Albert Einstein dan Musik

(Berita Mingguan GITS 5 Maret 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Music and the Brain,” oleh Laurence O’Donnel, cerebromente.org.br: “Albert Einstein diakui sebagai salah satu orang terpintar yang pernah hidup. Tidak banyak yang tahu bahwa Einstein, ketika dia muda, mendapat nilai sangat jelek di sekolah. Guru-guru sekolahnya memberitahu orang tua Einstein untuk mengeluarkan dia dari sekolah karena dia ‘terlalu bodoh untuk belajar’ dan akan menghamburkan sumber daya sekolah tersebut untuk menginvestasikan waktu dan energi kepada pendidikannya. Sekolah itu mengusulkan orang tuanya untuk mencarikan Albert pekerjaan tangan yang mudah sesegera mungkin. Ibunya Albert tidak berpendapat bahwa dia ‘bodoh.’ Jadi, dia tidak mengikuti usul sekolah tersebut, orang tuanya membelikan dia sebuah biola. Albert menjadi pintar bermain biola. Musik menjadi kunci yang membantu Albert Einstein salah satu orang terpintar di dunia. Einstein sendiri mengatakan bahwa alasan dia menjadi begitu pintar adalah karena dia bermain biola. Dia paling mencintai musik Mozart dan Bach. Seorang teman Einstein, G.J. Withrow, mengatakan bahwa Einstein sering menyelesaikan hal-hal rumit dalam persamaan matematikanya dengan cara melakukan improvisasi biola.”

Posted in musik | 1 Comment

Esensi dari Rock & Roll Menurut Para Musisi Rock & Roll

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Banyak sekali rocker-rocker terkenal yang telah menggambarkan esensi dari rock & roll sebagai seks dan pemberontakan. “Ilah” musik rock adalah ilah dunia ini, dan adalah kesintingan rohani untuk menggunakan musik seperti ini untuk menyembah Allah yang sifat-sifatNya berbeda total dari musik rock. Ketika David Byrne dari Talking Head memasukkan David Bowie yang banci itu ke dalam Hall of Fame Rock & Roll pada tahun 1996, dia menggambarkan rock & roll sebagai berikut: “Ketika David Bowie datang, ya begitulah, rock & roll waktu itu memerlukan suntikan di lengan, dan ketika saya pertama kali melihat dia, sungguh mengejutkan, tetapi juga terasa kenal. … Dan seperti semua rock & roll, ia tidak ada rasa, ia gemerlapan, ia SUKA MELAWAN, ia fun, ia KASAR, ia SEXY, ia MEMBINGUNGKAN. … SEMUANYA ADALAH TENTANG SEKS DAN OBAT, yaitu mengenai menggabungkan literatur dengan rock & roll, dengan seni, dengan apapun yang bisa kamu pikirkan. Ini adalah tentang SEKS sebagai suatu ide, dan SEKS sebagai suatu realita, dan SEKS sebagai suatu kuasa yang membebaskan. Ini adalah tentang PEMBERONTAKAN, ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu klise, ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu ide. Ini adalah PEMBERONTAKAN sebagai suatu iklan …. Ini adalah tentang politik SEKSUAL, teater SEKSUAL” (rockhall.com).

Posted in musik | 4 Comments

Petani Didenda $13.000 Karena Menolak Mengizinkan Pernikahan Homoseksual di Tempatnya

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Charisma News, 15 Jan. 2016: “Sebuah pengadilan New York pada hari Kamis menegaskan keputusan Divisi Hak Asasi Manusia terhadap sepasang suami istri di negara bagian itu karena mereka menolak untuk mengkoordinasikan acara pernikahan sesama jenis di halaman rumah mereka. … Robert dan Cynthia Gifford tinggal di sebuah rumah peternakan yang dibangun di atas tanah pertanian mereka, dan terkadang mereka membuka lantai pertama mereka beserta halaman belakang untuk acara pernikahan. Cynthia melayani sebagai koordinator pernikahan dalam acara-acara seperti itu dan melakukan semua yang diperlukan kecuali meneguhkan nikah. Setelah agensi itu membuat keputusan bahwa keluarga Giffor bersalah atas ‘diskriminasi orientasi seksual,’ mereka didenda $10.000, plus $3.000 dan mereka diperintahkan untuk ikut kelas re-edukasi yang dirancang untuk meluluhkan kepercayaan agamawi pasangan tersebut tentang pernikahan. Mahkamah Agung New York, Divisi Banding, Departemen Tiga, meneguhkan keputusan tersebut beserta denda yang harus dibayar, membuat pernyataan bahwa pemerintah bisa menghukum pasangan Gifford karena menolak untuk membuat acara yang bertentangan dengan hati nurani mereka. … Pada tanggal 25 September 2012, Melisa McCarthy menelpon Cynthia Gifford, menanyakan tentang bisa tidaknya mereka menggunakan lahan pertanian mereka untuk melakukan pernikahan sama jenis. Karena pengajaran iman Kristianinya, Cynthia dengan sopan memberitahu McCarthy bahwa dia dan suaminya tidak mau membuat pernikahan sesama jenis, tetapi membuka peluang baginya untuk mengunjungi peternakan itu untuk mempertimbangkan menjadikannya tempat resepsi. Tetapi, McCarthy dan partnernya justru mengajukan tuntutan ke Divisi Hak Asasi Manusia.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Peringatan tentang Reiki

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Reiki adalah suatu praktek “terapi alternatif” yang populer yang juga disebut “sentuhan penyembuhan.” Menurut American Hospital Association pada tahun 2007, 15% rumah sakit ada menggunakan Reiki. Sebuah laporan di The Washington Post untuk 16 Mei 2014, diberi judul “Reiki Menjadi Mainstream.” Praktek Reiki ini pernah dipuji oleh Oprah dan juga Dr. Oz. Kata “reiki” adalah dari bahasa Jepang dan mengacu pada “energi kekuatan kehidupan yang dikendalikan secara rohani.” Reiki adalah praktek okultik yang katanya menyalurkan “energi penyembuhan univerasl” untuk tujuan seperti relaksasi dan penyembuhan fisik. Berikut ada peringatan dari artikel “My Mother Is Doing Reiki,” Lighthouse Trails, 9 Feb. 2016:

“Ibu saya ikut dengan gerakan New Age dan telah mendapatkan terapi Reiki selama banyak tahun; baru-baru ini dia sendiri mulai mempraktekkan Reiki. Dia mempraktekkannya pada teman-teman dan anggota keluarganya (saya satu-satunya orang Kristen di keluarga). Saya menderita sakit punggung, dan ibu saya mau menerapkan reiki pada diri saya. Saya selama ini selalu berkata tidak, tetapi setelah meriset apa itu reiki saya akhirnya memutuskan untuk memberitahu dia bahwa kepercayaan saya bertentangan dengan reiki dan bahwa ‘energi’ yang dimaksud sebenarnya berasal dari kuasa kegepalan (itu percakapan yang sangat sulit). … ibu saya secara rutin bermeditasi dan berbicara dengan ‘malaikat’nya, yang menurut dia bertanggung jawab atas segala yang baik yang terjadi. Ibu saya masuk semakin dalam ke hal ini, dia bahkan berkata dia berdoa kepada ‘Yesus’ sebelum melakukan Reiki. …Dia tidak percaya Alkitab, atau minimal sebagian besar Alktiab, juga tidak percaya keilahian Yesus, bahwa Dia hanyalah menunjukkan jalan kepada Allah. …Jelas Yesus yang dia maksud adalah Yesus yang palsu. …salah satu teman malaikatnya adalah seperti ‘teman baik,’ dan memiliki nama.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Hawking Mengatakan Bahwa Bumi Akan Binasa, Manusia Harus Membuat Koloni di Luar Angkasa

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Stephen Hawking, “superstar fisikawan Inggris,” mengatakan bahwa sudah hampir pasti bumi akan dibinasakan oleh suatu bencana dan bahwa sangatlah penting bagi manusia untuk membuat koloni di luar angkasa. Ketika menjawab berbagai pertanyaan di BBC Reith Lecture pada bulan Januari, penulis buku A Brief History of Time itu mengatakan, “Walaupun peluang terjadinya bencana pada planet bumi pada suatu tahun tertentu cukup kecil, tetapi dengan berjalannya waktu peluang ini berakumuluasi, dan dalam seribu atau sepuluh ribu tahun ke depan boleh dikatakan hampir pasti terjadi. Sampai dengan waktu itu, seharusnya kita sudah menyebar ke luar angakasa, dan ke bintang-bintang lain, sehingga suatu bencana atas Bumi tidak akan mengakhiri manusia. Namun, kita belum mampu membuat koloni yang bisa berdiri sendiri di luar angkasa dalam minimal 100 tahun ke depan, jadi kita harus sangat berhati-hati selama periode waktu ini” (“Hawking: Humans at risk of lethal ‘own goal,’” BBC News, 19 Jan. 2016).

Karena Hawking mengakui dirinya sendiri sebagai seorang atheis dan evolusionis, semua yang dia katakan tentang pentingnya manusia tetap bertahan hidup adalah omong kosong. Jika manusia hanyalah suatu hasil kecelakaan proses evolusi, maka eksistensi manusia tidak memiliki makna. Nol. Sama sekali tidak ada. Semua ini tidak ada maknanya. Hanyalah Penciptaan oleh Allah yang memberikan arti sejati kepada kehidupan manusia. Kita berdoa untuk Mr. Hawking, supaya Allah membuka matanya untuk melihat keindahan sang Pencipta dan anugerah keselamatan yang telah Ia beli dengan mahal. Dua kali Alkitab berkata, “Orang bebal berkata dalam hatinya: Tidak ada Allah” (Maz. 14:1; 53:2).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Sologami

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sologami, atau menikah dengan diri sendiri, adalah salah satu tanda-tanda zaman. “Rupanya Linda Baker adalah orang pertama yang menikahi dirinya sendiri, yaitu pada bulan Desember 1993. Orang-orang lain telah mengikuti jejaknya, termasuk Sara Sharpe, yang menulis tentang pernikahannya dengan dirinya sendiri dalam buku A Dress, A Ring, Promises to Self. Lalu ada juga Nadine Schweigert, seorang wanita 36 tahun dari Fargo, North Dakota, yang diwawancarai oleh Anderson Cooper setelah menikahi dirinya sendiri di hadapan sekitar 40 teman terdekatnya. ‘Saya, Nadine,’ dia mengatakan kepada dirinya sendiri, ‘berjanji untuk menikmati hidup saya sendiri dan untuk mengecap hubungan cinta yang seumur hidup dengan diri saya sendiri yang cantik.’ Jennifer Hoes adalah seorang wanita Belanda yang melakukan yang sama pada tahun 2003. Pernikahannya dengan diri sendiri menjadi subjek dari dokumentari 10 menit oleh Majalah Aaon. … Dalam hal tertentu, pernikahan dengan diri sendiri adalah perkembangan logis dari apa yang digambarkan oleh Christopher Lasch, seorang kritikus budaya, dalam bukunya The Culture of Narcissism tahun 1979.

Narcissus dalam mitologi Yunani adalah seorang lelaki muda yang tampan, yang membuat semua wanita muda jatuh cinta padanya. Tetapi Narcissus menolak semua cinta mereka dan lebih memilih dirinya sendiri yang cakep” (“Same-Self Marriage,” First Things, Nov. 2014). Sebuah nubuat dalam Alkitab dari 2000 tahun yang lalu berkata, “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. MANUSIA AKAN MENCINTAI DIRINYA SENDIRI dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama” (2 Timotius 3:1-2).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Gereja Southern Baptist Membuat Tetangga Tidak Bisa Tidur dengan Musik Rock yang Keras

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Vintage Church di New Orleans sedang melawan sebuah perintah pengadilan yang mengharuskan mereka untuk tidak membuat suara di atas 60 desibel. Gereja tersebut sedang memakai tenda untuk kebaktian karena gedung permanen sedang dibangun, dan setelah tetangga-tetangga komplain tentang suara keras musik mereka, pemerintah setempat mengeluarkan perintah pengadilan tersebut. Setelah pengadilan distrik menolak permintaan banding gereja tersebut untuk menganulir perintah itu, kini pertarungan legal berlanjut di Pengadilan Banding Fifth Circuit. Seorang tetangga memberitahu koran lokal, “Putri saya seorang suster, bekerja 13 jam sehari, dan dia tidak bisa tidur. Ini sudah berlangsung empat bulan. Ini sungguh membuat frustrasi. Saya bukan satu-satunya yang komplain. Kami semua bisa mendengarnya. [Tetangga lain] juga komplain” (Time-Picayunes, 15 Des. 2015). Jika gereja itu mau melepaskan cara mereka meniru musik dunia, dan beralih kepada himne yang diiringi alat musik non-elektrik, maka masalah ini akan selesai dan mereka tidak akan mengganggu tetangga atau menghabiskan uang di pengadilan. Editor: Gereja-gereja di Indonesia juga perlu mengambil hikmah. Jangan sampai tetangga kita terganggu justru karena musik yang duniawi yang dimainkan di gereja bahkan.

Posted in musik | Leave a comment

NASA Melarang “Yesus”

(Berita Mingguan GITS 20 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Todd Starnes, “NASA melarang penggunaan kata ‘Yesus,’” Fox News, 8 Feb. 2016: “Nama Yesus tidak diterima di buletin Johnson Space Center, menurut sebuah pengaduan yang diajukan oleh sekelompok Kristen yang bekerja di NASA. JSC Praise & Worship Club disuruh oleh para pengacara NASA untuk tidak menggunakan nama ‘Yesus’ dalam berbagai pengumuman klub yang muncul di buletin Space Center tersebut. … Liberty Institute, salah satu perusahaan perlindungan hukum dalam hal kebebasan beragama yang paling besar di Amerika, mengancam untuk melayangkan tuntutan federal jika NASA tidak meminta maaf dan menghentikan tindakannya mensensor nama ‘Yesus.’ Buletin JSC Today disebarkan secara elektronik dan mengandung pengumuman tentang berbagai acara di Space Center – dari acara tari salsa hingga pertandingan sepakbola. … Sejak tahun 2001, ada karyawan yang berkumpul pada waktu makan siang mereka untuk berdoa dan bernyanyi dan membaca Alkitab. Tidak ada masalah sensor selama ini, hingga tahun lalu. …Pemimpin klub Kristen itu diberitahu bahwa ‘NASA akan menyensor semua pengumuman klub yang menampilkan nama Yesus.’ … Betapa berbeda NASA sekarang dengan dulu pada masa kejayaannya. Pada malam Natal, 1968, kru Apollo 8 membaca kisah penciptaan ketika mereka sedang mengorbit bulan. Astronot Jim Lovell, Frank Borman dan Bill Anders bergantian membaca dari kitab Kejadian. …Dan astronot Buzz Aldrin melakukan perjamuan [Editor: Perjamuan Tuhan maksudnya, Aldrin adalah seorang Presbyterian] di permukaan bulan pada waktu misi Apollo 11, tahun 1969.

Posted in Atheisme/Agnostikisme, Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Permintaan Maaf Paus yang Sesungguhnya

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Sejak Yohanes Paulus II, telah ada serangkaian “permintaan maaf” atas masa lalu Roma, yang ketika dicermati, ternyata kosong. Yang paling terakhir adalah permintaan maaf Paus Fransiskus tanggal 25 Januari yang lalu (2016). Permintaan maaf itu dideskripsikan oleh U.S. News & World Report dan banyak lagi pihak lain sebagai “permintaan maaf yang luas tentang kesalahan Katolik terhadap orang-orang Kristen lainnya,” tetapi sebenarnya sama sekali bukan. Ini yang dikatakan oleh Fransiskus di St. Peter’s Cathedral: “Sebagai uskup Roma dan gembala atas Gereja Katolik, saya ingin menyerukan belas kasihan dan pengampunan atas tindakan tidak injili orang-orang Katolik terhadap orang-orang Kristen dari gereja-gereja lain” (“Pope Francis … makes sweeping apology,” U.S. News & World Report, 25 Jan. 2016). Itu yang disebut-sebut sebagai permintaan maaf yang luas! “Tindakan tidak injili” adalah cara yang sangat ajaib untuk menggambarkan pemenjaraan, perampokan, penyiksaan, pembakaran, dan pemerangan terhadap jutaan “orang-orang Kristen dari gereja-gereja lain”! Ini bukanlah suatu permintaan maaf. Ini adalah arogansi; ini adalah kesombongan; ini adalah dusta; ini adalah penghinaan lebih lanjut. “Permintaan maaf” yang dilakukan oleh Yohanes Paulus II juga sama jenisnya. Perhatikan “Memory and Reconciliation: The Church and the Faults of the Past,” yang diterbitkan bulan Desember 1999. Dokumen ini ditulis oleh Kardinal Joseph Ratzinger, yang belakangan akan menjadi Paus Benediktus XVI, dan disetujui oleh Paus Yohanes Paulus II. Yohanes Paulus II menyatakan bahwa “permintaan maaf” yang terkandung dalam dokumen ini akan mengantar kepada suatu “musim semi baru bagi kekristenan.” Laporan ini menyatakan bahwa “berbagai cara yang diragukan telah dipakai untuk mengejar tujuan yang baik” dan menyinggung tentang “intoleransi dan bahkan penggunaan kekerasan untuk melayani kebenaran.” Ya, hanya begitu saja. Itulah “permintaan maaf”nya.

Sebenarnya, permintaan maaf yang sejati dan alkitabiah dari seorang Paus kira-kira akan berbunyi seperti ini: “Saya adalah kepala dari suatu gereja yang sesat yang didirikan dalam pemberontakan terhadap Firman Allah 1600 tahun yang lalu, dan sebenarnya lebih menyerupai pelacur dalam Wahyu 17. Saya melepaskan klaim saya yang palsu dan menghujat bahwa saya mewakili Kristus di bumi untuk menjadi kepala dari semua gereja. Saya melepaskan kesesatan doktrin keimamatan saya, keselamatan melalui sakramen, baptisan bayi, penyembahan Maria, purgatori, santo-santa, relik-relik, monastikisme, dan semua hal lain yang bertentangan dengan Firman Allah yang kudus dan doktrin serta praktek jemaat-jemaat awal yang didirikan Kristus. Saya menerima Kitab Suci sebagai satu-satunya otoritas bagi iman dan praktek sesuai dengan pengajaran Rasul Paulus dalam 2 Timotius 3:16-17, dan saya melepaskan setiap tradisi Katolik yang berlawanan dengan Kitab Suci. Saya menolak semua klaim supremasi. Saya mengutuki semua hal-hal mengerikan yang dilakukan oleh Gereja Roma Katolik terhadap orang-orang selama sejarah. Saya melepaskan semua kotoran moral yang telah dilakukan oleh para paus, kardinal, uskup, imam, biarawan dan biarawati dengan dalih dan topeng kekristenan. Saya bertobat dari hal-hal ini dengan berpakaikan karung dan abu di hadapan seluruh dunia. Saya melepaskan doktrin kelahiran kembali melalui baptisan dan menyerahkan diri saya seluruhnya kepada darah Yesus Kristus untuk keselamatan saya. Kiranya Allah mengasihani jiwa saya karena partisipasi saya dalam kesesatan Roma.”

Posted in Katolik | 2 Comments

Laki-Laki Boleh Bertanding di Olimpiade Sebagai Wanita dalam “Peraturan Transgender” yang Baru

(Berita Mingguan GITS 13 Februari 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Biological men can now compete against women,” Natural News, 27 Jan. 2016: “Sekarang menjadi semakin mudah bagi atlit laki-laki kaliber Olimpiade, yang mungkin selama ini hanya beda sepersekian detik dari memenangkan medali, untuk akhirnya mendapatkan emas, perak, atau perunggu: Hanya perlu menyangkal jenis kelaminmu. Ya, benar. Sebagaimana dilansir oleh Breitbart News, yang perlu dilakukan peserta Olimpiade laki-laki hanyalah menyatakan bahwa mereka adalah perempuan, lalu menerima penanganan medis yang merendahkan kadar testosterone mereka ke tingkat di bawah 10 nmol/L untuk minimal 12 bulan, sebelum mereka diizinkan untuk bertanding. Setelah itu mereka akan boleh bertanding melawan atlit-atlit wanita sejati. … Prediksi: Dunia olimpiade, minimal secara publik, akan menyoraki perubahan aturan yang ‘progresif’ ini, tetapi ini mungkin hanya bertahan hingga seorang atlit wanita elit, yang sudah mengorbankan segalanya untuk berlatih untuk mendapatkan kesempatan seumur hidup, kalah melawan penantang yang lebih besar, lebih cepat, dan 2/3 laki-laki. Saat itu, maka perubahan aturan yang sangat konyol ini tidak akan terlihat adil atau ‘progresif.’”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment