Paus Mendorong “Orang Beriman” Mengecek Alkitab Sebanyak SMS

(Berita Mingguan GITS 11 Maret 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berbicara dari balkon apartemennya di Vatican Square, minggu ini Paus Fransiskus menyerukan kepada “orang-orang beriman” untuk berkonsultasi dengan Alkitab sebanyak mereka mengecek pesan-pesan handphone mereka. “Apa yang akan terjadi jika kita balik ke rumah apabila lupa membawanya, jika kita membukanya lebih sering dalam sehari, jika kita membaca pesan Allah yang terkandung dalam Alkitab dengan cara yang sama kita membaca pesan di handphone kita” (“Pope Urges Faithful,” Newsmax, 5 Mar. 2017). Ini adalah nasihat yang baik, walaupun berasal dari sumber yang tidak terduga. Faktanya, banyak mengecek Alkitab adalah alasan mengapa saya tidak percaya pada sang paus. Dalam halaman-halaman Kitab Suci saya tidak pernah menemukan ada Paus, kepausan, berkat kepausan, kursi kepausan, istana kepausan, Petrus sebagai paus pertama, Roma sebagai gereja induk, kardinal, uskup agung, misa, berdoa kepada roti hosti, baptisan bayi, kenaikan Maria, duduknya Maria di takhta, doa kepada Maria, doa kepada “orang-orang kudus” yang mati, mengaku dosa kepada imam, purgatori, rosario, skapular, penghormatan kepada benda-benda kudus, atau apapun juga lainnya yang unik bagi Roma Katolik.

Posted in Alkitab, Katolik | Leave a comment

Selfie

(Berita Mingguan GITS 25 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Kita hidup di zaman selfie, and ini adalah zaman yang aneh. Pada tahun 2013, hashtag Instagram yang terpopuler nomor 3 adalah #me. Sebuah penilitian tahun 2014 menemukan bahwa orang-orang muda hari ini “lebih narsistik daripada pada tahun 1980an dan 1990an” (“Research Says,” abc.net.au, 16 Mei 2014). Pada tahun 2015, 24 milyar foto selfie diupload ke Google Photo, dan itu baru di satu platform tersebut. Ada kalanya selfie disebut sebagai “gambar ego.” Kim Karshashian menggambarkan semangat zaman ini ketika dia menerbitkan sebuah buku yang isinya selfie dirinya, dengan judul yang cocok: “Me.” Tahun lalu, saya duduk di sebuah restoran sambil minum kopi dan melakukan pekerjaan, ketika seorang lelaki muda duduk di meja dekat saya dan mulai mengambil foto-foto selfie. Saya tidak bisa tidak memperhatikan dengan takjub, bagaimana dia mengambil barangkali 50an foto dirinya sendiri dalam berbagai pose dari berbagai sudut. Ini adalah tindakan narsisme yang luar biasa. Saya punya kesempatan banyak berperjalanan dan menyaksikan berbagai pemandangan terindah di dunia ini, tetapi ketika saya sedang memotret pemandangan-pemandangan tersebut, banyak orang yang memotret dirinya sendiri di depan pemandangan. Ada orang-orang yang sedemikian tenggelam dalam dunia selfienya sehingga mereka jatuh ke jurang atau ditabrak kereta api. Saya sering bertanya-tanya apakah ada orang yang benar-benar suka memandangi foto selfie orang lain, dan sebuah survei kecil baru-baru ini di Erope menemukan bahwa ternyata tidak. Sementara 77% orang mengatakan mereka memotret selfie minimal sekali sebulan, 90% mengatakan bahwa mereka melihat selfie orang lain sebagai suatu bentuk “promosi diri” (“Study Finds People Like Taking Selfies But Not Looking at Them,” PetaPixel, 10 Feb. 2017). Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa “membanjiri sosial media anda dengan terlalu banyak foto diri, ternyata dapat menjauhkan teman-teman anda” dan membuat orang merasa kurang intim dengan sang penggemar selfie (“How Your Friends Really Feel about Your Selfies,” Women’s Health, 30 Agus. 2013).

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Desain Radar Kelelawar yang Spesial

(Berita Mingguan GITS 25 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 8 Februari 2017: “Jika anda bangun dan hari masih gelap, anda tahu betapa silaunya jika lampu tiba-tiba dinyalakan. Bisa jadi pada awalnya mata anda akan terasa sakit. Jika anda pernah mengalami hal ini, maka anda dapat memahami salah satu problem yang harus dipecahkan ketika radar sedang dikembangkan. Pada dasarnya, radar terdiri dari dua bagian. Bagian transmiter mengirimkan gelombang radar dengan kekuatan yang tinggi. Tetapi bagian yang satunya lagi dari sistem radar adalah receiver yang sensitif, yang tidak bisa tahan terhadap gelombang kuat yang dipancarkan keluar. Salah satu masalah teknis besar yang dipecahkan dalam pengembangan sistem radar modern adalah bagaimana mengirimkan sinyal yang kuat keluar ini tanpa meng-overload receiver yang sensitif. Apa yang akhirnya dikembangkan oleh pada ilmuwan adalah semacam saklar yang cepat yang mematikan receiver yang sensitif itu setiap kali gelombang radar dikirim keluar. Kelelawar, yang memiliki sistem radar sonik mereka sendiri, ternyata sudah menyelesaikan masalah ini dari awalnya. Mereka memiliki otot-otot di telinga mereka, dan telinga itu yang berfungsi sebagai receiver untuk menerima pantulan balik suara. Otot-otot ini menutup telinga itu untuk sepersekian detik ketika kelelawar sedang mengirimkan sinyal suara mereka yang berfrekuensi tinggi. Tanpa fitur ini, sistem navigasi kelelawar tidak akan ada gunanya. Bagaimanakah kelelawar dapat memikirkan bahwa ia memerlukan kemampuan ini, lalu mengembangkan otot dan jaringan yang diperlukan untuk fungsi ini? Ketika seseorang memutuskan bahwa adalah ciptaan, bukan sang Pencipta, yang menjadikan diri mereka sendiri, maka ia akan tiba pada kesimpulan-kesimpulan yang konyol sekali!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Mantra Lacewing

(Berita Mingguan GITS 25 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari CreationMoments.com, 17 Nov. 2014: “Hubungan antara larva binatang beaded lacewing (Editor: nama ilmiahnya Lomamyia latipennis, yaitu semacam serangga kecil yang bersayap) dengan rayap Kalifornia, menimbulkan masalah besar bagi orang-orang yang percaya bahwa tidak ada Pencipta. Larva lacewing akan masuk ke sarang rayap untuk dapat menyelesaikan siklus perkembangan mereka. Belakangan, mereka akan pergi dari sana sebagai lacewing dewas. Masalahnya adalah, rayap-rayap itu seringkali masih ada di rumah mereka ketika larva memasuki sarang. Rayap, yang berukuran 30 kali lebih besar dari larva itu, adalah ancaram yang serius bagi sang larva. Tetapi jika anda memperhatikannya, ketika larva itu masuk ke sarang, mereka akan menggoyangkan perut mereka ke rayap yang mau mendekatinya, dan rayap yang dibidik itu akan segera jatuh pingsan. Melalui penelitian lebih lanjut, para ilmuwan telah mengetahui bahwa larva yang kecil itu mengeluarkan semacam zat kimia yang secara total melumpuhkan rayap. Penelitian telah menunjukkan bahwa zat kimia itu hanya ampuh terhadap spesies rayap yang spesifik ini. Penjelasan evolusinya adalah bahwa selama jutaan tahun, larva lacewing mendekati segala macam sarang serangga, menggoyang-goyangkan perut mereka dengan semangat pada berbagai serangga itu – dan segara dimakan! Kita bertanya-tanya bagaimana larva ini bisa bertahan hidup sama sekali, dan mengapa proteksi kimiawi mereka pas sekali bekerja pada rayap yang membuat terowongan yang juga cocok sekali untuk pertumbuhan larva itu? Mempercayai bahwa sistem pertahanan lacewing ini muncul hanya karena kebetulan adalah iman yang buta. Ini bukan ilmu pengetahuan. Ini adalah lawan dari iman orang-orang yang percaya pada sang Pencipta!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Penelitian Baru Menemukan Bahwa Tetap dalam Pernikahan Biasanya Akan Membawa Kebahagiaan

(Berita Mingguan GITS 18 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Staying in an unhappy marriage could be the best thing you do,” The Telegraph, 8 Feb. 2017: “Para peneliti menemukan bahwa mayoritas pasangan yang tidak bahagia ketika anak pertama mereka lahir, sudah merasa terpenuhi sepuluh tahun kemudian. Riset yang dibiayai oleh Marriage Foundation ini menemukan bahwa 68 persen pasangan yang tetap bersama setelah kelahiran anak pertama mereka melaporkan diri bahagia 10 tahun kemudian. Lebih lanjut lagi, 27% mengatakan mereka ‘sangat bahagia,’ dan memberi nilai tujuh (dari maksimum tujuh) kepada hubungan mereka. Harry Benson, dari Marriage Foundation, mengataka: ‘Bertentangan dengan pandangan umum, tetap tinggal di dalam pernikahan yang tidak bahagia bisa jadi adalah hal terbaik yang anda lakukan. Kebanyakan pernikahan memiliki momen-momen tidak bahagianya, tetapi terkecuali kasus-kasus yang untungnya jarang di mana hubungan itu mengalami penindasan (abuse), kebanyakan pasangan dapat menyelesaikan kesulitan-kesulitan itu dan menjadi bahagia belakangan.’ Para ahli hubungan mengkonfirmasi penemuan studi-studi sebelumnya yang mengindikasikan bahwa para pasangan yang rutin memiliki waktu malam sendiri bersama pasangan, akan lebih tidak mengalami rusaknya hubungan. Sir Paul Coleridge, seorang mantan Hakim Pengadilan Tinggi, dan juga pendiri Marriage Foundation, mengatakan: ‘Dengan rusaknya keluarga – terutama dalam sepuluh tahun pertama – mencapai tingkat tertinggi, riset yang menghancurkan mitos-mitos ini sangatlah penting. … Bicaralah dengan siapapun yang memiliki hubungan yang memuaskan 20an tahun, dan mereka akan memberitahu anda bahwa itu harus dibangun dengan usaha yang rajin dan sensitif oleh kedua pihak. Mempertahankan hubungan anda terus berjalan adalah faktor yang jauh paling penting dalam perkembangan anak anda.’”

Posted in Keluarga | 2 Comments

Anda Bisa Membaca 200 Buku Setahun

(Berita Mingguan GITS 18 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Saya selalu menguatkan umat Allah dalam gereja-gereja yang alkitabiah untuk lebih banyak membaca. Ada pepatah bahwa orang yang tidak mau membaca tidaklah lebih baik daripada orang yang tidak bisa membaca. Agar dapat mempelajari Alkitab secara baik, dan agar terdidik dengan mantap dalam kehidupan dan pelayanan Kristiani, anda perlu banyak membaca. Paulus adalah seorang pembaca sampai kepada akhir hidupnya. Dari dalam sel, pada saat pemenjaraannya yang terakhir, dia berkata kepada Timotius, “Jika engkau ke mari bawa juga . . . kitab-kitabku, terutama perkamen itu” (2 Tim. 4:13). Sebuah artikel oleh Charles Chu baru-baru ini, “The Simple Truth Behind Reading 200 Books a Year” di betterhumans.coach.me, memberikan nasihat berikut: “Seseorang pernah bertanya kepada Warren Buffett tentang rahasia suksesnya. Buffett menunjuk kepada setumpuk buku dan berkata, ‘Baca 500 halaman seperti ini setiap hari. Ini cara kerja pengetahuan. Ia menumpuk, sama seperti bunga yang berbunga. Kalian semua bisa melakukannya, tetapi saya jamin tidak banyak dari kalian akan melakukannya…’ … Dalam dua tahun belakangan ini saya telah membaca lebih dari 400 buku dari sampul ke sampul. Keputusan untuk mulai membaca adalah salah satu keputusan terpenting dalam hidup saya. …Membaca 200 buku setahun tidak sulit sama sekali. … Rata-rata orang Amerika membaca 200-400 kata per menit. Buku non-fiksi pada umumnya memiliki 50.000 kata. … 200 buku [memerlukan] 417 jam. … seorang Amerika yang single biasanya menghabiskan 608 jam di media sosial dan 1.642 jam di TV. Jadi itu total 2.250 jam yang dihabiskan pada SAMPAH. Jika jam-jam itu dipakai untuk membaca, maka anda membaca lebih dari 1000 buku per tahun! … Jika kamu mau membaca, pastikan (1) anda mengenyahkan segala gangguan dari lingkungan anda, dan (2) anda membuat buku dapat diakses semudah mungkin. … Jika tujuan anda adalah untuk lebih banyak membaca, anda tidak dapat terlalu cerewet mengenai di mana anda membaca dan dengan medium apa. Saya membaca buku kertas. Saya membaca di handphone. Saya mendengarkan buku audio. Dan saya melakukan semua hal ini di semua tempat – di bangku taman, di bis, di toilet. Di manapun bisa. Ambillah kesempatan untuk membaca. Jika tidak ada kesempatan, buatlah kesempatan.”

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Botol Air Kadal Muda

(Berita Mingguan GITS 18 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 25 Januari 2017: “Jika anda pergi ke padang gurun, adalah ide baik untuk selalu membawa botol air bersama dengan anda. Pencipta kita mengaplikasikan hikmat yang sama ketika Dia mendesain kadal Yarrow bertanduk. Seperti banyak penghuni padang gurun lainnya, kadal Yarrow didesain untuk menghemat air di cuaca gurun yang kering. Sebagai contoh, mereka bahkan tidak memiliki kandung kemih. Tubuh mereka didesain untuk menghilangkan air dari kotoran mereka sebelum kotoran dikeluarkan. Air itu lalu akan didaur ulang di dalam tubuh, karena air adalah komoditas yang berharga di gurun. Tidak seperti banyak reptil lainnya, kadal Yarrow melahir anak (bukan bertelur). Kadal yang baru lahir, berukuran 5 cm, dapat dengan cepat dehidrasi di padang gurun. Untuk meningkatkan kemampuan mereka bertahan hidup, sang Pencipta memberikan kadal-kadal baru lahir itu suatu botol air minum yang built-in. Pada saat lahir, botol air yang penuh itu berukuran 10% berat sang kadal. Setelah bulan pertama kehidupan, botol air dalam tubuh kadal akan menciut, dan tidak lagi dipakai. Ini juga adalah desain yang sangat berhikmat, karena kadal yang bertumbuh dewasa telah mempelajari cara-cara padang gurun, dan memerlukan kecepatan lebih dari pada ia memerlukan botol air bawaan dalam tubuh. Tidak satupun di antara kita yang dapat mengapresiasi penuh imajinasi dan kreativitas Allah yang tak terbatas yang kita saksikan di dunia hidup di sekitar kita. Namun, kita dapat mengapresiasi fakta bahwa Dia rela dan dapat menyediakan solusi praktis dan efektif bagi masalah-masalah yang kita hadapi. Solusi-solusiNya – mulai dari kebutuhan terbessar kita, yaitu pengampunan dosa – dapat ditemukan dalam Alkitab. Kepercayaan untuk mengaplikasikan solusi-solusiNya bagi kehidupan kita dapat ditemukan dalam iman, yang dikerjakan oleh Roh KudusNya.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Hummingbird Kuno Terlihat Modern

(Berita Mingguan GITS 11 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 13 Desember 2016: “Hari ini hummingbird (burung kolibri) ditemukan hanya di Amerika Utara, Tengah, dan Selatan. Tentu saja, karena bahtera Nuh mendarat di pegunungan Ararat, burung-burung ini pastinya pernah menyeberangi Eropa dan samudera Atlantis, atau menyeberangi Asia untuk tiba di sini. Namun, sampai baru-baru ini, tidak ada bukti tentang migrasi ini. Para ilmuwan telah menemukan dua fosil hummingbird dalam sebuah lobang tanah liat di bagian barat daya Jerman (“Ancient Buzzing,” Science News, 8 Mei 2004). Fosil-fosil yang kecil ini luar biasa dalam banyak hal. Sampai sekarang, para evolusionis mengklaim bahwa fosil hummingbird yang paling awal berusia satu juta tahun. Fosil yang baru ditemukan ini dikatakan berusia 30-34 juta tahun. Tentu kita tidak setuju dengan penanggalan evolusi ini, tetapi memang mestinya fosil hummingbird di Eropa atau Asia lebih tua dari yang di dunia baru (benua Amerika). Yang lebih menarik lagi adalah bahwa fosil ini memperlihat burung-burung yang kuno ini sudah berfungsi penuh seperti hummingbird modern. Tulang sayap mereka sama dengan hummingbird modern, yang mengindikasikan bahwa mereka bisa terbang di tempat dan terbang ke belakang seperti hummingbird yang kita kenal hari ini. Paruh mereka dua kali lebih panjang dari tulang tengkorak, mengindikasikan bahwa mereka minum nektar dari bunga, sama seperti hummingbird modern. Dengan kata lain, tidak ada tanda-tanda perkembangan evolusi, dan ini fakta lainnya yang cocok dengan dugaan kita. Walaupun bukti-bukti sejarah hummingbird adalah persis seperti yaang kita prediksikan, kita tidak memerlukan bukti ilmiah untuk mempercayai kebenaran Kitab Suci. Kita sudah memiliki Firman Allah.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pajak Bait Suci Diberlakukan Lagi oleh Sanhedrin Yahudi

(Berita Mingguan GITS 11 Februari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Half-Shekel Tithe for Building Temple Reinstated,” BreakingIsraelNews.com, 30 Jan. 2017: “Setelah moratorium 2000 tahun, sekarang seorang Yahudi di manapun di seluruh dunia dapat lagi melakukan mitzvah (perintah) untuk membayar setengah syekel, yaitu pajak yang dimandatkan dalam Alkitab atas setiap orang Yahudi untuk membiayai pekerjaan harian di Bait Suci. Kini ada dua cara untuk melakukan perintah ini: satu cara untuk orang-orang yang dapat menyerahkan langsung persembahan mereka, dan cara lain untuk mereka yang tidak dapat. Sementara Bait Suci masih ada waktu dulu, setiap lelaki Yahudi diharuskan memberikan perak seberat setengah syekel, kira-kira delapan gram perak (hari ini bernilai sekitar $4), sebagai pajak wajib untuk mendukung Bait Suci. Setiap orang diharuskan memberikan jumlah yang sama, tanpa peduli kondisi ekonominya. Koin-koin tersebut, yang dulu ditaruh di pelataran Bait Suci, adalah hekdesh (kudus) dan tidak boleh dipergunakan untuk tujuan lain apapun. Bangsa Israel terus melakukan perintah ini bahkan setelah Bait Pertama dihancurkan, sampai praktek ini dilarang oleh Kaisar Romawi Hadrian pada tahun 135 M. … Dua puluh tahun yang lalu, Reuven Prager membangkitkan kembali mitzvah ini. Dia mulai mencetak koin-koin perak yang sesuai dengan tuntutan Alkitab, dan menghasilkan desain yang baru dan unik setiap tahunnya. Mereka yang ingin melakukan mitzvah ini membeli koin perak dari Prager, lalu memberikannya kepada Otzar Hamikdash (Perbendaharaan Bait), sebuah organisasi yang dibuat untuk mengumpulkan koin-koin ini. …Prager juga telah menciptakan sebuah metode untuk mengirim koin-koin perak ini dari USA. Sanhedrin yang masih baru terbentuk itu telah membuat suatu cara untuk membangkitkan kembali mitzvah untuk pembangunan Bait. September lalu, untuk menghargai selesainya siklus 50 tahun Yobel pertama pada Rosh Hashanah, Sanhedrin mengeluarkan sebuah medalion yang dapat dipakai sebagai ganti koin perak untuk melakukan mitzvah tersebut. Keuntungan terbesar menggunakan koin Sanhedrin tersebut adalah bahwa medalion itu mewakili setengah syekel dan tidak dianggap kudus. Jadi, medalion itu tidak perlu dideposit secara fisik, tetapi dana masih terdedikasikan untuk Bait. Sanhedrin dan Gerakan Bait telah melakukan berbagai upacara bayangan, melatih para kohanim, yaitu orang-orang dari jalur imam, untuk menerima persepuluhan. Dana yang dikumpulkan dari medalion Sanhedrin didedikasikan untuk pelatihan imam dan pembuatan perabot-perabot dan alat-alat Bait Suci.” “Inilah yang harus dipersembahkan tiap-tiap orang yang akan termasuk orang-orang yang terdaftar itu: setengah syikal, ditimbang menurut syikal kudus syikal ini dua puluh gera beratnya ;setengah syikal itulah persembahan khusus kepada TUHAN” (Kel. 30:13). EDITOR: Israel masih terus mencoba melakukan Perjanjian Lama, tanpa sadar bahwa Mesias mereka telah datang. Mereka akan cukup berhasil, terutama saat memasuki Tribulasi nanti, karena Bait Suci akan didirikan kembali. Tetapi, mereka akan dikhianati oleh Antikristus dan memasuki masa Kesusahan Yakub yang pahit. Ini akan membuka mata mereka bahwa Juruselamat mereka pernah mereka salibkan.

 

Posted in Israel | Leave a comment

Orang-Orang Kharismatik Bernubuat tentang Malaikat Berderap Maju dan “Sepatu Akselerasi” Donald Trump

(Berita Mingguan GITS 28 Januari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Internet sedang hangat dengan berbagai “nubuat” kharismatik tentang hal-hal besar bagi Amerika di bawah kepresidenan Trump. Menulis untuk The Elijah List, Lana Vawser membuat pengumuman berikut, yang tipikal: “Saya melihat peningkatan roh ini terjadi sejak Presiden terpilih Trump diangkat sumpah dalam acara penobatannya. Saya melihat suatu akselerasi api Allah di seluruh penjuru negeri, dan saya dapat mendengar Tuhan berkata, “USA terbakarlah, USA terbakarlah. Terbakarlah untuk hidup! Terbakarlah menuju putaran U ilahi, kembali dan reset.” … Ini adalah api pencucian dan pemurnian dari Tuhan. …Saya mendengar kata-kata, “Saya akan mencabut, dan Saya akan memberikan Donald Trump sepatu akselerasi.” … Lebih dan lebih banyak lagi daerah akan direbut dan kemenangan dinyatakan dengan begitu tiba-tiba sehingga akan terlihat tidak mungkin bahwa ini bisa terjadi begitu cepat, tetapi ini adalah pengurapan akselerasi Tuhan atas Mr. Trump. Tuhan sedang melakukan pekerjaan cepat di USA sekarang ini untuk memperlihatkan kemuliaanNya dengan cara-cara yang tidak pernah terlihat sebelumnya, sementara kesembuhan dan kebebasan tiba pada negeri ini. …Hari pertama saya sampai di Washington, D.C., minggu ini, saya mendengar Tuhan berkata berulang-ulang kali, “Washington sedang bangun. Washington sedang bangun.” …Beberapa hari kemudia, saya dapat mendengar suara derap kaki malaikat yang berbaris masuk Washington, D.C., dalam tugas untuk membawa kebangunan besar untuk kuasa dan kemuliaanNya.” KESIMPULAN: Apakah arti nubuat-nubuat ini? Sama sekali tidak ada! “”Carilah pengajaran dan kesaksian!” Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar” (Yesaya 8:20). EDITOR: Seperti biasa, kaum Kharismatik yang telah salah doktrin sehingga masih mengharapkan pewahyuan dari Allah padahal sudah ditutup oleh Tuhan dalam kitab Wahyu, mengikuti perasaan dan imajinasi mereka sendiri, dan pada akhirnya akan terbukti sebagai nabi-nabi palsu. Fenomena ini mirip dengan ketika “nabi-nabi” kharismatik di Indonesia menubuatkan kemenangan Prabowo.

Posted in Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment