkohol dalam bersosialisasi” (“Poll: 2 in 5 Evangelical Leaders,” The Christian Post, June 25, 2010). Jajak pendapat tersebut berdasarkan pada respons-respons dari para pemimpin yang berasosiasi dengan National Association of Evangelicals. Setelah melakukan riset yang mendalam terhadap gerakan Emerging Church tahun 2008, saya terkesan dengan fakta bahwa mereka sangat suka minum-minum. Alkitab memperingatkan, “Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya” (Ams. 20:1).

Posted in New Evangelical (Injili) | Tagged , , | Leave a comment

Walikota Leicester yang Atheis Melarang Doa

(Berita Mingguan GITS 03 Juli 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Colin Hall, walikota yang baru terpilih di Leicester, Inggris, telah melarang doa yang biasanya dilakukan sebelum pertemuan-pertemuan di Gedung Walikota. Hall, seorang atheis, menyebut doa sebagai sesuatu yang “ketinggalan zaman, tidak diperlukan, dan mengganggu” (“What’s God Got to Do with It?” Daily Mail, 23 Juni 2010). Bukanlah atheisme yang menghancurkan kekristenan di Inggris; kesesatanlah yang telah menghancurkannya. Tidak ada hal lain yang bisa menyebabkan orang berpaling daripada Tuhan sehebat kekristenan yang sesat dan munafik, dan Gereja Inggris memenuhi kriteria tersebut, bahkan lebih lagi. Dalam suatu kunjungan ke London sekitar Paskah 1982, saya membeli koran dan melihat sebuah wawancara dengan Robert Runcie, Uskup Agung Canterbury. Ketika ia ditanya, “Mengapakah Yesus mati?” jawabannya adalah, “Mengenai hal itu saya agnostik (tidak tahu).”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , | Leave a comment

Menjawab Gary Hoge (Mantan Baptis yang menjadi Katolik)

Menjawab Gary Hoge

Kesaksian Saya: Dari Ateis Menjadi Baptis Dan Akhirnya Katolik oleh Gary Hoge

(tulisan Calibri italics oleh Gary Hoge)

oleh Dr. Steven E. Liauw (tulisan Times Roman normal)

Seorang teman saya mengirimkan tulisan berikut karya Gary Hoge (yang rupanya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia), yang isinya menjelaskan alasan-alasan Hoge memilih agama Katolik sebagai imannya. Yang sangat menarik bagi saya adalah pernyataan Hoge bahwa dia berubah dari seorang atheis menjadi seorang Baptis, namun lalu meninggalkan “iman” Baptis karena melihat Katolik sebagai iman yang lebih “benar.” Tentu kesaksian Hoge ini cukup menggelitik saya yang adalah seorang Baptis. Saya menjadi ingin tahu apa yang dikatakan oleh Hoge, si mantan Baptis itu. Saya ingin tahu apakah memang Katolik itu lebih benar daripada Baptis atau gereja Kristen lainnya? Jika Hoge benar, maka saya sendiri pun perlu untuk meninjau ulang kepercayaan saya. Pencarian akan kebenaran, itulah yang mendorong saya untuk menganalisis kesaksian Hoge secara teliti, dan hasilnya saya tuang dalam karya tulis ini.

Satu hal yang perlu dipahami sebelum saya mulai menganalisa kesaksian Hoge adalah bahwa saya mendukung penuh kebebasan seseorang untuk memilih imannya. Apa yang dipercaya oleh Hoge adalah pilihan Hoge, dan saya adalah orang pertama yang akan membela haknya untuk percaya apa yang dia inginkan. Tidak boleh ada pihak manapun yang memaksa orang lain untuk percaya sesuatu. Namun demikian, saya juga percaya bahwa ada hal-hal yang benar dan ada hal-hal yang salah. Tidak semua jalan menuju kepada kebenaran. “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut” (Amsal. 14:12). Alkitab tidak pernah mengajarkan relativisme kebenaran (bahwa semuanya benar, hanya berbeda pendekatan), melainkan absolutisme kebenaran Allah dan FirmanNya (Yohanes 17:17). Jadi, jika saya mendapatkan bahwa apa yang dikatakan Hoge itu salah, saya tidak dapat memaksa dia untuk memilih yang benar, karena itu adalah hak asasinya. Tetapi saya punya kewajiban untuk menyingkapkan kesalahan dan memperjuangkan kebenaran, agar semua orang memiliki kesempatan untuk memilih kebenaran.

Ketika saya masih kecil, ayah saya mengajarkan saya hal-hal yang mendasar tentang Allah dan dia membacakan saya dan saudara saya Alkitab versi anak-anak. Saya sangat suka mendengarnya, dan melihat gambar-gambarnya yang indah, tetapi entah mengapa, saya tidak pernah sungguh-sungguh membangun iman kepada Allah. Mungkin karena waktu itu saya pikir pergi ke gereja itu sangat membosankan, atau mungkin karena pengaruh ibu saya yang agnostik (tidak peduli akan Allah). Meskipun dia tidak pernah secara terbuka menghalangi saya untuk beriman pada Allah, akan tetapi dari dialah sejak kecil saya tahu bahwa ada orang-orang yang tidak percaya eksistensi Allah. Dan tampaknya bagi saya sewaktu umur saya makin bertambah, bahwa biasanya orang-orang yang pintar itu tidak percaya akan Allah.

Memang banyak sekali orang yang sewaktu kecil merasakan pengaruh baik Alkitab, tetapi yang tidak pernah benar-benar percaya Alkitab itu sendiri.

Continue reading

Posted in Katolik | Tagged , , , , , , , , | 24 Comments

Kejujuran Alkitab Membuktikan Ia Firman Allah

(Berita Mingguan GITS 26 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Ketika manusia menulis biografi tentang pahlawan-pahlawannya, seringkali ia akan menghilangkan atau memperlembut kesalahan-kesalahan mereka; tetapi Alkitab memperlihatkan kualitas ilahinya dengan menyatakan manusia sebagaimana adanya. Bahkan orang-orang yang terbaik dalam Alkitab sekalipun digambarkan lengkap dengan segala kesalahan mereka. Kita diberitahu dengan jelas tentang pemberontakan Adam, kemabukan Nuh, perselingkuhan Daud, kesesatan Salomo, ngambeknya Yunus, penyangkalan Petrus akan tuannya, perselisihan Paulus dan Barnabas, ketidakpercayaan para murid akan kebangkitan Yesus Kristus, dan juga dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan gereja-gereja mula-mula. Alkitab ditulis oleh orang-orang Yahudi, tetapi dengan jujur membeberkan kesalahan-kesalahan orang-orang Yahudi: ketegaran dan ketidakpercayaan mereka yang menyebabkan mereka berkelana di padang gurun selama 40 tahun, kejatuhan mereka ke dalam penyembahan berhala pada masa hakim-hakim, pemberontakan yang menyebabkan mereka terbuang dari tanah perjanjian dan tersebar ke seluruh penjuru bumi selama dua milenium. Sungguh, kejujuran Alkitab membuktikan bahwa Ia adalah Firman Allah yang hidup.

Posted in Alkitab | Tagged , , , , , , , , | 3 Comments

Perpuluhan dengan Iman

(Berita Mingguan GITS 26 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Satu-satunya cara untuk menjalankan perpuluhan secara efektif adalah dengan mempraktekannya dengan iman. Kita harus percaya akan janji-janji Allah walaupun dalam waktu-waktu kesusahan. Dan kita harus ingat bahwa Allah menguji iman untuk melihat apakah iman itu nyata dan untuk membuatnya lebih kuat lagi (Yak. 1:2-4). Banyak kali jika seorang Kristen memutuskan untuk mulai memberikan perpuluhan, ia akan menghadapi masalah-masalah finansial yang akan menguji keputusannya itu. Almarhum John. R. Rice menceritakan tentang seorang penginjl bernama Kuykendahl di Texas pada awal abad 20. Ia memiliki pelayanan keliling dari satu gereja ke gereja lain dan persembahan yang diterima sangat kecil, sedemikian rupa sehingga keluarganya yang besar sulit untuk mencukupi diri. Satu tahun, seorang pebisnis yang kaya mengunjungi daerah itu dan membagikan kesaksiannya di beberapa gereja, dan penginjil Kuykendahl adalah tuan rumahnya, membawa dia dari satu kebaktian ke kebaktian lainnya di kereta kudanya. Antara lain, pebisnis itu menantang uma tuntuk belajar memberikan perpuluhan. Sambil mereka berperjalanan, pebisnis itu bertanya kepada sang penginjil apakah dia percaya dalam hal memberikan perpuluhan. Ia menjawab, “Ya, saya akan sangat senang memberi perpuluhan, tetapi saya sangat miskin dan saya harus mengurusi keluargaku yang besar.” Pebisnis itu menjawab, “Saya akan memberikan penawaran bagi anda. Jika anda mau memberi perpuluhan selama satu tahun penuh, saya akan bertindak sebagai penjamin anda. Jika kapan saja dalam satu tahun itu anda tidak dapat membayar tagihan-tagihanmu dan tidak ada jalan keluar lain lagi, hubungi saya dan saya akan mengirimkan uang yang diperlukan. Saya orang yang kaya, dan saya juga pegang janji.” Kuykendahl dengan antusias menjawab, “Saya dengan senang hati akan menerima tawaran anda ini.” Penginjil itu menepati janjinya dan memberi persepuluhan dengan setia, tetapi ia tidak pernah perlu menghubungi si pebisnis itu. Pada akhir 12 bulan, si penginjil sedang merenungkan apa yang telah terjadi. Allah telah memberkati dia dengan baik tahun itu dan memenuhi setiap kebutuhan. Orang-orang memberikan kepada dia lebih dari sebelum-sebelumnya, dan keluarga itu mengalami banyak berkat khusus. Sambil dia memikirkan hal-hal ini, hatinya tiba-tiba terpukul ketika ia menyadari bahwa dengan siap ia mau percaya kepada kata-kata seorang pebisnis tetapi ia tidak rela untuk bersandar kepada Firman Allah yang hidup, yang telah memberikan janji-janji yang bahkan lebih hebat lagi! “
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu” (Luk. 6:38).

Posted in Renungan | Tagged , , , , , , | 1 Comment

CCM: Pemalsuan Kerohanian

(Berita Mingguan GITS 26 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
EDITOR: CCM adalah Contemporary Christian Music, yaitu gerakan yang mengambil musik-musik dunia (rock, jazz, pop, rap, country, dll) dan “mengkristenkan” musik-musik itu dengan kata-kata ‘kristiani.’
Berikut ini disadur dari khotbah “Real Answers for Fundamentalists” oleh Jim van Gelderen, Maret 2005: “CCM adalah solusi yang palsu. Ia adalah pemalsuan manusia. Dengan kata lain, ‘Kebaktian terasa mati; mari kita tambah sedikit
beat dalam musiknya, ayo kita buat seru.’ Saya ingin bertanya kepada anda, apakah itu kehidupan yang berasal dari Roh Kudus? Bagi saya kedengarannya seperti pemalsuan yang diciptakan manusia. Lalu, ada juga kemungkinan bahwa ini pemalsuan dari Iblis. Berfokus pada pengalaman melebihi kebenaran yang objektif akan membuka pintu kepada pemalsuan dari Iblis, yang selalu dapat dikenali dari ketidakkonsistenan dengan Firman Allah. Seseorang berkata, ‘Musikku membuatku merasa dekat dengan Allah.’ Saya langung mencoba untuk menanyakan beberapa hal kepada orang tersebut untuk melihat apakah ia benar-benar dekat dengan Allah. Dan tahukah anda apa hasilnya? Ia tidak dekat dengan Allah! Bagaimanakah sikap anda terhadap orang tua anda? ‘Oh, ya, tidak terlalu baik.’ Dan ‘Ya, mestinya saya tidak menonton itu…’ OK, ini poin saya. Jika kamu tidak dekat dengan Allah dan kamu mendengarkan ‘musik Kristen yang membuat anda merasa dekat dengan Allah,’ dan kamu belum menyelesaikan masalah dosa anda, anda sedang tertipu. Coba pikirkan. Di sinilah kamu, hubunganmu dengan Allah tidak benar; dan kamu pergi ke konser-konser ini dan ketika keluar kamu berkata, “Ya, saya merasa begitu dekat dengan Allah.’ Tetapi kamu belum melepaskan dosa-dosamu. Apakah Allah ada bagian dengan hal seperti itu? TIDAK MUNGKIN! Sadarlah, itu adalah penipuan! Ada seseorang memberitau saya bahwa dia sedang bicara dengan ayahnya mengenai theologi kharismatik tertentu yang sedang ayahnya ikuti dan ia sedang menunjukkan hal-hal tertentu dalam Alkitab kepada ayahnya, ketika tiba-tiba ayahnya berdiri dan menunjuk kepada Alkitab itu dan berkata, ‘Saya tidak peduli apa yang buku itu katakan; saya tahu apa yang saya sudah alami.’ Ayah orang tersebut sedang tertipu. Itu sederhana sekali. Apakah saya percaya bahwa orang-orang mendapatkan pengalaman rohani di konser-konser CCM? Bisakah ada sesuatu yang rohani atau supranatural yang terjadi? Oh ya, tentu saja, tetapi belum tentu dari Allah. Ada dua makhluk rohani yang supranatural. Harus mampu melakukan pembedaan.”

Posted in musik | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Hati-Hatilah Terhadap Kristus-Kristus Palsu

(Berita Mingguan GITS 26 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Tuhan Yesus dan Rasul-rasul memperingatkan akan kristus-kristus palsu. Tuhan Yesus bernubuat bahwa pada akhir zaman akan muncul banyak sekali kristus palsu. “
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga….Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya” (Mat. 24:24, 26). Kita melihat penggenapan nubuat yang menakjubkan ini dalam banyak kejadian. Ada kristusnya Katolik yang didominasi oleh ibunya, kristusnya Mormon yang adalah saudara Setan, kristusnya Saksi Yehovah yang adalah makhluk roh yang diciptakan, kristusnya Da Vinci Code yang menikah dengan Maria Magdalena, kristus revolusioner milik theologi pembebasan, kristus liberal milik kelompok Jesus Seminar, kristus mitologis yang hanyalah mitos kafir seperti Mithras, kristus yang kontemplatif dan asketik (petapa yang menyiksa diri) milik biara-biara, kristus homoseksual dalam drama Corpus Christie, kristus yang hippie dalam film Jesus Christ Superstar, kristus avatar milik Madame Blavatsky, kristus yang adalah guru timur dalam Injil Aquarian, kristus yang hanyalah nabi besar dalam Islam, kristus yang tidak menghakimi dalam The Shack. Kristus yang sejati dinyatakan dalam Kitab Suci, yang dibuktikan dengan “banyak tanda,” dan Dia juga dapat dikenal dan dibuktikan secara pribadi. Rasul Yohanes menulis, “Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya” (1 Yoh. 5:10).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Tagged , , , , | Leave a comment

Stephen Hawking Mengatakan Bahwa Ilmu Pengetahuan Akan Menang Melawan Agama

(Berita Mingguan GITS 19 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Stephen Hawking, profesor matematika di Cambridge dan penulis buku-buku
bestseller, mengatakan bahwa ilmu pengetahuan akan menang melawan agama. Dalam sebuah wawancara dengan Diane Sawyer dari ABC Wolrd News, Hawking ditanya mengenai apakah ada cara untuk memperdamaikan ilmu pengetahuan dengan agama. Ia menjawab, “Ada perbedaan yang mendasar antara agama, yang berlandaskan otoritas, [dengan] ilmu pengetahuan, yang berlandaskan pengamatan dan akal budi. Ilmu pengetahuan akan menang karena ia bekerja [dalam dunia nyata]” (“Stephen Hawking on Religion: Science Will Win,” ABC World News, 7 Juni 2010). Pada kenyataannya, ilmu pengetahuan sama sekali tidak bekerja ketika harus menjawab pertanyaan-pertanyaan besar tentang kehidupan. Dalam wawancara yang sama, Hawking, yang seharusnya “tahu lebih banyak tentang alam semesta dari hampir semua orang lain di bumi ini,” mengatakan “Saya ingin tahu mengapa alam semesta eksis.” Ilmu pengetahuan tidak akan pernah bisa menjawab pertanyaan itu atau seribu pertanyaan lainnya. Apakah ada Allah, dan jika ya, siapakah Dia, seperti apakah Dia, dan bagaimanakah saya dapat mengenalNya secara pribadi? Mengapakah alam semesta mengikui hukum-hukum yang tepat yang dapat ditemukan oleh manusia melalui ilmu pengetahuan? Apakah manusia? Mengapakah ia begitu berbeda dari binatang, padahal katanya ia berevolusi dari binatang? Apakah jiwa manusia itu? Dari manakah asalnya dan apakah yang terjadi padanya setelah kematian? Hingga masa pensiunnya yang baru-baru ini, Hawking menjabat posisi di Cambridge yang dulu pernah dijabat oleh Sir Isaac Newton, tetapi Newton jauh lebih maju daripada Hawking dalam hal ia tidak tertipu sehingga mengira bahwa ilmu pengetahuan dapat tahu segala-galanya. Newton, yang menemukan hukum gravitasi, mengatakan, “Gravitasi menjelaskan pergerakan planet-planet, tetapi tidak dapat menjelaskan siapa yang menggerakkan planet-planet tersebut.” Ini menggarisbawahi perbedaan antara Newton dan Hawking. Dari wawancara Sawyer, sepertinya Hawking tidak mengerti keterbatasan ilmu pengetahuan. Newton percaya ada Allah Pencipta, dan ia menyebut atheisme “tidak berakal dan busuk.” Ia percaya bahwa Alkitab adalah wahyu Allah tentang diriNya kepada manusia, dan Newton menghabiskan lebih banyak waktu mempelajari Alkitab daripada ilmu pengetahuan. Ia mengatakan, “Sistem matahari, planet-planet, dan komet yang teramat indah ini, hanya mungkin berasal dari pikiran dan kuasa Pribadi yang intelijen….Allah yang Supreme adalah Pribadi yang kekal, tidak terbatas, dan sempurna absolut.” Allah inilah yang telah ditolak oleh ilmu pengetahuan modern, tetapi penolakan itu bukanlah didasarkan pada fakta-fakta ilmiah, melainkan atas kebencian yang disengaja dan adalah salah satu bukti bahwa Alkitab adalah sebagaimana klaimnya, Firman Allah yang tidak dapat gagal (2 Petrus 3:3-5).

Posted in Science and Bible | Tagged , , , , | 15 Comments